groklimatologi

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dunia pertanian sangat dipengaruhi oleh banyak factor termasuk factor iklim di dalamnya. Bagaimana factor iklim ini mempengaruhi keadaan tanah,mempengaruhi hama tanaman,perkecambahan benih, dan bagaimana pula fenomena produksi tanaman dan perubahan iklim. Seperti dilihat dari pengertian agroklimatologi itu sendiri yaitu ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara dunia pertanian dan keadaan iklim atau cuaca,sebaliknya bagaimana pengaruh iklim atau cuaca terhadap dunia pertanian. Dalam makalah ini kami mencoba memaparkan hal-hal tersebut. 1.2 Rumusan Masalah Adapun masalah pokok yang kami sampaikan pada makalah ini antara lain adalah: a. Bagaimana iklim mempengaruhi tanah b. Bagaimana iklim mempengaruhi hama tanaman c. Bagaimana iklim memepengaruhi perkecambahan benih d. Fenomena produksi tanaman dan perubahan iklim e. Kaitan radiasa matahari dan kehidupan tanaman f. Radiasi sinar matahari,dan g. Perubahan kualitas cahaya matahari dan respon taju 1.3 Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah antara lain sebagai berikut : a. Menjelaskan bagaimana iklim mempengaruhi tanah b. Menjelaskan bagaimana iklim mempengaruhi hama tanaman c. Menjelaskan bagaimana iklim memepengaruhi perkecambahan benih d. Menjelaskan fenomena produksi tanaman dan perubahan iklim e. Menjelaskan kaitan radiasa matahari dan kehidupan tanaman f. Menjelaskan radiasi sinar matahari,dan g. Menjelaskan perubahan kualitas cahaya matahari dan respon tajuk

Bab 2 PEMBAHASAN

2.1 Pengaruh Iklim Terhadap Tanah Tanah adalah lapisan yang terlapuk dari kerak bumi di mana organisme dengan produkproduknya berbaur. Apabila tanah digali secara vertikal dapat terlihat pelapisan-pelapisan tanah yang disebut horizon-horizon tanah. Horizon tanah di bagi menjadi Horizon A, B dan C. 1) Horizon A adalah tanah lapisan atas (top soil), mengandung sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang melalui proses humifikasi dihasilkan materi organik yang disebut humus. 2) Horizon B, pada horizon ini banyak mengandung mineral-mineral tanah, yang merupakan hasil proses mineralisasi dari humus.

suhu udara. curah hujan. maka teknik pemulsaan (mulching) pada tanah yaitu menutupi permukaan tanah dengan jerami. dan respirasi tumbuhan. dan kondisi ini akan sangat berpengaruh pada tanah. arah tiupan angin yang pada dasarnya dapat mempengaruhi kondisi kelembaban tanah. misalnya karena adanya fenomena pemanasan global yang disebabkan oleh mulai menipisnya lapisan ozon di atmosfer. Apakah vegetasi yang rapat tersebut dibuka. Untuk menghindari pengaruh radiasi matahari tersebut. Suatu lokasi atau lahan pertanian yang direncanakan akan ditanaman tanaman perlu diteliti lebih dahulu unsur iklim yang berpengaruh terhadap lokasi tersebut. Tetapi jika intensitas radiasi matahri yang diterima oleh bumi sangat berlebihan. 3) Kelembaban tanah . maka radiasi matahari akan masuk ke permukaan akan menaikkan suhu permukaan tanah dan menyebabkan penguapan. karena suhu tanah ini sangat mempengaruhi mikroflora dan mikrofauna yang terkandung dalam tanah yang menguntungkan dan menyuburkan tanah setempat. sehingga suhu tanah akan menjadi semakin tinggi. seperti radiasi matahari. 1) Pengaruh cahaya matahari Cahaya matahari yang sampai ke permukaan tanah dipengaruhi oleh rapat tidaknya vegetasi tanah tersebut. selain menghalangi proses penguapan tanah (evaporasi berkurang). Pembukaan lahan pada sebidang tanah untuk kepentingan pertanian sangat memerlukan pengetahuan tentang iklim agar pemanfaatan tanah yang akan dibuka dapat menjamin kelangsungan hidup para petani dan tanaman yang akan dibudayakan untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Jika vegetasinya sangat rapat atau bahkan tertutup sama sekali. biasanya akan mempengaruhi akar-akar tanaman menjadi busuk sehingga mengganggu proses penyerapan air dan unsur hara tanah menjadi terganggu. Tanah merupakan modal utama bagi para petani untuk dapat memproduksi pangan. Fenomena terjadinya pemanasan global yang terjadi sekarang ini adalah karena menipisnya lapisan ozon yang berfungsi untuk menyerap radiasi matahari sebelum sampai ke bumi. maka intensitas cahaya matahari yang diserap tanah aka semakin tinggi sehingga n suhu permukaan tanah biasanya akan semakin tinggi. pada horizon ini banyak mengandung batuan. Semakin dekat kedudukannya terhadap matahari. Kelembaban tanah yang terlalu tinggi kurang bagus untuk pertumbuhan tanaman. kecepatan angin. karena lapisan ozon semakin menipis maka kemampuannya untuk menyerap radiasi matahari semakin berkurang akibatknya intensitas radiasi matahari yang diterima oleh bumi akan sangat tinggi. dapat dilakukan karena salah satu manfaatnya adalah selain mempertahankan kelembaban dan suhu tanah juga dapat mendorong penyerapan unsur hara oleh akar-akaran juga dapat mempertahankan keberadaan mikroflora dan mikrofauna sehingga kesuburan tanah tersebut dapat terjaga. hal ini dapat menyebabkan tanah menjadi basah dan kelembaban tanah menjadi tinggi.3) Horizon C. hal ini dapat mengurangi masuknya radiasi matahari ke permukaan tanah. selain itu dapat mengganggu aktivitas fotosintesis. sisa-sisa tanaman. maka hal ini akan menyebabkan terjadinya penguapan-penguapan dari tanah yang berlangsung lama dan hebat yang terjadi pada musim kemarau. kompos atau bahan lainnya. 2) Suhu Suhu tanah juga perlu diukur. Jika suhu tanah terlalu tinggi (ekstrim) bisa mematikan mikroflora dan mikrofauna tersebut sehingga tanah menjadi tidak subur. Suhu tanah ini dipengaruhi oleh intensitas radiasi matahari. Intensitas radiasi matahari yang diterima oleh bumi dipengaruhi oleh ketinggian suatu tempat terhadap matahari dan tebal tipisnya lapisan ozon di atmosfer. tanah menjadi kering dan kelembaban tanah menjadi sangat rendah.

Kecepatan angin menunjukkan perbedaan antara musim hujan dan musim kemarau.Kelembaban tanah dipengaruhi oleh tekstur tanah. b) Jalan yang dilalui oleh massa udara tersebut. kompos atau bahan lainnya. sehingga dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. c) Memperbesar kapasitas penyerapan air ke dalam pori-pori tanah. angin akan bersifat kering sehingga akan mendorong terjadinya pengeringan tanah. sehingga bagi para petani dianjurkan melakulan pola dan teknik pengolahan tanah dan penanaman yang sesuai. Tetapi untuk dry farming jenis tanah ini bisa digunakan. d) Mempertahankan kelembaban dan suhu tanah sehingga mendorong penyerapan unsur hara oleh akar-akaran. karena tekstur tanah ini akan menentukan kemampuan pengikatan air dalam tanah. Bila melalui daerah yang basah. 5) Angin Angin adalah massa udara yang bergerak. hal ini ditentukan oleh: a) Daerah atau tempat dimana massa udara terjadi.5 m/detik (9. sehingga mendorong penguapan atau pengeringan tanah yang dilaluinya. angin ini tidak akan mendorong terjadinya pengeringan tanah. Tekstur tanah berlempung atau loam soil sifatnya sangat baik kemampuan pengikatan airnya artinya dapat menjaga kelembaban tanah dengan baik dan sama baiknya pada waktu musim hujan maupun musim kemarau sehingga tanah jenis ini sangat baik digunakan untuk pertanian. sehingga angin tersebut bersifat lembab. Pada musim hujan kecepatan angin sekitar 2. hal ini dapat mempercepat pengeringan tanah. dapat menimbulkan erosi tanah. 4) Curah hujan Lokasi lahan pertanian dengan curah hujan yang tinggi. sisa-sisa tanaman. e) Mulsa yang telah lapuk akan memperkaya bahan organik tanah. maka kelembabannya perlu diawasi secara ketat. pengawasan ini dilakukan untuk menjaga kelembaban optimal tanaman tersebut agar dapat terjamin dengan baik.2 Pengaruh Iklim Terhadap Hama Penyakit Tanaman . atau banyak menghanyutkan bagian tanah paling atas yang subur (top soil). b) Menghambat evaporasi (penguapan) tanah yang berlebihan karena adanya bahan pelindung terhadap radiasi matahari.0 km/jam) dan pada musim kemarau kecepatan angin sekitar 3. tetapi bila berasal dari daerah kering. 2. yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari pengaruh curah hujan yang tinggi antara lain: pemulsaan (mulching) pada tanah yaitu menutupi permukaan tanah dengan jerami. Angin yang bergerak dengan cepat dapat mendorong terkikisnya tanah bagian atas yang subur (top soil). Tanah dengan tekstur berpasir biasanya kurang baik untuk pertanian teutama untuk pesawahan karena sifat pelolosan airnya besar sekali. Jika angin yang bergerak berasal dari daerah yang banyak air maka massa udara bersifat lembab.5 m/detik (12. sehingga kelembaban tanahnya akan menjadi rendah. Apabila tanah ini digunakan untuk usaha tani yang bersifat umum atau bercocok tanam palawija serta tanaman lainnya. maka angin akan mengisap air dari daerah teresebut. Tekstur tanah liat berlempung atau clayed soil .6 km/jam). Manfaat pemulsaan adalah: a) Permukaan tanah akan terlindungi dari daya kikisan serta penghanyutan tanah top soil yang subur. tanah ini baik sekali untuk usaha tani persawahan. Kecepatan angin sering menimbulkan berbagai kerusakan. Angin yang bergerak pada suatu lokasi pun sifatnya berbeda-beda. atau erosi tanah terutama untuk lahan dengan derajat kemiringan yang tinggi.

kemudian tanah tersebut digunakan untuk budidaya pertanian. 6) Pemanasan global dapat mempengaruhi iklim atau dapat menyebabkan perubahan iklim. musim hujan dan musim kemarau dalam satu tahun bisa berlangsung menjadi lama dan panjang. sifat tanah. kelembaban tanah. Jika tidak diantisipasi dengan penggunaan tanaman barier (penghalang) untuk mencegah masuknya atau menyebarnya spora patogen ke lahan punya kita. salah satunya adalah terjadinya pergantian antara musim kemarau dan hujan yang tidak menentu. Jika lahan tersebut ditanami suatu tanaman yang merupakan inang bagi patogen tanah tersebut. Kalau tidak segera dilakukan pencegahan (tidak segera dilakukan mulching/pemulsaan). Penggunaan jarak tanaman yang terlalu rapat juga sangat disukai oleh tikus karena menjadi tempat persembunyian yang baik untuk perkembangan tikus di lahan tersebut. maka perkembangan penyakit tanaman di lahan kita tidak bisa dihindari. Semakin tinggi kelembaban maka perkembangan patogen tanaman akan semakin meningkat di lahan tersebut. Pembajakan lahan harus dilakukan dengan baik. di satu pihak sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. dan air akan berkurang juga benih-benih gulma dan spora patogen tanah akan subur dan berkembang biak di lahan tersebut. hal ini dapat meningkatkan kelembaban di lahan tersebut. Penanggulangan hal tersebut yang kurang dipikirkan dengan matang misal cara pengolahan tanah yang salah serta teknik budidaya yang salah. juga dapat membunuh benih-benih gulma dan spora patogen tanah. jika pembajakan atau pengolahan tanah sebelum penanaman kurang baik. maka seluruh tanaman pada lahan tersebut akan terserang. justru akan meningkatkan perkembangan hama dan penyakit tanaman. penggunaan jarak tanam yang terlalu rapat dapat meningkatkan perkembangan penyakit di lahan tersebut. 5) Pada musim kemarau kecepatan angin sekitar 3. maka kegiatan pertanian tidak akan berhasil karena bisa diserang oleh penyakit tanaman yang sudah berkembangbiak di tanah tersebut. hal ini dapat menyebabkan mikroflora dan mikrofauna yang diperlukan untuk menyuburkan tanah akan mati sehingga yang berkembang di dalam tersebut biasanya patogen tanah yang mematikan. seperti penggunaan jarak tanam yang terlalu rapat sampai permukaan tanah tertutupi. daya penyerapan tanah terhadap unsur-unsur hara. 4) Pada tempat yang kedudukannya dekat dengan matahari. maka selain aerasi tanah. daya penyerapan tanah terhadap unsur-unsur hara. 2) Teknik budidaya yang kurang baik. atau karena mulai menipisnya lapisan ozon di atmosfer akan menyebabkan suhu tanah permukaannya biasanya lebih tinggi. kelembaban tanah. Misalnya: 1) Tujuan pembajakan lahan adalah selain untuk memperbaiki aerasi tanah. Angin dapat membantu penyebaran spora patogen dari satu lahan yang terserang penyakit ke lahan lain yang ada di sekitarnya yang kebetulan tanamannya merupakan inang dari patogen tanaman tersebut. Musim kemarau yang panjang ini dapat menguntungkan bagi perkembangan . juga dapat menghalangi masuknya radiasi matahari ke tanah permukaan dan menghalangi proses penguapan tanah (evaporasi berkurang).5 m/detik (12. 3) Apalagi jika tempat dimana kita melakukan budidaya merupakan tempat dengan curah hujan yang tinggi. sedangkan di pihak lain unsur iklim juga dapat menyebabkan kurangnya unsur hara dan zat makanan yang tersedia dalam tanah melalui proses pengangkutan dan penghanyutan. daya pengikatan tanah terhadap air.Pengaruh iklim yang terdapat di Indonesia.6 km/jam) lebih besar dari musim penghujan. daya pengikatan tanah terhadap air. hal ini disebabkan karena percikan-percikan air hujan dapat membantu proses penyebaran penyakit. sifat tanah. dan air.

tidak minum namun tidur. misalnya dengan cara membenamkan tungul-tunggul padi hasil panen ke dalam air. dipengaruhi oleh: a) Permeabilitas kulit biji Penyerapan atau imbibisi air akan lebih cepat ke dalam benih yang kulitnya tidak keras. Fungsi air bagi proses perkecambahan adalah: a) Air yang diserap oleh benih berguna untuk melunakkan kulit benih.hama penggerek batang padi (Scirpophaga innotata). jika keadaan benih yang kulit benihnya keras. semakin lama masa musim kemarau akan semakin cepat dia akan berubah menjadi hama dewasa yang siap untuk meletakkan telurnya pada tanaman-tanaman padi yang ada disekitarnya. kedelai. b) Air memfasilitasi masuknya oksigen ke dalam benih. Sedangkan benih Legum seperti kacang tanah. maka perkembangan hama batang padi ini akan terus meningkat di lahan tersebut. maka oksigen akan segera masuk ke dalam sel benih secara difusi. semenjak itu aktivitas protoplasma hampir seluruhnya berhenti. maka hama ini akan membentuk kepompong. adalah 30-35 %. Selama diapause di tidak makan. Kalau keadaan ini tidak diantisipasi. Kadar air benih di mana benih mulai dapat berkecambah disebut ³titik kritis perkecambahan´. yaitu sekitar 50-55 %. Tidurnya lama sekali yaitu sepanjang musim kemarau. Diapause dilakukan ketika musim kemarau tiba. Pada saat hujan pertama di musim hujan turun. tidak akan berkecambah walaupun benih tersebut dikecambahkan pada medium perkecambahan dengan kelembaban yang cukup. Hama ini setelah menyerang tanaman padi kemudian dapat melakukan diapause di bagian pangkal batang. 2. sebagian besar air di dalam protoplasma sel-sel embrio pada benih hilang (dehidrasi). Titik kritis perkecambahan pada benih tanaman serealia seperti gandum. jagung. Dinding sel yang tadinya kering hampir tidak permeabel terhadap oksigen. c) Air berguna untuk mengencerkan protoplasma sehingga dapat mengaktifkan bermacammacam fungsinya. biji akan menghasilkan hormon Gibberellin yang kemudian akan mengaktifkan enzim-enzim yang diperlukan untuk mencerna/menguraikan bahan-bahan makanan yang terdapat dalam cadangan makanan d) Air berguna sebagai alat transport/pengangkut larutan makanan hasil pencernaan.3 Pengaruh Iklim Terhadap Perkecambahan Benih Pada umumnya benih dari kebanyakan tanaman menghendaki beberapa syarat untuk dapat memulai perkecambahan. dan setelah tanaman padi dipanen pun masih masih tetap berdiapuse di pangkal batang padi (tunggul-tunggul padi). padi. tergantung jenis benihnya. Selama periode waktu pemasakan biji. dari jaringan penyimpan cadangan makanan kepada titik-titik tumbuh pada embrio Faktor yang mempengaruhi kecepatan penyerapan air oleh benih. Jika protoplasma sudah mengalami rehidrasi. Lamanya masa kempompong untuk menjadi dewasa tergantung dari lamanya masa musim kemarau. atau membakar tunggul-tunggul padi. tetapi bila dinding sel benih sudah dimasuki oleh air. Syarat utama yang dibutuhkan untuk perkecambahan (merangsang aktifnya pertumbuhan embrio dalam benih) adalah: 1) Air Air merupakan salah satu syarat penting bagi berlangsungnya proses perkecambahan benih. sehingga harus dilakukan perlakuan fisik/mekanis terhadap benih untuk mempermudah masuknya air . maka protoplasma akan aktif kembali. tapi apabila protoplasma mengandung sejumlah air (rehidrasi). Pada umumnya dibutuhkan kadar air benih yang berbeda untuk dapat membuat benih berkecambah.

yaitu: a) Suhu minimum Yaitu suhu terendah. sehingga penguapan akan berkurang. suhu minimumnya 4. tanah seperti ini kurang baik untuk proses perkecambahan benih. Untuk tanaman musim dingin seperti selada. Pengaruh radiasi matahari akan menyebabkan penguapan. dimana air dari dalam benih bergerak ke luar benih karena konsentrasi air dalam benih lebih besar daripada air dalam larutan garam di luar benih. Beberapa macam benih mempunyai tiga titik (suhu) kritis yang berbeda-beda yang berkaitan dengan perkecambahannya. dan proses rehidrasi protoplasma benih pun terhambat. di mana benih masih dapat berkecambah. Kelembaban tanah dipengaruhi radiasi cahaya matahari dan intensitas curah hujan yang turun pada suatu tempat. bahkan benih bisa membusuk karena kelebihan air. Pemberian pupuk cair yang pekat.ke dalam benih b) Konsentrasi air Apabila konsentrasi air di luar benih lebih besar daripada di dalam benih. plasmolisis ini mengakibatkan proses difusi air ke dalam benih terhambat. Apabila konsentrasi air di benih lebih besar daripada konsentrasi air dalam larutan di luar benih. misal untuk padi dan melon suhu minimumnya masing-masing berturut-turut adalah 11 oC dan 14 oC. Kejadian ini akan memperlihatkan gejala layu pada daun atau bagian tanaman yang lainnya di atas permukaan tanah dan jika hal ini berlangsung lama akan menyebabkan kematian tanaman. jika kebetulan tanah yang ada merupakan tanah yang bersifat liat berlempung atau clayed soil Akibatnya kelembaban tanah menjadi sangat tinggi. Fenomena plasmolisis sangat penting artinya dalam praktek di lapangan sewaktu: ‡ Pemberian pupuk anorganik pada tanaman. batas minimumnya adalah 0-5 oC. maka air akan berdifusi ke dalam benih dengan baik. ‡ Penanaman benih di lahan dengan salinitas tinggi Benih yang ditanam pada tanah dengan tingkat salinitas tinggi. hal ini dapat menyebabkan terhambatnya penyerapan air ke dalam benih (menghalangi rehidrasi dalam benih). dan akibatnya perkecambahan benih terhambat Keberadaan air dalam tanah tergantung dari kelembaban tanah tersebut. Suhu di atas titik beku. b) Suhu maksimum Yaitu suhu tertinggi. maka yang terjadi adalah pergerakan air dari dalam benih ke luar. sehingga dapat menyebabkan terhambatnya proses perkecambahan benih di lapangan. kondisi tanah ini kurang baik untuk perkecambahan benih. batas maksimumnya 45 oC-65 . 2) Suhu Suhu merupakan syarat penting yang kedua bagi perkecambahan benih. hal ini disebabkan karena terjadi plasmolisis. penguapan yang berlebihan pada tanah akan menurunkan kelembaban tanah atau tanah menjdi kering. Sebaliknya curah hujan yang terlalu tinggi. jika terlalu dekat dengan benih akan mengakibatkan cairan pupuk meliputi benih tersebut.5 oC. sedangkan untuk tanaman musim panas. di mana benih masih dapat berkecambah. akan menyebabkan penyerapan air oleh akar akan terganggu. akan menyebabkan tidak terjadinya perkecambahan. biasanya dapat menyebabkan intensitas cahaya matahari yang datang ke tanah semakin berkurang. Begitu pula pemberian pupuk cair yang pekat yang terlalu dekat dengan akar tanaman. hal ini yang dikenal dengan plasmolisis.

contohnya benih padi. Karena enzim bersifat tidak tahan panas. Umumnya benih akan berkecambah jika ada Oksigen. Jika proses respirasi sudah meningkat maka proses perkecambahan benih akan meningkat pula. Oksigen akan masuk ke dalam benih secara difusi bersamaan dengan proses imbibisi air ke dalam benih. misalnya benih selada. Pada kisaran suhu ini (37 oC). Suhu tanah sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya matahari yang diterima bumi. Terbatasnya oksigen yang dapat dipakai akan mengakibatkan terhambatnya proses perkecambahan. Suhu yang sangat tinggi akan mempengaruhi aktivitas enzim tinggi/enzim yang berperan dalam perkecambahan. sehingga suhu akan menjadi semakin tinggi. akibatnya suhu permukaan tanah biasanya akan semakin tinggi. proses respirasi akan meningkat disertai dengan meningkatnya pengambilan oksigen dan pelepasan karbondioksida. walaupun demikian ada beberapa jenis benih yang mempunyai kemampuan untuk berkecambah pada keadaan yang kurang oksigen. Hal ini diduga disebabkan karena suhu tinggi tersebut dapat merusak enzim/aktivitas enzim yang berperan dalam perkecambahan benih terganggu sehingga proses perkecambahan benih juga terganggu c) Suhu optimum Yaitu suhu yang paling menguntungkan bagi berlangsungnya perkecambahan benih untuk sebagian besar tanaman budidaya. Berdasarkan pengaruh cahaya terhadap perkecambahan. Pengaruh terlalu banyak air pada tanah (tanah dengan kelembaban sangat tinggi) ini akan mengurangi jumlah oksigen di dalam tanah. Intensitas radiasi matahari yang diterima oleh bumi dipengaruhi oleh kedudukan tempat terhadap matahari.oC. 4) Cahaya Benih mempunyai sifat yang bervariasi terhadap kebutuhan cahaya untuk perkecambahannya. b) Benih yang bersifat negatively photoblastic (perkecambahannya tidak membutuhkan . selain itu dipengaruhi oleh tebal tipisnya lapisan ozon di atmosfer. benih diklasifikasikan menjadi 3 golongan. dan tebal tipisnya lapisan ozon di atmosfer. tembakau. yaitu: a) Benih yang bersifat positively photoblastic (perkecambahannya membutuhkan cahaya atau dipercepat oleh cahaya). yaitu antara 28-38 oC. intensitas radiasi matahari yang diterima oleh tempat tersebut semakin tinggi. Energi tersebut diperoleh dari proses respirasi. bahkan bisa menyebabkan kebusukan pada benih. Tanah yang kekurangan oksigen dapat menghambat perkecambahan benih yang membutuhkan oksigen untuk perkecambahnnya. 3) Oksigen Proses perkecambahan benih membutuhkan energi. air dan energi panas. karena lapisan ozon semakin menipis maka kemampuannya untuk menyerap radiasi matahari semakin berkurang akibatknya intensitas radiasi matahari yang diterima oleh bumi akan sangat tinggi. Suhu diatas suhu maksimum dapat menimbulkan kerusakan pada benih/benih mati. Fenomena terjadinya pemanasan global yang terjadi sekarang ini adalah karena menipisnya lapisan ozon yang berfungsi untuk menyerap radiasi matahari sebelum sampai ke bumi. aktivitas enzim tinggi/enzim yang berperan dalam perkecambahan bekerja lebih cepat sehingga proses perkecambahan benih menjadi lebih cepat. semakin cepat proses difusi oksigen ke dalam benih sehingga proses respirasi akan semakin meningkat. maka enzim tersebut akan mengalami kerusakan sehingga proses perkecambahan benih menjadi terhambat. Semakin cepat proses imbibisi air ke dalam benih. Semakin dekat kedudukannya terhadap matahari. Proses respirasi ini akan berlangsung selama benih masih hidup. Pada saat perkecambahan berlangsung.

5. kacangkacangan. Di dalam benih terdapat 2 phytochrom yang sifatnya reversible atau bisa bolak-balik yaitu: a) Phytochrom merah. Tanaman 3. yang dikenal dengan ³ phytochrom´. 2. Angin Secara umum bertekanan rendah. Sebaliknya jika biji yang bersifat positively photoblastic diimbibisikan pada kondisi (gelap) yang kaya akan cahaya infra merah. Jika pada biji yang bersifat positively photoblastic yang sedang berimbibisi. banyak badai akibat pergerakan udara yang ekstrim/kencang Di tropis energi matahari 40-60% untuk evapotranspirasi. yaitu phytochrom yang mempunyai panjang gelombang 650 nm. misalnya benih bawang (Allium sp). misal kubis.cahaya. Phytochrom merah bersifat menghambat perkecambahan.50 LU/LS. Rata-rata energinya tinggi Energi yang tinggi terjadi secara maksimal radiasi untuk fotosintesis. yang bersifat merangsang proses terjadinya perkecambahan.5-66. dikenai cahaya matahari yang kaya akan cahaya merah. 6. c) Benih dapat berkecambah sama baik di tempat gelap atau ada cahaya. C3. dapat menyerap sinar infra merah (Pfr). hanya 1-2% saja untuk fotosintesis. Aktivitas negatif maka akan terjadi.Suhu rata-rata relatif rendah. dan bila berada diluar suhu kardinal aktivitas tanaman akan terganggu. foto periodisitas.C4/AM. t min rendah (0/5-40/450C). Unsur Iklim Tropis 0-23.4 FENOMENA PRODUKSI TANAMAN DAN PERUBAHAN CUACA/IKLIM Mengapa hasil produksi tanaman padi Indonesia lebih rendah daripada subtropis. Radiasi 4. pergerakan rendah. Setiap aktivitas tanaman mempunyai suhu kardinal (kisaran suhu yang diperlukan oleh tanaman untuk bisa hidup dan berkembang yang kisarannya suhu max sampai suhu min. 2. Suhu Rata-rata tinggi = t max relatif rendah dan t min relatif tinggi (36-200C). b) Phytochrom infra merah : yaitu phytochrom yang mempunyai panjang gelombang 730 nm.50 LU/LS. Phytochrom adalah sejenis protein yang memiliki komponen yang dapat menyerap cahaya.Sub Tropis 23. 1. maka cahaya merah tersebut akan diserap oleh phytochrom merah (Pr) yang terdapat pada benih dan segera phytochrom merah (Pr) tersebut akan diubah menjadi phytochrom infra merah (Pfr). Pengaruh cahaya dan perkecambahan benih dikontrol oleh suatu pigmen penyerap cahaya. t max tinggi . atau perkecambahannya dihambat oleh adanya cahaya). bayam (Amarantus sp). Bertekanan tinggi. . dapat menyerap sinar merah (Pr). transpirasi (1gr air = 580 calori). maka cahaya infra merah ini akan diserap oleh phytochrom infra merah (Pfr) yang terdapat pada benih dan segera phytochrom infra merah (Pfr) ini akan diubah menjadi phytochrom merah (Pr) yang bersifat menghambat proses perkecambahan. sehingga tropis fotosintesisnya tinggi tetapi selektif dan dipengaruhi tingkat kejenuhan. Phytochrom infra merah bersifat merangsang perkecambahan.

5 RADIASI MATAHARI DAN KEHIDUPAN TANAMAN Di dalam kaitannya. Kualitas (menggambarkan spectrum cahaya yang dikandung). apabila suhu minimum malam hari tinggi. juga unsur-unsur dari radiasi. 3. contohnya tanaman yang memproduksi umbi-umbian. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan : a.Aktivitas di daerah tropis yaitu bila siang Fs + Rs beresiko kecil karena Respirasi diimbangi Fotosintesis.Suhu maksimal dan minimal berpengaruh besar terhadap tanaman. 5. Istilah-istilah yang perlu diketahui dalam bahasan tersebut adalah : Radiant Flux Density adalah jumlah total energi matahari yang sampai pada suatu luasan permukaan tertentu (luasan permukaan daun). dikarenakan resikonya kecil.Perlunya suatu pengetahuan tentang suhu kardinal sehingga kita bias menentulan jenis budidaya yang abik atau cocok.Subtropis . b)Nyctothermal yaitu respon tanaman terhadap suhu minimum.yang meliputi : Intensitas radiasi (menggambarkan jumlah energi matahari dalam satuan Calori. Yaitu resiko terhadap dampak suhu rendah dan dampak suhu tinggi. b.Suhu kardinal berdampak terhadap kehidupan tanaman.Tanaman mempunyai RESPON TERHADAP VARIASI SUHU (Thermoperiodisme) terutama suhu maksimum dan suhu minimum. 2. maka Karbohidrat akan banyak dirombak sehingga sisanya sedikit/turun sehingga berpengaruh terhadap hasil produksi. 2. 1.Unsur-unsur radiasi matahari sebagai sumber energi dalam bentuk cahaya maupun thermal. Hal inilah yang menyebabkan hasil panen padi Indonesia(tropis) lebih rendah daripada subtropis.Tanaman Yaitu aktivitas metabolisme tanaman baik anabolisme seperti fotosintesis yang menyediakan makanan berupa asimilat bagi tanaman. Dimana tiap tanaman punya suhu kardinal yang berbeda-beda sehingga sebelum menentukan tanaman yang akan dibudidayakan kita harus tahu fluktuasi suhu suatu area dan suhu kardinal suatu tanaman. Dengan simbol Rs Rs atau RFD . Contoh : Suatu area bersuhu 5-400C. Bila ingin ditanami kentang yang bersuhu kardinal 8300C maka kemungkinannya bisa dikembangkan di area itu tetapi resikonya harus diperhitungkan. Joule. Fs ± Rs = KH sisa. cabe. Beberapa tanaman punya respon terhadap suhu maksimum yang tinggi atau tahan contohnya tanaman minyak atsiri. yang menyediakan energi dalam bentuk ATP.Karbohidrat sisa dikurangi tingkat respirasi yang rendah sehingga Karbohidrat sisa lebih banyak. Sehingga setidaknya daerah yang cocok kisarannya 10-300C. Pada malam hari Karbohidrat sisa tadi akan dipakai Respirasi. Apabila rata-rata min max suhu tinggi. Yang dikelompokkan menjadi 2 yaitu : a)Fotothermal yaitu respon tanaman terhadap suhu maksimum. 4. watt/m2). suhu minimum tinggi maka cardinal aktivitas Respirasi tinggi. Periodisitas (menggambarkan lama matahari bersinar selama 24 jam. juga katabolisme seperti respirasi.

digunakan untuk proses fotolisis. Didalam system budidaya t yang lebih tinggi.Difusi CO2 yaitu proses mengalirnya CO2 dari atmosfer ke jaringan. Emisivitas adalah nilai yang menyatakan kemampuan suatu permukaan untuk memancarkan energi. Absorbtivitas adalah nilai yang menyatakan kemampuan suatu permukaan untuk menyerap energi contoh kasus : Apabila di daun maka ada Energi yang diserap. II. Reflektivitas adalah nilai yang menyatakan kemampuan suatu permukaan untuk memantulkan energi. diteruskan dan dipantulkan. sehingga cahaya merata dan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Jika semakin vertikal maka kemampuan memantulkan lebih besar. Irradiasi adalah jumlah radiasi matahari yang diserap atau ditampung oleh permukaan Irradiasi = RFD. Reradiasi adalah jumlah energi yang dipancarkan oleh suatu permukaan (Black Body Radiation) tetapi lebih cenderung ke sifatnya.000 CALORI . H2O H+ DAN OHCO2 CO2 + OH1 MOL CO2 1 MOL C6H12O6 ENERGI 112. Difusi sangat tergantung pada perbedaan konsentrasi di tanaman dan udara. maka distribusi cahaya lebih tinggi. Apabila pada tanaman maka adalah jumlah energi yang akan masuk ke tajuk atau canopi. Turbiditas adalah kebalikan dari transmisivitas Semakin tinggi nilai Turbiditas maka jumlah energi yang masuk akan semakin kecil. FOTOSINTESIS Fotosintesis terdiri dari beberapa tahapan antara lain : I. D. dimana sifat meneruskan tergantung dari kandungan klorofil bila lebih terang maka kemampuan meneruskan lebih besar. Rr RFD/Rs r = refleksi t = transmisi s = surface Rt Sehingga tergantung dari sifat daunnya untuk memantulkan dan meneruskan cahaya. r = Rr = RrL + Rr S Albedo Reflektivitas adalah nilai yang menyatakan kemampuan suatu permukaan untuk memantulkan radiasi gelombang pendek dan nilainya diperhitungkan sama dengan Transmisivitas adalah nilai yang menyatakan kemampuan suatu permukaan untuk meneruskan energi.[CO2] rendah terjadi karena diubah menjadi C6H12O6.Fotokimia adalah peristiwa penggunaan energi yang diserap. Turbiditas adalah kemampuan suatu tajuk untuk mengurangi jumlah energi matahari yang masuk ke atmosfer daun. Dimana kekuatan melepasnya sangat ditentukan oleh kemampuan menyerap energi yang berbeda yang ditentukan warnanya Solar Constant (tetapan Radiasi) adalah jumlah energi matahari yang sampai pada permukaan terluar dari sistem atmosfer bumi.Black Body Radiation adalah jumlah energi matahari yang dipancarkan oleh suatu permukaan setelah permukaan tersebut menyerap energi matahari secara maksimal yang diterima di atasnya.

PAR = Photosyntethic Acrive Radiation = 0.8 pada Jagung. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai a : 1. hormon dan seterusnya (metabolisme sekunder).Biokimia yaitu proses pembongkaran karbohidrat menjadi protein.NIR = Near Infra Red = 0.6-0. lemak.0 hal ini berkaitan dengan transmisivitas. cahaya terhambat. 2.UV = = < 0. 4.0Infra red Untuk pemanjangan tanaman(etiolasi) Fotoperiode perkecambahan Pembungaan Warna . apabila berwarna lebih gelap maka kemampuan menyerap lebih tinggi sehingga yang diteruskan sedikit sehingga a tinggi. Nilai a kurang dari 1. 2. Tingkat variasi Io akan diperlihatkan dengan HUKUM BEER I = jumlah energi yang masuk ke dalam tajuk e = eksponensial a = koefisien pemadaman cahaya.Warna daun. C6H12O6 protein. K = Indeks Luas Daun = Semakin besar nilai K (ILD) maka jumlah energi matahari semakin kecil karena pangkat (-) 2.dll) masuk maka akan bereaksi dengan bagian tajuk secara bervariasi. yaitu kemampuan tajuk untuk mereduksi cahaya. Contoh = 0.7 PERUBAHAN KUALITAS CAHAYA MATAHARI DAN RESPON TAJUK PERANAN SPEKTRUM CAHAYA SPEKTRUM WARNA PERANAN > 1. mempengaruhi transpirasi 0.6 RADIASI SINAR MATAHARI Terdiri dari : 1.76-1 3.0 Infra red (FIR) Diserap tanaman dan dikonversikan dalam panas.FIR =FAR INFRA RED = >10 2. 3. Sehingga bila Io dan bagian-bagiannya(NIR. Dimana nilai a untuk tiap jenis tanaman berbeda-beda.Struktur dari tajuk. FIR. semakin menyebar maka nilai a akan lebih tinggi ct : pada cemara. sedang pada palem rendah. hormon Enzimatis dan dipacu oleh suhu dan suhu sangat ditentukan oleh absorbtivitas. Suhu adalah ukuran Ek=1/2mV2 V= menggambarkan aktivitas molekul dan ditentukan oleh absorbtivitas.0. vit.4 .Sudut daun yaitu sudut yang dibentuk oleh helaian daun terhadap batang.76 4.Kerapatan tajuk = kerapatan daun yang menyusun tajuk. Jika nilai a semakin tinggi maka kemampuan menghambatnya akan tinggi.72-1.4 Oleh tajuk I0 akan direspon absorbsi + transmisivitas = 1 Pada daun PAR lebih banyak. lemak. sedang pada tunas NIR lebih banyak.III. vitamin. Tajuk rapat (banyak daun nilai a akan semakin tinggi. Semakin besar sudut daun (horizontal) maka nilai a semakin tinggi.

28UV.315UV. Akibatnya aktivitas akar/respirasi semakin rendah mengakibatkan translokasi dalam tubuh tanaman jadi lambat sehingga proses distribusi unsure hara jadi lambat dan akhirnya pertumbuhan tanaman jadi lambat. Pendek) meNyebabkan tanaman etiolasi. Kenapa tanaman mempunyai selektivitas ? Karena klorofil yang dipunyai tanaman tidak hanya 1 jenis tetapi bermacam-macam. contohnya pada tanaman yang dibudidayakan di glasshouse. terjadi akiabat adanya bantuan mikroorganisme dari sisa-sisa bagian .28-0. menaikkan suhu sekitar 0. Adanya Fitokhrom.51Biru Diserap klorofil 0.72Jingg Diserap klorofil0.20)x 0. Apabila suhu tanah naik akan berakibat berkurangnya kelengasan/kandungan air dalam tanah sehingga unsure hara sulit diserap tanaman. Manfaat naiknya suhu tanah adalah untuk mempercepat umur tanaman.9 % dari RFD Tanaman tidak efisien dalam menggunakan matahari.40Violet Daun pendek.Efisiensi energi Matahari adalahjumlah karbohidrat yang dihasilkan = efisiensi semakin rendah bila tingkat respirasi tinggi. apabila respirasi tinggi maka jumlah CO2 akan tinggi. Aktivitas Dekomposisi .Diffuse Radiation = radiasi yang jatuh ke tanah melalui proses refleksi b. sebaliknya jika suhu tanah rendah maka akan semakin bertambahnya kandungan aiar dalam tanah.250(1-0. Jika radiasi yang hilang akibat refleksi= transmisi 20% dan energi matahari dari spektrum 40%¢ efisiensi maksimum = 0.. dimana 1 mol quanta satara 10 einstein(520 K calori) Efisiensi fotosintesus = 112/520 = 21. Radiasi yang ada di permukaan daun ditangkap tergantung dari klorofilnya. Peranan energi matahari PAR untuk Fotosintesis.Merusak organ tanaman < 0. misalnya 1.5%. Suhu tanah yang tinggi respirasinya tinggi. 3.Respirasi adalah katabolisme yang akan mengurangi hasil aktivitas klorofil. Yang mengakibatkan Fluktuasi suhu tanah adalah : a.buah(pigmen) 0.Tanaman mati Kelebihan dari cahaya infra red(gel.40 = 6.3150. SUHU TANAH Fluktuasi suhu dalam tanah akan berpengaruh langsung terhadap aktivitas perakaran. Agar Rn(Radiasi yang digunakan oleh tanah) banyak dipakai untuk S(save) maka H dan E harus diperkecil.510C yang berdampak pada aktivitas enzimatik sehingga produk tanaman terpengaruh.40-0. dimana sampai pada kondisi ekstrim terjadi pengkristalan. 2. sehingga hasil fotosintat bisa tersebar.Refleksi : transmisi sebagian energi terbuang dan sangat dipengaruhi oleh komponen tajuk tanaman. tebal 0.51-0. Klorofil menyerap energi matahari sebanyak 10 quanta. Infra red dan UV untuk thermal dan proses Fotomorfogenetik yaitu proses fotosintesa hormon/aktivitas metabolisme dalam organ tanaman yang dirangsang cahaya.Dirrect Radiation = radiasi yang jatuh ke tanah melalui proses tranmisi Sumber Suhu Tanah : Absorpsi radiasi matahari Rn = H + S + E NERACA ENERGI Jika E tinggi berarti panas banyak yang disimpan dalam bentuk uap. hanya spectrum merah dan biru saja yang digunakan.Selektivitas : organ tanaman tidak memanfaatkan energi yang ada pada permukaan .61Hijau0. Respirasi.61-0. CO2 dalam tanah tinggi sehinggga merangsang peningkatan suhu.

porositas. setara Hukum Black Body Radiation. Kandungan Bahan Organik. apabila tanah banyak mengandung air maka suhu yang terserap akan banyak digunakan untuk penguapan. menyerap air. . daya serap panas tinggi sehingga suhu naik. terdapat pembebasan radiasi tanah maka reradiasinya semakin tinggi dan suhu yang dilepas semakin tinggi pula. Sehingga tanah merupakan penghantar panas yang jelek. Yang terjadi akibat adanya perbedaan. Apabila warnanya terang daya pantulnya tinggi daya serapnya rendah begitu sebaliknya warna gelap maka daya pantul rendah. slope Apabila strukturnya padat maka porositas rendah. karena begitu mendapatkan sumber panas. angina. sumber tersebut akan terus ditangkap sampai maksimum/tidak mampu lagi.86X10-3()1/2(Te-Ta)= kecepatan angin Faktor Yang Dipengaruhi Oleh Suhu Tanah : Sifat Fisik Tanah yaitu Struktur. BO mempunyai kemampuan untuk menahan energi. Iotik meliputi vegetasi yan ada di permukaan tanah. Digunakan untuk menjaga keseimbangan suhu dalam tanah. kebalikannya struktur remah maka porositas tinggi sehingga proses pengaliran lancer. setelah itu baru dialirkan secara konduksi.tanaman yang dihancurkan jadi sesuatu mis : tanah sehingga suhu tanah naik dan panas akan bertambah. Jika ada reradiasi. tekstur. Geothermal Free Convection = adalah proses konveksi karena adanya dorongan tenaga dari luar misalnya angin. Situasi Lingkungan baik Fisik maupun Biotik Lingkungan Fisik meliputi kelembapan udara. radiasi. Kondisi Air. warna. kandungan unsure hara tinggi dan memperbaiki struktur tanah. -3()1/4(te-Ta) Force Convection H = 5.

Benyamin lakitan. DAFTAR PUSTAKA Google. angin. Penyinaran yang lebih lama akan memberi kesempatan yang lebih besar bagi tumbuha tersebut untuk memanfaatkanya melalui proses fotosintesis.Badung Handoko ahmad. agroklimatologi.com. Pergeseran garis edar matahari menyebabkan peruban panjang hari ( lama penyinaran ) yang diterima pada lokasi-lokasi di permukaan bumi. 1994. Perubahan panjang hari tidak begitu besar pada daerah tropis yang dekat dengan garis ekuator.Penerimaan radiasi surya di permukaan bumi sangat bervariasi menurut tempat dan waktu.2 Saran Globalisasi adalah hal yang dapat merubah hal yang mempunyai pengaruh terhadap pertanian kea rah yang tidak lebih baik. Seperti yang kita ketahui. yaitu radiasi langsung dari matahari dan radiasi yang tidak langsung ( dari langit ) yang disebabkan oleh hamburan dari partikel atmosfer. bahkan cenderung merugikan.BAB 3 PENUTUP 3. misalnya pada tumbuhan. iklim mempengaruhi tanah sebagai media tanam dalam bertani. curah hujan. Iklim mempunyai pengaruh yang besara terhadap baik atau buruknya pertumbuhan tanaman dalam proses pertanian yang berlangsung. 3.1 Kesimpulan Banyak factor yang mempengaruhi dalam terjadinya proses pertanian. Diposkan oleh efrin di 18:20 . Suhu udara. Radiasi matahari yang diterima permukaan bumi persatun luas dan satuan waktu disebut isolasi atau kadang-kadang disebut radiasi global. Semakin jauh letak tempat dari garis ekuator maka fluktuasi lama penyinaran akan semakin besar. dan hal tersebut sangat di pengaruhi iklim sebagai sumber pengaruh semua itu.Lama penyinaran akan berpengaruh terhadap aktivitas makhluk hidup misalnya pada manusia dan hewan.com. 1994. salah satunya adalah radiasi yang dapat mengganggu proses pertanian. oksigen dan mineral pada tanah sangat berpengaruh pada proses bercocok tanam. material tanah. karena dengan mencegah hal terrsebut berarti kita mencegah hal yang tidak di inginkan bila terjadi globalisasi nantinya. Dengan globalisasi berarti terjadi perubahan iklim. 2004 . 1994. Juga akan berpengaruh pada metabolisme yang berlangsung pada tubuh makhluk hidup.com. Benyamin Lakitan. Maka dari itu marilah kita cegah sama-sama hal tersebut.2009.google. Jakarta: balai pustaka. salah satunya adalah iklim. Bayong Tjasyono. Bahkan berubahnya iklim bisa mengakibatkan semua hal tadi berubah pula. Pengaruh iklim terhadap pertanian.Bandung.google. baik pada perubahan yang di harapkan bahkan pada perubahan yang tidak di harapkan yang dapat menggarahkan proses pertanian pada hal yang kurang baik.