P. 1
Apakah Kebenaran

Apakah Kebenaran

|Views: 131|Likes:
Published by Joel Muhammad

More info:

Published by: Joel Muhammad on Aug 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2012

pdf

text

original

Apakah Kebenaran? Tentangkebenaran ini, Plato pernah berkata: “Apakah kebenaran itu?

lalu pada waktuyang tak bersamaan, bahkan jauh belakangan Bradley menjawab; “Kebenaran ituadalah kenyataan”, tetapi bukanlah kenyataan (dos sollen) itu tidak selalu yangseharusnya (dos sein) terjadi. Kenyataan yang terjadi bisa saja berbentukketidakbenaran (keburukan). Jadi ada 2 pengertian kebenaran, yaitu kebenaranyang berarti nyata-nyata terjadi di satu pihak, dan kebenaran dalam arti lawandari keburukan (ketidakbenaran) (Syafi’i, 1995). Dalamteori keilmuan (ilmiah) kebenaran tidak bersifat mutlak ataupun langgeng,melainkan bersifat nisbi (relatif), sementara (tentatif) dan hanya merupakanpendekatan (Wilardo, 1985:238-239). Selarasdengan Poedjawiyatna (1987:16) yang mengatakan bahwa persesuaian antarapengatahuan dan obyeknya itulah yang disebut kebenaran. Artinya pengetahuan ituharus yang dengan aspek obyek yang diketahui. Jadi pengetahuan benar adalahpengetahuan obyektif. Meskipundemikian, apa yang dewasa ini kita yakini sebagai suatu kebenaran mungkin suatusaat akan hanya merupakan pendekatan kasar saja dari suatu kebenaran yang lebihsejati lagi dan demikian seterusnya. Hal ini tidak bisa dilepaskan dengan keberadaanmanusia yang transenden, dengan kata lain, pencarian kebenaran suatu ilmubertalian erat dengan hasrat yang terdapat dalam diri manusia. Dari siniterdapat petunjuk mengenai kebenaran yang trasenden, artinya tidak henti darikebenaran itu terdapat diluar jangkauanmanusia. 5) Teori Kebenaran Dalam Perspektif FilsafatIlmu

Ujiankebenaran yang di dasarkan atas teori korespondensi paling diterima secara luasoleh kelompok realis. Menurut teori ini, kebenaran adalah kesetiaan kepadarealita obyektif (fidelity to objective reality). Kebenaran adalah persesuaianantara pernyataan tentang fakta dan fakta itu sendiri, atau antara pertimbangan(judgement) dan situasi yang dijadikan pertimbangan itu, serta berusaha untukmelukiskannya, karena kebenaran mempunyai hubungan erat dengan pernyataan ataupemberitaan yang kita lakukan tentang sesuatu (Titus, 1987:237). Jadi,secara sederhana dapat disimpulkan bahwa berdasarkan teori korespondensi suatupernyataan adalah benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berkorespondensi(berhubungan) dan sesuai dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tersebut(Suriasumantri, 1990:57). Misalnya jika seorang mahasiswa mengatakan “matahariterbit dari timur” maka pernyataan itu adalah benar sebab pernyataan tersebutbersifat faktual, atau sesuai dengan fakta yang ada bahwa matahari terbit daritimur dan tenggelam di ufuk barat.

Menurutteori korespondensi, ada atau tidaknya keyakinan tidak mempunyai hubunganlangsung terhadap kebenaran atau kekeliruan. Jika sesuatu pertimbangan sesuaidengan fakta, maka pertimbangan ini benar, jika tidak, maka pertimbangan itusalah(Jujun, 1990:237). b) Teori Koherensi atau Konsistensi

Dalammenguji suatu kebenaran diperlukan teori-teori ataupun metode-metode yang akanberfungsi sebagai penunjuk jalan bagi jalannya pengujian tersebut. Berikut inibeberapa teori tentang kebenaran dalam perspektif filsafat ilmu: a) Teori Korespondensi

