TUGAS MAKALAH ANATOMI FISIOLOGI TUMBUHAN

OLEH : ERIK ZULNAIDI 06 131 023

FAKULTAS FARMASI UNVERSITAS ANDALAS PADANG 2011

y Histologi. mempelajari struktur dan fungsi sel serta organel-organel di dalamnya. sehingga umumnya tidak perlu dilakukan "pembedahan". dengan arah tumbuh ke pusat bumi (geotrop) atau menuju ke air (hidrotrop). biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan d. Organologi Organologi mengkaji bagaimana struktur dan fungsi suatu organ. jadi juga tidak beruas dan tidak mendukung daun-daun atau sisik-sisik maupun bagian-bagian lainnya c. Sitologi dikenal juga sebagai biologi sel. serta hubungan antara satu sel dengan sel yang lainnya. mempelajari struktur dan fungsi berbagai jaringan berdasarkan bentuk dan peran sel penyusunnya. Tidak berbuku-buku. Warna tidak hijau. Sifat-sifat akar: a. 1. Organ tumbuhan terekspos dari luar. y Sitologi. Akar Akar adalah bagian pokok di samping batang dan daun bagi tumbuhan yang tubuhnya telah merupakan kormus. Tumbuh terus pada ujungnya. mempelajari struktur dan fungsi organ berdasarkan jaringan-jaringan penyusunnya. Walaupun secara prinsip kajian yang dilakukan adalah melihat keseluruhan fisik sebagai bagian-bagian yang secara fungsional berbeda. tetapi umumnya pertumbuhannya masih kalah pesat jika dibandingkan dengan bagian permukaan tanah . proses kehidupan dalam sel. anatomi tumbuhan menggunakan pendekatan metode yang berbeda dari anatomi hewan. Berikut adalah jaringanjaringan dasar yang menyusun tiga organ pokok tumbuhan. meninggalkan udara dan cahaya b.ANATOMI TUMBUHAN Anatomi tumbuhan atau fitoanatomi merupakan analogi dari anatomi manusia atau hewan. Anatomi tumbuhan biasanya dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan hierarki dalam kehidupan: y Organologi. Merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah.

Misalnya wortel yang memiliki akar tunggang yang membesar. ada yang berguna sebagai tempat menyimpan cadangan makanan atau sebagai alat reproduksi vegetatif. Walaupun kadang-kadang. Akar banir. dari bagian akar dapat tumbuh tunas yang akan tumbuh menjadi individu baru. Akar penghisap. khususnya ke atas air seperti pada genera Mangrove (Avicennia. Akar ini terdapat pada tumbuhan jenis parasit seperti benalu. Fungsi akar Fungsi akar bagi tumbuhan: a) Untuk menyokong dan memperkokoh berdirinya tumbuhan di tempat hidupnya b) Untuk menyerap air dan garam-garam mineral (zat-zat hara) dari dalam tanah c) Mengangkut air dan zat-zat makanan yang sudah diserap ke tempat-tempat pada tubuh tumbuhan yang memerlukan d) Pada beberapa macam tumbuhan ada yang berfungsi sebagai alat respirasi. hingga lebih mudah untuk menembus tanah Jenis akar Secara umum. ada dua jenis akar yaitu: 1) Akar serabut. Akar gantung. Akar ini banyak terdapat pada tumbuhan jenis tropik. b. 2) Akar tunggang. Modifikasi akar a. Akar sepenuhnya berada di atas tanah. c. d.e. tumbuhan dikotil tersebut dikembangbiakkan dengan cara cangkok. Akar gantung terdapat pada tumbuhan epifit Anggrek. misalnya tumbuhan bakau e) Pada beberapa jenis tumbuhan. Pada tumbuhan sukun. Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan dikotil. Fungsi utama akar serabut adalah untuk memperkokoh berdirinya tumbuhan. Akar naik ke atas tanah. Fungsi utamanya adalah untuk menyimpan makanan. berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan. Soneratia). Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan monokotil. Akar napas. atau stek). Bentuk ujungnya seringkali meruncing. . tumbuhan dikotil juga memilikinya (dengan catatan.

oleh sebab itu sering dikatakan. Pada umumnya batang mempunyai sifat-sifat berikut : 1. kecuali tumbuhan yang umurnya pendek. kecuali kadang-kadang cabang atau ranting yang kecil. Ujung akar juga diselimuti oleh lapisan mirip lendir yang disebut misel (mycel) yang berperan penting dalam pertukaran hara serta interaksi dengan organisme (mikroba) lain. Mengadakan percabangan dan selama hidupnya tumbuhan. Umumnya berbentuk panjang bulat seperti silinder atau dapat pula mempunyai bentuk lain. 2. 5. misalnya rumput dan waktu batang masih muda.Akar tersusun dari jaringan-jaringan berikut : y y y y y y epidermis parenkim endodermis kayu pembuluh (pembuluh kayu dan pembuluh tapis) dan kambium pada tumbuhan dikotil. Biasanya tumbuh ke atas menuju cahaya atau matahari (bersifat fototrop atau heliotrop) 4. Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku dan pada bukubuku inilah terdapat daun. Umumnya tidak berwarna hijau. . Bagian ujung akar memiliki jaringan tambahan yaitu tudung akar. 3. batang dapat disamakan dengan sumbu tubuh tumbuhan. dan mengingat serta kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan. akan tetapi selalu bersifat aktinomorf. bahwa batang mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas. 2. 6. tidak digugurkan. Selalu bertambah panjang di ujungnya. Permukaan akar seringkali terlindung oleh lapisan gabus tipis. Batang Batang merupakan bagian dari tumbuhan yang amat penting.

biru. Jaringan kayu pada batang dikotil atau monokotil tertentu dapat mengalami proses lignifikasi yang sangat lanjut sehingga kayu menjadi sangat keras. Sebenarnya daun juga memiliki pigmen lain. cabang. Daun Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari batang. bisa tipis atau tebal. . dan berakibat daun kehilangan fungsinya sebagai organ fotosintetik. Warna hijau pada daun berasal dari kandungan klorofil pada daun. xantofil (berwarna kuning). 3. Bentuk dasar daun membulat. misalnya karoten (berwarna jingga). Bentuk ekstremnya bisa meruncing panjang. Bentuk daun sangat beragam. Permukaan batang berkayu atau tumbuhan berupa pohon seringkali dilindungi oleh lapisan gabus (suber) dan/atau kutikula yang berminyak (hidrofobik). maupun ranting. Batang tersusun dari jaringan berikut: y y y y y y epidermis parenkim endodermis kayu jaringan pembuluh. dan kambium pada tumbuhan dikotil. dan antosianin (berwarna merah.Susunan batang tidak banyak berbeda dengan akar. Klorofil adalah senyawa pigmen yang berperan dalam menyeleksi panjang gelombang cahaya yang energinya diambil dalam fotosintesis. Daun tumbuhan sukulen atau xerofit juga dapat mengalami peralihan fungsi menjadi organ penyimpan air. baik di batang utama. Struktur ini tidak banyak berubah. Daun merupakan organ terpenting bagi tumbuhan dalam melangsungkan hidupnya karena tumbuhan adalah organisme autotrof obligat. Daun juga bisa bermodifikasi menjadi duri (misalnya pada kaktus). ia harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya menjadi energi kimia. dengan variasi cuping menjari atau menjadi elips dan memanjang. Gambaran dua dimensi daun digunakan sebagai pembeda bagi bentuk -bentuk daun. namun biasanya berupa helaian. umumnya berwarna hijau (mengandung klorofil) dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari melalui fotosintesis.

sedangkan . jaringan ini mengandung banyak kloroplas yang berfungsi dalam proses pembuatan makanan Jaringan bunga karang : Disebut juga jaringan spons karena lebih berongga bila dibandingkan dengan jaringan palisade. Alat perkembangbiakkan vegetatif. Pada batang. terjadinya fotosintesis di jaringan parenkim palisade. sedangkan pada tumbuhan monokotil. mengeluarkan O2 sebagai hasil fotosintesis. Fungsi Daun y Tempat terjadinya fotosintesis. berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan Berkas pembuluh angkut : Terdiri dari xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh tapis. fotosintesis terjadi pada jaringan spons. y y y Tempat terjadinya transpirasi. pada tumbuhan dikotil keduanya dipisahkan oleh kambium. xilem berfungsi sebagai sponsor penegak tumbuhan. Tempat terjadinya gutasi. y Sebagai organ pernapasan. Floem berfungsi mentransfor hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan Stomata Stoma (jamak: stomata) berfungsi sebagai organ respirasi. Daun tua kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah (dapat dilihat dengan jelas pada daun yang gugur). Di daun terdapat stomata yang befungsi sebagai organ respirasi (lihat keterangan di bawah pada Anatomi Daun). Pada akar. Anatomi daun Epidermis : Jaringan ini terbagi menjadi epidermis atas dan epidermis bawah. berfungsi melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya Jaringan mesofil : Jaringan Tiang.atau ungu. Stoma ibarat hidung kita dimana stoma mengambil CO2 dari udara dan mengeluarkan O2. tergantung derajat keasaman). pada tumbuhan dikotil. Stoma mengambil CO2 dari udara untuk dijadikan bahan fotosintesis. Xilem berfungsi mengangkut air dan mineral menuju daun. Misalnya pada tanaman cocor bebek (tunas daun).

Jaringan penyusun tumbuhan antara lain : 1. tangkai daun serta helai daun. Selain stoma. . parenkim (jaringan dasar) 5. kolenkim (jaringan penyokong) 3.hidung mengambil O2 dan mengeluarkan CO2. Helai daun sendiri tersusun dari jaringan-jaringan dasar berikut: y y y y epidermis jaringan tiang jaringan bunga karang dan jaringan pembuluh. sklerenkim (jaringan penyokong) 4. tumbuhan tingkat tinggi juga bernafas melalui lentisel yang terletak pada batang Daun lengkap terdiri dari pelepah daun. jaringan pelindung 2. floem (jaringan pembuluh) Sitologi Sitologi mengkaji fungsi berbagai sel dan organel-organel khas pendukung fungsi tersebut. Histologi Histologi tumbuhan mengkaji jenis-jenis sel (berdasarkan bentuk dan fungsi) yang menyusun suatu jaringan. Stoma terletak di epidermis bawah. xilem (jaringan pembuluh) 6. Helai daun sendiri memiliki urat daun yang tidak lain adalah kelanjutan dari jaringan penyusun batang yang berfungsi menyalurkan hara atau produk fotosintesis.

nila. Di dalam daun terdapat jaringan pagar dan jaringan bunga karang. ungu dan ultra ungu (tidak kelihatan). dihasilkan karbohidrat dan oksigen. kloroplas terdiri atas membran ganda yang melingkupi ruangan yang berisi cairan yang disebut stroma. Kantungkantung tilakoid tersebut dapat berlapis-lapis dan membentak apa yang disebut grana Klorofil terdapat pada membran tilakoid dan pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid. merah. dari ungu sampai merah. .FISIOLOGI TUMBUHAN Anabolisme adalah suatu peristiwa perubahan senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks. energi kimia untuk kemosintesis. oksigen sebagai hasil sampingan dari fotosintesis. misalnya : energi cahaya untuk fotosintesis. 2. sedang pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintetis berlangsung di stroma. Yang digunakan dalam proses fetosintesis adalah spektrum cahaya tampak. Sumber energi cahaya alami adalah matahari yang memiliki spektrum cahaya infra merah (tidak kelihatan). oleh sebab itu untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis adalah dengan mengatur volume oksigen yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan. Pigmen Fotosintesis Fotosintesis hanya berlangsung pada sel yang memiliki pigmen fotosintetik. dapat dilakukan percobaan Ingenhousz. Membran tersebut membentak suatu sistem membran tilakoid yang berwujud sebagai suatu bangunan yang disebut kantung tilakoid. Dalam fotosintesis. Fotosintesis Arti fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan dengan menggunakan energi cahaya atau foton. kuning. pada keduanya mengandung kloroplast yang mengandung klorofil / pigmen hijau yang merupakan salah satu pigmen fotosintetik yang mampu menyerap energi cahaya matahari. jingga. nama lain dari anabolisme adalah peristiwa sintesis atau penyusunan. volumenya dapat diukur. Dilihat dari strukturnya. infra merah dan ultra ungu tidak digunakan dalam fotosintesis. Untuk membuktikan bahwa dalam fotosintesis diperlukan energi cahaya matahari. Anabolisme memerlukan energi. 1. biru. hijau.

H2 yang terlepas akan diikat oleh NADP dan terbentuklah NADPH2. misalnya bakteri sulfur. . Gen : bila gen untuk klorofil tidak ada maka tanaman tidak akan memiliki klorofil. sedang O2 tetap dalam keadaan bebas. Pada tahun 1937 : Robin Hill mengemukakan bahwa cahaya matahari yang ditangkap oleh klorofil di gunakan untak memecahkan air menjadi hidrogen dan oksigen. CO2 + 2 NADPH2 + O2 ²²²²> 2 NADP + H2 + CO+ O + H2 + O2 Ringkasnya : Reaksi terang :2 H20 ²²> 2 NADPH2 + O2 Reaksi gelap :CO2 + 2 NADPH2 + O2²²>NADP + H2 + CO + O + H2 +O2 atau 2 H2O + CO2 ²²> CH2O + O2 atau 12 H2O + 6 CO2 ²²> C6H12O6 + 6 O2 3.Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan klorofil antara lain : 1. Air :bila kekurangan air akan terjadi desintegrasi klorofil. 3. Peristiwa ini disebut reaksi gelap NADPH2 akan bereaksi dengan CO2 dalam bentuk H+ menjadi CH20. Cahaya : beberapa tanaman dalam pembentukan klorofil memerlukan cahaya. Mg. Menurut Blackman (1905) akan terjadi penyusutan CO2 oleh H2 yang dibawa oleh NADP tanpa menggunakan cahaya. Unsur N. Kemosintesis Tidak semua tumbuhan dapat melakukan asimilasi C menggunakan cahaya sebagai sumber energi. Peristiwa ini disebut fotolisis (reaksi terang). Beberapa macam bakteri yang tidak mempunyai klorofil dapat mengadakan asimilasi C dengan menggunakan energi yang berasal dan reaksi-reaksi kimia. 4. tanaman lain tidak memerlukan cahaya. Fe : merupakan unsur-unsur pembentuk dan katalis dalam sintesis klorofil. 2.

Sintesis Lemak dari Protein: Protein ²²²²²²²²> Asam Amino protease Sebelum terbentuk lemak asam amino mengalami deaminasi lebih dabulu. karbohidrat dapat dibentuk dari lemak dan protein dan seterusnya. Gliserol + asam lemak ²²²> lemak. ketiga zat tersebut bertemu di dalarn daur Krebs. tepatnya Amonium Karbonat menjadi asam nitrit dengan reaksi: Nitrosomonas (NH4)2CO3 + 3 O2 ²²²²²²²²²²> 2 HNO2 + CO2 + 3 H20 + Energi Nitrosococcus 1. Banyak jenis asam amino yang langsung ke asam piravat ²²²> Asetil Ko-A. Leusin. Akibatnya ketiga macam senyawa tadi dapat saling mengisi sebagai bahan pembentuk semua zat tersebut. Bakteri besi memperoleh energi kimia dengan cara oksidasi Fe2+ (ferro) menjadi Fe3+ (ferri). bakteri besi dan lain-lain. . Sintesis Lemak dari Karbohidrat : Glukosa diurai menjadi piruvat ²²²> gliserol. yaitu Asetil Ko-enzim A. Valin. 4. Bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus memperoleh energi dengan cara mengoksidasi NH3.1. karena dalam metabolisme.2. Sintesis Lemak Lemak dapat disintesis dari karbohidrat dan protein. Alanin. bakteri nitrit. Bakteri-bakteri tersebut memperoleh energi dari hasil oksidasi senyawa-senyawa tertentu. Isoleusin dapat terurai menjadi Asam pirovat. setelah itu memasuki daur Krebs. Sebagian besar pertemuannya berlangsung melalui pintu gerbang utama siklus (daur) Krebs.bakteri nitrat. 4. Glukosa diubah ²²²> gula fosfat ²²²> asetilKo-A ²²²> asam lemak. Asam amino Serin. Lemak dapat dibentuk dari protein dan karbohidrat.

RNA dan Ribosom. sedangkan 1 gram karbohidrat hanya menghasilkan 4.1 kalori saja. Substansisubstansi tersebut adalah DNA dan RNA. Setiap sel dari organisme mampu untuk mensintesis protein-protein tertentu yang sesuai dengan keperluannya. Sintesis protein dalam sel dapat terjadi karena pada inti sel ter dapat suatu zat (substansi) yang berperan penting sebagai "pengatur sintesis protein". Nilai kalorinya lebih tinggi daripada karbohidrat. melibatkan DNA. 1 gram lemak menghasilkan 9. Sintesis Protein Sintesis protein yang berlangsung di dalam sel. Penggabungan molekul-molekul asam amino dalam jumlah besar akan membentuk molekul polipeptida. 5. Lemak berperan sebagai sumber tenaga (kalori) cadangan. Pada dasarnya protein adalah suatu polipeptida.selanjutnya asam piruvat ²²> gliserol ²²> fosfogliseroldehid Fosfogliseraldehid dengan asam lemak akan mengalami esterifkasi membentuk lemak. .3 kalori.