P. 1
Penyimpanan Bahan Makanan

Penyimpanan Bahan Makanan

|Views: 342|Likes:
Published by Satria Osd

More info:

Published by: Satria Osd on Aug 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2015

pdf

text

original

Penyimpanan Bahan Makanan

Penyimpanan bahan makanan merupakan satu dari 6 prinsip higiene dan sanitasi makanan. Penyimpanan bahan makanan yang tidak baik, terutama dalam jumlah yang banyak (untuk katering dan jasa boga) dapat menyebabkan kerusakan bahan makanan tersebut. Adapun tata cara penyimpanan bahan makanan yang baik menurut higiene dan sanitasi makanan adalah sebagai berikut: A. Suhu penimpanan yang baik Setiap bahan makanan mempunyai spesifikasi dalam penyimpanan tergantung kepada besar dan banyaknya makanan dan tempat penyimpanannya. Sebagian besar dapat dikelompokkan menjadi: 1. Makanan jenis daging, ikan, udang dan olahannya 
 

Menyimpan sampai 3 hari : -50 sampai 00 C Penyimpanan untuk 1 minggu : -190 sampai -50 C Penyimpanan lebih dari 1minggu : dibawah -100 C

2. Makanan jenis telor, susu dan olahannya 
 

Penyimpanan sampai 3 hari : -50 sampai 70 C Penyimpanan untuk 1 minggu : dibawah -50 C Penyimpanan paling lama untuk 1 minggu : dibawah -50 C

3. Makanan jenis sayuran dan minuman dengan waktu penyimpanan paling lama 1 minggu yaitu 70 sampai 100 C 4. Tepung, biji-bijian dan umbi kering pada suhu kamar (250C).

B. Tata cara Penyimpanan 1. Peralatan penyimpanan

Lemari es (kulkas) yang mampu mencapai suhu 10 . minuman dan buah serta untuk display penjualan makanan da minuman dingin. Makanan disimpan didalam ruangan penyimpanan sedemikian hingga terjadi sirkulasi udara dengan baik agar suhu merata keseluruh bagian. Penyimpanan suhu rendah dapat berupa: .Setiap makanan ditempatkan dalam kelompoknya dan tidak bercampur baur . ikan. Cara penyimpanan 1.Lemari es (Freezer) yang dapat mencapai suhu -50 C. maka rang penyimpanan harus diatur sebagai berikut: .a. Penyimpanan suhu kamar Untuk makanan kering dan makanan terolahan yang disimpan dalam suhu kamar. Setiap bahan makanan yan disimpan diatur ketebalannya. dapat digunakan untuk penyimpanan daging. Penyimpanan didalam lemari es: .40 C dalam keadaanisi bisa digunakan untuk minuma.Lemari pendingin yang mampu mencapai suhu 100 150 C untu penyimpanan sayuran. ditempatkan dalam wadah penampungan sehigga tidak mengotori lantai C. lantai dan langit-langit. b. . . unggas.Untuk bahan yang mudah tercecer seperti gula pasir. maksudnya adalah: o untuk sirkulasi udara agar udara segar dapatsegera masuk keseluruh ruangan o mencegah kemungkinan jamahan dan tempat persembunyian tikus o untuk memudahkan pembersihan lantai o untuk mempermudah dilakukan stok opname . dalam wadah (container) masing-masing. Setiap bahan makanan ditempatkan secara terpisah menurut jenisnya. Pengisian lemari yang terlalu padat akan mengurangi manfaat penyimpanan karena suhunya tidak sesuai dengan kebutuhan. kantong plastik atau lemari yang berbeda. . 4. maksudnya agar suhu dapat merata keselutuh bagian 2. 3.Kamar beku yang merupakan ruangan khusus untuk menyimpan makanan beku (frozen food) dengan suhu mencapai -200 C untuk menyimpan daging dan makanan beku dalam jangka waktu lama. dengan waktu tidak lebih dari 3 hari.Makanan diletakkan dalam rak-rak yang tidak menempel pada dinding. tepung. Wadah dapat berupa bak. makanan siap santap dan telor.

kering. Penyehatan Makanan dan Minuman. maka dianjurkn lemari untuk keperluan sehari-hari dipisahkan dengan lemari untuk keperluan penyimpanan makanan 1. Setiap jenis makanan mempunyai kartu stock.a. lantai dan dinding tidak lembab c. Rak-rak berjarak minimal 15 cmdari dinding lantai dan 60cm dari langit-langit d. Makanan yang berbau tajam harus ditutup dalam kantong plastik yang rapat dan dipisahkan dari makanan lain. Sumber: Depkes RI. Penempanan dan pengambilan barang diatur dengan sistem FIFO (firs in first out) artinya makanan yang masuk terlebih dahulu harus dikeluarkan lebih dulu D. c. Purawidjaja. Ruangan bersih. 1995 . Restoran dan Jasaboga. Administrasi penyimpanan Setiap barang yang dibeli harus dicatat dan diterima oleh bagian gudang untuk ketertiban adminisrasinya. Enam Prinsip Dasar Penyediaan Makan di Hotel. Lemari tidak boleh terlalu sering dibuka. kalau mungin dalam lemari yang berbeda. sehingga bila terjadi kekurangan barang dapat segera diketahui. Bahan mentah harus terpisah dari makanan siap santap b. kalau tidak letaknya harus berjauhan. 1999. Makanan yang disimpan tidak lebih dari 2 atau 3 hari harus sudah dipergunakan d. Penyimpanan makanan kering: a. Rak mudah dibersihkan dan dipindahkan e. udara kering dengan ventilasi yang baik b. Suhu cukup sejuk.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->