MAKALAH

ALAT UKUR ARUS SEARAH DAN APLIKASINYA
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Alat Ukur Listrik

Oleh: Deacy Rubicca (060210102162) Norma Asiyah (080210102014) Endah Catur K (080210102023) Ita Dwi Puspita (080210102034) Ahmad Nanang Rasyid (080210102043) Lisa Nesmaya (080210102052)

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER 2009

DAFTAR ISI BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang 1.2 Tujuan 1.3 Rumusan Masalah BAB 2. PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Arus Searah 2.2 Rangkaian Arus Searah serta Macam-macam Alat Ukur Arus Searah 2.3 Prinsip Kerja Alat Ukur Arus Searah 2.4 Aplikasi Alat Ukur Arus Searah dalam Kehidupan Sehari-hari BAB 3. PENUTUP 3.1 KESIMPULAN 3.2 SARAN DAFTAR PUSTAKA

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Kebesaran listrik seperti arus, tegangan, daya dan sebagainya tidak dapat secara langsung kita tanggapi dengan panca indera kita. Untuk memungkinkan pengukuran maka kebesaran listrik ditransformasikan melalui suatu fenomena fisis yang akan memungkinkan pengamatan melalui panca indera kita, misalnya kebesaran listrik seperti arus ditransformasikan melalui suatu fenomena fisis ke dalam kebesaran mekanis. Perubahan tersebut bisa merupakan suatu rotasi melalui suatu sumbu yang tertentu. Besar sudut rotasi tersebut berhubungan langsung dengan kebesaran arus listrik yang yang akan kita amati, sehingga dengan demikian maka pengukuran dikembalikan menjadi pengukuran terhadap suatu perputaran, dan besar sudut adalah menjadi ukuran kebesaran listrik yang ingin diukur. Hal ini adalah lazim untuk suatu pengukuran arus dan alat ukur demikian ini disebut pada umumnya sebagai “pengukur amper”. Kumpulan dari peralatan listrik yang bekerja atas dasar prinsip-prinsip tersebut akan disebutkan di sini sebagai alat ukur listrik. Yang dimaksud dengan alat pengukur adalah untuk memungkinkan mengamati besar arus yang dimaksudkan. Di samping kebesaran arus, masih banyak pula kebesarn listrik lainnya seperti tegangan, daya, energi, frekwensi dan sebagainya. 1.2 Tujuan Adapun tujuan yang hendak kami peroleh pada pembuatan makalah ini, diantaranya: 1.2.1 Untuk mengetahui pengertian arus searah. 1.2.2 Untuk mengetahui rangakaian arus searah dan macam-macamnya. 1.2.3 Untuk mengetahui prinsip kerja alat ukur arus searah. 1.2.4 Untuk mengetahui aplikasi alat ukur arus arus searah dalam kehidupan sehari-hari.

3 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah yang hendak kami bahas dalam makalah ini.1 Apa pengertian arus searah ? 1.1.3.3.3.2 Bagaimana rangkaian arus searah serta macam-macam alat ukur arus searah ? 1. diantaranya: 1.3.4 Bagaimana aplikasi alat ukur arus searah dalam kehidupan sehari-hari ? .3 Bagaimana prinsip kerja alat ukur arus searah ? 1.

dikatakan dalam seri satu sama lain antara dua titik. Dalam listrik arus searah. jika . Istilah umum yang dipakai untuk rangkaian semacam ini ialah jaringan. Pada umumnya ini terjadi dalam sebuah konduktor seperti kabel. baterai. tetapi meliputi beberapa sumber. resistor. ketiga resistor itu membentuk hanya satu lintasan antara kedua titik. berbeda dengan listrik arus bolak-balik (AC). Istilah lama yang digunakan sebelum listrik arus searah adalah Arus galvanis. Berapa pun jumlah unsur rangkaian seperti resistor. motor dan sebagainya. dan dihubungkan dalam seri antara titik-titik tersebut. atau unsur-unsur lain seperti kapasitor.2 Rangkaian Arus Searah serta Macam-macam Alat Ukur Arus Searah 2. Gambar 1 melukiskan empat macam cara menghubungkan tiga resistor.BAB 2. Resistor dalam seri dalam paralel Kebanyakan rangkaian listrik bukan hanya terdiri atas satu sumber dan satu resistor luar saja.1 Rangkaian Arus 1.1 Pengertian Arus Searah Listrik arus searah atau DC (Direct Current) adalah aliran arus listrik yang konstan dari potensial tinggi ke potensial rendah. yang daya hambatnya berturut-turut ialah R1. isolator. motor dan sebagainya. namun bisa juga terjadi dalam semikonduktor. antara titik a dan titik b.2. R2 dan R3. pada (a). yang saling dihubungkan. hubungannya ini ada yang rumit dan ada yang tidak. PEMBAHASAN 2. atau juga vakum seperti halnya pancaran elektron atau pancaran ion. muatan listrik mengalir ke satu arah. 2.

Titik cabang (Branch point) dalam jaringan ialah sebuah titik dimana tiga (atau lebih) konduktor bertemu. Gambar 1. seperti dalam gambar 1-3 (a). Kita difinisikan dahulu dua istilah. yaitu metode yang mula-mula dikemukakan oleh Gustav Robert Kirchhoff (1824-1887). Lintasan . dikatakan dalam paralel satu sama lain. 1. Kita hanya akan satu diantara metode-metode itu. Tiap resistor merupakan lintasan alternatif antara titik-titik tersebut. Hukum Kirchhoff Tidak semua jaringan dapat disusutkan sehingga menjadi kombinasi seriparalel yang sederhana. Rangkaian seperti dalam gambar 1-3 (b). dan berapa pun banyaknya unsur rangkaian saling dihubungkan seperti itu. Resistor-resistor dalam gambar 1(b) dikatakan dalam paralel antara titik a dan titik b. karena ada beberapa metode yang memungkinkan kita memecahkan soal seperti ini secara sistematis. Perbedaan potensial antara tiap unsur pun sama. Arus adalah sama dalam tiap unsur itu.dihubungkan seperti pada (a) sehingga hanya ada satu lintasan antara titik-titik tersebut. yang mengandung sumber-sumber asas lain untuk menghitung arus dalam jaringan-jaringan ini. Salah satu contoh ialah jaringan yang resistorresistornya dihubung-silangkan.

dan menjadi persamaan ini jika arus I sama pada semua daya hambat. Kaidah titik cabang. e dan b merupakan titik cabang. hadbgh. Yang merupakan lintasan tertutup dalam gambar 2 (a) ialah jalan tertutup acda. Kaidah pertama hanya menyatakan bahwa tak ada muatan yang mengumpul di titik cabang. kesulitan utama yang dihadapi dalam menerapkan hukum Kirchhoff terletak pada penentuan tanda-tanda aljabar. d. dan hadefbgh. misalnya. yang sebenarnya sangat elementer. lambang untuk tiap daya hambat yang tidak diketahui pun . Dua jaringan yang tak dapat disusutkan menjadi kombinasi hubungan seri-paralel yang sederhana. Kaidah lintasan tertutup. yaitu a dan b. bukan dalam memahami segi-segi fisiknya.tertutup dalam gambar 2 (a). titik a. Dalam gambar 2 (b) hanya ada dua titik cabang. tetapi c dan f bukan. Kaidah kedua merupakan generalisasi persamaan rangkaian. Seperti dalam banyak kejadian. Hasil penjumlahan aljabar tiap arus yang menuju sembarang titik cabang sama dengan nol: 2. defbd. Langkah pertama ialah menetapkan lambang dan arah untuk tiap arus dan ggl yang tak diketahui. yaitu: 1. Hasil penjumlahan aljabar tiap ggl dalam sembarang lintasan tertutup sama dengan hasil penjumlahan aljabar hasil kali IR dalam lintasan tertutup yang bersangkutan. Hukum Kirchhoff terdiri atas dua kaidah. Gambar 2.

maka arah yang betul ialah kebalikan dari arah yang diasumsikan. yang sebaliknya negatif. Penyelesaian diasumsikan soal kemudian Jika dikerjakan penyelesaian berdasarkan dengan arah-arah yang tersebut. Dalam menerapkan kaidah lintasan tertutup. Ada kecenderungan untuk menganggap benar arah yang positif itu ialah arus dalam lintasan tertutup. angka persamaan- persamaannya menghasilkan harga negatif untuk arus atau untuk ggl. arus dianggap positif jika arahnya menuju titik cabang. pun juga besar arus dan ggl. Kiranya aturan-aturan berikut ini dapat diikuti: . tetapi umumnya pilihan seperti ini tidaklah mungkin. Bagaimana pun juga. Juga perlu dicatat bahwa arus sekeliling lintasan tertutup yang bertanda positif adalah tidak penting. dalam mana banyak tersangkut besaran yang tak diketahui. Semua ini. Dalam jaringan yang rumit. nilai dalam angka akan diperoleh. dibubuhkan pada diagram. Perlu dicatat bahwa arus sekeliling lintasan tertutup yang bertanda positif menurut kaidah titik cabang dapat bertanda negatif dari segi kaidah lintasan tertutup. negatif jika menjauhinya. Semua arus dan ggl dalam arah ini dianggap positif. dan juga besaran-besaran yang diketahui. karena kalau arah yang sebaliknya yang dianggap positif. Dalam menerapkan kaidah titik cabang. haruslah dipilih arah yang mana (yang menurut arah jarum jam atau yang berlawanan) sekeliling lintasan tertutup yang akan diasumsikan sebagai arah positif. karena arus dalam beberapa unsur lintasan tertutup ada yang arahnya menurut arah jarum jam dan ada pula yang arahnya menurut yang sebaliknya.harus ditetapkan. kadang-kadang sukar untuk mengetahui cara merumuskan persamaan yang berdiri sendiri dalam jumlah yang cukup untuk menentukan besaran-besaran yang tidak diketahui itu. dan araharah arus tidak perlu diketahui lebih dahulu. Karena itu dengan kaidah-kaidah tersebut kita dapat mengetahui arah. setiap arah harus pula diperlihatkan dengan jelas. itu hanya akan menghasilkan persamaan yang sama dengan tanda-tanda yang berlawanan.

Cara menyelesaikan soal sebuah jaringan dengan menerapkan kaidah-kaidah Kirchhoff. terapkanlah kaidah titik cabang pada titik-titik sebanyak n-1. Begitu pula untuk sumber 2 dan resistor 2. Perlu diingat bahwa arus dalam sumber 1 dan resistor 1 sama. ∑I = I1 + I2 + I3 = 0 Karena hanya ada dua titik cabang. Arah yang diasumsikan boleh sekehendak. Bayangkan jaringan itu dipisah-pisahkan menjadi sejumlah lintasan tertutup sederhana. dan hanya memerlukan satu huruf untuk lambang. ∑I = – I1 – I2 – I3 = 0 . 2.1. Jika ada n titik cabang dalam jaringan. Penerapan kaidah titik cabang pada titik yang ke-n titik menghasilkan persamaan yang berdiri sendiri. Hanya ada dua titik cabang. yaitu a dan b. kita peroleh : Gambar 3. arus dalam keduanya dilambangkan dengan I2. maka hanya ada satu persamaan “titik” yang independen. Terapkan kaidah lintasan tertutup pada tiap lintasan tertutup yang sudah terpisah-pisah ini. Terapkanlah arah dan sebuah huruf untuk tiap ruas yang tidak diketahui. Titik yang mana saja bole dipilih. pada titik a. Jika kaidah titik cabang diterapkan pada titik cabang yang satu lagi. yaitu I1.

Amperemeter dan voltmeter Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Jenis amperemeter atau voltmeter yang paling umum ialah galvanometer kumparan berputar. Pada galvanometer ini sebuah kumparan kawat berporos yang mengandung arus dibelokkan oleh interaksi kemagnetan antara arus ini dengan medan magnet yang permanen. Daya hambat kumparan alat ini (jenis biasa) kirakira antara 10 sampai 100 Ω. Defleksi ini .2 Macam-macam Alat Ukur Arus Searah 1.2. Dengan ditambah alat multiplier akan dapat meningkatkan kemampuan pengukuran alat voltmeter berkali-kali lipat.2. dan arus yang hanya kira-kira beberapa miliampere sudah akan menyebabkan defleksi penuh. Voltmeter adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik. voltmeter dan ohmmeter. Umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik dalam alat multi tester listrik yang disebut avometer gabungan dari fungsi amperemeter.

sebuah amperemeter harus disisipkan dalam seri pada rangkaian itu. galvanometer yang kita maksud di atas akan mengukur setiap arus dari 0 sampai 1 mA. Batas kemampuannya ini dapat ditambah. mungkin jauh kurang dari arus sebelum galvanometer disisipkan. sehingga arus sesudah galvanometer disisipkan. walaupun ditunjukkan dengan tepat oleh alat ini. (b) hubungan dalam sebuah voltmeter. . Untuk mengukur arus dalam suatu rangkaian. dan defleksinya juga berbanding dengan perbedaan potensial ini. alat itu tidak akan mengubah arus yang hendak kita ukur. tetapi karena kumparan itu merupakan konduktor linier. Jadi. Pertama-tama marilah kita bahas galvanometer sebagai amperemeter. Selain itu. maka arus itu berbanding dengan perbedaan potensial antara terminal kumparan.berbanding (proportional) dengan arus dalam kumparan. sehingga kalau sudah disisipkan. batas kemampuan galvanometer mengukur arus jika dipakai tanpa modifikasi. daya hambat kumparannya akan memperbesar daya hambat total rangkaian. hanya sampai maksimum 1 mA. Gambar 4. dayahambat alat itu harus jauh lebih kecil dari dayahambat bagian lain rangkaian. dengan cara paralel menghubungkan sebuah Rsh yang rendah dayahambatnya dengan kumparan bergerak galvanometer. dan dayahambat ekuivalennya sekalian dapat dikurangi. Jika disisipkan dengan cara ini. (a) Hubungan dalam sebuah amperemeter. Tetapi. Amperemeter yang sempurna haruslah nol daya hambatnya. Resistor ini paralel disebut shunt.

Sekarang mari kita perhatikan konstruksi galvanometer. Jelas kiranya galvanometer kumparan bergerak tak dapat digunakan untuk mengukur perbedaan potensial antara dua bola bermuatan. untuk itu kedua terminalnya harus dihubungkan ke titik ini. sebab sumber itu mempertahankan adanya perbedaan potensial antara titik-titik tersebut. Tetapi kalau kedua terminal sebuah galvanometer dihubungkan pada terminal-terminal sumber itu membentuk sebuah rangkaian tertutup yang mengundang arus. Karena itu. di sini pun timbul komplikasi. perbedaan potensial antara terminalnya sama dengan ggl-nya. meskipun ditunjukkan dengan tepat . tetapi muatan pada kedua bola akan berubah sampai seluruh sistem berada pada potensial yang sama. maka kumparannya akan menjadi lintasan yang bersifat menghantar dari bola yang satu ke bola yang lain. galvanometer dapat dipakai untuk maksud tersebut di atas. Galvanometer kumparan-berputar dapat dipakai untuk mengukur perbedaan potensial antara terminal suatu sumber. dan meskipun dayahambat electrometer dapat dianggap tak terhingga. atau antara dua titik pada sebuah rangkaian yang ada sebuah sumber di dalamnya. dengan batang pengikat untuk hubungan luar di a dan b. Kalau terminal galvanometer dihubungkan pada kedua bola. Perbedaan potensial sesudah galvanometer dihubungkan. dan dayahambatnya harus terbatas.Kumparan dan shunt dalam sebuah kotak. Akan ada arus sesaat pada kumparan itu. untuk mengukur ggl itu tampaknya kita hanya perlu mengukur perbedaan potensial tersebut. Guna galvanometer ialah untuk mengukur perbedaan potensial antara dua titik. Telah ditunjukkan bahwa bila sebuah sumber berada pada sebuah rangkaian terbuka. Hanya jika dayahambat alat itu begitu besarnya sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai equilibrium. galvanometer kumparan-kumparan hanya dapat mendefleksi kalau ada arus dalam kumparannya. Voltmeter sempurna tak terhingga dayahambatnya.

oleh alat ini. akan sama potensialnya. dan arus dalam P sama dengan arus dalam X. dan x ialah dayahambat yang tak diketahui. penurunan potensial dari a ke b sama dengan dari c ke d. alat ini pun mengubah besaran yang hendak diukur. Alat ini diciptakan oleh sarjana bangsa Inggris Charles Wheatstone dalam tahun 1843. dan kurang dari sebelum alat ukur tersebut dihubungkan. arus dalam M sama dengan arus dalam N. katakanlah I1. katakanlah I2. M. atau dengan perkataan lain. sangat banyak digunakan untuk mengukur dayahambat dengan cepat. dibatasi sampai harga maksimum 20 mV. sakelar K1 dan sakelar K2 ditutup dan dayahambat P diatur sampai jarum penunjuk galvanometer G tidak menyimpang. tetapi dengan €-Ir. Jembatan Wheatstone Rangkaian jembatan Wheatstone. Maka karena Vab = Vac . Daerah ukurnya dapat diperluas. Seperti juga amperemeter. Jelas kiranya bahwa dayahambat voltmeter sebaiknya sebesar mungkin. bila dipakai tanpa modifikasi. dan dayahambat ekuivalennya sekalian dapat dinaikkan dengan cara seri menghubungkan sebuah Rs yang tinggi dayahambatnya dengan kumparan bergerak voltmeter itu. Karena arus galvanometer sama dengan nol. daerah ukur galvanometer yang kita contohkan ini. Titik b dan titik c. Untuk menggunakan jembatan itu. tetapi tidak perlu tak berhingga. karena itu. 2. N dan P ialah resistor yang dapat diatur yang terlebih dahulu sudah dikalibrasi. Selain itu. tidaklah sama dengan €.

bagian resistor yang berada di sebelah kanan kontak geser adalah dalam seri dengan galvanometer. waktu jembatan itu masih jauh dari seimbang dan Vbc besar. Sebuah resistor yang dayahambatnya besar dibandingkan dengan dayahambat galvanometer dihubungkan secara permanen melewati kedua terminal galvanometer. 100 dan sebagainya. semua arus melewati galvanometer kecuali sebagian kecil yang “di-bypass” oleh resistor. 1. akan menunjukkan penyimpangan awal. dan kombinasi ini di-shunt-kan oleh bagian resistor di sebelah kiri kontak. N dan P diketahui. Apabila persamaan kedua dibagi dengan persamaan pertama. jika dihubungkan antara b dan c. Untuk memudahkan perhitungan. perbandingan M/N biasanya dibuat pada pangkat integral 10. dan galvanometer. maka potensial Vb dan potensial Vcdapat mencapai harga akhirnya dalam waktu yang berlainan apabila K1 ditutup. maka kita peroleh : Jadi jika M. Jika ada daya hambat yang induktif. maka arus dalam lintasan antara b dan c tidak ada yang melewati galvanometer.I1N = I2P Dan karena Vbd = Vcd I1M = I2X. . Dengan demikian maka galvanometer itu terlindung sepenuhnya bila kontak berada di ujung sebelah kiri resistor dan praktis kepekaan penuh galvanometer itu tercapai bila kontak berada di ujung kanan. Dalam posisi seperti diperlihatkan dalam gambar. Dalam pengaturan yang dilakukan sebelumnya. X dapat dihitung. Karena itu hanya sebagian arus melalui galvanometer. misalnya 0. maka galvanometer itu harus dilindungi oleh shunt S. meskipun jembatan itu dalam keadaan seimbang. Kalau kontak geser itu berada di sebelah kanan resistor. Bila kontak geser berada di sebelah ujung kiri resistor.01.

Karena itu K1 dan K2 sering dikombinasikan dengan penutup ganda yang mula-mula menutup rangkaian baterai lalu sesaat kemudian menutup rangkaian galvanometer. Daya hambat R yang hendak diukur dihubungkan antara terminal x dan terminal y. yaitu yang galvanometer dan sel keringnya lengkap dalam satu kotak. Perbandingan M/N dapat dibuat pada baterai integral 10 antara 0. sebuah resistor. ohmmeter adalah alat yang berguna untuk mengukur dayahambat dengan cepat. seperti gambar berikut ini. Ada jembatan Wheatstone yang dapat dibawa-bawa (portable).001 dan 1000 dengan memutar sebuah tombol dan harga P dapat diatur dengan empat sakelar. Ohmmeter Meskipun bukan alat ukur yang tinggi ketepatannya. dan sebuah sumber (biasanya baterai lampu senter) yang dihubungkan seri. Sirkuit jembatan Wheatstone 3. Alat ini terdiri atas sebuah galvanometer. Gambar 5. . sesudah arus transien itu lenyap.

Untuk harga R antara nol dan tak berhingga. bergantung kepada harga R. kalau R = ∞).Dayahambat seri Rs. galvanometer mendefleksi sampai suatu titik antara 0 dan ∞. Potensiometer Potensiometer adalah sebuah alat ukur yang dapat dipakai mengukur ggl suatu sumber tanpa mengambil arus dari sumber itu. dipilih demikian rupa sehingga bila terminal ujung x dan terminal y mengalami hubungan rentas (yaitu. dan karena itu skala galvanometer dapat dikalibrasi untuk menunjukkan dayahambat R. Apabila rangkaian antara x dan y terbuka (yaitu. Gambar 6. Asas potensiometer diperlihatkan secara skematik dalam gambar di bawah. 4. Sebuah kontak geser c dihubungkan . hendak diukur. kalau R = 0) galvanometer akan mendefleksi penuh. Di samping itu ada pula beberapa kegunaan lainnya pada esensinya potensiometer menyeimbangkan perbedaan potensial yang tak diketahui terhadap suatu perbedaan potensial yang dapat diatur dan diukur. Kawat berdayahambat ab dihubungkan secara permanen pada kedua ujung sumber yang ggl-nya €1. galvanometer tidak akan mendefleksi.

double throw switch). Asas potensiometer 1. Rangkaian seri R – C Gambar berikut melukiskan sebuah rangkaian dalam mana kapasitor C dapat dimuati atau dikosongkan melalui resistor R. Terminal-terminal bawah saling dihubungkan dengan kawat yang dayahambatnya nol. Gambar 7. Gambar 8. Terminal atas sakelar dihubungkan ke sebuah sumber yang tegangan jepitnya V konstan. Kapasitor mula-mula tidak bermuatan. Kontak c digerakkan sepanjang kawat sampai ditemukan posisi pada mana galvanometer tidak mendefleksi.melalui galvanometer G ke sebuah sumber lain yang ggl-nya €2 akan diukur. Resistor dan kapasitor itu dihubungkan seri ke terminal-terminal dengan sebuah sakelar kutub ganda (double pole. Sakelar dpdt .

Arus i ialah : Pada saat hubungan terjadi. 5.Apabila sakelar diputar ke posisi “up” kapasitor pada suatu akan bermuatan sampai suatu perbedaan potensial V. Besar muatan bebas pada masing-masing pelat ialah Qf. Umpamakan q ialah muatan pada kapasitor dan i arus yang memuat sesaat sesudah sakelar diputar ke “up”. Penggantian Arus Gambar di bawah melukiskan sebuah kapasitor dielektriknya terbuat dari bahan yang tidak menghantar. dan laju pertambahan muatan-muatan itu ialah: Q f = Ic Karena arus konduksi Ic Vcb = q/C . Ke dalam pelat kiri kapasitor itu. kapasitor itu pada suatu saat menjadi tidak bermuatan. yang sama dengan arus tetap sekitarnya kapasitor tidak ada. Karena itu Vab = V = Vac + Vcb = iR + q/C Disini V = konstan. Jika sakelar diputar ke posisi “down” sesudah kapasitor beroleh muatan. tetapi tidak akan memperoleh muatan akhirnya seketika. Perbedaan potensial sesaat Vac dan Vcb ialah: Vac = iR. ada arus konduksi Ic dan dari pelat kanaknya ada arus konduksi yang sama. q = 0 dan arus awal I0 = V/R. Mari kita bahas perihal arus dan muatan dalam proses pemuatan dan pengosongan tersebut. tetapi Prosesnya tidak akan berlangsung seketika.

bila keadaan sudah tetap.menyampaikan laju pertambahan muatan bebas. Gambar memperlihatkan beberapa garis penggantian muatan itu. Gambar 9. baik di dalam medan dielektrik maupun di dalam medan jumbai. ialah bahwa arus yang masuk ke setiap bagian menyamai arus yang keluar dari bagian yang bersangkutan. (titik di atas Qf berarti turunan fungsi untuk waktu). dan menurut hukum Gauss untuk D. Garis putus-putus menunjukkan sebuah permukaan Gauss yang tertutup sekeliling pelat sebelah kiri. integral permukaan P untuk seluruh permukaan ini sama dengan muatan bebas di dalam permukaan tersebut : Karena muatan bertambah. . Syarat yang harus dipenuhi oleh setiap bagian rangkaian yang bersifat menghantar. penggantian D di setiap titik permukaan itu juga bertambah.

Menurut Maxwell harga D di tiap titik disebut rapat arus pengganti. maka ungkapan yang mengatakan bahwa arus yang keluar dari tiap pelat menyamai arus yang masuk ke pelat. didefinisikan sebagai integral permukaan D untuk seluruh luas itu. Artinya. selagi medan di dalam dielektrik bertambah.dA. Penggantian D di setiap titik ialah D=P+ Dan rapat arus penggantian ialah Suku P. mengemukakan bahwa dengan memperluas definisi tentang arus. Definisi umum Maxwell mengenai arus kelihatannya bisa saja tidak lebih dari suatu cara yang cerdik untuk dapat mengatakan bahwa arus yang masuk ke dalam dan ke luar dari suatu bagian sebuah rangkaian adalah sama.James Clerk Maxwell (1831-1879). molekul-molekul dielektrik itu “membanjar” atau muligat (rotasi) dan partikel-partikel bermuatan bergerak melewati permukaannya. disebut arus penggantian ID melalui luas permukaan yang bersangkutan : Dengan demikian maka persamaan mengungkapkan bahwa arus pengganti yang keluar sembarang permukaan tertutup sama dengan netto arus konduksi ke dalamnya. sekalipun pada rangkaian itu ada sebuah kapasitor di mana arus konduksi nol. sebagai orang pertama. yang berbeda dengan nol hanya dalam dielektrik. suatu elemen arus pengganti akan membangkitkan medan magnet dengan cara yang tepat sama seperti suatu arus konduksi membangkitkan medan magnet. ΨD. . Tetapi. menyatakan gerak sesungguhnya muatan melewati bagian permukaan tertutup yang terletak di dalam dielektrik. masih tetap berlaku. dan integral permukaan D untuk suatu luas permukaan ∫D. Fluksi pengganti arus melewati suatu luas daerah.

3 Prinsip Kerja Alat Ukur Arus Searah 2. yang masuk melalui kutub-kutub ke dalam silinder. Alat ukur kumparan putar tidak hanya dapat digunakan untuk mengukur arus searah. yang ditempatkan pada medan magnet. Silinder dengan besi lunak 4. Jarum tunjuk 6. Kumparan yang terbuat dari kawat tembaga lembut yang terlilit pada kerangka aluminium tipis 5. Hal tersebut akan menyebabkan terbentuknya medan magnet yang rata pada celah diantara kutub magnet dan silinder inti besi besi. Adapun komponen utamanya sebagai berikut: 1.1 Prinsip kerja Multimeter Azas kerja pada kumparan putar Didalam elektronika ada jenis piranti yang sering dipakai yaitu piranti kumparan putar. secara radial sesuai dengan arah-arah panah. Piranti ini terdiri dari komponen-komponen utama. Besi permanent berbentuk tapal kuda 2. Papan skala Prinsip kerja kumparan putar Alat ukur kumparan putar bekerja atas dasar prinsip dari adanya suatu kumparan listrik. yang berasal dari suatu magnet pemanen.3. Dalam celah udara ini ditempatkan kumparan yang . Arus yang dialirkan melalui kumparan akan menyebabkan kumparan tersebut berputar. Pegas yang berbentukulir pipih tipis (ada dua) 7.2. Sepatu kutub 3. Magnet permanan yang memiliki kutub utara dan selatan dan diantara kutub-kutub tersebut ditempatkan suatu silinder inti besi. akan tetapi juga dapat digunakan untuk arus bolak-balik.

terjadilah redaman yang berusaha melawan perputaran. Bila arus searah yang tidak diketahui besarnya mengalir melalui kumparan tersebut. Setiap pegas akan memberikan gaya reaksinya yang berbanding lurus dengan besar sudut rotasi dari sumbu dan berusaha untuk menahan perputaran. . Arah dari tegangan dapat ditentukan melalui hukum tangan kanan Fleming. dan akan dibangkitkan momen yang berbanding lurus dengan kecepatan putar. pada umumnya kumparan putarnya dibentuk kerangka berbahan aluminium.dapat melalui sumbu. ditempatkan pegas yang salah satu ujungnya melakt padanya sedangkan ujung yang lain pada dasar tetap. Peredaman pada kumparan putar Dalam alat ukur kumparan putar. Akan tetapi arah dari momen ini adalah berlawanan dengan arah perputaran. dan memberikan pada kumparan momen peredam. sehingga tegangan yang berbanding lurus pada kecepatan perputaran akan diinduksikan dalam kerangka tersebut. dengan kata lain pegas membaerikan pada sumbu yang berlawanan arahnya. Tegangan ini yang menyebabkan arus induksi mengalir ke dalam kerangka kumparan. Secara listrik kerangka tersebut merupakan jaringan hubung pendek. menyebabkan perputaran terhambat. maka dalam kerangkanya akan timbul arus induksi. sebagai hasil antara arus dan medan magnet. Besarnya dari gaya ini dapat diturunkan dengan mudah. Pada setiap ujung dari sumbu. Dengan demikian. Sebaliknya arah arus induksi ini akan memotong fluks magnet dalam celah udara bila kumparan berputar. Jika kumparan putar berputar yang disebabkan oleh arus yang melaluinya. Jadi. Arah dari gaya dapat ditentukan menurut ketentuan dari tori fleming. suatu gaya elektromagnetik/yang mempunyaiarah tertentu akan dikenakan pada kumparan putar. Hal ini disebabkan karena putaran kerangka aluminium ini terjadi dalam medan magnet pada celah udara.

tidak hanya untuk arus searah. voltmeter. yaitu tergantung polaritas voltase yang digunakan. dapat pula dipakai untuk arus AC. maka arus AC harus diubah terlebih dahulu ke bentuk DC. sebab arah dari pergerakan jarum akan berubah sesuai setengah siklus dari arus AC. sehingga menjadi penyearah. yaitu dengan menggunakan meter DC dan yang khusus untuk pengukuran AC. Mengapa dan bagaimana dioda dapat bekerja seperti itu? Ingat. Yang cukup mengherankan. pembacaan arus dengan meter DC tidak akan bekerja dengan benar jika langsung digunakan untuk mengukur arus AC. Jika kita ingin menggunakan meter DC untuk mengukur arus AC.3. empat dioda akan melayani arah aliran arus AC yang melewati meter sehingga arah aliran arus AC konstan.Manfaat Alat ukur kumparan putar adalah alat ukur penting yang dipakai untuk bermacam arus. arah yang ditunjukkan pada simbol dioda berlawanan dengan arah aliran elektron pada kenyataannya.2 Azas Induksi pada Voltmeter Alat ukur induksi hanya digunakan untuk pengukuran listrik bolakbalik (ac) dan dapat digunakan sebagai ammeter. Pengukuran arus AC dapat dilakukan dengan dua cara. yang berasal dari penyimpangan gelombang sinus. Pada prinsipnya alat ukur maknit tetap bergerak seperti kumparan pada motor listrik. dioda memiliki kanal satu arah tempat elektron mengalir. Kita lihat dioda yang digunakan dalam suatu sirkit dapat menyelaraskan suatu frekuensi. atau . Dalam bentuk jembatan. akan tetapi dengan alat-alat pertolongan lainnya. 2. Kita dapat mengubahnya dengan menggunakan alat yang disebut dioda.

Torsi penyimpang pada alat ukur induksi dihasilkan oleh reaksi antara fluks magnet bolak-balik. jumlah lilitan harus banyak agar menghasilkan garis-garis gaya magnet yang cukup. sehingga apabila listrik bolak-balik yang diukur tidak mempunyai . Karena dihubungkan paralel dengan jaring-jaring dan mengalirkan arus kecil ( 5 –10 mA ).Selain itu.wattmeter. Antara fluks yang satu dengan fluks yang lain terdapat suatu perbedaan fasa. penggunaanya dapat diperluas sebagai energi-meter (Kwh-meter). Kumparan fase belah diperoleh dengan menghubungkan seri tahanan yang tinggi dengan kumparan dari salah satu magnet dan kumparan induktif seri dengan kumparan magnet yang lain. Error frekuensi adalah akibat torsi penyimpangan yang dipengaruhi frekuensi. Prinsip kerja Pada fluks-fluks magnetis mempunyai bentuk gelombang sinus dengan frekunsi yang sama dan masuk ke dalam suatu kepingan logam secara paralel.bedanya hanyalah pada kumparannya di sini jumlah lilitannya banyak dan kecil-kecil. Fluks yang bolak-balik akan membangkitikan tegangantegangan di dalam kepingan logam yang akan menyebabkan terjadinya arusarus putar di dalam kepingan logam tersebut. Voltmeter Induksi Konstruksinya sama dengan konstruksi ammeter induksi. Error pada instrument induksi Ada 2 jenis error pada instrument induksi: • • Error frekuensi Error suhu.

Meskipun demikian. error tersebut dapat dikompensasi dengan pemasangan shunt (untuk ammeter) dan dengan kombinasi tahanan shunt dan tahanan “swamping” (untuk voltmeter).1. • • • • Peredaman sangat efisien. Redaman pada galvanometer jenis kumparan putar .3 Prisip Kerja Galvanometer Gambar 5.frekuensi yang sama dengan yang ditentukan akan ada kesalahan dalam pembacaannya. Hanya dapat digunakan untuk pengukuran listrik searah. Untuk voltmeter error frekuensi tersebut tidak besar.3. Mengkonsumsi daya cukup banyak dan harganya relatif mahal. Pada ammeter error frekuensi dapat dikompensasi dengan penggunaan tahanan shunt non-induktif. Tidak banyak dipengaruhi medan liar eksternal. 2. • Jika tidak dikompensasi variasi frekuensi dan suhu menimbulkan error yang serius. Keuntungan dan Kelemahan • Mempunyai skala lebar karena penyimpangan untuk skala penuh dapat melebihi 2000. Suhu biasa menjadi penyebab error sebab tahanan lintasan arus Eddy terpengaruh oleh suhu.

maka kerangka dari kumparan yang dipakai sebagai alat peredam dihilangkan (gambar 5. yang mengukur besar kuat arus. Id akan berubah maka peredamnya dapat diatur. tidak diperlukan sumber arus listrik karena sumbernya adalah benda yang diukur tersebut. Prinsip kerjanya serupa dengan kumparan putar untuk pengukur arus.Galvanometer pada umumnya dipakai untuk arus searah. Sedangkan pada Ampermeter. maka tegangan lawan diinduksikan dalam kumparan putar yang disebabkan adanya rotasi dari kumparan putar sehingga menimbulkan arus Id.1). Dengan mengatur tahanan rd. Hambatan listrik dapat dirumuskan sebagai berikut: R=V/I Atau dimana V adalah tegangan dan I adalah arus. Pada Ohmmeter prinsipnya adalah benda dialiri listrik dan diukur tahanan listriknya.3. Besarnya rd menentukan derajat dari peredaman. tetapi prinsipnya menggunakan konstruksi kumparan putar. Apabila keadaan peredaman kritis maka tahanan rd disebut tahanan luar untuk peredam penunjuk 2. besaran inilah yang disebut data galvanometer. Apabila arus I yang akan mengalir melalui kumparan putar. kritis. Agar enersia dari bagian yang berputar menjadi kecil. Galvanometer arus searah tipe kumparan putar dapat digunakan sebagai alat .4 Prinsip kerja Ohmmeter Telah diketahui bahwa tahanan arus listrik suatu benda baru dapat diukur bila dialirkan arus listrik ke benda tersebut. Hambatan Hambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang melewatinya. Arus ini digunakan sebagai momen peredam.

Symbol yang digunakan adalah standar alphabet yang digunakan pada persamaan aljabar. dan hambatan. Amp dari orang perancis Andre M. dan dikenali secara internasional. panjang dan bentuk lain dari persamaan fisika. Elektron bebas cenderung bergerak melewati konduktor dengan beberapa derajat pergesekan.Tenaga yang mendorong electron agar bisa mengalir dalam sebauh rangkaian dinamakan tegangan. Setiap unit ukuran ini dinamakan berdasarkan nama penemu listrik. Standard yang digunakan pada persamaan tersebut adalah arus listrik.Satuan SI untuk Hambatan adalah Ohm(R). Ketika kita berbicara mengenai jumlah tegangan pada sebuah rangkaian. Tanpa kedua titik tersebut istilah dari tegangan tersebut tidak ada artinya. HukumOHM Pada dasarnya sebuah rangkaian listrik terjadi ketika sebuah penghantar mampu dialiri elektron bebas secara terus menerus. Aliran yang terusmenerus ini yang disebut dengan arus. dan sering juga disebut dengan aliran. kita perlu menentukan sebuah nilai layaknya kita menentukan nilai massa. atau bergerak berlawanan. Dalam hal ini. . Besarnya arus didalam rangkaian adalah jumlah dari energi yang ada untuk mendorong elektron. isi. sama halnya dengan air yang mengalir pada sebuah pipa. Gerak berlawanan ini yang biasanya disebut dengan hambatan. banyaknya tegangan dan hambatan sering digunakan untuk menyatakan antara atau melewat ititik pada suatu titik. Sama halnya dengan tegangan hambatan ada jumlah relatif antara dua titik. maka kita akan ditujukan pada berapa besar energi potensial yang ada untuk menggerakkan electron pada titik satu dengan titik yang lainnya. Untuk menemukan arti dari ketetapan dari persamaan dalam rangkaian ini. dan juga jumlah dari hambatan dalam sebuah rangkaian untuk menghambat lajunya arus. tegangan. Standar ini digunakan pada disiplin ilmu fisika dan teknik. Tegangan adalah sebenarnya nilai dari potensial energi antara dua titik.

dan hambatan yang saling berhubungan. menjelaskan bagaimana hubungan antara tegangan. ohm menemukan sebuah persamaan yang simple. dan I untuk intensity (arus). . V untuk voltage (tegangan).Ampere.Satuan dan symbol dari satuan elektro ini menjadi sangat penting diketahui ketika kita mengeksplorasi hubungan antara mereka dalam sebuah rangkaian.4.4 Aplikasi Alat Ukur Arus Searah dalam Kehidupan Sehari-hari 2. volt dari seorang Italia Alessandro Volta. walaupun beberapa tulisan menggunakan E untuk menandakan sebuah tegangan yang mengalir pada sebuah sumber (seperti baterai dan generator) dan V bersifat lebih umum. arus dan hambatan ini disebut hokum ohm. Ditemukan oleh Georg Simon Ohm dan dipublikasikannya pada sebuah koran pada tahun 1827. Prinsip ohm ini adalah besarnya arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar metal pada rangkaian.1 Voltmeter Volmeter digunakan untuk mengukur tegangan (tekanan listrik) antara dua titik dalam sirkuit listrik. arus. dan ohm dari orang german Georg Simon ohm. HUKUMOHM E=IR I=E/R R=I/E 2. Simbol V dan E dapat dipertukarkan untuk beberapa hal. The Galvanic Circuit Investigated Mathematically. Yang pertama dan mungkin yang sangat penting hubungan antara tegangan. standard symbol yang lain dari tegangan adalah E atau Electromotive force. Simbol matematika dari setiap satuan sebagai berikut “R” untuk resistance (Hambatan).

Tempatkan skala yang sesuai: (Skala 0 – 20) (Skala 0 – 50) Sistem 12 Volt Sistem 24 Volt . Voltmeter dihubungkan parallel dengan sirkuit yaitu positif ke positif. Diagram 12. Berarti voltmeter akan menghasilkan penunjukan tegangan yang lebih rendah dari yang sebenarnya sebelum dihubungkan. Mengukur Tegangan Jika nilainya tidak diketahui. dia bertindak sebagai shunt bagi bagian rangakaian sehingga memperkecil tahanan ekivalen dalam bagian rangakaian tersebut. negatif ke negatif. Hubungkan Voltmeter positif (+) (merah) pada batterei positif (+) dan negatif (-) (hitam) pada negatif (-) batterei.Voltmeter bisa digunakan untuk mengukur tingkat tegangan yang ada dalam batterei. Voltmeter juga digunakan untuk mengukur turunnya tegangan dalam sirkuit. Efek pembebanan Bila sebuah voltmeter dihubungkan antara dua titik di dalam sebuah rangkaian tahanan tinggi. Efek ini disebut efek pembebanan. pilihlah nilai tertinggi pada saklar putar. Hal ini akan mencegah rusaknya meter tersebut.

Hitung pembacaan meter dengan membaca skala range dan pembagian skala. Ohmmeter juga dapat dipergunakan untuk mengetes saklar. Putuskan sirkuit.2. 2. Dengan demikian akan diperoleh hasil pembacaan yang lebih akurat. Penggunaan Ammeter Sirkuit yang akan ditest diatur dalam keadaan “OFF” (putuskan sirkuit dengan batterei atau pada hubungan dalam rangkaiannya). Ammeter dihubungkan seri dengan sirkuit. Hubungkan jarum penduga/probe positif + (merah) pada pada input +supply (sisi baterai) dan jarum penduga negatif . matikan rangkaian dan pindahkan saklar putar pada tingkat yang lebih kecil.3 Ohmmeter Ohmmeter digunakan untuk mengukur resistansi komponen atau rangkaian. kemudian sambung kembali dengan Ammeter.4. kabel dan sekering untuk mengetahui apakah terputus serta rangkaian terbuka. Nyalakan rangkaian beban dan perhatikan penyimpangan yang ditunjukkan oleh jarum meter.2 Ammeter Ammeter digunakan untuk mengukur aliran arus dalam sirkuit listrik. . Atur saklar (knob) putar pada skala tertinggi.4. Jika pembacaan meter berada di bawah range.(hitam) pada sambungan input komponen.

Perubahan skala tidaklah linier. Diagram 14. Oleh karena itu pada saat mengetes sebuah komponen atau rangkaian dengan menggunakan ohmmeter. Catatan : Ke arah kanan perubahan hanya menandakan 1 satuan (terhadap nilai yang ditunjukkan oleh saklar putar) Ke arah kiri perubahan menunjukkan nilai yang lebih besar dari 100 atau 1000 kali. Ohmmeter mempunyai skala range yang menunjukkan lebih dari satu range nilai tahanan.4. 2.4 Multi Meter Multimeter yang digunakan pada dasarnya ada dua (2) macam. . Ohmmeter Ohmmeter harus memiliki sendiri baterai karena ohmmeter mengukur resistansi dengan mengalirkan arus melalui resistor. Masing-masing mempunyai kegunaan yang sama. yaitu tipe analog dan tipe digital. sumber power supply harus diputus. pembacaan pada skala dikalikan dengan nilai saklar putar yang dipilih. Untuk menghitung resistansi.

Pengukuran Arus Catatan : Multimeter digital tidak bisa mengukur aliran arus besar. Pasang probe hitam negatif (-) pada negatifPembacaan tegangan akan ditampilkan di layar meter. Matikan power supply dan putuskan hubungannya pada rangkaian dan hubungkan probe-probe meter dalam hubungan seri. resistansi. dirubah skalanya dan diatur (dinolkan) sama seperti meter analog yang telah disebutkan di muka. Lepaskan probe/jarum penduga merah positif (+) dan pasang pada terminal 10A. biasanya paling besar 10 ampere. nyalakan catu daya dan baca nilai yang ditunjukkan meter. arus. Meter-meter analog dihubungkan. Pilih Am pada skala range. pasang probe/colok merah positif (+) pada terminal positif baterai. tahanan (ohm) dan aliran arus (ampere). . Meter yang ditunjukkan pada gambar berikut tidak memiliki skala range untuk tiap pilihan pengukuran. Pengukuran Tegangan Pilih DC V(arus searah) pada tombol range. Meter ini autoranging (tidak perlu diatur range-nya).keduanya dapat digunakan untuk mengukur tegangan. Penggunaan Multimeter Digital Multimeter digital memiliki penggunaan yang luas. Multimeter digital jauh lebih akurat daripada multimeter tipe analog. dan lain-lain). Meter macam ini memiliki pilihan saklar range untuk memilih kuantitas yang akan diukur (tegangan.

Sambungan Ammeter Pengukuran Tahanan Lepaskan baterai. KΩ (K=1000). Selalu matikan meter jika tidak sedang digunakan.Diagram 20. Hubungkan probe/jarum penduga pada kedua ujung komponen. atau MΩ (M=mega/juta). . Pembacaan akan ditampilkan dalam Ω . Pilih skala meter pada Ω (ohm).

jika terjadi maka bisa timbul kerusakan pada meter. Yakinkan bahwa alat yang diukur tidak terhubung dengan baterai. Voltmeter . Satuan tahanan ditunjukkan pada layar dalam Ω . Macam-macam alat ukur arus searah serta aplikasinya: a. 2.Diagram 21.1 KESIMPULAN Adapun kesimpulan yang kami peroleh pada pembahasan makalah ini yaitu: 1. KΩ atau MΩ . Hubungkan probe/jarum penduga pengukur seperti yang ditunjukan pada gambar. BAB 3. Ampermeter Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. PENUTUP 3. Ohmmeter. b. Listrik arus searah atau DC (Direct Current) adalah aliran arus listrik yang konstan dari potensial tinggi ke potensial rendah.

Ohmmeter juga dapat dipergunakan untuk mengetes saklar. Voltmeter juga digunakan untuk mengukur turunnya tegangan dalam sirkuit c. yaitu tipe analog dan tipe digital. Selain itu. keduanya dapat digunakan untuk mengukur tegangan. kabel dan sekering untuk mengetahui apakah terputus serta rangkaian terbuka. . Masing-masing mempunyai kegunaan yang sama. tahanan (ohm) dan aliran arus (ampere). mahasiswa harus aktif demi tercapainya tujuan dari makalah ini. Oleh karena itu. 3. d. Multimeter Multimeter yang digunakan pada dasarnya ada dua (2) macam.Voltmeter adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik dan bisa digunakan untuk mengukur tingkat tegangan yang ada dalam batterei.2 SARAN Untuk memahami dan mengerti cara penggunaan maupun aplikasi alat ukur searah dalam kehidupan sehari-hari diperlukan fasilitas alat ukur tersebut dan referensi dari buku-buku. Ohmmeter Ohmmeter adalah alat yang berguna untuk mengukur daya hambat dengan cepat. ohmmeter digunakan untuk mengukur resistansi komponen atau rangkaian.

files.wordpress. 1999. 2000.wordpress. William David. Instrumentasi elektronik dan teknik pengukuran.com/2007/08/alat-ukur-searah/ http://lestiatmo. Jakarta: Erlangga Sapiie. Pengukuran dan alat-alat ukur listrik. Sujana.html . Jakarta: Pradnya Paramita http://amboinas.DAFTAR PUSTAKA Cooper.wordpress.com/2009/06/09/rangkaian-arus-searah-dan-alatalatnya/ http://acin.com/2007/11/04/alat ukur/Arus_searah.