PERTUMBUHAN FISIK REMAJA BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Pertumbuhan pada setiap individu manusia berlangsung terus menerus dan tidak dapat diulang kembali. Masa remaja merupakan masa yang rentan terhadap perbuatan-perbuatan yang kurang baik diakibatkan sikap mereka yang suka mencoba-coba pada hal yang baru. Pada masa remaja terjadi perubahan-perubahan fisik baik bersifat struktural maupun fungsinya, yang berbeda antara remaja lakilaki dan remaja perempuan. Gejala-gejala perubahan fisik remaja, mulai nampak ketika anak mulai memasuki masa awal remaja sebagai bagian pertama dalam masa remaja secara keseluruhan. Perubahan fisik pada remaja hampir selalu disertai dengan perubahan-perubahan dalam sikap dan perilaku. Tidak sedikit banyaknya terjadi ketidakseimbangan pada diri remaja disebabkan karena perubahan tersebut merupakan pengalaman yang belum pernah dirasakannya, sebelum datangnya masa remaja tersebut. Dengan adanya perubahan-perubahan fisik remaja sering menampilkan sikap dan perilaku yang sulit dimengerti oleh orang dewasa. Keadaan ini sering bertambah parah, karena sikap orang tua yang kurang memahami tentang keadaan yang terjadi pada remaja. Ketidakseimbangan yang dialami remaja terhadap perubahan fisik, ditambah dengan kekurangpahaman orang tua, menyebabkan kesulitan bagi remaja untuk melakukan penyesuaian diri dengan perubahan-perubahan yang mereka alami. Dengan melalui pemahaman yang mendalam terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada masa remaja, diharapkan remaja dapat mengalami perubahanperubahan tersebut dengan baik. Bimbingan orang tua dan guru terhadap anak pada usia remaja sangatlah dibutuhkan agar mereka dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya. Agar orang tua dan atau dapat memberikan bimbingan kepada putra-putrinya hendaknya mengetahui perkembangan fisik remaja.

-1-

3. Metode library research (kepustakaan) yang berhubungan dengan Melakukan diskusi kelompok untuk menjawab permasalahan dari permasalahan yang dibahas. Untuk mengetahui upaya pada pertumbuhan fisik remaja dan implikasinya bagi pendidikan. sedangkan langkah-langkah yang dilakukan dalam menjawab permasalahan dalam makalah ini adalah: 1. Untuk mengetahui pengertian pertumbuhan fisik. 2. 2. Apa pengertian pertumbuhan fisik? Bagaimana bentuk-bentuk pertumbuhan fisik remaja? Apa pengaruh pertumbuhan fisik terhadap tingkah laku remaja? Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan fisik remaja? Apa perbedaan individu dalam pertumbuhan fisik? Bagaimana upaya pertumbuhan fisik remaja dan implikasinya bagi pendidikan? C. prosedur tersebut kemudian dibagi. 2.B. remaja. 4. Tujuan Pemakalah 1. maka permasalahan “Pertumbuhan Fisik Remaja” dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas. 5. fisik. diuraikan dan akhirnya dilakukan penyimpulan-penyimpulan sesuai dengan permasalahan yang dikemukakan. -2Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Untuk mengetahui perbedaan-perbedaan individu dalam pertumbuhan fisik remaja. 6. 4. Untuk mengetahui bentuk-bentuk pertumbuhan fisik remaja. 6. 3. 5. Metode Pemecahan Masalah Pemecahan masalah yaitu langkah-langkah yang ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan yang dituangkan dalam rumusan masalah. D. didiskripsikan. Untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan fisik terhadap tingkah laku .

Pertumbuhan adalah suatu proses perubahan fisiologis yang bersifat progresif dan kontinyu dan berlangsung dalam periode tertentu. hal ini ditandai dengan datangnya menstruasi pada perempuan dan mimpi basah pada laki-laki.BAB II PEMBAHASAN A. dan munculnya atau tumbuhnya tanda-tanda kelamin sekunder. Pengertian Pertumbuhan Fisik Pertumbuhan fisik remaja merupakan pertumbuhan yang paling pesat. Pakaian yang dimilikinya seringkali menjadi cepat tidak muat dan harus membeli lagi. bertambahnya lingkar tubuh. dapat dikatakan bahwa pertumbuhan fisik adalah perubahan-perubahan fisik yang terjadi dan merupakan gejala primer dalam pertumbuhan remaja. bertambah sempurna sistem kelenjar kelamin. B. ukuran besarnya organ seks. Remaja tidak hanya tumbuh dari segi ukuran (semakin tinggi atau semakin besar). -3- . Adapun perubahan eksternal meliputi bertambahnya tinggi badan. terutama organ seksual atau “pubertas”. seringkali gerak-gerik remaja menjadi canggung dan tidak bebas. Pertumbuhan itu meliputi perubahan yang bersifat internal maupun eksternal. sudah bermakna perubahan pada aspek-aspek fisiologis. Pada remaja putri ada perasaan seolah bahwa tanpa dibayangkan sebelumnya kini buah dadanya membesar. perbandingan ukuran panjang dan lebar tubuh. Oleh karena itu. Perubahanperubahan ini meliputi: perubahan ukuran tubuh. munculnya ciri-ciri kelamin yang utama (primer) dan ciri kelamin kedua (sekunder). Pertumbuhan internal meliputi perubahan ukuran alat pencernaan makanan. Perubahan ini berkisar hanya pada aspek-aspek fisik individu. dan berbagai jaringan tubuh. karena istilah “pertumbuhan” saja. Sebenarnya tanpa ada tambahan kata “fisik” pun itu tidak menjadi persoalan. perubahan proporsi tubuh. Terkadang remaja dikejutkan dengan perasaan bahwa tangan dan kakinya terlalu panjang sehingga tidak seimbang dengan besar tubuhnya. Jadi. 1) Pertumbuhan Fisik Remaja Karakteristik Pertumbuhan Fisik Pesatnya pertumbuhan fisik pada masa remaja seringkali menimbulkan kejutan pada diri remaja. bertambahnya ukuran besar dan berat jantung dan paru-paru. tetapi juga mengalami kemajuan secara fungsional.

Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang.Pada remaja pria. Pertumbuhan kelenjar yang mencapai kematangan mulai berproduksi menghasilkan hormon. c. beratnya dua belas kali lebih berat pada waktu lahir. d. perkembangan ciri-ciri seks primer. remaja mulai merasa tertarik kepada lawan jenisnya. perubahan proposisi tubuh. Perubahan Internal Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Hurlock (1992) menyatakan bahwa perubahan fisik tersebut. 2) Perubahan Fisik Datangnya masa remaja. satu atau dua tahun setelah usia anak perempuan. usus bertambah panjang dan bertambah besar. Pertumbuhan yang terjadi pada fisik remaja dapat terjadi melalui perubahan-perubahan. Sistem Peredaran Darah Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Pada remaja putri. pertumbuhan lekum menyebabkan suara remaja menjadi parau atau membesar untuk beberapa waktu. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. b. dan perkembangan ciri-ciri seks sekunder. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. pada usia tujuh belas atau delapan belas. baik internal maupun eksternal.1. otot-otot di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. menimbulkan kegelisahan. ditandai oleh adanya perubahan-perubahan fisik. Sistem Endoktrin -4- . perkembangan hormon menyebabkan mereka mulai mengalami menstruasi yang seringkali pada pertama kali mengalaminya. Ketertarikannya yang disebabkan oleh berkembangnya hormon menyebabkan remaja pria mengalami mimpi basah. terutama dalam hal perubahan yang menyangkut ukuran tubuh. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. Sistem Pernafasan Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun. 2. Akibatnya. Perubahan tersebut adalah: a. Sistem Pencernaan Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa.

Jaringan selain tulang. Perubahan Eksternal Perubahan dalam tubuh seorang remaja yang mengalami datangnya masa remaja ini terjadi sangat pesat. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. dapat dilihat pada fisik luar anak. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Berat Badan Perubahan berat badan mengikuti jadwal yang sama dengan perubahan tinggi badan. ada pula bagian tubuh yang semakin proposional. sedangkan jika perubahan berat badan lebih cepat dari perubahan tinggi badan. -5- . meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa.2. Perubahan tinggi badan remaja dipengaruhi asupan makanan yang diberikan. b. Perubahan tersebut ialah: a. maka bentuk tubuh anak menjadi gemuk gilik/gembrot (gemuk pendek). pada anak yang diberikan imunisasi pada masa bayi cenderung lebih tinggi dari pada anak yang tidak mendapatkan imunisasi. Tinggi Badan Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. mencapai perbandingan tubuh yang baik. Ciri tubuh yang kurang proposional pada masa remaja tidak sama untuk seluruh tubuh. jika perubahan tinggi badan lebih cepat dari berat badan. 2. e. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagianbagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Jaringan Tubuh Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Proporsi Tubuh Berbagai anggota tubuh lambat laun. Ketidakseimbangan perubahan tinggi badan dengan berat badan menimbulkan ketidakidealan badan anak. c. Anak yang tidak diberikan imunisasi lebih banyak menderita sakit sehingga pertumbuhannya terhambat. Ada tiga jenis bangun tubuh yang menggambarkan keanekaragaman perubahan proposisi tubuh.Kegiatan kelenjar kelamin yang meningkat pada masa remaja menyebabkan ketidakseimbangan sementara dari seluruh sistem kelamin pada masa awal remaja. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. khususnya bagi perkembangan otot. Perubahan yang terjadi. maka bentuk tubuh anak menjadi jangkung (tinggi kurus).

yaitu endomorfik. Bila -6- . e.3 Gangguan Emosional Anak yang sering mengalami gangguan emosional akan menyebabkan terbentuknya steroid adrenal yang berlebihan dan ini akan membawa akibat berkurangnya pembentukan hormon pertumbuhan di kelenjar pituitari (otak). Ektomorfik sedikit lemak sedikit otot (slender). 3) berdampak 3. Kondisi yang baik baik pada pertumbuhan fisik remaja. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian (dewasa). Mesomorfik sedikit lemak banyak otot (muscular). Endomorfik banyak lemak sedikit otot (padded). Ciri-ciri Seks Sekunder Ciri-ciri seks sekunder yang utama. Lingkungan juga dapat memberikan pengaruh pada remaja sedemikian rupa sehingga menghambat atau mempercepat potensi untuk pertumbuhan di masa remaja. jika ayah dan ibunya atau kakeknya tinggi dan panjang. d. Adapun kondisi-kondisi yang mempengaruhi sebagai berikut : Pengaruh Keluarga Pengaruh keluarga meliputi faktor keturunan maupun faktor lingkungan. 3.2 Pengaruh Gizi Anak yang mendapatkan gizi cukup biasanya akan lebih tinggi tubuhnya dan sedikit lebih cepat mencapai taraf dewasa dibadingkan dengan mereka yang tidak mendapatkan gizi cukup. sehingga ia lebih berat tubuhnya. 3. Karena faktor keturunan seorang anak dapat lebih tinggi atau panjang dari anak lainnya. Faktor lingkungan akan membantu menentukan tercapai tidaknya perwujudan potensi keturunan yang dibawa dari orang tuanya. demikian pula sebaliknya. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. mesomorfik dan ektomorfik.1 Kondisi – Kondisi yang Mempengaruhi Pertumbuhan Fisik Remaja Pertumbuhan fisik erat hubungannya dengan kondisi remaja. Organ Seks/Ciri Seks Primer Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja.

Keadaan ini seringkali menjadi sedikit parah karena sikap orang-orang yang berbeda di sekelilingnya dan sikapnya sendiri dalam menanggapi perubahan fisik itu. mulai berfungsinya alat-alat reproduksi (ditandai dengan haid pada perempuan dan "mimpi pertama" pada anak laki-laki ).4 Jenis Kelamin Anak laki cenderung lebih tinggi dan lebih berat dari pada anak perempuan. 3. Pengaruh Pertumbuhan Fisik Terhadap Tingkah Laku Perubahan fisik hampir selalu dibarengi dengan perubahan perilaku dan sikap. 3. 3. anak yang kecerdasannya lebih tinggi atau berprestasi di sekolah biasanya lebih gemuk dan berat daripada anak yang kecerdasannya rendah.8 Pengaruh Bentuk Tubuh Perubahan psikologis muncul antara lain disebabkan oleh perubahan-perubahan fisik. Dalam masa remaja. perubahan yang terjadi sangat mencolok dan jelas sehingga -7- . cenderung lebih kecil dari pada anak yang berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi rendah. Anak perempuan lebih cepat kematangannya dari pada laki-laki .5 Status Sosial Ekonomi Umumnya anak yang berasal dari keluarga dengan status sosial ekonomi rendah. pertumbuhan tubuh (badan makin panjang dan tinggi).6 Kesehatan Kesehatan amat berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik remaja. C. maka pertumbuhan fisik mempunyai pengaruh terhadap tingkah laku. Remaja yang berbadan sehat dan jarang sakit. Konsisten dengan konsep dasar bahwa individu merupakan satu kesatuan psikofisik yang tidak dapat dipisah-pisahkan.7 Kecerdasan Pada umumnya. biasanya memiliki tubuh yang lebih tinggi dan berat atau besar dibanding yang sering sakit. Anak perempuan biasanya akan sedikit lebih tinggi dan lebih berat daripada laki-laki-laki. Di antara perubahan fisik yang sangat berpengaruh adalah. dan tanda-tanda kelamin kedua yang tumbuh. 3. 3. kecuali pada usia 12 – 15 tahun.terjadi hal demikian pertumbuhan awal remajanya terhambat dan tidak tercapai berat tubuh yang seharusnya. Hal ini terjadi karena bentuk tulang dan otot pada anak laki-laki berbeda dengan perempuan.

Perilaku mereka mendadak menjadi sulit diduga dan seringkali agak melawan norma sosial yang berlaku. Seberapa jauh perubahan pada masa remaja akan mempengaruhi perilaku sebagaian besar tergantung pada kemampuan dan kemauan anak remaja untuk mengungkapkan keprihatinan dan kecemasannya kepada orang lain sehingga dengan begitu ia dapat memperoleh pandangan baru dan yang lebih baik. 4. Sifat Jasmaniah yang diwariskan dari orang tuanya Anak cendrung dapat lebih tinggi atau panjang dari anak lainnya jika ayah dan ibunya atau kakeknya bertubuh tinggi dan panjang. Hurlock (1992) mengemukakan perubahan yang terjadi. Perubahan pada masa remaja sering mempengaruhi sikap dan perilakunya. 5. sebaliknya anak yang sehat akan lebih bagus pertumbuhannya. Ingin menyendiri Bosan Inkoordinasi Antagonis Sosial Emosi yang meninggi Hilangnya Kepercayaan Diri Terlalu sederhana Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Fisik Remaja Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi pertumbuhan fisik individu. Dunbar dalam Hurlock (1992) menjelaskan. Kematangan Pertumbuhan fisik seolah-olah seperti sudah direncanakan oleh faktor kematangan. yaitu: 1. b. tetapi kalau saat kematangan belum sampai. pertumbuhan itu tetap seperti tertangguhkan. reaksi efektif terhadap perubahan utama ditentukan oleh kemampuan untuk berkomunikasi. Kesehatan Anak yang sering sakit-sakitan pertumbuhan fisiknya akan terhambat. Makanan -8- . Meskipun anak itu diberi makanan yang bergizi. Faktor Eksternal a. 7. 6. begitupun sebaliknya.dapat mengganggu keseimbangan yang sebelumnya sudah terbentuk. 3. Karena berkomunikasi merupakan cara untuk mengatasi kecemasan yang selalu disertai tekanan. Faktor Internal a. 2. 2. b. D. yaitu: 1.

sebaliknya yang cukup gizi pertumbuhannya akan lancar. Perbedaan faktor keturunan. ada juga anak perempuan yang tinggi besar. pada suatu periode tertentu anak laki-laki menyusul dengan kecepatan melebihi anak perempuan. pendek. c. tangan dan hidung yang mengakibatkan cemasnya remaja melihat wajah dan tubuhnya yang kurang bagus. Ini tidak berarti bahwa semua anaak laki-laki pasti lebih tinggi dan besar dari anak perempuan. ada jerawatnya dan sebagainya. kondisi kesehatan. Zakiah Daradjat. tinggi (jangkung). gizi makanan. Pada umumnya. F. bahwa di antara hal yang kurang menyenangkan remaja. terjadi pertumbuhan dan perkembangan fisik yang sangat pesat dalam masa remaja awal ( 12/13 – 17/18 tahun ). Pertumbuhan fisik juga menunjukkan perbedaan yang mencolok antara remaja putri dan remaja putra. kurus. Stimulasi lingkungan Individu yang tubuhnya sering dilatih untuk meningkatkan percepatan pertumbuhannya akan berbeda dengan yang tidak pernah mendapat latihan. Upaya Membantu Pertumbuhan Fisik Remaja dan Implikasinya bagi Pendidikan -9- . Faktor-faktor internal dan eksternal yang semuanya ikut mempengaruhi pertumbuhan individu mudah dimengerti bahwa pertumbuhan fisik itu akan sangat bervariasi.Anak yang kurang gizi pertumbuhannya akan terhambat. Adapun sebenarnya mengenai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan fisik ini sudah dijelaskan di muka. E. remaja putri lebih cepat pertumbuhan fisiknya daripada remaja putra. adalah adanya beberapa bagian tubuh yang cepat pertumbuhannya. Sebab. Namun demikian. sehingga mendahului bagian yang lain seperti kaki. pada bagian kondisi remaja yang mempengaruhi pertumbuhan fisik tersebut. dan stimulasi lingkungan menyebabkan perbedaan pertumbuhan fisik individu. dan ada juga anak laki-laki yang pendek dan kecil. Anak yang selalu sehat dengan makanan yang mengandung gizi akan menunjukkan pertumbuhan fisik yang lebih cepat daripada anak yang sering sakit-sakitan. Hal lain yang dikhawatirkan adalah bentuk badan yang terlalu gemuk. Perbedaan Individu dalam Pertumbuhan Fisik Secara umum. Wajah yang kurang tampan atau cantik. Menurut Dr.

b. Kegiatan bernilai posotif seperti olah raga. sedangkan yang bernilai negatif seperti ngebut. Makanan yang baik ialah makanan yang banyak mengandung gizi.Dalam batas-batas tertentu. Misalnya ruangan kelas. 2. Pengembangan program kelompok remaja ke arah yang positif oleh sekolah dan para tokoh masyarakat merupakan upaya membantu para remaja dalam perubahan fisik mereka. dan sebagainya.10 - . istirahat yang cukup sangat diperlukan. Permasalahan dalam pertumbuhan fisik sering disebabkan karena perasaan dan pikiran mengenai fisiknya. dan semacamnya yang mengganggu kesehatannya. Kebiasaan hidup sehat. dan seni dapat memupuk pertumbuhan fisik remaja. Namun. perilaku remaja akan banyak dipengaruhi oleh perilaku kelompok. proses pembelajaran dapat diselenggarakan sedemikian rupa sehingga dapat membantu percepatan pertumbuhan fisik subjek didik. Memberi makanan yang baik. Waktu istirahat. Menyediakan sarana dan prasarana. segar. c. miras. Baik buruknya makanan akan menentukan pula pertumbuhan anak. Di samping upaya yang telah dikemukakan di atas. begadang. haruslah segara diupayakan agar lekas sembuh. pramuka. Remaja banyak perhatian terhadap kelompok. Maka untuk itu. Sebab kesehatan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik. bila ternyata masih juga terkena penyakit. Untuk menghilangkan rasa lelah dan mengumpulkan tenaga baru. dan olah raga secara teratur akan dapat membantu menjaga kesehatan pertumbuhan tubuh. Menjaga kesehatan badan. dan tidak tercemar oleh kotoran atau penyakit. antara lain: 1. bersih. Faktor sarana dan prasarana ini jangan sampai menimbulkan gangguan kesehatan pada anak. Diadakannya jam olah raga bagi siswa. Pelajaran olah raga sangat penting bagi pertumbuhan fisik anak karena dengan olah raga yang dijadwalkan secara teratur oleh sekolah berarti pertumbuhan fisik anak akan memperoleh stimulasi secara teratur pula. baik guru maupun orang tua perlu membantu remaja agar memahami keadaan fisik dan perubahan-perubahan yang . Dalam proses pembelajaran itu dapat diupayakan berbagai stimulus secara sistematis. Implikasinya bagi pendidikan adalah perlunya memperhatikan faktor berikut: a. misalnya pembentukan kelompok belajar atas bimbingan guru dan atau orang tua merupakan kegiatan yang membentuk mereka untuk belajar teratur dan bertanggungjawab. sehat. tempat duduk dan meja.

pengaruh gizi. yaitu. faktor internal (sifat jasmaniah yang diwariskan dari orang tuanya dan kematangan) dan faktor eksternal (kesehatan. makanan. hilangnya kepercayaan diri. pramuka.11 - . pengaruh keluarga. Perbedaan faktor keturunan. memberi makanan yang baik dan menjaga kesehatan badan. konsep tentang daya tarik. Seberapa jauh perubahan pada masa remaja akan mempengaruhi perilaku sebagaian besar tergantung pada kemampuan dan kemauan anak remaja untuk mengungkapkan keprihatinan dan kecemasannya kepada orang lain sehingga dengan begitu ia dapat memperoleh pandangan baru dan yang lebih baik. Upaya untuk pertumbuhan remaja meliputi. perubahan fisik mengikuti urutan-urutan tertentu. dan stimulasi lingkungan menyebabkan perbedaan pertumbuhan fisik individu Implikasinya bagi pendidikan adalah perlunya menyediakan sarana dan prasarana. bosan. Kondisi yang mempengaruhi perkembangan remaja adalah. Penjelasan atau informasi yang diberikan pada remaja dapat meliputi berbagai hal. jenis kelamin. serta pembentukan kelompok belajar. Di samping upaya yang telah dikemukakan . dan lain-lain. status sosial ekonomi. dan terlalu sederhana. Sejumlah faktor yang mempengaruhi pertumbuhan fisik individu. Perubahan pada masa remaja sering mempengaruhi sikap dan perilakunya. BAB III KESIMPULAN Pertumbuhan fisik adalah perubahan-perubahan fisik yang terjadi dan merupakan gejala primer dalam pertumbuhan remaja. gangguan emosional. yaitu berkaitan dengan kesehatan. dan seni dapat memupuk pertumbuhan fisik remaja. kondisi kesehatan. dan pengaruh bentuk tubuh. Hurlock (1992) mengemukakan perubahan yang terjadi. inkoordinasi.terjadi pada dirinya serta masalah berkaitan dengan perubahan tersebut. Kegiatan bernilai posotif seperti olah raga. dan diadakannya jam olah raga bagi siswa. gizi makanan. Baik laki-laki maupun perempuan. antagonis sosial. dan stimulasi lingkungan). penataan diri. waktu istirahat. Faktor-faktor internal dan eksternal yang semuanya ikut mempengaruhi pertumbuhan individu mudah dimengerti bahwa pertumbuhan fisik itu akan sangat bervariasi. melainkan juga meliputi perubahan ciri-ciri yang terdapat pada kelamin utama dan kedua. yaitu: ingin menyendiri. emosi yang meninggi. Perubahan fisik remaja tersebut bukan saja menyangkut bertambahnya ukuran tubuh dan berubahnya proporsi tubuh. kesehatan. Disamping itu pengaruh lingkungan juga mempengaruhi perkembangan fisik remaja.

Jakarta: P. baik guru maupun orang tua perlu membantu remaja agar memahami keadaan fisik dan perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya serta masalah berkaitan dengan perubahan tersebut. Perkembangan Peserta Didik. Agung. Wacana Prima. Jakarta: Rineka Cipta. 2006. 2007.T. . Bumi Aksara. 2006. Psikologi Pembelajaran. Asrori. DAFTAR PUSTAKA Ali. Muhammad. Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik. B. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Sunarto dan Hartono. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Tim Pembina Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik.V. Bandung: C. Mohammad dan Muhammad Asrori. 2009.di atas.12 - . Dirjen Dikti HEDS-JICA.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful