MAKALAH GEOGRAFI BIOSFER

XI IPS 4

DI SUSUN OLEH: ABRAHAM YOHANES AMIR FARID HERRIYANTO JULIANTO SALOMO P.S.

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nya maka tersusunlah makalah ini. Kali ini kami membahas topik Biosfer yang kami kutip dari berbagai sumber. Kami menyadari bahwa makalah ini masih sangat jauh dari sempurna. Oleh karena itu kami mengumpulkan berbagai pendapat tentang biosfer dengan harapan dapat menambah wawasan kita agar semakin terbuka dan mengerti apa yang kita sebut dengan Biosfer. Secara umum kita dapat mengartikan Biosfer sebagai tempat dimana makhluk hidup dapat hidup dan beraktivitas untuk kelangsungan hidupnya. Jum’at 6 mei 2011 . Tidak lupa kami juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya bagi pihak-pihak yang mendukung tersusunnya makalah ini. Tim Penulis Jakarta. Biosfer merupakan salah satu cangkupan yang tidak dapat terpisahkan dari siklus kehidupan di bumi. oleh karena itu kami sangat mengharapkan dan berterimakasih apabila anda memberikan kritik dan saran atas makalah ini. sehingga hal tersebut dapat memotivasi kami agar dapat berkarya dengan lebih baik lagi.

Faktor yg mempengaruhi Flora Fauna ……………………………………………………………9 .Pengertian dan Organisasi Biosfer ……………………………………………………………….Daftar Isi Kata Pengantar…………………………………………………………………………………… ………………………. 4 Bab 2 : Pembahasan 1.Kesimpulan ………………………………………………………………………………………………… …..Persebaran Flora Fauna ………………………………………………………………………………11 – 15 Bab 3 : Penutup 1.10 3.. 16 . 1 Daftar Isi ………………………………………………………………………………………………… …………………… 2 Bab 1 : Pendahuluan ………………………………………………………………………………………………… …. 5 – 7 2.

.

biosfer berasal dari kata ‘Bio’ yang berarti hidup dan ‘sphere’ yang artinya lingkungan atau lapisan.500. Keanekaragaman tumbuhan dan hewan pada suatu wilayah. sedangkan penyebaran makhluk hidup memiliki pengertian cara makhluk hidup itu sampai di suatu daerah tertentu.000 macam tumbuhan dan hewan. Walaupun tipis.BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Semua jenis kehidupan terbatas pada lapisan tipis yang disebut “BIOSFER”. Istilah persebaran dan penyebaran amat berbeda. baik biotik (fisik) maupun biotic terpenuhi. sehingga biosfer mempunyai arti lingkungan hidup serta lapisan pada permukaan bumi yang cocok bagi kehidupan. Kehidupan akan berkembang dengan baik apabila syarat-syarat tertentu. Berdasarkan etimologi. Persebaran makhluk hidup memiliki pengertian keberadaan makhluk hidup pada daerah tertentu. . Oleh karena itu persebaran makhluk hidup erat kaitannya dengan daya dukung suatu daerah. lapisan ini di huni oleh lebih dari 1.

Gagasan Biosfer pertama kali diutarakan oleh Vladimir Ivanovich Vernadsky (1863–1945). seorang ilmuwan dari Rusia yang menyatakan bahwa Biosfer adalah sebuah sistem kehidupan yang terbuka dan senantiasa berkembang sejak dimulainya sejarah bumi. dan beberapa ribu meter di bawah permukaan laut. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3. hidrosfer (air). biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi. hanya 9.000 meter di atas permukaan bumi. . daratan. Biosfer merupakan organisasi kehidupan yang sangat kompleks dan hanya dijumpai di planet Bumi dalam Tata Surya. bahkan sampai saat ini belum ditemukan adanya kehidupan di planet lain seperti di bumi.Bab 2 Pembahasan Pengertian Biosfer Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi. yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan). Biosfer merupakan lapisan tipis. mencakup udara.5 milyar tahun usia Bumi. beberapa meter di bawah permukaan tanah. dan atmosfer (udara) Bumi.5 milyar tahun dari 4. dan air.

