P. 1
Makalah Proses Produksi

Makalah Proses Produksi

|Views: 3,492|Likes:
Published by Om Ala

More info:

Published by: Om Ala on Aug 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

Makalah Proses Produksi (mesin gerinda

)

TUGAS MAKALAH PROSES PRODUKSI

Disusun oleh :  Budi Supriyanto  Wahid Wahyu Hidayat  Pujang Setia  Teguh Prastiyono  Seldi Hariansyah

UNIVERSITAS GUNADARMA

tegur sapa. dan kritik membangun sangat kami harapkan.Proses Produksi tentang mesin gerinda. Penyusun menyadari bahwa baik isi maupun cara penyusunan makalah ini jauh dari kata sempurna. Demikianlah. Kemungkinan salah cetak juga tak dapat dihindarkan. mudah-mudahan makalah ini berguna dan dapat dimanfaatkan. Makalah ini kami susun berdasarkan data-data yang kami dapat. yang mungkin berguna bagi yang membaca.dan bagi kami (Tim penyusun makalah) khususnya.Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmatnya sehingga tersusunlah Tugas Makalah kami. Oleh karena itu segala saran. Penulis .

membentuk lengkungan pada benda kerja yang bersudut. Tetapi sebelum menggunakan mesin gerinda tangan untuk benda kerja yang bukan logam. Maksud. . atau dapat juga bertujuan untuk membentuk benda kerja seperti merapikan hasil pemotongan. Maksud dan Tujuan a. Tulisan ini dibuat dengan maksud agar dapat mengetahui gerinda lebih mendalam karena minimnya tingkat pengetahuan tentang roda gerinda dan cara pengoperasian mesin gerinda. genteng. beton. dan lain-lain. bata. Menggerinda dapat bertujuan untuk mengasah benda kerja seperti pisau dan pahat. Dengan kecepatan tersebut juga. Pada umumnya mesin gerinda tangan digunakan untuk menggerinda atau memotong logam. mesin gerinda juga dapat digunakan untuk memotong benda logam dengan menggunakan batu gerinda yang dikhususkan untuk memotong.000 ± 15. Awalnya mesin gerinda hanya ditujukan untuk benda kerja berupa logam yang keras seperti besi dan stainless steel. merapikan hasil las. Dengan kecepatan tersebut batu gerinda yang merupakan komposisi aluminium oksida dengan kekasaran serta kekerasan yang sesuai. dapat menggerus permukaan logam sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. tetapi dengan menggunakan batu atau mata yang sesuai kita juga dapat menggunakan mesin gerinda pada benda kerja lain seperti kayu. dan lain-lain.000 rpm. keramik. batu alam.Mesin Gerinda Mesin gerinda tangan merupakan mesin yang berfungsi untuk menggerinda benda kerja. Mesin Gerinda didesain untuk dapat menghasilkan kecepatan sekitar 11. perlu juga dipastikan agar kita menggunakannya secara benar karena penggunaan mesin gerinda tangan untuk benda kerja bukan logam umumnya memiliki resiko yang lebih besar. menyiapkan permukaan benda kerja untuk dilas. kaca.

countersink. untuk melakukan penggerindaan diameter dalam suatu jenis produk. . Flat wheels. dan sebagainya. Cylindrical grinding wheels. seperti HSS. untuk melakukan penggerindaan alat-alat potong seperti handtap. d. Tujuan. e. untuk melakukan penggerindaan profil pada cutter. material yang sudah mengalami proses heat treatment. Shaped grinding wheels. Dish grinding wheels. Tulisan ini dibuat dengan tujuan agar dapat mengetahui lebih banyak tentang gerinda agar mempunyai dasar pengetahuan sehingga memudahkan penggerindaan dengan penggunaan roda gerinda yang sesuai dengan material benda kerja yang akan digerinda dan bermanfaat untuk mencegah kecelakaan kerja.b. ANALISA GERINDA Macam-macam batu gerinda. berikut fungsi dari beberapa jenis batu gerinda : a. untuk memotong alat potong ataupun material yang sangat keras. mata bor. dan sebagainya. untuk melakukan penggerindaan alat-alat potong seperti cutter. Fungsi dari batu gerinda berbeda-beda dalam pemakaiannya. b. c. pahat bubut. Cup wheels.

juga mempunyai warna batu yang berbeda pula. Bagian meja juga merupakan bagian yang dapat mempengaruhi hasil kerja proses gerinda karena diatas meja inilah benda kerja diletakkan melalui suatu ragum yang dikencangkan pada meja ini. ‡ Bagian-bagian Mesin Gerinda Bagian badan mesin yang biasanya terbuat dari besi tuang yang memiliki sifat sebagai peredam getaran yang baik. Bagian poros spindel merupakan bagian yang kritis karena harus berputar dengan kecepatan tinggi juga dibebani gaya pemotongan pada batu gerindanya dalam berbagai arah. putih dan hijau. Point Of Operation Point Of Operation gerinda ini merupakan bagian mesin yang dirincang untuk mengasah atau mengikis benda kerja. Pelindung yang Dapat Diatur Pelindung ini adalah safety glass. di pasaran pada umumnya terdapat warna merah muda. Power Transmission Power Transmission gerinda dilindungi oleh pelindung tetap sebagai peredam getaran. Power Transmission gerinda berupa spindle. Fungsinya adalah untuk menopang meja kerja dan menopang kepala rumah spindel. dimana setiap warna yang dimiliki batu mempunyai karakteristik yang berbeda pula.Selain fungsi yang berbeda pada setiap jenis batu. . di mana dirancang untuk melindung bagian atas badan pekerja seperti bagian wajah dari percikan api.

Ukuran terakhir dan bentuknya dibuat setelah proses pengeringan. Butiran-butiran abrasive dan perekat dicampur. Bagian-Bagian dari Roda Gerinda. Bond berfungsi sebagai perekat yang mengikat butiran-butiran abrasive selama pemotongan.1300°C dan didinginkan dengan perlahan-lahan sekali. pemeriksaan yang teliti diadakan setelah proses pendinginan. Setiap roda gerinda mempunyai dua komponen : a. Proses pendinginan kadang-kadang maksimum lamanya 120 hari.45° C. Perekat roda gerinda kemudian di ³vitrify´ kan pada suhu antara 1200°. Diantara abrasive dan bond terdapat bagian-bagian kosong atau pori-pori dalam ukuran dan jumlah yang beraneka ragam. Pembuatan Roda Gerinda.Heavy wheel guard Heavy wheel guard bertujuan untuk melindung geindapada saat berputar dan merupakan pelindung tetap. . Abrasive berfungsi sebagai pemotong/pengasah. b. mempengaruhi roda-roda gerinda dalam pengasahannya. kemudian dicetak/dibentuk dan dikeringkan dalam cetakan pada tekanan yang tinggi dan suhu antara 42°. Sebagai tindakan pencegahan demi keamanan. Meja Benda Meja benda bertujuan untuk mengontrol benda pada saat penggerindaan dan mempengaruhi hasil dari penggerindaan.

Proyeksi dari permukaan roda gerinda akan terlihat beribu-ribu butiran tajam. Apabila diputar dengan kecepatan tinggi dan dipertemukan dengan benda kerja. Amril (ampelas). silicon carbide. c. b. Silicon carbide berwarna hitam kehijauhijauan. akan memotong beramberam yang kemudian menjadi merah dan panas karena gesekan yang keras. Amril dan corundum sebagian besar digunakan dalam pembuatan kertas pengasah dan kain pengasah. mempunyai sifat dan bentuk yang berbeda-beda : a. corundum. Corundum adalah alumunium oksida dengan bermacam-macam tingkat kemurniannya. Setelah itu silicon carbide diambil dalam bentuk kristal-kristal yang banyak. alumunium oxide. Alumunium oxide . boron nitride dan intan yang dihancurkan adalah bahan-bahan asah yang digunakan sampai sekarang. Amril adalah kristal dari alumunium oksida dan besi oksida dengan persentase campuran yang bermacam-macam. Silicon carbide adalah kombinasi kimia dari karbon dan silicon yang dibuat dari dapur tinggi listrik. Bahan Asah/Pengasah. Pekerjaan ini memakan waktu 36 jam pada temperatur 2000°C. d. Bahan-bahan tersebut beraneka ragam dalam kekerasan dan kerapuhan.Aksi Potong (pemotongan).

suhunya stabil hingga 1400°C. feldspar dan kwarsa dicampur pada suhu kira-kira 1100° ± 1350°C. Intan adalah bahan asah yang terkeras. f. Perekat harus mengikat butiran-butiran pengasah bersama-sama dan melengkapi roda gerinda dengan kekuatan dan kekerasan.yang mula-mula berasal dari bauksit. Kepadatan dari roda gerinda dapat dengan mudah ditentukan oleh proses ³vitrified´. Batangan-batangan dipatahkan. . Vitrified bonds adalah suatu campuran dari tanah liat. Roda gerinda ini tidak dibuat dalam bentuk yang tipis seperti roda gerinda untuk memotong karena tidak dapat menerima beban dari samping. Boron nitride adalah hasil produksi buatan General Electrik Corp. Carbon yang murni dan sekarang ini dibuat untuk pembuatan proses industri. Roda gerinda ini sensitif terhadap hentakan dan pukulan tapi tidak berubah karena panas atau dingin dan tidak dapat dipengaruhi oleh air. dihancurkan dan digiling menjadi e. juga dibuat dalam dapur tinggi listrik. Perekat. Ada beberapa tipe perekat yang digunakan dan masingmasing tipe mempunyai kegunaan tersendiri : a. asam atau oli. Barang tersebut mempunyai bentuk kristal berbentuk kubus keras seperti silicon carbide. Perekat ini dicampur dalam bermacam-macam persentase yang baik sehingga mendapatkan bermacam-macam tingkatan. Bauksit lebur dalam temperatur butiran-butiran kecil. 2100°C.

Shellac bonds (organik bond) Roda gerinda ³shellac´ dapat dibuat tipis 3 mm atau kurang.b. c. Serbuk shellac dicampur dengan butiran-butiran pengasah dan dipanaskan sampai shellacnya meleleh dan menyelimuti setiap butiran pengasah. Rubber bonds (organik bond). Untuk membuat roda gerinda ini. Perekat ini baik untuk pengerjaan halus dan ketahanan terhadap panas rendah. Oksida seng ditambahkan sebagai bahan anti air. Dengan perekat ini butiranbutiran pengasah lebih mudah lepas dari pada vitrified bond dan roda gerinda ini disebut ³pulder acting´ yang digunakan khusus untuk mengasah alat-alat potong. Campuran butiran-butiran pengasah dan perekatnya dipadatkan didalam cetakan besi dan dibakar pada temperatur 260°C selama 2 ± 4 hari. Silicate bonds (mineral bond) Komponen ini digunakan silicate dari soda (water glass). . Roda gerinda ini dapat digunakan juga sebagai pemotong. karet murni dicampur dengan sulfur sebagai komponen pemanas. Synthetic resin bond bakelite adalah salah satu perekat yang digunakan untuk pembuatan roda gerinda potong yang tipis. d. Perekat ini elastis dan ulet. Digunakan untuk menghilangkan kerak-kerak besi tuang dan menggerinda las. d. Campuran ini diroll menjadi lembaran dan dipotong.

tembaga. baja kecepatan tinggi. butiran-butiran lebih cepat tumpul dari material lunak. b.LANGKAH KERJA PENGGUNAAN MESIN GERINDA Bekerja dengan mesin gerinda prinsipnya sama dengan proses pemotongan benda kerja. Contoh besi kelabu. Kecepatan kerja dalam kerja gerinda bukan faktor utama. Gunakan roda gerinda alumunium oksida untuk material-material berkekuatan tarik yang tinggi. h. Gunakan roda gerinda silicon carbide untuk material berkekuatan tarik yang rendah. alumunium. d. c. Proses penggerindaan dilakukan oleh keping roda gerinda yang berputar menggesek permukaan benda kerja. Gunakan roda gerinda keras untuk material yang lunak dan gunakan roda gerinda lunak untuk material yang keras. Pisau atau alat potong gerinda adalah ribuan keping berbentuk pasir gerinda yang melekat menjadi keping roda gerinda. Seperti contoh baja karbon. maka lunaknya perekat diperlukan untuk memudahkan butiran-butiran membelah atau meninggalkan roda gerinda dengan tujuan memunculkan butiran-butiran baru sebagai . granite. Sifat fisik dari material yang akan digerinda mempengaruhi pemilihan dari bahan asah. baja campuran. kuningan. karet. i. f. Urutan kerja gerinda umumnya adalah sebagai berikut : a. kulit dan lain ± lain. Dua operasi penggerindaan yang akan dijelaskan adalah kerja gerinda permukaan dan kerja gerinda silinder luar dan dalam. hasil akhir dalam bentuk dan ketepatan ukuran lebih diutamakan. Bila menggerinda material keras. g. e. Pemahaman gambar kerja Pencekaman benda kerja Pemeriksaaan air pendingin Pemeriksaan ketajaman roda gerinda Pengaturan putaran Penyetelan panjang langkah dan dalamnya pemakanan Pemeriksaan penggerindaan (jalan kosong) Penggerindaan benda kerja Pemeriksaan hasil gerinda Syarat utama yang perlu diperhatikan dalam pemilihan roda gerinda ialah : a. perunggu dll. besi tempa.

Material lunak kurang cepat penumpulan butiran-butirannya. Agar permukaan benda kerja rata. Disini kecepatan produksi bukan faktor yang penting. Jenis gerinda permukaan antara lain : a. b. Gunakan roda gerinda berbutiran halus untuk penyelesaian yang baik. Dilakukan dengan gerak memanjang untuk benda kerja panjang. Menggerinda silinder luar. permukaan depan roda gerinda di truing minimum 1 derajat kearah pusat sumbu. dan diantara dua senter. Gerak tegak lurus juga dilakukan untuk gerinda bentuk. Menggerinda Permukaan. dapat menggunakan permukaan depan roda gerinda.Gerinda permukaan lainnya adalah menggerinda benda kerja yang dipasang pada kepala tetap (cekam). Perekat kuat memungkinkan pemegangan butiran-butiran lebih lama. Gunakan roda gerinda berbutiran kasar untuk material liat dan berbutiran halus untuk material keras. . dan gerak tegak lurus untuk benda yang tebalnya tidak melebihi tebal roda gerinda. Menggerinda silinder. struktur dan tipe perekat. gunakan roda gerinda elastis untuk penyelesaian yang terbaik. Untuk benda kerja yang dijepit antara dua senter. Roda gerinda dipasang pada poros yang letaknya horizontal. b.penggantinya. Benda kerja diletakkan pada meja mesin yang diikat dengan magnit. Memotong atau menipiskan permukaan yang panjang dan gerinda bentuk. a. Menggerinda permukaan adalah mengerjakan penggerindaan pada permukaan yang lurus. Pamakanannya bergerak menurun dan diatur antara 1/1000 sampai 5/100 mm setiap gerak pemakanannya. Banyaknya material yang dihilangkan dan hasil akhir yang diminta mempengaruhi pemilihan dari ukuran butiran. Gunakan roda gerinda yang kasar dan berpori-pori untuk pemakanan banyak.

Dalam hubungan ini. penyebab-penyebab ini harus dihilangkan. Kultur dan kedisiplinan dalam menggunakan perlengkapan kerja standar akan memberikan pengaruh terhadap keselamatan kerja yang didukung latar belakang sosial ekonomis dan kultural yang sangat luas. yaitu benda kerja dapat berputar misalnya bentuk ring. Tingkat pendidikan dan latar belakang kehidupan yang luas. usaha ± usaha keselamatan selain ditujukan kepada teknik mekanik juga harus memperhatikan secara khusus aspek manusiawi. Menggerinda silinder dalam. keadaan ekonomi ada sangkut pautnya dengan permasalahan keselamatan kerja tersebut. FAKTOR ± FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECELAKAAN KERJA Analisa kecelakaan memperlihatkan bahwa untuk setiap kecelakaan kerja ada faktor penyebabnya. pendidikan dan penggairahan keselamatan kerja kepada tenaga kerja merupakan sarana penting. misal bentuk jig dan dies. Delapan puluh lima persen (85%) dari sebab-sebab kecelakaan adalah faktor manusia. dikarenakan cepatnya penerapan teknologi dengan segala seginya termasuk problematik keselamatan kerja menampilkan banyak permasalahan. seperti kebiasaan-kebiasaan. Dilakukan sesuai posisi benda kerja. Maka dari itu. kepercayaan-kepercayaan. Demikian juga. Bahkan kadang -kadang hilang hasil jerih .b. Untuk mencegah kecelakaan. sedangkan kondisi sosial ± kultural belum cukup siap untuk menghadapinya. Sebab-sebab tersebut bersumber kepada alat-alat mekanik dan lingkungan serta kepada manusianya sendiri. peralatan dan perlengkapan kerja erat bersangkut paut dengan pelaksanaan keselamatan kerja. Maka keselamatan kerja lebih tampil ke depan lagi. dan benda kerja tidak dapat berputar. pelana (bush).

Jika kecelakaan telah terjadi. lebih-lebih dalam bentuk perencanaan. terdapat dua permasalahan penting. Kecelakaan adalah akibat langsung pekerjaan. Dari pengalaman selama ini dapat diketahui bahwa penyebab kecelakaan pada garis besarnya dapat dibagi atas dua golongan. Kecelakaan akibat kerja di tempat pekerjaan. Bahaya tersebut disebut potensial jika faktor-faktor tersebut belum mendatangkan kecelakaan. Kecelakaan terjadi pada saat pekerjaan sedang dilakukan Terdapat tiga kelompok kecelakaan : a. yaitu : . Keselamatan kerja merupakan satu bagian dari keselamatan pada umumnya. b. oleh karena dibelakang peristiwa itu tidak terdapat unsur kesengajaan. peristiwa sabotase atau tindakan kriminal di luar ruang lingkup kecelakaan yang sebenarnya. Tak terduga. Hubungan kerja di sini dapat berarti bahwa kecelakaan terjadi dikarenakan oleh pekerjaan atau pada waktu melaksanakan pekerjaan. c. Maka dalam hal ini. b. Maka dari itu. maka bahaya tersebut sebagai bahaya nyata. Tidak diharapkan.payah suatu usaha dikarenakan kecelakaan. Sebab-Sebab Kecelakaan Kerja. Kecelakaan adalah kejadian yang tak terduga dan tidak diharapkan. yaitu : a. Kecelakaan lalu lintas Kecelakaan di rumah Bahaya pekerjaan adalah faktor-faktor dalam hubungan pekerjaan yang dapat mendatangkan kecelakaan. Kecelakaan akibat kerja adalah kecelakaan berhubungan dengan hubungan kerja pada suatu instansi. oleh karena peristiwa kecelakaan disertai kerugian material ataupun penderitaan dari yang paling ringan sampai kepada yang paling berat.

peralatan kerja yang rusak. b. sebagai berikut : a. Supaya pencegahan kecelakaan dapat terlaksana dengan baik. maka harus dilakukan usaha-usaha agar ketiga faktor penyebab kecelakaan tersebut di atas tidak berada pada kondisi yang memungkinkan terjadinya kecelakaan. Faktor mesin dan peralatan. yang umumnya ditimbulkan oleh tingkah laku manusia sewaktu bekerja. Faktor lingkungan kerja. dapat diuraikan lagi menjadi tiga faktor. lantai yang licin dan sebagainya. instalasi yang tidak memenuhi syarat. pertukaran udara di dalam ruangan. Faktor lingkungan kerja yang penting dan perlu diperhatikan adalah kebersihan. Pada umumnya kecelakaan yang terjadi adalah akibat dari kedua golongan penyebab tersebut di atas. Faktor manusia atau tenaga kerja. penerangan.a. Faktor lingkungan kerja. Kecelakaan yang disebabkan oleh tindakan-tindakan yang berbahaya. c. Jadi supaya tidak terjadi kecelakaan perlu kita perhatikan : . b. dan tata ruang dari mesin dan peralatan kerja. Kecelakaan yang disebabkan oleh karena keadaan yang berbahaya. misalnya tidak ada pengamannya. yang kalau dianalisa secara mendalam.

sesuai dengan sifat pekerjaan yang dilakukan. Pertukaran udara di dalam ruangan dapat berlangsung dengan baik sehingga tidak perlu terjadi seseorang tenaga kerja kehilangan kesadaran karena kekurangan udara bersih (oksigen). Faktor mesin dan peralatan. c. c. b. d. Pengaman-pengaman harus dipasang pada mesin. misalnya tidak terlalu sempit dan mudah bagi lalu lintas barang atau orang. Faktor mesin dan peralatan yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Kelalaian Kekurangan pada keterampilan atau kecakapan dalam bekerja Kekurangan yang terdapat pada fisik dan mental si tenaga kerja. sesuai dengan persyaratan ± persyaratan keselamatan kerja. b. UPAYA MENCEGAH KECELAKAAN KERJA . Penerangan dijaga agar kapasitasnya mencukupi. sehingga benar-benar dapat berfungsi sebagai pengaman dalam kerja. misalnya lantai tidak licin karena tidak adanya kotoran berupa minyak pelumas. Tata ruang harus dijaga agar mematuhi persyaratan.a. Kebersihan. b. Faktor manusia. Faktor manusia yang menyebabkan terjadinya kecelakaan biasanya adalah : a. adalah : a. Peralatan-peralatan pengaman yang dipakai oleh mekanik harus dijaga agar tetap pada kondisi yang baik.

f. untuk menetapkan jenis-jenis kecelakaan yang terjadi.DALAM PENGGUNAAN MESIN GERINDA Keselamatan kerja perlu mendapat perhatian. mengenai siapa saja. . Standarisasi. setengah resmi atau tak resmi mengenai misalnya konstruksi yang memenuhi syarat-syarat keselamatan jenis peralatan tertentu. d. penelitian tentang pencegahan peledakan gas dan debu. dalam pekerjaan apa. Penelitian secara statistik. b. karena pada saat bekerja roda gerinda berputar sangat tinggi. Penelitian bersifat teknik. c. Riset medis. e. atau penelaahan tentang bahan-bahan dan desain paling tepat untuk tambang-tambang pengangkat dan peralatan pengangkat lainnya. yang meliputi sifat dan ciri-ciri bahan-bahan yang berbahaya. Penelitian psikologis. Pengawasan. yaitu penyelidikan tentang pola-pola kejiwaan yang menyebabkan terjadinya kecelakaan. Pecahnya roda gerinda akibat kesalahan operasi dan pemeriksaan kondisi roda gerinda yang tidak cermat dapat mencelakakan operator. yang meliputi terutama penelitian tentang efek-efek fisiologis dan patologis faktor-faktor lingkungan dan teknologis. praktek-praktek keselamatan dan higiene umum. dan apa sebab-sebabnya. Kecelakaan akibat kerja dapat dicegah dengan : a. yaitu penetapan standar-standar resmi. yaitu pengawasan tentang dipatuhinya ketentuan-ketentuan yang diwajibkan. atau alat-alat perlindungan diri. pengujian alat-alat perlindungan diri. banyaknya . dan keadaan-keadaan fisik yang mengakibatkan kecelakaan.

sekolahsekolah atau kursus-kursus pertukangan. digunakan untuk mengukur sebuah dimensi. posisi operator tidak boleh berada pada bidang perputaran roda gerinda. c. . biasanya dipakai untuk membuat pahat ulir. alat yang digunakan untuk melihat kerataan atau ketinggian pada mata cutter. bila suaranya nyaring berarti baik. b. h. untuk melindungi mata dari percikan bunga api dan debu pada saat penggerindaan. berupa alat yang mempunyai permukaan sangat rata dan halus. Surface plate. merupakan batu diamond yang digunakan untuk membersihkan batu gerinda yang kotor. yang menyangkut pendidikan keselamatan dalam kurikulum teknik. Selalu periksa kondisi roda gerinda dari keretakan. dalam keselamatan kerja. terutama pada saat melakukan dressing. Kacamata. Bevel protector. Dresser. Beberapa langkah keselamatan kerja mesin gerinda antara lain : a. alat yang digunakan untuk mengukur sudut pada alat potong setelah melakukan penggerindaan. Selama roda gerinda berputar. Masker. Kunci ³L´ dan kunci pas. digunakan untuk melindungi pernafasan kita pada saat melakukan penggerindaan. dan sember beararti ada keretakan. e. yaitu latihan praktek bagi operator. Caliper. Ketuk roda gerinda dengan tangkai obeng.g. g. Alat ± alat keselamatan yang diperlukan selama menggunakan mesin gerinda adalah sebagai berikut : a. Latihan-latihan. Pendidikan. f. khususnya yang baru. untuk mengatur sudut-sudut pada alat potong yang akan digerinda. d.

Pastikan benda kerja. kepala lepas. Jangan gunakan pakaian kerja yang panjang dan terjurai. d. kalung.b. Gunakan roda gerinda sesuai dengan jenis kerja dan benda kerjanya. i. g. pencekam dan peralatan yang lain sudah pada posisi yang benar. Jaga kecepatan roda gerinda sesuai ketentuan tabel kecepatan pada mesin tersebut. h. dan perhiasan lainnya yang memungkinkan jatuh atau tersangkut selama kerja gerinda. e. k. Stop seluruh motor penggerak sebelum mengatur atau menyetel mesin gerinda. f. Jangan memeriksa dimensi (pengukuran) selama benda kerja sedang digerinda. Jangan memakankan (to feed) terlalu cepat benda kerja antara dua senter kemungkinan akan tertekan dan dapat merusakkan benda kerja dan roda gerindanya. Ketika mengasah roda gerinda (dressing / truing) pastikan intan pengasah terletak pada posisi yang kuat dan benar. pastikan mesin mati pada saat meninggalkan. . Ketika memasang atau menempatkan benda kerja. pastikan roda gerinda diundurkan atau dijauhkan agar tidak mengganggu pemasangan. c. Jangan tinggalkan mesin gerinda dalam keadaan hidup. j.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->