P. 1
STRUKTUR ORGANISASI BNP2TKI

STRUKTUR ORGANISASI BNP2TKI

|Views: 421|Likes:
Published by saia_kha

More info:

Published by: saia_kha on Aug 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2014

pdf

text

original

STRUKTUR ORGANISASI BNP2TKI 1.

PENGERTIAN : Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang disingkat dengan BNP2TKI adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. 2. BNP2TKI tidak sama dengan LPND pada umumnya sebagaimana dimaksud dalam Perpres 11/2005 tentang LPND karena LPND pada umumnya tidak ada keanggotaannya dari instansi lain, sedangkan BNP2TKI keanggotaannya berasal dari berbagai instansi Pemerintah terkait karena kegiatan penempatan dan perlindunfan TKI sangat berkaitan dengan tugas dan fungsi sektor/instansi lain. 3. BNP2TKI yang diharapkan adalah integrasi dari POEA, OWWA dan TESDA yang ada di Philipina.

STRUKTUR ORGANISASI BNP2TKI BNP2TKI terdiri dari : 1 (satu) Sekretariat Utama (4 Biro dan 1 Pusat). mempunyai fungsi administratif dan supporting unit (mendukung tugas-tugas kedeputian) 3 (tiga) DEPUTI, yaitu : Deputi Bidang KLN (3 Direktorat) Deputi Bidang Penempatan (4 Direktorat); Deputi Bidang Perlindungan (4 Direktorat). Inspektorat (unsur pengawasan). BP3TKI (UPT-BNP2TKI)/P4TKI.

TUJUAN DIBENTUKNYA BNP2TKI : Untuk menjamin dan mempercepat terwujudnya tujuan penempatan dan perlindungan TKI (Pasal 94 UU No. 39/2004); Untuk melakukan pembenahan/reformasi dalam proses penempatan TKI ke luar negeri pelayanan yang mudah, murah, cepat dan aman; Untuk dapat menyelesaikan atau menjawab berbagai persoalan/masalah yang ada terkait dengan penempatan dan perlindungan TKI sehingga persoalan/ permasalahan yang terjadi selama ini tidak terjadi lagi.

Tugas/Fungsi BNP2TKI : a. melaksanakan kebijakan pemerintah di bidang penempatan dan perlindungan TKI; b. melaksanakan penempatan atas dasar perjanjian tertulis antara pemerintah dengan pemerintah negara pengguna TKI (G to G) atau antara pemerintah dengan pengguna berbadan hukum (G to P); c. memberikan pelayanan, mengkoordinasi dan melakukan pengawasan terhadap : dokumen TKI; PAP; penyelesaian masalah; pemberangkatan sampai pemulangan; peningkatan kualitas calon TKI; sumber-sumber pembiayaan; kualitas pelaksana penempatan TKI (PPTKIS); peningkatan kesejahteraan TKI dak keluarganya.

Tugas/Fungsi BNP2TKI (lanjutan) : Disamping tugas-tugas tersebut di atas, BNP2TKI mempunyai tugas/t.jawab : bersama Perwakilan RI, Pemerintah dan Pemda mengurus kepulangan TKI sampai ke daerah asal dalam hal terjadi perang, bencana alam, wabah penyakit dan deportasi (pasal 73 UU 39/2004). memberikan saran dan pertimbangan kepada Pemerintah apabila akan menghentikan dan/atau melarang penempatan TKI di luar negeri (Ps. 81 UU39/2004).

-

Kewenangan BNP2TKI sesuai Perpres No. 81 Tahun 2006 : Pasal 48 : Pada saat mulai berlakunya Peraturan Presiden ini, Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Depnakertrans dihapus. Pasal 49 : Seluruh hak dan kewajiban Depnakertrans dalam bidang tugas penempatan dan perlindungan TKI, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, beralih kepada BNP2TKI. KEWENANGAN/TANGGUNG JAWAB BNP2TKI SESUAI INPRES 06/2006

1. Penyuluhan, seleksi, dan penandatanganan perjajian penempatan; 2. Penerbitan KTKLN; 3. Pemeriksaan kesehatan Calon TKI; 4. Peningkatan mutu penyelenggaraan pelatihan dan uji kompetensi; 5. Peningkatan perjanjian kerjasama dengan negara penerima/ negara pengguna TKI. 6. Optimalisasi Bursa Kerja di Kabupaten/Kota; 7. Penyediaan Lounge kedatangan TKI di bandara Soeta; 8. Fasilitas penyediaan bantuan hukum/pembelaan bagi TKI; 9. Pemberantasan praktek percaloan/sponsor TKI di Daerah; 10. Pemberantasan praktek percaloan dan tindakan premanisme di embarkasi/debarkasi; 11. Evaluasi kinerja PPTKIS; 12. Penataan Lembaga Asuransi TKI; 13. Penataan Lembaga Sarana Kesehatan. ALASAN TKI BEKERJA KE LUAR NEGERI Faktor Pendorong : Masalah ekonomi/kemiskinan; Tingginya jumlah pengangguran; Keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri; Meningkatkan kesejahteraan. Faktor Penarik : tersedianya kesempatan kerja di luar negeri; ingin mendapatkan upah/penghasilan yang lebih tinggi IMPLIKASI PENEMPATAN TKI KE LUAR NEGERI Pengurangan pengangguran;

Peningkatan ekonomi/kesejahteraan keluarga dan mengurangi kemiskinan (melalui remittance); Memberikan kontribusi/sumbangan pada perekonomian di daerah/pedesaan Tumbuh dan berkembangnya wirausaha. Peningkatan kualitas SDM (TKI). PENEMPATAN TKI DI LUAR NEGERI (sesuai UU 39/2004) Pelaksana Penempatan TKI adalah : 1. Pemerintah (BNP2TKI) G to G dan G to P 2. Swasta (PPTKIS) berdasarkan ijin tertulis dari Menaker

TKI bekerja ke luar negeri melalui : a. b. c. d. Pemerintah (BNP2TKI) PPTKIS Secara mandiri Ditempatkan oleh perusahaan untuk kepentingan sendiri

Orang perorangan dilarang menempatkan TKI untuk bekerja ke luar negeri.  PRINSIP PENEMPATAN TKI : Penempatan TKI hanya dapat dilakukan ke negara yang mempunyai peraturan perundangan yang melindungi tenaga kerja asing/TKI di luar negeri (Ps. 27); Dilarang menempatkan TKI pada pekerjaan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, norma kesusilaan dan peraturan perundang-undangan (Ps 30) Negara tujuan penempatan tidak dalam keadaan perang, bencana alam, terjangkit wabah penyakit; (Ps 73) Penempatan TKI ke luar negeri harus memperhatikan kepentingan ketersediaan tenaga kerja sesuai kebutuhan di dalam negeri (Ps 81)   

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->