RESENSI

DEFINISI RESENSI
Istilah resensi berasal dari bahasa Belanda, Resentie, yang berarti kupasan atau pembahasan. Jadi, resensi adalah kupasan atau pembahasan tentang buku, film, atau drama yang biasanya disiarkan melalui media massa, seperti surat kabar atau majalah. Pada Kamus Sinonim Bahasa Indonesia disebutkan bahwa resensi adalah pertimbangan, pembicaraan, atau ulasan buku. Akhir-akhir ini, resensi buku lebih dikenal dengan istilah timbangan buku.

TUJUAN RESENSI
>>Memberi informasi kepada masyarakat akan kehadiran suatu buku, apakah ada hal yang baru dan penting atau hanya sekadar mengubah buku yang sudah ada. >>Mengomunikasikan penilaian yang sudah ditimbang masak-masak ada pembaca lain, agar mereka memutuskan ingin membaca buku tersebut atau tidak. Penting menyajikan resensi yang mudah dipahami pembaca, mampu memenuhi kebutuhan dan karakteristik mereka. Dan sebagai saran seorang kawan, pembaca diharapkan akan mempertimbangkan pula masukan tersebut. Ingat, seorang kawan tak akan memaksa; andaipun terkesan memaksa, itu pasti demi kebaikan atau karena rasa sayang. Bila saran itu dirasa datang dari seorang kawan baik, orang yang tak akan mencelakakan, yakinlah saran itu akan berpengaruh, setidak-tidaknya karena ada seseorang telah bersaksi bahwa sebuah buku itu sungguh-sungguh layak diperhatikan. Asma Nadia menyebutkan lima alasan kenapa kita harus menulis resensi.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN buku adalah objek resensi, tetapi pengungkapannya haruslah merupakan penilaian objektif dan bukan menurut selera pribadi si pembuat resensi. Umumnya, di akhir ringkasan terdapat nilai-nilai yang dapat diambil hikmahnya. Pembuat resensi disebut resensator. Sebelum membuat resensi, resensator harus membaca buku itu terlebih dahulu. Sebaiknya, resensator memiliki pengetahuan yang memadai, terutama yang berhubungan dengan isi buku yang akan diresensi. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam penyusunan sebuah resensi.

Ada data buku.terjemahan). Tema Tema apakah yang diungkap dalam novel? Apakah tema yang diungkapkan itu menarik pembaca secara umum? Apakah tema sudah sering diungkapkan dalam seri cerita lain yang dibuatnya? Apakah tema dapat diterima sebagai kebenaran yang umum? b. b. biografi pengarang. d. tebal buku. Pendahuluannya berisi perbandingan dengan karya sebelumnya.a. Alur Cerita Bagaimana peristiwa-peristiwa diatur dalam cerita? Apa keunikan susunan peristiwa yang digunakan pengarang? Apakah ada pembaruan susunan peristiwa dalam cerita itu? c. atau hal yang berhubungan dengan tema atau isi. Ada ulasan singkat terhadap buku tersebut. Latar Cerita Bagaimana latar cerita digunakan? Apakah latar ceritanya cocok dengan peristiwa? f. . Komponen resensi novel Komponen yang dapat dibahas dalam menyusun resensi novel adalah sebagai berikut.rumusan kerangka d.ulasan singkat isi . Isi Meliputi . Identitas buku meliputi judul buku(judul asli dan Modern.penulis. a. Nilai-nilai Nilai-nilai apakah yang dapat diambil pembaca dari cerita? Adakah nilai-nilai baru yang dikembangkan? g. c. Selain itu dapat juga berisi kelemahan buku. c. penerbit. Sudut Pandang Sudut pandang apa yang dipakai pengarang untuk menyampaikan cerita? Adakah keunikan sudut pandang dalam cerita? e. Bahasa dan Gaya Cerita Bagaimana bahasa yang digunakan pengarang? Apakah cerita disampaikan dengan cara . dan tebal buku. Penutup Penutup resensi biasanya berisi buku itu penting untuk siapa dan mengapa. Judul Judul resensi harus menarik dan selaras dengan keseluruhan isi resensi b. . penerbit.kelemahan buku. Harus bermanfaat dan kepada siapa manfaat itu ditujukan Umumnya resensi terdiri dari a. Penokohan Bagaimana pengarang memberi (menciptakan) watak atau karakter pada tokoh-tokohnya? Bagaimana sifat tokoh tersebut? Adakah keunikan dalam menciptakan watak tokoh? d. tahun terbit. tahun terbit.keunggulan buku. meliputi nama pengarang.

