BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN

OLEH : YUDIK SANJAYA S1 KEPERAWATA STIKES WIRA MEDIKA PPNI BALI

Penerapan profesionalisme. . penting membuat keputusan.pelaksanaan tindakan keperawatan adalkah keterampilan dalam menguji hipotesa. Pengetahuan tehnis dan keterampilan tehnis dalam memberikan askep.menggunakan pengetahuan untuk mengembangkan hasil yang diharapkan . Diperlukan perawat. Mz. ‡ Perawat menggunakan keterampilan berfikir : 1.keterampilan guna mensintesa ilmu yang dimiliki untuk memilih tindakan d. . Evaluasi keperawatan : -Mengkaji efektifitas tindakan -Perawat harus dapat mengambil keputusan tentang pemenuhan kebutuhan dasar klien -Perlukah diulangi Berfikir merupakan proses yang tidak statis dan berubah setiap saat/hari. Menggunakan pengetahuan dari berbagai subjek dan lingkungannya 2. Berfikir kritis merupakan jaminan yang terbaik bagi perawat mencapai sukses dalam berbagai aktifitas. rencana. BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN Berfikir kritis perlu bagi perawat : 1. aturan yang terstandar dan mendahului dalam .Kenzie à Critical thinking : Ditujukan pada situasi. Pelaksanaan keperawatan : .BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN (CRITIKCAL THINKING IN NURSING). Proses berfikir bersifat dinamis. karena : ‡ Perawat setiap hari mengambil keputusan. Berfikir kritis dalam keperawatan adalah komponen dasar dalam pertanggunggugatan profesional dan kualitas asuhan keperawatan. Seorang pemikir yang baik tentu juga seorang perawat yang baik.Tindakasn nyata yang menentukan tingkat keberhasilan e. Semua tindakan keperawatan memerlukan proses berfikir. 2. menangani perubahan yang berasal dari stressor lingkungan 3.

atau masalah untuk menuju pada hipotesa atau keputusan secara terintegrasi. . pengaruh. pengambilan keputusan. prinsip-prinsip. Berfikir tanpa melakukan sesuatu adalah sia-sia Bekerja tanpa berfikir adalah sangat berbahaya Berfikir /berbuat tanpa diserta perasaan tidak mungkin Metoda berfikir kritis :¢Freely debate . lndividual decision Group 2. menjelaskan kebenaran. pernyataan. Penerapan Proses Keperawatan Perawat berfikir kritis pada setiap langkah proses keperawatan a. hipotesa dan memodifikasi . Critical thinking à Investigasi terhadap tujuan guna mengeksplorasi situasi.Mengelola dan menggunakan ilmu-ilmu lain yang terkait. keyakinan dan aktifitas (Bandman and Bandman. 1. konsep berfikir dalam keperawatan : 1. Upaya untuk mempengaruhi individu/kelompok 4. lebih tajam dalam masalah c. . Coercion Karakteristik berfikir kritis : ‡ Proses pengetahuan multi dimensi ‡ Orientasi pada proses ‡ Kerangka interpretasi pengetahuan. pertanyaan.Lebih terlatih. asumsi.keperawatan. 1988). 2. 2. Pengambilan keputusan dalam keperawatan Sehari-hari perawat harus mengambil keputusan yang tepat. Perumusan diagnosa keperawatan : . Penjelasan yang rasional 3. b. 4. Argumentasi dalam keperawatan Sehari-hari perawat dihadapkan pada situasi harus berargumentasi untuk menenukan. argumen. mempertahankan terhadap suatu tuntutan/tuduhan. isu-isu. Propaganda 4.Tahap pengambilan keputusan yang paling kritis. Asumsi Berfikir (Think) : Berfikir.Perawat melakukan observasi berfikir kritis dalam pengumpulan data. Pengujian berdasarkan alasan ilmiah. . kesimpulankesimpulan. Persuasi 3. Debat tentang suatu isu 3. phenomena. Argumentasi¢Badman and Badman (1988) terkait dg. Critical thinking : Pengujian yang rasional terhadap ide-ide. berhubungan dengan situasi perdebatan. pengembilan keputusan dan kreatifitas. perasaan dan berbuat dilakukan komponen dasar bersama/sejalan pada saatmelakukan keperawatan.Menentukan masalah dan argumen secara rasional . memberikan penjelasan. Perencanaan keperawatan : pembuatan keputusan.mengumpulkan data dan validasi. tantangan. mengklarifikasi isu. Pengkajian : .

Reorganizing 5.Pengumpulan dan analisa info untuk keputusan akan lebih baik. Membangun pertanyaan : Pemicu proses berkelanjutan yaitu proses untuk mencari jawaban dengan kemungkinan : a. Titik jawab . fikiran. info.Keperawatan memiliki banyak standar yang dapat menjamin pekerjaan lebih baik. Relating 6.Secara nonverbal saat melakukan pedokumentasian . profesi. maka sama dengan berbuat tanpa berfikir.Jika perawat berada dalam suatu proses mengetahui. sesuatu pada waktu yg tepat atau keharusan mengerjakan.Akar yang perlu dikembangkan dalam keperawatan . Reasoning 4. keyakinan dan sikapnya terhadap klien. . Costa. . Ada 4 hal pokok penerapan berfikir kritis dalam keperawatan 1. fakta.mengingat dimana dan mengapa menemukan sesuatu yang diperlukan.mencari jawaban melalui rangkaian kegiatan -Riset. Mengevaluasi isi dan bagan isi 3.upaya pencarian . Mempertanyakan-menjawab-bertanya-menjawab-dst.menguji isue secara mendalam.Fakta dalam keperawatan diperoleh dari berbagai sumber termasuk pasien dan keluarganya. Repeating 3. . maka peraswat akan dapat mengetahui apa yang difikirkan.Tak terdapat jawaban-masalah. Memahami 2. 4. perasaan.Cardiopulmonary sering digunakan dalam keperawatan.perawat menggunakan bahasa verbal dan nonverbal dalam mengekspresikan idea.Proses berfikir kritis : 1. Reflecting Bentuk Berfikir (THINK) Total recall : . 5. Mengerjakan News ideas and creativity : .Ada jawaban-pertanyaan jawaban b.Keputusan akan lebih akurat bila menggunakan pendekatan inquiry .mengingat fakta-fakta . Perawat harus belajar lebih banyak guna askep lebih berkualitas.Cara berfikir yang utama dalam keputusan . tetapi tidak selalu dapat dilakukan.Penggunaan bahasa dalam keperawatan : Berfikir kritis adalah kemampuan menggunakan bahasa secara reflektif. .resuscitation (CPR) Inquiry : . sesama perawat.¢memperoleh informasi baru Knowing how you think : . Dkk Model berfikir kritis (The Six Rs) :¢(1985) 1. Remembering 2.Pertanyaan yang segera menjadi kenyataan . Habits : Apabila tindakan kebiasaan diterima untuk tidak ada.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful