PROSES MASUKNYA ISLAM DI INDONESIA (NUSANTARA

)
21 Jan MUQADDIMAH Dalam kajian ilmu sejarah, tentang masuknya Islam di Indonesia masih ³debatable´. Oleh karena itu perlu ada penjelasan lenih dahulu tentang penegrtian ³masuk´, antara lain: 1. Dalam arti sentuhan (ada hubungan dan ada pemukiman Muslim). 2. Dalam arti sudah berkembang adanya komunitas masyarakat Islam. 3. Dalam arti sudah berdiri Islamic State (Negara/kerajaan Islam). Selain itu juga masing-masing pendapat penggunakan berbagai sumber, baik dari arkeologi, beberapa tulisan dari sumber barat, dan timur. Disamping jiga berkembang dari sudut pandang Eropa Sentrisme dan Indonesia Sentrisme. Beberapa Pendapat Tentang Awal Masuknya Islam di Indonesia. 1. Islam Masuk ke Indonesia Pada Abad ke 7: 1. Seminar masuknya islam di Indonesia (di Aceh), sebagian dasar adalah catatan perjalanan Al mas¶udi, yang menyatakan bahwa pada tahun 675 M, terdapat utusan dari raja Arab Muslim yang berkunjung ke Kalingga. Pada tahun 648 diterangkan telah ada koloni Arab Muslim di pantai timur Sumatera. 2. Dari Harry W. Hazard dalam Atlas of Islamic History (1954), diterangkan bahwa kaum Muslimin masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M yang dilakukan oleh para pedagang muslim yang selalu singgah di sumatera dalam perjalannya ke China. 3. Dari Gerini dalam Futher India and Indo-Malay Archipelago, di dalamnya menjelaskan bahwa kaum Muslimin sudah ada di kawasan India, Indonesia, dan Malaya antara tahun 606-699 M. 4. Prof. Sayed Naguib Al Attas dalam Preliminary Statemate on General Theory of Islamization of Malay-Indonesian Archipelago (1969), di dalamnya mengungkapkan bahwa kaum muslimin sudah ada di kepulauan MalayaIndonesia pada 672 M. 5. Prof. Sayed Qodratullah Fatimy dalam Islam comes to Malaysia mengungkapkan bahwa pada tahun 674 M. kaum Muslimin Arab telah masuk ke Malaya. 6. Prof. S. muhammmad Huseyn Nainar, dalam makalah ceramahnay berjudul Islam di India dan hubungannya dengan Indonesia, menyatakan bahwa beberapa sumber tertulis menerangkan kaum Muslimin India pada tahun 687 sudah ada hubungan dengan kaum muslimin Indonesia. 7. W.P. Groeneveld dalam Historical Notes on Indonesia and Malaya Compiled From Chinese sources, menjelaskan bahwa pada Hikayat Dinasti T¶ang

. Persia. dan sinkretis merasuk dan punya pengaruh di arab. 3. pada tahun 1292 M. Gujarat (India) Pedagang islam dari Gujarat. tahun 674). menjelaskan bahwa Islam datang dari Arab ke Indonesia pada tahun 1 Hijriyah (Abad 7 M). Gresik. 8. Arnold dalam buku The Preching of Islam a History of The Propagation of The Moslem Faith. 2. Islam Masuk Ke Indonesia Pada Abad Ke-13: 1. Islam secara akomodatif. 1. India dan China. yaitu makam Fatimah Binti Maimoon dan rombongannya. berdasarkan berita China telah menyebut adanya kerajaan Pase (mungkin Pasai) di aceh pada 1298 M. menyatakan bahwa ia menjumpai adanya kerajaan Islam Ferlec (mungkin Peureulack) di aceh. J.F. Moquette dalam De Grafsteen te Pase en Grisse Vergeleken Met Dergelijk Monumenten uit hindoesten. Siapakah Pembawa Islam ke Indonesia? Sebelum pengaruh islam masuk ke Indonesia.W. di kawasan ini sudah terdapat kontak-kontak dagang. akulturasi. 2. menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 13. berdasarkan saudah adanya beberapa kerajaaan islam di kawasan Indonesia. dan Schrieke. Satu-satunya sumber ini adalah diketemukannya makam panjang di daerah Leran Manyar. T. menyebarkan Islam dengan bukti-bukti antar lain: 1. Pengaruh madzab Syi¶ah (Tabut Hasan dan Husen). Persia.H. C. Persia Para pedagang Persia menyebarkan Islam dengan beberapa bukti antar lain: 1.A Kern. India dan China. Melalui perdagangan itulah Islam masuk ke kawasan Indonesia. Snouck Hurgronje. Beberapa sarjana barat seperti R. Pengaruh aliran ³Wihdatul Wujud´ (Syeh Siti Jenar). Gelar ³Syah´ bagi raja-raja di Indonesia. Catatan perjalanan marcopolo. (Ta Shih = Arab Muslim).memberitahukan adanya Aarb muslim berkunjung ke Holing (Kalingga. baik dari Arab. Pada makam itu terdapat prasati huruf Arab Riq¶ah yang berangka tahun (dimasehikan 1082) 2. van Langen. Adat istiadat dan budaya India islam. 3. ukiran batu nisan gaya Gujarat. Islam Masuk Ke Indonesia pada Abad ke-11: 1. Persia. lebih cenderung menyimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke13. 2. India dan china punya nadil melancarkan perkembangan islam di kawasan Indonesia.P. K. 4. Dengan demikian bangsa Arab.

mengenalkan islam di pantai dan pedalaman Jawa dan sumatera. 2. Dari ketiga model perkembangan Islam itu.C. China Para pedagang dan angkatan laut China (Ma Huan. Perdagangan dan Perkawinan Dengan menunggu angina muson (6 bulan). Ulama keliling menyebarkan agama Islam (dengan pendekatan Akulturasi dan Sinkretisasi/lambing-lambang budaya). Gerakan Dakwah. Beberapa makam China muslim. Dari beberapa bangsa yang membawa Islam ke Indonesia pada umumnya menggunakan pendekatan cultural. sekitar Sumatra.Arab Para pedagang Arab banyak menetap di pantai-pantai kepulauan Indonesia. kemudian berpengaruh ke kaum birokrat (J. melalui lembaga/sisitem pendidikan Pondok Pesantren. Beberapa wali yang dimungkinkan keturunan China. Gedung Batu di semarang (masjid gaya China). 2. Menurut al Mas¶udi pada tahun 916 telah berjumpa Komunitas Arab dari Oman. Jawa. dan Bahrein untuk menyebarkan islam di lingkungannya. Kyai sebagai pemimpin. yang banyak mengenalkan islam. melalui dua jalur yaitau: a. munculnya nama ³kampong Arab´ dan tradisi Arab di lingkungan masyarakat. Dari perkawinan itulah terjadi interaksi social yang menghantarkan Islam berkembang (masyarakat Islam). 2. dengan bukti antar lain : 1. Van Leur). Laksamana Cheng Ho/Dampo awan ?). intensitas pemahaman dan aktualisasi keberagman islam bervariasi menurut kemampuan masyarakat dalam mencernanya. dan Malaka. Pendidikan pesantren (ngasu ilmu/perigi/sumur). dan santri sebagai murid. 3. Meskipun demikian. Hidramaut. Pembentukan masyarakat Islam dari tingkat µbawah¶ dari rakyat lapisan bawah. secara relitas Islam sangat diminati dan cepat berkembang di Indonesia. . pedagang mengadakan perkawinan dengan penduduk asli. sehingga terjadi dialog budaya dan pergaulan social yang penuh toleransi (Umar kayam:1989) Proses Awal Penyebaran Islam di Indonesia 1. b. 3. dengan bukti antara lain: 1. Basrah.

Mata uang Perlak yang ditemukan terbuat dari emas (dirham). Perlak adalah sebuah kerajaan dengan masa pemerintahan cukup panjang. Setelah pengangkatan ini. Kerajaan Perlak Perlak adalah kerajaan Islam tertua di Indonesia. Kerajaan yang berdiri pada tahun 840 ini berakhir pada tahun 1292 karena bergabung dengan Kerajaan Samudra Pasai. Setelah beliau wafat. Perkawinan ini dengan parameswara Iskandar Syah yang kemudian bergelar Sultan Muhammad Syah. a. Hal ini terlihat dari adanya mata uang sendiri. Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat kemudian digantikan oleh Sultan Makhdum Alaidin Malik Abdul Aziz Syah Johan Berdaulat (662-692 H/1263-1292 M). Raja yang pertama ialah Sultan Alaidin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah (225 ± 249 H / 840 ± 964 M). dari perak (kupang). Kerajaan Samudera Pasai . Kerajaan Perlak mengalami kemajuan pesat terutama dalam bidang pendidikan Islam dan perluasan dakwah Islamiah. Proses terjadinya hubungan ³ukhuwah´ itu menunjukkan bahwa dunia pesantren memiliki komunikasi dan kemudian menjadi tulang punggung dalam melawan colonial.Ditemukan dalam sejarah.wordpress. dan memiliki hubungan komunikasi ³ukhuwah´ (persaudaraan/ikatan darah dan agama) yang kuat. disampaikan pada kuliah sejarah Indonesia abad 16-18 http://sejarawan. Bandar Perlak diubah menjadi Bandar Khalifah. terdapat 19 orang raja yang memerintah. Perlak merupakan kerajaan yang sudah maju. Sultan bernama asli Saiyid Abdul Aziz pada tanggal 1 Muhharam 225 H dinobatkan menjadi Sultan Kerajaan Perlak. dan dari tembaga atau kuningan. Sejak berdiri sampai bergabungnya Perlak dengan Samudrar Pasai. Kerajaan ini mengalami masa jaya pada masa pemerintahan Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H/1225-1263 M). bahwa komunitas pesantrean lebih intens keberagamannya. Perlak disatukan dengan Kerajaan Samudra Pasai dengan raja Muhammad Malikul Dhahir yang adalah Putra Sultan Malikul Saleh dengan Putri Ganggang Sari. b.com/2008/01/21/proses-masuknya-islam-di-indonesia-nusantara/ Kerajaan-Kerajaan Bercorak Islam di Indonesia Ada banyak kerajaan bercorak Islam yang terdapat mulai dari Sumatra sampai Maluku. Pada masa pemerintahannya. Inilah sultan terakhir Perlak. Sultan mengawinkan dua putrinya: Putri Ganggang Sari (Putri Raihani) dengan Sultan Malikul Saleh dari Samudra Pasai serta Putri Ratna Kumala dengan Raja Tumasik (Singapura sekarang).

disebut golongan teuku. setelah muncul Kerajaan Malaka. Keberadaan Samudra Pasai sebagai kerajaan maritim digantikan oleh Kerajaan Aceh yang muncul kemudian. Pada masa pemerintahannya Kerajaan Perlak kemudian disatukan dengan Kerajaan Samudra Pasai. Jawa. bahkan ke Thailand. Pada tahun 1522 Samudra Pasai diduduki oleh Portugis. Kerajaan ini menyiarkan Islam sampai ke Minangkabau. seorang pengelana dari Maroko. Akibatnya. (2) Sultan Muhammad (Sultan Malik al Tahir I) yang memerintah sejak 1297-1326. Samudra Pasai berkembang sebagai pusat penyebaran Islam. Kerajaan Samudera Pasai terletak di sebelah utara Perlak di daerah Lhok Semawe sekarang (pantai timur Aceh). Di bidang agama. Pada masa pemerintahannya. . Pusat pemerintahan Kerajaan Aceh ada di Kutaraja (Banda Acah sekarang). menjadi penting karena mundurnya Kerajaan Samudera Pasai dan berkembangnya Kerajaan Malaka. Corak pemerintahan di Aceh terdiri atas dua sistem: pemerintahan sipil di bawah kaum bangsawan. Samudra Pasai mulai memudar. Ia adalah putra Pasai yang kemudian menjadi panglima di Demak kemudian menjadi penguasa di Banten. Salah satunya ialah Fatahillah. dan pemerintahan atas dasar agama di bawah kaum ulama. Menurut Battuta. Dari Kerajaan Samudra Pasai inilah kader-kader Islam dipersiapkan untuk mengembangkan Islam ke berbagai daerah. raja silih berganti memerintah di Samudra Pasai. Raja-raja yang pernah memerintah Samudra Pasai adalah seperti berikut. Samudra Pasai berkembang menjadi negara maritim yang kuat di Selat Malaka. Samudra Pasai memiliki armada laut yang kuat sehingga para pedagang merasa aman singgah dan berdagang di sekitar Samudra Pasai. (3) Sultan Malik al Tahir II (1326 ± 1348 M). c. pada tahun 1345. Banyak pedagang dari Jawa. Cina. Jambi. Kerajaan Aceh Kerajaan Islam berikutnya di Sumatra ialah Kerajaan Aceh. Para pedagang kemudian lebih sering datang ke Aceh. Raja yang bernama asli Ahmad ini sangat teguh memegang ajaran Islam dan aktif menyiarkan Islam ke negeri-negeri sekitarnya. Samudera Pasai menjadi pusat studi Islam. Namun. disebut golongan tengku atau teungku. Mata uangnya uang emas yang disebur deureuham (dirham). Sebagai sebuah kerajaan.Kerajaan ini didirikan oleh Sultan Malik Al-saleh dan sekaligus sebagai raja pertama pada abad ke-13. dan India yang datang ke sana. Malaka. (1) Sultan Malik Al-saleh berusaha meletakkan dasar-dasar kekuasaan Islam dan berusaha mengembangkan kerajaannya antara lain melalui perdagangan dan memperkuat angkatan perang. Kerajaan yang didirikan oleh Sultan Ibrahim yang bergelar Ali Mughayat Syah (1514-1528). Hal ini mengingat letak Samudera Pasai yang strategis di Selat Malaka. Samudera Pasai merupakan kerajaan dagang yang makmur. Catatan lain mengenai kerajaan ini dapat diketahui dari tulisan Ibnu Battuta.

Akhirnya. terjadi perpaduan antara adat istiadat dan ajaran agama Islam. Aceh mengalami kemunduran di bawah pimpinan Sultan Iskandar Thani (1636. emas. Kerajaan yang didirikan oleh Raden Patah ini pada awalnya adalah sebuah wilayah dengan nama Glagah atau Bintoro yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Sedayu. Majapahit mengalami kemunduran pada akhir abad ke-15.1675). Dalam kehidupan bermasyarakat. Raden Patah memperkuat armada lautnya sehingga Demak berkembang menjadi negara maritim yang kuat. serangan itu gagal. Dengan kekuatannya itu. Demak berkembang menjadi pusat penyebaran agama Islam di Jawa dan wilayah timur Nusantara. letaknya yang strategis di titik sentral jalur perdagangan internasional di Selat Malaka menjadikan Aceh makin ramai dikunjungi pedangang Islam. Sebagai kerajaan. tidak ada lagi sultan yang mampu mengendalikan Aceh. Sejarah mencatat Aceh makin hari makin lemah akibat pertikaian antara golongan teuku dan teungku. Demak diperintah silih berganti oleh raja-raja. Perak di Semenanjung Melayu dan Indragiri. perak dan timah serta rempah-rempah. Belanda berhasil menguasai Aceh pada tahun 1904. Pada masa pemerintahannya. Demak didirikan oleh Raden Patah (1500-1518) yang bergelar Sultan Alam Akhbar al Fatah.1636). Tegal. Daerah kekuasaannya meliputi daerah Demak sendiri. Aceh mencapai zaman keemasan. Aceh menjadi kerajaan yang kaya akan sumber daya alam. Kerajaan Demak dan Kerajaan Pajang dengan Peninggalannya Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Dengan bantuan para ulama Walisongo. dan cukup berpengaruh di Palembang dan Jambi di Sumatera. Pahang. Jepara dan sekitarnya. serta beberapa wilayah di Kalimantan. d. Demak mencoba menyerang Portugis yang pada saat itu menguasai Malaka. Dengan menguasai daerah pantai barat dan timur Sumatra. Aceh mengalami masa maju dan mundur. Demak berkembang pesat. Tuban. Pulau Bintan. dan Nias. Setelah Sultan Iskandar Muda. seperti beras. Pada sekitar abad ke-16 dan 17 terdapat empat orang ahli tasawuf di Aceh. Kedah. Terjadilah asimilasi baik di bidang sosial maupun ekonomi. . Syamsuddin as-Sumtrani. putra raja Majapahit. Dalam kehidupan ekonomi. Demak membantu Malaka karena kepentingan Demak turut terganggu dengan hadirnya Portugis di Malaka. yaitu Hamzah Fansuri. Gresik. dan Abdurrauf dari Singkil. Iskandar Muda juga menyusun undang-undang tata pemerintahan yang disebut Adat Mahkota Alam. Pada masa pemerintahannya.Sebagai sebuah kerajaan. Keempat ulama ini sangat berpengaruh bukan hanya di Aceh tetapi juga sampai ke Jawa. Semarang. Aceh mengalami kemajuan pesat pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607. Namun. Dia kemudian digantikan oleh permaisurinya. Dalam bidang sosial. Aceh berkembang dengan pesat pada masa kejayaannya. Aceh bahkan dapat menguasai Johor. serta antara golongan aliran syiah dan sunnah sal jama¶ah. Kemunduran ini memberi peluang bagi Demak untuk berkembang menjadi kota besar dan pusat perdagangan.1641). Putri Sri Alam Permaisuri (1641. Nuruddin ar-Raniri. Raden Patah sebenarnya adalah Pangeran Jimbun. Di samping itu. Karena memiliki bandar-bandar penting seperti Jepara.

putra sulung Sultan Trenggono. Bupati Surabaya yang banyak berjasa menundukkan daerah-daerah di Jawa Timur diangkat sebagai wakil raja dengan daerah kekuasaan Sedayu. Sunda Kelapa berhasil direbut. Akibatnya. Pada tahun 1522. Surabaya. Di bidang keagamaan. Ki Penjawi dihadiahi wilayah di daerah Pati. Joko Tingkir (1549-1587) yang kemudian bergelar Sultan Hadiwijaya memindahkan pusat Kerajaan Demak ke Pajang. Arya Pangiri. Sunda Kelapa. Namun. perekonomian Demak berkembang degan pesat. Karena mati muda. Terjadi perebutan kekuasaan antara Pangeran Sekar Sedolepen. Trenggono berhasil membawa Demak memperluas wilayah kekuasaannya. anak angkat Sultan Hadiwijaya. dan keduanya sekaligus diangkat sebagai bupati di daerahnya masing-masing. Dalam bidang perekonomian. saudara Sultan Trenggono yang seharusnya menjadi raja dan Sunan Prawoto. Sutawijaya kemudian memindahkan pusat Kerajaan Pajang ke Mataram. beliau digantikan oleh putranya Sultan Benowo. pemberontakan tersebut dapat dipadamkan oleh Pangeran Benowo dengan bantuan Sutawijaya. tetapi namanya cukup terkenal sebagai panglima perang yang berani. Sebagai pusat perdagangan Demak memiliki pelabuhan-pelabuhan penting. Sunan Prawoto kemudian dikalahkan oleh Arya Penangsang. Namun. Kerajaannya kemudian dikenal dengan nama Kerajaan Pajang. anak Pengeran Sekar Sedolepen. Sultan Trenggono gugur.Raden Patah kemudian digantikan oleh Adipati Unus (1518-1521). Demak tampil sebagai pusat penyebaran Islam. Gresik. Ia berusaha membendung pengaruh Portugis jangan sampai meluas ke Jawa. Tahta Kerajaan Pajang kemudian diserahkan Pangeran Benowo kepada Sutawijaya. Pada masa pemerintahannya. Adipati Unus kemudian digantikan oleh adiknya. Dalam penyerangan ke Pasuruan pada tahun 1546. Demak mengalami kemunduran. Gresik. e. Sepeninggal Sultan Trenggono. anak dari Sultan Prawoto melakukan pemberontakan. Raden Patah dan dibantu para wali. Kerajaan Mataram dan Peninggalannya . menantu Sultan Trenggono yang menjadi Adipati di Pajang. pasukan Demak di bawah pimpinan Fatahillah menyerang Banten. dan Cirebon. Di bawah pemerintahannya. Raden Patah kemudian membangun sebuah masjid yang megah. seperti Jepara. Tuban. Baru pada tahun 1527. Bandar-bandar tersebut menjadi penghubung daerah penghasil rempahrempah dan pembelinya. yaitu Masjid Demak. Sultan Hadiwijaya kemudian membalas jasa para pembantunya yang telah berjasa dalam pertempuran melawan Arya Penangsang. Demak mengalami masa kejayaan. Mereka adalah Ki Ageng Pemanahan menerima hadiah berupa tanah di daerah Mataram (Alas Mentaok). Demak juga memiliki penghasilan besar dari hasil pertaniannya yang cukup besar. Demak merupakan pelabuhan transito (penghubung) yang penting. Walau ia tidak memerintah lama. Arya Penangsang pun kemudian dibunuh oleh Joko Tingkir. dan Panarukan. Sultan Trenggono (1521-1546). Ketika Sultan Hadiwijaya meninggal. Sedayu.

VOC juga tidak menyukai Mataram. Mataram mencapai masa keemasan. Sultan Agung bercita-cita mempersatukan Jawa. semua daerah itu dapat ditundukkan. Ki Ageng Pemanahan. daerah di luar Negara Agung. Kediri. tetapi dapat membendung pengaruh VOC di Jawa. (3) Mancanegara. Jawa Timur. Pelaksanaan pemerintahan dipegang Patih Jawi (Patih Luar) yang dibantu Wedana Jawi (Wedana Luar). Pada masa pemerintahannya. (4) Pesisir. Pusat pemerintahan dipindahkan ke Plered. Karena merasa sebagai penerus Kerajaan Demak. Dia berhasil menguasai Kertosono. Kediri. Namun. Madiun. Ia wafat dalam pertempuran di daerah Krapyak sehingga kemudian dikenal dengan Pangeran Sedo Krapyak.Sutawijaya yang mendapat limpahan Kerajaan Pajang dari Sutan Benowo kemudian memindahkan pusat pemerintahan ke daerah kekuasaan ayahnya. Sultan Agung menganggap Banten adalah bagian dari Kerajaan Mataram. Setelah Senopati wafat. Sutawijaya kemudian menjadi raja Kerajaan Mataram dengan gelar Panembahan Senopati Ing Alaga Sayidin Panatagama. Namun. Wilayah kekuasaannya meliputi Jawa Tengah. (2) Negara Agung. Sultan Agung membagi sistem pemerintahan Kerajaan Mataram seperti berikut. di Mataram. Raja Mataram yang bergelar Sultan Agung Senopati ing Alogo Ngabdurracham ini kemudian lebih dikenal dengan nama Sultan Agung. daerah sekitar Kutanegara. daerah pusat keraton. Pasuruan bahkan Demak. Pelaksanaan pemerintahan dipegang oleh para Bupati atau syahbandar. daerah pesisir. Sultan Agung harus berhadapan dulu dengan VOC. Penyerangan tersebut tidak berhasil. (1) Kutanegara. Kerajaan yang berpusat di Kotagede (sebelah tenggara kota Yogyakarta sekarang) ini selalu terjadi perang untuk menundukkan para bupati yang ingin melepaskan diri dari kekuasaan Mataram. Pelaksanaan pemerintahan dipegang oleh para Bupati. dan Mojoagung. dan sebagian Jawa Barat. Pemerintahan Panembahan Senopati (1586-1601) tidak berjalan dengan mulus karena diwarnai oleh pemberontakan-pemberontakan. seperti Bupati Ponorogo. Daerah yang terakhir dikuasainya ialah Surabaya dengan bantuan Sunan Giri. Mas Jolang kemudian digantikan oleh Mas Rangsang (1613-1645). Sultan Agung dua kali berusaha menyerang VOC: tahun 1628 dan 1629. Banten tidak mau tunduk kepada Mataram. Sultan Agung kemudian berniat untuk merebut Banten. niatnya itu terhambat karena ada VOC yang menguasai Sunda Kelapa. Akibatnya. putranya Mas Jolang (1601-1613) naik tahta dan bergelar Sultan Anyakrawati. Pelaksanaan pemerintahan dipegang oleh Patih Lebet (Patih Dalam) yang dibantu Wedana Lebet (Wedana Dalam). Namun. .

Banten direbut oleh pasukan Demak di bawah pimpinan Fatahillah. Karya kesusastraan yang terkenal adalah Sastra Gading karya Sultan Agung. Pada tahun 1633. Banten kemudian melepaskan diri dari Demak. Banten merupakan penghasil lada dan beras.1570). Kehidupan sosial ekonomi Mataram cukup maju. Mataram maju hampir dalam segala bidang. Pangeran Yusuf (1570-1580). budaya. Bantenlah yang menguasai jalur perdagangan di Selat Sunda. Persia. Sebagai kerajaan besar. Pada tahun 1522. berakhirlah Kerajaan Mataram. Pada masa pemerintahannya. agama. Setelah Kerajaan Demak mengalami kemunduran. Amangkurat I kemudian digantikan oleh Amangkurat II (1677-1703). tetapi dapat digagalkan karena dibantu Belanda. Pada zaman Kerajaan Majapahit. Bahkan pada tahun 1755.Sultan Agung wafat pada tahun 1645 dan digantikan oleh Amangkurat I (1645-1677). Amangkurat I menjalin hubungan dengan Belanda. Turki banyak yang mendatangi bandar-bandar di Banten. Gujarat. Faktor lainnya. Pada masa pemerintahannya. gabungan antara kebudayaan asli Jawa. komoditi yang laku di pasaran dunia. Pangeran Pasareaan berkuasa di Cirebon. Hindu. misalnya upacara Grebeg. Kerajaan Banten berkembang menjadi pusat perdagangan selain karena letaknya sangat strategis. Sultan Agung mengganti perhitungan tahun Hindu yang berdasarkan perhitungan matahari dengan tahun Islam yang berdasarkan perhitungan bulan. Syarif Hidayatullah adalah salah seorang wali yang diberi kekuasaan oleh Kerajaan Demak untuk memerintah di Cirebon. Mataram diserang oleh Trunojaya dari Madura. pengaruh Banten sampai ke Lampung. Banten juga didukung oleh beberapa faktor di antaranya jatuhnya Malaka ke tangan Portugis (1511) sehingga para pedagang muslim berpindah jalur pelayarannya melalui Selat Sunda. Sekaten. f. raja-raja yang memerintah Mataram sudah tidak lagi berkuasa penuh karena pengaruh Belanda yang sangat kuat. Para pedagang dari Cina. Pada masa pemerintahannya. Pangeran Saba Kingkin yang kemudian lebih dikenal dengan nama Hasanuddin diangkat menjadi Raja Banten. Sultan Hasanudin kemudian digantikan putranya. Dengan demikian. wilayah Kerajaan Mataram makin menyempit karena diambil oleh Belanda. muncul kebudayaan Kejawen. pangeran Pasarean dan Pangeran Sabakingkin. Berdirilah Kerajaan Banten dengan rajanya Sultan Hasanudin (1522. . Pada masa pemerintahannya. Buddha. Kerajaan Banten Kerajaan yang terletak di barat Pulau Jawa ini pada awalnya merupakan bagian dari Kerajaan Demak. pertanian. Syarif Hidayatullah memiliki 2 putra laki-laki. Mataram terpecah menjadi dua akibat Perjanjian Giyanti: Ngayogyakarta Hadiningrat (Kesultanan Yogyakarta) yang berpusat di Yogyakarta dengan raja Mangkubumi yang bergelar Hamengku Buwono I dan Kesuhunan Surakarta yang berpusat di Surakarta dengan raja Susuhunan Pakubuwono III. Banten berhasil merebut Pajajaran dan Pakuan. dan Islam. Artinya. Fatahillah adalah menantu dari Syarif Hidayatullah. Setelah Amangkurat II.