daun atau akar pada tumbuhan.Organisasi Biosfer Makhluk hidup atau organisme memiliki tingkat organisasi yang berkisar dari tingkat yang paling sederhana (protoplasma) ke tingkat organisasi yang paling kompleks (biosfer). Protoplasma Zat hidup dalam sel dan terdiri atas senyawa organik yang kompleks seperti lemak. 5. dan sejenisnya. Organ Bagian dari suatu organisme yang mempunyai fungsi tertentu. 3. semakin kompleks. antara daun dan batang pada tumbuhan.1. Sistem organ Kerja sama antara struktural dan fungsional yang harmonis. protein. Jaringan Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Tingkat organisasi dari bawah ke atas. Sel Satuan dasar suatu organisme dan terdiri atas protoplasma dan inti yang terkandung dalam membran. 4. misalnya jaringan otot. misalnya kaki atau telinga pada hewan dan manusia. misalnya kerja sama antara mata dan telinga. . 2. 1.

8. Dalam biosfer. Dalam biologi kita sering membedakan istilah habitat untuk makhluk hidup mikro. ekosistem merupakan suatu sistem yang meliputi komponen tumbuh- . ekosistem hutan mangrove di Segara Anakan atau ekosistem air tawar di Danau Toba Seluruh ekosistem di dunia disebut biosfer. populasi banteng di Baluran. Lingkungan atau tempat yang cocok untuk kehidupannya disebut habitat. Komunitas Semua populasi dari berbagai jenis yang menempati suatu daerah tertentu.sama membentuk suatu sistem ekologi. Populasi Kelompok organisme yang sejenis yang hidup dan berkembang biak pada suatu daerah tertentu. Menurutnya. seperti jamur dan bakteri. air.6. Misalnya. atau makhluk hidup. Organisme Suatu benda hidup. Misalnya. udara). Ekosistem merupakan hubungan timbal balik yang kompleks antara organisme dan lingkungannya baik yang hidup maupun tak hidup (tanah. 9. setiap makhluk hidup menempati lingkungan yang cocok untuk hidupnya. Nisia adalah status fungsional suatu organisme dalam ekosistem. populasi manusia di Jakarta. tetapi tetap memiliki relung (nisia)berbeda. 7. Pada daerah tersebut tiap populasi saling berinteraksi. Tokoh yang kali pertama mengenalkan istilah ekosistem adalah ahli biologi berkebangsaan Inggris bernama A. yaitu disebut substrat. Dua spesies makhluk hidup dapat menempati habitat yang sama. yang secara bersama . populasi ikan emas berinteraksi dengan populasi ikan mujaer di kolam. atau populasi badak di Ujung Kulon. Ekosistem Tatanan kesatuan secara utuh menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi. Tansley (1935). populasi harimau berinteraksi dengan populasi gajah di Sumatra Selatan. Misalnya.

Oksigen (O2). yaitu hewan pemakan daging. fungsi utama tumbuhan yaitu sebagai produsen dalam memproduksi bahan-bahan makanan yang diperlukan bagi kelangsungan hidup konsumen (hewan dan manusia). Ciri-ciri umum yang menandai suatu bioma antara lain sebagai berikut. Bioma merupakan komunitas klimaks. Beberapa contohnya. 3. kecuali terjadi suatu kejadian tiba-tiba yang mengganggu kestabilan komunitas. Contoh penamaan bioma antara lain bioma hutan hujan tropik. c) omnivora. Misalnya. Nitrogen (N). dan organisme yang hidup di lingkungan tersebut (biota). stepa (padang rumput). yaitu hewan pemakan tumbuhan dan daging. seperti hutan gugur daun. meliputi iklim dan bahan-bahan anorganik berupa mineral-mineral yang terdapat dalam batuan. serta lingkungan fisik sebagai tempat hidupnya. 2. tundra. 2) hewan sebagai konsumen. hutan berdaun jarum (hutan konifer). sabana. Misalnya. Air (H2O). perubahan tatanan iklim global. yaitu iklim. Bioma terbentuk sebagai hasil interaksi antara unsur-unsur lingkungan. sistem penamaan bioma didasarkan atas vegetasi utama yang mendominasi suatu wilayah di bawah pengaruh iklim. Tansley mengemukakan bahwa ekosistem meliputi komponen-komponen antara lain sebagai berikut. hewan. artinya pada wilayah tersebut terdapat suatu bentuk vegetasi utama yang mendominasi kawasan tersebut. 4. Komponen-komponen tersebut senantiasa berinteraksi dan saling memengaruhi antara satu dan lainnya sesuai dengan fungsinya masingmasing. istilah bioma dapat diartikan sebagai unit-unit geografis besar yang perbedaannya didasarkan atas tipe-tipe klimaks atau vegetasi dominan (tumbuhan) atau bentuk kehidupan binatang. wabah penyakit. terdiri atas: 1) tumbuhan sebagai produsen. Bioma merupakan komunitas (satuan kehidupan) yang cukup mantap dalam periode jangka waktu yang lama. antara lain Karbon (C). Secara terperinci. b) karnivora. dan udara. tanah.tumbuhan. atau gangguan akibat ulah manusia. . d) bakteri dan jamur sebagai pengurai • Komponen abiotik. bencana alam. karbohidrat. protein. Pada umumnya. yaitu hewan pemakan tumbuhan. dan lemak. • Komponen biotik. meliputi: a) herbivora. Menurut Charles Kendrich. dan taiga. atau padang rumput. tanah. 1. Suatu jenis bioma dapat mudah dikenali dengan melihat petunjuk vegetasi utamanya (vegetasi klimaks). air. Karbondi oksida (CO2).