Teorikebenaran koherensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteriakoheren atau konsistensi. Pernyataan-pernyataan ini mengikuti atau membawakepada pernyataan yang lain. Berdasarkan teori ini suatu pernyataan dianggapbenar bila pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten denganpernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar (Jujun, 1990:55)., artinyapertimbangan adalah benar jika pertimbangan itu bersifat konsisten denganpertimbangan lain yang telah diterima kebenarannya, yaitu yang koheren menurutlogika. Suatukebenaran tidak hanya terbentuk karena adanya koherensi atau kensistensi antarapernyataan dan realitas saja, akan tetapi juga karena adanya pernyataan yangkonsisten dengan pernyataan sebelumnya. Dengan kata lain suatu proposisidilahirkan untuk menyikapi dan menanggapi proposisi sebelumnya secara konsistenserta adanya interkoneksi dan tidak adanya kontradiksi antara keduanya.

Teorikebenaran korespondensi adalah teori yang berpandangan bahwapernyataan-pernyataan adalah benar jika berkorespondensi (berhubungan) terhadapfakta yang ada. Kebenaran atau suatu keadaan dikatakan benar jika adakesesuaian antara arti yang dimaksud oleh suatu pendapat dengan fakta. Suatuproposisi (ungkapan atau keputusan) adalah benar apabila terdapat suatu faktayang sesuai dan menyatakan apa adanya. Teori ini sering diasosiasikan denganteori-teori empiris pengetahuan.

Sebagai komitmen kelompok.Pemegang otoritas yang menjadi rujukan bisa pemerintah. Merekatidak berani melanggar keputusan pemimpin adat dan tidak terbiasa menggunakanrasio untuk mencari kebenaran. Bagi para pragmatis. manusia kadang kala harus mengikuti kebenaran performatif. kebenaran ini seakan-akan kebenaran mutlak. dapat dikerjakan (workability)dan akibat atau pengaruhnya yang memuaskan (satisfactory consequences).bila kita menganggap bahwa “maksiat adalah perbuatan yang dilarang oleh Allah”adalah suatu pernyataan yang benar. . paradigma merupakan nilai-nilaibersama yang bisa menjadi determinan penting dari perilaku kelompok meskipuntidak semua anggota kelompok menerapkannya dengan cara yang sama Paradigmajuga menunjukkan keanekaragaman individual dalam penerapan nilai-nilai bersamayang bisa melayani fungsi-fungsi esensial ilmu pengetahuan. tetapi paradigma mana yang pada masa mendatang dapatmenjadi pedoman riset untuk memecahkan berbagai masalah secara tuntas. Adanyaperdebatan antar paradigma bukan mengenai kemampuan relatif suatu paradigmadalam memecahkan masalah. pemimpin masyarakat.Lewis (Jujun. Bradley danRoyce memperluas prinsip koherensi sehingga meliputi dunia. pemimpin agama. FrancisBacon pernah menyatakan bahwa ilmu pengetahuan harus mencarikeuntungan-keuntungan untuk memperkuat kemampuan manusia di bumi. dan sebagainya. maka pernyataan bahwa “mencuri adalahperbuatan maksiat. e) Teori Konsensus Suatuteori dinyatakan benar jika teori itu berdasarkan pada paradigma atauperspektif tertentu dan ada komunitas ilmuwan yang mengakui atau mendukungparadigma tersebut.adat yang stabil dan sebagainya.pemimpin adat.Masyarakat menganggap hal yang benar adalah apa-apa yang diputuskan olehpemegang otoritas tertentu walaupun tak jarang keputusan tersebut bertentangandengan bukti-bukti empiris. George Hobart Mead (1863-1931) dan C. Contohnya mengenai penetapan 1 Syawal. Dengankata lain ilmu pengetahuan manusia adalah kekuasaan manusia. Masyarakat sains bisa mencapai konsensus yang kokoh karenaadanya paradigma. dengan begitu makatiap-tiap pertimbangan yang benar dantiap-tiap sistem kebenaran yang parsial bersifat terus menerus dengankeseluruhan realitas dan memperolah arti dari keseluruhan tersebut (Titus. Pada beberapa daerah yang masyarakatnya masihsangat patuh pada adat. Dalamfase hidupnya. sedangkansebagian yang lain mengikuti fatwa ulama tertentu atau organisasi tertentu.1987:239) TeoriPragmatik Teoripragmatik dicetuskan oleh Charles S. Sebagian muslim diIndonesia mengikuti fatwa atau keputusan MUI atau pemerintah. 1990:57) Teorikebenaran pragmatis adalah teori yang berpandangan bahwa arti dari ide dibatasioleh referensi pada konsekuensi ilmiah. Ahli-ahli filasafat ini di antaranya adalah William James(1842-1910). Masyarakatyang mengikuti kebenaran performatif tidak terbiasa berpikir kritis danrasional. Ilmupengetahuan manusia hanya berarti jika nampak dalam kekuasaan manusia. Paradigma berfungsisebagai keputusan yuridiktif yang diterima dalam hukum tak tertulis. Teoriini tidak mengakui adanya kebenaran yang tetap atau mutlak. Kebenaran performatif dapatmembawa kepada kehidupan sosial yang rukun. sebabpernyataan kedua adalah konsisten dengan pernyataan yang pertama.I. Benar tidaknyasuatu dalil atau teori tergantung kepada peran fungsi dalil atau teori tersebutbagi manusia untuk kehidupannya dalam lingkup ruang dan waktu tertentu. seperti Plato juga filosof-filosof modern seperti Hegel. kehidupan beragama yang tertib. John Dewey (1859-1952). d) Teori Performatif Teoriini menyatakan bahwa kebenaran diputuskan atau dikemukakan oleh pemegangotoritas tertentu. Apa yang diartikan dengan benar adalah yang berguna (useful) danyang diartikan salah adalah yang tidak berguna (useless). Teoriini juga dikenal dengan teori problem solving.Misalnya. artinya teori yang dengan itudapat memecahkan segala aspek permasalahan Kebenaran suatu pernyataan harus bersifat fungsional dalam kehidupan praktis. Kelompokidealis. Hal ini membawajiwa bersifat eksploitatif terhadap alam karena tujuan ilmu adalah mencarimanfaat sebesar mungkin bagi manusia. maka mencuru dilarang oleh Allah” adalah benar pula. karena terbiasa mengikutikebenaran dari pemegang otoritas. Teori inikemudian dikembangkan oleh beberapa ahli filsafat yang kebanyakan adalahberkebangsaan Amerika yang menyebabkan filsafat ini sering dikaitkan denganfilsafat Amerika.batu ujian kebenaran adalah kegunaan (utility). Peirce (1839-1914) dalam sebuah makalahyang terbit pada tahun 1878 yangberjudul “How to Make Ideals Clear”. Menurutteori ini proposisi dikatakan benar sepanjang proposisi itu berlaku ataumemuaskan. personal atau sosial. Mereka kurang inisiatif dan inovatif.