resensi novel. hal-hal yang harus dicatat untuk membuat resensi bisa mengikuti cara seperti yang telah dikemukakan di atas. resensi novel itu bersifat subjektif pula. atau sinisme? h. atau mengikuti cara berikut. dan sebagainya. bernilai bagi masyarakat atau tidak. atau tabloid. sudut pandang. patung. majalah. Semakin baru karya yang diresensi. apakah bermanfaat bagi masyarakat atau tidak. penerbit. Penulis resensi adalah orang yang memiliki pengetahuan tentang bidang yang diresensi dan memiliki kemampuan untuk menganalisis sebuah karya secara kritis sehingga dapat menjelaskan kelemahan dan kelebihan dari karya yang diresensi. latar cerita. Biasanya penulis hanya memilih aspek yang dianggap paling menarik. dan jumlah halaman. semakin baik. Menginformasikan jenis novel. Menyampaikan tujuan penulisan atau ringkasan novel. Kiat Praktis Menulis Resensi Buku Resensi adalah tulisan yang menjelaskan kelebihan dan kekurangan sebuah karya baik yang berupa buku maupun yang berupa karya seni. seperti judul novel. Dilihat dari segi isinya terdapat berbagai macam resensi. a. Jika anda telah membaca novel secara keseluruhan. bahasa dan gaya cerita. resensi. alur cerita. d. Memberitahukan kepada masyarakat akan terbitnya buku baru dengan menginformasikan data-data. resensi buku kumpulan cerpen. Pertimbangan tentang kemenarikan itu bersifat relatif subjektif. Resensi akan sangat bermanfaat apabila karya yang diresensi relatif masih baru. b. tema. antara lain resensi buku. resensi film. Tulisan ini biasanya dimuat di media cetak seperti koran. . Oleh karena itu. Resensi dimaksudkan untuk memberikan gambaran kepada pembaca tentang sebuah karya sehingga pembaca mengetahui apakah karya yang diresensi itu merupakan karya yang bermutu atau tidak. pengarang. Hal itu dimaksudkan agar pembaca segera mengetahui apakah karya itu layak untuk dinikmati atau tidak. dan latar belakang penerbitan. dan seterusnya. Menegaskan keunggulan dan kelemahan novel. nilai-nilai. serius. penokohan. reputasi pengarang. Pengarang Siapa pengarang cerita itu? Bagaimana latar belakang kehidupannya? Bagaimana kreativitasnya? Dalam sebuah resensi tidak semua cerita tersebut diulas oleh penulis.humor. Apakah novel itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat atau tidak. c.

langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menulis resensi buku (novel) adalah: a. maupun penciptanya (creator). penulisannya. 2. Resensi deskriptif ini tidak sampai pada penilaian kritik (bagus/tidak) si penulis terhadap karya yang dia resensi. Tahap Persiapan meliputi: Membaca contoh-contoh resensi. Mencatat data-data penulisan resensi yang telah diperoleh melalui membaca buku yang diresensi. Merevisi resensi dengan memperhatikan susunan kalimatnya. : resensi dengan karakter kedua ini melakukan penilaian terhadap sebuah karya lebih dalam dari yang pertama. dan pencipta sebuah karya. : menggambarkan dan menjelaskan tentang karya seseorang secara menyeluruh. tapi menilai sebuah karya secara keseluruhan dengan kritis dan argumentatif. Catatan: Judul resensi harus singkat. ejaan dan tanda bacanya. baik dari segi isi. menarik. Dia tidak hanya menggambarkan. kepaduan¬ paragrafnya.¬ Mengemukakan isi buku (sinopsis novel dan unsur-unsur intrinsik¬ lainnya ). Mencari hal-hal yang menarik atau disukai dan hal-hal yang tidak disukai dari buku tersebut dan mencari alasan mengapa demikian. Secara umum. yaitu: 1. diksinya.¬ c. Cara menemukan kekurangan dan kelebihan buku yang diresensi yaitu dengan cara membandingkan buku yang diresensi dengan buku lain yang sejenis baik oleh pengarang yang sama maupun oleh pengarang lain yang meliputi segi isi atau pun bahasanya (untuk novel meliputi semua unsur intrinsiknya). Tahap Pengumpulan Data meliputi: Membaca buku yang akan diresensi. . Sehingga ada kesimpulan pada akhir resensi. apakah karya yang diresensi baik kualitasnya atau tidak. Membuat judul resensi. Tahap Penulisan meliputi: Menuliskan identis buku. Mengemukakan kelebihan dan kekurangan buku (novel) baik dari segi isi maupun bahasa. Dia hanya menjelaskan secara singkat tentang isi.¬ b. proses.¬ dan Menentukan buku yang akan diresensi. dan menggambarkan isi resensi. resensi dibagi menjadi 3.¬ Menandai bagian-bagian yang akan dijadikan kutipan sebagai data¬ meliputi hal-hal yang menarik dan tidak menarik dari buku (novel) yang diresensi.

Resensi macam ketiga ini mencoba melakukan penilaian pada sebuah karya dengan cara membandingkan karya orang lain yang memiliki kesamaan atau keterkaitan secara isi dan materi. 4. dengan lebih dalam.kekurangan penulis yang tidak boleh dibiarkan ada pada tulisanmu nanti. juga membantumu mengingat buku-buku apa yang telah kamu baca. : resensi yang ketiga ini lebih sulit lagi daripada macam resensi yang kedua. Sah-sah saja. Dengan mengikatnya maka kamu tidak akan cepat lupa pada hal-hal yang mungkin baik yang ada di buku itu. kenapa tidak sekalian menulis apa kesanmu. toh kamu sudah membeli buku itu. 2. Yang pada berikutnya akan memberimu masukan secara pribadi. apa protesmu tentang buku itu. Tapi dengan meresensinya maka kamu akan memikirkan baik buruknya buku yang kamu baca. Tidak hanya satu karya yang harus dia pahami. Berikut ini kutipan apa yang ia tulis : 1. Resensi boleh saja merupakan deretan kritikan terhadap buku itu. 3. Sebagai upaya mengikat makna. surat pembaca. Ini bisa . kekurangan. sebab selain membutuhkan analisa mendalam dan kritis. atau blogging. Dengan menulis resensi kamu belajar mengungkapkan gagasan dengan lebih baik. dengan elemen-elemennya. Disebut sulit. apa yang bisa kamu ambil. Dengan menulis kamu mengikat apa yang kamu baca. merupakan latihan yang sangat baik untuk menulis. Resensi tentu saja bukan sekumpulan pujian terhadap satu buku. maupun mencoba mengambil kelebihan-kelebihan si penulis. Menulis resensi. Khususnya jika kamu ingin menjadi seorang penulis. Menulis resensi seperti juga buku harian. resensi macam ketiga ini membutuhkan pengetahuan dan wawasan luas. Menulis resensi juga merupakan latihan yang baik untuk mengapresiasi sebuah tulisan.3. namun karya-karya lain yang berhubungan dengan karya yang dia resensi harus pula dia pahami. agar juga menjadi milikmu. Daripada sekadar membaca.

berikut beberapa kiat yang bisa membantu kita untuk mempermudah penulisannya. Baca isi buku dengan pemahaman keilmuan yang kita miliki. kecerdasan otak kanan juga lebih terasah.jadi cara baik untuk mengajak temanmu yang lain membaca. Peresensi yang demikian biasanya untuk penulisan jenis resensi kritik. minimal menguasai dasar-dasar suatu ilmu pengetahuan yang ada dalam isi buku tersebut. Peresensi yang baik seyogianya membaca isi buku secara lengkap. 2. termasuk kata pengantar dan epilog. Apakah peresensi harus seorang ahli/ilmuwan? Tentu tidak. hanya bisa diterapkan . Tapi. Untuk jenis resensi informatif atau deskriptif. jika perlu berulangulang dan membandingkan dengan beberapa buku serupa. Namun demikian. 5. Untuk resensi buku. Tapi ini akan merepotkan dan menghabiskan energi. Apalagi kalau diam-diam kamu punya koleksi resensi dari semua buku yang kamu baca. Seorang yang tidak menguasai teori sastra sama sekali. Dengan demikian. jelas akan kesulitan menganalisa buku sastra. Menulis resensi juga bisa pembelajaran untuk bernalar dalam mentranskripsi teks yang sangat luas ke dalam teks lebih ringkas dengan mengembangkan analisis prioritas terhadap teks yang akan diresensi. kita hanya mencari bagian-bagian point of view dari tema buku. 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful