P. 1
Tim III Pelayanan Publik Lengkap_oke

Tim III Pelayanan Publik Lengkap_oke

|Views: 7,821|Likes:
Published by rbpkalbar

More info:

Published by: rbpkalbar on Aug 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2013

pdf

text

original

a.

Pelaksanaan Kegiatan

Program peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang

Brimob pada RBP gelombang II sebagai berikut :

1)

Penerapan standar pelayanan pada pelayanan publik

di bidang Brimob pada Sat Brimobda, sebagai berikut :

a)

Pusat pelaporan publik untuk melayani pengaduan

masyarakat terhadap bencana alam, ancaman

bom dan zat kimia yang berbahaya;

b)

Quick Respon Brimob terhadap gangguan

keamanan dalam negeri berkadar tinggi;

c)

Peningkatan kemampuan Penjinakan Bom,

Penanganan permintaan bantuan pencarian dan

penyelamatan jiwa (SAR) serta penanganan

bahaya Kimia, Biologi dan Radio aktif (KBR);

d)

Pelayanan korban bencana alam;

e)

Pelayanan pengamanan terkait dengan kegiatan

masyarakat/Institusi

terhadap

gangguan

kamtibmas yang berkadar tinggi.

2)

Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada

pelayanan publik di bidang Brimob pada wilayah

hukum Polres / Polresta, meliputi :

a)

Pelayanan korban bencana alam;

b)

Pengamanan kegiatan masyarakat dengan tingkat

kerawanan yang tinggi (unjuk rasa anarkis dan

kerusuhan massa).

3)

Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan

pelayanan publik di bidang Brimob, sebagai berikut :\

a)

Pemanfaatan call center Brimob yang beroperasi

24 jam setiap hari oleh masyarakat dalam

memberikan informasi tentang bencana alam,

ancaman bom dan zat kimia berbahaya;

b)

Relawan dalam penanganan bencana alam.

4)

Quick Wins

Quick wins dalam peningkatan kualitas pelayanan publik

di bidang Brimob pada RBP gelombang II, sebagai

berikut:

a)

Mendirikan pusat pelaporan ancaman bom, SAR

dan KBR dengan alasan memudahkan/

mempercepat masyarakat dalam menyam-paikan

informasi tentang ancaman bom, bencana alam

dan zat kimia berbahaya;

b)

Quick Respon Brimob meliputi Quick Respon

Jibom, SAR dan KBR dengan alasan akan

membantu Brimob dalam meningkatkan kecepatan

pencegahan maupun penanganan gangguan

keamanan dalam negeri berkadar tinggi sehingga

dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkannya.

b.

Kriteria Keberhasilan

Guna mengukur tingkat keberhasilan secara cepat dan tepat

dalam pelaksanaan program peningkatan kualitas pelayanan

publik, maka perlu ditentukan kriteria keberhasilan pelaksanaan

dari masing-masing program dan kegiatan tersebut. Kriteria

keberhasilan dari program dan kegiatan adalah sebagai berikut :

PROGRAM DAN KEGIATAN, RENCANA AKSI SERTA OUTPUT DAN OUTCOMES

PROGRAM / KEGIATAN

RENCANA AKSI

INDIKATOR KINERJA

OUTPUTS (KELUARAN)

OUTCOMES (HASIL)

1

2

3

4

Penerapan standar
pelayanan pada
pelayanan publik Sat
Brimobda, meliputi
:

Terimplementasinya
penggunaan standar pelayanan
dalam pelayanan publik di
bidang Brimob

Terselenggara-nya
pelayanan publik dibidang
Brimob yang lebih cepat,
lebih aman, lebih baik dan
lebih terjangkau

Mendirikan pusat
pelaporan publik untuk
melayani pengaduan
masyarakat terhadap
bencana alam, ancaman
bom dan zat kimia yang
berbahaya

Tersedianya pusat pelaporan
publik

Menyusun dan
menerapkan SOP pusat
pelaporan publik

Tersusunnya dokumen standar
pelayanan pusat pelaporan
publik

Menerapkan SOP
tentang penanganan
bencana alam,
penjinakan bom, KBR.

Tersusunnya standar pelayanan
untuk seluruh pelayanan publik
bidang Brimob yang disahkan
melalui Perkap

Menyusun SOP tentang
mekanisme perbantuan
perkuatan Brimob.

Tersedianya dokumen anev
standar pelayanan Brimob yang
telah diterapkan

Menyusun SOP tentang
pelaksanaan Quick
Respon Brimob

Tersusunnya standar pelayanan
untuk seluruh pelayanan publik
bidang Brimob yang disahkan
melalui Perkap

Sosialisasi standar
pelayanan publik Brimob
secara internal maupun
eksternal

Tersedianya laporan
pelaksanaan sosialisasi
pelayanan publik Brimob

Penerapan Standar
Pelayanan Minimal
(SPM) pada pelayanan
publik di bidang
Brimob hingga ke
tingkat satuan
kewilayahan, meliputi:

Terimplementasinya
penggunaan SPM di Polri

Menerapkan SOP
penanganan bencana
alam

Terimplementasinya SOP
penanganan bencana alam

Menerapkan SOP
penanganan pam Giat
masy dgn tingkat
kerawanan yang tinggi
(unjuk rasa anarkis dan
kerusuhan massa)

Terimplemntasinya SOP
penanganan pengamanan
kegiatan masyarakat dengan
tingkat kerawanan yang tinggi
(unjuk rasa anarkis dan
kerusuhan massa)

PROGRAM / KEGIATAN

RENCANA AKSI

INDIKATOR KINERJA

KELUARAN (OUTPUTS)

HASIL (OUTCOMES)

1

2

3

4

Partisipasi masyarakat
dalam penyelenggaraan
pelayanan

publik
dilingkungan Kepolisian
melalui:

Terjadinya

peningkatan
partisipasi masyarakat dalam
penyelenggaraan

pelayanan

publik

Pemanfaatan call center
Brimob yang beroperasi
24 jam setiap hari oleh
masyarakat dalam
memberikan informasi
tentang bencana alam,
ancaman bom dan zat
kimia berbahaya

Optimalnya penggunaan call
center oleh masyarakat.

Relawan dalam
penanganan bencana
alam

Terlibatnya secara aktif
masyarakat sebagai relawan
dalam penanganan bencana
alam

c.

Agenda Prioritas

Tahapan prioritas kegiatan dari program peningkatan kualitas

pelayanan publik bidang Brimob adalah sebagai berikut :

1)

Penerapan standar pelayanan pada pelayanan publik

di bidang Brimob dengan urutan pencapaian prioritas

sebagai berikut:

a)

Prioritas 1 :

Standar Pelayanan Pusat

pelaporan publik yang melayani pengaduan

gangguan keamanan dalam negeri berkadar tinggi;

b)

Prioritas 2 :

Standar Pelayanan Quick

Respon Brimob terhadap gangguan keamanan

dalam negeri berkadar tinggi;

c)

Prioritas 3 :

Standar Pelayanan SAR untuk

pelayanan korban bencana alam;

d)

Prioritas 4 :

Standar Pelayanan peng-

amanan kegiatan masyarakat dengan tingkat

kerawanan tinggi (unjuk rasa anarkis dan

kerusuhan massa).

2)

Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada

pelayanan publik di bidang Brimob hingga ke tingkat

satuan kewilayahan dengan urutan pencapaian prioritas

sebagai berikut:

a)

Prioritas 1 :

Pelayanan korban bencana

alam;

b)

Prioritas 2 :

Pengamanan

kegiatan

masyarakat dengan tingkat kerawanan yang tinggi

(unjuk rasa anarkis dan kerusuhan massa).

3)

Peningkatan

partisipasi

masyarakat

dalam

peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang

Brimob dengan urutan pencapaian prioritas sebagai

berikut:

a)

Prioritas 1 :

Pemanfaatan call center

Brimob yang beroperasi 24 jam setiap hari oleh

masyarakat dalam memberikan informasi tentang

bencana alam, ancaman bom dan zat kimia

berbahaya;

b)

Prioritas 2 :

Relawan dalam penanganan

bencana alam.

d.

Waktu Pelaksanaan dan Tahapan Kerja

Waktu pelaksanaan dan tahapan kerja dalam peningkatan

kualitas pelayanan publik dibidang Brimob sebagai berikut :

1)

Penerapan standar pelayanan pada pelayanan publik

di bidang Brimob dengan urutan pencapaian prioritas:

a)

Tahun 2011

(1) Menyusun SOP tentang Standar Pelayanan

Pusat Pelaporan Publik khusus terhadap

gangguan keamanan dalam negeri yang

berkadar tinggi (unjuk rasa anarkis dan

kerusuhan massa) serta bencana alam,

ancaman bom dan zat kimia yang

berbahaya.

(2) Menyusun SOP tentang Mekanisme

Perbantuan Perkuatan Brimob ke kesatuan

wilayah.

(3) Menyusun SOP tentang Pembukaan akses

publik terkait informasi Tupoksi Brimob.

(4) Standar Pelayanan Quick Respon Brimob

terhadap gangguan keamanan dalam

negeri berkadar tinggi (ancaman bom, zat

kimia berbahaya dan kejahatan yang

berdampak luas).

(5) Standar Pelayanan SAR untuk pelayanan

korban bencana alam.

(6) Standar Pelayanan pengamanan kegiatan

masyarakat yang memiliki kerawanan tinggi

(unjuk rasa anarkis dan kerusuhan massa).

(7) Peningkatan kemampuan Penjinakan Bom,

Penanganan permintaan bantuan pencarian

dan penyelamatan jiwa (SAR) serta

penanganan bahaya Kimia, Biologi dan

Radio aktif (KBR).

(8) Menyusun laporan dan evaluasi tahun

2011.

b)

Tahun 2012

(1) Menyosialisasikan dan mengimplementasi-

kan SOP tentang Standar Pelayanan Pusat

Pelaporan Publik khusus terhadap

gangguan keamanan dalam negeri

berkadar tinggi (unjuk rasa anarkis dan

kerusuhan massa) serta bencana alam,

ancaman bom dan zat kimia yang

berbahaya.

(2) Menyosialisasikan dan mengimplementasi-

kan SOP tentang Mekanisme Perbantuan

Perkuatan Brimob ke kesatuan wilayah.

(3) Menyosialisasikan dan mengimplementasi-

kan SOP tentang Pembukaan akses publik

terkait informasi Tupoksi Brimob.

(4) Penerapan Standar Pelayanan SAR untuk

pelayanan korban bencana alam.

(5) Penerapan Standar Pelayanan peng-

amanan kegiatan masyarakat dengan

tingkat kerawanan tinggi (unjuk rasa anarkis

dan kerusuhan massa).

(6) Penerapan Standar Pelayanan Quick

Respon Brimob terhadap gangguan

keamanan dalam negeri berkadar tinggi.

(7) Peningkatan kemampuan Penjinakan Bom,

Penanganan permintaan bantuan pencarian

dan penyelamatan jiwa (SAR) serta

penanganan bahaya Kimia, Biologi dan

Radio aktif (KBR).

(8) Menyusun laporan dan evaluasi tahun

2012.

c)

Tahun 2013

(1) Penerapan Standar Pelayanan tentang

Pusat Pelaporan Publik khusus terhadap

gangguan keamanan dalam negeri

berkadar tinggi (unjuk rasa anarkis dan

kerusuhan massa) serta bencana alam,

ancaman bom dan zat kimia yang

berbahaya.

(2) Penerapan Standar Pelayanan tentang

Mekanisme Perbantuan Perkuatan Brimob

ke kesatuan wilayah.

(3) Penerapan Standar Pelayanan tentang

Pembukaan akses publik terkait informasi

Tupoksi Brimob.

(4) Penerapan Standar Pelayanan SAR untuk

pelayanan korban bencana alam.

(5) Penerapan Standar Pelayanan peng-

amanan kegiatan masyarakat dengan

tingkat kerawanan tinggi (unjuk rasa anarkis

dan kerusuhan massa).

(6) Penerapan Standar Quick Respon Brimob

terhadap gangguan keamanan dalam

negeri berkadar tinggi.

(7) Peningkatan kemampuan Penjinakan Bom,

Penanganan permintaan bantuan pencarian

dan penyelamatan jiwa (SAR) serta

penanganan bahaya Kimia, Biologi dan

Radio aktif (KBR).

(8) Menyusun laporan dan evaluasi tahun

2013.

d)

Tahun 2014

(1) Penerapan Standar Pelayanan Pusat

Pelaporan Publik khusus terhadap

gangguan keamanan dalam negeri yang

berkadar tinggi (unjuk rasa anarkis dan

kerusuhan massa) serta bencana alam,

ancaman bom dan zat kimia yang

berbahaya.

(2) Penerapan Standar Pelayanan tentang

Mekanisme Perbantuan Perkuatan Brimob

ke kesatuan wilayah.

(3) Penerapan Standar Pelayanan tentang

Pembukaan akses publik terkait informasi

Tupoksi Brimob.

(4) Penerapan Standar Pelayanan SAR untuk

pelayanan korban bencana alam.

(5) Penerapan Standar Pelayanan peng-

amanan kegiatan masyarakat dengan

tingkat kerawanan tinggi (unjuk rasa anarkis

dan kerusuhan massa).

(6) Penerapan Standar Pelayanan Quick

Respon Brimob terhadap gangguan

keamanan dalam negeri berkadar tinggi.

(7) Peningkatan kemampuan Penjinakan Bom,

Penanganan permintaan bantuan pencarian

dan penyelamatan jiwa (SAR) serta

penanganan bahaya Kimia, Biologi dan

Radio aktif (KBR).

(8) Menyusun laporan dan evaluasi tahun 2014.

2)

Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada

pelayanan publik di bidang Brimob dari tahun 2011 s/d

2014 sebagai berikut:

a)

Pelayanan korban bencana alam;

b)

Pengamanan kegiatan masyarakat dengan tingkat

kerawanan yang tinggi (unjuk rasa anarkis dan

kerusuhan massa);

c)

Menyusun laporan dan evaluasi tahun 2011

sampai dengan 2014.

3)

Peningkatan

partisipasi

masyarakat

dalam

penyelenggaraan pelayanan publik di bidang Brimob

dari tahun 2011 s/d 2014 sebagai berikut:

a)

Pemanfaatan call center Brimob yang beroperasi

24 jam setiap hari oleh masyarakat dalam

memberikan informasi tentang bencana alam,

ancaman bom dan zat kimia berbahaya;

b)

Relawan dalam penanganan bencana alam;

c)

Menyusun laporan dan evaluasi dari tahun 2011

sampai dengan tahun 2014.

e.

Penanggungjawab

Penanggungjawab program peningkatan kualitas pelayanan

publik di bidang Brimob sebagai berikut:

1)

Penanggungjawab dalam menyusun SOP tentang

Standar Pelayanan Pusat Pelaporan Publik khusus

terhadap gangguan keamanan dalam negeri yang

berkadar tinggi, SOP tentang Mekanisme Perbantuan

Perkuatan Brimob ke kesatuan wilayah dan SOP tentang

Pembukaan akses publik terkait informasi Tupoksi

Brimob Penanggungjawab utama Kakorbrimob Polri,

Penanggungjawab lainnya Kadivkum Polri.

2)

Penanggungjawab dalam sosialisasi SOP tentang

Standar Pelayanan Pusat Pelaporan Publik khusus

terhadap gangguan keamanan dalam negeri yang

berkadar tinggi, SOP tentang Mekanisme Perbantuan

Perkuatan Brimob ke kesatuan wilayah dan SOP tentang

Pembukaan akses publik terkait informasi Tupoksi

Brimob Penanggungjawab utama Kasat Brimob /

Wakasat Brimob Penanggungjawab lainnya Kaden.

3)

Penanggungjawab dalam implementasi SOP yang terkait

dengan Standar Pelayanan publik di bidang Brimob

Penanggungjawab utama Kasat Brimob / Wakasat

Brimob Penanggungjawab lainnya Kaden.

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->