Bab

2
Matriks
persamaan linear dengan menggunakan metode grafik, substitusi, eliminasi, dan gabungan substitusi-eliminasi. Pada bab ini, akan dijelaskan cara lain untuk menyelesaikan sistem persamaan linear, yaitu dengan menggunakan matriks. Penerapan matriks dalam kehidupan sehari-hari sangatlah luas, baik di bidang ekonomi, ilmu-ilmu sosial, maupun ilmuilmu alam. Dengan menggunakan matriks, penyelesaian sistem persamaan linear menjadi lebih mudah, khususnya untuk sistem persamaan linear dengan dua variabel. Salah satu contoh penggunaan matriks adalah untuk menyelesaikan permasalahan berikut. Misalnya pada pertandingan bulu tangkis tunggal putra antara Dani dan Firman, data atau informasinya sebagai berikut. Pada set I, Dani dan Firman bermain imbang, namun keberuntungan berpihak pada Dani dengan skor kemenangan angka tipis 17-16. Pada set II Firman memenangkan pertandingan dengan skor 15-13. Namun, di set III Firman dikalahkan secara telak dengan skor 15-7. Data-data tersebut dapat disajikan dalam bentuk matriks yang akan Anda pelajari pada bab ini.

b w. ww r: be Su m

Pada Kelas X, Anda telah mempelajari cara menyelesaikan sistem

Definisi dan JenisJenis Matriks B. Transpos dan Kesamaan Dua Matriks C. Operasi Aljabar pada Matriks D. Determinan Matriks Persegi E. Penggunaan Matriks untuk Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

A.

dm
a

int on .co m

31

Jika x dan y memenuhi sistem persamaan Ì Ó5 x 2 y = 16 nilai x + y. dari sebuah agen tiket di Bandung selama empat hari berturutturut disajikan dalam tabel berikut. Definisi dan Jenis-jenis Matriks 1.Kuis Cobalah kerjakan soal-soal berikut untuk mengetahui pemahaman Anda mengenai bab ini. seperti data rekening listrik atau telepon. pelajari uraian berikut ini. data perolehan nilai dan absensi siswa. 32 Mahir Matematika untuk Kelas XII Program Bahasa . karena ada kalanya informasi yang disampaikan oleh koran atau majalah disajikan dalam bentuk sebuah tabel. apakah informasi atau data yang Anda peroleh senantiasa selalu berupa teks bacaan yang terdiri atas sederetan kalimat yang membentuk paragraf? Jawabnya pasti tentu saja tidak. 1. klasemen pertandingan olahraga. Ì Ó2 x 3 y = 6 Ï 3x + y = y . tidak hanya sebatas pada koran atau majalah saja. È3 4 2 5˘ Í ˙ Î7 1 3 2˚ Berdasarkan bentuk tersebut. dan mengganti tabel dengan kurung siku menjadi bentuk seperti berikut. Diketahui data hasil penjulan tiket penerbangan tujuan Medan dan Surabaya. A. kemudian banyaknya tiket yang habis terjual untuk masing-masing kota setiap harinya. Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear Ï 2x 2 y = 1 . Definisi Matriks Pada saat Anda membaca koran atau majalah. Susunan bilangan seperti inilah yang dinamakan sebagai matriks. Hal seperti ini sering Anda temui. dapat Anda lihat bahwa data yang terbentuk terdiri atas bilangan-bilangan yang tersusun dalam baris dan kolom. Sebagai gambaran awal mengenai materi matriks. serta harga jual sepeda motor. tentukan 2. Definisi Definisi Matriks Matriks adalah sekelompok bilangan yang disusun menurut baris dan kolom dalam tanda kurung dan berbentuk seperti sebuah persegipanjang. Data pada tabel tersebut. dapat Anda sederhanakan dengan cara menghilangkan semua keterangan (judul baris dan kolom) pada tabel. Hari ke Tujuan Medan Surabaya I 3 7 II 4 1 III 2 3 IV 5 2 Pada saat Anda membaca tabel tersebut maka hal pertama yang Anda perhatikan adalah kota tujuan. Dalam kehidupan sehari-hari. masih banyak informasi atau data yang ditampilkan dalam bentuk tabel.

. Anda dapat menuliskan bentuk umum suatu matriks.Tanda kurung yang digunakan dalam sebuah matriks dapat berupa tanda kurung biasa “( )” atau tanda kurung siku “[ ]”. dan matriks W terdiri atas 4 baris dan 1 kolom. . c. b. dan biasanya disesuaikan dengan nama matriksnya. elemen atau anggota dari matriks tersebut. elemen-elemennya biasanya dinyatakan dengan a. tanda kurung yang akan digunakan dalam buku ini adalah tanda kurung siku. Elemen dari suatu matriks dinotasikan dengan huruf kecil seperti a. B.1 Suatu matriks diberi nama dengan menggunakan huruf kapital.. Selanjutnya. d. C.2 3 Í   2 11 0 7   Tentukan: a. Ordo matriks H. dengan m dan n anggota bilangan asli maka matriksnya adalah sebagai berikut.. Matriks 33 . Bilangan-bilangan yang menyusun matriks disebut sebagai unsur. Dengan demikian. Misalkan matriks Am × n. Banyaknya baris pada matriks H. � a1n  12 baris 1  11 Í  a21 a22 � a2n  baris 2 Í A =  Í   Í  am1 am 2 � amn  baris m Kolom 1 Kolom 2 Kolom n Contoh Soal 2. matriks A terdiri atas 2 baris dan 2 kolom. Dengan demikian. . e. misalnya aij yang artinya elemen dari matriks A yang terletak pada baris i dan kolom j. matriks T terdiri atas 2 baris dan 3 kolom. sedangkan angka kedua menyatakan banyaknya kolom pada matriks. Banyaknya baris dan kolom yang dimiliki oleh matriks-matriks tersebut menyatakan ukuran atau ordo dari matriks-matriks tersebut. Biasanya elemen-elemen dari suatu matriks diberi tanda indeks. ordo matriks A adalah 2 kali 2 (ditulis 2 × 2 atau A2 × 2). Pada Contoh Soal 2.7 W=  6 . Tentukan h32 dan h14. Banyaknya kolom pada matriks H. Anda dapat melihat bahwa matriks A terdiri atas 2 baris dan 2 kolom.2  2 9 3 -1      2 . A=      -1 0 2 3      4  Í P = 7  . Angka pertama menyatakan banyaknya baris.2 Diketahui matriks  3 5 . Misalkan pada matriks A. b.6 2 11    4 0 3  T = Í 7   5 .4 12    H= Í-1 8 . c. Dari Contoh Soal 2. Contoh Soal 2..1 .1 . Banyaknya elemen pada matriks H. matriks P terdiri atas 3 baris dan 3 kolom.1 Berikut beberapa contoh matriks. seperti A.

c. Matriks H terdiri atas 4 kolom. 56 40 Setter 80 32 Desainer 7 3 Ilustrator 16 9 Tuliskan data tersebut dalam bentuk matriks. • Elemen pada baris ke-1 kolom ke-3 adalah 7. h32 artinya elemen matriks H yang terletak pada baris ke-3 dan kolom ke-2 sehingga h32 = 11. e. b. d. h14 artinya elemen matriks H yang terletak pada baris ke-1 dan kolom ke-4 sehingga h14 = 12. 2. Editor L P a. Ordo matriks H adalah 3 × 4 karena matriks H terdiri atas 3 baris dan 4 kolom. Bentuk matriks dari tabel tersebut adalah È 56 80 7 16 ˘ Í ˙ Î 40 32 3 9 ˚ b. Matriks H terdiri atas 3 baris. c. b. Sebutkan elemen pada: • baris ke-2. 3. Jawab: a. dan 9. Matriks H memiliki 12 elemen Contoh Soal 2. jika semua elemennya sama dengan nol.4 Departemen editorial di sebuah penerbit memiliki tenaga kerja yang terdiri atas editor. • baris ke-1 kolom ke-3. c. Jenis-jenis Matriks Matriks dapat dibedakan menurut jenisnya. 34 Mahir Matematika untuk Kelas XII Program Bahasa .Jawab: a. desainer dan ilustrator seperti yang disajikan pada tabel berikut. • Elemen pada baris ke-2 adalah 40. Misalnya. 2x – 3y = 4 3x – y = –1 –2x + 2y = 2 Jawab: È2 Matriks koefisien dari sistem persamaan linear tersebut adalah Í 3 Í Í -2 Î 3˘ ˙ 1˙ 2˙ ˚ Contoh Soal 2. antara lain: a) Matriks Nol Suatu matriks dikatakan sebagai matriks nol. letter. Tentukan ordo matriks yang terbentuk pada soal a. 32.3 Tentukan matriks koefisien dari sistem persamaan linear berikut. Ordo matriks tersebut adalah 2 × 4.

jika matriks tersebut hanya terdiri atas satu baris. misalnya È1 7 ˘ . e) Matriks Segitiga Suatu matriks persegi dikatakan sebagai matriks segitiga jika elemenelemen yang ada di bawah atau di atas diagonal utamanya (salah satu. a22. komponenkomponen yang terletak pada diagonal sekunder sesuai dengan arsiran yang berasal dari kiri bawah ke kanan atas. jika jumlah baris pada matriks tersebut sama dengan jumlah kolomnya.È0 0 0 ˘ È0 0 ˘ Í ˙ Í ˙ . Jika elemen-elemen yang ada di bawah diagonal utama bernilai nol maka disebut sebagai matriks segitiga atas. Í 6 Î 4 1 ˚ Í -1 8 -2 ˙ Î ˚ Pada suatu matriks persegi ada yang dinamakan sebagai diagonal utama dan diagonal sekunder. jika elemen-elemen yang ada di atas diagonal utamanya bernilai nol maka disebut sebagai matriks segitiga bawah. È5 -3 2 6 ˘ Î ˚ Î ˚ c) Matriks Kolom Suatu matriks dikatakan sebagai matriks kolom. a22 dan a33 (sesuai dengan arsiran yang berasal dari kiri atas ke kanan bawah). tidak kedua-duanya) bernilai nol. Misalnya. dalam hal ini a11. Perhatikan matriks berikut. È -3 ˘ È2˘ Í ˙ Í ˙. Sebaliknya. Misalnya. Í 7 ˙ Î -5 ˚ Í 4 ˙ Î ˚ d) Matriks Persegi atau Matriks Kuadrat Suatu matriks dikatakan sebagai matriks persegi atau matriks kuadrat. È -5 -1 2 ˘ È 7 0 0˘ Í ˙ Í ˙ Í 0 4 3˙ Í 5 1 0˙ Í 0 0 4˙ Í -4 2 3 ˙ Î ˚ Î 4 ˚ Matriks Segitiga Atas Matriks Segitiga Bawah Matriks 35 . Sebaliknya. Misalnya. È 3 7 -5 ˘ È 2 3˘ Í ˙ 3 1˙ Í ˙. Í0 0 0 ˙ Î0 0 ˚ Í0 0 0 ˙ Î ˚ b) Matriks Baris Suatu matriks dikatakan sebagai matriks baris. a33. jika matriks tersebut hanya terdiri dari satu kolom. È a11 a12 Í 2 Í a21 a22 Í a31 a32 Î 1 a13 ˘ ˙ a23 ˙ a33 ˙ ˚ diagonal sekunder diagonal utama Komponen-komponen yang terletak pada diagonal utama pada matriks tersebut adalah a11.

matriks. È1 0 0 ˘ È1 0 ˘ Í ˙ Í ˙ . misalnya È5 0 0 ˘ È9 0 ˘ Í ˙ Í ˙ . S21 dan T23 3.f ) Matriks Diagonal Suatu matriks persegi dikatakan sebagai matriks diagonal jika elemenelemen yang ada di bawah dan di atas diagonal utamanya bernilai nol. Jika X = Í ˙ . elemen dari sebuah matriks. x + y – z = 4 2x – 3y + 5z = 1 2y + 3z = 5 4. 4x = –6 2x – 3y = 9 c. È -4 0 0 ˘ È -1 0 ˘ Í ˙ Í ˙ . tulislah matriks koefisien variabelnya. Í0 5 0 ˙ Î0 9 ˚ Í0 0 5 ˙ Î ˚ h) Matriks Identitas atau Matriks Satuan Suatu matriks skalar dikatakan sebagai matriks identitas jika semua elemen yang terletak pada diagonal utamanya bernilai satu. Tes Pemahaman 2. apakah matriks X merupakan matriks identitas? Î1 0 ˚ Berikan alasannya. È -4 0 ˘ ˙ dan T = È 0. 2 ˚ Í ˙ Î2 ˚ Tentukan: a.1 ˘ S = Í1 Í ˙ Í 0 2˙ Î -0. yang terdiri atas a. Apakah matriks diagonal merupakan matriks persegi? Berikan alasannya. Apakah matriks persegi merupakan matriks diagonal? Berikan alasannya. Misalnya. x + 2y = 8 3x + y = 14 b. 1. 2 1 0. È0 1 ˘ 3. Diketahui matriks-matriks berikut. b. b. atau dengan kata lain elemen-elemen selain diagonal utamanya bernilai nol. banyaknya baris dan kolom pada matriks S dan T. Í0 1 0 ˙ Î0 1 ˚ Í0 0 1 ˙ Î ˚ Tugas 2. d. 36 Mahir Matematika untuk Kelas XII Program Bahasa . baris dan kolom pada sebuah matriks. ordo matriks S dan T. a. c.1 Diskusikan dengan teman sebangku Anda. 2. 3 0 0. sehingga matriks identitas disebut juga matriks satuan. Dengan menggunakan kata-kata sendiri. c. Misalnya. elemen-elemen pada baris ke-2 matriks T. 1. Berikan 2 contoh matriks dengan elemen bilangan real. 2. Í 0 2 0˙ Î 0 4˚ Í 0 0 1˙ Î ˚ g) Matriks Skalar Suatu matriks diagonal dikatakan sebagai matriks skalar jika semua elemen-elemen yang terletak pada diagonal utamanya memiliki nilai yang sama. jelaskan apa yang dimaksud dengan: a. 1 baris dan 4 kolom Untuk setiap sistem persamaan berikut.1 Kerjakanlah soal-soal berikut di buku latihan Anda. 5 baris dan 3 kolom b.

Mandarin Program Hari Senin Selasa Rabu Kamis Senin Selasa Rabu Kamis 6 4 3 4 5 4 4 4 5 2 3 8 B. Banyaknya kelas di setiap program kursus dapat disajikan dalam dua tabel berbeda dengan makna sama berikut. matriks Baris.5. matriks Skalar. Bahasa Arab. Dengan demikian. Misalkan untuk tabel pertama dinamakan matriks A dan tabel kedua matriks B. 1. Pada subbab ini akan dibahas transpos dari suatu matriks dan kesamaan dari dua matriks. Hari Program B. b. Transpos Suatu Matriks Dalam mendapatkan informasi yang berbentuk tabel. Sebagai ilustrasi. Inggris B. Diketahui matriks-matriks berikut. Inggris B. Arab B. kadang-kadang Anda mendapatkan dua tabel yang berbeda namun memiliki makna yang sama. Arab B. È -1 0 ˘ A= Í ˙ Î 0 2˚ È4˘ B= Í ˙ Î2˚ È6 C = Í Îa 2 b 3˘ ˙ c˚ D = È 4 -3 5 0 ˘ Î ˚ È -4 1 8 ˘ Í ˙ E = Í -2 -1 -2 ˙ Í6 6 0˙ Î ˚ Manakah di antara matriks-matriks tersebut yang merupakan a. c. B. d. matriks Persegi. kedua tabel tersebut dapat dituliskan ke dalam bentuk matriks berikut. MAndarin 6 4 4 2 4 5 4 3 3 4 5 8 Secara lebih sederhana. jumlah kelas kursus pada setiap program di setiap harinya tidak selalu sama. bentuk matriks dari kedua tabel di atas adalah È6 4 3 ˘ È6 4 4 2 ˘ Í ˙ 4 5 4˙ Í ˙ A = Í 4 5 4 3 ˙ dan B = Í Í4 4 5˙ Í3 4 5 8 ˙ Í ˙ Î ˚ Î2 3 8 ˚ Matriks 37 . Sebuah lembaga kursus bahasa asing memiliki program kursus Bahasa Inggris. perhatikan contoh berikut. Pada lembaga tersebut. Transpos dan Kesamaan Dua Matriks Pada Subbab sebelumnya. Anda telah mempelajari matriks mulai dari definisi sampai jenis-jenisnya. dan Bahasa Mandarin. matriks Diagonal.

matriks transposnya terdiri atas 6 baris dan 1 kolom. 1 e. Dengan demikian. Kesamaan Dua Matriks Definisi Definisi Kesamaan Dua Matriks Dua buah matriks dikatakan sama jika dan hanya jika keduanya memiliki ordo yang sama dan elemen-elemen yang seletak (bersesuaian) pada kedua matriks tersebut sama.Sekarang. Anda dapat mengetahui bahwa elemen-elemen pada baris pertama matriks A merupakan elemen-elemen pada kolom pertama matriks B. Demikian pula dengan elemen-elemen pada baris kedua dan ketiga matriks A merupakan elemenelemen pada kolom kedua dan ketiga matriks B. H1 × 6 Jawab: a. kemudian bandingkan. x + y = 1 (–2y) + y = 1 –y = 1 y = –1 Untuk y = –1. Untuk lebih memahami definisi tersebut.y˚ Î x È 1 .. D2 × 3 artinya matriks D terdiri atas 2 baris dan 3 kolom. –1 b. Pembahasan Soal x ˘ ˙ dan x .1 x˘ 2 B= Í ˙ 3 ˚ Î -2 y Jika At menyatakan matriks transpos dari A maka persamaan At = B dipenuhi jika x = . matriks B diperoleh dengan cara menuliskan elemen setiap baris pada matriks A menjadi elemen setiap kolom matriks B. W4 × 1 artinya matriks W terdiri atas 4 baris dan 1 kolom. Dengan demikian.y˚ È 1 . yaitu W t1 × 4. yaitu D t3 × 2. Matriks yang diperoleh dengan cara ini dinamakan sebagai matriks transpos.. maka x = –2(–1) = 2 Jawaban: a Sumber: Sipenmaru.6 Tentukan ordo dari matriks-matriks berikut. 2 d. yaitu At memiliki ordo n × m. Contoh Soal 2. Transpos matriks A adalah matriks B yang disusun dengan cara menuliskan elemen setiap baris matriks A menjadi elemen setiap kolom pada matriks B. a. –2 c. Dengan demikian.y˚ Î Èx + y y ˘ At = Í ˙ x x .. 0 Jawab: Èx + y x ˘ A= Í ˙ maka y x . jika Anda memiliki matriks A yang berordo m × n maka transpos A. perhatikanlah contoh berikut. D2 × 3 b. matriks transposnya terdiri atas 1 baris dan 4 kolom. b. H1 × 6 artinya matriks H terdiri atas 1 baris dan 6 kolom. Misalkan Èx + y A= Í Î y Berdasarkan definisi transpos matriks. Dengan demikian.1 x˘ 2 = Í ˙ 3 ˚ Î -2 y Diperoleh x + y = 1 dan x = –2y Dengan demikian.5 Tentukan transpos dari matriks-matriks berikut ini. matriks transposnya terdiri atas 3 baris dan 2 kolom. W4 × 1 c. a.y˚ Î At = B Èx + y y ˘ Í ˙ x . c. 2. yaitu H t6 × 1. 1988 Definisi Misalkan A matriks sebarang. Kesimpulan apa yang akan didapat? Dengan membandingkan matriks A dan matriks B tersebut. Anda perhatikan setiap elemen pada kedua matriks tersebut. Transpos dari matriks A dilambangkan dengan B = At (dibaca: A transpos). È q q2 ˘ È7 3 2 ˘ Èa ˘ P= Í Q = Í 1 R= Í ˙ ˙ ˙ Î 4 0 -1˚ Î2˚ Î q3 q 4 ˚ Jawab: È7 Í t P = Í -3 Í2 Î 4˘ ˙ 0˙ 1˙ ˚ Èq Qt = Í 1 Î q2 q3 ˘ ˙ q4 ˚ Rt Èa 2˘ Î ˚ Contoh Soal 2. 38 Mahir Matematika untuk Kelas XII Program Bahasa .

Jawab: È2 5 ˘ È2 x ˘ t = Í ˙ Æ B =Í ˙ x 2y ˚ y y Î Î 5 2y ˚ Oleh karena A = Bt maka È2 7 ˘ È2 x ˘ Í ˙=Í ˙ Î5 4 ˚ Î5 2 y ˚ Dengan menggunakan konsep kesamaan dua matriks maka diperoleh: x = –7 dan 2y = 4 Æ y = 2 Jadi. yaitu A2 × 2 C2 × 3. tentukan nilai 2(x + y). diperoleh : 2x = 4 dan x – 2y = 6 Dari 2x = 4 diperoleh 4 x= 2 x=2 2. tentukan nilai x dan y. (2) Dari (2) diperoleh 3x – 2 = 7 3x = 9 x =3 Substitusikan nilai x = 3 ke (2). b. È2 7 ˘ È2 5 ˘ dan A= Í B = Í ˙ ˙ y Î5 4 ˚ Î x 2y ˚ Jika A = Bt.. 4 4 21 9 b. Matriks A π matriks B karena ada satu elemen matriks A dan B yang seletak tidak memiliki nilai yang sama. Contoh Soal 2.2˚ Î È8 0 ˘ = Í ˙ maka x + y = Î2 7 ˚ 15 15 d. nilai x + y = 4 Jawaban: c Sumber: UMPTN. yaitu 3 π –3. e.. Diketahui matriks-matriks berikut. 4 4 9 c. 2000 Matriks 39 . c. Matriks A π matriks C karena ordo matriks A tidak sama dengan ordo matriks C.7 È 2 -1˘ = Í ˙ Î3 2 ˚ È2 B= Í Î -3 1˘ ˙ 2˚ È2 C = Í Î3 1 1˘ ˙ 2 3˚ È2 D= Í Î3 1˘ ˙ 2˚ Tentukan: a. 3 4 Ê 3ˆ maka x + y = 3 + Á . Apakah matriks A = C? c. Jawab: P=R È2x 2˘ È4 -2 ˘ Í ˙ = Í ˙ Î 3 6 ˚ Î 3 x 2y ˚ Dengan menggunakan konsep kesamaan dua matriks. diperoleh 4x + 2y = 8 22(3 + 2y) = 23 2(3 + 2y) = 3 6 + 4y = 3 4y = –3 3 y= 4 Oleh karena x = 3 dan y = - Setelah Anda memahami konsep kesamaan dua matriks maka Anda telah siap untuk menggunakan konsep ini dalam mencari nilai dari suatu elemen matriks yang tidak diketahui (berupa variabel). Pembahasan Soal È 4 x +2 y 0 ˘ Jika Í ˙ 2 3 x . a.3 = 4 9 = 4 9 Jadi.. Apakah matriks A = B? b. Matriks A = matriks D karena matriks A dan matriks D memiliki ordo yang sama dan elemen-elemen yang seletak (bersesuaian) pada matriks A dan matriks D sama.8 1. (1) 4x + 2y = 8 3x – 2 = . È 2 x -2 ˘ È4 -2 ˘ P=Í ˙ dan R = Í ˙ Î3 6˚ Î3 x 2 y ˚ Jika P = R. Untuk itu contoh berikut.Contoh Soal 2. 4 Jawab: Berdasarkan kesamaan dua matriks diperoleh . Apakah matriks A = D? Jawab: a. nilai x = –7 dan y = 2 Diketahui matriks-matriks berikut..˜ Ë 4¯ 12 .

y. Tentukan nilai-nilai x. C. Diketahui matriks-matriks sebagai berikut.2 Kerjakanlah soal-soal berikut di buku latihan Anda. Berikan penjelasan mengenai kebenaran dari pernyataan tersebut. jenis. Buatlah sebuah matriks kolom berordo 1 × 5.3 ˚ Î -5 1 x ˚ Î -5 1 Transpos dari suatu matriks identitas adalah matriks identitas itu sendiri. Beberapa tanaman hias yang sering mereka jual di antaranya adalah eforbia. dan adenium. kemudian cari transposnya. pelajarilah uraian berikut. Tentukan transpos dari matriks R. Eforbia Pedagang A Pedagang B 15 12 Calladium 21 7 Adenium 2 25 40 Mahir Matematika untuk Kelas XII Program Bahasa . Tentukan transpos dari matriks-matriks berikut. Dengan demikian. Termasuk matriks apakah matriks transposnya? 6. Í ˙ = Í ˙ Î2 y ˚ Î 0 ˚ È2x y y ˘ È 8 4˘ b. Dengan menggunakan kata-kata sendiri. Anda telah mempelajari definisi. 1.x 2 ˘ È 1 2 -5 ˘ d. 2. nilai x = 2 dan y = –2 Dengan demikian. calladium. Operasi Aljabar pada Matriks Pada subbab sebelumnya.Substitusikan x = 2 ke x – 2y = 6. È 5 0˘ È7 0 4˘ T = Í S= Í ˙ ˙ Î -1 7 ˚ Î2 1 3˚ È0 8 1 3 ˘ Í ˙ U = Í 2 1 -5 3 ˙ Í8 2 5 1˙ Î ˚ 3. Di suatu kompleks perumahan terdapat dua kepala keluarga yang bermatapencaharian sebagai seorang floris (pedagang tanaman hias). b. dan kesamaan dua matriks. jelaskan apa yang dimaksud dengan matriks transpos. Pada subbab ini akan dipelajari operasi aljabar pada matriks. È9 4 ˘ È3 2b ˘ R = Í dan S= Í ˙ ˙ 5 ˚ Î1 5˚ Î4 5. 1. È x ˘ È -12 ˘ a. Jika Rt = S. tentukan nilai a dan b. Í ˙ = Í ˙ 1˚ Î . Berikut ini adalah persediaan tanaman-tanaman tersebut di kedua pedagang tersebut. nilai 2(x + y) = 2(2+(–2)) = 2 (0) = 0 Tes Pemahaman 2. diperoleh : 2 – 2y = 6 2 – 6 = 2y 2y = –4 4 y = . pengurangan. dan z dari kesamaankesamaan matriks berikut.x -2 2 y . transpos.x -1˚ Î 2z c.= –2 2 Jadi. È x 2 ˘ È6 + x ˘ Í ˙ = Í ˙ Î2 y ˚ Î y + 3˚ È . pada matriks pun berlaku sifat penjumlahan. ataupun perkalian seperti sama halnya pada bilangan. a. 4. Í ˙ = Í ˙ z . Penjumlahan Matriks Untuk memudahkan Anda dalam memahami penjumlahan pada matriks.

indonetwork. Eforbia Pedagang A Pedagang B 35 39 Calladium 35 30 Adenium 33 33 2.2 : Tanaman Calladium Definisi Definisi Penjumlahan Matriks Jika A dan B adalah dua matriks yang berordo sama maka jumlah dari matriks A dan B (ditulis A + B) adalah sebuah matriks baru yang diperoleh dengan cara menjumlahkan setiap elemen matriks A dengan elemen-elemen matriks B yang seletak (bersesuaian).agaclar.net Berapa banyakkah pesediaan ketiga jenis tanaman yang ada di masingmasing pedagang setelah dilakukan pembelian tersebut? Untuk menjawab pertanyaan sangat mudah bagi Anda untuk mendapatkan jawabannya. misalnya banyak tanaman eforbia yang ada di pedagang A dijumlahkan dengan banyaknya tanaman eforbia yang dibeli oleh pedagang A (yang dijumlahkan harus bersesuaian).ericandleandra. Langkah yang dilakukan adalah menjumlahkan banyaknya tanaman pada persediaan awal dengan tanaman yang dibeli sebagai penambahan persediaan.id Gambar 2. È15 21 2 ˘ È 20 14 30 ˘ È15 + 20 21 + 14 2 + 30 ˘ Í ˙ + Í ˙ = Í ˙ 12 7 25 ˚ Î 27 23 8 ˚ Î12 + 27 7 + 23 25 + 8 ˚ Î È 35 35 33 ˘ = Í ˙ Î39 30 33 ˚ Berdasarkan informasi dari penjumlahan matriks tersebut. pada operasi pengurangan matriks berlaku pula ketentuan kesamaan ordo antara matriks yang bertindak sebagai matriks pengurang dan matriks yang akan dikurangi. kedua pedagang tersebut pada hari yang sama melakukan pembelian tanaman-tanaman baru yang jumlahnya disajikan pada tabel berikut. Berikut definisi dari penjumlahan matriks.1 : Tanaman Eforbia Sumber: www. Eforbia Pedagang A Pedagang B 20 27 Calladium 14 23 Adenium 30 8 Sumber: www. Matriks 41 . Gambar 2.co. Pengurangan Matriks Sama halnya seperti pada operasi penjumlahan matriks. diperoleh informasi persediaan tanaman di kedua pedagang tadi adalah seperti disajikan pada tabel berikut. Tentu saja yang dijumlahkan harus sejenis dan pada pedagang yang sama.Untuk menambah persediaan barang. Kedua tabel tersebut dapat disederhanakan dan diubah ke dalam bentuk matriks.com Gambar 2. Selanjutnya melakukan pejumlahan matriks.3 : Tanaman Adenium Kedua tabel pada uraian tersebut jika diubah ke dalam bentuk matriks dan dijumlahkan adalah sebagai berikut. yaitu yang dijumlahkan adalah elemen-elemen yang seletak. Sumber: www.

Misalkan A. dan C adalah matriks-matriks ber. ordo 2 × 2 dengan Apakah A + (B + C) = (A + B) + C? 4.3. D + W c. Sifat-sifat Penjumlahan dan Pengurangan Matriks Misalkan A. H – S b. B. W + S Jawab: È 2 5 ˘ È1 6 ˘ È 2 + 1 -5 + 6 ˘ a. tentukanlah kesimpulan yang dapat 2. adalah matriks baru yang diperoleh dengan cara mengurangkan elemen-elemen matriks A dengan elemenelemen matriks B yang seletak. 1. 3 dan 4. È2 5˘ È1 1˘ È1 6 ˘ D= Í H= Í W= Í S= ˙ ˙ ˙ Î1 6 ˚ Î3 2 ˚ Î8 2 ˚ Tentukan : a. A + (B + C) = (A + B) + C (Asosiatif ) 3.9 Diketahui matriks-matriks berikut. W – H d. A – B π B – A (Anti Komutatif ) 42 Mahir Matematika untuk Kelas XII Program Bahasa .(-1)˘ È0 7 ˘ W–H = Í ˙–Í ˙ = Í ˙ =Í ˙ Î8 2 ˚ Î 3 2 ˚ Î8 3 2 2 ˚ Î 5 0 ˚ H–S Matriks H tidak dapat dikurangi matriks S karena memiliki ordo yang dimiliki masing-masing matriks berbeda. D + W = Í ˙ +Í ˙=Í ˙ = Î 1 6 ˚ Î8 2 ˚ Î1 + 8 6 + 2 ˚ b. Kegiatan 2. W+S Matriks W tidak dapat dijumlahkan dengan matriks S karena ordo yang dimiliki masing-masing matriks berbeda. A + B = B + A (Komutatif ) 2. È1 9˘ È5 3 ˘ È8 1˘ B= Í A= Í Apakah A – B = B – A? ˙ ˙ C= Í ˙ Î2 7 ˚ Î8 2 ˚ Î3 2 ˚ Analisis: dari hasil yang Anda peroleh pada langkah 2. Hitunglah A + (B + C) dan (A + B ) + C. Contoh Soal 2.1 Lakukanlah kegiatan berikut bersama teman sebangku Anda.1. Hitunglah A + B dan B + A. ditulis (A – B). Anda ambil mengenai sifat-sifat penjumlahan dan Apakah A + B = B + A? pengurangan matriks. diperoleh sifat-sifat penjumlahan dan pengurangan matriks sebagai berikut. Hitunglah A – B dan B – A. È4 Í Î5 1 -3 ˘ ˙ 2 4˚ È 3 1˘ Í ˙ Î9 8 ˚ d. c. B. È1 6 ˘ È1 1˘ È 1 1 6 . Dari Kegiatan 2. dan C matriks-matriks dengan ordo sama maka berlaku sifat-sifat berikut: 1.Definisi Definisi Pengurangan Matriks Jika A dan B adalah 2 matriks yang berordo sama maka pengurangan matriks A oleh B.

Matriks 43 . tidak menambah ordo dari matriks tersebut.1)˘ = Í ˙= Í ˙ 0+0 -1 + (-1)˚ Î -2 ¥ 0 -2 ¥ 1 ˚ Î Jadi. bilangan real k sering disebut sebagai skalar. atau dengan kata lain hasil dari perkalian 2 dengan setiap elemen pada matriks H. 1˚ È 2 1˘ È 2 1˘ 2H = H + H = Í ˙+ Í ˙ Î0 1 ˚ Î0 1 ˚ È 2 2 -1 ( 1)˘ = Í ˙ 1 1 ˚ Î0 0 È 2 2 2 ( 1)˘ =Í ˙ 2 1 ˚ Î2 0 Jadi. atau dengan kata lain hasil dari perkalian –2 dengan setiap elemen pada matriks H. Dalam matriks pun berlaku ketentuan seperti itu. tentukan 2H dan –2H. Berdasarkan uraian tersebut.. Misalnya. matriks 2H adalah matriks yang diperoleh dari hasil penjumlahan matriks H dengan matriks H.1 Buatlah kelompok yang terdiri atas 4 orang. 2a = a + a ka = a + a + . matriks –2H adalah matriks yang diperoleh dari hasil penjumlahan matriks –H dengan matriks –H. buatlah dua contoh soal seperti pada Kegiatan 2.+ a sebanyak k buah Catatan Perkalian sebuah skalar dengan sebuah matriks. Perkalian Bilangan Real dengan Sebuah Matriks Dalam aljabar. È2 Misalkan H = Í Î0 • 1˘ ˙ . pelajari uraian berikut. Dalam aljabar matriks. Untuk lebih jelasnya. • –2H = –H + (–H) = –H – H È 2 1˘ È 2 1˘ =– Í ˙– Í ˙ Î0 1 ˚ Î0 1 ˚ È -2 1 ˘ È -2 1 ˘ = Í ˙ + Í ˙ Î 0 -1˚ Î 0 -1˚ È -2 + (-2) 1 + 1 ˘ È -2 ¥ 2 -2 ¥ ( . Kemudian. dan k sebarang bilangan real maka kA adalah sebuah matriks baru yang elemen-elemennya diperoleh dari hasil perkalian k dengan setiap elemen matriks A. Anda dapat memperoleh definisi berikut.. perkalian berikut. Definisi Definisi Perkalian Bilangan Real dan Matriks Jika A sebarang matriks.1 untuk matriks yang berordo selain 2 × 2 dan selesaikanlah soal-soal tersebut. perkalian terhadap suatu bilangan merupakan penjumlahan berulang dari bilangan tersebut. 3.Tugas 2.

1. È4 È 2 0˘ 5˘ A= Í B= Í ˙ ˙ Î10 2 ˚ Î11 3 ˚ Tentukan: a. Dari Kegiatan 2.10 Diketahui matriks-matriks berikut. tentukan kesimpulan yang dapat Anda ambil Apakah aD + aH = a(D + H)? mengenai sifat-sifat perkalian skalar. D = Í . Hitunglah aD + aH dan a(D + H).Contoh Soal 2. È 4 -5 ˘ (–1)A = -1 Í ˙= 10 2 ˚ Î È– 4 (– ( )˘ Í ˙ Î –1 10 –1 ¥ 2 ˚ È –4 5 ˘ =Í ˙ Î –10 -2 ˚ Kegiatan 2. 3A dan 5A c. 2(3B) b. –1(A) Jawab: È4 5 ˘ È 3 4 3 ( 5)˘ È12 -15 ˘ a. apakah kesimpulan yang Anda peroleh tentang sifatsifat perkalian skalar sama seperti yang tertera berikut? 44 Mahir Matematika untuk Kelas XII Program Bahasa .H= Í dan skalarApakah aD + bD = (a + b)D? ˙ ˙ 1˚ Î7 Î3 2 ˚ 3.2. ÊÈ 4 2(A + B) = 2 Á Í Ë Î10 È6 5 ˘ È 2 0 ˘ˆ 5˘ ˙+Í ˙˜ = 2 Í ˙ 2 ˚ Î11 3 ˚¯ Î 21 5 ˚ È 2 6 2 ( 5)˘ =Í ˙ Î 2 21 2 ¥ 5 ˚ È12 -10 ˘ =Í ˙ Î 42 10 ˚ c. 3. È –5 4 ˘ È0 1˘ Misalkan. 2(A + B) d.2 Lakukan kegiatan berikut bersama teman sebangku Anda. Hitunglah aD + bD dan (a + b)D. Hitunglah a(bD) dan (ab)D skalar a dan b dengan a = 2 dan b = –1 Apakah a(bD) = (ab)D? Analisis: Dari hasil yang Anda peroleh pada langkah 2. Ê È 2 0 ˘ˆ È 3 2 3 0˘ È 6 0˘ 2(3B) = 2 3 Í ˙˜ = 2 Í ˙ =2Í ˙ Ë Î11 3 ˚¯ Î3 11 3 ¥ 3 ˚ Î33 9 ˚ È 2 6 2 0˘ =Í ˙ Î 2 33 2 ¥ 9 ˚ È12 0 ˘ =Í ˙ Î66 18 ˚ d. 2. 3A = 3 Í ˙ ˙ =Í ˙=Í Î10 2 ˚ Î3 10 3 ¥ 2 ˚ Î30 6 ˚ È4 5 ˘ È 5 4 5 ( 5)˘ È 20 -25 ˘ 5A = 5 Í ˙=Í ˙=Í ˙ Î10 2 ˚ Î5 10 5 ¥ 2 ˚ Î 50 10 ˚ b. dan 4.