SISTEM POLITIK REPUBLIK FEDERAL JERMAN

1. Konstitusi Republik Federal Jerman Undang-Undang Dasar RFJ yang bersifat sementara (Ubergangszeit) yang di buat pada tanggal 23 Mei 1949 (saat itu diputuskan oleh ?Dewan Menteri Wilayah Barat? yang dikepalai oleh Konrad Adenauer), menjadi dasar dan landasan terwujudnya satu peraturan kebeba demokrasi untuk san rakyatnya. Penduduk RFJ dituntut aktif untuk mewujudkan, mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan RFJ. Setelah Jerman bersatu kembali pada tahun 1990, tuntutan ini terpenuhi oleh karena itu selain ?Preambul? juga pasal (artikel) penutup UUD diperbaharui. Pada tahun 1999 orang Jerman telah mempunyai pengalaman setengah abad dengan Undang Undang Dasar mereka yaitu Grundgesetz. Pada jubileum ke-40 dari Republik Federal Jerman pada tahun 1989, Grundgesetz telah dinyatakan sebagai undang -undang dasar yang terbaik dan paling liberal yang pernah terdapat di bumi Jerman. Penerimaan rakyat terhadapnya melebihi sikap terhadap konstitusi Jerman yang manapun sebelumnya. Dengan Grundgesetz telah diciptakan sebuah negara, yang sejauh ini belum pernah dilanda krisis konstitusional yang serius. Grundgesetz terbukti merupakan landasan yang kokoh bagi kehidupan suatu masyarakat negara demokratis yang stabil. Kehendak penyataun kembali yang terkandung di dalmnya terlaksana pada tahun 1990. Berdasarkan Perjanjian Unifikasi yang mengatur bergabungnya RDJ dengan Republik Federal Jerman, mukadimah dan pasal penutuf Grundgesetz mengalami penyusunan baru, dan kini menyatakan bahwa dengan bergabungnya RDJ maka rakyat Jerman sudah kembali memperoleh kesataunnya. Sejah tanggal 3 Oktober 1990 Grundgesetz berlaku untuk seluruh Jerman. Isi Grundgesetz sendiri banyak mencerminkan pengalaman para penyusunya pada masa pemerintahan totaliter di bawah rezim diktatorial Nazi. Terlihat dalam banyak pokok pikiran UUD ini upaya untuk menghindari kesalahan masa lalu yang ikut menyebabkan keruntuhan Republik Weimar yang demokratis. Para penyusun Geundgesetz pada tahun 1948 mencakup para Perdana Menteri negara bagian di ketiga zone Barat serta anggota Majelis Parlementer yang diutus oleh setiap parlemen negara bagian. Majelis yang dipimpin oleh Konrad Adenauer ini memutuskan Grundgestz yang diikrarkan pada tanggal 23 Mei 1949.

2. Penghargaan hak-hak asasi manusia Pada bagian pertama Grundgesetz tercantum uraian hak-hak asasi disertai kewajiban negara untuk menghormati dan melindungi martabat manusia. Jaminan ini dilengkapi dengan hak umum atas kemerdekaan mengembangkan kepribadian bagi setiap individu. Hak tersebut menjamin perlindungan menyeluruh bagi warga terhadap kesewe nang-wenangan pihak negara. Penghormatan terhadap martabat manusia dan kemerdekaan mengembangkan kepribadian berlaku baik bagi warga Jerman maupun warga asing. Di antara hak-hak kemerdekaan klasik yang tercantum dalam

Grundgesetz tergolong antara lain : kebebasan beragama, kebebasan mengeluarkan pendapat (termasuk kebebasan pers) dan perlindungan hak milik. Selain itu, kemerdekaan seni dan ilmu pengetahuan, hak berkoalisi, perlindungan atas kerahasiaan isi surat, kiriman pos dan telekomunikasi, perlindungan terhadap pemaksaan kerja dan kerja-paksa, kedaulatan penuh atas tempat tingal, dan hak menolak wajib militer berdasarkan alasan hati nurani. Kategori hak individu lain yang tercantum dalam Grundgesetz adalah hak-hak warga. Berbeda dengan hak-hak asasi di atas, hak warga hanya berlaku untuk warga negara Jerman. Hak ini terutama menyangkut partisipasi politik dan kebebasan melaksanakan pekerjaan. Intinya mencakup kebebasan berkumpul, hak mendirikan perkumpulan dan organisasi, kebebasan bergerak dan menentukan tempat tinggal di wilayah Republik Federal (termasuk memasukinya), kemerdekaan memilik dan melaksanakan pekerjaan, larangan ekstradisi dan hak ikut dalam pemilihan umum. Disamping hak-hak kemerdekaan tersebut masih terdapat hak-hak kesamaan. Prinsip umum, bahwa setiap manusia adalah sama di hadapan hukum diuraikan secara kongkret dalam Grundgesetz. Tak seorang pun boleh dirugikan atau diuntungkan berdasarkan jenis kelamin, keturunan, ras, bahasa, tanah air maupun asal-usul, kepercayaan, agama atau keyakinan politiknya. Juga dengan jelas diatur persamaan hak lelaki dan perempuan. Grundgesetz juga menjamin hak setiap warga negara jerman untuk diperlakukan sama dalam hal penempatan jabatan publik. Hak-hak asasi juga mengenai perlindungan dan jaminan terhadap kelembagaan sosial seperti perkawinan, keluarga, gereja dan sekolah. Beberapa hak asasi secara tegas dirumuskan sebagai hak untuk memperoleh pelayanan dan manfaat, seperti misalnya hak seorang ibu untuk memperoleh perlindungan dan perawatan kesejahteraan oleh masyarakat. Hak asasi yang tidak bisa lain hanya berlaku untuk warga asing dan yang pertama kali tercantum dalam UUD Jerman adalah hak suaka. Hak ini menjain pemberian suaka di Jerman bagi warga asing yang ditindas karena alasan politik di negara asal. Beberapa saat yang lalu kedatangan ratursan ribu pemohon suaka ke Jerman yang telah berlangsung selama bertahun -tahun dan akhirnya hampir tidak terkontrol lagi menimbulkan keadaan genting. Sebagaian besar pemohon suaka ternyata datang bukan karena penindasan politik, tetapi umumnya berdasarkan alasan ekonomi. Hal ini mengancam keberadaan hak suaka bagi mereka yang benar-benar tertindas. Dalam batasan yang sangat ketat, Grundgesetz memberi kemungkinan untuk membatasi hak -hak asasi tertentu secara langsung atau tidak langsung melalui undang-undang. Akan tetapi peraturan hukum tak pernah boleh menafikan makna pokok hak -hak asasi. Hak asasi adalah hukum yang berlaku langsung. Inilah salah satu pembaruan Grundgesetz yang terpenting. Dalam konstitusikonstitusi yang lama, pencantuman hak-hak asasi lebih bersifat pernyataan program yang tidak mengikat secara yuridis. Kini, ketiga badan penyelenggara negara ? baik parlemen sebagai legislatif, maupun eksekutif, yaitu pemerintah dengan segala aparatur administrasi negara, polisi dan tentara, begitu juga pengadilan sebagai pelaksana yuridiksi ? terikat secara ketat oleh hak-hak asasi. Seitap warga yang merasa salah satu hak asasinya tidak diindahkan, berhak untuk mengajukan tuntutan perihal keputusan atau tindakan negara kepada Mahkamah Konstitusional Federal. Dengan memasuki Konvensi Eropa untuk Perlindungan Hak Asasi Manusia dan Kemerdekaan Pokok Individu pada tahun 1952, Republik Federal Jerman sejak 1953 berada di bawah pengawasan internasional

untuk hak asasi. Pasal 25 konvensi tersebnut memberikan hak kepada warga negara-negara penandatangan untuk menuntut negaranya sendiri di hadapan Komisi Eropa; protokol tambahan ke 9 pada konvensi itu juga membukakan kemungkinan kepada warga untuk mengajukan keluhan keluhan yang bersifat individual kepada Mahkamah Eropa untuk Hak Asasi Manusia. Pada tahun 1973 Jerman juga meratifikasi Pakta-Pakta Internasional PBB tentang Hak Asasi Manusia.

3. Dasar-dasar tata negara Ada lima prinsip yang menjadi acuan ketatanegaraan dalam Grundgesetz; Jerman adalah negara republik dan demokrasi, negara federal, negara hukum dan negara sosial. Republik sebagai bentuk negara dikukuhkan oleh UUD dalam penamaan ?Republik Federal Jerman?. Ke luar hal ini tampak dalam kenyataan, bahwa Presiden Federal (Bundesprasident) adalah kepala negara yang ditentukan melalui pemilihan. Dasar bentuk negara demokrasi adalah asas kedaulatan rakyat. Undang-Undang Dasar menyebutkan, bahwa seluruh kekuasaan negara berasal dari rakyat. Dalam hal ini Grundgesetz menganut sistem demokrasi tak langsung, yaitu demokrasi melalui perwakilan. Artinya : kekuasaan negara harus diakui dan disetujuai rakyat, tetapi penyelenggaraannya tidak langsung oleh keputusan-keputusan rakyat, selain dalam pemilihan umum. Penyelenggaraan ini diserahkan kepada ?badan-badan tersendiri? dibidang legislatif, eksekutif dan yudikatif. Rakyat sendiri menjalankan kekuasaan negara terutama dalam pemilihan parlemen yang diselenggarakan secara berkala. Berbeda dengan konstitusi berbagai neg bagian, ara Grundgesetz menentukan bentuk-bentuk demokrasi langsung seperti referendum dan plebisit hanya sebagai perkecualian. Penyelenggaraan plebisit hanya diharuskan dalam hal perubahan pembagian wilayah federal. Grundgesetz memilik konsep ?demokrasi yang berani melawan?. Sikap ini berasal dari pengalaman pada saat Republik Weimar, yang diruntuhkan oleh partai-partai radikal dan memusuhi konstitusi. Dasar pemikiran demokrasi berlawanan adalah bahwa kebebasan semua kekuatan dalam percaturan politik menemui batasnya, bila ada usaha meniadakan demokrasi itu sendiri melalui prosedur demokrastis. Itulah alasan mengapa Grundgesetz memberikan kewenangan kepada Mahkamah Konstitusional Federal untuk melarang partai politik yang bertujuan menghambat atau meniada kan tata negara demokratis. Ditetapkan bentuk negara federal dalam UUD berarti bahwa tidak hanya federasi, tetapi juga ke-16 negara bagian mempunyai status setara negara. Untuk bidang-bidang tertentu, negara-negara bagian tersebut memiliki kedaulatan atas wilayahnya, yang diwujudkan melalui legislasi, penegakan hukum dan yurisdiksi sendiri. Setelah ditetapkannya pebagian tugas dan kewenangan antara federasi dan negara bagian, titik berat kegiatan legislatif ternyata memang terletak pada negara pusat atau federasi. Bukanlah pada negara bagian seperti yang diinginkan oleh konstitusi. Negara bagian terutama bertugas menyelenggarakan administrasi negara, artinya melaksanakan undang undang. Pembagian tugas ini adalah unsur penting dalam sistem pembagian kewenan dan gan keseimbangan keuasaan yang digariskan oleh Grundgesetz.

serta perlindungan bagi penyandang . prinsip-prinsip demokrasi. Banyak sekali undang-undang dan keputusan pengadilan yang telah menghidupi prinsip ini. Perubahan seperti itu hanya mungkin. negara hukum dan negara sosial. tunjangan tempat tinggal dan tunjangan anak. bila ada pengaduan hak yang tersangkut. bila sebagian anggota oposisi ikut menyetujuinya. Negara sosial diwujudkan dalam asuransi wajib kesejahteraan sosial yang meliputi tunjangan purnakarya (pensiun). Karena jarang sekali ada satu partai atau koalisi yang memiliki mayoritas suara sebesar ini baik di Bundestag maupun di Bundesrat. Fungsi-fungsi kekuasaan negara dipercayakan kepada badan legislatif. di satu pihak. juga tidak melalui mayoritas dua pertiga. Pada tanggal 1 Juli 1993 mulai berlaku suatu perubahan terhadap Grundgesetz (pasal 16a) yang berisikan hak untuk mendapat suaka (bandingan bab tentang ?Penduduk?). Prinsip pemerintahan atas dasar hukum ini berarti. untuk menyebut beberapa contoh lagi. tunjangan bagi orangcacat. amandemen tersebut mencakup tujuan negara di bidang pelestarian lingkungan.Inti dari prinsip negara hukum yang tertuang dalam Grundgesetz adalah pebagian kekuasaan. badan eksekutif dan badan yudikatif yang masing-masing bediri sendiri. Undang-undang dasar Jerman hanya dapat diubah melalui persetujuan dua pertiga anggota Bundestag (Parlemen) dan dua pertiga anggota Bundesrat (Dewan Perwakilan Negara Bagian). bahwa badan eksekutif alias pemerintah tidak boleh melanggar hukum yang berlaku. Selanjutnya pengakuan terhadap martabat manusia dan inti dari hak-hak kesamaan dan kemerdekaan yang bersifat hak asasi. selanjutnya untuk segala bentuk interfensi ke dalam ruang hukum dan ruang kemerdekaan individu dibutuhkan suatu dasar hukum formal (persyaratan adanya undang -undang). Beberapa aturan dalam Grundgesetz tidak boleh diubah. memberi bantuan sosial kepada yang membutuhkan. Termasuk dalam pooko-pokok konstitusi yang tak dapat diganggu-gugat ini adalah bentuk negara federasi. Perubahan terbaru terhadap Grundgesetz mulai berlaku pada tanggal 15 November 1994. pembagian kekuasaan. terutama konstitusi dan undang-undang (keutamaan undangundang). Prinsip negara sosial adalah pemikiran baru yang melengkapi gagasan tradisional tentang negara hukum. Perubahan terhadap Grundgesetz. perubahan terhadap Grundgesetz membutuhkan konsensus yang sangat luas. Negara juga. Semua tindakan alat negara dapat diperiksa kesesuaian hukumnya oleh hakim yang independen. Elemen penting yang kedua dal m prinsip a negara hukum adalah berlakunya hukum secara mutlak pada semua perbuatan negara. biaya perawatan dan pemulihan kesehatan serta tunjangan bagi penganggur. serta menjaga keadilan sosial melalui perundangan yang menyangkut lindungan pekerjaan dan waktu kerja 4. Arti penting pembagian kewenangan dini terletak pada pembentukan kekuasaan negara melalui pengawasan dan pembatasan timbal balik yang membuahkan perlindungan bagi kebebasan seitap warga. perwujudan persamaan hak antara perempuan dan laki-laki secara nyata. Negara diwajibkan melindungi kelompok-kelompok masyarkat yang lemah dan senantiasa mengusahkan keadilan sosial.

Negara bagian bukanlah provinsi. Federalisme telah terbukti tangguh: baik keistimewaan maupun masalah-masalah regional dapat diperhatikan dan teratasi dengan lebih baik melalui sistem ini dibandingkan melalui sistem pemerintahan terpusat. Pasal 23 yang baru itu juga mengatur peran serta Bundestag dan negara -negara bagian dalam upaya memajukan integrasi Eropa. Dipihak lain dimasukkan pula perubahan menyangkut pembagian kewenangan legislatif antara federasi dan negara bagian. tetapi negara dengan kewenangan bernegara sendiri. Pasal bersangkutan. yag harus sesuai dengan prinsip negara hukum berbentuk republik yang demokratis dan sosial menurut norma Grundgesetz. Di luar itu. Untuk penyusunan kembali RFJ terdapat aturan dalam Grundgesetz. Sistem federasi mempunyai tradisi konstitusional yang panjang. 5. Akan tetapi keberadaan negara bagia yang ada sekarang bukan tidak bisa berubah. Tugas utama federasi adalah mempertahankan kemerdekaan. negara bagian tersebut memiliki kebebasan menentukan sendiri undag-undang dasarnya. Pembagian antara federasi dengan . yang hanya pernah diselingi oleh sistem negara kesatuan di bawah rezim Nazi (1933-1945). Umum Republik Federal Jerman terdiri atas 16 negara bagian. Perubahan konstitusi selanjutnya berhubungan dengan status Jerman di Eropa diakibatkan oleh Perjanjian Maastricht. bertatanegara hukum. sosial dan federalistis. Sistem Pemerintahan a. Dalam hubungan ini. yaitu Pasal 23 Grundgesetz. Pelestarian keanekaragaman itu adalah fungsi tradisional federalisme. pelestarian tradisi tata kota serta pengembangan kebudayaan daerah. Jerman termasuk contoh negara federal yang klasik. Kini fungsi tersebut menjadi semakin penting berkenaan dengan tuntutan regional seperti perlindungan bangunan bersejarah. menjembatani persatuan ke luar dengan keanekaragaman di dalam.cacat. Bentuk negara federal termasuk di antara prinsip-prinsip konstitusi yang tidak bisa diubah. Tatanan federal di Jerman. menegaskan dalam versi barunya niat Republik Federal Jerman untuk mencapai Eropa bersatu dengan struktur demokratis. Setiap negara bagian mempuyai undang -undang dasar sendiri. prinsip pembagian kerja sangat dijunjung tinggi.. seperti juga di Amerika Serikat dan Swis.

Masih ada beberapa bidang yang pada awalnya tidak tercantum dalam Grundgesetz. undang-undang mengenai energi nuklir. Di sini termasuk perguruan tinggi. negara bagian mempunyai hak menetapkan undang -undang hanya bila hal bersangkutan belum di atur federasi. pelayaran dan lalu lintas jalan.negara bagian adalah elemen penting dalam sistem pembagian kewenangan dan keseimbangan kekuasaan. jika benar-benar diperlukan peraturan hukum yang seragam untuk seluruh wilayah negara federal. hubungan udara dan sebagian peraturan perpaj kan. apakah diperlukan peraturan hukum yang berlaku di seluruh wilayah federal. Selain itu. Termasuk dalam kewenangan bersaing antara lain bidang-bidang hukum pidana dan perdata. masalah limbah. Termasuk di dalamnya keikutsertaan negara bagian dalam kegiatan politik pada tingk at federasi melalui perannya di Bundesrat. misalnya kesempatan bereksperimen dalam lingkup terbatas dan munculnya persaingan sehat antar negara bagian. bisa saja memiliki mayoritas dan memegang pemerintahan di salah satu negara bagian. misalnya dalam bidang pendidikan. hukum perburuhan dan hukum pertanahan. di atur dan dibiayai bersama oleh federasi dan negara bagian. sehingga secara praktis negara bagian tidak lagi memiliki kewenangan di bidang tersebut. bidang perumahan. Beberapa bidang dimasukkan dalam kewenangan negara bagian. perencanaan daerah dan masalah air. Salah satu negara bagian dapat saja menerapkan sesuatu yang baru. Tatanan federal juga memperkuat prinsip demokrasi karena memungkinkan keterlibatan politik warga dalam lingkungannya. Termasuk diantaranya perluasan dan pembangunan . Kewenangan Negara Bagian Grundgesetz mengatur kewenangan legislatif federasi dengan memperhatikan. kewenanga bersaing dan n kewenangan membuat undang-undang pokok. dan dengan demikian merintis pembaruan di seluruh wilayah federal. hukum niaga. pertahanan. perkeretaapian. yang saat ini direncanakan. kelestarian alam dan cagar alam. Sistem federasi masih mempunyai beberapa kelebihan. sistem federasi mampu memberi kesempatan sesuai dengan perbedaan regional dalam pembagian kekuatan politik. b. ataukah diinginkan peluang bagi negara bagian untuk menciptakan undang-undang sendiri. untuk semua hal tersebut dibutuhkan peraturan hukum yang seragam. moneter dan alat pembayaran. kebersihan udara dan peredaman kebisingan. selanjutnya peraturan untuk warga asing. bila warganya ikut terlibat dalam proses politik di daerah yang dikenalnya melalui pemilihan umum dan pemungutan suara. Hal ini jelas lagi dengan adanya pembagian kewenangan federasi dalam penetapan hukum yaitu kewenangan penuh. dengan berpatokan pada undang undang pokok yang ditentukan federasi. Pusat di lain pihak hanya boleh melakukannya. Demokrasi akan lebih hidup. Bidang-bidang yang disebut ?Kewenangan Bersama? ini pada tahun 1969 dimasukkan ke dalam Grundgesetz. Partai yang beroposisi pada tingkat federal. a Dalam hal kewenangan bersaing. Federasi mempunyai kewenangan legislatif penuh antara lain atas bidang-bidang hubungan luar negeri. Dalam kenyataannya.

Negara-negara bagian berwenang melaksanakan seluruh administrasi dalam negeri. otonomi pemerintahan komunal erat berhubungan dengan pembaruan yang dilaksanakan Freiherr vom Stein. Keberadaan pengadilan tersebut menjamin penafsiran hukum yang seragam. Pada masa itu orang yang memperoleh hak sebagai warga kota berdaulat terbebaskan dari belenggu perhambaan tuan tanah feodal. Ada tiga macam tugas yang diemban pemerintahan negara bagian: pertama tugas yang semata -mata menjadi urusan sendiri (misalnya sekolah. aparat pemerintah negara bagian bertanggung jawab pula atas pelaksanaan bagian terbesar undang undang dan peraturan yang diberlakukan federasi. Kekuatan negara bagian yang sebenarnya terletak pada pelaksanaan administrasi negara dan keterlibatannya dalam pembuatan undang-undang federasi melalui bundesratz. pelestarian lingkungan). peraturan hukum di tingkat komunal serta bidang kepolisian juga menjadi kewenangan negara bagian. . Hal ini berakar pada hak-hak istimewa kota-kota berdaulat pada abad pertengahan. kepolisian dan perencanaan regional). Dalam menegakkan hukum. kereta api.? demikianlah semboyan saat itu). negara bagian memiliki kewenangan atas semua bidang yang belum di atur oleh federasi atau yang tidak ditentukan sebagai kewenangan federasi oleh Grundgesetz. Di zaman modern. serta pada polisi perbatasan dan angkatan bersenjata. Semua pengadilan lainnya adalah pengadilan negara bagian. (?Udara kota membebaskan. perizinan usaha.perguruan tinggi. bea cukai. Dengan demikian tata negara yang digariskan oleh konstitusi Republik Federal Jerman dalam kenyataannya telah berkembang menjadi tatanan yang bersifat sentral dalam bidang legislatif dan yang lebih menonjol ciri federalnya dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan c. penempatan tenaga kerja. Kemudian tugas melaksanakan hukum federal sebagai urusan dan tanggung jawab sendiri (misalnya undang-undang perencanaan bangunan. Pada waktu yang sama. Swapraja Komunal Pemerintahan kota dan desa yang otonom adalah pencerminan kemerdekaan warga yang menjadi tradisi di Jerman. terutama dalam tata Kotapraja Prusia yang diberlakukan tahun 1808. Selain itu. pos. dan terakhir tugas melaksanakan peraturan hukum federal atas mandat federasi (umpamanya pembangunan jalan negara. Bagian terbesar administrasi publik dikerjakan oleh setiap negara bagian secara mandiri. Yurisdiksi federasi pada dasarnya terbatas pada Mahkamah Konstitusional Federal dan pengadilan-pengadilan tinggi. bantu an pendidikan). Lembaga administrasi negara pada tingkat federal hanya ada untuk bidang -bidang hubungan luar negeri. Dengan demikian poko-pokok yang tinggal untuk legislasi negara bagian adalah sebagian luas bidang pendidikan dan kebudayaan. sebagai perwujudan ?kedaulatan budaya? mereka. perbaikan struktur ekonomi regional serta struktur pertanian dan perlindungan pantai.

Dengan demikian mereka berhak untuk mengatur segala urusanmasyarakat setempat secara mandiri dalam kerangka hukum nasional. Pemerintah kota. Namun itu semua biasanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan komune. Setiap komune berhak menarik sendiri pajak dan iuran tertentu. 6. Setiap komune bertanggung jawab pula untuk pendidikan lanjutan dan pembinaan remaja.Grundgesetz meneruskan tradisi ini dan dengan jelas menjamin pemerintahan komunal yang otonom pada tingkat kota komune (Gemeinde) dan kabupaten (Kreis). ia dapat memeriksa anggaran pendapatan dan belanja. Perundang-undangan komunal menjadi kewengan negara bagian. Kota dan Gemeinde adalah sel-sel kebersamaan politik masyarakat yang terkecil. pengolahan air limbah. seperti pajak bumi dan pajak usaha. Tugas seperti ini dapat diambil alih oleh kabupaten sebagai satuan wilayah yang lebih besar. atau ikut dalam diskusi mengenai rencana pembangunan. Kota-kota yang agak besar tidak ternasuk administrasi kabupaten. rumah sakit. merupakan bagian dari sistem swapraja komunal. teater. air dan gas. setiap warga dapat berbicara langsug dengan wakil-wakil rakyat yang dipilih. agar kemerdekaan dan demokrasi dalam negara dan masyarakat tetap terpelihara. perpustakaan umum. melainkan berdiri sendiri. Selain itu swapraja komunal mengenakan pungutan untuk pelayanan jasa. Namun praktik administrasi komunal pada umumnya hampir sama di semua negara bagaian. Lembaga Pemerintahan Sebagai negara yang menjunjung tinggi demokrasi. museum. undang-undang pokok di bidang ini berbeda dari satu negara bagian ke negara bagian lain. komune dan kabupaten harus dilaksanakan secara demokratis. Di samping itu komune berhak atas pajak konsumsi dan pajak kemewahan yang ditarik oleh negara bagian dari warga setempat. bila komune -komune tidak memiliki uang yang cukup untuk membiayai pelaksanaan tugasnya. Oleh karena itu diupayakan adanya pembagian kekuasaan dan kewenangan yang jelas sehingga tidak dapat terulang . Berdasarkan alasan historis. Kabupaten inipun dengan badan -badan yang dipilih secara demokratis. Karena itu setiap komune mendapat andil dari federasi maupun dari negara bagian. Swapraja komunal dan kemandirian daerah tidak akan ada artinya. Dalam rapat terbuka untuk warga setempat. Selain itu ada bantuan dari dana pengimbangan antar komune. Sistem swapraja komunal memberi peluang bagi masyarakat untuk turut serta dalam pelaksanaan politik dan dalam pengawasan. Hak swaraja terutama mencakup bidang angkutan umum di wilayah komunal. Setiap satuan swapraja juga menentukan sendiri apakah tindakannya efisien dan ekonomis. Sel-sel itu harus senantiasa berkembang dan memperbarui diri. misalnya dari pajak imbalan kerja dan pajak pendapatan. RFJ berupaya keras untuk tidak mengulangi politik yang pernah diterapkan dan terjadi sesaat Hitler memegang kekuasaan. yang dkelola secara intern oleh setiap negara bagian. Keuangan yang memadai selalu mejadi bahan pembahasan. pengadaan listrik. Selain itu pembangunan dan pemeliharaan sekolah-sekolah. dan perencanaan tata kota. pembangunan jalan setempat. Banyak masalah setempatyang tidak dapat diselesaikan sendiri oleh komune dan kota-kota kecil. gedung olah raga dan kolam renang.

Suatu undang-undang (kecuali perubahan terhadap konstitusi) diterima. Kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki oleh negara terbagi dalam 3 lembaga pemerintahan yaitu : 1) Lembaga Legislatif : a) Bundestag (DPR) Bundestag Jerman adalah Dewan Perwakilan Rakyat Republik Federal Jerman. Dalam lingkup tugas komisi terletak juga titik berat pengawasan parlemen atas perilaku pemerintah. Dalam sistem demokrasi yang dianut oleh RFJ (demokratis-parlementer) partai-partai politik memegang peran yang konstitutif. utama adalah menetapakan undang-undang. Kepada Komisi Petisi setiap warga dapat mengajukanpermohonan maupun keluhannya. Yang berarti jika salah satu partai politik menang dalam pemilu baik tingkat daerah ataupun tingkat federal/pusat. yang juga memainkan peranan penting. memilih Kanselir dan mengawasi pemerintah. langsung. penyelesaian begitu banyak masalah yang beraneka ragam tak mungkin tercapai. tidak terikat pada penugasan dan perintah siapapun dan hanya bertanggung jawab pada hati nuraninya sendiri. terutama dalam diskusi mengenai masalah penting politik dalam negeri dan luar negeri. Sesuai keanggotaan partai. Komisi Sosial sampai Komisi Anggaran Belanja Negara. sama dan rahasia.lagi penyalahgunaan kekuasaan. 6700 rancangan undang -undang (RUU) diajukan kepada parlemen dan 4400 telah diputuskan. Dari tahun 1949 sampai akhir periode legistalif 1990. Ini mencakup Komisi Luar Negeri. Disini aspirasi politik harus dipertemukan dengan pandangan para ahli dari bidangnya masing -masing. Sidang pleno Bundestag adalah forum perdebatan besar di parlemen. RUU dibacakan dan dibahas tiga kali kepada komisi yang bersangkutan. Pembubarannya (sebelum masa jabatan berakhir) hanya dapat dilakukan dalam situasi khusus dan menjadi kewenangan Presiden Feder Tugas Bundestag yang al. bebas. maka partai ini berkuasa penuh dan bertanggung jawab atas pelaksanaan politik dalam periode pemerintahan yang ditentukan. Untuk udang-undang yang menyangkut kewenangan negara bagian masih diperlukan persetujuan dari Bundesrat. Pada pembacaan ketiga diadakan pemungutan sura. Tanpa pembidangan itu. Bundestag menentukan komisi-komisi sesuai dengan pembagian bidang tugas yang berlaku pada pemerintah. Jadi mereka memiliki mendat bebas. bagian lebih kecil dari parlemen sendiri maupun dari Bundesrat. . Anggota-anggota Bundestag Jerman dipilih dalam pemilihan yang umum. karena mewujudkan kewenangan parlemen atas pendapatan dan belanja negara. Parlemen ini dipilih oleh rakyat setiap empat tahun. apabila disetujui mayoritas dari jumlah suara yang diberikan. mereka bergabung dalam fraksi fraksi atau kelompok. Mereka masing-masing adalah wakil seluruh rakyat. Hati nurani dan solidaritas politis pada partai sendiri kadang-kdang dapat bertabrakan. Pekerjaan awal mempersiapaan perundangan dilaksanakan dalam rapat-rapat komisi yang biasanya bersifat tertutup. Kebanyakan RUU tersebut berasal dari pihak pemerintah. Namun.

Lebih dari setengah undang-undang yang dibuat memerlukan persetujuan Bundesrat. Bagaimanapun juga. Ketua Bundestag biasanya dipilih dari fraksi terbesar sesuai kebiasaan undang-undang dasar Jerman sejak dahulu. empat. perubahan terhadap UUD memerlukan persetujuan Bundesrat dengan mayoritas dua pertiga dalam hal perundangan lain. bahwa seitap negara bagian yang pemerintahannya didominasi oleh partai sendiri. Ketidaktergantungan para anggota parlemen secara keuangan dijamin melalui pemberian honorarium yang tingginya sesuai dengan arti penting kedudukan seorang wakil rakyat. setiap negar bagian hanya dapat memberikan suaranya sebagai kesatuan. apabila partai-partai yang membentuk pemerintah federal tidak memiliki mayoritas di Bundesrat. kepentingan negara bagian sering kali didahulukan dari kepentingan partai. Bundesrat mempunyai hak keberatan saja. Berbeda dengan sistem senat di federasi lain seperti di Amerika Serikat atau Swis. Dalam pemungutan suara. Sesuai dengan jumlah penduduknya. lima atau enam suara. Kompromi harus selalu ditemukan.walaupun seorang anggota parlemen keluar dari partainya. misalnya dengan keuangan atau kewenangan administrasi mereka. Ini membuat situasi mayoritas yang berganti-ganti. Di sinilah tampak dengan sangat jelas ketidaktergantungan anggota-anggota parlemen. Anggota Bundesrat adalah pejabat pemerintah negara bagian atau orang yang diberi kuasa oleh pemerintah tersebut. Ketua Bundesrat dipilih secara bergilir dari antara negara bagian yang terwakili di dalamnya untuk . Di Bundesrat. Akibatnya. Pemerintah pusat tak selalu dapat yakin. Berdasarkan jumlah anggota fraksi dan kelompok ditentukan pula jumlah wakilnya dalam komisi komisi. akan bersidang. undang-undang tersebut tak dapat diputuskan tanpa direstui oleh Bundesrat terutama adalah undang-undang yang berkaitan dengan kepentingan negara bagian. Anggota Bundesrat tidak terdiri dari wakil rakyat yang dipilih. Ini menunjukkan sistem federasi yang hidup. pemungutan suara dapat membawa hasil yang tidak sesuai dengan pembagian kursi di parlemen. Bundesrat turut serta dalam pembuatan undang-undang dan administrasi negara federal. yang dapat dibatalkan oleh keputusan Bundestag. b) Bundesrat (Dewan utusan negara bagian) Lembaga legislatif yang terdiri dari perwakilan dari negara bagian yang jumlahnya didasarkan pada banyaknya penduduk negara bagian yang bersangkutan. Artinya. yang anggotanya berasal baik dari Bundestag maupun dari Bundesrat. tanpa peduli partai apa yang berkuasa di sana. Bundesrat tidak terdiri dari wakil rakyat yang dipilih. ia masih tetap memegang mandatnya di Bundestag. Setiap negara bagian mendahulukan kepentingan khususnya di Bundesrat dan akan bersekutu dengan negara bagian lain yang bertujuan sama. akan juga selalu mendukung kebijakan Pemerintah Federal. setiap negara bagian mempunyai tiga. maka Komisi Perantara. Siapa yang sedikitnya delapan tahun menjadi anggota parlemen berhak mendapatkan pensiun setelah mencapai batas usia yang ditentukan. Bila kedua dewan tersebut tidak dapat mencapai kesepakatan.

Dalam sistem ini. Ia mengepalai kabinet federal. tetapi tidak memiliki program alternatif bersama. Hanya Bundesversammlung yang dapat memutuskan apakah suatu partai yang berbahaya terhadap ?kebebasan -demokrasi UUD dilarang atau tidak. Bundestag yang megnajukan mosi tidak percaya terhadap anselir. Kanselir harus juga mematuhi kesepakatan dengan partner koalisinya dan menghormati kepentingan mereka. bila yang terakhir berhalangan.masa jabatan setahun. Struktur Federal Jerman . Kementerian Luar Negeri. Percobaan menjatuhkan Kanselir melalui mosi ini telah dua kali dilakukan. ia saja yang berhak membentuk kabinet. c) Bundesversammlung (Badan Permusyawaratan). Kehakiman. terdiri atas Kanselir dan para menteri. Maksud mosi konstruktif ini untuk menghindari jatuhnya pemerintah atas ulah kelompok-kelompok oposisi yang hanya sepakat menolak pemerintah. Grundgesetz tidak mengenal mosi tidak percaya terhadap menteri. Beberapa kementrian disebutkdan dalam Grundgesetz. hanya ialah yang bertanggung jawab terhadap Dewan Perwakilan Rakyat. Pertanggungjawaban ini dapat berwujud ?mosi tidak percaya konstruktif?. Kanse lir Federal adalah satu-satunya orang dalam kabinet yang dipilih oleh parlemen. 2) Lembaga eksekutif : a). Keuangan dan Pertahanan. disebut juga kabinet. Posisi Kanselir yang kuat bertumpu pada kewenangannya : ia menentukan garis besar kebijakan pemerintah. sekaligus harus memilih Kanselir baru. Prosedur mosi ini sengaja dicantumkan dalam Grundgesetz sebagai perbaikan terhadap UUD Republik Weimar. Kanselir Federal mempunyai posisi istimewa dan mandiri dalam pemerintah dan dihadapan para menteri. Kanselir juga menentukan jumlah menteri dan bidang tugas mereka. Tidaklah salah bila sistem pemerintahan Jerman juga dijuluki sebagai ?demokrasi Kanselir?. Para menteri federal mengepalai bidang tugas masing-masing dengan menjalankan garis besar tersebut secara mandiri dan atas tanggung jawab sendiri. Ketua Bundesrat mewakili Presiden Federal. Pemerintah Federal (Bundeskanzler) Pemerintah Federal Jerman. Selain itu. Kementerian -kementerian Federal Dalam Negeri. Kanselir memilih menteri dan mengajukan usulan mengikat kepada Presiden Federal untuk mengangkat maupun memberhentikan mereka. Dalam politik praktis. Bundesversammlung yang dibentuk pada tahun 1951 berlokasi di kota Karlsruhe bertugas untuk mengawasi agar semua ketentuan peraturan di dalam UUD dipenuhi. tetapi baru satu kali berhasil : Pada bulan Oktober 1982 melalui mosi tidak percaya terhadap Kanselir Helmut Schmidt dipilihlah Helmut Kohl sebagai Kanselir baru. Pengadaan ketiga kementerian yang disebutkan terakhir merupakan persyaratan konstitusional.

.

kewenangan politik luar negeri tetap pada Pemerintah Federal. . yang bersidang hanya untuk tujuan ini.d) Presiden Federal (Bundespresident) Kepala negara Republik Federal Jerman adalah Presiden Federal. Ia memanifestasikan kebersamaan dalam negara dan tatakonstitusional yang melampaui segala batas partai. sebelum undang-undang itu diumumkan dalam Lembaran Undang-Undang Federal. dapat membubarkan Bundestag. Kadang-kadang utusan yang terpilih itu adalah tokoh-tokoh terkemuka dan berjasa yang tidak duduk dalam parlemen negara bagian. kemudian atas usulan Kanselir ia melantik serta memberhentikan para menteri Pemerintah Federal. pegawai negeri di tingkat federal. Presiden Federal dipilih oleh Majelis Federal dengan suara terbanyak untuk periode lima tahun. Setelah itu dapat dipilih satu kali lagi. yang dipilih oleh parlemen di setiap negara bagian. Presiden Federal mewakili negara Jerman secara hukum antar bangsa. Bila Kanselir Federal gagal dalam usahanya memenangkan mosi kepercayaan di Bundestag. berdasarkan usul Kanselir. serta para perwira. Ia dipilih oleh Majelis Federal (Bundesversammlung). Kemudian atas usulan Kanselir ia melantik serta memberhentikan para menteri Pemerintah Federal. Presiden Federal mengangkat dan memberhentikan para hakim federal. Presiden Federal mewujudkan kesataun seluruh masyarakat politik dengan cara khusus. Ia dapat memberi grasi kepada terpidana. Ia mengawasi kesesuaian proses penyusunan undang-undang dengan konstitusi. maka kepala negara. Kepada Bundestag. (dengan memperhatikan perbandingan suara di parlemen itu) Presiden mengusulkan calon untuk dipilih sebagai Kanselir Federal. Ia mengikat peranjian atas nama Jerman dengan negara lain serta mengakreditasi dan menerima para duta be Namun sar. Majelis Federal terdiri dari para anggota Bundestag dan jumlah yang sama utusan.

Umum Perundang-undangan Republik Federal Jerman kebanyakan berupa hukum tertulis. Dalam kurun waktu keterpisahan selama empat dekade. serta pers dan media elektronik. Prinsip yang berlaku dalam hukum pidana dan yang oleh Grundgesetz diangkat menjadi prinsip konstitusional. apabila sudah berlaku undang-undang yang menetapkannya sebagai tindak pidana sebelum peristiwa itu terjadi (nulla poena sine lege). b. dengan beberapa pengecualian. ia dapat menjadi penengah yang netral diluar pertarungan politik sehari hari dan dengan demikian menjadi tokoh penuh wibawa. Cakupannya hampir pada semua bidang kehidupan. Setelah bergabungnya RDJ ke dalam Republik Federal pada tahun 1990. sistem hukum RFJ berasal dari tata hukum Romawi yang sebagian diambil alih. berbunyi sebagai berikut: Suatu hanya dapat dihukum. Tata hukum Jerman dibentuk oleh Undang-Undang Konstitusional. tata hukum RFJ dan RDJ berkembang jauh berbeda. sehingga dewasa ini legislasi merupakan penyesuaian dan perubahan (amandemen) terhadap hukum yang sudah ada. Pada abad ke-19 untuk pertama kalinya disusun hukum sipil yang seragam untuk seluruh wilayah Reich Jerman.Walaupun sebagaian tugasnya besifat representatif. Keseluruhan perundang-undangan federal mencakup sekitar 1900 undangundang dan 3000 peraturan hukum. ia dapat memberkan pedoman bagi orientasi politik dan moral para warga. disamping itu terutama sekolah dan universitas. saat ini telah dirampungkan. Prinsip yang mendasari kedua kitab ini adalah kebebasan mengikat perjanjian. dan dari banyak sumber lain di daerah-daerah. diberlakukan aturan-aturan penyesuaian secara meluas pada hampir setiap bidang hukum. Dengan memperhatikan situasi khusus dan perkembangan Jerman Timur selama ini. Proses penyesuaian struktur peradilan. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Kitab Undang-Undang Hukum Niaga sampai sekarang masih bernafaskan semangat liberalisme para penyusunnya. Jadi seorang hakim dilarang menggunakan . 3) Lembaga Yudikatif : a. Perundang -undangan negara bagian meliputi bidang kepolisian dan hukum komunal. Hal ini menjadi sangat penting mengingat perluya pengembangan ekonomi di negara-negara bagian baru. Negara Hukum Menurut sejarahnya. diputuskan untuk mengambil tindakan cepat untuk sejauh mungkin mempersamakan kedua tata hukum agar tercapai kesatuan hukum di seluruh wilayah Jerman. Dengan pemikiran dan pernyataan mendasar tentang tema-tema besar saat ini. tetapi juga dipengaruhi perundang-undangan Masyarakat Eropa dan hukum internasional. Jaminan-jaminan negara hukum menjadi jelas terutama dalam norma-norma hukum primer dan dalam perundangan mengenai tata cara hukum.

Mereka menghadapi pemerintahan kekaisaran dalam perdebatan yang panjang dan sengit selama pertigaan terakhir abad ke-19. Ini berlaku untuk semua tindakan administrasi negara seperti misalnya perhitungan tinggi pajak maupun keputusan tak naik kelas di sekolah. Peradilan istimewa dilarang. Grundgesetz menyempurnakan perlindungan hukum yang lengkap bagi warga terhadap tindakan aparatur negara. Pihak kepolisian memang dapat menahan seseorang untuk sementara. Dalam setiap pembatasan kebebasan seseorang tanpa perintah hakim. Yang juga bersifat konstitusional adalah prinsip bahwa atas perbuatan yang sama tidak boleh dijatuhi hukuman beulang kali berdasarkan hukum pidana umum. Penyelenggaraan hukum dipercayakan kepada hakimhakim yang independen dan hanya tunduk kepada hukum. dan bidang yuridiksi pengadilan. Ini terutama menyangkut UndangUndang Tata Peradilan yang mengatur struktur. te tapi tanpa perintah penangkapan orang tersebut hanya dapat ditahan paling lama sampai akhir hari penangkapan. RDJ tidak mengenal pengadilan tata usaha. Hal ini pun termasuk unsur prinsip negara hukum yang tercantum dalam UUD. merupakan hasil perjuangan kelompok liberal dan demokratis dalam parlemen. Kitab undang-undang Jerman telah pula menjadi contoh untuk negara-negara lain: Kiatab UndangUndang Hukum Perdata misalnya menjadi acuan untuk penyusunan kitab -kitab hukum sipil di Jepang dan Yunani. Pengaduan seperti itu merupakan sarana hukum luar biasa dalam menghadapi pelanggaran hak-hak asasi oleh alat negara. . Landasan-landasan negara hukum dalam peradilan Jerman hampir semuanya tertuang dalam undang-undang yustisi yang telah disusun pada abad ke-19. apabila ia merasa hak-haknya dilanggar. Setiap warga mendapat kemungkinan menggugat setiap tindakan negara yang menyangkut dirinya. ataupun memberlakukan undang-undang pidana dengan surut waktu.pasal-pasal hukum pidana yang mengatur perbuatan lain yang mirip. Keputusan mengenai keabsahan penangkapan dan lama penahanan hanya bisa diambil seorang hakim. organisasi. Warga dan tata usaha negara Setelah perkembangan politik di bidang hukum selama 100 tahun lebih. penahanan surat izin mengemudi atau penolakan terhadap permohonan izin mendirikan bangunan. c. Perlindungan hukum melalui pengadilan khusus masih dilengkapi kemungkinan yang dipunyai setiap warga untuk mengajukan pengaduan ke Mahkamah Konstitusional Federal. juga tidak dapat dimutasikan tanpa persetujuan mereka. keputusan hakim atas hal ini harus segera disusulkan. Kedua sumber hukum tersebut beserta Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang diberlakukan sejak tahun 1990. Pembatasan kebebasan seseorang hanya mungkin melalui hukum formal. Setiap orang mempunyai hak untuk didengar di pengadilan. Mereka sama sekali tidak dapat dipecat. tetapi kini pengawasan menyeluruh terhadap adminstrasi negara juga berlaku di negara-negara bagian baru. serta Hukum Acara Perdata dan Hukum Acara Pidana.

Oleh karena itu. serta sengketa antara kedua mitra ketenagakerjaan yakni majikan dan syarikat pekerja. kecacatan. e. Pengadilan Negeri (Landgericht). mengenai Hak Para Pekerja untuk Ikut Menentukan Kebijakan Perusahaan dan Undang-Undang Peradilan Tenaga Kerja. Juga memiliki tiga Instansi seperti Pengadilan Tata Usaha. 4. Hukum dalam negara sosial Grundgesetz memerintahkan pengembangan tata negara sosial. Dengan instansi di tingkat wilayah. Pengadilan Tinggi (Oberlandesgericht) dan Mahkamah Agung Federal (Bundesgerichtshof). Suatu contoh mengesankan dalam usaha melaksanakan prinsip negara sosialadalah hukum tenaga kerja. mengenai kedudukan Serikat Kerja dalam Perusahaan.d. Organisasi lembaga penegakan keadilan Ciri sistem peradilan Jerman adalah perlindungan hukum yang menyeluruh dan spesialisasi pengadilan yang luas. 3. Mulanya hal ini hanya diatur secara singkat saja dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata di bawah judul ?Perjanjian Kerja?. ?Pengadilan Tata Usaha? menangani semua perkara publik di bidang hukum administrasi negara. kecelakaan. Terdapat empat tingkatan: Pengadilan Distrik (Amtsgericht). 2. Untuk maksud ini telah banyak diputuskan undang-undang. peraturan hukum ini menjamin pelayanan keuangan yang berbeda-beda jumlahnya dalam hal jatuh sakit. ?Pengadilan Sosial? menangani semua persengketaan yang berkenaan dengan asuransi wajib jaminan sosial. ?Pengadilan Urusan Keuangan? mengurusi perkara yang menyangkut pajak dan retribusi. mengenai Perlindungan Terhadap Pemutusan Hubungan Kerja. Terdapat lima jenis pengadilan: 1. pengangguran maupun setelah memasuki masa purnakarya. bagian dan federal. walaupun tetap bertumpu juga pada hasil putusan hakim. Memiliki tiga instansi pada tingkat wilayah. Kepada perorangan. kepentinangan sosial kini lebih banyak diperhatikan dalam penyusunan undang undang. ?Pengadilan Tenaga Kerja? menangani sengketa perdata yang berkaitan dengan hubungan kerja. 5. Peraturan hukum yang sangat berarti adalah Undang-Undang mengenai Perjanjian Tarif Imbalan Kerja. kasus perdata. . sejak berdirinya Republik Federal Jerma. negara bagian dan federal. terutama yang berkaitan dengan hukum tenaga kerja dan hukum sosial. Saat ini hukum tenaga kerja mencakup sejumlah besar undangundang dan perjanjian tarif imbalan kerja. ?Pengadilan umum? menangani kasus-kasus pidana.

Mahkamah Konstitusional Federal telah memutuskan lebih dari 114000perkara. Selama ini sudah beberapa pemerintah pusat dari berbagai aliran politik harus tunduk di bawah keputusan dari Karlsruhe ini. Pengadilan ini misalnya memutuskan dakan persengketaan antara federasi dan negarabagian. 7. Lembaga ini tidak hanya merupakan pengadilan tertinggi RFJ. apakah suatu partai mengancam pokok tata negara yang demokratis dan merdeka dan karena itu melanggar konstirusi. Hanya mahkamah inilah yang berwenang memutuskan. Walaupun demikian Mahkamah Konstitusional Federal juga menekankan. Mahkamah Konstitusional federal Karlsruhe mengawasi ditaatinya Grundgesetz. Fungsinya memutuskan perkara yang berkaitan dengan Undang-Undang Dasar. bahwa tugasnya memang memiliki dampak politk. Sampai saat ini. Organisasi Massa dan Pemilu Sistem demokrasi modern tidak akan berfungsi tanpa adanya partai-partai politik saling bersaing. Berkenaan dengan undang-undang. Selalu saja diperkarakan masalah yang mempunyai jangkauan politis luas di dalam maupun di luar negeri dan menjadi pusat perhatian publik. masih ada Mahkamah Konstitusional Federal yang berdiri di luar kelima bidang peradilan yang diuraikan di atas. tetapi hanya sekitar 2900 yang berhasil. tetapi lembaga itu sendiri bukan suatu badan politik. sedikitnya sepertiga anggota parlemen atau pengadilan-pengadilan lain. masing-masing beranggotakan delapan hakim yang dipilih setengahnya oleh Bundestag dan sisanya oleh Bundesrat untuk masa jabatan dua belas tahun. pemerintah negara bagian. Partai Politik. Mahkamah Konstitusional Federal terdiri dari dua senat. ataupun antara lembaga-lembaga pemerintah federal. Sementara dalam proses naik banding tahap dua (revisi) hanya diadakan pemeriksaan yuridis. Diselidiki apakah pengadilan menerapkan norma hukum primer secara tepat serta memperhatikan hukum acara yang berlaku.Selain itu. Melalui naik banding dilancarkan kontrol putusan tersebut dari segi hukum dan dari segi fakta. Sistem sarana hukum yang sangat beragam dan membuka kemungkinan luas untuk memeriksa kembali keputusan pengadilan. bila dinyatakan bertentangan maka undang-undang tersebut dicabut kembali. Partai yang melanggar konstitusi juga menyelidiki apakah undang-undang federal dan undang-undang negara bagian tidak bertentangan dengan UUD. Satu-satunya patokan adalah Grundgesetz. yang menentukan kerangka konstitusional bagi ruang gerak pengambian l keputusan politis. Pemilihan kembali tidak diperbolehkan. Jadi dalam proses naik banding dapat juga dihadapkan fakta -fakta baru. Partai yang terpilih untuk periode waktu terbatas mengemban tugas kepemimpinan politik dan . pengadilan tertinggi ini hanya akan bertindak atas permohonan dari badan-badan tertentu seperti pemerintah federal. Sekitar 109640 diantaranya adalah pengaduan atas dasar konstitusi. melainkan juga lembaga negara yang keberadaannya ditetapkan oleh konstitusi. Misalnya pernah diperiksa apakah ikut sertanya tentara Jerman dalam misi-misi PBB bertentangan dengan Grundgesetz.

yang mula-mula mencakup kelompok penentang tenaga nuklir dan kelompok aksi anti peperangan. CDU dan CSU. Uni Sosial Kristen (CSU). Pada tingkat federasi mereka semua sudah pernah saling berkoalisi ataupun bekerja sebagai oposisi. CDU tidak mempunyai cabang di Bavaria. yaitu : Uni Demokrat Kristen Jerman (CDU). Namun dalam Bundestag. yang sekaligus Wakil Federal yang baru.ditentukan bahwa. keempat partai itu mengalami berbagai perubahan penting. SPD lama yang umumnya didukung oleh kaum pekerja dilarang oleh rezim Hitler pada tahun 1933.? a. Para penyusun Grundgesetz memperhitungkan hal itu dengan mencantumkan pasal terdiri (pasal 210 tenang partai politik. terbuka baik untuk orang Kristen Katolik maupun Protestan. PDS adalah susulan dari Partai Persatuan Sosialis Jerman (SED). Sejak pemilihan umum pertama untuk seluruh Jerman pada thaun 1990 ada enam partai yang duduk dalam Bundestag. Partai-partai tersebut memainkan peran penting dalam penataan politik. SPD. ?Partai-partai ikut serta dalam perwujudan cita-cita politik rakyat. Dari tahun 1983 sampai 1990 Partai Hijau turut duduk di parlemen. CDU. Pada tahun 1998 mereka menjadi partai terkuat nomor empat dan membentuk koalisi pemerintah bersama SPD. yang dahulu menjadi partai negara di .fungsi pengawasan. Partai-partai lain adalah partai baru. Tetapi B?ndnis 90 (Kelompok 90) yang tergabung dengannya dalam satu daftar calon dan tampil di negara-negara bagian yang baru berhasil merebut kursi di Bundestag. Partai Demokrat Liberal (FDP). Pendiriannya bebas. hal mana mencerminkan keragaman pandangan dalam tubuh suatu partai massa. Partai Sosialisme Demokratis (PDS) dan ikatan antara Kelompok 90 dan Partai Hijau (B?ndnis 90/Die Gr?nen). Menteri Luar Negeri Federal yang baru. yang sekaligus adalah Wakil Kanselir adalah dari partai ?B?ndnis 90/Die Gr?nen?. Partai ini didirikan pada tahun 1979 pada tingkat federal dan kemudian berhasil merebut kursi di sejumlah parlemen negara bagian pula. yang mewakili seluruh golongan masyarakat. sedang CSU hanya muncul di negara bagian tersebut. yang pada tahun 1994 berhasil memasuki Bundestag. Partai Hijau terganjal Klausul pembatasan. Partai harus membeberkan sumber keuangannya didepan umum. CDU dan CSU membentuk satu fraksi. berasal dari gerakan radikal untuk kelestarian lingkungan hidup. artinya tidak memperoleh kursi di parlemen karena tidak mencapai lima persen dari seluruh suara sah yang diberikan. SPD didirikan kembali pada waktu itu dan tetap memakai nama partai pendahulunya. Partai-partai di Bundestag. Susunan organisasi partai harus sesuai dengan prinsip demokrasi. Partai Hijau. Pada pemilu tahun 1990. Dalam jangka waktu lima dasawarsa sejak pendiriannya. Kedua partai berorientasi Kristiani. berbeda dengan partai katolik Zentrumspartei pada zaman Republik Weimar. Partai Sosialis Demokrat Jerman (SPD). Kini mereka menganggap dirinya sebagai partai massa. Di dalam masing-masing partai ada kelompok yang mewakili sayap yang berbeda-beda. Sedang FDP dalam programnya meneruskan tradisi liberaisme Jerman.pada bulan Mei 1993 kedua partai itu bergabung dengan nama ?B?ndnis 90/Die Gr?nen?. CSU dan FDP didirikan antara tahun 1945 dan 1947 di negara-negara bagian zone Barat.

Jumlah mandat langsung yang sama mereka capai pula pada tahun 1998. Dalam pemilihan umum 1994. bebas. sama dan rahasia. Setiap warga negara Jerman yang telah berusia 18 tahun mempunyai hak pilih. Pemungutan suara komunal untuk tingkat kota dan kebupaten tak jarang berbeda jauh dari pemilihan tingkat federal dan negara bagian. tidak kehilangan hak pilih aktifnya atau karena keputusan hakim dicabut haknya untuk dipilih atau menduduki jabatan publik (?hak pilih pasti?). Untuk kelompok minoritas. namun sekaligus berhasil melampaui batas 5 persen dan karenanya memperoleh status fraksi. c. walaupun mereka hanya mencakup jumlah suara di bawah lima persen. konsentrasi seperti ini disebabkan terutama oleh adanya klausul pembatas yang diberlakukan sejak 1953 dan diperketat lagi pada tahun 1957. PDS ? seperti halnya Kelompok 90 / Partai Hijau ? dapat berebut kursi di Bundestag hanya melalui peraturan khusus bagi negara -negara bagian baru. partai yang bisa mengirim wakilnya ke Bundestag hanyalah partai yang berhasil mengantongi sedikitnya lima persen dari jumlah suara sah. b. Dalam pemilihan ini.Jerman Timur. langsung. Sistem pemilihan Bundestag adalah peraturan ?pemilihan . apabila dipenuhi prasyarat-prasyarat tertentu. Para calon untuk pemilihan pada umumnya diajukan oleh partai-partai. atau memenangkan tiga mandat langsung. dengan syarat telah tinggal di Jerman selama paling sedikit tiga bulan dan tidak kehilangan hak pilihnya. Klausul Pembatas. menurut klausul itu. Sistem pemilihan umum. klausul pembatas tidak diberlakukan. Umpamanya di parlemen negara bagian Schleswing Holstein ada seorang wakil Himpunan Pemilih Schleswig Selatan yang mewakili minoritas Denmark. apa yang dinamakan ?partaipartai balai kota? sering memainkan peranan penting sebagai perserikatan bebas para pemilih. klausul pembatas ketika itu diterapkan secara terpisah. Seitap orang yang paling sedikit sudah satu tahun memiliki kewarganegaraan Jerman dapat mencalonkan diri dalam pemilihan umum. dengan syarat telah mencapai umur 18 tahun pada hari pemilihan umum dilaksanakan. Tidak ada tahap pemilihan pendahuluan. tinggal empat saja yang duduk dalam parlemen hasil pemilu 1990. PDS berhasil memperoleh kedudukan di Bundestag karena merebut empat mandat langsung di Berlin. Mahkamah Konstitusional Federal dengan jelas menyatakan menerima klausul ini yang bertujuan untuk menghindari pembiasan kekuatan politik yang terlalu luas seperti yang terjadi pada masa Republik Weimar. Setelah Jerman bersatu. Dari 36 partai yang ikut serta dalam pemilihan Bundestag pertama pada tahun 1949. Pemilihan umum untuk semua Dewan Perwakilan Rakyat bersifat umum. tetapi terdapat kemungkinan calon-calon perorangan yang tidak berpartai untuk mengajukan diri. Di wilayah bekas Jerman Timur tersebut. orang-orang Jerman yang tinggal di luar negeri juga dapat memilih (?hak pilih aktif?). PDS tidak mampu mencapai kedudukan sebagai kekuatan politk yang berarti. dan untuk memungkinkan adanya ma yoritas yang mampu membentuk pemerintahan. Dalam pemilu 1990.

namun biasanya berkisar pada 70 persen. calon yang mendapat suara terbanyak dinyatakan terpilih. yaitu 656 orang wakil rakyat.000. Apabila suatu partai mendapat mandat langsung di wilayah-wilayah yang lebih banyak daripada jumlah kursi yang semestinya menurut persentase suara. partai politik merupakan elemen yang hidup. Bundestag akan memiliki jumlah anggota yang melebihi jumlah yang ditetapkan peraturan. maka ia tetap boleh memegangnya sebagai ?mandat tambahan?. setiap warga diberikan kemungkinan untuk lansung memilih politisi tertentu.000. CDU 690. Pada tahun 1998. Peraturan megenai daftar calon negara bagian dimaksudkan agar setiap partai mampu mengirim wakil-wakilnya ke Bundestag sesuai perolehan suara masing-masing. Perbedaan ideologi diantara partai politik tidak menjadi masalah dalam mencetuskan suatu perekonomian yang bebas. Namun jumlahnya hanya cukup untuk menutup sebagian dari pengelua ran.000. tapi tidak semua berhasil masuk tingkat nasional karena tidak memebuhi persyaratan (5 % kausal). Hasil suara dari setiap wilayah pemilihan dan dari daftar tersebut diperhitungkan sedemikian rupa sehingga pebagian jumlah kursi di Bundestag nyaris sebanding dengan persentase suara bagi masing-masing partai. demokratis dan hak asasi manusia yang merata. Dalam pemilihan dinegara bagian dan pemilihan komunal angka ini berubah-ubah.2 persen pemilih menggunakan hak pilih mereka. CSU 177.50 DM untuk setiap 1 DM yang diterima partai dari iuran anggota atau dari sumbangan-sumbangan. Partai-partai membantu memenuhi keinginan dan tuntutan politis rakyat. Oleh sebab itu sekarang ada 669 wakil rakyat.sebanding yang bersifat personal?. Dengan suara kedua. Selain itu ada bahaya bahwa sumbangan dalam jumlah dapat mempengaruhi kebijaksanaan partai itu sendiri. Keanggotaan dan Pembiayaan Berdasarkan kedudukan pada bulan Oktober 1998.30 DM per suara dari pemerintah untuk perolehan sampai dengan lima juta suara yang sah. partai-partai yang diwakili dalam Bundestag memiliki jumlah anggota sebagai berikut : SPD 851. Parlemen Eropa dan parlemen-parlemen negara bagian (Landtag). dalam pemilihan umum untuk Bundestag. dengan adanya mandat langsung. Dalam hal ini. d. Partai yang ikut dalam pemilu di RFJ banyak jumlahnya. Pembelian dari pemerintah untuk semua partai sebagai keseluruhan dalam setahun tidak boleh melebihi 230 juta DM (batas tertinggi mutlak).000. Selain itu.setiap pemilih mempunyai dua suara. Dengan suara pertama ia memilih salah satu calon dari wilayah pemilihannya menurut sistem mayoritas relatif. B?ndnis 90/Die Gr?nen 43. tanpa ada kompensasi yang diberikan pada partai partai lain. 82. partai-partai setiap tahunnya mendapat 1. Partai-partai di RFJ umumnya mempunyai tradisi dasar demokrasi yang meneruskan tradisi yang sudah berjalan lama. Juga sumbangan untuk kas partai yang datang dari simpatisan politik tak akan mencukupi.000. Biasanya masyarakat menunjukkan minat yang cukup besar dalam pemilu. Setiap partai memungut iuran keanggotaan. Selain itu diberikan pembayaran 0. Keanggotaan partai di RFJ tidak terbatas pada . Jumlah-jumlah ini tidak boleh lebih besar daripada pemasukan dana yang diperoleh partai pertahun.000 FDP 94. PDS 123. pemilih menentukan wakil wakil yang akan memperoleh mandat di Bundestag melalui apa yag disebut daftar calon negara bagian. Di dalam alam demokrasi di RFJ. Karenanya berdasarkan pengaturan baru pembiayaan partai dalam Undang-undang Kepartaian yang berlaku sejak tanggal 1 Januari 1994.

Partai CSU memegang prinsip tradisi keagamaan (kristen) serta berjuang untuk semua lapisan masyarakat dan golongan sosial yang demokratis. yang muncul dari sisa-sisa partai buruh pada masa pemerintahan Republik Weimar dan selanjutnya pada masa Hitler memegang kekuasaan pada tahun 1933. Partai CSU adalah partai yang konservatif. Di dalam Bundestag (Parlemen) partai CDU dan CSU menyatukan diri dalam satu fraksi CDU/CSU. Christlich Soziale Union (CSU) Ketua : Edmund Stoiber Partai CSU adalah adik partai CDU yang lahir pada tahun 1945 dan merupakan partai politik yang berperan diwilayah negara bagian Bayern (Bavaria). perekonomian sosial serta keterikata n pada dunia Barat. . liberal dan sosial. Politik partai CDU berdasarkan pada pemahaman kekristenan manusia dan tanggung jawabnya dihadapan Tuhan. Program dasar CDU adalah menganut nilai-nilai kebebasan. Christlich demokratische Union (CDU) Ketua : Ny. c). Disamping partai politik.golongan-golongan tertentu seperti kaum buruh. Pada awalnya partai SPD memperjuangkan nasib pekerja/buruh. solidaritas dan keadilan dengan berpegang pada prinsip etika kekristenan. di RFJ juga terdapat banyak Organisasi Massa dan LSM lokal maupun asing. namun dewasa ini SPD merupakan partai rakyat yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan berorientasi kepada kesejahteraan umum serta mengadakan reformasi sosial. a). petani ataupun kelompok intelektual. Sozialdemokratische Partai Deutschland (SPD) Ketua : Gerhard Schroder Partai SPD adalah partai yang tertua di RFJ. b). 1) Partai-partai besar yang ada saat ini. Angela Merkel Partai yang lahir pada tahun 1945 dan menyatakan dirinya sebagai partai rakyat yang mencakup masyarakat dengan perbedaan kepercayaan dan berjuang untuk semua kelompok masyarakat.

Fungsi ini kemudian terhapuskan oleh keberadaan partai Die Gr?nen pada awal tahun 80-an 5). Wolfgang Gerhardt Partai FDP lahir pada tahun 1948 dan menyatakan dirinya sebagai partai liberal yang pernah hidup di Jerman pada tahun 1933. Gunde Rostel Partai ini lahir dari suatu gerakan kelompok pencinta alam. selanjutnya penghormatan HAM dan penerapan demokrasi adalah merupakan persyaratan yang tidak dapat diabaikan oleh suatu negara. Di samping itu terdapat partai-partai kecil yang beroperasi di wilayah-wilayah tertentu saja dan partai-partai yang berhaluan kanan ataupun kiri 2) Partai yang berhaluan kanan radikal Dalam tahun 1999 mulai terlihat perkembangan partai-partai yang berhaluan kanan.4). Lothar Bisky Partai PDS adalah penerus partai tunggal di Jerman Timur (SED) yang merupakan organ pemerintah. Ny. Sampai tahun 1970-an partai FDP ini merupakan partai kekuatan ketiga yang selalu turut dalam kepemerintahan sebagai partner koalisi. DVU) tidak berhasil mencapai tujuannya. penentang penggunaan tenaga atom dan kelompok pasific yang aktif pada tahun 1980-an. Antje Radcke. Freie demokratische Partei (FPD) Ketua : Dr. partai SED bubar dan muncul partai PDS. Setelah unifikasi Jerman. B?ndnis 90 I Die Gr?nen Ketua : Ny. Dia Gr?nen berpendapat bahwa kehidupan peradaban dunia sudah mencapai titik kritis sehingga perlu diadakan penanganan dan pemikiran baru dalam menerapkan politik. Partai Demokratische Sozialismus (POS) Ketua : Prof : Dr. Pada dasarnya PDS memegang prinsip demokrasi-sosial yang bergerak di wilayah negara bagian Jerman sebelah timur karena di wilayah negara bagian sebelah barat partai PDS ini tidak populer dan dianggap sama dengan partai SED. Ternyata keberhasilan partai DVU (Deutsche Volks Union) di negara bagian Sachsen-Anhalt bukan . Partai Die Gr?nen merupakan satu partai alternatif terhadap partai-partai besar lainnya yang sudah mapan. 6). penguasa tunggal. Dalam pemilihan tingkat pusat kelompok radikal kanan (Reps.

Beberapa partai yang berhaluan kiri : a) Deutsche Komunistische Partei (DKP) Ketua : Heinz Stehr . Gerhard Frey c) NPD (Nationaldemokratische Partai Deutschland) Ketua : Udo Voigt d) Junge Nationaldemokrate (IN) Ketua : Holger Apfel 3) Partai berhaluan kiri Kebanyakan partai-partai yang berhaluan kiri mendapat dukungan dari kelompok pemotres.merupakan batu loncatan dalam pemilihan tingkat pusat. Dalam pemilihan pada tanggal 28 September 1998 partai DKP (Deutsche Komunistische Partei) mendukung partai PDS. Di dalam partai-partai yang berhaluan kanan sering terdapat pertentangan pendapat sehingga penerapan politik praktis tidak dapat mempunyai basis yang baik dan dimengerti masyarakat. Pada umumnya di dalam partai-partai ini emosi lebih diutamakan dari pada pemikiran dan strategi politik yang matang. Partai-partai yang berhaluan kanan kebanyakan mempunyai hubungan dekat dengan kelompok Skinheads yang menghalalkan kekerasan dan bersikap anti orang asing. Untuk dapat mempertahankan eksistensinya partai-partai kiri mengadakan hubungan kerjasama. Beberapa partai yang berhaluan kanan : a) Die ReDublikaner (REPS) Ketua : Dr. Rolf Schliere b) DVU (Deutsche Volks Union) Ketua : Dr.

lebih memperhatikan nasib kaum buruh sebagai pilar pendukung kemasyarakatan. Aktivitas organisasi radikal kiri anarkis pada tahun 1999 tidak bertambah. Organisasi tersebut adalah : a) Gabungan Serikat Buruh (Deutscher Gewerksschaft Bund) b) Gabungan Pengusaha Jerman (Deutscher Arbeitsgeber Verband) c) Asosiasi Guru Jerman d) Organisasi Pemuda Sosialis e) Organisasi Pemuda Kristen Jerman 5) Organisasi Radikal Kiri.b) Partei des Demokratischen Sosialismus (PDS NRW) c) Marxistisch-Lenninistische Partei Deutschland (MLPD) Ketua : Stefan Engel 4) Organisasi Massa Disamping partai-partai. aksi pembakaran dan merusak bangunan. Tujuan dari pada organisasi-organisasi kiri radikal ini adalah perubahan sistem kapitalisme. di RFJ terdapat organisasi massa yang pada umumnya berorientasi pada partai politik yang sealiran. Aksi yang bersifat terorisme adalah berupa aksi pemboman. Kelompok ini adalah antara lain : a) Anti Imperialistische Zelle (AIZ) b) Rote Armee Fraktion (RAF) c) Revolutionare Zellen (RZ) I Rote Zora 6) Organisasi Warga Asing Kebebasan untuk berorganisasi dan mengemukakan p endapat dan berpolitik di RFJ digunakan sebagai peluang oleh para pelarian warga asing melanjutkan kegiatan politiknya melawan penguasa .

Berdiri sendiri sejak tahun 1991.A dekat dengan pemerintah Iran.di negeri asalnya.I. Beberapa dari organisasi-organisasi ini diawasi oleh dinas keamanan Jerman karena dinilai sangat progresif. Di RFJ FIS mempunyai anggota sebanyak 300 orang dan berkeduduka di Koln dan Aachen n f) GIA (Front Islam dan grup Bersenjata Islam) GIA adalah pecahan dari FIS. j) NWRI (dewan Nasional Perlawanan Iran) . Organisasi U.I. radikal dan membahayakan. Beberapa organisasi radikal asing di RFJ adalah : a) ICCB (Persatuan Kekeluargaan Islam) Ketua : metin Kaplan b) IGMG (Islam Toplumu Milli Gorus) Ketua : Ali Yuksel c) DHKP-C (Front Pembebasan Rakyat) Ketua : Dursun Karatas d) PKK (Partai Buruh Kurdi) Ketua : Abdullah Ocalan e) FIS (Front Islam) FIS muncul di RFJ pada tahun 1989 ketika pemerintah Aljazair melaksanakan liberalisasi kepartaian. g) IBP (Persatuan Islam Palestina) Dibentuk pada tahun 1982 sebagai anak organisasi HAMAS dan beranggota sebanyak 200orang h) Hizb-Allah Dibentuk pada tahun 1982 di Libanon atas inisiatif Iran mempunyai anggota di RFJ sebanyak 700 orang i) U.S.S.A (Union Pelajar Islam di Eropa) Berkedudukan di Berlin dan mempunyai anggota sebanyak 200 orang.

Isu nasional. partai SPD (Sosial Demokrat) dan Partai Hijau (dia grunen) seolah tidak ada harapan untuk menang karena tidak dapat mereali asikan janjinya di bindang s . Para pemilih (warga negara Jerman yang sudah berumur 18 tahun) dipanggil untuk memenuhi kewajibannya. imigrasi. terorisme. 1) Situasi pra Pemilu 2002 Suasana politik dalam negeri Jerman diwarnai dengan persaingan partai politik untuk menarik simpati dan suara masyarakat pada Pemilu September 2002. bebas. regional maupun global tidak luput dari sasaran tema pemilu diantaranya masalah pengangguran. anggota 200 orang 8. Pada awalnya partai pemerintah koalisi. segera. perpajakan. Sistem pemilu ini bersifat keseluruhan. sedangkan suara kedua menentukan partai untuk parlemen (Bundestag). partai-partai ini harus mempunyai paling tidak 5 dari suara pemilih untuk harus mempunyai paling tidak 5 % dari suara pemilih untuk dapat masuk ke Parlemen (5 % klausal).Berkedudukan di Koln dan mempunyai anggota sebanyak 330 orang k) LPK (Gerakan kemerdekaan Rakyat Kosovo) Didirikan pada tahun 1982 di Kosovo dan mempunyai anggota sebanyak 400 or ang l) LTTE (Liberation Tigers of Tamil Ealam) Didirikan pada tahun 1972 berkedudukan di Monchengladbach dan mempunyai anggota sebanyak 240 orang m) BK dan ISYF Dibentuk tahun 1984 berkedudukan di Frankfurt/Main. krisis Irak dan lain-lain. Dengan suara pertama dapat dipilih calon (kandidat) dari wilayah yang bersangkurtan. rahasia. Landtag (perwakilan negara bagian) dan Komunal. setiap pemilih mempunyai 2 suara. Pemilihan Umum Setiap 4 tahun sekali diadakan pemilihan umum sesuai dengan peraturan yang ada untuk memilih Bundestag (parlemen). sama dan tertutup. tunjangan sosial. yang ditentukan wilayahnya.

2) Hasil Pemilu Nasional 2002 Pemilu Nasional September 2002 akhirnya dimenangkan tipis oleh SPD dan berhasil melanjutkan pemerintah koalisi dengan partai hijau untuk periode 2002-2006. Terakhir pada bulan Agustus 2002. Untuk melawan Schroder. Pihak oposisi yang dimotori oleh Union partai CDU (Kristen Demokrat) dan Csu (Kristen Sosialis) memmanfaatkan peluang tersebut untuk menurunkan popularitas partai koalisi. peningkatan jumlah pengangguran. dalam menanggulangi bencana banjir di wilayah Jerman bagian timur.5 % + 3. pemerintah mengeluarkan dana solidaritas banjir sebensar 6.5 % -2.ekonomi pada pemilu tahun 1998. dalam menangani banjir tersebut pemerintah juga mengerahkan instansi kemanan nasional termasuk militer. kesehatan dan pensiun serta penurunan penilaian kemampuan kepemimpinan Schroder.6 % 2 Union (CDU/CSU) 248 Kursi 38.9 milyar Euro dengan meningkatkan pajak perusahaan dan menunda reformasi pajak yang sedianya tahun 2003 menjadi tahun 2004. Menghadapi Pemilu Nasional Jerman pada tanggal 22 September 2002. Usaha-usaha lain termasuk memunculkan issu-issu penting seperti kebijakan Schroder yang menolak Jerman ambil bagian dalam intervensi militer AS ke Irak. menolak semua tindakan bahwa ketidakberhasilan perekonomian dari kebijakan partainya serta melakukan pembenahan partai diantaranya memberhentikan Menteri Pertahanan yang terlibat kasus penerimaan uang.2 % 3 Die Grunen 47 Kursi 8. Kondisi ini tidak mematahkan semangat koalisi dengan memilih isu keamanan dalam melawan teror internasional. jika dilakukan tanpa resolusi PBB. pihak oposisi mengajukan calon Kanse dari partai CSU. Edmund Stoiber lir karena alasan popularitas ketua partai CDU (partai oposisi terbesar) Angela Markel dinilai kurang populer. pemanfaatan di dalam negeri serta penghematan anggaran Bundeswehr. Perolehan kursi dalam Parlemen dapat digambarkan sebagai berikut : No Partai Perolehan Kursi Pros Naik / Turun 1 SPD (Sosial Demokrat 256 Kursi 38.1 % . pemerintah Kanselir Schroder ditimpa berbagai masalah berat diantaranya rendahnya pertumbuhan ekonomi. Adapun isu militer yang dijadikan tema dalam pemilu adalah wajib militer.6 % + 2.

c) Pada tanggal 2 April disyahkan penambahan pasal 129 b sebagai reaksi / upaya penanggulangan teror internasional. 6) Keputusan Parlemen dalam menghadapi berbagai kasus/isu nasional maupun internasional : a) Pada tanggal 2 Maret 2002 maratifikasi Protokol Kyoto tentang perlindungan lingkungan dalam upaya mengurangi tinggkat pengotoran udara melalaui karbon dioksida. f) Parlemen menjatuhkan sanksi-sanksi kepada partai CDU maupun SPD atas kesalahan pembukuan uang sumbangan dengan cara mengurangi besar sumbangan / tunjangan kepada kedua partai masing-masing 792.3 % + 1. 5) Mengijinkan kelompok dan organisasi baik yang berhaluan kiri ataupun kanan bergerak selama keamanan negara dan keselamatan rakyat tidak terganggu.000 Euro. b) Pada tanggal 19 April 2002 disetujui Amademen UU Kepartaian yang mengatur masalah sumbangan yang selama ini diselewengkan. Ditentukan cara pelaporan dan sanksi hukumannya. 4) Melanjutkan integrasi negara bagian eks wilayah Jerman Timur (RDJ) dengan mengadakan berbagai kemudahan-kemudahan untuk pihak industri yang akan menanamkan kapital.000 Euro dan 511. d) Pada tanggal 28 Juni 2002 disetujui UU yang menolak pemikiran dan aktivitas yang bersifat Anti Semitis. Kebijakan Politik Dalam Negeri 1) Memantapkan penyatuan Jerman secara menyeluruh khususnya dalam aspek sosial dan ekonomi. Pasal tersebut memungkinkan pihak berwajib Jerman menindak organisasi teror asing yang bersembunyi atau mempersiapkan aktivitasnya di Jerman.1. 3) Meningkatkan upaya dalam menurukan angka pengganguran dan kelesuan ekonomi yang sedang dihadapi saat ini. Melanjutkan pembangunan di Jerman bagian Timur agar terwujud kesamaan dengan negara bagian lainnya. .2 % . e) Pada tanggal 14 November UU tentang Pajak Lingkungan.4 FDP (Liberal) 47 Kursi 7.0 % 5 PDS (Demokrat Sosial 2 Kursi 4.0 % 9. 2) Pemerintah koalisi SPD dan Die Grunen sudah dari awal menyatakan akan menerapkan politik penghematan sehingga dalam hal ini tidak akan diadakan pengecualian.

Kesimpulan : Berdasarkan analisa di atas maka ditinjau dari aspek politiknya dapat disimpulkan: 1) Kemampuan . 2) Pemerintah RFJ menerapkan politik luar negeri yang diterapkan oleh pemerintah RFJ adalah bebas aktif dengan tujuan membantu adanya kerjasama internasional dalam membina satu kelestarian di dunia. Karena kesenjangan ekonomi merupakan dasar dan persyar tan a terwujudnya kestabilan disatu negara maka sebagai konsekuensi selanjutnya adalah perluasan UE kewilayah Timur. Peraturan ini terutama ditujukan kepada partai dan organisasi asing demi terwujudnya keamanan. pemerintah RFJ bersifat loyal. 4) UE yang awalnya terdiri dari lima negara telah berkembang. oleh karena itu RFJ sepenuhnya menyokong NATO. Politik dialog perdamaian ini sepaham dengan jalur politik yang dilaksanakan oleh NATO. Keuangan dan Pertahanan adalah kewenangan pemerintah pusat. 3) Timbulnya partai politik yang beraliran kanan yang memaksa pemerintah RFJ untuk mengoreksi politik yang diterapkan seperti pengetatan peraturan permohonan suaka politik dan mengadakan peraturan-peraturan ketat perihal keorganisasian. mendukung baik dengan mengirimkan tenaga ahli ataupun dengan mengucurkan dana agar proses demokratisasi negara -negara tersebut dapat berlangsung dengan baik dan tuntas. membesar dan mempunyai anggota sebanyak lima belas negara.10. Analisa singkat 1) Di dalam iklim demokrasi RFJ yang tampaknya tanpa batas. Mengingat bahwa kegagalan proses demokratisasi dibekas negara -negara blok Timur akan mengundang risiko besar. Hak otonomi yang dipunyai negara bagian terbatas dalam pengaturan masalah-masalah tertentu saja yang berkaitan dengan kebutuhan negara bagian masing-masing. sedangkan masalah politik Luar Negeri. RFJ tidak melihat adanya kerugian dan mendukung upaya ini. organisasi masa dapat bergerak dengan bebas baik dalam menampilkan pendapatnya ataupun kritik terbuka terhadap kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah. 11. segala kegiatan partai politik.

Perbatasan yang terbuka memudahan adanya lalu lintas pengungsi perang. b) Perubahan yang terjadi di Eropa khususnya dan blok timur pada umumnya m emaksa pemerintah Jerman merubah titik berat penerapan politiknya. yaitu membagi kekuasaan kepada tiga lembaga (Legislatif. hal ini dibuktikan saat menolak untuk berpartisipasi aktif dalam menyerang Irak. walaupun dibayangi dosa sejarah (rezim Hitler) pemerintah RFJ tetap mentolerir partai dan organisasi yang beraliran kanan. pemerintah Jerman meningkatkan kerjasama dan hubungan bersahabat tidak saja dikalangan Eropa tetapi juga dengan negara -negara non Eropa. b) Mengadakan pengontrolan yang lebih ketat terhadap pendatang warga asing baik yang menggunakan jalan darat. serta perluasan pangsa pasar bagi hasil industrinya. sebagai salah satu anggota UE RFJ tetap memiliki kebebasan menerapkan politik dialog perdamaian atas dasar kepentingan timbal balik. Tetap berfokus pada kepentingan nasionalnya. Politk luar negeri RFJ tidak selamanya sejalan dengan Amerika dan negara UE lainnya berdasarkan nilai-nilai yang dianutnya. 2) Kerawanan a) Untuk menerapkan demokrasi dan kebebasan berpendapat.a) Sistem politik sudah berjalan dan berpegang teguh pada azas Trias Politica. organisasi nasional ataupun asing dan melarang partai yang beraliran radikal baik kanan maupun kiri nasional ataupun asing yang mengancam keamanan negara. mampu mencegah munculnya penguasa tunggal maupun diktator. 3) Kemungkinan Cara Bertindak a) Mengetatkan peraturan pembentukan partai. kriteria permohonan . Karena sebagai negara industri RFJ membutuhkan kelangsungan pasokan sumber energi dan bahan baku industri. Eksekutif dan Yudikatif) ditambah dengan sistem kontrol sosial melalui media massa. laut ataupun udara untuk menjaga penyalahgunaan kesempatan dan kebebasan yang berlaku di RFJ. Pengetatan peraturan untuk mendaptkan visa. b) Negara RFJ yang berbatasan dengan 9 negara tetangga merupakan negara sasaran pendatang asing. Kelompok semacam ini sangat berpotensi menjadi wadah dan bibit dari kelompok teroris. c) Walaupun RFJ berintegrasi secara penuh terhadap NATO. kiri maupun kelompok radikal lainnya untuk tumbuh dan melakukan aktivitas. pemohon suaka politk ataupun orang asing lainnya yang mengharapkan kesejahteraan yang lebih baik dengan tinggal dan bekerja di RFJ. Sistem politik dan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi mampu menjamin tersalurkannya aspirasi masyarakat.

.suaka. Walaupun keteguhan angkatan bersenjata RFJ untuk tetap berperan dengan peralatan dalam melaksanakan politik yang bersahabat dan dalam mengemban misi misi perdamaian yang diberikan oleh PBB ataupun oleh NATO. sesuai dengan prinsip pemerintahan sekarang. c) Dukungan pemerintah RFJ terhadap politik NATO yang berdasarkan perdamaian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful