³ Ia melihat dua orang bersaudara yaitu Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, mereka sedang menebarkan

jala di danau sebab mereka Penjala Ikan. YESUS berkata kepada Mereka : ³Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan Penjala Manusia ´ (Matius 4 : 18 & 19) ´. Murid-murid pertama Tuhan Yesus adalah Penjala Ikan atau Nelayan, mereka dipanggil dari kesibukan mereka di tepi danau Galilea sebagai sumberdaya alam mereka. Timbul pertanyaan bagi kita mengapa Tuhan Yesus memanggil Murid-murid (Petrus, Andreas, Yohanes, Yakobus, Filipus, Bartolemeus, dan Tomas) yang setiap hari bekerja sebagai Nelayan. Pemahaman Keilmuan Satria (2004) dalam buku Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir menyatakan bahwa ada perbedaan pola pendekatan kepada Masyarakat Nelayan dengan Masyarakat Agraris/Petani. Masyarakat Petani pola pendekatannya lebih kearah Human Resources Approach, sedangkan pendekatan kepada Nelayan lebih terarah pada Sumberdaya Alam (Natural Resources/Ikan). Dengan sumberdaya alam yang berbeda demikian maka tentunya akan menempa/membentuk sumberdaya manusia (Nelayan) menjadi sosok yang berbeda dengan pekerjaan pekerjaan lain yang digeluti. Adapun karakteristik dari Sumberdaya Perikanan dan Kelautan adalah sebagai berikut : y Memiliki Ketidakpastian dan Resiko yang tinggi (High Risk and Uncertainty) karena sumberdaya berada di laut yang sangat dipengaruhi oleh Iklim dan Cuaca yang bersifat musiman. Ada ombak besar, arus vertikal dan horizontal maupun sumberdaya ikan yang besar dan buas. Sumberdaya Laut itu bersifat terbuka (Open Acces Resources) dan menjadi milik umum (Common Properties Resources). Meskipun sekarang ini laut sudah dipetakan sesuai regulasi Otonomisasi Daerah (Otda) namun tetap tidak dimiliki oleh pribadi bila dibandingkan di sector pertanian dimana petani memiliki lahan sawah atau lading garapan yang bersifat Personal Properties. Hal ini menyebabkan setiap orang bebas melakukan pekerjaan penangkapan ikan sebagai nelayan. Sumberdaya ikan itu Liar dan Berpindah-pindah (Wild and Migration Fish) sehingga tidak mudah untuk ditangkap. Karena itu sekarang telah dibuat berbagai alat tangkap yang canggih dan alat bantu penangkapan yang memudahkan Nelayan melakukan penangkapan. Karakatersitik ini sebenarnya dapat ditelusuri karena pola migrasi ikan ada yang bersifat rutin dan berulang-ulang, misalnya ikan Lompa di Haruku dan Ikan Salmon di USA untuk bertelur (Spawning Migration), serta Ikan Tuna (Thunnus spp) dan Cakalang (Katsuwonus pelamis) yang bermigrasi di Laut Banda untuk mencari makan (Feeding Migration), dll. Sumberdaya ikan ditangkap dalam jumlah yang besar dengan ukuran yang berbeda-beda dan diletakan dalam wadah yang tidak besar dan bertumpuk, hal ini dikenal dengan istilah ³ Bulky ´. Hal ini menyebabkan Produk Ikan menjadi sangat mudah rusak dan membusuk (Perishable food) sehingga perlu ada perlakuan penanganan yang lebih khusus seperti Pembekuan, Penggaraman, Pengesan dan lain-lain.

y

y

y

Pendalaman Keimanan Panggilan Yesus kepada para murid yang pertama sangat jelas. Mereka dipanggil dan ditetapkan menjadi rasul ("apostle" berasal dari kata "apostello" yang berarti utusan). Mereka dipanggil dengan tiga tujuan (Markus 3:14), yaitu:

1. Untuk menyertai Yesus. Belajar dari hidup dan pengajaran-Nya sehingga mengerti hati-Nya, kasih-Nya untuk dunia ini, dan strategi-Nya dalam pelayanan. Menyertai Dia untuk mengenal kehendak-Nya, mengetahui

Puji Tuhan! Ia memanggil orang-orang sederhana dan biasa seperti kita. secara umum. saluran berkat-Nya. Sebelum bekerja yang terpikirkan bagaimana caranya untuk menangkap ikan yang banyak.karakteristik dasar yang juga diperlukan oleh seorang "Penjala Manusia". Menarik sekali kalau kita memperhatikan karakteristik nelayan. Ini tujuan pertama Yesus memanggil murid-murid-Nya. Nelayan. Untuk memberitakan Injil. Kita hanyalah alat-Nya. wujud pengorbanan-Nya di kayu salib. dan mana yang bukan kehendak-Nya untuk tidak kita lakukan. Sering kali. juru bangunan atau tukang kayu ? Mengapa sebagian besar dari mereka bekerja sebagai nelayan ? Tentu kita tidak tahu dengan pasti rencana Allah di balik semua itu. bukan untuk pelayanan terlebih dahulu. Seperti telah dikemukakan kedua belas murid adalah orang-orang sederhana dan biasa. Nelayan adalah orang yang biasa hidup sederhana akan terbiasa menghadapi penderitaan dan masa-masa krisis . Tuhan bisa bekerja melalui orang sederhana dan biasa untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang luar biasa dengan cara dan metode yang tidak kaku pula. dan siap menaati kehendak-Nya. yang kita perlukan adalah bekal-bekal rohani dan jasmani seperlunya. Karakteristik tersebut antara lain : 1. Seorang murid Kristus yang tulen selalu memiliki target yang menjadi fokus yaitu jiwa-jiwa terhilang untuk diselamatkan". Seumpamanya ikan maka masih banyak manusia yang ³Liar dan Berpindah-pindah´ terkadang menjauh dari Tuhan dan terkadang kembali mendekat kepada Tuhan. 2. atau dua helai baju´. hidup dalam kesederhanaan. Mengapa bukan pedagang. Seorang pemenang jiwa yang pergi ke "medan pertempuran" tidak bisa membawa barangbarang yang tidak diperlukan dalam "peperangan". Lukas 9 : 3 ³Kata-Nya kepada mereka :¶Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan. apa yang kita punyai bukannya menjadi bekal. Walaupun Tuhan memilih orang-orang sederhana dan biasa. karena begitu mahalnya keselamatan itu sehingga tidak ada seorang pun yang bisa membayarnya kecuali darah Yesus Kristus. maka keselamatan itu diberikan cuma-cuma kepada kita. Tuhan tidak sembarangan memilih orang atau asal comot dari pinggir jalan. kita bisa belajar dari ciri-ciri latar belakang pekerjaan mereka. Kedua belas orang yang dipanggil ini adalah orang-orang yang sederhana dan biasa. Mereka hanya membawa alat tangkap berupa jala/jarring. Akan tetapi. barulah tugas itu diberikan kepada kita. karena pergaulan menjadi salah satu faktor penentu dalam pembentukan karakter kita. Orang orang seperti ini yang perlu di´tangkap´ masuk ke dalam ³Jaring-nya Tuhan´. petani. Diperlengkapi-Nya dengan kuasa untuk kebutuhan pelayanan itu. Sebenarnya. mengenal kehendak-Nya. memiliki karakteristik . Konsep "God uses ordinary people" (Allah memakai orang sederhana dan biasa) sering disalahartikan oleh beberapa orang Kristen dalam pekerjaan Tuhan. Nelayan Memiliki Target Tangkapan yang Jelas Nelayan dalam bekerja selalu berpikir bagaimana caranya mendapat ikan. yang penting adalah "siapa kita" dan bukan "apa yang kita kerjakan". . Sebagaimana juga keselamatan yang diberikan dengan cuma-cuma (Roma 6:23). tetapi menjadi beban yang membuat kita mudah terkalahkan. Karena di hadapan Tuhan. 3. Dalam peperangan rohani. Nelayan di berbagai tempat di dunia ini. paling tidak tujuh dari antara mereka adalah nelayan. Setelah kita mengenal Dia.apa yang menjadi kehendak-Nya untuk dilakukan. 2. jangan membawa tongkat atau bekal. kail dan umpannya yang seperlunya sehingga tidak mengganggu mereka melaksanakan proses penangkapan. sering orang Kristen menganggap bahwa keselamatan itu adalah anugerah murahan (cheap grace). roti atau uang. Umumnya pembentukan karakter dan rohani dalam satu tim tergantung dari karakter sebagian besar anggota tim yang ada.

berinisiatif. Tuhan tidak akan memakai orang yang malas.3. Nelayan Tidak Dapat Melihat Ikan. Beriman kepada Tuhan berarti mempertaruhkan seluruh kehidupan kita kepada-Nya. Sosok yang Rajin Pada waktu dipanggil. Sering kali. Bagi orang yang rajin bekerja di ladang Tuhan. Bukannya membangun kerajaan-kerajaan kecil sendiri-sendiri. Demikian pula dengan ³Penjala Manusia´. perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak. bahkan ketika krisis moral berakibat terhadap orang percaya yang lain. Nelayan Memiliki Keberanian dalam Tugas Pekerjaan Dalam gelapnya malam atau di tengah-tengah gelombang laut dan badai. melebihi orang yang merebut kota. bahkan air mata dan darah dalam kerja keras di ladang-Nya. tapi besok mereka akan kembali melaut. Sosok yang Mencintai dan Setia kepada Pekerjaannya. Nelayan kadang kala harus menanti berjam-jam di tengah danau atau laut untuk mendapatkan hasil. Saling membantu dan melayani demi tujuan profesi mendapatkan ikan. berani bertindak benar dalam kebenaran-Nya walau ada harga yang harus dibayar. harus suka bekerja sama untuk mencapai tujuan akhir yang penting. Roh Kudus memberikan keberanian kepada kita dan bukan roh ketakutan (2 Timotius 1:7). Seperti dikemukakan sebelumnya tentang sumberdaya ikan yang liar dan berpindah-pindah (wild and migration fish) namun nelayan meyakini akan dapat menangkapnya.`" (Amsal 22:13) Karena itu. Untuk mendapatkan hasil kerja yang memuaskan. Apalagi di masa krisis. Kita akan gelisah dan resah jika kita berusaha untuk mengatur diri sendiri menurut kekuatan kita sendiri. Tuhan selalu memakai orang-orang yang rajin bekerja keras. Sosok yang Sabar Memenangkan jiwa harus sabar. pekerjaan kita memerlukan waktu yang lama untuk melihat hasil yang kasat mata. Terkadang dalam menangkap ikan ada 3 (tiga) sampai dengan 25 orang tergantung dari alat tangkap yang digunakan dan musim penangkapan. Kesabaran menolong kita dalam menghadapi tantangan dan penderitaan. nelayan pergi melaut menghadapi risiko bahaya. Zebedeus (Matius 4:21). tapi bersama membangun Kerajaan Allah. Yohanes Pembaptis dipenggal kepalanya karena menyatakan kebenaran. 7. Terkadang mereka pulang dengan tidak membawa ikan seekor-pun. "Hai pemalas. pergilah kepada semut. ada ketidakpastian dalam pekerjaan (uncertainty). aku akan dibunuh di tengah jalan." (Amsal 6:6) Dunia mulai letih mendengar khotbah. Nelayan Kompak dan Suka Bekerja Sama dalam Pekerjaannya. melainkan meresahkan banyak orang. Tuhan Yesus selalu disalah mengerti dan dibenci orang yang tidak menyukai kebenaran-Nya. Nelayan. Yakobus dan Yohanes juga sedang membereskan jalanya bersama ayah mereka. orang yang menguasai dirinya. yaitu jiwa-jiwa yang dimenangkan ke dalam Kerajaan TerangNya. mereka menantikan bukti nyata dari kasih dengan tindakan kita. Sabar adalah buah roh. Rasa aman dan damai sejahtera akan menyertai jika kita dapat senantiasa mempercayakan hidup dan pelayanan kita kepada-Nya. karena orang malas memunyai banyak alasan dan melakukan hal-hal yang bukannya membangun. "Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan. tangan yang sedia kotor dan keringat yang dicurahkan. Demikianlah pula dalam Pekabaran Injil "Orang benar akan hidup oleh iman" (Roma 1:17). Namun Beriman Menangkap Ikan yang Tidak Kelihatan itu. . Dia memegang hari esok. "Si pemalas berkata: `Ada singa di luar. Perlu keberanian dalam melakukan tugas-Nya yang terkadang diperhadapkan dengan lingkungan ³laut´ yang ganas bahkan orang-orang (ikan) yang sulit untuk di ´jala´. Simon dan Andreas sedang bekerja menebarkan jala di danau (Matius 4:19). 6. Berserah dan percaya total kepada-Nya. Dia tahu apa yang akan terjadi dan akan membawa kita ke sana. tidak ada waktu untuk mengganggu orang lain. 8. Nelayan." (Amsal 16:32) 5. Tidak ada tempat bagi orang malas dalam kerajaan-Nya. Berani mengatakan kebenaran. ciri pertama dan terakhir dari definisi kasih (1 Korintus 13:4. Nelayan. dan kreatif dalam pekerjaan-Nya.7). tetapi menjadi berkat bagi orang lain. 4. Apalagi dalam masa-masa sulit yang kita tidak mengerti ke mana arah jalan hidup ini.

Beberapa karakteristik dari nelayan ini paling tidak adalah gambaran karakter dasar yang diperlukan untuk menjadi utusan dan Pekabar Injil. Orang yang hebat mudah ditemui. Di samping itu. Kadang melaut pada malam hari dan terkadang melaut dan bekerja pada siang hari. Demikian Artikel ini dibuat dan dapat menjadi Kekuatan bagi kita semua sebagai orang-orang yang Diutus dalam Tugas dan Tanggung Jawab kita. IMANUEL. seperti kata Alkitab: "Banyak orang menyebut diri baik hati. asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah. pekerjaan misi hanya akan menjadi misi-misian." (Kisah Para Rasul 20:24). siapakah menemukannya?" (Amsal 20:6) "Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun. tapi tidak ada jam kerja tertentu yang mengikat. tentu Tuhan akan terus memperlengkapinya dengan kuasa dan perlengkapan lain yang diperlukan untuk bekerja di ladang Tuhan. Allah Senantiasa Menyertai Kita. sulit menemukan orang yang setia. tetapi orang yang setia. Orang yang fasih lidah dan kaya mudah ditemui. Itu semua dilakukan karena kecintaan dan kesetiaannya terhadap profesinya. +++++++ SEKIAN DAN TERIMA KASIH +++++++ .Sekalipun pekerjaan itu berat. Tanpa karakteristik-karakteristik seperti digambarkan di atas. AMIN. Tetapi. Dalam situasi yang berat pun dia tetap setia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful