P. 1
Anatomi Sistem Persyarafan

Anatomi Sistem Persyarafan

|Views: 910|Likes:
Published by Ruri Andrie Rusen

More info:

Published by: Ruri Andrie Rusen on Aug 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2013

pdf

text

original

ANATOMI Sistem persyarafan

Oleh Dr. DAVID

Sistem persarafan
Adalah sekumpulan serabut sel saraf ( neuronneuron-neuron ). Sel ±sel ini merupakan selsel-sel dengan prosesus percabangan yg panjang dinamai serabut yang dapat memengirimkan impuls saraf. Sistem saraf ini dibagi atas 2 bagian besar:

1. SSP ( SISTEM SARAF PUSAT ) yang terdiri dari : a. CEREBRUM ( Otak besar ) yang terdiri dari 2 hemispher. b. Cerebellum ( Otak kecil ) c. Batang otak. d. Medula spinalis ( Sumsum tulang belakang.).

2. Sistem saraf pherifer yang terdiri dari seberkas serabut saraf yang keluar dari SSP yang menjalar keseluruh tubuh sebagai saraf tepi. Saraf saraf tersebut adalah: a. Saraf saraf CRANIAL yaitu : 12 pasang saraf timbul dari batang otak untuk mem persarafi sebagian besar kepala dan leher.

b. Saraf spinal yaitu : 31 pasang saraf yang timbul dari MS ( Medula spinalis ) untuk mempersa rafi batang tubuh dan anggota gerak. Saraf spinal membentuk plexus alat gerak tempat dimana berkas saraf sedang berpotongan. SECARA FUNGSIONAL SISTEM SARAF DIBAGI SBB:

* Sistem saraf somatis yang berhubungan dengan impuls ke anggota gerak dan dinding tubuh. * Sistem saraf otonom yang berhubu ngan impuls ke alat-alat dalam ( alatViscera ) dan pembuluh darah. Semua sistem saraf baik SOMATIS dan OTONOM berfungsi dalam koordinasi yang baik dan bersatu.

NEURON.
Adalah sel-sel komplit yang terdiri seldari* Badan sel yang mempunyai inti dikelilingi oleh protoplasma dan dilapisi oleh membran sel. * Serabut saraf yang merupakan tuba protoplasma terbungkus dalam membran sel merupakan axon tunggal panjang yang

yang menghantarkan impuls menjauhi badan sel dan beberapa denrit kecil yang menerima masukan impuls. NEURON Mempunyai 3 dasar Type: 1. NEURON SENSORIS.Ia membawa imimpuls yang berisikan informasi dari organ indera tubuh ke SSP. Neuron ini mempunyai serabut perifer yang panjang yang berlanjut dengan serabut sentral.

Badan sel bercabang dan terletak dalam messa terpisah dari jaringan saraf yang ganglion radix posterior. 2. NEURON KONEKTOR. Neuron ini merupakan jumlah terbanyak.Ia menghubungkan dan mengaitkan aktifitas neuron motorik dan sensorik. 3. NEURON MOTORIK. Ia membawa impuls menjauh dari SSP ke otot dan kelenjar tubuh.

Koordinasi antara saraf motorik dan sensorik sangat sederhana terjadi di Medula spinalis. Respon yang telah kompleks terhadap sensoris yang masuk didimungkinkan oleh neuron konektor yang secara aktif terlibat dalam pusat yan lebih tinggi pada batang otak dan serebellum. Reaksi yasng paling kompleks melibatkan kortek dan hemispher

90% dari semua neuron terdapat dalam kortek ini, dan neuron tersebut mengkoordinasi respon2 yang terjadi seperti memori,emosi dll. IMPULS SARAF. ----------------SelSel- sel saraf pada keadaan istirahat Mengandung ion K dengan konsentrasi yang tinggi dari konsentrasi diluar sel tersebut.Selain itu sel-sel saraf saat selistirahat juga mengandung konsentrasi ion Na menurun dari luar.

Kondisi ketidaksamaan dari konsentra si ion ini dipertahankan dalam sel sa Raf.Dalam keadaan istirahat potensial Adalah 70 mV. Jika potensial menurun ke 40 mV disebabkan stimulasi kikiMiawi atau oleh mekanik dimana ion Na masuk ke membran sel--- akan sel--terjadi impuls gbr. Kecepatan dari impuls tergantung pada diameter serabut ,apakah berber-

myelin atau tidak, dimana konduksi cepat pada serabut yang bermyelin. HUBUNGAN NEURO MUSCULER. ------------------------------------gbr Bila neuron motorik dirangsang akan terjadi transmisi impuls ke axon terus ke saraf perifer ---otot ---otot kontraksi.

MEDULA SPINALIS dan SARAFSARAF-SARAF SPINAL. ---------------------------MS terapung dalam cairan cerebro Spinal dalam canalis pinalis columna vertebrata. MS memanjang dari foramen magnum tulang tengkorak ke diskus intervertebrae lumbal II. Terdapat 31 pasang saraf spinal.

Karena Medula spinalis lebih pendek dari canalis spinalis maka pada ujung canalis pinalis berbentuk ekor kuda yang disebut cauda equina. STRUKTUR MEDULA SPINALIS ---------------------------------gbr.

SARAFSARAF-SARAF SPINAL ----------------------gbr. REFLEX ±REFLEX SARAF. --------------------------gbr.

OTAK a. Perkembangan dan pembagian otak --------------------------------------Otak dan Medula spinalis berkembang Dari lempengan neural yang menjalar Sebagai strip kebawah kebawah belabelakang embrio. Lipatan ini membentuk neural tube dengan rongga ditengah. Rongga itu kemudian membentuk ven trikel otak, kanalis sentralis dari MS.

gbr:

HEMISPHERE CEREBRI -------------------------Area tertentu dari hemisphere cerebri Secara spesifik berkaitan dengan fungsi tertentu. 1 Cortex motorik dibagi area-area yg areamewakili bagian tubuh yang geragerakan dikontrol.

Tangan terutama ibu jari dan otot fascial.Stimulasi selalu menyebabkan gerakan sempurna dengan pergerakan yang baik sinergis dan antagonis semuanya berfungsi.Bila ada kerusakan pada ini akan terjadi paralisis dari gerakan yang diingin kan,meski gerakan reflek dan geragerakan involunter masih dapat terjadi.

2. Kortex sensoris. Dia dibagi area-area yang mewakili area areapermukaan tubuh pada sisi yang berlawanan. Indera penting mengapresiasikan area seperti: tangan dan wajah dan punggung. Kerusakan pada cortex sensori membuat subyek tidak tidak mampu mengidentifikasi letak yang tepat dr suatu stimulasi meski masih sadar terhadap stimulus yang diberikan.

3. Kortex auditorius Menerima impuls dari kedua telinga tidak hanya dari sisi yang berlawanan seperti halnya semua sensasi. 4. Kortex Parietal. berkenaan apresiasi sensasi yang lebih tinggi seperti kemampuan utk mengkaji berat tekstur dan mengiden tifikasi suatu objek.

5.Kortex wicara. tempat dimana pikiran dirumuskan menjadi kata-kata terletak pada katahemisphere kiri ( mereka yang tidak kidal.)kidal.)- Hemisphere dominan ± Kerusakan pada hemisphere dominan menyebabkan subjek kehilangan ke mampuan untuk berbicara dan dapat menyebabkan kebingungan karena verbalisasi sangat penting untuk dimengerti oleh seseorang.

6. Kortex visual. Sebagian besar terdapat pada sisi bagian dalam dari lobus occipital. Kortex ini menerima impuls ringan dari bidang pandang yang berlawaberlawanan.Kerusakan dari kortex ini dapat menyebabkan kebutaan. 7.Lobus temporalis. sebagian besar berkaitan dengan area sensoris.Impuls impuls dipertimbangkan dengan apa yang dilihat,didengar,dirasa dsb.

Cedera setempat menyebabkan perilaku yang aneh yang berkaitan dengan komplek visual dan halusinasi dengar. BATANG OTAK. Batang otak menghubungkan medula spinalis dengan hemisphere cerebri Batang otak dibagi : a. Batang otak tengah

b. Pons. c. Medula oblongata. Batang otak mengandung berkas asendern dan desenden dari substansia alba dengan nucleus dari substansia grisea menyebar di dalamnya.Beberapa dari nukleus ini adalah sel-sel yang merupakan asal seldari saraf kranial lainnya adalah stasiun pemancar untuk Serabut asenden dan desenden.

Thalamus: Stasiun pemancar utama sensoris. Impuls yang menjalar masuk ke korkorTex sensoris pertama- tama disortir pertamaDitempat ini.Kerusakan thalamus memenyebabkan rangsangan berlebihan dan nyeri spontan pada bagian tubuh Yang berlawanan. CAPSULA INTERNA menjalar dari pedunculus cerebri dengan membawa serabut ke dan dari cortex cerebri.

BASAL GANGLIA: Ia sebagian besar terbungkus dan Sebagian mengelilingi kapsula interna. Fungsinya adalah motorik.Kerjanya Sebagai pusat penghambat,perelaxasi, Dan penghalus gerakan yang diingin kan .Kerusakan ditempat ini menyebab kan kekakuan dan tremor pada otot. Serabut sensoris untuk sentuhan dan PROPRIOSPTIS terletak pada nukleus dalam medula. Ia berlaku dalam sisi berlawanan karena serabut saraf menyilang.

FORMATIO RETICULARIS. Batang otak keseluruhannya berisi Kumpulan nukleus dan serabut yang Menyebar diantara struktur yang lain. Ia disebut dengan formatio reticularis. Ia menerima impuls dari semua trac. Asenden dan desenden. a. Formatio reticularis sebagai sissistem pembangkit.

Ia mengirimkan impuls keseluruh corcortex cerebri yang memungkinkan kesakesadaran dipertahankan. Banyak obat Anasthesi bekerja melalui formatio ini. b. Formatio reticularis mengandung pusat psikologis. Pusat ini terutama medula mengonmengonTrol tonus pembuluh darah,freguensi jantung dan pernafasan melalui sistem saraf otonom. gbr.

SARAFSARAF-SARAF CRANIAL. Saraf cranial pada prinsipnya mempermemperSarafi struktur leher dan kepala. SeSeMuanya terdapat 12 pasang dinomor Kan dengan angka romawi, sesuai dedengan tempat muncul. Sebagian dari saraf tersebut terutama adalah sensoris,sebagian motorik dan sebagian lagi adalah campuran.

Saraf Sensoris utama : Saraf olfactorius ( I ) ia menghantar impuls penghidu( Penciuman ) dari hidung bagian atas melalui jaras rumit kebagian kortex cerebri yang paling primitif diatas corpus calosum. Saraf Opticus ( II ) membawa impuls cahaya dari mata. Saraf ini berbagi serabut dengan pasangan nya dichiasma sehingga tractus optikus pada kedua sisi menghantarkan impuls cahaya dari bidang penglihatan yang berlawanan saja.

Saraf Trigeminal ( V ) adalah saraf yang besar menghantarkan sensasi biasa misal:sentyhan,nyeri dari wajah danmulut.Saraf ini punya 3 cabang yg mensarafi area dahi,pipi, dan rahang bawah.Saraf ini juga memerupakan saraf motorik untuk otot-otot ototpengunyah dan menggerakkan rahang bawah. Saraf Auditorius ( VIII) membawa serabut sensoris dari kochlea ( organ pendengaran ) dan organ keseimbangan(labirinth).

Saraf glosopharyngeus ( IX ) Secara prinsip adalah sensoris ( Pengecap ) kebelakang lidah dan pharynx dan reflex gag.Saraf ini juga membawa serabut sensoris dan badan karotis (Pengukuran darah teroksigenasi dan sinus karotis ( Pengukuran tekanan darah mempersarafi ke kelenjar saliva parotis ( parasimpatis.).

Saraf motorik utama : Saraf okulomotorius ( III) mempersarafi 4 dari 6 otot mata. Selain itu sdaraf ini mengirimkan serabut parasimpatis melalui gangglion ciliaris pada orbita ke otot polos dari iris dan otot yang mengontrol lensa. Saraf Trochlear. (IV ) ia mensarafi satu otot mata yaitu: oblicus sup.

Saraf trochlear ( IV ) mepersarafi satu otot mata ( Obliqus sup.) Saraf abdusens ( VI ) mempersarafi satu otot mata rectus lateral. Saraf fascial ( VII ) mensarafi semua otot expresi wajah. Saraf intermedius adalah saraf motorik untuk kelenjar air mata ia juga sebagai alat pengecap.

Saraf Vagus ( X ) adalah saraf campuran yang menjalar sangat jauh.Medrupakan saraf motorik dr otot farings dan lasrynx,otot polos lambung,usus halus,kolon asendens. juga pazda otot percabangan bronchial dan memberikan rangsangan inhibitus pada jantung. Ia juga merupakan saraf sensorik utk faring larynx dan jalan nafas.

Saraf akseesorius.( XI ) mempersarafi dua otot besar leher yi: Sternomastoideus dan trapesium. Saraf Hypoglosal ( XII )mempersarafi otot lidah dan otot yang menggerakkannya.Juga berfungsi sebagai alat pengecap yg diterangkan dalam bab. Pengecap dalam panca indera. -----------------------------ryz------------------------------------ryz--------

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->