P. 1
Metabolisme VITAMIN C

Metabolisme VITAMIN C

|Views: 1,148|Likes:

More info:

Published by: Mustapa Saputra Purba on Aug 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2013

pdf

text

original

Metabolisme Zat Gizi 1.

Makanan yang dikonsumsi pertama-tama berfungsi sebagai sumber energi yang diperlukan tubuh untuk mempertahankan kehidupan dan melaksanakan aktivitas lainnya. Hanya tiga macam zat gizi yang berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh, yaitu karbohidrat (pati, gula), protein, dan lemak. 2. Di dalam tubuh, karbohidrat (pati, gula), protein (asam-asam amino) dan lemak (asam-asam lemak), akan dioksidasi di dalam sel dengan bantuan enzim, ko-enzim (misalnya vitamin) dan hormon. Prosesnya memerlukan oksigen dan hasil yang diperoleh berupa karbon dioksida, air, dan energi (ATP dan panas). 3. Energi yang terkandung dalam suatu makanan tergantung dari jumlah karbohidrat, protein, dan lemak yang terdapat; dan dapat ditentukan dengan menggunakan alat yang disebut sebagai Bomb Calorimeter. 4. Unit energi yang biasa digunakan adalah kilokalori (Kal, Cal, Kkal, Kcal). Bila didefinisikan, satu kilokalori adalah jumlah panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kg air sebanyak 1oC (dari 15oC menjadi 16oC). 5. Nilai energi pembakaran karbohidrat (pati, gula), protein, dan lemak (disebut sebagai energi/panas pembakaran) masing-masing adalah: 4,1 Kkal per gram, 5,65 Kkal per gram dan 9,45 Kkal per gram. 6. Nilai energi yang dihitung dengan menggunakan Bomb Calorimeter harus dikoreksi dengan dua faktor, yaitu: (1) daya cerna, dan (2) kehilangan dalam metabolisme. Nilai energi yang diperoleh setelah memperhitungkan faktor koreksi tersebut disebut sebagai nilai energi fisiologis, yaitu: 4 Kkal/g untuk karbohidrat (pati, gula), 4 Kkal/g untuk protein, dan 9 Kkal/g untuk lemak. Nilai-nilai tersebut dikenal sebagai faktor Atwater-Bryant. 7. Energi metabolisme seorang subjek yang diukur pada kondisi istirahat, baik fisik maupun mental dan mempunyai suhu tubuh yang normal serta dalam keadaan post absorptive (yaitu 12 jam setelah makan yang terakhir), disebut sebagai metabolisme basal (basal metabolism). 8. Metabolisme basal dapat ditentukan dengan berbagai cara, yaitu: (1) menggunakan Benedict-Roth apparatus, (2) dengan perhitungan: BB 1 Kkal/jam bagi laki-laki, dan BB 0,9 Kkal/jam bagi wanita dan kemudian metabolisme basal dihitung untuk 24 jam, (3) menggunakan rumus Harris-Benedict: MB = 66,5 + {13,5 BB (kg)} + {5,0 TB (cm)} + {6,75 Umur (th)}, (4) menggunakan perhitungan berat badan biologis: 70 BB biologis, dan (5) menggunakan rumus FAO/WHO/UNU: MB = 11,6 {BB (kg)} + 879. 9. Metabolisme basal dipengaruhi oleh banyak sekali faktor, antara lain: ukuran tubuh, umur, jenis kelamin, komposisi tubuh, iklim, SDA makanan, gizi buruk dan

kelaparan, tidur, demam, aktivitas fisik, ketakutan dan gugup, status tiroid, kadar adrenalin dalam darah, status anterior pituitary, dan kondisi penyakit lain. 10. Pengaruh stimulasi karbohidrat, lemak, dan protein yang dikonsumsi terhadap energi metabolisme tersebut sebagai specific dynamic action (SDA) makanan. Protein mempunyai SDA yang tertinggi (sekitar 30%), sedangkan karbohidrat dan lemak masing-masing mempunyai SDA sekitar 6 dan 4%. Sedangkan makanan yang mengandung campuran karbohidrat, lemak, dan protein mempunyai SDA sekitar 8%. 11. Menurut Krebs, dua faktor utama bertanggung jawab terhadap tingginya SDA protein, yaitu: (1) energi yang diperlukan untuk reaksi deaminasi asam-asam amino diperoleh dari hasil oksidasi metabolit lain, dan (2) energi yang diperlukan untuk sintesis urea (produk metabolisme protein) juga diperoleh dari hasil oksidasi metabolit yang terdapat dalam jaringan. 12. Energi aktivitas adalah energi yang dibutuhkan oleh semua otot yang tersangkut dalam aktivitas tubuh ditambah sedikit energi yang diperlukan karena adanya peningkatan denyut jantung serta pernapasan selama melaksanakan aktivitas yang berat. Untuk sebagian besar aktivitas, energi yang dibutuhkan tergantung dari ukuran tubuh serta berat/ringannya aktivitas. 13. Kecukupan energi seorang individu tersusun dari tiga komponen utama, yaitu: (1) metabolisme basal, (2) energi aktivitas, dan (3) SDA (thermic effect) makanan. Semua komponen ini bervariasi tergantung dari banyak sekali faktor. Untuk mengestimasi kecukupan energi seorang individu, adalah memungkinkan untuk menghitung masing-masing komponen tersebut secara terpisah, mengaturnya berdasarkan semua faktor yang mungkin mempengaruhi, dan kemudian menjumlahkan ketiganya. Hasil yang diperoleh memberikan estimasi yang paling tepat dalam waktu singkat mengenai kecukupan seorang akan energi. 14. Energi yang dibutuhkan oleh wanita hamil termasuk energi yang disimpan oleh janin yang sedang tumbuh, yang telah dihitung kira-kira 40.000 Kkal setelah kehamilan 9 bulan, yang berakumulasi terutama selama akhir setengah periode kehamilan. Sebagai akibat hal ini maka energi yang harus dikonsumsi ibu hamil dinaikkan sebesar 250 Kkal per hari untuk pertumbuhan janin serta akumulasi lemak yang cukup (sekitar 2 kg) untuk kebutuhan awal produksi susu. 15. Dengan asumsi bahwa produksi susu (ASI) adalah 750 ml/hari, yang ekivalen dengan 570 Kkal (dengan efisiensi produksi sebesar 80%), jumlah energi yang harus ditambahkan selama menyusui 650 Kkal. Dari jumlah ini, sekitar 200 Kkal dapat disediakan sampai bayi berumur 6 bulan oleh lemak yang terakumulasi selama kehamilan sehingga yang harus ditambahkan adalah sekitar 450 Kkal per hari.

dan kemudian meningkat menjadi 100 Kkal selama tahun pertama untuk menutupi kebutuhan yang berhubungan dengan kecepatan pertumbuhan yang sangat pesat pada waktu tersebut. Terdapat jenis karbohidrat yang lain yang digolongkan sebagai karbohidrat yang tidak dapat dicerna (misalnya selulosa. Fungsi utama protein bagi tubuh adalah sebagai berikut: (a) untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan. Selain itu. Glukosa merupakan sumber energi yang lebih disukai oleh otot. dan lain-lain). 3. Meskipun karbohidrat sebagai sumber energi dapat digantikan oleh protein atau lemak. Oleh karena itu. Orang-orang yang menderita hal ini disebut menderita “ketosis”. suatu gejala yang tidak diinginkan akan timbul apabila karbohidrat tidak terdapat dalam makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu. yang biasanya mempunyai gejala kelelahan. Tetapi. tubuh tidak mampu lagi menahan pemecahan protein tubuh. Glukosa adalah sumber energi utama bagi jaringan syaraf dan paru-paru. meskipun dapat menggunakan asam lemak meskipun tidak efisien. lignin. 5. Terdapat kehilangan sejumlah besar natrium dan air dari tubuh. Hal yang lebih gawat adalah bahwa penggunaan lemak sebagai sumber energi terblokir pada pertengahan proses sehingga menyebabkan terakumulasinya produk antara (intermediate) metabolisme lemak yang dikenal sebagai “senyawa keton”. adalah mungkin untuk memproduksi glukosa dari bagian molekul protein atau lemak melalui proses yang dikenal sebagai “glukoneogenesis” (pembentukan glukosa dari sumber non-karbohidrat). Dari umur 2 tahun dan seterusnya. dan kehilangan energi. 4. (b) pembentukan senyawa tubuh yang esensial . yang biasanya diikuti oleh kehilangan kalium dari selsel. Fungsi ini tidak unik hanya untuk karbohidrat karena protein dan lemak dapat juga digunakan sebagai sumber energi. Fungsi utama karbohidrat (pati.16. Zat Gizi Makromolekul 1. jaringan tersebut dapat memperoleh sumber energi tanpa adanya karbohidrat untuk waktu yang pendek. hemiselulosa. tetapi karbohidrat merupakan sumber energi yang paling murah. pectin. Kebutuhan ini menurun menjadi 95 Kkal pada waktu bayi berumur 6 bulan. golongan karbohidrat ini dapat memodifikasi sirkulasi enterohepatik asam empedu karena dapat mengikat sebagian asam empedu dan membuangnya bersama feses. Pada saat yang sama. 2. Meskipun nilai gizinya nol (karena tidak dapat dicerna dan diserap sehingga tidak dapat digunakan oleh tubuh). gula) adalah sebagai sumber energi. Energi yang dibutuhkan pada waktu lahir adalah 110 Kkal/kg BB. dehidrasi. kebutuhan energi per kg BB terus menurun. golongan karbohidrat ini (dikenal dengan sebutan serat pangan atau dietary fiber) dapat membantu menurunkan kadar kolesterol plasma. namun golongan karbohidrat ini berguna untuk melancarkan pembuangan kotoran (feses).

memberikan lebih dari dua kali lebih banyak energi dibandingkan dengan karbohidrat dan protein. dan kulit. Untuk bayi. Phe (+Tyr). 10. Thr. Lys. Asam amino ini disebut sebagai limiting amino acid (asam amino pembatas). Meskipun secara teoretis dapat disusun campuran protein nabati sehingga nilai gizinya sama dengan protein hewani. baik di dalam bentuk cair maupun padat. biasanya digunakan metode faktorial. Met (+Cys). Untuk orang dewasa digunakan metode keseimbangan nitrogen (nitrogen balance). misalnya dari wortel. dan (f) untuk transpor zat gizi. sedangkan untuk bayi. Lemak dalam makanan berperan sebagai pelarut dan pembawa (carrier) vitamin-vitamin larut lemak (A. Untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan protein. yaitu: (1) daya cernanya. dan Val. pepaya. 11. His dan Arg juga tergolong esensial. yang menyangkut estimasi jumlah semua nitrogen yang hilang melalui urin. 8. D. yang diukur pada berbagai tingkat konsumsi protein. Nilai gizi protein dipengaruhi oleh dua faktor. Try. dan (b) dapat mencukupi kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral karena produk pangan hewani juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik. E dan K). dan 8 di antaranya adalah asam amino esensial bagi orang dewasa. misalnya kerusakan saluran . Bila salah satu asam amino hanya tersedia dalam jumlah terbatas maka sintesis protein tersebut hanya dapat berlangsung selama masih tersedianya asam amino terbatas tersebut. Nilai gizi protein yang dikonsumsi akan menentukan jumlah yang dikonsumsi. misalnya zat besi. 7. Peranan lemak dalam makanan. (d) mempertahankan netralitas tubuh. Protein terdiri dari 20 macam asam amino. antara lain: (a) membantu penyerapan zat gizi lain. 9.(hormon. Semua asam amino esensial tersebut harus terdapat di dalam sel waktu sintesis protein berlangsung. Kecukupan protein minimal ditentukan berdasarkan hasil penelitian dengan keseimbangan nitrogen yang tidak negatif. Lemak baik dari tanaman maupun hewan. Kecukupan akan protein dan asam-asam amino dapat diestimasi menggunakan tiga macam cara. Semua hal yang mempengaruhi penyerapan atau penggunaan lemak. ditambah dengan kebutuhan untuk pertumbuhan. namun konsumsi protein hewani memberikan beberapa keuntungan tambahan. Leu. Lemak sebanyak paling sedikit 10% dari total energi yang dikonsumsi tampaknya diperlukan untuk penyerapan provitamin A. Pada umumnya nilai gizi protein nabati lebih rendah dibandingkan dengan protein hewani. serta (2) jumlah dan komposisi asam-asam amino esensial. jumlah protein dan pola asam-asam amino yang terdapat dalam air susu ibu (ASI) dianggap sesuai untuk pertumbuhan yang optimal. hemoglobin. enzim). dan lain-lain. yaitu Ile. 6. protein dengan nilai gizi rendah harus dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan protein yang bernilai gizi tinggi. (c) regulasi keseimbangan air. (e) pembentukan antibodi. yang pertama-tama adalah sebagai sumber energi. Untuk anak-anak. feses.

14. seperti ginjal dan jantung. akan mengurangi availabilitas vitaminvitamin tersebut. Vitamin dan mineral merupakan zat-zat gizi yang esensial karena tubuh tidak dapat mensitesisnya sehingga harus disuplai dari makanan yang dikonsumsi. yang disimpan dalam jaringan adiposa. Sejumlah tertentu lemak tubuh. Sebagian besar senyawa atau zat yang bertanggung jawab terhadap flavor makanan bersifat larut dalam lemak. Selain itu. sudah memenuhi kebutuhan tubuh akan lemak. Deposit lemak di bawah kulit (lemak subkutan) berfungsi sebagai insulasi bagi tubuh.empedu atau ketengikan pada lemak. Lemak di bagian ini akan paling akhir digunakan bila terjadi kekurangan konsumsi energi. lezat). tetapi proses pencernaan makanan akan membebaskan kedua macam zat gizi mikromolekul tersebut dari keterikatannya pada zat gizi makromolekul sehingga akhirnya vitamin dan mineral tersebut dapat diserap oleh usus halus dan masuk ke dalam tubuh. kira-kira 18% dari berat tubuh untuk wanita dan 15 – 18% untuk pria adalah normal dan diinginkan. Selain untuk menutupi kebutuhan tubuh akan asam linoleat. demikian juga beberapa fungsi tubuh yang esensial dikontrol oleh lemak. Suatu lapisan tertentu lemak diperlukan untuk mencegah hilangnya panas dari tubuh. Lemak dalam makanan juga berfungsi untuk meningkatkan palatabilitas (rasa enak. tetapi apabila terlalu tebal akan menyebabkan sulitnya pengeluaran panas dari tubuh pada waktu cuaca panas sehingga mengakibatkan keadaan yang kurang menyenangkan. Zat Gizi Makromolekul 1. berfungsi menahan organ tersebut dan menjaganya dari shock fisik. gula) atau protein yang dikonsumsi akan dikonversi dan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh. Juga diduga bahwa lemak dalam makanan akan menstimulir mengalirnya cairan pencernaan. 16. sesungguhnya manusia tidak memerlukan konsumsi lemak. 12. Peranannya yang kedua adalah sebagai regulator tubuh. Karena lemak (lipid) merupakan komponen esensial bagi membran tiap-tiap sel dan merupakan prekursor prostaglandin maka pengambilan dan ekskresi nutrien oleh sel dapat dikatakan diatur oleh lemak. 13. Vitamin dan mineral tidak mengalami pencernaan di dalam saluran pencernaan. 2. lapisan lemak subkutan yang terlalu tebal akan nampak kurang baik. Hal ini dapat dimengerti karena setiap kelebihan karbohidrat (pati. Peranan lemak yang pertama di dalam tubuh adalah sebagai persediaan energi. terhadap perubahan suhu lingkungan. Lemak yang terdapat di sekeliling alat-alat tubuh yang vital. Suatu ransum yang mengandung asam linoleat dalam jumlah sekitar 2% dari total energi yang dibutuhkan. . 15.

serta meningkatkan daya tahan tubuh. dan menimbulkan penyakit beri-beri. untuk penyerapannya diperlukan keberadaan lemak/minyak di dalam usus. tubuh dapat juga menggunakan pro-vitamin A (karoten) dari bahan pangan nabati yang terlebih dahulu akan diubah dalam tubuh menjadi vitamin A. cepat merasa lelah. Vitamin B1 (tiamin) berperan dalam metabolisme karbohidrat untuk pembentukan energi (sebagai ko-enzin). penglihatan. Kekurangan vitamin B2 dapat menimbulkan rasa lelah. mungkin berhubungan dengan peranannya sebagai antioksidan. dan pemeliharaan sel epitel. ketidakmampuan untuk bekerja. reproduksi. K). Kerusakan saluran darah dan perubahan permeabilitas saluran kapiler pada kasus kekurangan vitamin E. Karoten yang berasal dari sayuran dan buah-buahan diperkirakan sepertiganya dapat diserap oleh tubuh. Vitamin D berperan dalam penyerapan dan metabolisme kalsium dan fosfor. E. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pencernaan makanan akan mempengaruhi jumlah vitamin dan mineral yang dapat diserap oleh tubuh. yaitu yang larut dalam air (vitamin B kompleks dan vitamin C) dan yang larut dalam minyak/lemak (A. Kekurangan vitamin B1 dapat menimbulkan kurang nafsu makan. dan setengah dari yang diserap tersebut dapat dikonversikan menjadi vitamin A. hati. Pada hewan betina. serta dalam pembentukan tulang dan gigi. 7. sel syaraf. D. dan limfa. Vitamin C berperan dalam pembentukan substansi antarsel berbagai jaringan. dan K). dan meningkatkan absorpsi zat besi dalam usus serta transportasi zat besi dari transferrin dalam darah ke ferritin dalam sumsum tulang. misalnya vitamin A dan asam lemak tidak jenuh. Selain vitamin A dari bahan pangan hewani. 9. Vitamin E berperan sebagai anti-oksidan untuk berbagai senyawa yang larut dalam lemak. 10. kerusakan pembuluh darah. D. .3. 6. E. 5. yaitu sebagai ko-enzim dari flavin enzim. defisiensi vitamin E dapat menyebabkan resorpsi janin (keguguran). dan perubahan bibir pada bagian yang kulitnya keras. 8. Kekurangan vitamin B12 dan asam folat dapat menyebabkan timbulnya anemia. Tubuh manusia mampu mensintesis vitamin D dari 7-dehidrokolesterol dengan pertolongan sinar ultra violet yang berasal dari sinar matahari yang mengenai kulit. Kekurangan yang berlanjut dapat mengurangi ketajaman penglihatan dan mata cepat lelah. Vitamin B2 (riboflavin) berperan dalam metabolisme karbohidrat. Vitamin A berguna untuk pertumbuhan. 4. meningkatkan aktivitas pagositas sel darah putih. Khusus untuk vitamin-vitamin larut lemak (A. 11. asam amino dan asam lemak. Vitamin dapat digolongkan menjadi dua macam. Sebagian anemia gizi pada wanita hamil disebabkan karena kekurangan asam folat.

Sumber utama Na dari makanan adalah garam dapur (NaCl). yaitu makin banyak protein yang dikonsumsi. F. Dari percobaan tersebut jumlah kebutuhan ditetapkan berdasarkan dosis minimal yang tidak menimbulkan defisiensi. hanya sekitar 3 g yang berada di luar sel. serta (3) trace elements. dan Ni. mioglobin. Se. 12. Penetapan jumlah vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh biasanya dilakukan dengan menggunakan hewan percobaan. ditemukan dalam tulang. Hampir semua elemen penting seperti DNA. sitokrom. Si. Mb. Besi “heme” yang berasal dari bahan pangan hewani lebih mudah diserap (sekitar 10 – 20%). siklus Krebs. antara lain enzimenzim yang berkaitan dengan metabolisme glukosa anaerobik. 16. hidrolisis pirofosfat. Penyerapan zat besi dalam makanan oleh usus sangat rendah dan dipengaruhi oleh bentuk besi dalam makanan. Peranan zat besi pada umumnya berkaitan dengan proses respirasi dalam sel. oksidasi asam lemak. Lebih dari 90% kalsium terdapat dalam tulang. Natrium dan kalium merupakan elektrolit utama dalam tubuh. Terdapat hubungan yang erat antara garam dapur dengan penyakit tekanan darah tinggi. Zn. Vitamin K berperan dalam sistem pembekuan darah. dari sekitar 175 g kalium yang terdapat di dalam tubuh. 21. 14. dan pengaktifan asam lemak. Kemudian dilihat dosis mana yang menimbulkan gejala defisiensi. 15. Co. Mn. Kalium lebih banyak terdapat di dalam sel. Na merupakan elektrolit utama cairan di luar sel. Zat besi (Fe) merupakan komponen hemoglobin. Ekskresi Ca dalam urin dipengaruhi oleh tingkat konsumsi protein. sedangkan K elektrolit utama cairan di dalam sel. Sekitar 85% dari jumlah P yang terdapat. makin tinggi jumlah Ca yang diekskresikan dalam urin. Fosfor (P) merupakan mineral kedua terbanyak dalam tubuh setelah Ca. (2) mineral mikro. Mineral yang dibutuhkan oleh tubuh dapat digolongkan menjadi: (1) mineral makro. P. Sebagian dari vitamin K yang dibutuhkan tubuh dihasilkan oleh mikroflora dalam usus. serta terdapatnya zat-zat yang menghambat atau meningkatkan penyerapan. sedangkan besi “non heme” (berasal dari bahan pangan nabati) . Kalsium (Ca) merupakan mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh. Cr. 13. As. Magnesium (Mg) berperan dalam berbagai reaksi enzimatis. Na.Kenyataan ini telah diinterpretasikan bahwa kekurangan vitamin E dapat menimbulkan sterilitas. misalnya Cu. RNA. misalnya Fe. 17. dan ATP. Mg. serta enzim katalase dan peroksidase. dan K. dan I. di mana hewan tersebut diberi vitamin dengan dosis yang bervariasi. misalnya Ca. 20. 19. Konsumsi K yang tinggi dapat menurunkan tekanan darah. 18.

submandibular dan sublingual. terdapat suatu katup yang disebut epiglotis. Karena peranannya dalam sintesis DNA dan RNA serta protein maka defisiensi Zn dapat menghambat proses pembelahan sel. kebutuhan tubuh akan mineral spesifik ditentukan dengan menggunakan hewan percobaan yang diberi variasi dosis mineral. Hormon tiroksin ini sangat berperan dalam metabolisme di dalam tubuh. lambung.lebih sulit diserap (hanya sekitar 1 – 5%). pankreas. Zat-zat yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Kekurangan iodium dimanifestasikan dengan membesarnya kelenjar gondok. 3. dan pemulihan jaringan. 22. Organ yang termasuk dalam sistem pencernaan makanan adalah : mulut (kelenjar saliva. hati dan kantung empedu. Seng (Zn) merupakan zat gizi yang esensial. Seperti halnya dengan vitamin. . Sedangkan protein. dan vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi. permukaan lidah ditutupi oleh sekitar 10. terutama protein hewani. esofagus. usus (usus halus dan usus besar). faring. Dosis minimal yang tidak mengakibatkan timbulnya gejala defisiensi. Misalnya. tetapi mempunyai peranan yang sangat penting.000 ujung syaraf perasa (taste buds). 23. dan daun teh). asam oksalat. Pada dasar mulut terdapat lidah. Zn berperanan penting untuk bekerjanya lebih dari 70 macam enzim. sayuran. yaitu: parotid. Untuk menutup tenggorokkan (saluran ke paru-paru) pada waktu menelan makanan. digunakan untuk menetapkan angka kebutuhan. Sistem Pencernaan Makanan 1. kacang-kacangan. Iodium merupakan mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang relatif sangat kecil. Defisiensi yang berlanjut dapat menyebabkan kekerdilan (kretinism) dan keterbelakangan mental. tetapi rasa manis dan asin dideteksi oleh bagian depan lidah. 4. Terdapat tiga kelenjar air liur (saliva) yang berguna untuk membasahi makanan dan memulai pencernaan. Mulut berguna untuk mengonsumsi makanan. 2. antara lain asam fitat. 24. melalui perubahan secara fisik dan kimia (enzimatis). yaitu untuk pembentukan hormon tiroksin. Sistem pencernaan berfungsi untuk mencerna makanan agar supaya zat-zat gizi yang terkandung di dalamnya dapat diserap (diabsorpsi) dan digunakan oleh sel-sel tubuh. dan tanin (terdapat dalam serealia. rasa pahit cenderung dideteksi oleh bagian belakang lidah. gigi dan lidah). Sel-sel sensasi spesifik terdapat pada bagian lidah yang berlainan. Mulut dihubungkan dengan perut (lambung) oleh kerongkongan (oesophagus) sehingga makanan yang telah dikunyah dan dibasahi air liur dapat dialirkan ke perut. pertumbuhan.

yaitu usus halus yang biasa juga disebut sebagai usus kecil dan usus besar atau biasa disebut sebagai “colon” (kolon). Gigi dapat dibedakan menjadi tiga macam. yaitu : tunika serosa. dan selama itu . Usus manusia dibagi menjadi dua segmen. (c) chief cells. 9. Di samping sebagai tabung panjang yang menggulung. Sisasisa makanan akan berada dalam usus besar sampai 24 jam. (2) gigi taring. tunika submukosa dan tunika mukosa. Usus kecil dibagi menjadi tiga segmen.5. yaitu: (1) gigi seri. yang berguna untuk merobek dan mencabik-cabik. Usus halus (usus kecil.5 meter merupakan tempat menyempurnakan proses pencernaan makanan. usus kecil juga memproduksi enzim-enzim yang akan menghidrolisis makanan menjadi zat-zat gizi yang dapat diserap oleh usus. Gigi terdiri dari dentin di bagian dalam yang menancap pada tulang rahang dan dikelilingi oleh gusi. Dinding saluran pencernaan terdiri dari empat lapisan yang disebut sebagai “tunika” (tunics). Selain dihancurkan secara mekanis melalui pergerakan usus (peristalsis). 7. Di bagian luar dentin terdapat lapisan enamel yang berfungsi untuk memperkuat gigi. Selain berfungsi sebagai fasilitas penyimpanan sementara. ke dalam mana nutrien akan diserap. dan (3) ileum. 8. yang menyekresi pepsin suatu enzim protease. Terdapat empat macam seri sel-sel epitel sekresi utama yang menutupi permukaan bagian dalam lambung. 11. yang berfungsi untuk menggiling atau mengunyah makanan yang dikonsumsi. small intestine) yang panjangnya sekitar 6. 12. menyekresikan “mucus” bersifat alkalis yang akan menjaga permukaan lambung dari pengaruh buruk asam lambung. dan (3) gigi geraham. 10. Usus besar tidak memproduksi enzim sama sekali. yang menyekresi asam lambung. Lambung memproduksi suatu enzim protease (pepsin) yang akan menghidrolisis protein. Selain itu. usus kecil mempunyai permukaan dalam yang terstruktur untuk meningkatkan areanya. Sedangkan di bagian dalamnya terdapat saluran darah dan urat syaraf. 13. Asam lambung (HCl) juga diproduksi oleh lambung untuk aktivasi enzim tersebut. tetapi mikroflora (bakteri) yang hidup dalam usus besar akan memfermentasi sisa-sisa makanan tersebut. lambung juga melanjutkan proses pencernaan makanan. makanan dicerna secara kimia dengan bantuan enzim-enzim yang diproduksi oleh pankreas. (b) sel-sel parietal (parietal cells). yaitu: (1) duodenum. yang menyekresikan hormon gastrin. 6. yang berfungsi untuk menggigit dan memotong. dan (d) G cells. Lambung adalah suatu “kantung” besar berbentuk huruf “C” atau “J” dengan panjang sekitar 25 cm dan mampu menampung sampai 4 liter makanan. (2) jejunum. yaitu: (a) sel-sel mukosa (mucous cells). tunika muskularis.

serta hormon glukagon yang bekerja mengubah glikogen dalam hati menjadi glukosa. misalnya obat-obatan. bila terjadi kerusakan. (b) netralisasi asam lambung dalam chyme. morfin) dan beberapa ion anorganik dan tiosianat.) maka hasil fermentasi tersebut dapat berupa asam-asam lemak berantai pendek. 2. Proses Pencernaan Makanan dan Penyerapan Zat-zat Gizi 1. Zn. Hati merupakan organ penting dalam tubuh manusia. Hati merupakan salah satu organ yang mampu melakukan regenerasi. 18. yaitu amilase yang biasa juga disebut sebagai ptialin. Selain itu. Saliva juga berfungsi sebagai alat pembawa untuk ekskresi zat tertentu (misalnya alkohol. Komposisi dan distribusi mikroorganisme bervariasi menurut umur. Walaupun ukurannya kecil.Cu. Dengan cara membasahi makanan sewaktu dikunyah. dan (d) jalur eliminasi kolesterol dari dalam tubuh. maka hasil fermentasi tersebut sebagian besar berupa gas. saliva akan mengubah makanan yang kering menjadi massa yang semipadat sehingga akan lebih mudah ditelan. pigmen empedu. Dalam mulut hanya terdapat satu jenis enzim. Proses pencernaan dalam mulut dilakukan secara mekanis (pengunyahan) oleh gigi dan secara enzimatis. toksin. manusia hanya akan mampu bertahan hidup selama 24 jam. Fungsi hati lainnya adalah sintesis asam (garam) empedu. pankreas memegang peranan penting dalam pencernaan makanan karena organ ini memproduksi banyak sekali enzim-enzim pencernaan.sebagian besar air akan diserap oleh usus besar sedangkan sisanya berupa feses akan dialirkan ke rektum sampai saatnya dikeluarkan melalui anus. dan kemudian zat-zat gizi tersebut di metabolisme. 17. Mikroorganisme dalam saluran pencernaan bertugas memfermentasi sisa-sisa makanan yang tidak tecerna oleh enzim-enzim pencernaan. Fungsi cairan empedu adalah: (a) emulsifikasi lemak (lipida) di dalam usus halus agar lebih mudah dicerna oleh enzim lipase. dan Bifidus sp. Hati menerima masukan zat-zat gizi dari usus melalui saluran darah. 14. Apabila yang dominan adalah bakteri asam laktat (Lactobacillus sp. (c) ekskresi bahan berbahaya. . Tanpa hati. 15. Hg. Tetapi bila yang dominan adalah bakteri Clostridium sp. pankreas juga memproduksi natrium bikarbonat yang akan menetralkan asam yang berasal dari lambung. kondisi kesehatan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Pankreas juga memproduksi hormon insulin yang berfungsi untuk “memasukkan” glukosa dari aliran darah ke dalam sel-sel tubuh. Saluran pencernaan manusia mengandung banyak sekali mikroorganisme. 16.

2 – 0. 8. 6. Aksi lipolitik enzim lipase (lipase gastrik) dalam lambung tidak begitu nyata. Sekresi cairan lambung (gastrik) diprakarsai oleh: (a) mekanisme nervous atau refleks.0 atau lebih. Ca2+. renin dan lipase). garam-garam anorganik. Made Astawan. Zn2+. cairan lambung ini juga mengandung “mucin”.wordpress. HPO42. bersifat sangat asam karena mengandung HCl sekitar 0. Enzim pepsin mengubah protein asli menjadi proteosa dan pepton. Nurheni Sri Palupi http://massofa. 10. rennin akan mengubah kasein (secara ireversibel) menjadi para-kasein. Rennin (khimosin. K+. (b) distimulir oleh suatu hormon gastrin (gastric secretin). (c) kholesistokinin dan (d) enterokrinin.3. Dengan adanya kalsium. yang masih merupakan turunan protein yang berukuran molekul besar. yang diproduksi dari asam amino histidin. kolesteril ester hidrolase.0 (pada waktu perut kosong). meskipun enzim ini mempunyai kemampuan untuk memecah lemak.dan SO42yang terdapat dalam jumlah kecil. 7. (b) pankreozimin. dan HCO3-. yang mirip saliva yang mengandung beberapa jenis protein serta senyawa-senyawa organik dan anorganik lain. enzim ini biasanya tidak terdapat lagi. 9. yang kemudian diaktifkan oleh HCl menjadi pepsin. pepsin yang terbentuk tersebut dapat mengaktifkan sisa pepsinogen menjadi pepsin. dan enzim-enzim pencernaan (pepsin. Pankreas akan menyekresikan cairannya karena adanya stimulasi hormon. 5. khimotripsin. dengan pH sekitar 1. 4. dan kemudian secara otokatalitik. juga dapat bertindak sebagai pembangkit sekresi gastrik yang potensial. yang kemudian akan dihidrolisis oleh oleh pepsin. pH cairan penkreas adalah antara 7. deoksiribonuklease dan kolagenase. karboksipeptidase. Enzim ini memegang peranan penting dalam proses pencernaan bayi karena akan mencegah bergeraknya susu yang terlalu cepat dari lambung. yaitu pepsinogen.com/2008/09/24/metabolisme-zat-gizi/ . Fungsi utama lambung adalah untuk mencerna protein. yaitu: (a) sekretin. Cairan lambung tersebut secara normal bersifat jernih. Pepsin gastrik diproduksi di dalam chief cells dalam bentuk zimogen inaktif.5 – 8. Enzim-enzim yang terdapat dalam cairan pankreas. rennet) adalah enzim yang dapat menyebabkan koagulasi susu. fosfolipse A. Cairan penkreas adalah cairan yang tidak kental. berwarna kuning pucat. termasuk tripsin.5%. serta Cl-. terutama Na+. ribonuklease. lipase. Selain mengandung air (97%) dan HCl. Pada orang dewasa. Sumber buku Metabolisme Zat Gizi Pangan Karya Deddey Muchtadi. (c) histamin. alfa-amilase.

K. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim). E. E.[3] Walau memiliki peranan yang sangat penting. biotin.Vitamin (bahasa Inggris: vital amine. vitamin) adalah sekelompok senyawa organik amina berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme. dan folat). Vitamin tersebut antara lain vitamin A. vitamin B6. Di samping itu.[2] Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis.[17] Berbeda dengan vitamin yang larut dalam lemak. Buahbuahan dan sayuran terkenal memiliki kandungan vitamin yang tinggi dan hal tersebut sangatlah baik untuk tubuh.[1] yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi.[3] Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. dan K bersifat larut dalam lemak. karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. dan B (tiamin. niasin. tubuh dapat mengalami suatu penyakit.[5] Berbagai vitamin Secara garis besar. Vitamin ini kemudian akan dikeluarkan dan diedarkan ke seluruh tubuh saat dibutuhkan.[4] Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. jenis vitamin larut dalam air hanya dapat disimpan dalam jumlah sedikit dan biasanya akan segera hilang bersama aliran . Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus organik yang memiliki atom nitrogen (N). asam pantotenat. D. tubuh memerlukan asupan vitamin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Beberapa jenis vitamin hanya dapat disimpan beberapa hari saja di dalam tubuh. vitamin dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok besar. Asupan vitamin lain dapat diperoleh melalui suplemen makanan. yaitu B dan C. Oleh karena itu. vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. yaitu vitamin A.[3] Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. riboflavin. sedangkan jenis vitamin lain dapat bertahan hingga 6 bulan lamanya di dalam tubuh. Hanya terdapat 2 vitamin yang larut dalam air. yaitu vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Pada dasarnya. sedangkan vitamin lainnya. vitamin B12. asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.[3] Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit. D.[17] Vitamin yang larut dalam lemak akan disimpan di dalam jaringan adiposa (lemak) dan di dalam hati. C. senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal. tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain.[2] Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N.

wortel. Vitamin B Secara umum. terutama di malam hari. tubuh membutuhkan asupan vitamin larut air secara terus-menerus. Selain itu. cahaya matahari. terutama dalam hal pelepasan energi saat beraktivitas. dan iritasi kulit.[1] Penyakit yang dapat ditimbulkan antara lain pusing-pusing. antara lain susu.makanan. kerontokan rambut. seperti cabai merah. Selain itu. sayur-sayuran (terutama yang berwarna hijau dan kuning).[17] Vitamin ini bersifat mudah rusak oleh paparan panas. dan sebagai salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina. vitamin ini akan segera dibuang tubuh bersama urin.[18] Oleh karena hal inilah. vitamin ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh. dan udara.[1] Apabila terjadi defisiensi vitamin A. golongan vitamin B berperan penting dalam metabolisme di dalam tubuh. yaitu sebagai senyawa koenzim yang dapat meningkatkan . penderita akan mengalami rabun senja dan katarak. pisang.[19] Selain itu. ikan. kelebihan vitamin A di dalam tubuh juga dapat menyebabkan kerabunan. kulit kering bersisik. Kelebihan asupan vitamin A dapat menyebabkan keracunan pada tubuh.[1] Sayur-sayuran hijau dan kacang-kacangan sebagai sumber vitamin A dan vitamin B yang tinggi. dan kondisi kulit yang kurang sehat. yang juga dikenal dengan nama retinol. Vitamin A Vitamin A. dan juga buah-buahan (terutama yang berwarna merah dan kuning. merupakan vitamin yang berperan dalam pembentukkan indra penglihatan yang baik. dan pingsan. vitamin yang terlepas akan masuk ke dalam aliran darah dan beredar ke seluruh bagian tubuh. Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin A. pembengkakan hati. Saat suatu bahan pangan dicerna oleh tubuh. menurunnya daya tahan tubuh. Apabila tidak dibutuhkan. dan pepaya). bila sudah dalam kondisi akut.[18] Hal ini terkait dengan peranannya di dalam tubuh. penderita defisiensi vitamin A ini juga dapat mengalami infeksi saluran pernafasan. terhambatnya pertumbuhan tubuh.

Vitamin ini juga berperan dalam pembentukan molekul steroid. yang dikenal juga dengan nama tiamin. Bila terjadi defisiensi vitamin B1. Vitamin B3 . dan sayur-sayuran hijau. Kedua enzim ini berperan penting dalam regenerasi energi bagi tubuh melalui proses respirasi. vitamin B1 juga membantu proses metabolisme protein dan lemak. dan sistem saraf. seperti kulit kering dan bersisik. FAD). kulit kering bersisik. kacang kedelai.[1] Di dalam tubuh.[1] Vitamin B2 Vitamin B2 (riboflavin) banyak berperan penting dalam metabolisme di tubuh manusia. dan susu. dan tanaman kacang-kacangan. jantung. bibir pecah-pecah. Beberapa jenis vitamin yang tergolong dalam kelompok vitamin B ini juga berperan dalam pembentukan sel darah merah (eritrosit). gandum. susu.[19] Vitamin B1 Vitamin B1. kita perlu banyak mengonsumsi banyak gandum. serta menyokong pertumbuhan berbagai organ tubuh. Sumber utama vitamin B berasal dari susu. rambut. dan kuku. Untuk mencegah hal tersebut. ikan. gangguan saluran pencernaan. Defisiensinya dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh. mulut kering. kulit akan mengalami berbagai gangguan. kuning telur. dan glikogen. merupakan salah satu jenis vitamin yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu mengkonversi karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk rutinitas seharihari. Bahan makanan inilah yang telah terbukti banyak mengandung vitamin B1. nasi. telur. dan sariawan. FMN) dan flavin adenine dinukleotida (adenine dinucleotide. vitamin B2 berperan sebagai salah satu kompenen koenzim flavin mononukleotida (flavin mononucleotide. seperti kulit. sel darah merah.[6] Sumber vitamin B2 banyak ditemukan pada sayur-sayuran segar.[17] Tubuh juga dapat mengalami beri-beri. daging. Di samping itu.laju reaksi metabolisme tubuh terhadap berbagai jenis sumber energi.

atau dikenal juga dengan istilah piridoksin.[20] Di dalam tubuh. dan hormon tubuh. Vitamin ini berperan sebagai salah satu senyawa koenzim A yang digunakan tubuh untuk menghasilkan energi melalui jalur sintesis asam lemak. antara lain gandum dan kentang manis. gangguan sistem pencernaan. [20] Vitamin B5 dapat ditemukan dalam berbagai jenis variasi makanan hewani. Kekurangan vitamin dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kulit pecah-pecah. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan tubuh mengalami kekejangan. Oleh karena itu. ginjal. Selain itu.[20] Vitamin ini merupakan salah satu jenis vitamin yang mudah didapatkan karena vitamin ini banyak terdapat di dalam beras.[6] Peranan lain vitamin ini adalah menjaga komunikasi yang baik antara sistem saraf pusat dan otak dan memproduksi senyawa asam lemak. terutama lemak.[19] Vitamin B5 Vitamin B5 (asam pantotenat) banyak terlibat dalam reaksi enzimatik di dalam tubuh. gangguan lain yang akan diderita adalah keram otot serta kesulitan untuk tidur. tekanan darah tinggi. terdapat beberapa sumber pangan lainnya yang juga mengandung vitamin ini dalam kadar tinggi. vitamin B3 memiliki peranan besar dalam menjaga kadar gula darah. jagung. susu. kacang-kacangan. seperti sayuran hijau dan kacang hijau. hati. seperti spingolipid dan fosfolipid. neurotransmiter. ginjal. muntah-muntah. vitamin ini juga berperan dalam metabolisme nutrisi dan memproduksi antibodi sebagai mekanisme pertahanan tubuh terhadap antigen atau senyawa asing yang berbahaya bagi tubuh. metabolisme lemak. daging unggas.Beri-beri.[17] Akan tetapi. penyakit yang disebabkan oleh defisiensi vitamin B1 Vitamin B3 juga dikenal dengan istilah niasin. merupakan vitamin yang esensial bagi pertumbuhan tubuh. dan protein.[20] Vitamin B3 termasuk salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan hewani. dan hati hingga makanan nabati. penyembuhan migrain. [19] Vitamin B12 Vitamin B12 atau sianokobalamin merupakan jenis vitamin yang hanya khusus diproduksi oleh hewan dan tidak ditemukan pada tanaman. Vitamin B12 juga termasuk dalam salah satu jenis vitamin yang berperan dalam pemeliharaan . dan vertigo. mulai dari daging. vegetarian sering kali mengalami gangguan kesehatan tubuh akibat kekurangan vitamin ini.[20] Vitamin ini banyak berperan dalam metabolisme energi di dalam tubuh. seperti dalam reaksi pemecahan nutrisi makanan. defisiensi vitamin B5 dapat menyebabkan kulit pecah-pecah dan bersisik. dan ikan. Seperti halnya vitamin B1 dan B2.[20][6] Selain itu. dan ikan. seperti ragi. keram otot. daging. sterol. dan mual.[1] Vitamin B6 Vitamin B6. Berbagai jenis senyawa racun dapat dinetralisir dengan bantuan vitamin ini. dan insomnia. Vitamin ini berperan penting dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi. Hal ini menyebabkan vitamin B5 berperan besar dalam berbagai jenis metabolisme. keram otot.

Akumulasi vitamin C yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan batu ginjal. pembentukkan molekul DNA dan RNA. gigi akan mudah mengalami kerusakan dan otot pun akan mengalami kekejangan.[22] Selain itu. dan jaringan penyokong lainnya. penyakit yang dapat ditimbulkan adalah osteoporosis. Bagian tubuh yang paling banyak dipengaruhi oleh vitamin ini adalah tulang. Bila kadar vitamin D rendah maka tubuh akan mengalami pertumbuhan kaki yang tidak normal. Vitamin D ini dapat membantu metabolisme kalsium dan mineralisasi tulang. mudah lelah lesu. seperti keju. dimana betis kaki akan membentuk huruf O dan X. Penyakit ini biasanya ditemukan pada remaja. dan daging merupakan sumber makanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12.[21] Melalui mekanisme inilah vitamin C berperan dalam menjaga kebugaran tubuh dan membantu mencegah berbagai jenis penyakit. telur. antara lain ikan.[21] Vitamin D Vitamin D juga merupakan salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan hewani. Terkait dengan sifatnya yang mampu menangkal radikal bebas. yaitu hilangnya unsur kalsium dan fosfor secara berlebihan di dalam tulang. sedangkan pada manula. susu. pembentukkan platelet darah. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan anemia (kekurangan darah). sendi. Vitamin ini juga berperan dalam penutupan luka saat terjadi pendarahan dan memberikan perlindungan lebih dari infeksi mikroorganisme patogen. [21] Vitamin C merupakan senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal berbagai radikal bebas dari polusi di sekitar lingkungan kita. vitamin C dapat membantu menurunkan laju mutasi dalam tubuh sehingga risiko timbulnya berbagai penyakit degenaratif. vitamin C berperan dalam menjaga bentuk dan struktur dari berbagai jaringan di dalam tubuh. Defisiensi vitamin C juga dapat menyebabkan gusi berdarah dan nyeri pada persendian. serta produk olahannya. seperti kanker. dan rusaknya sel darah merah. seperti otot. gangguan saluran pencernaan.[6] Telur. vitamin C juga berperan sebagai senyawa pembentuk kolagen yang merupakan protein penting penyusun jaringan kulit. dapat diturunkan.[24] Di samping itu. Di dalam tubuh.[1] Vitamin C Buah jeruk. Vitamin C (asam askorbat) banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh kita.[23] Sel kulit akan segera memproduksi vitamin D saat terkena cahaya matahari (sinar ultraviolet).kesehatan sel saraf. hati.[1] Penyakit lainnya adalah osteomalasia. tulang. dan iritasi kulit. terkenal atas kandungan vitamin C-nya yang tinggi. yaitu kerapuhan tulang akibatnya .

berkurangnya kepadatan tulang.[19] Vitamin K Vitamin K banyak berperan dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan penutupan luka. dan sayuran segar yang merupakan sumber vitamin K yang baik bagi pemenuhan kebutuhan di dalam tubuh. kekurangan vitamin E dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang fatal bagi tubuh. kuning telur. Walaupun hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit. dan dehidrasi berlebihan. berkurangnya berat badan. mulai dari jaringan kulit. muntah-muntah. ragi.[17] Vitamin E Struktur molekul vitamin E Vitamin E berperan dalam menjaga kesehatan berbagai jaringan di dalam tubuh. Vitamin E banyak ditemukan pada ikan. Selain itu. Defisiensi vitamin ini akan berakibat pada pendarahan di dalam tubuh dan kesulitan pembekuan darah saat terjadi luka atau pendarahan.[17] Berikut adalah senyawa-senyawa yang tergolong vitamin alami. 1926 Vitamin B12 Sianokobalamin Telur 1929 Vitamin K Filokuinona Kuning telur 1931 Vitamin B5 Asam pantotenat Susu 1931 Vitamin B7 Biotin Hati 1934 Vitamin B6 Piridoksin Kacang . vitamin ini juga dapat melindungi paru-paru manusia dari polusi udara. Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan tubuh mengalami diare. ayam. Selain itu. Tahun penemuan vitamin alami dan sumbernya Tahun penemuan Vitamin Nama biokimia Ditemukan di 1909 Vitamin A Retinol Wortel 1912 Vitamin B1 Tiamin Susu 1912 Vitamin C Asam askorbat Jeruk sitrun 1918 Vitamin D Kalsiferol Keju 1920 Vitamin B2 Riboflavin Telur 1922 Vitamin E Tokoferol Minyak mata bulir gandum. vitamin K juga berperan sebagai kofaktor enzim untuk mengkatalis reaksi karboksilasi asam amino asam glutamat.[25] Oleh karena itu. Selain itu. saraf dan otot akan mengalami gangguan yang berkepanjangan. antara lain kemandulan baik bagi pria maupun wanita. kuning telur. kita perlu banyak mengonsumsi susu. mata. dan minyak tumbuh-tumbuhan. sel darah merah hingga hati. Nilai kesehatan ini terkait dengan kerja vitamin E di dalam tubuh sebagai senyawa antioksidan alami.

wikipedia.org/wiki/Vitamin PENDAHULUAN .1936 1941 Vitamin B3 Niasin Vitamin B9 Asam folat Ragi Hati http://id.

terutama pada awal perkembangan telur. masih sangat terbatas. penggunaan mikro nutrien ini dalam ransum pakan induk hanya mengacu kepada kebutuhan ransum secara umum untuk pertumbuhan. Informasi kebutuhan nutrisi untuk ikan-ikan budi daya yang tersedia umumnya hanya sebatas kebutuhan nutrien makro. sedangkan informasi kebutuhan mikro nutrien. seperti vitamin dan mineral. Kandungan nutrisi pakan ikan adalah salah satu faktor penentu dalam perkembangan oosit. seperti lemak dan protein. namun belum berhasil dengan baik. Dalam kondisi seperti ini. Kekurangan persediaan benih yang bermutu dalam jumlah dan waktu yang tepat disebabkan oleh belum optimalnya penanganan induk dan larva yang dihasilkan. Kualitas telur merupakan refleksi keadaan kimia nutrisi kuning telur yang sangat dipengaruhi oleh kesehatan dan gizi pakan yang diterima oleh induk Blaxter (1969). dan kualitas telur dan larva (Watanabe 1988). sumber energi untuk perkembangan . Saat telur menetas. Berbagai penelitian membuktikan bahwa kualitas pakan termasuk nutrien mikro yang merupakan faktor penting yang berhubungan erat dengan kematangan gonad. sulit mengembangkan teknologi produksi benih berkualitas secara massal. Selama ini usaha ke arah tersebut telah dilakukan. jumlah telur yang diproduksi.Latar Belakang Salah satu usaha yang mutlak dibutuhkan untuk mengembangkan budi daya ikan adalah penyediaan benih yang bermutu dalam jumlah yang memadai dan waktu yang tepat. Selain itu. Perbaikan kualitas dan kuantitas telur melalui perbaikan kualitas pakan induk merupakan alternatif dalam upaya mengatasi masalah tersebut. Beberapa nutrien mikro maupun asam-asam lemak esensial yang terkandung dalam ransum pakan ikan akan diakumulasikan dalam telur untuk digunakan sebagai energi maupun senyawa pembentuk jaringan tubuh selama proses perkembangan embrio (embriogenesis) maupun larva.

Dalam upaya untuk lebih meningkatkan kualitas telur dan larva ikan lele. 2 Keberadaan nutrien dalam telur ini merupakan akumulasi nutrien pada fase pematangan gonad. Informasi kebutuhan vitamin C saat siklus reproduksi serta pengaruhnya pada perkembangan ovarium dan perkembangan larva ikan lele belum ada. perlu diadakan perbaikan pengelolaan reproduksi dengan cara mempercepat kematangan gonad melalui penggunaan hormon eksogen dan perbaikan nutrisi induk terutama kebutuhan akan vitamin C. curah hujan. Faktor internal adalah ketersediaan hormon-hormon steroid. Vitamin C merupakan salah satu nutrien mikro yang dibutuhkan oleh induk ikan dalam proses reproduksi. feromon. padahal informasi ini sangat bermanfaat dalam penyusunan ransum yang tepat untuk induk ikan lele sehingga dapat digunakan untuk memperbaiki penampilan reproduksi ikan tersebut. dan mineral yang sesuai dengan kebutuhan ikan sebagai bahan pembentuk vitelogenin. Material telur yang mengalami defisiensi gizi akan menimbulkan gangguan dalam perkembangan larva dan akhirnya dapat mengakibatkan kematian. Hal ini didasarkan pada adanya fluktuasi kandungan vitamin C ovarium selama berlangsungnya siklus reproduksi pada beberapa spesies ikan dan udang yang ditangkap di alam seperti pada udang Palaemon serratus (Guary et al. Pakan induk yang dapat mempengaruhi vitelogenesis adalah pakan yang berkualitas. . Faktor eksternal yang mempengaruhi vitelogenesis antara lain temperatur. vitamin E. naik turunnya permukaan air. debit air. vitamin C. lemak.larva ikan sangat bergantung pada material bawaan telur yang telah disiapkan oleh induk dan fase ini merupakan fase yang paling kritis. gonad terutama estradiol17_ dalam tingkat yang dapat merangsang vitelogenesis. Secara alamiah proses vitelogenesis memerlukan interaksi faktor eksternal dan internal. dan pakan. yaitu pakan yang mengandung protein.

Oreochromis sp (Azwar 1997). Peran pakan dalam perkembangan gonad penting untuk fungsi endokrin yang normal. Kelambatan perkembangan gonad 3 karena kekurangan pakan mungkin dapat menyebabkan kadar gonadotropin rendah yang dihasilkan oleh kelenjar adenohipofisis. Di samping itu estradiol-17_ di dalam darah memberikan rangsangan balik terhadap hipofisis dan hipotalamus ikan. Seperti yang telah dijelaskan di atas. kerja hormon juga diperlukan untuk mempercepat dan meningkatkan proses sintesis vitelogenin dan penyerapannya oleh telur. Sandnes dan Braekkan. 1981). Kandungan vitamin C dalam ovarium akan meningkat pada awal perkembangannya dan kemudian menurun pada fase akhir sebelum ovulasi. ikan Carassius carassius (Saeymour 1981). 2002). Tingkat pemberian pakan tampaknya mempengaruhi sintesis maupun pelepasan hormon dari kelenjar-kelenjar endokrin.1975). vitamin C mutlak harus diperoleh dari luar tubuh karena tidak terdapat enzim L-gulonolakton oksidase yang dibutuhkan untuk biosintesis vitamin C (Dabrowski. di samping ketersediaan materi baik kualitas maupun kuantitas untuk mendukung proses reproduksi. respons ovari yang kurang atau mungkin kegagalan ovari untuk menghasilkan jumlah estrogen yang cukup (Toelihere 1981). Godus morhua (Agrawal dan Mahajan 1980. Ikan tidak mampu mensintensis vitamin C (Faster dalam Sandnes 1991) sehingga untuk mempertahankan metabolisme sel. Vitelogenin yang disintesis di hati dengan bantuan hormon estradiol-17_ disekresikan ke dalam aliran . Rangsangan yang diberikan oleh estradiol17_ kepada hipofisis ikan adalah rangsangan dalam proses pembentukan gonadotropin yang juga berperan dalam membantu proses penyerapan vitelogenin oleh telur. Estradiol-17_ merupakan hormon perangsang biosintesis vitelogenin di hati.

Dengan melakukan pendekatan-pendekatan di atas maka diharapkan telur yang dihasilkan akan mempunyai derajat pembuahan dan derajat tetas yang tinggi sehingga larva yang dihasilkan berkualitas baik dengan ketahanan hidup yang prima. penelitian ini dilakukan dengan mengkombinasikan pendekatan nutrisi dan hormonal. dan hormon. Oleh karena adanya peranan estradiol-17_ pada biosintesis vitelogenin maka penambahan estradiol-17_ melalui implan pada induk ikan diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan estradiol-17_ yang optimun untuk merangsang hati mensintesis dan mensekresi vitelogenin ke dalam darah sehingga konsentrasi vitelogenin dalam darah akan meningkat. kualitas telur. Pendekatan yang baik adalah mengkombinasikan antara lingkungan. perlu dilakukan penelitian untuk mengevaluasi pengaruh penambahan ascorbyl phosphate magnesium sebagai sumber vitamin C pada pakan dan hormon estradiol-17_ pada pematangan gonad. usaha-usaha pendekatan tersebut sering dilakukan secara parsial dan tidak bersifat menyeluruh.darah menuju gonad. dan ketahanan hidup larva ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Dengan 4 demikian. Dengan kombinasi tersebut diharapkan akan lebih memaksimalkan proses reproduksi sehingga diharapkan materi yang masuk dapat . tetapi dengan memperhatikan faktor lingkungan optimal yang mendukung proses reproduksi. Namun. pakan. penyerapan vitelogenin oleh oosit akan berjalan dengan lancar. kebutuhan vitamin C induk ikan lele dumbo yang berkaitan dengan akumulasi material telur dalam rangka memperoleh benih dengan kualitas yang baik belum tersedia. Faktor lingkungan sangat kompleks dan sukar ditiru sehingga kombinasi antara pakan dan hormonlah yang sangat dimungkinkan. Dengan demikian. Dalam upaya meningkatkan kualitas telur yang pada akhirnya dapat meningkatkan kelangsungan hidup larva ikan. Di samping itu.

Kolagen sebagai penyusun dinding kapiler darah di jaringan termasuk telur. vitamin C berperan dalam metabolisme lemak. vitamin C sebagai donor elektron dalam reaksi hidroksilasi biosintesis hormon steroid yang diperlukan bagi berlangsungnya proses tersebut. Salah satu unsur mikro nutrien yang penting dalam proses vitelogenesis dan embriogenesis adalah vitamin C. Selain itu. yang berfungsi mentransfer asam lemak rantai panjang dari sitosol ke mitokondria untuk dikonversi menjadi energi melalui proses _-oksidasi. yang esensial untuk biosintesis jaringan kolagen yang terdapat pada ovarium dan perkembangan embrio. Kolagen merupakan penyusun utama dinding dalam kantong ovarium. Vitamin C mempunyai fungsi sebagai kofaktor enzim prolil dan lisin hidroksilase yang mengkatalis hidroksilasi prolin dan lisin. Sumber energi dan nutrien esensial bagi perkembangan larva ikan ketika telur menetas bergantung pada materi bawaan yang telah dipersiapkan oleh induk.dengan optimal diserap telur dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas telur dan larva. Kapiler darah pada gonad penting dalam . Pada proses embriogenesis. Pada proses vitelogenesis. vitamin C juga berfungsi sebagai anti oksidan yang akan melindungi kolesterol dari kerusakan akibat terjadinya proses oksidasi sehingga kebutuhan kolesterol untuk proses biosintesis hormon estrogen dapat terpenuhi. Perumusan Masalah Masalah yang dihadapi dalam budi daya ikan lele adalah kurangnya informasi tentang nutrisi induk. yaitu dalam reaksi biosintesis karnitin. Ketersediaan nutrien induk untuk proses vitelogenesis sangat bergantung pada kualitas pakan yang diberikan. kebutuhan energi selama proses tersebut berlangsung dapat dipasok dalam jumlah yang cukup sesuai kebutuhan. Dengan demikian. Material telur yang mengalami definsiensi gizi akan menimbulkan gangguan pada perkembangan larva dan akhirnya akan mengalami kematian.

6 Tujuan dan Manfaat . et al. 1978. Selama embrio dan larva berkembang. Dengan kata lain. 1987) karena pada saat itu terjadi pembentukan tulang dan jaringan ikat. Untuk itu kebutuhan vitamin C ikan harus dipasok dari luar. King dan Pankhurst. Umumnya. perlu diujicobakan peranan tersebut pada ikan uji.pendistribusian nutrien ke oosit. Ketidakmampuan ikan mensintesis vitamin C disebabkan karena tidak adanya enzim L-gulunolakton oksidase yang berperanan dalam mengkonversi Lgulunolakton ke bentuk 2-keto-L-gunulolakton. Selain itu. kandungan 5 vitamin C telur cepat menurun (Sato et al. 2004). sebagai tahap akhir dalam sintesis vitamin C. estradiol-17_ bertanggung jawab dalam sintesis vitelogenin. terutama dalam mensintesis hormon-hormon yang terlibat dalam proses perkembangan telur (vitelogenesis) seperti estradiol-17_. Dengan adanya peranan vitamin C dan estradiol-17_ seperti tersebut di atas. Konsentrasi estradiol-17_ di dalam plasma darah yang meningkat selama periode pertumbuhan oosit dapat digunakan sebagai indikator vitelogenesis (Fostier. Sintesis vitelogenin dirangsang oleh estradiol-17_ yang memasuki sistem peredaran darah kemudian merangsang hati mensintesis dan mensekresi vitelogenin. agar diperoleh informasi pengaruh kombinasi ascorbyl phosphate magnesium sebagai sumber vitamin C dan estradiol-17_ pada pematangan gonad dan kualitas telur pada ikan lele dumbo. pemberian pakan yang tidak optimal menyebabkan kurangnya energi untuk mendukung proses reproduksi. Estradiol-17_ adalah hormon steroid yang disintesis pada lapisan granulosa yang kemudian bekerja merangsang biosintesis vitelogenin di hati. spesies ikan tidak mempunyai kemampuan untuk melakukan biosintesis vitamin C. Informasi ini sangat penting dalam menyusun suatu ransum yang tepat bagi pemenuhan gizi dan dosis hormon estradiol-17_ untuk induk ikan pada masa reproduksi sehingga telur dan kualitas larva yang dihasilkan dapat ditingkatkan lagi.

meningkatkan kuantitas. lemak. Untuk mendapatkan dosis kombinasi ascorbyl phosphate magnesium dan estradiol-17_ yang optimum dalam pematangan gonad. dan ratio hidroksiprolin/prolin ovarium. Untuk melihat pengaruh kombinasi ascorbyl phosphate magnesium dan estradiol17_ pada penampilan reproduksi induk ikan lele serta keterkaitannya dengan komposisi vitamin C. protein. fosfolipid.or. dan ketahanan hidup larva ikan ikan lele.damandiri. kualitas telur. dan larva ikan lele sebagai ikan uji. dan larva. kualitas telur. dengan pemberian pakan dan perlakuan hormonal yang tepat pada induk ikan sehingga dapat mempercepat pematangan gonad. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar dalam manajemen induk. telur. Hipotesis Dengan pemberian ascorbyl phosphate magnesium pada pakan dan implantasi hormon estradiol-17β yang optimal dapat meningkatkan kualitas vitelogenin yang selanjutnya akan meningkatkan kandungan fosfolipida telur sehingga daya tetas telur dan kelangsungan hidup larva meningkat http://www.pdf . 2.Penelitian ini bertujuan untuk: 1.id/file/hengkyjuliussinjalipbbab1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->