Fatahillah diambil menantu oleh Syarif Hidayatullah. Syarif Hidayatullah meminta Fatahillah untuk menjadi Bupati di Jayakarta. kasultanan Kanoman dibagi dua menjadi Kasultanan Kanoman dan Kacirebonan. Maulana Muhammad dibantu oleh Mangkubumi. Sultan Abdulkahar. yakni Kasepuhan. Syarif Hidayatullah memberikan bantuan sepenuhnya. Bahkan pada tahun 1524. Inilah raja yang menurunkan raja-raja Cirebon selanjutnya. g. Abu¶lmufakhir dibantu oleh Jayanegara. kekuasaan Cirebon terbagi menjadi 3. Sultan Ageng Tirtayasa tertangkap dan dipenjarakan. Cirebon berhasil dikuasai VOC pada akhir abad ke-17.Pangeran Yusuf kemudian digantikan oleh Maulana Muhammad. Cirebon terpaksa dibagi dua. Dengan demikian. Raja yang bergelar Kanjeng Ratu Banten ini baru berusia sembilan tahun ketika diangkat menjadi raja. Maulana Muhammad gugur. dalam menjalankan roda pemerintahan. Sultan Ageng Tirtayasa yang tidak menyukai hal itu berusaha mengambil alih kontrol pemerintahan. Kerajaan Cirebon Kerajaan yang terletak di perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah didirikan oleh salah seorang anggota Walisongo. Sunan Gunung Jati dengan gelar Syarif Hidayatullah. Oleh sebab itu. Abu¶lmufakhir kemudian digantikan oleh Abu¶ma¶ali Ahmad Rahmatullah. h. Kerajaan Gowa-Tallo Kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan sebenarnya terdiri atas dua kerjaan: . pecahlah perang saudara. Kanoman. Syarif Hidayatullah membawa kemajuan bagi Cirebon. dan Kacirebonan. Dalam menjalankan roda pemerintahan. Dengan politik de vide at impera yang dilancarkan Belanda yang pada saat itu sudah berpengaruh di Cirebon. Ketika Demak mengirimkan pasukannya di bawah Fatahilah (Faletehan) untuk menyerang Portugis di Sunda Kelapa. tetapi tidak berhasil karena Sultan Haji didukung Belanda. Dalam pertempuran itu. Untuk membantunya. Dalam tahun 1595. yaitu Kasepuhan dan Kanoman. Maulana Muhammad kemudian digantikan oleh putranya Abu¶lmufakhir yang baru berusia lima bulan. sebagi raja pembantu. Abu¶ma¶ali Ahmad Rahmatullah kemudian digantikan oleh Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1692). Setelah Fatahillah berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa. Syarif Hidayatullah kemudian digantikan oleh putranya yang bernama Pangeran Pasarean. Sultan Ageng Tirtayasa menjadikan Banten sebagai sebuah kerajaan yang maju dengan pesat. Akhirnya. sultan yang bergelar Sultan Haji berhubungan dengan Belanda. Dengan demikian. lambat laun Banten mengalami kemunduran karena tersisih oleh Batavia yang berada di bawah kekuasaan Belanda. Pada tahun 1679. Namun. dia memimpin ekspedisi menyerang Palembang. Sultan Ageng Tirtayasa pada tahun 1671 mengangkat purtanya.

Mereka inilah yang memperkuat barisan pertahanan laut Makassar. Kerajaan Gowa dan Tallo menjadi bandar utama untuk memasuki Indonesia Timur yang kaya rempah-rempah. Kerajaan Tidore berdiri di pulau lainnya dengan Sultan Mansur sebagai raja. Daeng Manrabia. Belanda boleh mendirikan benteng di Makassar. Hal ini merupakan ancaman bagi Belanda sehingga sering terjadi pertempuran dan perampokan terhadap armada Belanda. Belanda berhasil memaksa Hasanuddin. disusunlah Ade¶Allapialing Bicarana Pabbalri¶e. Sumbawa. Hasanuddin bercita-cita menjadikan Makassar sebagai pusat kegiatan perdagangan di Indonesia bagian Timur.Gowa dan Tallo. Kerajaan Ternate dan Tidore Ternate merupakan kerajaan Islam di timur yang berdiri pada abad ke-13 dengan raja Zainal Abidin (1486-1500). dan Flores juga merupakan daerah yang kaya dengan sumber daya alam. Semua itu membuat Makassar mampu memenuhi semua kebutuhannya bahkan mampu mengekspor. Isi perjanjian itu ialah: Belanda mendapat monopoli dagang di Makassar. Zainal Abidin adalah murid dari Sunan Giri di Kerajaan Demak. bahkan seluruh Sulawesi Selatan. Karena pusat pemerintahannya terdapat di Makassar. Kerajaan Gowa dan Tallo sering disebut sebagai Kerajaan Makassar. Hasanuddin berhasil memperluas wilayah kekuasaan Makassar baik ke atas sampai ke Sumbawa dan sebagian Flores di selatan. Kedua kerajaan ini kemudian bersatu. Daerah-daerah taklukkannya di tenggara seperti Selayar dan Buton serta di selatan seperti Lombok. menjadi raja bergelar Sultan Alauddin dan Raja Tallo. Karena posisinya yang strategis di antara wilayah barat dan timur Nusantara. Namun. Raja Gowa. Kerajaan Makassar memiliki pelaut-pelaut yang tangguh terutama dari daerah Bugis. raja Bone. Sulawesi Selatan sendiri merupakan daerah pertanian yang subur. Si Ayam Jantan dari Timur itu menyepakati Perjanjian Bongaya pada tahun 1667. Belanda kemudian menyerang Makassar dengan bantuan Aru Palaka. i. menjadi perdana menteri bergelar Sultan Abdullah. Tata kehidupan yang tumbuh di Makassar dipengaruhi oleh hukum Islam. Raja yang terkenal dari kerajaan ini ialah Sultan Hasanuddin (1653-1669). Mapasomba tidak berkuasa lama karena Makassar kemudian dikuasai Belanda. Karena memiliki pelaut-pelaut yang tangguh dan terletak di pintu masuk jalur perdagangan Indonesia Timur. Karena merupakan bandar utama untuk memasuki Indonesia Timur. . Karaeng Mantoaya. Kehidupan perekonomiannya berdasarkan pada ekonomi maritim: perdagangan dan pelayaran. Sultan Hasanuddin kemudian digantikan oleh Mapasomba. Makassar harus melepaskan jajahannya. dan Aru Palaka harus diakui sebagai Raja Bone. sebuah tata hukum niaga dan perniagaan dan sebuah naskah lontar yang ditulis oleh Amanna Gappa.

Hal itu terjadi karena kedua bangsa itu sama-sama ingin memonopoli hasil bumi dari kedua kerajaan tersebut. Setelah Portugis dan Spanyol datang ke Maluku. dengan berlakunya politik monopoli perdagangan. antara kedua kerajaan tersebut terjadi persaingan. Sementara itu. Spanyol yang masuk Maluku pada tahun 1521 menjadikan Tidore sebagai sekutunya. Kerajaan Tidore mengalami kemajuan pada masa pemerintahan Sultan Nuku. Dengan masuknya Spanyol dan Portugis ke Maluku. . Ternate dan Tidore hidup berdampingan secara damai. terjadi kemunduran di berbagai bidang. Sultan Khairun kemudian digantikan oleh Sultan Baabullah (1570-1583). Maluku adalah daerah penghasil rempah-rempah yang sangat terkenal bahkan sampai ke Eropa. Sultan Khairun (1550-1570). Sultan Nuku berhasil memperluas pengaruh Tidore sampai ke Halmahera. Seram. Kerajaan Ternate cepat berkembang berkat hasil rempah-rempah terutama cengkih. bahkan Kai di selatan dan Misol di Irian. Pengaruh Protestan sangat terasa di Maluku bagian tengah dan pengaruh Katolik sangat terasa di sekitar Maluku bagian selatan. kedamaian itu tidak berlangsung selamanya. Akibatnya. Sultan Khairun dibunuh oleh Portugis. terjadi pertikaian terusmenerus. Para pedagang itu membawa barang-barangnya dan menukarkannya dengan rempah-rempah. Proses perdagangan ini pada awalnya menguntungkan masyarakat setempat. Penyebaran agama ini mendapat tantangan dari Raja Ternate. Pada masa pemerintahannya. Di lain pihak. Dengan berkuasanya kedua bangsa Eropa itu di Tidore dan Ternate.Kerajaan yang terletak di Indonesia Timur menjadi incaran para pedagang karena Maluku kaya akan rempah-rempah. Namun. Ketika diajak berunding oleh Belanda di benteng Sao Paulo. Protestan. Itulah komoditi yang menarik orang-orang Eropa dan Asia datang ke Nusantara. Portugis berhasil diusir dari Ternate. hubungan kedua kerajaan membaik kembali. kehidupan beragama dan bermasyarakat di Maluku jadi beragam: ada Katolik. kedua kerajaan berhasil diadu domba. termasuk kesejahteraan masyarakat. Namun. dan Islam. Keberhasilan itu tidak terlepas dari bantuan Sultan Tidore. Setelah sadar bahwa mereka diadu domba. ternyata bangsa Eropa itu bukan hanya berdagang tetapi juga berusaha menyebarkan ajaran agama mereka. Portugis yang masuk Maluku pada tahun 1512 menjadikan Ternate sebagai sekutunya dengan membangun benteng Sao Paulo. Sultan Khairun juga berhasil memperluas daerah kekuasaan Ternate sampai ke Filipina. Pengaruh Islam sangat terasa di Ternate dan Tidore.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful