P. 1
Macam - Macam Protokol Jaringan_eka

Macam - Macam Protokol Jaringan_eka

|Views: 448|Likes:
Published by Eka Perwadi

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Eka Perwadi on Aug 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

MACAM – MACAM PROTOKOL JARINGAN KOMPUTER

Oleh : I GEDE PUTU EKA PERWADI

SMK NEGERI 3 TABANAN TAHUN AJARAN 2009/2010

Macam – macam Protocol dalam TCP/IP :
1. IP 2. UDP 3. TCP 4. DHCP 5. HTTP 6. FTP

1. IP (Internet Protocol ) Internet Protocol (IP) adalah metode atau protocol untuk mengirim data ke internet . Setiap komputer (biasanya di sebut Host) dalam internet setidaknya harus mempunyai sebuah alamat IP yang unik yang mengidentifikasikan computer tersebut terhadap computer lainnya. IP (internet protocol) berfungsi untuk mentransmisikan paket data dari node ke node. IP mendahului setiap paket data berdasarkan 4 byte (untuk versi IPv4) alamat tujuan (nomor IP). Internet authorities menciptakan range angka untuk organisasi yang berbeda. Organisasi menciptakan grup dengan nomornya untuk departemen. IP bekerja pada mesin gateaway yang memindahkan data dari departemen ke organisasi kemudian ke region dan kemudian ke seluruh dunia.

2. UDP (User Datagram Protocol) UDP kependekan dari (User Datagram Protocol) yaitu standar komunikasi jaringan. UDP memiliki ciri yang berbeda dengan TCP yaitu UDP memiliki jenis koneksi yang Connectionless oriented yaitu conneksi yang tidak membutuhkan

ACK(acknowledgment) dari destination. Dan juga UDP memiliki sifat yang tidak reliable maksudnya yaitu UDP sangat rentan terhadap gangguan pengiriman data. Contoh pemakaian UDP yaitu untuk protocol email dan contohnya lagi SMS pada hp.

3. TCP (Transmission Control Protocol) TCP adalah standar komuniasi jaringan computer, sekarang dipakai untuk standar komunikasi internet. TCP adalah protocol yang memiliki sifat reliable maksudnya dalam proses pengiriman data sangat terjaga dan juga bersifat connection oriented yaitu destination tidak akan menghentikan pengiriman datanya sebelum proses selesai atau tuntas dengan disertai pengiriman ACK(Acknowledment).

4. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.

5. HTTP (HyperText Transfer Protocol) HTTP Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol, yang mana adalah suatu protokol yang digunakan oleh World Wide Web. HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini. Sebagai contoh, ketika Anda mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser Anda, maka sebenarnya web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser (misalnya akses ke database, file, e-mail dan lain sebagainya). Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada pengguna.

6. FTP (File Transfer Protocol) File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukarmenukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client. FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client. FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server

Keunggulan TCP/IP:
Open Protocol Standars Independen terhadap perangkat keras computer, system operasi,dll. Ideal untuk menyatukan mesin – mesin dengan perangkat keras dan lunak yang berbeda walaupun tidak terhubung dengan internet Tidak tergantung pada perangkat keras jaringan tertentu, sehingga TCP/IP cocok untuk berbagai macam jaringan misal Ethernet, token ring, dial up, line, x25, dll. Cara pengalamatan bersama memungkinkan device TCP/IP

mengidentifikasikan secara unik device yang lain di seluruh jaringan walaupun ia merupakan jaringan global (Dunia). Protokol level tinggi yang distandarkan untuk konentrasi, sehingga menyediakan servis user yang luas.

Pengertian dari :
1. TCP/IP 2. IPX/SPX 3. UDP 4. Apple talk

1. TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme

transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen. Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macammacam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF. 2. SPX/IPX ( Sequenced Packet Exchange / Internetwork Package Exchange ) SPX/IPX merupakan bagian dari sistem operasi netware. Hampir sama dengan TCP, SPX menjamin bahwa pesan yang masuk sampai dengan lengkap tetapi menggunakan protokol IPX Netware sebagai mekanisme pengirimannya. Seperti IP , IPX menangani rute paket yang melewati jaringan . Tidak seperti IP, IPX menggunakan 80 bit untuk alamat, dengan 32 bit bagian alamat jaringan dan 48 bit bagian alamat host( hal ini lebih besar dibandingkan dengan yang digunakan pada IP yaitu 32 bit ) IPX tidak menangani paket fragmentasi . Bagaimanapun juga salah satu yang terbaik dari IPX adalah pemberian alamat host yang otomatis. Pemakai dapat memindahkan lokasi jaringan ke tempat yang lain dan melanjutkan pekerjaan dengan mudah dengan menyambungkannya lagi ke jaringan . Ini sangat penting sekali untuk pemakai yang sering berpindah – pindah. Sampai netware 5.0 , SPX/IPX adalah protokol yang digunakan , tetapi untuk menggambarkan betapa pentingnya internet, Netware 5.0 mengangkat TCP/IP sebagai protokol yang digunakan 3. UDP adalah singkatan dari (user datagram protokol) Yaitu protokol yang connectionless.maksudnya jenis protokol yang dalam Pengiriman paket data yang dikirim melalui jaringan dan mencapai computer lain Tanpa membuat suatu koneksi langsung antara kedua host.dan tidak harus membutuhkan suatu jawaban atau respon. Terdapat perlakuan yang berbeda antara

UDP dan TCP, walaupun sama-sama berfungsi sebagai protokol pertukaran data. UDP tidak memerlukan proses koneksi terlebih dahulu untuk dapat mengirimkan data, paket-paket data yang dikirimkan UDP bisa jadi melalui rute yang berbeda-beda, sehingga hasil yang diterima bisa jadi tidak berurutan. 4. AppleTalk Ini adalah rute skema protokol untuk apple yang diperkenalkan tahun 1985, dapat mendukung metode akses percakapan milik apple sebaik ethernet dari token ring. Pengantur jaringan Appletalk dan metode akses percakapan lokasl bersama di bangun MacIntoshs dan Laserwrites. Metode yang digunakan adalah CSMA/CA (Carier Sense Multiple Access with Collision Avoidance).hampir sama dengan CSMA/CA . Adapter Apple Talk dan cable twisted pair khusus dapat di gunakan untuk menghubungkan beberapa computer meleati port serial. Sistem Operasi Macintosh memungkinkan koneksi secara jaringan peer to peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus . Juga dapat digunakan untuk topologi Bus, Star, dan Tree dengan menggunakan kabel twisted pair. Kekurangan kecepatan transmisinya lambat hanya 230 Kbps.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->