b. Keanekaragaman flora fauna di permukaan bumi ini diperkirakan sesuai dengan perkembangan bumi dalam membentuk benua (kontinen) menurut Teori ”Apungan” dan ”Pergeseran Benua” yang disampaikan oleh Alfred Lothar Wegener (1880-1930).2. Kondisi geologi Bumi kita ini menurut beberapa teori dahulu terdiri atas satu benua besar dan satu samudra. Di daerah tropis sangat kaya . Apabila diperhatikan peta dunia maka Benua Afrika dan Amerika selatan dapat digabungkan menjadi satu sesuai dengan pola garis pantainya. Pecahan benua ini yang sering disebut sebagai puzzle raksasa. Iklim Suhu dan kelembapan udara berpengaruh terhadap proses perkembangan fisik flora dan fauna. namun karena adanya gaya endogen yang sangat kuat maka benua yang besar itu menjadi terpisah. sedangkan sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk fotosintesis dan metabolisme tubuh bagi beberapa jenis hewan. Kondisi iklim yang berbeda menyebabkan flora dan faunaberbeda pula. Faktor yang mempengaruhi flora dan fauna a. Angin sangat berperan dalam proses penyerbukan atau bahkan menerbangkan beberapa biji-bijian sehingga berpengaruh langsung terhadap persebaran flora.

dan kol.500 – 2. kina. kelapa. lalu burung tersebut tanpa sadar ternyata telah menyebarkan tanaman beringin melalui biji yang masuk ke dalam tubuh burung lalu keluar bersama kotorannya. Daerah gurun beriklim kering dan panas. karena pada daerah ini cukup mendapatkan sinar matahari dan hujan.500 m dpal) Suhu wilayah ini antara 22 ºC – 17. contoh: edelweis. tomat. karet. curah hujan sangat sedikit menyebabkan daerah ini sangat minim jenis flora dan faunanya. Pencernaan burung ternyata tidak mampu memecah kulit keras biji-biji tertentu sehingga biji tersebut keluar bersama kotoran.1 ºC. · Wilayah berudara sedang (600 – 1. lada. teh.1 ºC – 11. padi.1 ºC.500 m dpal) Wilayah ini dijumpai tanaman yang berjenis pendek. tanaman yang cocok ditanam pada wilayah ini adalah kapas. tanaman yang cocok ditanam di wilayah ini adalah tebu. tanaman yang cocok ditanam pada wilayah ini antara lain sayuran. keadaan ini berbeda dengan di daerah gurun. · Wilayah berudara sejuk (1. Burung-burung tersebut memakan biji beringin yang telah matang. Biji yang keluar bersama kotoran tersebut apabila berada di habitat yang cocok akan tumbuh menjadi tanaman baru. kopi. faktor biotik. c. Pohon beringin merupakan salah satu tanaman yang disukai burung. seperti kentang.3 ºC – 22 ºC. Flora dan fauna yang hidup di daerah gurun mempunyai daya adaptasi yang khusus agar mampu hidup di daerah tersebut. dan macam-macam sayuran. coklat. Ketinggian tempat Ahli klimatologi dari Jerman yang bernama Junghunn membagi habitat beberapa tanaman di Indonesia berdasarkan suhu. kopi. d. · Wilayah berudara dingin (lebih 2. sehingga didapatkan empat penggolongan iklim sebagai berikut : · Wilayah berudara panas (0 – 600 m dpal). Suhu wilayah ini antara 23. dan buah-buahan.akan keanekaragamanflora dan fauna.500 m dpal) Suhu wilayah ini antara 17. teh. . dan aneka jenis hutan tanaman industri.

2) Bioma Taiga atau Hutan Boreal Bioma taiga terletak di kawasan beriklim subartik dengan iklim yang sangat dingin dan musim panas yang sangat pendek. Tersebar di kutub utara dan di Pegunungan Alpine. rumput kipas. dan mempunyai musim panas yang pendek.3. 1) Bioma Tundra Bioma tundra mempunyai karakteristik iklim regional yang sangat ekstrim dengan suhu rata-rata rendah. dan lain-lain. Persebaran flora di permukaan bumi Berikut ini merupakan persebaran flora di permukaan bumi yang diklasifikasikan dalam beberapa bioma. Jenisjenis lumut tersebut yaitu dark red. bersalju. Persebaran Flora dan fauna a. Jenis vegetasi yang tumbuh adalah lumut yang membentuk suatu hamparan yang luas atau sering disebut sebagai ”hamparan bantalan”. Kisaran .

Vegetasi jenis ini hanya dapat ditemui di Benua Eropa serta Asia Timur. di antaranya picea. termasuk di dalamnya Hutan Amazon (Amerika Tengah). e) Lapisan vegetasi dengan ketinggian antara 0-1 m. Asia Selatan (Indonesia dan Malaysia). d) Lapisan vegetasi dengan ketinggian berkisar 1-4 m. yaitu sebagai berikut: a) Lapisan vegetasi yang tingginya mencapai 35-42 m. dan daunnya merupakan ”kanopi” (payung) bagi vegetasi dibawahnya. Eropa Tengah. Tersebar di Skandinavia. castanea dan lain-lain. dan beberapa di kawasan Asia Utara. . Asia Timur (Korea dan Jepang) dan Timur Laut Amerika. 4) Bioma Hutan Hujan Tropis Hutan hujan merupakan bioma paling kompleks. Iklim hutan hujan tropis dicirikan dengan musim hujan yang panjang. Terdapat beberapa lapisan vegetasi dalam hutan hujan. pinus. Amerika Utara. abies. dan larix. Tersebar di Eropa Barat. c) Lapisan tertutup kanopi berkisar 4–20 m. Jenis vegetasi yang mendominasi adalah jenis vegetasi konifer (tumbuhan berdaun jarum). dan kelembapan udara tinggi. 3) Bioma Hutan Iklim Sedang Ciri khas dari bioma hutan iklim sedang adalah warna daun yang berwarna oranye keemasan. berupa anakan pohon serta semak belukar Bioma hutan hujan tropis tersebar di daerah antara 10º LU dan 10º LS.temperatur antara suhu rendah dan suhu tinggi sangat besar. Afrika Barat. Jenis vegetasi yang tumbuh adalah quercus (oak). jumlah dan jenis vegetasinya sangat banyak dan bervariasi. acer (maple). dan Australia. keadaan itu disebabkan oleh iklim mikro yang sangat sesuai bagi kehidupan berbagai jenis tumbuhan. merupakan daerah kelembapan udara relatif konstan. karena vegetasi ini hidup pada kawasan subtropis dengan iklim semi selama enam bulan serta mengalami musim gugur saat musim kering sampai musim dingin. pada lapisan ini sinar matahari masih bias menembus. Rusia Timur. Hal ini disebabkan karena pendeknya hari sehingga merangsang tanaman menarik klorofil dari daun sehingga diisi pigment lain. suhu udara. Madagaskar Timur. b) Lapisan tertutup kanopi dengan ketinggian vegetasi berkisar 20-35 m.

rusa. liliaceae. Biomaini tersebar di Afrika Timur. Persebaran fauna di permukaan bumi Alfred Russel Wallace adalah tokoh yang sangat terkenal dalam membahas persebaran flora dan fauna dunia sehingga sering disebut sebagai bapak biogeografi dunia. kaktus saguora. aloe. b.5 m lebih. beruang kutub. dan beberapa kawasan di Asia Timur. Australia. 3) Provinsi Zoogeografi Neotropical . 6) Bioma Gurun Bioma gurun dicirikan dengan kondisi iklim musim kering yang sangat ekstrim dengan suhu udara yang tinggi. Sesuai dengan kondisi alamnya. Fauna yang hidup di antaranya antelope. dan Afrika Selatan disebut veld. Alfred Russel Wallece pada tahun 1876 membagi persebaran fauna di dunia dalam beberapa provinsi yaitu sebagai berikut: 1) Provinsi Zoogeografi Paleartic Provinsi ini meliputi di Siberia. dan Asia Timur. Afrika Utara. Amerika Selatan disebut pampas. dan beruang. Daerah tropika sampai subtropika dengan curah hujan yang tidak teratur menyebabkan tanah di daerah tersebut mempunyai tingkat kesuburan sangat rendah. dan rusa. maka tidak semua jenis vegetasi bisa tumbuh di gurun. dan cholla.5) Bioma Savana (Padang Rumput) Bioma savana beriklim asosiasi antara iklim tropis basah dan iklim kering yang terbentang dari kawasan tropika sampai subtropik. Vegetasi yang tumbuh adalah rumputrumputan. 2) Provinsi Zoogeografi Neartic Provinsi ini meliputi sebagian besar Amerika Utara dan Greenland (kutub utara sampai dengan subtropis). seperti gramineae jenis rumput yang hidup sepanjang tahun dengan ketinggian rumput mencapai 2. Fauna yang hidup di antaranya harimau siberia. Bioma gurun ini tersebar di Amerika Utara yang disebut praire. di Asia disebut steppa. beaver. Jenis vegetasi yang bisa bertahan hidup di daerah gurun antara lain adalah kaktus. Amerika Tengah.

burung penguin. berupa beberapa jenis ikan dan fauna laut jenis mamalia.Provinsi ini meliputi Amerika Selatan. jenis fauna yang hidup di daerah ini memiliki bulu lebat untuk menahan dingin serta memiliki lapisan lemak yang tebal pula. Cina. plathypus. dan lain-lain. rodent. Fauna yang hidup di antaranya kanguru. anjing laut. seperti anjing laut. 6) Provinsi Zoogeografi Australia Provinsi ini meliputi Australia. 8) Provinsi Antartik Provinsi ini mencakup kawasan di kutub Selatan. dan sebagian Indonesia bagian timur. Tasmania. dan lain-lain. jerapah. Fauna yang hidup di kawasan ini di antaranya gajah afrika. lumba-lumba. serta Papua bersatu dengan Benua Australia. dan lain-lain. Persebaran flora di Indonesia Persebaran flora dan fauna di Indonesia sangat dipengaruhi sejarah geologi Indonesia Kurang lebih satu juta tahun yang lalu. dan Mexico. Indonesia merupakan suatu negara yang luas dan kaya akan kekayaan alam yang dapat dikelompokkan dalam beberapa klasifikasi. Posisi Sulawesi yang terisolasi dalam waktu cukup lama memungkinkan terjadinya evolusi berbagai jenis spesies yang unik sehingga pulau ini mempunyai tingkat endemisme flora maupun fauna yang cukup tinggi. Fauna daerah ini di antaranya rusa kutub. tapir malaysia. trenggiling. Asia Selatan dan Asia Tenggara. kerbau air. kelelawar. kelinci kutub. wombat. Jawa dan Kalimantan menjadi satu dengan Benua Asia. Amerika Tengah. dan beruang kutub. gorila gunung. Sumatra. Secara . 5) Provinsi Zoogeografi Oriental Provinsi ini meliputi India. 7) Provinsi Zoogeografi Oceanic Tersebar di seluruh samudra di dunia. 4) Provinsi Zoogeografi Ethiopian Provinsi ini meliputi Afrika dan Madagaskar. gajah india. badak. Fauna yang hidup dalam kawasan ini di antaranya harimau sumatra. dan ikan paus. kuskus. sedangkan Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara merupakan pulaupulau yang tidak pernah bersatu dengan benua/daratan manapun. Fauna yang hidup di antaranya primata. c. dan kukang.

pandan. Vegetasiyang tumbuh pada hutan ini di antaranya jelutung. nibung. Papua. 6) Hutan Pasang Surut . Hutan rawa banyak tersebar di sepanjang pantai timur Sumatra. Sulawesi.vegetasi yang tumbuh jenis Lauraceae dan Fagaceae. pantaipantai di Kalimantan. 1) Hutan Pegunungan Hutan pegunungan ini luasnya mencapai 65% dari seluruh hutan yang ada di Indonesia. Nusa Tenggara Timur. dan palem-paleman 5) Hutan Gambut Hutan gambut terbentuk dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan di masa lampau yang berjalan terus-menerus sehingga terbentuk suatu lapisan tanah. serta tersebar tidak merata pohon lontar (sejenis palem-paleman) 4) Hutan Rawa Hutan rawa ialah hutan yang selalu tergenang oleh air tawar baik musiman ataupun sepanjang tahun. Kekayaan flora Indonesia terbagi dalam beberapa ekosistem. dan Papua. sedangkansuku Dipterocarpaceae sedikit dijumpai 3) Hutan Savana Hutan savana terdapat di Papua. di Maluku merupakan asosiasi antara padang rumput dan Malauleca serta di Nusa Tenggara Timur asosiasi antara padang rumput dengan Ecalyptus alba.geografi kita akan mengelompokkannya secara keruangan yaitu dalam beberapa ekosistem. Vegetasi didominasi oleh jenis Dipterocarpaceae seperti meranti merah. 2) Hutan Sub-Montana dan Montana Hutan ini terdapat pada ketinggian antara 1300-2500 m. Kalimantan. binuang. rengas. yaitu sebagai berikut. keruing. serta sedikit dijumpai di Maluku. rotan. nyatoh dan lain-lain. Tersebar di Sumatra. dan beberapa di Jawa. Vegetasi yang tumbuh adalah jenis ramin (Gonystilus bancanus) serta beberapa terdapat meranti rawa dan jenis dari Agathis. Di Papua vegetasi hutan savana merupakan asosiasi antara padang rumput dan Ecalyptus spp. Dilihat dari proses pembentukan tanah di hutan gambut tersebut menunjukkan bahwa hutan ini memiliki kandungan bahan organik yang cukup tinggi.

Ciri khas dari hutan ini adalah sistem perakaran tumbuhan bakau yang menonjol disebut sebagai akar nafas (pneumatofor) yang merupakan bentuk adaptasi tumbuhan untuk mendapatkan oksigen karena tanah pada hutan ini miskin oksigen bahkan anaerob. ular kobra. penyu sisik. Vegetasi yang tumbuh adalah rhizopora. . burung elang jawa. bruguinera. kanguru. yang meliputi Maluku dan Papua. badak bercula satu. Fauna yang hidup diantaranya kuskus. sonneratia. 3) Bagian Timur Bagian ini termasuk dalam provinsi zoogeografi Australian. Fauna yang hidup di kawasan ini adalah harimau Sumatra. burung maleo. babirusa. Tersebar di Sumatra Kalimantan. Kalimantan. musang sulawesi. dan Papua. 2) Bagian Peralihan Bagian ini adalah kawasan unik dan khas yang disebut juga sebagai Wallace region. dan monyet ekor panjang. dan bagian timur.hutan ini juga sering disebut sebagai hutan mangrove. burung cendrawasih. burung alo.Ketiga daerah ini dipisahkan oleh Garis Wallace dan Garis Webber : 1) Bagian Barat Bagian barat ini termasuk dalam provinsi zoogeografi Asiatis yang meliputi Sumatra. avecinia. dan Bali. dan burung rangkong. Persebaran Fauna di Indonesia Persebaran fauna di Indonesia menurut Wallace terbagi dalam 3 bagian yaitu bagian barat. macan tutul. Jawa.Hutan ini berada di kawasan terjadinya pasang surut pantai. Bali. Jawa. dan burung jalak sulawesi. Fauna di bagian peralihan antara lain anoa. dan ceriop. kuskus. bagian peralihan. banteng. Kekhasan fauna di kawasan ini ialah terdapatnya fauna yang mempunyai kemiripan dengan fauna kawasan asiatis (tapir dan monyet) tapi juga mirip dengan fauna yang ada di kawasan Australia (kakatua dan musang). buaya irian. d. Maluku. tarsius.

namun bioma dicirikan terutama oleh vegetasi tertentu yang dominan dan langsung terlihat jelas di tempat tersebut . biosfer memiliki makna makhluk hidup serta lapisan pada permukaan bumi yang cocok bagi kehidupan 2.BAB 3 Penutup Kesimpulan 1. Biosfer adalah lapisan atau bagian bumi yang menjadi tempat makhluk hidup atau dalam arti luas . Istilah Bioma menyangkut kumpulan spesies (terutama tumbuhan) yang mendiami tempat tertentu di bumi . .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful