P. 1
Sbd Jasa Konsultansi Badan Usaha Pengadaan Langsung

Sbd Jasa Konsultansi Badan Usaha Pengadaan Langsung

|Views: 216|Likes:
Published by Iswan Toro

More info:

Published by: Iswan Toro on Aug 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/20/2015

pdf

text

original

Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

- Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)]

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

DOKUMEN PENGADAAN
Nomor: __________ Tanggal: __________

untuk Pengadaan __________

Pejabat Pengadaan pada [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]: __________ Tahun Anggaran: __________

i

DAFTAR ISI

BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V BAB VI

Umum UNDANGAN PENGADAAN LANGSUNG INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA LAMPIRAN 4 : PAKTA INTEGRITAS

................... ........... ................... ........... ................... ........... ................... ........... ................... ........... ...................

1 2 4 2 5 3 4 3

........... 7 ....................... 3 ....... 7 ....................... 4 ....... 1 ....................... 4 ....... 9 ....................... 5 ....... ................... 2 5

BAB VII

BENTUK KONTRAK SURAT PERINTAH KERJA STANDAR KETENTUAN
DAN

........... 3 ....................... 5 SYARAT UMUM ....... 3 ....................... 5 ....... ................... 4 5

BAB VIII

SPK BENTUK DOKUMEN LAIN SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK)

........... 8 ....................... 5 ....... 8

1

BAB I. UMUM
A.

Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: - Jasa Konsultansi : jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware);
-

B.

KAK HPS LDP

: Kerangka Acuan Kerja; : Harga Perkiraan Sendiri; : Lembar Data Pengadaan;

- Pejabat Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa yang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa.
-

PPK

: Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan; : Surat Perintah Mulai Kerja.

-

SPMK

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung)

__ __________ 20__ Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. Gedung. __________ __________ Rp __________ (__________) ____________ Tahun Anggaran ____ Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat : _______________ [Ruang. ____________ di __________ Perihal : Pengadaan Langsung Penyedia Jasa Konsultansi Pejabat Pengadaan pada ___________ [K/L/D/I] Dengan ini [perusahaan] Saudara kami undang untuk mengikuti proses Pengadaan Langsung paket pekerjaan Jasa Konsultansi sebagai berikut: 1. Lantai. dst] Telepon/Fax : _________________ Website : _________________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . UNDANGAN PENGADAAN LANGSUNG CONTO H [kop surat K/L/D/I] Nomor : _____ __________. Jalan. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Lingkup pekerjaan : Nilai total HPS : Sumber pendanaan : 2.2 BAB II.

..d___/___ Dokumen _____/___________ dan _____/___________ _____/___________ c Klarifikasi Teknis .. dapat menghubungi Pejabat Pengadaan sesuai alamat tersebut di atas sampai dengan batas akhir pemasukan Dokumen Penawaran... ____________ Apabila Saudara butuh keterangan dan penjelasan lebih lanjut... Negosiasi Biaya d Penandatanganan SPK . teknis dan biaya....d____ _ ____________ ___/___s.. [nama lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .... Pejabat Pengadaan pada _________________ [K/L/D/I] [tanda tangan] . Penawaran Hari/Tanggal Waktu _____s. Penawaran b Pembukaan . Demikian disampaikan untuk diketahui.... secara langsung sesuai dengan jadwal pelaksanaan sebagai berikut: No Kegiatan a Pemasukan Dokumen ......3 Saudara diminta untuk memasukkan penawaran administrasi.....

Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .2 2.1 Peserta menyampaikan penawaran atas paket Jasa Konsultansi sebagaimana tercantum dalam LDP. Lingkup Pekerjaan 1. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) Umum 1. Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja dan dalam waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.4 BAB III. 1.

5

LDP. 3. Peserta Pengadaan Langsung penyedia Jasa Konsultansi ini dapat diikuti oleh peserta berbentuk badan usaha yang diundang dan diyakini mampu.

4.

Larangan 4.1Peserta dan pihak yang terkait dengan Korupsi, pengadaan ini berkewajiban untuk Kolusi, dan mematuhi etika pengadaan dengan tidak Nepotisme melakukan tindakan sebagai berikut: (KKN) a. berusaha mempengaruhi Pejabat serta Pengadaan dalam bentuk dan cara Penipuan apapun, untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan, dan/atau peraturan perundang-undangan; b. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. 4.2Peserta yang menurut penilaian Pejabat Pengadaan terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam; b. gugatan secara perdata; dan/atau c. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. 4.3Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pejabat Pengadaan kepada PA/KPA.

5.

Larangan Pertentan gan Kepenting

5.1

Para pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya, dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung)

6

an
5.2

Larangan pertentangan kepentingan ditujukan untuk menjamin perilaku dan tindakan tidak mendua dari para pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan perannya. Oleh karena itu yang bersangkutan tidak boleh memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I.

5.3

Dokumen Pengadaan 6. Isi 6.1 Dokumen Pengadaan meliputi: Dokumen a. Umum; Pengadaan b. Undangan; c. Instruksi Kepada Peserta (IKP); d. Lembar Data Pengadaan (LDP); e. Kerangka Acuan Kerja (KAK); f. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran; 2) Surat Kuasa; 3) Dokumen Penawaran Teknis; 4) Dokumen Penawaran Biaya; 5) Pakta Integritas; g. Bentuk Surat Perintah Kerja; h. Bentuk Dokumen Lain: SPMK. 6.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. 6.3 Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi Dokumen Pengadaan kepada Pejabat Pengadaan sebelum batas

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung)

7

akhir pemasukan penawaran. 6.4 Pejabat Pengadaan wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. Penyiapan Dokumen Penawaran 7. Peserta menanggung semua biaya dalam Biaya penyiapan dan penyampaian penawaran. dalam Penyiapan Penawaran Bahasa 8.1 Semua Dokumen Penawaran harus Penawaran menggunakan Bahasa Indonesia. 8.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. 8.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran, maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 9. Dokumen 9.1 Dokumen Penawaran terdiri dari Penawaran Administrasi, Teknis dan Biaya serta Pakta Integritas. 9.2 Penawaran Administrasi, meliputi: a. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan; 1) tanggal; 2) masa berlaku penawaran; 3) total biaya penawaran (dalam angka dan huruf); 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan; dan 5) tanda tangan:

8.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung)

8

a) direktur utama/pimpinan perusahaan; b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya; atau c) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik; atau b. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 9.3 Dokumen Penawaran Teknis, meliputi : a. Data pengalaman perusahaan, terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan, 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir, 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir, diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan, lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat, lokasi, pemberi tugas, nilai, dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). b. Pendekatan dan metodologi, terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja, 2) uraian pendekatan, metodologi dan program kerja, 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan, 4) komposisi tim dan penugasan, 5) jadwal penugasan tenaga ahli.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung)

d tidak wajib dipenuhi untuk kontrak lumpsum. b. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Kualifikasi tenaga ahli. 9. d. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost).3 Pakta Integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. direktur utama/pimpinan perusahaan. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration).1 Peserta berkewajiban untuk mengisi dan melengkapi Pakta Integritas.Pakta Integritas 10. 10. d. dan nepotisme (KKN). Keterangan: dokumen b.4 Penawaran Biaya terdiri dari: a. atau c. b.4 Pakta Integritas dimasukkan dalam Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Pakta Integritas. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. dan f. 10. c.c. 10. korupsi. Dokumen lain yang dipersyaratkan. e.9 c. Dokumen lain yang dipersyaratkan. 10. dokumen lain yang dipersyaratkan.2 Pakta Integritas harus ditandatangani oleh: a. terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan. Rekapitulasi penawaran biaya.

1 Semua biaya dalam penawaran harus Penawaran dalam bentuk mata uang sebagaimana dan Cara tercantum dalam LDP. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . asuransi. retribusi.1 Penawaran biaya ditulis Biaya dalam angka dan huruf.] [Untuk kontrak lump sum. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh peserta untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran.] 11. bea. dan keuntungan serta semua pajak. 12.2 Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil.2 [Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum. Mata Uang 12.3 Biaya overhead. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan.10 Dokumen Penawaran. Penawaran 11. 11. Pembayara n 12. dengan jelas 11.

4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.Penyampul 15. Penawaran Pemasukan Dokumen Penawaran 15. nama dan alamat peserta serta ditujukan kepada Pejabat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . nama paket pekerjaan. Masa 13. Penawaran 13.1 Penyampulan Dokumen Penawaran an dan dengan menggunakan metode 1 (satu) Penandaan sampul. 14. Sampul Penawaran 15.2 Peserta memasukkan Dokumen Penawaran asli ke dalam 1 (satu) dan ditulis “Dokumen Penawaran”.2 Apabila evaluasi belum selesai dan Jangka dilaksanakan. Pejabat Pelaksana Pengadaan dapat meminta kepada an peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. Bentuk Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 1 Dokumen (satu) rangkap dokumen asli. sebelum akhir masa Waktu berlakunya penawaran. b. 13.1 Masa berlaku penawaran sesuai Berlaku sebagaimana tercantum dalam LDP.11 13.3 Peserta dapat : a. 13.

2 Pejabat Pengadaan memeriksa kelengkapan Dokumen Penawaran. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .Waktu Pemasuka n Penawaran Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada Pejabat Pengadaan sesuai jadwal sebagaimana tercantum dalam LDP. 16. Penyampai an Dokumen Penawaran 17.Penawaran Setiap penawaran yang diterima oleh Pejabat Terlambat Pengadaan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka) disertai dengan bukti serah terima. Pembukaa 19.1 Dokumen Penawaran dibuka pada waktu n dan tempat sebagaimana tercantum Penawaran dalam LDP.12 Pengadaan dengan alamat sebagaimana tercantum dalam LDP. surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan penawaran biaya. 18. b.Pembukaan Penawaran. A. Klarifikasi dan Negosiasi 19. Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Pejabat Pengadaan di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 19. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). yang meliputi: a.

20. dan e. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. dengan ketentuan : [Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum: a. dokumen penawaran biaya. 20. d. atau c. dokumen lain yang dipersyaratkan.3 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. [Untuk kontrak lump sump: a. b. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf.13 dokumen penawaran teknis. b. c.1 Evaluasi penawaran dilakukan Penawaran metoda evaluasi kualitas. dengan 20. maka penawaran dinyatakan gugur]. Evaluasi 20. harus dilakukan pembetulan. dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong].2 Sebelum evaluasi penawaran Pejabat Pengadaan melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka.

5 Metode evaluasi. c. kriteria. persyaratan teknis.7 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. mengurangi. evaluasi administrasi. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi. syarat-syarat. evaluasi biaya. b. mengurangi. Pejabat Pengadaan dan/atau peserta dilarang menambah. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya.14 menggugurkan penawaran. 20. evaluasi teknis.4 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. 20. b. dan ruang Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . dan c. Pejabat Pengadaan dilarang menambah. dan kewajaran biaya. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini.6 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. 20. 20.

atau (3) kepala cabang perusahaan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. e. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta.15 lingkup serta kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. 2) Pejabat Pengadaan mengundang peserta lain. dan hasil/kinerja pekerjaan. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. Pejabat Pengadaan dan/atau PPK dengan tujuan untuk menunjuk peserta. 20.8 Evaluasi Administrasi : a. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok yang mempengaruhi lingkup. d. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan dipenuhi/dilengkapi. 2) surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan. maka : 1) peserta dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya beserta pengurusnya. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pejabat Pengadaan selama proses evaluasi. kualitas.

20.9 Evaluasi Teknis : a. c) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 5) apabila peserta tidak memenuhi persyaratan administrasi. e) bertanggal. Pejabat Pengadaan mengundang peserta lain. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 3) Pejabat Pengadaan dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. b) mencantumkan penawaran biaya.16 yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s. b. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai antara 10 % s.d 40 %). d) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 4) apabila peserta memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis.d 20 %).

nilai.17 c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur sebagaimana tercantum dalam LDP. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. lokasi. c. yang menunjukkan kinerja perusahaan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat.d 70 %). pemberi tugas. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh Pejabat Pengadaan berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa.

2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. d) kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. dan pengenalan lapangan. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pejabat Pengadaan berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. kualitas metodologi. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama.18 peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. penilaian terutama meliputi: ketepatan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. d. pemahaman atas sasaran/tujuan. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: a) pengalaman melaksanakan proyek/ kegiatan sejenis. b) kualitas metodologi. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. dan hasil kerja. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK.

dan laporan-laporan. orang bulan (personmonth) tenaga ahli. gambar-gambar kerja. jadwal pekerjaan. spesifikasi teknis. kebutuhan jumlah orang bulan. Kualifikasi Tenaga Ahli. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. laporan-laporan yang disyaratkan. e.19 menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. d) fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. e) gagasan baru yang diajukan oleh penyedia untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. jadwal penugasan. dan kebutuhan fasilitas penunjang. c) hasil kerja (deliverable). perhitungan teknis. apresiasi terhadap inovasi. uraian tugas. organisasi. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pejabat Pengadaan berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. f) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. jangka waktu pelaksanaan. program kerja. penilaian meliputi antara lain: analisis.

bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. dibuktikan dengan salinan ijazah. Apabila perhitungan Pejabat Pengadaan lebih besar Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. maka yang diambil adalah perhitungan Pejabat Pengadaan. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut Pejabat Pengadaan lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi.20 melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. persyaratan.

terkait (b) posisi : i. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. sesuai ii. tidak sesuai Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . menunjang iii. maka bulan yang overlap dihitung satu kali). bulan. maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. sesuai ii. dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal).21 (3) (4) (5) (6) dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). dan tahunnya. maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara lengkap tanggal.

Personil yang menguasai/memahami aspekaspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. situasi. (8) total seluruh bulan kerja profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. e) [sub unsur lain yang dinilai dan (c) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . aturan. bahasa setempat. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK.22 nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh Pejabat Pengadaan berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. dan kondisi (custom) setempat. (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). (7) bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3). (4).

4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). 20. 3) 20. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. Pejabat Pengadaan melakukan klarifikasi dan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pejabat Pengadaan berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. b. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). Pejabat Pengadaan mengundang peserta lain. Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis.23 dipersyaratkan]. Apabila peserta tidak memenuhi persyaratan teknis.10 Evaluasi Biaya : a. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) sebagaimana yang tercantum dalam LDP. 2) kewajaran penugasan tenaga ahli.11 Dalam melakukan evaluasi. 3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. f. g.

24 negosiasi teknis dan biaya untuk mendapatkan biaya yang wajar serta dapat dipertanggungjawabkan. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau tenaga pendukung yang ditugaskan. direktur utama/pimpinan perusahaan. b.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.3 Aspek-aspek teknis yang perlu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . atau d. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 21. 21.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh Pejabat Pengadaan dengan: a. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). b. 21. c. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 21. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan penyedia.

maksimum 3. 21. kualifikasi tenaga ahli. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. dan h. biaya satuan dari biaya langsung personil.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. b.25 diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. lingkup dan sasaran jasa konsultansi. e. b. c. g. program alih pengetahuan. dengan ketentuan: a.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. dan c. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . d. fasilitas penunjang. 21. b. f. jadwal pelaksanaan pekerjaan. organisasi pelaksanaan. jadwal penugasan personil.

21. 21. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan penunjang/administrasi). 21.11 Pejabat Pengadaan membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi.8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 21. seperti: tenaga survey.7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran. maka penawarannya dinyatakan gugur dan Penunjukan Langsung dinyatakan gagal.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar. sekretaris.26 sebagaimana tercantum dalam LDP 21. 21.5).10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan peserta tidak tercapai kesepakatan. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS. atau manajer kantor. 21.

unsur-unsur yang dievaluasi. metoda evaluasi yang digunakan.27 Pembuatan Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung (BAHPL). h. j. biaya hasil negosiasi. Penetapan penyedia harus memuat: a. BAHPL harus memuat hal-hal sebagai berikut: a. Penetapan dan Pengumuman Penyedia 22. biaya penawaran dan biaya penawaran terkoreksi dari peserta. d. Pejabat Pengadaan membuat Surat Penetapan Penyedia berdasarkan BAHPL untuk nilai sampai dengan Rp50. g. b. c. rumus yang dipergunakan. b. Penetapan Penyedia 23. e. pagu anggaran dan HPS. hasil evaluasi penawaran. f.00 (lima puluh juta rupiah). nama paket pekerjaan dan nilai total HPS.1 BAHPL merupakan kesimpulan dari hasil penawaran serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya yang dibuat dan ditandatangani oleh Pejabat Pengadaan. d. i. nama dan alamat penyedia serta harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). ambang batas nilai teknis.2 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .1 23. Pembuata n BAHPL 22.000. c. dan 22. nama dan alamat penyedia. tanggal dibuatnya Berita Acara. k. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai hal ikhwal pelaksanaan Penunjukan Langsung.2 23.000. hasil klarifikasi dan negosiasi.

28 e. hasil klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. b. Pengumum Pejabat Pengadaan mengumumkan penyedia di website sebagaimana tercantum dalam LDP an dan papan pengumuman resmi untuk Penyedia masyarakat yang memuat sekurangkurangnya: a. Pengadaan Langsung Gagal 25. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). b. Hasil evaluasi. Dokumen Penawaran dari penyedia yang telah diparaf Pejabat Pengadaan dan penyedia. [KPA pada K/L/I atau PA/KPA pada SKPD] sebagaimana yang tercantum dalam LDP menyatakan Pengadaan 25. 23. nama paket pekerjaan dan nilai total HPS. b. 24.2 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .3 Data pendukung yang diperlukan untuk menetapkan penyedia adalah: a. e. Hasil evaluasi penawaran. Dokumen Pengadaan beserta adendum (apabila ada). BAHPL. d. dan f. penawaran biaya terkoreksi yang disampaikan peserta melampaui pagu anggaran. c. dan c. peserta tidak lulus evaluasi penawaran. harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi. atau c. apabila: a. peserta tidak memasukan Dokumen Penawaran. Pengadaan Langsung Gagal 25.1 Pejabat Pengadaan menyatakan Pengadaan Langsung gagal. nama dan alamat penyedia.

apabila Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan KPA. c. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pejabat Pengadaan dan/atau PPK ternyata benar. d. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No.3 [Menteri/Kepala Lembaga/Pimpinan Institusi Lainnya sebagaimana tercantum dalam LDP selaku PA menyatakan Pengadaan Langsung gagal.] 25. apabila Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. atau f.] [Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan Pengadaan Langsung gagal. 54 Tahun 2010. b. ternyata benar. 25. ternyata benar. 54 Tahun 2010. peserta mengundurkan diri. apabila: a. [KPA pada K/L/I atau PA/KPA pada SKPD] sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPK karena proses Pengadaan Langsung tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. pelaksanaan Pengadaan Langsung tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. e. dugaan KKN dalam pelaksanaan Pengadaan Langsung dinyatakan benar oleh pihak berwenang.29 Langsung gagal.4 Setelah Pengadaan Langsung Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .

3 26. B. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar. redaksional. sekurang-kurangnya 2 (dua) SPK asli.30 dinyatakan gagal. Pihak yang berwenang menandatangani SPK atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar. 26. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana 26.1 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan SPK.5 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. apabila diperlukan. terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. yaitu: a. Banyaknya rangkap SPK dibuat sesuai kebutuhan. b. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep SPK meliputi substansi. maka Pejabat Pengadaan mengundang peserta lain. rangkap SPK lainnya tanpa dibubuhi materai.4 26. Penandatanganan SPK 26. bahasa.2 a. Penandatanganan SPK 26.

31 dimaksud pada angka 26. dapat menandatangani kontrak. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani SPK.4.

6. Lingkup Pekerjaan 1. Sumber Dana Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . 4. 3. Pejabat Pengadaan: _______________________ [diisi nama Pejabat Pengadaan. contoh: Pejabat Pengadaan LKPP] Alamat Pejabat Pengadaan: _______________________ Website: _______________________ Nama paket pekerjaan: _________________ Uraian singkat pekerjaan: ___________________ ____________________________________ [diisi uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/ kegiatan yang dilaksanakan] Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: ________ (____________________) hari kalender. 5. [diisi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan] Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: ______________ Tahun Anggaran __________ [diisi sumber dana dan tahun anggarannya sesuai dokumen anggaran untuk pembiayaannya] 2.32 BAB IV. B. LEMBAR DATA PENGADAAN (LDP) A.

Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayara n 1. [diisi dengan memperhitungkan awal pemasukan penawaran sampai dengan penandatanganan kontrak] Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan ____ (_________) hari kalender sejak __________[diisi “penandatanganan Kontrak” atau “SPMK”] Hari : _________________ Tanggal : _________________ Pukul : _________________ Tempat : _________________ 2. Pemasukan dan Pembukaan Dokumen Penawaran F. 2. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Mata uang yang digunakan ____________ [diisi Rupiah atau mata uang lainnya apabila dilaksanakan diluar negeri] Pembayaran dilakukan dengan cara __________ [diisi pembayarannya dilaksanakan secara : bulanan. atau secara sekaligus]. E. berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin). Unsur Pengalaman Perusahaan : ____________% a. Masa Berlakunya Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaa n 1. D. Evaluasi Teknis Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1.33 C. Masa berlaku penawaran selama _______ (______________) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran.

Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan.d ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. e. b. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : _______________[deskripsikan dengan jelas]. Sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam.34 dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. dengan bobot sub unsur _______%. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. dengan bobot sub unsur _______%. c. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. d. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai.d ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .

Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. g. f. dengan bobot sub unsur _______%.35 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 2) memiliki ____ s. dengan bobot sub unsur _______%. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama.d ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama.

d ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 3) memiliki < ____ orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : _____________ 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. dengan bobot sub unsur _______%. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. i. Unsur Pendekatan dan Metodologi : ____________% a. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .36 _____________ memiliki ____ s. 2) 2. h. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % j. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

Sub unsur hasil kerja (deliverable). dengan bobot sub unsur _______%. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . c. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan.37 beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dengan bobot sub unsur _______%. Sub unsur kualitas metodologi. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. b.

diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan. d. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dengan bobot sub unsur _______%. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK.38 Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. e. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 2) apabila menyajikan namun dinilai 5) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK.

dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. k. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. diberi nilai : _____________ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. Sub unsur tingkat pendidikan. dengan bobot sub unsur _______%.39 kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : _____________ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . 3. diberi nilai : _____________ 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. f. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : ____________ % a. diberi nilai : _____________ 3) apabila tidak menyajikan.

sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. iii. diberi nilai : _____________ a)lingkup pekerjaan yang : i. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi.40 b. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ b) menunjang. c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar. 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai. b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian. menunjang adalah : ______[deskripsikan dengan jelas]. maka pengalaman kerja diberikan penilaian. terkait adalah : __________[deskripsikan dengan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . ii. BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. diberi nilai : _____________ c) terkait. yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP.

tidak sesuai adalah : _____[deskripsikan dengan jelas]. diberi nilai : _____________ b)posisi yang : i. sesuai adalah : __________[deskripsikan dengan jelas]. diberi nilai : _____________ 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . diberi nilai : _____________ b) tidak sesuai.d ____ tahun pengalaman kerja profesional. diberi nilai : _____________ c) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] d) memiliki < ____ tahun pengalaman kerja profesional. 4) posisi : a) sesuai.41 jelas]. diberi nilai : _____________ b) memiliki ____ s. ii. 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) memiliki ≥ ____ tahun pengalaman kerja profesional.

Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) penguasaan bahasa asing [apabila dibutuhkan]. aturan. m. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. c. dengan bobot sub unsur _______%. d. diberi nilai : _____________ 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi.42 dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . situasi. dan kondisi (custom) setempat. diberi nilai : _____________ 2) tidak memiliki. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. diberi nilai : _____________ 2) penguasaan bahasa setempat [apabila dibutuhkan]. n.

Unit Biaya Personil Berdasarka n Satuan Waktu Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : _______________ s.d _______________ [tuliskan tanggal bulan dan tahun] Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Evaluasi Biaya H. G.43 o. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5. diberi bobot =_____________ 2) Tenaga Ahli 2 (____________). 4. Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. diberi bobot =_____________ 3) dan seterusnya p. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Tenaga Ahli 1 (Team Leader). Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q.

Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen 2 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan.44 BAB V. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 Latar Belakang Maksud dan Tujuan Sasaran Lokasi Kegiatan Sumber Pendanaan Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan: __________________________ Nama Pejabat Pembuat Komitmen: __________ Satuan Kerja: __________ Data Penunjang2 1 5.

45 Data Dasar 6. Keluaran3 10.Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa 13.Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 14. Referensi Hukum Ruang Lingkup Lingkup Kegiatan 9. Material. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 12. Studi-Studi Terdahulu 8.Peralatan.Personil Posisi Kualifikasi Jumlah Orang Bulan4 3 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain. Standar Teknis 7. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 11.

Laporan Bulanan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambatlambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .Laporan Bulanan 17.46 Tenaga Ahli: Tenaga Pendukung (jika ada): 15.Laporan Antara 18. Laporan Akhir memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambatlambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan dan cakram padat (compact disc) (jika diperlukan). 16.Laporan Akhir 4 Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. Laporan Antara memuat hasil sementara pelaksanaan kegiatan: __________ Laporan harus diserahkan selambatlambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan.Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat: __________ Laporan harus diserahkan selambatlambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak (__________) buku laporan.

Persyaratan Kerjasama Hal-Hal Lain Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Alih Pengetahuan Jika diperlukan.47 23. Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi: Pengumpulan data lapangan memenuhi persyaratan berikut: harus 25. _____________ 20___ CONTOH Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA [Kop Surat Badan Usaha] Nomor : Lampiran: _______. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada personil proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen berikut: BAB VI. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. Produksi dalam Negeri 24.

Sesuai dengan persyaratan. Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini.: Pejabat Pengadaan pada __________ [K/L/D/I] [diisi oleh Pejabat Pengadaan] di ______________________________ Perihal : Penawaran Pekerjaan _______________ pekerjaan diisi oleh Pejabat Pengadaan] [nama Sehubungan dengan undangan Pengadaan Langsung nomor: _________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pengadaan. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: 1. terdiri dari : a. Pendekatan dan Metodologi. 3. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Pakta Integritas.48 Kepada Yth. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. b. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (________________) hari kalender. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan _____________________ [diisi oleh Pejabat Pengadaan] sebesar Rp_______________ (___________________). apabila ada]. terdiri dari: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Data Pengalaman Perusahaan. [Surat Kuasa. 2. Dokumen penawaran teknis. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir.

.. dan program kerja. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Dokumen Penawaran Biaya..yang terdiri dari : Rekapitulasi Penawaran Biaya Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration) Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost) 5. 4... b...... Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. metodologi. 4) Komposisi tim dan penugasan.. 2) Uraian pendekatan. Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan. b. 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja.. c..... Kualifikasi Tenaga Ahli. [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. Jabatan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .. terdiri dari: a.. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan.. PT/CV/Firma _________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] ... Surat Penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 1 (satu) rangkap dokumen asli. 5) Jadwal penugasan tenaga ahli. Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan....49 a. c..

Akta Notaris] tanggal ____________ [tanggal penerbitan Akta] Notaris ______________ [nama Notaris penerbit Akta] beserta perubahannya. _______________ 20___ Penerima Kuasa Pemberi Kuasa ________________ ________________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . ___ [No. [menandatangani SPK. memberi kuasa kepada : Nama : __________________________*) Alamat : __________________________ Jabatan : __________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.] 2. BENTUK SURAT KUASA [Kop Surat Badan Usaha] SURAT KUASA Nomor : ___________ CONTOH-1 Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : _____________________________ Alamat Perusahaan : _____________________________ Jabatan : _____________________ [Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan] _____________________________ [nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No.50 B.] 3.] Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. [menandatangani Pakta Integritas. __________. [menandatangani Surat Penawaran. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .51 (nama dan jabatan) (nama dan jabatan) *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.

[______________. dst. [menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya] 3.] 2. Akta Notaris] tanggal ____________ [tanggal penerbitan Akta] Notaris ______________ [nama Notaris penerbit Akta] beserta perubahannya. __________. ___ [No. memberi kuasa kepada: Nama : __________________________ Alamat : __________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.] Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. _______________ 20___ Penerima Kuasa Pemberi Kuasa ________________ (nama) ________________ (nama dan jabatan) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1. [menghadiri pembukaan penawaran.52 CONTOH-2 [Kop Surat Badan Usaha] SURAT KUASA Nomor : ___________ Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : _____________________________ Alamat Perusahaan : _____________________________ Jabatan : _____________________ [Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan/Kepala Cabang] ________________ [nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No.

53 LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 1. BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN CONTOH DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma] [cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini]. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR KERJA SEJENIS 10 CONTOH DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR Pengguna Jasa/ No. 2. Sumber Dana 1 2 Nama Paket Pekerja an 3 Lingku p Layana n 4 Period e 5 Oran g Bulan 6 Nilai Kontra k 7 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .

Nilai kontrak pekerjaan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Nama paket pekerjaan 4. Nomor urut 2. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5.54 Keterangan isi kolom : 1. Jangka waktu layanan 6.

misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu.55 3. Lingkup Produk Utama 4. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini.] b. Nilai Kontrak 6. No. Kontrak 7. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH a. atau menambahkan kegiatan lain. BENTUK URAIAN PENGALAMAN (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR KERJA SEJENIS 10 CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. Lokasi Proyek 5. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. Nama Paket Pekerjaan 3. Jumlah tenaga ahli : : : : : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan 4. Waktu Pelaksanaan 8. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Pengguna Jasa : : : 2. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda.

ruang kerja. data. transportasi lokal.56 [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. dan lain-lain] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . peralatan.

b) Program Kerja. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. c) Organisasi dan Personil. Daftar hasil kerja. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. tabel. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. pentahapan dan keterkaitannya. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). substansinya dan jangka waktu. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. gambar kerja. b) Program Kerja. harus dicantumkan. termasuk laporan. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. METODOLOGI DAN CONTOH [Untuk Pejabat Pengadaan: Untuk paket pekerjaan yang sangat sederhana tidak perlu disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan] [Pendekatan teknis. BENTUK URAIAN PROGRAM KERJA PENDEKATAN. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim.57 5.

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . dan tenaga pendukung.58 dari pekerjaan. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab.

laporan antara. 8 Keterangan 9 7. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. dan laporan akhir). dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN N o. BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personi l Perusaha an Tenaga Ahli Lokal/Asin g Lingkup Keahlia n Posisi Diusulka n Uraian Pekerja an Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Perusaha Tenaga Personi an Ahli 5 Lingkup Keahlia Posisi Diusulka Uraian Pekerja Jumlah Orang 6 Cantumkan semua kegiatan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .59 6. Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan. 1 Kegiatan 2 5 CONTOH Bulan ke-6 I II III I V V 3 4 5 6 7 ds t.

60 l Lokal/Asin g n n an Bulan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .

Nama Personil 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 n Orang Bulan Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masuka n PenuhWaktu Masukan ParuhWaktu 7 8 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. dan sebagainya. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . misalnya juru gambar. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI7 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)8 No.45 8. staf administrasi.

Surat Referensi dari Pengguna Jasa : __________ 9 : __________ : __________ Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Uraian Tugas : __________ f.Pendidikan Non Formal 7.Nama Perusahaan : __________ e. Pengguna Jasa : __________ d.Lokasi Proyek: __________ c.Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8.Nama Perusahaan : __________ e. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .Posisi Penugasan : __________ h.Posisi Penugasan : __________ h.Posisi yang diusulkan 2. Surat Referensi dari Pengguna Jasa : __________ Tahun sebelumnya a.Nama Perusahaan 3.Tempat/Tanggal Lahir : __________ : __________ : __________ : __________ 5.Pengalaman Kerja9 Tahun ini ____ a. Pengguna Jasa : __________ d. BENTUK DAFTAR DIUSULKAN RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1.62 9. tempat dan tahun tamat belajar.Waktu Pelaksanaan : __________ g.Status Kepegawaian pada Perusahaan : __________ i.Status Kepegawaian pada Perusahaan : __________ i. Uraian Tugas : __________ f. Nama Proyek : __________ b. Nama Proyek : __________ b.Lokasi Proyek: __________ c.Nama Personil 4. dilampirkan rekaman ijazah ) : __________ 6.Pendidikan (Lembaga pendidikan. Waktu Pelaksanaan : __________ g.

Status kepegawaian pada perusahaan ini : __________ Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab._____20__ Yang membuat pernyataan.63 dst. 9. ____________. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses Penunjukan Langsung atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .

____________.64 10. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________._____20__ Yang membuat pernyataan.

65 [nama jelas wakil sah] LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA 1. BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA Total Harga (Rp) CONTOH No. I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .

66 2. staf administrasi. BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL Harga Satuan Orang Bulan (Rp) Nama Personil10 Nasional Asing Posisi Orang Bulan Jumlah (Rp) Total Biaya 10 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. dan sebagainya. misalnya juru gambar. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi.

BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG (DIRECT REIMBURSEABLE COST)11 NON-PERSONIL CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL Jenis Biaya Biaya Kantor Satuan (hari/ka li) Biaya12 Harga Lump Sum Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp) Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalan an Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya 11 12 Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pejabat Pengadaan harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .67 3. Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya.

68 Total Biaya Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .

[tanda tangan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. transparan. 4. akan melaporkan kepada APIP ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] yang bersangkutan dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini.69 LAMPIRAN 4 : BENTUK PAKTA INTEGRITAS [Contoh Pakta Integritas Badan Usaha] PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama : _____________________ [nama wakil sah badan usaha] : ____________________________________ : PT/CV/Firma/Koperasi _________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] dalam rangka pengadaan _________ [isi nama paket] pada ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan ini menyatakan bahwa: 1. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [Nama Penyedia]. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. dan Nepotisme (KKN). 2. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. __________ [tempat]. 3. tidak akan melakukan praktek Korupsi. bersedia menerima sanksi administratif. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Kolusi. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini.

cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. BENTUK KONTRAK [kop surat K/L/D/I] SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENGADAAN LANGSUNG: NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENGADAAN LANGSUNG: SUMBER DANA: [sebagai contoh.70 [nama lengkap] [jabatan] BAB VII. Komponen Biaya Kuantita s (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantita s [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .

000.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .000. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam.71 penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini..

HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. HARGA SPK a. atas segala risiko terhadap kecelakaan. kerusakan. 7. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. 6. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. interpretasi. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. 8. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. pelaksanaan pekerjaan. 3. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . b. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. 2. c.72 STANDAR KETENTUAN DAN SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. JADWAL a. 5. dan b. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. kehilangan. ASURANSI a. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan 4. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). b. d. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan.

PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN 12. c. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. proses pemeriksaan hukum. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. membebaskan. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. e. c. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. 2) cidera tubuh. kerugian. dan Personil. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. kewajiban. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. b. 10. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN Kecuali SPK diputuskan lebih awal. 2) jenis. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal a. Laporan harian dibuat oleh penyedia. tanggung jawab. c. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Apabila diperlukan. kehilangan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. d. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. sakit atau kematian pihak ketiga. jumlah dan kondisi peralatan. b. a. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. b. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.73 9. 13. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan 11. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. sakit atau kematian Personil. denda. gugatan atau tuntutan hukum. dan cidera tubuh. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. f. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari halhal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. g. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu.

PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan SPK atas usul PPK. Untuk kepentingan perubahan SPK. atas perintah PPK. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. 14. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. 16. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. PERUBAHAN SPK a. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). 18. b. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. retribusi. c. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. PERISTIWA KOMPENSASI a. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. interpretasi. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. PERPANJANGAN WAKTU a. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. e. c. 20. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan.74 d. 17. b. b. bea. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. 19. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . d. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. 15. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. SERAH TERIMA PEKERJAAN a.

e. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. c. 22. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. PEMBAYARAN a. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. c. d. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. b. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. Bahan dan perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. 3) biaya langsung demobilisasi personil. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan.75 b. e. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. d. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. d. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. b. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. termasuk: 1) biaya langsung pengadaan bahan dan perlengkapan untuk pekerjaan ini. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. Dalam hal SPK dihentikan. c. f. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. 2) biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi hasil pekerjaan sementara dan peralatan. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. 8) ketentuan lain dalam SPK. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. 21.

Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. 24. 25. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia.76 23. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia.

77 BAB VIII. BENTUK DOKUMEN LAIN SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: _______________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen] _______________ [jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] _______________ [alamat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. dengan Macam pekerjaan: __________. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. 2. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. bersama ini memerintahkan: _______________ [nama Penyedia Jasa Konsultansi] _______________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia. berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) __________ nomor __________ tanggal __________. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Tanggal mulai kerja: __________. 3.

Hasil Pekerjaan: __________ Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. __________. 6. __ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________ [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) . Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam SPK.78 Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 4. 5.

79 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (Metoda Pengadaan Langsung) .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->