SISTEM PERADILAN INTERNASIONAL Diposkan oleh pradito blog BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Sistem peradilan internasional adalah salah satu proses yang menjelaskan tentang hubungan peradilan yang bekerja sama secara luas dengan bangsa lain. Karena sisrtem peradilan internasional bersikap luas, maka masyarakat pun juga mengambil andil di dalam pelaksanaannya. Tujuan utama, yakni mengetahui peradilan internasional secara luas. Selain itu Negara Indonesia juga bisa mengambil contoh peradilan di Negara-negara lain. Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, hukum di negara Indonesia menjadi lemah atau tidak menjunjung tinggi keadilan di dalam hukum. 1.2 Tujuan Penulisan Tujuan yang ingin dicapai dalam makalah ini adalah memperoleh gambaran tentang sistem peradilan internasionaldan menjelaskan tentang proses hukum yang adil (layak). 1.3 Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud Sistem Peradilan Internasional?

2. Terdiri dari apa saja komponen-komponen lembaga Peradilan Internasional?

3. Bagaimana hukum pidana secara layak dan adil itu terlaksana? BAB II

yaitu: bertambah meningkatnya diferensiasi internal dari keempat unsur dasar system hukum tersebut. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hukum sangat dipengaruhi oleh perubahan yang terjadi di sekelilingnya. menyangkut perangkat peraturan. hukum tidak terlepas dari perubahanperubahan yang terjadi masyarakat. mahkamah pidana internasional dan panel khusus dan spesial pidana internasional Setiap sistem hukum menunjukkan empat unsur dasar. Melalui diferensiasi ini suatu masyarakat terurai ke dalam bidang spesialisasi yang masing-masing sedikit banyak mendapatkan kedudukan yang otonom. Diferensiasi itu sendiri merupakan ciri yang melekat pada masyarakat yang tengah mengalami perkembangan.1 Pengertian Sistem Peradilan Internasional Kata sistem dalam kaitannya dengan peradilan internasional adalah unsur-unsur atau komponen-komponen lembaga peradilan internasional yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu kesatuan dalam rangka mencapai keadilan internasional. Sebagai salah satu sub-sistem dalam masyarakat. Hukum disamping mempunyai kepentingan sendiri untuk mewujudkan nilai-nilai tertentu di dalam masyarakat terikat pada bahan-bahan yang disediakan oleh masyarakatnya. penerapan peraturan. yaitu: pranata peraturan. Komponen-kompenen tersebut terdiri dari mahkamah internasional. prosedur pemberian keputusan oleh pengadilan dan lembaga penegakan hukum. Dengan demikian tinjauan perkembangan hukum difokuskan pada hubungan timbal balik antara diferensiasi hukum dengan diferensiasi sosial yang dimungkinkan untuk menggarap kembali peraturan-peraturan. kemampuan membentuk hukum. pengadilan dan penegakan hukum serta pengaruh diferensiasi lembaga dalam masyarakat terhadap unsur-unsur dasar tersebut. Dalam hal ini pendekatan pengembangan terhadap sistem hukum menekankan pada beberapa hal.PEMBAHASAN 2. . Perkembangan demikian ini menyebabkan susunan masyarakat menjadi semakin komplek. Dengan diferensiasi dimungkinkan untuk menimbulkan daya adaptasi masyarakat yang lebih besar terhadap lingkungannya. keadilan dan institusi penegak hukum. proses penyelenggaraan hukum.

perubahan pembatasan hak milik yang bersifat publik. Mahakamah ini mulai berfungsi sejak tahun 1946 sebagai pengganti MIP. Pernyataan penundukan diri negara peserta statuta MI Keputusan MI mengenai Yurisdiksinya Penafsiran putusan Perbaikan putusan . Belanda. meliputi: memutuskan perkara-perkara pertikaian dan memberikan opini-opini yang bersifat nasihat. untuk memilih anggota mahkamah dilakukan pemungutan suara secara independen oleh majelis MU dan Dewan Keamanan (DK). komposisi MI terdiri dari 15 hakim. Ke-15 calon hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap dibidang hukum internasional. Beberapa kemungkinan cara penerimaan tersebut: perjanjian khusus Penundukkan diri dalam perjanjian Internasional. peralihan tanggung jawab dari tuntutan ganti rugi ke ansuransi. perubahan fungsi dari perjanjian kontrak. perubahan konsepsi mengenai hak milik umpamanya dalam masyarakat industri moderen. perubahan dalam jangkauan ruang lingkup hukum internasional dan perubahan-perubahan lain. tugasnya untuk memeriksa dan memutuskan perkara yang disidangkan baik yang bersifat sengketa maupun yang bersikap nasihat. yang kedudukan di Den Haag.Menurut Wolfgang Friedmann perubahan hukum dalam masyarakat yang sedang berubah meliputi perubahan hukum tidak tertulis (common law). Statuta adalah hukum-hukum yang terkandung. Yurisdiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh MI yang bersumber pada hukum internasional untuk menentukan dan menegakan sebuah aturan hukum. Fungsi utama MI adalah untuk menjelaskan kasus-kasus persengkataan intersional yang subjeknya adalah negara. Pasal 9 Statuta MI menjelaskan. perubahan di dalam menafsirkan hukum perundang-undangan. Biasanya 5 hakim MI berasal dari anggota tetap DK PBB.2 Mahkamah Internasional MI adalah organ utama lembaga kehakiman PBB. 2.

yaitu ³due process of law´ yang dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan menjadi proses hukum yang adil atau layak. Jenis kejahatan berat pada pasal 5-8 statuta yaitu sebagai berikut: Kejahatan genosida Kejahatan terhadap kemanusiaan Kejahatan perang Kejahatan agresi 2. Perbedaan antara PKPI dan PSPI terletak pada komposisi penuntut dan hakim ad hoc-nya. ada satu istilah hukum yang dapat merangkum citacita peradilan pidana.4 Panel khusus dan spesial pidana internasional Panel khusus pidana internasional (PKPI) dan Panel spesial pidana internasional (PSPI) adalah lembaga peradilaninternasional yangberwenang mengadili para tersangka kejahatan berat internasional yang bersifat tidak permanen. yang mewujudkan supremasi hukum internasional yang memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional di pidana.5 Proses Hukum yang Adil atau Layak Di dalam pelaksanaan peradilan pidana.3 Mahkamah Pidana Internasional MPI adalah Mahkamah Pidana Internasional yang berdiri permanen berdasarkan traktat multilateral. Artinya selesai mengadili. Pada PSPI komposisi penuntut dan hakim ad hoc-nya merupakan gabungan antara peradilan nasional dan internasional. Secara keliru arti dari proses hukum yang adil dan layak ini seringkali hanya dikaitkan dengan penerapan aturan-aturan hukum acara pidana suatu Negara pada seorang tersangka atau . peradilan ini dibubarkan. 2.2. Sedangkan pada PKPI komposisi sepenuhnya ditentukan berdasarkan ketentuan peradilan internasional.

terdakwa. Namun semua itu hanya terwujud apabila orientasi penegakan hukum dilandaskan pada pendekatan sistem. diharapkan sejak awal sudah dapat diberikan dan ditegakkan. Dengan keberadaan UU No. juga harus didukung oleh sikap batin penegak hukum yang menghormati hak-hak warga masyarakat. Namun kedudukannya sebagai manusia memungkinkan dia untuk mendapatkan hak-haknya tanpa diskriminasi. Pemahaman tentang proses hukum yang adil dan layak mengandung pula sikap batin penghormatan terhadap hak-hak yang dipunyai warga masyarakat meskipun ia menjadi pelaku kejahatan. kehidupan hukum Indonesia telah meniti suatu era baru. Konsekuensi logis dari dianutnya proses hukum yang adil dan layak tersebut ialah sistem peradilan pidana selain harus melaksanakan penerapan hukum acara pidana sesuai dengan asas-asasnya. hak didampingi penasehat hukum dalam setiap tahap pemeriksaan. Padahal arti dari due process of law ini lebih luas dari sekedar penerapan hukum atau perundang-undangan secara formil. hak memajukan pembelaan dan hak untuk disidang dimuka pengadilan yang bebas dan dengan hakim yang tidak memihak. Paling tidak hak-hak untuk didengar pandangannya tentang peristiwa yang terjadi. Selain itu diharapkan pula penegakan hukum berdasarkan undang-undang tersebut memberikan kekuasaan kehakiman yang bebas dan bertanggung jawab. FAKULTAS SYARI'AH . yaitu kebangkitan hukum nasional yang mengutamakan perlindungan hak asasi manusia dalam sebuah mekanismesistem peradilan pidana. Perlindungan hak-hak tersebut.8 Tahun 1981. yaitu mempergunakan segenap unsur yang terlibat didalamnya sebagai suatu kesatuan dan saling interrelasi dan saling mempengaruhi satu sama lain.

umat Islam dengan penuh kesadaran berjuang dengan sekuat tenaga dan mempertaruhkan nyawa di medan laga.[1] . untuk mempertahankan Negara kesatuan Republik Indonesia. Negara mencatat berbagai gerakan dan perjuangan bersenjata yang dipelopori dan digerakan oleh umat Islam Indonesia dalam rangka mengusir penjajah diberbagai daerah di Indonesia.JURUSAN AL-AHWAL AL-SYAKHSYIYYAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI RADEN FATAH PALEMBANG 2008 MAKNA PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 PENDAHULUAN Dalam masa perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia atau biasa disebut UUD 1945. Makna Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 Undang-Undang Dasar 1945 beserta pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaannya merupakan sumber hokum tertinggi dari hokum yang berlaku di Indonesia. Karena dirancang dan disahkan tahun 1945 ketika Republik ini didirikan. Pokok-pokok pikiran . musyawarah. Ini mencerminkan semangat ketika UUD ini dirancang. Pembukaan UUD 1945 juga merupakan sumber motivasi dan aspirasi perjuangan serta tekad bangsa Indonesiamencapai tujuan nasional. dan mufakat. Pembukaan juga mengandung pokok-pokok pikiran yang merupakan sumber dari cita hokum dan cita moral yang ingin ditegakkan baik dalam lingkungan nasional Maupun dalam hubungan bangsa-bangsa lain di dunia. Ini didorong oleh pentingnya persatuan untuk tujuan bersama dan demokrsi dibangun di atas nilai luhur gotong royong. [2] PEMBAHASAN A. Lebih dari itu pasal-pasal UUD 1945 mengandung cita-cita dan tujuan proklamasi kemerdekaan yang harus dipertahankan.

Pokok pikiran kedua : Negara hendak mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat 3. atau tidak peduli bahwa telah terjadi pengkhianatan yang akan menghancur-leburkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. ironisnya. . bahwa pokok-pokok pikiran itu tidak lain adalah pancaran dari palsafah Negara. Memahami Makna Pembukaan UUD 1945 Kalau musuh-musuh Proklamasi Kemerdekaan mampu melaksanakan penjungkir-balikan makna Pembukaan UUD 1945 dengan cara licik dan penuh dengan tipu muslihat.[3] B. Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab Apabila kita perhatikan keempat pokok pikiran itu tampaklah. Pokok pikiran ketiga : Negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan atau perwakilan 4. tidak memahami. Pokok pikiran pertama : Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan social bagi badi seluruh rakyat Indonesia.1. 2. banyak pendukung Proklamasi yang tidak menyadari.

antara lain : menonjolnya kepentingan subyektif (baik pribadi. maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam . karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Atau memang tidak mau tahu sama sekali tentang itu semua. berdaulat. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Untuk dapat mencermati. memahami dan menghayati makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. bersatu. Dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka. perdamaian abadi dan keadilan sosial. tidak mengetahui atau tidak memahami makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 maupun Pancasila (meskipun mungkin hafal tiap kata). merupakan kewajiban kita untuk mencermati. mencerdaskan kehidupan bangsa. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. tidak memahami bahwa perombakan Pancasila maupun UUD 1945 akan merombak seluruh tata kehidupan berbangsa dan bernegara. untuk menegakkan kembali jiwa. semangat dan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. akan kita kutip teks Pembukaan tersebut secara lengkap : Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. kelompok maupun golongan). adil dan makmur. serta sebab yang lain lagi. Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia.Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai sebab. Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. memahami serta menghayati substansi serta makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Oleh karena itu.

visi. nasionalisme yang dibangun Indonesia pasti bukan nasionalisme yang chauvinistik. untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya.[4] Dari kutipan tersebut dapat kita cermati bahwa dalam Deklarasi Kemerdekaan terkandung asas. serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Atas dasar asas tersebut.suatu Undang-undang Dasar negara Indonesia . bahwa keterbatasan kata yang kita miliki tidak akan mampu mengurai secara rinci seluruh kandungan yang ada dalam cita-cita luhur tersebut. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Persatuan Indonesia. sifat dan dasar negara yang kita dirikan. Hal ini dipertegas dalam alinea ke empat yang menyebutkan "Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia". melainkan nasionalisme yang berperikemusiaan dan berperikeadilan. misi dalam mendirikan negara yang merdeka. meskipun kita juga memahami. Namun diharapkan setidak-tidaknya kita akan dapat melakukan pemahaman atas pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalamnya. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. yang terdiri dari dua hal : Pertama: kemerdekaan adalah hak segala bangsa. . yaitu hak untuk merdeka. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. yang terbentuk dalam satu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa. Kedua: penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. Dengan demikian jelas bahwa negara yang didirikan oleh bangsa Indonesia adalah sebuah negara bangsa (nation state) yang berdiri di atas hak yang dimilikinya. Alinea pertama merupakan asas dalam mendirikan negara. bukan pula jingo nasionalism. serta bentuk. Selanjutnya akan kita telusuri alinea per alinea.

. Atas dasar kesadaran itu. Visi bangsa Indonesia dalam mendirikan negara bangsa yang merdeka dengan jelas diungkapkan dalam alinea ke dua. Negara yang merdeka. Memahami bahwa kapitalisme merupakan induk dari kolonialisme/ imperialisme. Berdasarkan prinsip tersebut. baik penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation) maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l'homme par l'homme). berdaulat. untuk menjalin hubungan saling hormat menghormati dengan kewajiban untuk melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. maka nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang juga anti kapitalisme seperti halnya anti kolonialisme/imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya. Oleh karena itu nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang anti penindasan. maka penjajahan di muka bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. yaitu : negara yang merdeka. serta berhak menentukan segala kebijakannya berdasarkan kedaulatan yang dimilikinya. bersatu dan berdaulat bermakna sebagai negara bangsa (nation state) yang bebas dari penjajahan maupun penindasan negara lain.Nasionalisme yang akan dibangun adalah nasionalisme yang menjunjung tinggi hak kemerdekaan semua bangsa. adil dan makmur. bersatu. maka dapat diketahui bahwa nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang dijiwai perikemanusiaan dan perikeadilan. perdamaian abadi dan keadilan sosial.

sehingga Indonesia akan menjadi negara yang tidak akan tergantung pada dan didikte oleh negara atau kekuatan lain. . dan ‡ berkepribadian di bidang kebudayaan. Pluralisme yang ada bukanlah untuk mengedepankan kepentingannya sendiri. ‡ berdikari di bidang ekonomi. yaitu: ‡ berdaulat di bidang politik. Kesadaran akan adanya saling ketergantungan antar wilayah yang beragam itulah yang merupakan sumber kekuatan Indonesia. melainkan untuk saling mendukung guna membangun kekuatan bersama.Disadari sepenuhnya bahwa kekuatan Indonesia untuk mencapai cita-cita kemerdekaaanya adalah tumbuh dan berkembangnya kesadaran dan semangat persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. untuk menegakkan kemerdekaan dan kedaulatannya bangsa Indonesia berpegang pada tiga prinsip kemerdekaan yang oleh Bung Karno disebut "Trisakti". Seperti halnya dengan bangsa-bangsa lain.

kemerdekaan yang diperjuangkan dengan berbagai pengorbanan. hanya dapat terlaksana.E. Sedangkan sebagai dasar negara adalah Pancasila. sepenuhnya berkat rahmat Tuhan Y. demokrasi ekonomi dan demokrasi politik harus ditegakkan. yang tak lain adalah masyarakat Gotong Royong. Berdasarkan asas kemerdekaan dan visi yang ingin diwujudkan. Untuk memberikan landasan dan acuan bagi penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bernegara. Selanjutnya dalam alinea ke empat diungkapkan tentang prinsip-prinsip dibentuknya Pemerintah sebagai instrumen politik dan tugasnya. Hal ini terungkap dalam alinea ke tiga. Untuk menjamin terwujudnya visi yang telah ditetapkan. Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melaksanakan dua tugas pokok : . menyadari sepenuhnya bahwa kemerdekaan yang telah dicanangkan. kemakmuran untuk bangsa Indonesia secara keseluruhan yang terdistribusi secara adil. Oleh karena itu dasar pengelolaan kesejahteraan tersebut harus berasaskan kekeluargaan yang bersumber pada prinsip kesederajadan dan kebersamaan. Tidak bisa tidak. Sedangkan bentuk negara ditetapkan sebagai Republik yang berkedaulatan rakyat.Sedangkan adil dan makmur adalah kondisi kehidupan yang menjadi tujuan dalam mendirikan negara. artinya Indonesia adalah sebuah republik yang bersifat demokratis.M. disusunlah Undang-Undang Dasar. Kondisi masyarakat yang sejahtera lahir dan batin itulah yang disebut sebagai Sosialisme Indonesia. Kemakmuran yang akan dibangun adalah kemakmuran untuk semua. bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius.

memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. masyarakat yang bergotong-royong. Artinya kesejahteraan material itu harus terselenggara dalam masyarakat yang saling menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Masyarakat adil. Amanat untuk memajukan kesejahteraan umum mempunyai makna untuk memajukan kesejahteraan bagi rakyat secara keseluruhan. baik sebagai bangsa maupun sebagai wilayah adalah satu kesatuan yang utuh. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia . masyarakat yang hidup dalam kesederajadan dan kebersamaan. . bukan sekedar kesejahteraan material. melainkan kesejahteraan lahir dan batin. yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang bermakna membangun peradaban bangsa. sehingga bangsa Indonesia akan mampu hadir sebagai bangsa yang memiliki kepribadian nasional yang bersumber kepada nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi nasional Indonesia.Ke Dalam: pertama. Dari tugas yang diamanatkan kepada Pemerintah tersebut dengan jelas termaktub bahwa Indonesia. Ke Luar: ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Dan kesejahteraan yang harus diciptakan bukan hanya sekedar kesejahteraan ekonomis. kesejahteraan material dan spiritual. perdamaian abadi dan keadilan sosial. sesuai dengan jiwa yang terkandung dalam Sumpah Pemuda. Amanat tersebut terkait dengan amanat berikutnya. bukan hanya kesejahteraan orang per orang. kedua. yaitu Pancasila. Kesadaran atas kesatuan yang utuh itulah yang merupakan sumber bagi dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. masyarakat yang bebas dari rasa takut. makmur dan beradab itulah warna dari Sosialisme Indonesia. Oleh karena itu perlu disusun suatu sistem yang dapat menjamin terselenggaranya keadilan sosial.

akan memiliki national dignity. akan lahir suatu kehidupan yang sejahtera. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Hal tersebut jelas terungkapkan dalam tugas ke luar. Dunia Baru yang adil dan beradab. Dari sini terlihat dengan jelas bahwa cita-cita bangsa Indonesia dalam membangun peradaban itu tidak hanya terbatas pada membangun peradaban bangsa. Untuk membangun peradaban bangsa inilah diperlukan kecerdasan intelektual. untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan bangsa dan negara. yaitu : ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. melainkan semata-mata ingin hidup dalam tata pergaulan dunia yang saling hormat menghormati. Dengan menurut tiap kata dari Pembukaan UUD 1945. sehingga mutlak perlu dilaksanakan nation and character building. Inilah Dunia Baru yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia. melainkan juga sebagai mahluk sosial. afirmatif (dari affirmative intelegents ± kecerdasan untuk mengambil keputusan) dan spiritual. . dan terimplementasikan dalam kemerdekaan. perdamaian abadi dan keadilan sosial. melainkan juga peradaban manusia. terlihat dengan nyata bahwa Pembukaan UUD 1945 sangat sarat dengan Hak Asasi Manusia (HAM). emosional. kehidupan tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation).Dengan kepribadian nasional yang dimilikinya itu bangsa Indonesia akan memiliki kepercayaan diri. Namun dengan kepercayaan diri dan national dignity tersebut tidak berarti kita akan tampil sebagai bangsa yang chauvinistis. Namun di sini HAM tidak diangkat secara sempit hanya terbatas pada pandangan manusia sebagai mahluk individu. Dari peradaban bangsa dan umat manusia yang berangkat dari kesederajadan dan kebersamaan. Sehingga terbentanglah harmoni yang menggelar kesejahteraan hidup bersama. maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l'homme par l'homme).

maka harus difahami pula makna Pancasila sebagaimana diuraikan oleh Penggalinya. jujur dan sungguh-sungguh.Keseluruhan tata kehidupan berbangsa dan bernegara serta tujuan perjuangan bangsa Indonesia tersebut dilaksanakan berdasarkan Pancasila. dan akan dilaksanakan melalui tiga tahapan revolusi. KESIMPULAN Pembukaan UUD 1945 memberikan acuan yang jelas mulai dari asas pendirian negara sampai ke dasar dan tatanan penyelenggaraannya. yaitu: ‡ mencapai Kemerdekaan Penuh. Untuk menghindari bias-bias yang dapat menimbulkan ketersesatan dalam pelaksanaannya diperlukan pemahaman yang mendalam. agar pemahaman kita benar-benar utuh. dapat kita tangkap bahwa perjuangan bangsa Indonesia adalah sebuah revolusi besar kemanusiaan yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). Dari alur pikiran yang kita runut dalam Pembukaan UUD 1945. Oleh karena itulah Bung Karno menyebut perjuangan revolusioner bangsa Indonesia sebagai revolusi besar kemanusiaan. Disamping itu. Dalam pelaksanaannya memang akan sangat dipengaruhi oleh jiwa dan semangat penyelenggaranya. seperti halnya bangsa-bangsa lain . Bung Karno. artinya bangsa Indonesia. suatu filosofische grondslag (landasan filosofis) yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man).

‡ melalui gerbang kemerdekaan itu akan dibangun Sosialisme Indonesia di dalam negara kesatuan yang demokratis. Untuk membangun moral serta elan vital revolusioner guna mendukung tercapainya cita-cita luhur tersebut. Masyarakat dunia yang saling hormat menghormati. perdamaian abadi dan keadilan sosial. dunia baru tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa maupun manusia atas manusia. ‡ berkepribadian di bidang kebudayaan. yaitu masyarakat gotong royong yang adil-makmur material dan spiritual dalam suatu kehidupan bangsa yang beradab. ‡ untuk menjaga tegaknya Kemerdekaan Penuh dan tetap terselenggaranya Sosialisme Indonesia. harus dibangun tata kehidupan Dunia Baru yang adil dan beradab berdasarkan kemerdekaan. harus dilaksanakan pembangunan bangsa dan . akan berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.di dunia. berdasarkan tiga prinsip kemerdekaan : ‡ berdaulat di bidang politik. ‡ berdikari di bidang ekonomi.

[5] .kepribadiannya (nation and character building) melalui aksi multi-dimensi oleh seluruh eksponen bangsa.