sepakbolapolapenteranganpertahanan-perwasitan-110422212549-phpapp01

SEPAK BOLA Standar Kompetensi : 6.

Mempraktikkan ketrampilan permainan olahraga dengan peraturan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. nilaidalamnya. Kompetensi Dasar : 6.1 Mempraktikkan ketrampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan, kerja kera, kerjasama, kejujuran, kekalahan, kera, dan percaya diri. diri.

A.

Sepak Bola Sepak bola merupakan permainan yang membutuhkan kemampuan untuk mengolah bola, seperti : dribbling (menggiring bola), Passing (mengoper), juggling(menimang bola), shooting(menembak), trapping(menghentikan bola), heading(menyundul bola), chick and turns(mengecoh dan membalik). TeknikTeknikteknik dasar tersebut dibutuhkan untuk menerapkan pola penyerangan dan pola pertahanan.

dipikirkan. sebaikTujuan penyerangan adalah memasukkan bola ke dalam gawang lawan sebanyak ± banyak nya dengan cara menerobos dan menghancurkan pertahanan lawan. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan : a. Teknik atau taktik adalah seni dalan permainan yang direncanakan. dan diselaraskan dengan keadaan untuk mencapai tujuan yang sebaik-baiknya. Pola Penyerangan Salah satu taktik dalam sepak bola adalah penyerangan. Melakukan teknik penyerangan dengan melakukan gerakan tersusun dan mencari ruang kosong serta taktik bermain menghadapi tembok. Melakukan gerak tipu dan memasuki pertahanan lawan c. . Pergantian tempat di antara penyerang yang sukar dijaga lawan b.1.

pembantu serangan biasanya juga memiliki kemampuan dalam membobol gawang lawan. Selain itu. Pembantu serangan berperan sebagai penyuplai bola dan menciptakan peluang bagi seorang striker untuk mencetak gol. Pembantu Serangan Pemain ini kedua biasanya bertugas sebagai pembantu serangan. baik melalui shooting jarak jauh ataupun jarak dekat. .Berikut ini beberapa posisi pemain yang diperlukan dalam melakukan penyerangan : a. b. kondisi lawan. dan posisi rekan setimnya.Pengatur Serangan Pengatur serangan kadang disebut playmaker yang bertugas mengatur sistem serangan ke daerah lawan. Pemain pada posisi ini memiliki kemampuan dalam membaca situasi permainan.

Pemain pada posisi ini memiliki naluri mencetak gol yang tinggi dan pandai membaca serta memanfaatkan setiap peluang. baik dengan bola maupun tanpa bola.c. pemain ini harus mahir melakukan shooting dan mengontrol bola. d. Selain itu. Penyerang Seorang penyerang (striker) memiliki posisi paling depan dan menjadi ujung tombak sistem penyerangan. Pemain ini harus lincah dalam melakukan pergerakan. Pemancing lawan Pemain ini bertugas untuk menarik pemain bertahan lawan agar bergerak dari posisinya sehingga rekan satu timnya dapat bergerak menerobos daerah .

b. Dalam melakukan pola ini. Menghambat gerak penyerang sehingga tidak dapat berlari dengan cepat melewati pertahanan dan mencetak gol dengan mudah tanpa terhalang. . Berikut ini hal-hal yang harus dilakukan oleh pemain belakang: halSelalu berada disisi gawang saat menghadapi pemain penyerang.2. Awasi bola. Tugas utama pemain belakang adalah mencegah terjadinya gol. Menjaga atau menempel secara ketatterhadap pemain penyerang ketika terjadi lemparan ke dalam dan tendangan bola mati di dekat gawang. posisikan diri diantara bola dan gawang Menghalangi atau melakukan tackle terhadap pemain lawan. bukannya kaki pemain lawan. e. Pertahanan yang kuat membutuhkan pemain blakang yang tangguh. Menghalangi shooting atau passing dengan mempertahankan posisi a. c. Pola Pertahanan Pertahanan dilakukan ketika sebuah tim diserang atau memperoleh tekanan dari lawan. d. maka tim tersebut berusaha menjaga daerahnya dan berusaha merebut bola dari penugasan lawan. Jangan melakukan tackle yang membahayakan keselamatan lawan.

Penjagaan yang paling pantas dilakukan di daerah pertahanan adalah penjagaan orang per orang. g. jauh kedepan. ketika lawan menguasai bola didaerah pertahanan. Penjagaan yang diutamakan adalah penjagaan yang feksibel. Menyerobot bola sesuai dengan aturan yang ditentukan. Membuang bola keluar lapangan. Dalam hal ini setiap pemain bertanggungjawab untuk menjaga seorang pemain lawan. . yaitu pola pertahanan man to man. Penjagaan Satu Lawan Satu ( Man To Man Marking) Prinsip dasar permainan pertahanan adalah penjagaan (marking). Pola pertahanan dapat dilakukan dengan beberapa cara. pola pertahanan daerah (zone marking). artinya jika perlu penjagaan dilakukan secara ketat dan jika tidak perlu lawan dapat ditinggalkan. atau kemana saja asal menjauhi gawang. dan pola pertahanan kombinasi (man to man dan zone defence).f. a.

seorang pemain menjaga daerah tertentu di daerah pertahanan.b. Begitu lawan meninggalkan daerahnya. tanggungjawab diambil alih oleh pemain bertahan lain. atau menmen-tackle pemain lawan yang masuk ke daerahnya. c. artinya setiap pemain menjaga lawan tertentu. Penjagaan Daerah (Zone Defence) Dalam pertahanan dengan cara penjagaan daerah. . Setiap lawan yang masuk ke daerah tersebut menjadi tanggungjawab dari pemain yang bersangkutan. Penjagaan gabungan (Kombinasi) Penjagaan kombinasi adalah cara penjagaan perpaduan antarasatu lawan satu dengan penjagaam daerah. kedaerah dimana lawan tersebut masuk. menjaga. penjagaannya dapat diserahkan kepada teman lain dan segera menjaga pemain lainnya. mengganggu. Dalam arti bahwa ia harus menghalangi. tetapi jika lawan tersebut tiba-tiba menukar posisinya dengan tibapemain lawan.

a. 3.) Arah gerakan wasit mengikuti garis diagonal AB 2. maka hakim garis 2 (HG 2) harus berdiri di antara EF sejajar dengan pemain kedua terakhir dari Tim II.) Jika wasit posisinya dekat B. wasit harus selalu melihat dan menghadap kearah hakim garis yang adadi setengah lapangan tugasnya. Perwasitan Sepak Bola a.) Selama bergerak mengikuti garis diagonal.3. b. .) Jika wasit berada di posisi dekat A. Cara Memimpin dengan Sistem Diagonal Berikut ini keterangan berdasarkan gambar disamping.) Hakim garis bergerak di setengah lapangan pada arah bersebrangan dengan wasit. maka hakim garis I (HG I ) harus berdiri diantara CD sejajar dengan pemain kedua terakhir dari Tim I. 1.

1 cara memimpin wasit dengan sistem diagonal .Keterangan Gambar : I : tim sepak bola I II : tim sepak bola II HG 1 HG 2 : hakim garis 1 : hakim garis 2 Gambar 9.

) Setelah kick off dilakukan. seperti pelanggaran atau peristiwa lainnya. d. namun pada arah . Berikut ini beberapa kejadian atau peristiwa penting selama pertandingan sepak bola berlangsung. a. 1. maka wasit bergerak kearah diagonal searah A. maka posisi wasit maupun hakim garis sama seperti jika tim I yang menguasai bola.) Posisi hakim garis I (HG 1) sejajar dengan pemain kedua terakhir dari tim I. selama pertandingan berlangsung.) permulaan permainan Berikut ini keterangan berdasarkan gambar. posisi hakim garis 2 (HG 2) sejajar dengan pemain kedua terakhir dari tim II c. Posisi Wasit dan Hakim Garis Seorang wasit dan dua hakim garis dituntut untuk memimpin pertandingan dan mengawasi setiap kejadian. sebaliknya. maka wasit menempatkan diri di daerah I pada lingkaran tengah serta menghadap ke hakim garis 2 (HG 2) b.) Jika tim II yang memainkan bola.b.) apabila tim I melakukan kick off (tendangan permulaan). maka wasit bergerak ke arah diagonal searah B. jika terjadi serangan balik sehingga bola menuju ke daerah tim I. jika boleh menuju kedaerah tim II.

2 . Gambar 9.

2. c.) posisi hakim garis tergantung pada tim yang melakukan tendangan gawang. hanya saja posisi wasit dan hakim garis berkebalikan. b. Dalam hal ini. Jika tim I yang melakukan tendangan gawang. wasit harus menghadap ke bola dan melihat ke arah hakim garis. sedangkan posisi hakim garis 2 sejajar dengan pemain kedua terakhir dari tim II.) Tendangan gawang Berikut ini keterangan berdasarkan gambar. baik tim I atau tim II yang melakukan tendangan gawang.) ketentuan yang sama juga berlaku jika tim II yang melakukan tendangan gawang. maka posisi hakim garis 1 sejajar dengan garis gawang daerah tim I. .) Wasit berada di tengah lapangan di titik tengah garis diagonal. a.

3 . Gambar 9.

) Tendangan Sudut (corner kick) Berikut ini keterangan berdasarkan gambar. maka posisi wasit menyimpang dari arah diagonal. wasit bergerak ke tengah (mengikuti garis putus-putus) dan putusselalu menghadap ke arah hakim garis 1 atau 2.) Hakim garis I dekat dengan korner kick atau sejajar dengan garis gawang. Demikian pula. hakim garis I juga dapat berada pada posisi dekat dengan daerah tendangan hukuman. d.) Hakim garis II berada pada posisi sejajar dengan pemain kedua terakhir Tim II.3.) jika corner kick dilakukan di daerah tim I dari sebelah kiri. a. . hakim garis 2 harus selalu mengambil posisi sejajar dengan pemain kedua terakhir dari tim II. Atau.) Jika terjadi counter attack (serangan balik). b. e. yaitu pada posisi di daerah gawang pada garis gawang (W 2). tegantung kedudukan bola. c.) Posisi hakim garis 1 bergerak mengikuti arah serangan dan selalu sejajar dengan pemain kedua terakhir dari tim I.

 Gambar 9.4 .

. c.) Hakim garis 1 berada pada posisi di garis gawang dekat daerah penalti.) Tendangan hukuman Berikut ini keterangan berdasarkan gambar.4. a. maka posisi wasit dan hakim garis harus sebaliknya.) Hakim garis 2 berada pada posisi sejajar dengan pemain kedua terakhir tim II.) Posisi wasit pada W1 dekat dengan titik penalti. d. baik pemainpemain bertahan maupun menyerang. maka wasit berposisi seperti W 2 untuk mengawasi pemain-pemain. Posisi ini berlaku ketika tim II yang melakukan tendangan penalti. Setelah yakin letak bola benar. b.) Jika tim I melakukan tendangan penalti.

 Gambar 9.5 .

yaitu tiupan dua kali pendek yang diikuti panjang dan tiupan panjang satu kali. 1.c.1 .) Isyarat Wasit Seorang wasit akan meniup peluit dan menggerakkan tangannya. Perbedaan keduanya dapat dilihat pada Tabel 9. baik satu tangan atau dua tangan secara bersamaanm sebagai isyarat. Isyarat-isyarat Wasit dan Hakim Garis IsyaratIsyarat dalam permainan sepak bola dapat diberikan oleh wasit ataupun hakim garis. Berdasarkan tujuan dan manfaatnya. Isyarat diberikan ketika terjadi suatu peristiwa seperti adanya pelanggaran atau lainnya. bunyi peluit dibedakan menjadi dua macam.

b. c. Terjadinya pelanggaran atas peraturan. Satu Kali Panjang 1. 2. Berakhirnya babak pertama. .1 Perbedaan isyarat peluit wasit dalam sepak bola Isyarat Peniupan Peluit Sebanyak Dua Kali Pendek kemudian Panjang 1. Bola keluar lapangan permainan. Pemain harus siap memasuki lapangan permainan. Situasi (gangguan karena cuaca hujan. Berakhirnya babak kedua. Ada pemain mengalami luka berat. e. karena adanya kejadian seperti : a.Tabel 9. Terjadinya gol d. Dimulainya pertandingan 2. Penghentian pertandingan untuk sementara. penonton). 3.

) Satu tangan menunjuk tempat tertentu dan tangan lainnya menunjuk arah tertentu. dengan tujuan agar mereka siap karena pertandingan akan dimulai. Artinya tidak terjadi pelanggaran. menyilangkan kedua tangan.Selain menggunakan peluit. Artinya. g. Berikut ini isyarat-isyarat tangan yang isyaratdiberikan wasit selama pertandingan. b.) Salah satu tangan menunjuk titik tengah.) Mengankat salah satu tangan. Posisi telapak tangan menghadap ke bawah. Selanjutnya. Selanjutnya. baik tangan kanan atau tangan kiri. d.) Mengangkat kedua tangan sejajar di depan badan. Hal ini menunjukkan terjadi pelanggaran dengan hukuman tendangan bebas tidak langsung.) Di awal pertandingan mengangkat salah satu tangan ke arah hakim garis dan para pemain.) Kedua tangan menggantung sejajar disamping badan dengan telapak tangan menghadap ke depan. f. e.) Memegang kartu dan mengangkat ke atas. c. memberikan sanksi atau hukuman berupa kartu ( kuning atau merah ) kepada pemain yang melakukan pelanggaran. Isyarat ini seolahbertujuan untuk meminta pemain mundur ke belakang. mengadakan gerakan ke depan seolah-olah mendorong ke depan. . a. Berarti menunjukkan tempat terjadinya pelanggaran dan arah bola. seorang wasit juga memberikan isyarat dengan menggerakkan kedua tangannya. yang artinya telah terjadi gol yang salah. Hal ini dilakukan untuk memperjelas keputusannya. lurus ke atas.

) Menunjuk ke arah gawang ketika bola keluar lapangan melewati garis gawang sehingga dihasilkan tendangan gawang. a. b. dengan mengangkat bendera. Setelah wasit meniup peluit untuk menghentikan pertandingan. c.2. ketika tejadi corner kick. hakim garis menunjuk tempat terjadinya pelanggaran dan tim yang berhak menguasai bola. Berikut ini pedoman hakim garis dalam memberikan isyarat. d.) Menunjuk ke sudut lapangan yang menjadi area tendangan sudut.) Mengangkat bendera ketika melihat adanya pelanggaran tetapi wasit tidak melihatnya. baik diangkat lurus ke atas atau diangkat ke depan sejajar bahu.) Mengangkat bendera dan menunjuk ke arah bola atau tim yang berhak melakukan lemparan kedalam.) Isyarat hakim garis Hakim garis memberikan isyarat dengan mengangkat bendera. . jika bola keluare melewati garis samping lapangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful