P. 1
budaya minang

budaya minang

|Views: 587|Likes:
Published by Dwiaji Widiarso

More info:

Published by: Dwiaji Widiarso on Aug 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2012

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang kaya akan suku dan budaya.

Namun kesadaran masyarakat Indonesia sendiri untuk menggali kekayaan bangsanya masih sanagat kurang. Penulis mendapatkan tugas untuk membahas kebudayaan Minangkabau yang menjadi salah satu budaya di Indonesia yang patut untuk kita ketahui bersama. Kebudayaan Minangkabau sendiri memiliki keunikan dibandingkan kebudayaan lain. Budaya Minangkabau adalah satu-satunya budaya di Indonesia yang menganut sistem matrilineal, dimana harta dan tanah diwariskan dari ibu kepada anak perempuan. Sementara perihal agama dan politik adalah tanggung jawab laki-laki. Masyarakat Minangkabau ini pun merupakan masyarakat matrilineal terbesar di dunia. Makalah ini akan membahas mengenai beberapa hal yang unik dari kebudayaan minangkabau yang perlu diketahui masyarakat Indonesia secara luas meliputi bahasa, kesenian, rumah adat, persukuan, perkawinan, serat perantauan suku minangkabau.

2. Tujuan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini yaitu:
• • • • •

Mengetahui Mengetahui Mengetahui Mengetahui Mengetahui

bahasa pada kebudayaan Minangkabau kesenian pada kebudayaan Minangkabau adat perkawinan pada kebudayaan Minangkabau sistem sosial kemasyarakatan pada kebudayaan Minangkabau budaya perantauan dari suku Minangkabau

1

Nama Minangkabau juga digunakan untuk menyebut sebuah nagari. bagian barat Jambi. yang dicirikan dengan sistem kekeluargaan melalui jalur perempuan atau matrilineal. bagian selatan Sumatera Utara. Hampir separuh jumlah keseluruhan anggota masyarakat ini berada dalam perantauan. masyarakat setempat mengusulkan untuk mengadu kerbau. hukum bersendikan Al-Qur'an) yang berarti adat berlandaskan ajaran Islam. Batam. provinsi Sumatera Barat. 2 . sedangkan masyarakat setempat menyediakan seekor anak kerbau yang lapar dengan diberikan pisau pada tanduknya. Mereka merupakan pewaris terhormat dari tradisi tua Kerajaan Melayu dan Sriwijaya yang gemar berdagang dan dinamis. Masyarakat Minang memiliki masakan khas yang populer dengan sebutan masakan Padang. separuh daratan Riau. minang dan kabau. Prinsip adat Minangkabau tertuang singkat dalam pernyataan Adat basandi syara'. kabupaten Tanah Datar. Etimologi Nama Minangkabau berasal dari dua kata. Dalam percakapan awam. konon pada suatu masa ada satu kerajaan asing yang datang dari laut akan melakukan penaklukan. etnik ini juga telah menerapkan sistem proto-demokrasi sejak masa pra-Hindu dengan adanya kerapatan adat untuk menentukan hal-hal penting dan permasalahan hukum. Nama itu dikaitkan dengan suatu legenda khas Minang yang dikenal didalam tambo. yang berasal dari ucapan 'Manang kabau' (artinya menang kerbau). Bandung. walaupun budayanya juga sangat kuat diwarnai ajaran agama Islam. orang Minang seringkali disamakan sebagai orang Padang. Malaysia dan Singapura. Wilayah penganut kebudayaannya meliputi Sumatera Barat. Pasukan asing tersebut menyetujui dan menyediakan seekor kerbau yang besar dan agresif. etnis Minang banyak terdapat di Negeri Sembilan. bagian utara Bengkulu. syara' basandi Kitabullah (Adat bersendikan hukum. Saat ini masyarakat Minang merupakan masyarakat penganut matrilineal terbesar di dunia. dan Surabaya. yaitu Nagari Minangkabau. 1.BAB II PEMBAHASAN Minang atau Minangkabau adalah kelompok etnik Nusantara yang berbahasa dan menjunjung adat Minangkabau. sebagai profesional dan intelektual. Pekanbaru. Dalam pertempuran. Kemenangan itu menginspirasikan masyarakat setempat memakai nama Minangkabau. Minangkabau lebih kepada kultur etnis dari suatu rumpun Melayu yang tumbuh dan besar karena sistem monarki. Minang perantauan pada umumnya bermukim di kota-kota besar. dan juga Negeri Sembilan di Malaysia. dan sangat digemari di Indonesia bahkan sampai mancanegara. Orang Minangkabau sangat menonjol dibidang perniagaan. Namun masyarakat ini biasanya akan menyebut kelompoknya dengan sebutan Urang Awak (bermaksud sama dengan orang Minang itu sendiri). Palembang. seperti Jakarta. serta menganut sistem adat yang khas. Di luar wilayah Indonesia. Medan. Selain itu. yang terletak di kecamatan Sungayang. merujuk kepada nama ibukota propinsi Sumatera Barat yaitu kota Padang. anak kerbau yang lapar itu menyangka kerbau besar tersebut adalah induknya. Dari tambo tersebut. Untuk mencegah pertempuran. Maka anak kerbau itu langsung berlari mencari susu dan menanduk hingga mencabik-cabik perut kerbau besar tersebut. barat daya Aceh.

dua sistem adat yang dikenal dengan kelarasan ini saling isi mengisi dan membentuk sistem masyarakat Minangkabau. Negeri Sembilan (Malaysia). Mereka adalah alim ulama. Kesenian Masyarakat Minangkabau memiliki berbagai macam atraksi dan kesenian. semua urusan masyarakat dimusyawarahkan oleh ketiga unsur itu secara mufakat. yang dikenal dengan istilah Tali nan Tigo Sapilin. Di samping itu. adapula tarian yang bercampur dengan silek yang disebut dengan randai. yaitu pasambahan (persembahan). 2) tari piring merupakan bentuk tarian dengan gerak cepat dari para penarinya sambil memegang piring pada telapak tangan masing-masing. 3) Silek atau Silat Minangkabau merupakan suatu seni bela diri tradisional khas suku ini yang sudah berkembang sejak lama. alegori. indang. sedangkan pendapat lain mengatakan bahasa Minangkabau adalah sebuah bahasa dan bukan sebuah dialek. budaya yang menjadi dasar dari eksistensi masyarakat Minang adalah sebagai berikut : a. kiasan. 3 . metafora. lebih mengedepankan kata sindiran. Dalam masyarakat Minangkabau yang demokratis dan egaliter. Datuk Perpatih mewariskan sistem adat Bodi Caniago yang demokratis. Selain yang telah disebutkan diatas. di barat Riau. Seni berkata-kata atau bersilat lidah. Terdapat beberapa kontroversi mengenai hubungan bahasa Minangkabau dengan bahasa Melayu. cerdik pandai. sedangkan Datuk Ketumanggungan mewariskan sistem adat Koto Piliang yang aristokratis. ibarat. Adat dan Budaya Adat dan budaya Minangkabau bercorakkan keibuan (matrilineal). Hal ini disebabkan kemiripan dalam tatabahasa mereka. yang diiringi dengan lagu yang dimainkan oleh talempong dan saluang. Ada pendapat yang mengatakan bahasa Minangkabau sebenarnya adalah dialek lain dari bahasa Melayu.2. ada tiga pilar yang membangun dan menjaga keutuhan budaya serta adat istiadat. dan aphorisme. Minangkabau juga menonjol dalam seni berkata-kata. Selain itu. b. Baso Minang adalah sebuah bahasa Austronesia yang digunakan oleh kaum Minangkabau di Sumatra Barat. Datuk Perpatih Nan Sebatang dan Datuk Ketumanggungan. Randai biasa diiringi dengan nyanyian atau disebut juga dengan sijobang. Diantara macam kesenian tersebut misalnya : 1) tari pasambahan merupakan tarian yang dimainkan bermaksud sebagai ucapan selamat datang ataupun ungkapan rasa hormat kepada tamu istimewa yang baru saja sampai. dan juga oleh penduduk yang telah merantau ke daerah-daerah lain di Indonesia.] dalam randai ini juga terdapat seni peran (acting) berdasarkan skenario. Ketiganya saling melengkapi dan bahu membahu dalam posisi yang sama tingginya. Dalam perjalanannya. Dalam masyarakat Minangkabau. dimana pihak perempuan bertindak sebagai pewaris harta pusaka dan kekerabatan. Ada tiga genre seni berkata-kata. sistem adat Minangkabau pertama kali dicetuskan oleh dua orang bersaudara. Bahasa Bahasa Minangkabau atau dalam bahasa asal. Dalam seni berkata-kata seseorang diajarkan untuk mempertahankan kehormatan dan harga diri. dan salawat dulang. dan ninik mamak. tanpa menggunakan senjata dan kontak fisik. Menurut tambo.

sehingga jika dikaitkan dengan pendirian suatu nagari di Minangkabau. dan sepintas kelihatan seperti bentuk rumah panggung dengan atap yang khas. Pengertian awal kata suku dalam Bahasa Minang dapat bermaksud satu per-empat. biasanya tidur di surau. menonjol seperti tanduk kerbau yang biasa disebut gonjong dan dahulunya atap ini berbahan ijuk sebelum berganti dengan atap seng. yakni pihak keluarga istrinya. Dalam prosesi perkawinan adat Minangkabau. 3. juga berfungsi sebagai tempat tinggal lelaki dewasa namun belum menikah. Sedangkan bagi keluarga pihak istri. dapat dikatakan sempurna apabila telah terdiri dari komposisi empat suku yang mendiami kawasan tersebut. menetap di rumah istrinya. Rumah Gadang ini dibuat berbentuk empat persegi panjang dan dibagi atas dua bagian muka dan belakang. biasa disebut baralek. manjapuik marapulai (menjemput pengantin pria). maka kemudian dilanjutkan dengan pernikahan secara Islam yang biasa dilakukan di Mesjid. diurut dari garis keturunan yang sama dari pihak ibu. Jika laki-laki anggota kaum belum menikah. perkawinan merupakan salah satu peristiwa penting dalam siklus kehidupan. sampai basandiang (bersanding di pelaminan). pemberian gelar ini tidak berlaku. menjadi salah satu proses dalam penambahan anggota di komunitas rumah gadang mereka.[29] Kemudian masyarakat sekitar akan memanggilnya dengan gelar baru tersebut. bagindo atau sidi di kawasan pesisir pantai. Selanjutnya. Surau biasanya dibangun tidak jauh dari komplek rumah gadang tersebut. perkawinan juga menjadi proses untuk masuk lingkungan baru. Bagi lelaki Minang. Pada nagari tertentu setelah ijab kabul di depan penghulu atau tuan kadi. Dimulai dengan maminang (meminang). Namun hanya kaum perempuan dan suaminya. sebelum kedua pengantin bersanding di pelaminan. selain berfungsi sebagai tempat ibadah. Setelah maminang dan muncul kesepakatan manantuan hari (menentukan hari pernikahan). Persukuan Suku dalam tatanan Masyarakat Minangkabau merupakan basis dari organisasi sosial. Rumah adat Rumah adat Minangkabau disebut dengan Rumah Gadang. sekaligus tempat pertarungan kekuasaan yang fundamental. yang biasanya dibangun di atas sebidang tanah milik keluarga induk dalam suku tersebut secara turun temurun. Sosial Kemasyarakatan a. mempelai pria akan diberikan gelar baru sebagai panggilan penganti nama kecilnya. Perkawinan Dalam adat budaya Minangkabau. Sedangkan laki-laki kaum tersebut yang sudah beristri. setiap suku dalam tradisi Minang. beserta anak-anak yang jadi penghuni rumah gadang. Umumnya berbahan kayu. Gelar panggilan tersebut biasanya bermulai dari sutan. dan merupakan masa peralihan yang sangat berarti dalam membentuk kelompok kecil keluarga baru pelanjut keturunan. dan diyakini berasal dari satu keturunan nenek moyang yang sama 4 . d.c. mempunyai beberapa tahapan yang umum dilakukan. Sedangkan di kawasan luhak limo puluah.

dari Dusun manjadi Koto. Nagari Daerah Minangkabau terdiri atas banyak nagari. dan individu untuk mendapatkan status dan prestise. Harta pusaka semacam dana jaminan bersama untuk melindungi anggota kaum-keluarga dari kemiskinan. kemudian berkembang menjadi Dusun. Dalam pembentukan suatu nagari sejak dahulunya telah dikenal dalam istilah pepatah yang ada pada masyarakat adat Minang itu sendiri yaitu : 1. maka harta pusaka dapat digadaikan. suku juga merupakan basis dari unit-unit ekonomi. b. Adapun unit yang paling kecil setelah sapayuang disebut saparuik. Sebuah paruik (perut) biasanya tinggal pada sebuah rumah gadang secara bersama-sama. Jadi dalam sistem administrasi pemerintahan di kawasan Minang dimulai dari struktur terendah disebut dengan Taratak. Tidak ada kekuasaan sosial dan politik lainnya yang dapat mencampuri adat di sebuah nagari. Suku terbagi-bagi ke dalam beberapa cabang keluarga yang lebih kecil atau disebut payuang (payung). Penghulu biasanya seorang laki-laki yang terpilih diantara anggota kaum laki-laki lainnya. merupakan kepala kaum keluarga yang diangkat oleh anggota keluarga untuk mengatur semua permasalahan kaum.Selain sebagai basis politik. Dari Taratak manjadi Dusun. Dewan ini disebut dengan Kerapatan Adat Nagari (KAN). Harta pusaka merupakan harta milik bersama dari seluruh anggota kaum-keluarga. Hal ini dikarenakan ia bertanggung jawab mengurusi semua harta pusaka kaum. Setiap kaum-keluarga akan memilih seorang lakilaki yang pandai berbicara. 3. Kekayaan ditentukan oleh kepemilikan tanah keluarga. 2. Harta pusaka tidak dapat diperjualbelikan dan tidak dapat menjadi milik pribadi. Biasanya setiap nagari yang dibentuk minimal telah terdiri dari 4 suku yang mendomisili kawasan tersebut. dan memahami adat. bijaksana. dan sumber-sumber pemasukan lainnya yang semuanya itu dikenal sebagai harta pusaka. Nagari ini merupakan daerah otonom dengan kekuasaan tertinggi di Minangkabau. Nagari ba Panghulu. 4. c. harta. kaum-keluarga. untuk menduduki posisi ini. serta sebagai wakil kaum dalam masyarakat nagari. kemudian berkembang menjadi Koto dan kemudian berkembang menjadi Nagari. dari Koto manjadi Nagari. Nagari yang berbeda akan mungkin sekali mempunyai tipikal adat yang berbeda. Dari hasil musyawarah dan mufakat dalam dewan inilah sebuah keputusan dan peraturan yang mengikat untuk nagari itu dihasilkan. Penghulu Penghulu atau biasa yang digelari dengan datuk. membimbing kemenakan. Jika ada anggota keluarga yang mengalami kesulitan atau tertimpa musibah. Oleh karenanya setiap kepala kaum akan berlomba-lomba meningkatkan prestise kaum-keluarganya dengan mencari kekayaan (berdagang) serta menyekolahkan anggota kaum ke tingkat yang paling tinggi. Tiap nagari dipimpin oleh sebuah dewan yang terdiri dari pemimpin suku dari semua suku yang ada di nagari tersebut. 5 . Faktor utama yang menentukan dinamika masyarakat Minangkabau adalah terdapatnya kompetisi yang konstan antar nagari.

begitu besarnya arus perantauan kaum Minang menyimpan penyebab-penyebab yang salah satunya adalah istem kekerabatan matrilineal. cenderung akan menggabungkan gelar kepenghuluannya kepada keluarga lainnya yang sesuku. memegang kendali pengolahan lahan. Bertegak penghulu memakan biaya cukup besar. Selain itu. Memiliki penghulu yang mewakili suara kaum dalam rapat nagari. Sehingga setiap kaum akan berusaha sekuatnya memiliki penghulu sendiri. Kaum-keluarga yang gelar kepenghuluannya sudah lama terlipat. Bagi sebagian besar masyarakat Minangkabau. 4. 6 . akan berusaha membangkitkan kembali posisinya dengan mencari kekayaan untuk "membeli" gelar penghulunya yang telah lama terbenam. ataupun pematang sawah. merantau merupakan sebuah cara yang ideal untuk mencapai kematangan dan kesuksesan. Seiring dengan bertambahnya anggota kaum. Merantau merupakan proses interaksi masyarakat Minangkabau dengan dunia luar. jalan. mereka menjadi penyokong kuat gerakan Paderi dan menyebarluaskan pemikiran Islam yang murni di seluruh Minangkabau dan Mandailing. Dari pencarian yang diperoleh. dengan meninggalkan kampung halaman untuk mengadu nasib di negeri orang. Inilah salah satu alasan bahwa kaum Minang adalah kaum yang memiliki budaya Islam yang sangat kuat. Dengan sistem ini. para perantau biasanya mengirimkan sebagian hasilnya ke kampung halaman untuk kemudian diinvestasikan dalam usaha keluarga. Hal ini mengakibatkan berubah-ubahnya jumlah penghulu dalam suatu nagari. Terdapat banyak penjelasan dari terjadinya peristiwa ini. Minangkabau perantauan Minangkabau perantauan merupakan istilah untuk orang Minang yang hidup di luar provinsi Sumatera Barat. serta permasalahan dan konflik intern yang timbul. Keluarga yang telah lama memiliki tradisi merantau. penguasaan harta pusaka dipegang oleh kaum perempuan sedangkan hak kaum pria dalam hal ini cukup kecil. atau menjemput sawah-sawah yang tergadai. sehingga tekanan untuk menegakkan penghulu selalu muncul dari keluarga kaya.Setiap penghulu berdiri sejajar dengan penghulu lainnya. Dengan merantau tidak hanya harta kekayaan dan ilmu pengetahuan yang didapat. merupakan suatu prestise dan harga diri. Atau sebaliknya. banyak pelajar Minang yang merantau ke Mekkah untuk mendalami agama Islam. biasanya mempunyai saudara di hampir semua kota utama di Indonesia dan Malaysia. Pada akhir abad ke-18. namun juga prestise dan kehormatan individu di tengahtengah lingkungan adat. sehingga dalam rapatrapat nagari semua suara penghulu yang mewakili setiap kaum bernilai sama. Uang dari para perantau biasanya juga dipergunakan untuk memperbaiki sarana-sarana nagari. Setibanya di tanah air. baik sebagai pedagang ataupun penuntut ilmu. Keluarga yang paling kuat dalam mengembangkan tradisi merantau biasanya datang dari keluarga pedagang-pengrajin dan penuntut ilmu agama. maka kadang-kadang dalam sebuah keluarga posisi kepenghuluan ini dipecah menjadi dua. seperti mesjid. anggota kaum yang semakin sedikit jumlahnya. Indonesia. Kegiatan ini merupakan sebuah petualangan pengalaman dan geografis. yakni dengan memperluas kepemilikan sawah. setelah masa akil baligh para pemuda tidak lagi dapat tidur di rumah orang tuanya.[36] Para perantau biasanya telah pergi merantau sejak usia belasan tahun.

budaya Minangkabau pun patut dilestarikan. 2. baik di neara Indonesia sendiri atau bahkan ke mancanegara. maka ia akan selalu diperolok-olok oleh teman-temannya. biasanya para perantau menetap terlebih dahulu di rumah dunsanak yang dianggap sebagai induk semang. Rendang dan dendeng balado adalah salah satu masakan yang sangat disukai dan restoran Padang pun kini sudah menyebar. Tidak hanya karena alasan ikut suami. Siapa pun yang tidak pernah mencoba pergi merantau. Cukup banyak orang Minangkabau yang berhasil menjadi seorang tokoh kebanggan bangsa. Persebaran masyarkat Minangkabau di Indonesia pun cukup banyak. biasanya akan menceritakan pengalaman merantau kepada anak-anak kampung. dan anak-anak. meniti karier dan melanjutkan pendidikan. Hal inilah yang menyebabkan kaum pria Minang memilih untuk merantau. Para perantau yang pulang ke kampung halaman. sumber utama tempat mereka hidup dapat menghidupi keluarga.karena rumah hanya diperuntukkan untuk kaum perempuan beserta suaminya. Pengaruh budaya luar dan akulturasi seharusnya dapat disesuaikan dengan budaya aslinya. sehingga nilai-nilai luhur dari suatu budaya tersebut tidak terhapuskan 7 . Penjelasan lain adalah pertumbuhan penduduk yang tidak diiringi dengan bertambahnya sumber daya alam yang dapat diolah. Jika dulu hasil pertanian dan perkebunan. Kesimpulan Budaya Minangkabau adalah budaya yang unik dan mengandung nilai-nilai kebudayaan yang tinggi. Saran Sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia. Para perantau baru ini biasanya berprofesi sebagai pedagang kecil. BAB III PENUTUP 1. Selain dikenal sebagai seorang pedagang. Daya tarik kehidupan para perantau inilah yang sangat berpengaruh di kalangan masyarakat Minangkabau sedari kecil. Kini wanita Minangkabau pun sudah lazim merantau. maka kini hasil sumber daya alam yang menjadi penghasilan utama mereka itu tak cukup lagi memberi hasil untuk memenuhi kebutuhan bersama. tapi juga karena ingin berdagang. orang Minangkabau juga terkenal sebagai penganut agama Islam yang baik. karena harus dibagi dengan beberapa keluarga. Faktor-faktor inilah yang kemudian mendorong orang Minang pergi merantau mengadu nasib di negeri orang. Selain itu adalah tumbuhnya kesempatan baru dengan dibukanya daerah perkebunan dan pertambangan. Untuk kedatangan pertamanya ke tanah rantau. Kebanggaan lain dari suku Minangkabau adalah masakan Padang yang sudah sejak dulu menjadi kegemaran banyak orang.

Setiap masyarakat Minangkabau yangmerantauke kota lai atau ke negara lain seharusnya tetap menjunjung tinggi budaya aslinya dan juga melestarikannya.atau bahkan menghilang. seseorang dapat menyebarkan budaya aslinya di tempat yang lain. sehingga kekayaan budaya Indonesia tidak mudah luntur dan masyarakat dapat semakin mencintai kekayaan bangsa Indonesia sendiri. Bahkan jika memungkinkan. 8 .

org http://www.budaya-indonesia.wordpress.org http://www.DAFTAR PUSTAKA http://www.com 9 .wikipedia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->