P. 1
Chapter 09 Persediaan Issue Tambahan

Chapter 09 Persediaan Issue Tambahan

|Views: 241|Likes:
Published by Executor Tassadar

More info:

Published by: Executor Tassadar on Aug 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2014

pdf

text

original

Asumsi: Prinsip biaya historis tidak dapat diterapkan apabila manfaat (kemampuan menghasilkan pendapatan) masa depan dari

aset itu turun dibawah harga aslinya

Biaya/Harga Pokok

harga perolehan persediaan tempat barang dibeli bukan dijual biaya reproduksi

pembelian Harga Pasar reproduksi

Net Realizable Value

Estimasi harga jual dalam kegiatan usaha normal dikurangi taksiran biaya untuk menyelesaikan dan estimasi biaya untuk membuat penjualan. Ex PP 9-6, 9-8

produk bisa berbentuk individu, group, dan total Ex. PP 9-9 Pada kebanyakan situasi, harga persediaan perusahaan atas dasar item (individu) Problem Peraturan pajak di beberapa negara mengharuskan perusahaan menggunakan secara individual-item Pendekatan Individu-item memberikan penilaian terendah untuk laporan posisi keuangan tujuan Metode harus diterapkan secara konsisten dari satu periode ke yang lain debet: COGS untuk menghapus NRV persediaan, kredit: persediaan Cost Of Goods Sold Method Metode Pencatatan Ex PP 9-11 Loss Method Tidak melaporkan kerugian pada laporan laba/rugi karena di dalam COGS sudah termasuk kerugian

debet akun kerugian untuk menghapus NRV Persediaan, kredit: persediaan kerugian terpisah dengan COGS pada laporan laba/rugi

Metode Lower-of-Cost-or-Net Realizable Value (LCNRV)
Metode Penyisihan Ex PP 9-14

digunakan jika perusahaan ingin menggunakan metode penyisihan NRV Debet: Kerugian akibat penurunan untuk NRV Kredit: Penyisihan untuk mengurangi persediaan untuk NRV jumlah yang telah dihapus dibalik (jurnal pembalik) Pembalikan terbatas pada jumlah asli yang dihapus Pemulihan Rugi Persediaan Ex PP 9-16 Debet: Penyisihan untuk mengurangi persediaan untuk NRV, kredit:Pemulihan Rugi Persediaan Penyisihan akun disesuaikan pada periode berikutnya, seperti persediaan yang dilaporkan pada LCNRV Penurunan nilai aset dan biaya untuk beban diakui dalam periode dimana terjadi kerugian, tidak pada periode penjualan Kenaikan nilai aset (kelebihan dari biaya perolehan asli) diakui hanya pada titik penjualan Evaluasi LCNRV Inkonsistensi karena perusahaan mungkin nilai persediaan pada biaya dalam satu tahun dan sebesar nilai realisasi bersih pada tahun depan. LCNRV nilai persediaan konservatif. Laba bersih tahun di mana perusahaan mengambil kerugian pasti lebih rendah. Laba bersih periode berikutnya mungkin lebih tinggi dari normal jika penurunan harga jual diharapkan tidak terwujud aset biologi diukur sebesar pengakuan awal dan pada setiap akhir periode pelaporan berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual (NRV). Contoh: hewan yang hidup atau tanaman, seperti domba, sapi, pohon buah, atau tanaman kapas Dilakukan pada produk yang harganya sulit ditentukan, item dapat segera dipasarkan dengan harga pasar yang berlaku, dan unit produk saling dipertukarkan Aset agricultur Ex PP 9-24 produk agricultur, diukur dengan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual (NRV) saat titik panen, seperti wol dari domba, susu sapi perah diukur sebesar nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual (NRV) komoditas yang dipegang broker-penjual Membeli atau menjual komoditas (seperti jagung dipanen, gandum, logam mulia, pemanasan minyak). Tujuan utama adalah untuk menjual komoditi dalam waktu dekat dan menghasilkan keuntungan dari fluktuasi harga

neraca / skedul terpisah jika ada perubahan metode harus dilaporkan rasio perputaran persediaan jumlah hari

INVENTORIES: ADDITIONAL VALUATION ISSUES
Penyajian

Penilaian khusus

Analisis

Penyajian dan analisis

Dasar Penilaian

Penilaian dengan menggunakan nilai penjualan relatif

penjualan yang dilakukan secara lump sum (bersama-sama)

Ex PP 9-30

pembeli dapat menjamin pasokan persediaan pada harga yang telah diketahui secara pasti karena bisa dibatalkan sewaktu-waktu maka bukan merupakan aset atau laibilitas bagi pembeli Komitmen pembelian - problem khusus Ex PP 9-33 tidak perlu dicatat dan dilaporkan dalam laporan keuangan kecuali material. Jika material maka rincian kontrak harus diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan jika harga kontrak melebihi harga pasar dan kerugian diperkirakan akan muncul pada saat pembelian dilaksanakan, maka kerugian ini harus diakui dalam periode terjadinya penurunan harga pasar digunakan jika catatan persediaan musnah Asumsi persedian awal ditambah pembelian sama dengan total barang yang diperhitungkan Barang yang belum terjual harus berada ditangan jika penjualan dikurangi biaya, dikurangkan dari jumlah persediaan awal ditambah pembelian, maka hasilnya adalah persediaan akhir (asumsi periodikal) Perhitungan Perhatikan istilah mark up atas biaya dan laba kotor atas harga jual Ex PP 9-37, B 480 kelemahannya metode ini menghasilkan suatu estimasi Evaluasi menggunakan persentase masa lalu dalam menentukan mark up aplikasi persentase laba kotor metode kelompok harus dilakukan secara berhati-hati Sebuah metode yang digunakan oleh pengecer, dengan persediaan nilai tanpa hitungan fisik, dengan mengkonversi harga ritel untuk biaya pencatatan dilakukan atas total biaya dan nilai eceran dari barang yang dibeli syarat total biaya dan nilai eceran barang yang tersedia untuk dijual penjualan periode berjalan metode konvensional metode biaya Biaya pengangkutan retur pembelian diskon pembelian pos khusus PP 9-47 transfer masuk kekurangan normal kekurangan abnormal diskon untuk karyawan nilai terendah antara biaya rata-rata dan harga pasar

Metode Laba Kotor Ex PP 9-36

definisi

jenis

Metode Persediaan Eceran Ex PP 9-44

Chapter 09 Persediaan Issue Tambahan.mmap - 18/11/2010 -

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->