P. 1
keutamaan_sholawat_nabi

keutamaan_sholawat_nabi

|Views: 84|Likes:
Published by heri

More info:

Published by: heri on Aug 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/15/2011

pdf

text

original

Keutamaan Membaca Sholawat Nabi

َُ َّ‫وسلِّموا عل َْيه صلُّوا آَمنوا الَّذِينَ أَيها يا النبي علَى يصلُّونَ ومَلئِكته َّللا إِن‬ َ ُ َ ِّ ِ َّ َ َ ُّ َ ِ َ ُ َ َ َ َّ ُ َ َ َ َ َ ‫تسلِيما‬ ً ْ َ
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.(QS. Al-Ahzab 33:56) Allah telah mengutus nabi Muhammad SAW dan telah memberinya kekhususan dan kemuliaan untuk menyampaikan risalah. Ia telah menjadikannya rahmat bagi seluruh alam dan pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa serta menjadikannya orang yang dapat memberi petunjuk ke jalan yang lurus. Dengan segala jasa beliau kepada umat manusia, lalu Allah menyebutkan tindakan yang pantas untuk dilakukan kepada belliau, yakni mengucapkan shalawat. mengingat banyaknya jasa Rasul kepada kita, tentu layak kalau kita mendo’akan beliau. Terlebih lagi karena do’a itu bukan untuk beliau sendiri, tetapi untuk kita sendiri. Sebab ketika kita mengucapkan shalawat, banyak keutamaan yang diberikan kepada kita. Sebagaimana hadist

“Barangsiapa bershalawat untukku sekali, niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali”.(HR. Muslim dari Abû Hurairah) Pada zaman Rasulullah SAW, ada seorang yahudi yang menuduh orang muslim mencuri untanya. Maka dia datangkan empat saksi palsu dari golongan munafik. Nabi Muhammad SAW lalu memutuskan hukum unta itu adalah milik orang yahudi dan memotong tangan Muslim yang dituduh tersebut. Sehingga orang Muslim tersebut kebingungan. Maka dia mengangkat kepalanya mengadah ke langit seraya berkata “ Ya allah Tuhanku, engkau mengetahui bahwa sesungguhnya aku tidak mencuri unta tersebut”. Selanjutnya orang Muslim tersebut berkata pada Nabi Muhammad SAW, “ Wahai Rasulullah, sesungguhnyha keputusanmu itu adalah benar, akan tetapi mintalah keterangan dari unta tersebut”. Kemudian Nabi Muhammad SAW bertanya kepada unta itu “ Wahai unta, milik siapakah kau ini?”. Unta tersebut menjawab dengan fasih dan terang “Wahai rasulullah, sesungguhnya aku ini milik orang Muslim ini dan sesungguhnya keterangan para saksi itu adalah dusta” Seluruh orang yang hadir terperangah dan takjub akan kejadian tersebut. Lalu Rasulullah SAW berkata pada muslim tersebut, “wahai saudaraku, beritahukan kepadaku, apa yang engkau perbuat sehingga Allah SWT menjadikan unta ini dapat berbicara perkara yang benar”. Orang muslim tersebut menjawab “Wahai Rasulullah, aku tidak tidur di waktu malam sehingga terlebih dahulu aku membaca sholawat kepada engkau sepuluh kali”. Rasulullah bersabda” engkau telah selamat dari hukum potong tanganmu di dunia dan selamat juga dari siksaan di akhirat nantinya dengan berkahnya engkau membaca sholawat kepadaku”. Memang membaca sholawat sangat dianjurkan , karena selain pahalanya yang sangat besar disisi Allah SWT. Sholawat dapat juga melindungi diri dari segala macam bencana yang menimpa, baik di dunia dan di akhirat nanti. Sebagaimana dari kisah diatas, orang Muslim yang dituduh mencuri tersebut mendapat perlindungan dari Allah SWT melalui seekor unta yang dapat berkata perkara yang benar. Rasulullah SAW telah mengajarkan dan memerintahkan kepada kita, agar senantiasa bersholawat kepadanya setiap hari, dan bukan itu saja bahwa bersholawat kepada Rasulullah itu hukumnya wajib, karena Allah juga memerintahkan kita untuk bersholawat

‫هـن صلى على هـرة واحـدة صـلى هللا عـليه بها عـشـرا‬

kepada Nabi, dengan tujuan supaya kita mendapatkan keselamatan didunia dan mendapat syafaat beliau kelak diakhirat. Disamping itu dengan bersholawat merupakan doa yang langsung sampai ke tujuannya tanpa syarat apapun beda dengan doa-doa lain yang masih mempertimbangkan bagaimana kelakuan kita ataupun keihlasan kita agar do’a itu bisa diterima, sebagaimana hadist

‫سمعت رسول هللا صـلـعـم يقـول ال تجعـلوا بيوتكم قـبورا وال تجـعلـوا قـبرى عـيـدا‬ ‫وصلوا علي فإن صالتكـم تـبلغـني حـيث كــنتم‬
“Saya mendengar Rasulullah SAW. Bersabda janganlah kamu menjadikan rumah-rumahmu sebagai kuburan, dan janganlah kamu menjadikan kuburanku sebagai per-sidangan hari raya. Bershalawatlah kepadaku, karena shalawatmu sampai kepadaku dimana saja kamu berada”. (HR. Al-Nasâ'i, Abû Dâud dan dishahihkan oleh Al-Nawâwî).

‫اولى الـنـاس بى يىم الـقـياهة أكـثرهـن على صـالة‬
“Manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari qiamat, ialah manusia yang paling banyak bershalawat untukku”.(HR. Al-Turmudzî). Salah satu bacaan sholawat yang sangat di anjurkan adalah Sayyidus Sholawat sebagaimana yang di ijazahkan oleh Syech Al-Ayyubi kepada para santri-santrinya di mesir, diistilahkan Sayyidus Sholawat karena sebagaimana hadist di atas bahwa manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari kiamat ialah manusia yang paling banyak bersholawat untukkku, dengan membaca Sayyidus Sholawat ini berarti sama dengan membaca jutaan sholawat pada umumnya, serta yang dianjurkan oleh nabi sebagaimana hadist tersebut bukanlah jenis pujiannya tetapi berapa banyak jumlah sholawat yang diamalkan. Oleh karena itu sholawat ini di sebut Sayyidus Sholawat berikut isi dari Sayyidus Sholawat:

. ‫وَ َل علّٰى سِّدَِا مح َّدٍ بِعَدد مَهِ لَمِ يُص ِّى علَيِه‬ ِ َ ‫َل‬ ٍ َ ‫ص ِّ َ َي و ُ َم‬ ‫وَ َل علّٰى سِّدَِا محَ َّد ك َا اَمرِتَ اَنْ يُصَلى علَيِهِ و علّٰى‬ َ َ َ ِ َ ‫ص ِّ َ َي و ُ م ٍ َم‬
“Ya Allah SWT Ya tuhanku, berikanlah kesejahteraan, kemuliaan dan derajat yang tinggi di dunia maupun di akhirat kepada junjungan dan kekasih kami Nabi Muhammad SAW sebanyak makhlukmu yang membaca sholawat kepada beliau Rasulullah Muhammad SAW.

. ‫اَلّٰله َّ َل علّٰى سِّدَِا مح َّدٍ بِعَدد مَهِ َل علَيِه‬ ِ َ َّ ‫ُم ص ِّ َ َي و ُ َم َ ٍ ص‬

. ‫وَ َل علّٰى سِّدَِا مح َّد ك َا ُتح ُّ اَنْ يُصَلى علَيِه‬ ِ َ ِ ‫ص ِّ َ َي و ُ َم ٍ َم ِب‬ . ‫سِّدَِا مح َّد‬ ٍ ‫َي و ُ َم‬

Ya Allah SWT Ya tuhanku, berikanlah kesejahteraan, kemuliaan dan derajat yang tinggi di dunia maupun di akhirat kepada junjungan dan kekasih kami Nabi Muhammad SAW sebanyak makhlukmu yang tidak membaca sholawat kepada beliau Rasulullah Muhammad SAW. Ya Allah SWT Ya tuhanku, berikanlah kesejahteraan, kemuliaan dan derajat yang tinggi di dunia maupun di akhirat kepada junjungan dan kekasih kami Nabi Muhammad SAW sebagaimana engkau suka dan cinta kepada siapapun makhlukmu yang membaca sholawat kepada Rasulullah Muhammad SAW. Ya Allah SWT Ya tuhanku, berikanlah kesejahteraan, kemuliaan dan derajat yang tinggi di dunia maupun di akhirat kepada junjungan dan kekasih kami Nabi Muhammad SAW sebagaimana engkau perintahkan kepada seluruh makhlukmu untuk membaca sholawat kepada Rasulullah Muhammad SAW”.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->