baik itu definisi teoretis maupun operasional dan hubungan logis yang bersifat teoretis dan logis antara konsep tersebut. Maksud bebas nilai adalah suatu tuntutan yang ditujukan kepada ilmu pengetahuan agar ilmu pengetahuan dikembangkan dengan tidak memperhatikan nilai-nilai di luar ilmu pengetahuan (Keraf & Dua.). Jakarta:Bina Aksara. definisi dan proposisi. Pengantar ke IImu dan Filsafat. yang menyatakan bahwa suatu teori akan dapat diakui jika memenuhi persyaratan. DaftarPustaka JujunS. Tingkat wujud kebenaran ditentukan oleh potensi subjek yangmenjangkaunya. Kedua. ada yang menyatakan bahwa teori adalah sekumpulan pernyataan yang mempunyai kaitan logis. hubungan logis di antara konsep-konsep. Kebenaranditentukan oleh potensi subyek yang berperanan di dalam penghayatan atassesuatu itu. belum tentu merupakan suatu ilmu.R. 2000). ada pula yang umum. (1980). ilmu pengetahuan harus murni dikembangkan berdasarkan pertimbangan ilmiah. definisi-definisi dan proposisi-proposisi yang dapat digunakan untuk eksplorasi dan prediksi. pernyataan (statement). 2001).kabarindonesia. Bahwakebenaran itu ada yang relatif terbatas. Teori harus mengandung konsep.1987. ada yang berupa ide-ide yang merupkanpemahaman potensi subjek (mental. Boston: Allyn and Bacon. peristiwa atau suatu benda. jika pengetahuan saja. perisitwa. Semua teori kebenarn itu ada dan dipraktekkan manusia di dalamkehidupan nyata. Sumiasumantri (ed). hal yang diketahui bisa apa saja tanpa syarat dan bisa diperoleh dengan atau tanpa metode ilmiah (Marzoeki.com • • • Alimandan (Peny. Tuntutan dasarnya adalah agar ilmu pengetahuan dikembangkan hanya demi ilmu pengetahuan dan tidak boleh dikembangkan berdasarkan pertimbangan lain di luar ilmu pengetahuan. Cambell. definisi. Jakarta: Pustaka SinarHarapan www. George Ritzer. (1985). Dimulai dari pengertian akan ilmu pengetahuan. 15 39. Seren Theories of Human Society. abadi dan universal. indera. Tom. proposisi. I. jasmaniah. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Ilmu dalam Prespektif. Sedangkan pengetahuan merupakan sesuatu yang diketahui. yaitu kriteria ideal. Bahwasubstansi kebenaran adalah di dalam intaraksi kepribadian manusia dengan alamsemesta. 2001).Teori adalah seperangkat pernyataanpernyataan yang secara sistematis berhubungan atau sering dikatakan bahwa teori adalah sekumpulan konsep. Ilmu ialah suatu bidang studi atau pengetahuan yang sistematik untuk menerangkan suatu fenomena dengan acuan materi dan fisiknya melalui metode ilmiah (Marzoeki. 1994. Wujud kebenaran itu ada yang berupapenghayatan lahiriah. KESIMPULAN Bahwa kebenaran itu sangatditentukan oleh potensi subyek serta tingkatan validitasnya. Suatu teori dapat diterima dengan dua kriteria pertama. SumantriSurya. Judul Asli: Sociology: A Multiple Paradigm Science.Poedjawijatna. Bahkan ada . rasio. intelektual).filsafat-ilmu.blogspot. dan proposisi yang saling kaitmengait yang menghadirkan suatu tinjauan sistematis atas fenomena yang ada dengan menunjukkan hubungan yang khas di antara variabel-variabel dengan maksud memberikan eksplorasi dan prediksi. cet. definisi. 9). Oxford. yaitu kriteria pragmatis yang menyatakan bahwa ide-ide itu dapat dikatakan sebagai teori apabila mempunyai paradigma. (1981). dan hubungan antara konsep dan proposisi. Dengan demikian. kerangka pikir.com www. dapat dikatakan bahwa dalam teori di dalamnya harus terdapat konsep. Dengan kata lain. yang merupakan cermin dari kenyataan yang ada mengenai sifat-sifat suatu kelas. Daftar Pustaka pulayang mutlak. New York: University Press. Tahu dan Pengetahuan. Suatu ilmu pengetahuan harus berdasar pada kaidah ilmiah dan menjadi dirinya sendiri (Keraf & Dua. Di samping itu. Suatu ilmu pengetahuan juga dituntut untuk bebas nilai. Jakarta: Gramedia. Bahwa kebenaran itu adalah perwujudan dari pemahaman (comprehension)subjek tentang sesuatu terutama yang bersumber dari sesuatu yang diluar subyekitu realita. 1985. variabel. 43 74. Maka itu. Sosiologi: Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda: 110. 2000). nilai-nilai (norma dan hukum) yang bersifat umum. 6. Yang mana masing-masing mempunyai nilai di dalam kehidupanmanusia. konsep-konsep.

Marzoeki. Tidak dibenarkan bila suatu ilmu pengetahuan hanya berlaku bagi kepentingan suatu pihak tertentu. Ilmu tersebut terpengaruh pada nilai lain seperti budaya. Kesadaran akan adanya Ruh Absolut (Hegel). D. Jakarta: Grasindo. Juga supaya ilmu pengetahuan mengandung kebenaran yang utuh. Kesimpulan Banyak masalah yang sering terjadi dalam ilmu pengetahuan. Aliran macam apa lagi ini? Istilah posmodernisme pertama kali digunakan sejak tahun1917 oleh seorang filsuf Jerman. Jika demikian maka ilmu pengetahuan tidaklah bersifat universal. dan sebagainya. politik. menurut saya. 2001). agama. Posmodernisme Posmodernisme. Kritik posmodernisme terhadap modernisme seringkali disandarkan pada “kecongkakan” klaim modernime tentang adanya kebenaran mutlak sebagai subjek yang sadar. sangatlah penting suatu ilmu yang bebas nilai. Ilmu pengetahuan harus terbebas akan nilai lain di luar nilai ilmu pengetahuan itu sendiri. Ilmu pengetahuan yang bebas nilai juga bertujuan agar ilmu pengetahuan dapat mencapai kebenaran ilmiah yang objektif dan rasional (Keraf & Dua. Ilmu pengetahuan tidak baleh berpihak atau terpengaruh oleh salah satu nilai tersebut. Secara kritis Panwitz melihat adanya kecurigaan mendasar dari para dedengkot penganut aliran “kecurigaan” yang lekat pada sosok Nietzsche. clan dapat mencapai tujuannya. adanya Causa Prima sebagai sebab utama yang unmoved mover (Aristoteles) dan diktum Cartesian ‘cogito ergo sum’ yang menganggap manusia sebagai subyek otonom yang mangatasi dunia pengetahuan manusia dalam mencapai kebenaran universal epistemologi (Descartes). terjamin kebenarannya. Rudoplh Pantwitz. (2001). Konsep kesadaran modernisme di atas dianggap tidak memadai oleh posmodernisme. M. Marzoeki. S. & Dua. Kesadaran modernisme adalah kesadaran dogmatisme ilmu yang menjadi landasan absolut semua pemikiran. Rousseau dan Schopenhauer. Klaim ini merujuk pada sekian asumsi yang menyatakan bahwa “kodrat” manusia sebagai makhluk berakal yang memiliki sikap “objektif” dan “rasional” terhadap eksistensi ilmu pengetahuan yang mencerahkan.Nilai lain di luar nilai ilmu pengetahuan itu sendiri seperti nilai budaya. juga menyatakan bahwa ilmu pengetahuan memiliki sifat yang netral dan universal. Hal itu agar ilmu pengetahuan dapat berlaku di mana pun juga bagi semua orang. dengan demikian. Ilmu Pengetahuan. moral. Maka suatu ilmu pengetahuan yang bebas nilai amatlah penting. Maka dari itu. agama. Adapun tujuan dari ilmu pengetahuan ialah untuk mencari clan memberi pemahaman kepada manusia mengenai berbagai masalah dan fenomena dalam hidup (Keraf & Dua. Dalam artikel Menggugat Diktum Bebas Nilai dalam Sains (2007). merupakan wacana pemikiran baru yang mengconterdiscourse wacana modernisme. (2000). Hal itu untuk mencapai tujuan akhir diciptakannya ilmu pengetahuan. Budaya Ilmiah dan Filsafat Ilmu. Sebuah Tinjauan Filosofis. Seringkali para ilmuwan dalam rnenciptakan suatu ilmu terpengaruh nilai-nilai lain tersebut. UGM. Mereka menganggap modernisme sebagai wacana dominan ketika itu sebagai isme yang tidak lagi “layak jual” dalam menghadapi gejolak dunia yang sudah sedemikian kompleks. Selain itu ilmu pengetahuan juga harus berdasarkan pada kaidah ilmiah yang mengandung kebenaran utuh. 20 Daftar Pustaka Keraf. 2001). Menggugat Diktum Bebas Nilai dalam Sains. rasional dan otonom. sehingga ilmu yang tercipta hanya berpihak pada pihak tertentu clan ticlak berlaku universal. A. serta memberi pemahaman kepada manusia tentang berbagai masalah clan fenomena dalam hidup (Keraf & Dua. moral. (2007). atau lainnya. D. Panwitz menggunakan istilah ini setelah mengamati adanya gejala nihilisme2 kebudayaan Barat Modern. Terutama berkaitan dengan masalah ilmu pengetahuan yang tidak bebas nilai. Tujuan akhir dari ilmu pengetahuan ini ialah untuk mencari dan memberi penjelasan tentang fenomena dalam alam semesta ini. Yogyakarta: Kanisius. Posmodernisme. politik. Sehingga ilmu pengetahuan dapat bersifat universal. .

alam semesta sudah ada sejak waktu yang tak terbatas. (QS: Ar Rahman: 37) Sejak dahulu kala. Paham materialisme ini memiliki beberapa aliran. dan realitas seluruhnya adalah materi belaka. alam tidak memiliki awal maupun akhir. Menurut penganut paham materialisme. Mereka menganggap bahwa doktrin alam semesta yang digambarkan oleh sains merupakan materialisme sederhana. Materialisme merupakan salah satu aliran dalam ilmu filsafat yang dikembangkan oleh para filosof Yunani Kuno. baik realitas di dalam dirinya atau di luar dirinya oleh karena adanya rezim signifier yang sangat kompleks. serta materialisme dialektis/historis. Teori Ledakan Besar mengungkapkan bahwa alam semesta termasuk bumi dan isinya itu terbentuk dari sebuah ledakan besar. kebenaran Teori Ledakan Besar pun semakin kokoh. Mental kebenaran universal hanya akan menciptakan oposisi-oposisi biner baru yang justeru menghancurkan yang lain dari kearifan yang dimilikinya. suci dari na’jis hasrat untuk berkuasa (Nietzsche dan Faucoult). kemudian tercipta beragam teori tentang penciptaan alam semesta. yakni. Teori ini menyatakan adanya . Di antara beragam teori itu. hanya alamlah yang ada. manusia juga termasuk alam. jadi psikis manusia merupakan salah satu gejala dari materi yang ada. Sudah saatnya memainkan paralogi3 di saat manusia berahadapan dengan logika yang tidak linier (Lyotard). bersih. Realitas sejati hanya “konsep kosong” yang tidak mampu mengatasi kompleksitas permainan tanda yang tumpang-tindih dengan hanya mengandalkan hirarki ruh absolut yang tunggal. Kaum materialis menyatakan bahwa para filosof tidak dapat menambah. manusia dari masa ke masa selalu mempertanyakan proses penciptaan alam semesta.Penolakan posmodernisme terhadap klaim-klaim tersebut karena menyadari tidak ada lagi kapabilitas subjek untuk mengenal realitas sejati. Teori materialisme yang sempat diagungagungkan para filsuf dan ilmuwan Barat dipatahkan oleh Teori Ledakan Besar (Bing Bang Theory). ”Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. Teori ini diagung-agungkan para materialis di abad ke-19. materialisme modern. Sikap-sikap kritis terhadap modernisme tersebut nantinya akan berkembang menjadi satu mainstream yang kemudian dikenal dengan nama posmodernisme. Modernisme terlalu congkak dalam memahami otonomi manusia sebagi subjek berpikir yang melegitimasi epistemologi sebagai suatu yang netral. Dia menganggap bahwa jiwa ada setelah materi. Segala sesuatu dalam alam semesta hanyalah peristiwa kebetulan atau ketidaksengajaan dan bukan merupakan hasil dari sebuah rancangan atau visi yang disengaja. Seiring ditemukannya fakta tentang terjadinya Ledakan Besar oleh seorang Ahli Astronomi Amerika bernama Edwin Hubble pada 1929. Menurut pendapatnya. maka harus ada upaya dekontruksi “kebenaran” (Derrida). Menurut teori ini. Kaum materialis juga mengingkari adanya the ultimate nature of reality (realitas tertinggi atau Yang Mutlak). tetapi ada dengan sendirinya. Materialisme adalah aliran yang memandang bahwa segala sesuatu adalah realitas. dalam arti memperbaiki pengertian materi yang bersifat deskriptif yang diberikan para ilmuwan pada masa hidupnya. Teori ini juga menyakini bahwa alam semesta tidak diciptakan. termasuk Ludwig Freuerbach (1804-1872). dan (3) wacana kritis terhadap filsafat modern. materialisme lama. Posmodernime sendiri memecah dirinya dalam tiga jalur wacana yang sedikit banyak dibahas Scott Lash dalam Sosiologi Posmodern. (2) wacana kritis terhadap arsitektur modern. yang paling dikenal adalah teori Materialisme dan Teori Ledakan Besar (Big Bang Theory). Berawal dari pertanyaan sederhana itu. Di antaranya: (1) wacana kritis terhadap estetika modernisme.

Sebab. (COBE) mampu menemukan radiasi latar belakang kosmik. Maha Suci Engkau. Belasan abad sebelum para ahli menemukan sejumlah teori penciptaan alam semesta. (QS: Ali Imran: 190). kluster. Ternyata radiasi ini merupakan gema dentuman besar. Ayat-ayat Penciptaan Alam Semesta Ratusan ayat dalam Alquran menjelaskan penciptaan bumi dan langit. Pasalnya hasil Ledakan Besar itu kini tersusun rapi menjadi materi seperti planet. dan diciptakanNya pula matahari. Dalam Alquran surat Shaad ayat 27. dan di . Maka Allah menciptakan alam semesta ini tentunya agar diambil hikmahnya bagi manusia. karena luar biasa seragam. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: “Jadilah. sebagai firman Allah SWT. Akhirnya para ilmuwan di dunia mengakui kebenaran bahwa alam semesta lahir dari sebuah ladakan besar yang tentu saja diciptakan keberadaannya. aliran tersebut menyatakan bahawa alam semesta ada tanpa direncanakan dengan visi tertentu. lalu Dia bersemayam di atas ‘Arasy. tepatnya pada tahun 1948 seorang peneliti bernama George Gamov berpendapat. namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka. dua orang peneliti bernama Arno Penzias dan Robert Wilson menemukan sisa radiasi dari Ledakan Besar berupa radiasi latar belakang kosmik. Maha Suci Engkau. (QS: Al An’aa. Berkat penemuan itu baik Arno Penzias dan Robert Wilson dihadiahi Nobel untuk penemuan besar mereka. Sang Pencipta semesta alam. Radiasi ini tidak dibatasi dan tersebar merata di seluruh jagad raya. “Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. galaxi. maka peliharalah kami dari siksa neraka. Hanya dalam hitungan menit. seharusnya ada sisa-sisa radiasi dari hasil big bang. Alquran. Jika alam semesta tidak memiliki awal. * Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang. Alquran telah menjelaskan bagaimana alam semesta – bumi dan langit – diciptakan bagi umat manusia. bulan. dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah.” Aliran materialisme sangat bertentangan dengan ajaran Alquran. Allah SWT berfirman. dan bintangbintang (masing-masing) tunduk kepada perintahNya. “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi. yang diajarkan Nabi Muhammad SAW telah mengungkap dan menyibak rahasia penciptaan alam semesta. Radiasi ini tidak seperti apapun yang berasal dari seluruh alam semesta. Ledakan tersebut tidak seperti ledakan bom yang hasilnya hancur berantakan. lalu terjadilah”. Tak lama setelah itu. Sejumlah bukti lainnya yang menunjukkan alam semesta berasal dari sebuah ledakan besar adalah terdapatnya kandungan Hidrogen dan Helium yang tersebar di seluruh jagat raya. Sang Khalik berfirman. maka tentu saja ada yang menciptakannya yakni Tuhan. maka peliharalah kami dari siksa neraka. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. dan superkluster di jagad raya. menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. National Aeronautics and Space Administration (NASA) meluncurkan sebuah satelit yang dilengkapi dengan instrumen sensitif Cosmic Background Emission Explorer (COBE) ke luar angkasa guna mendeteksi radiasi latar belakang kosmik yang ditemukan oleh Arno Penzias dan Robert Wilson. Kalau alam semesta itu memiliki permulaan.:11) * Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Mahsuci Allah Tuhan semesta alam. Yang demikian itu adalah anggapan orangorang kafir. seharusnya Hidrogen telah menghilang dari alam semesta ini diakibatkan perubahan atom Hidrogen menjadi atom Helium. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Pada tahun 1989. Beberapa puluh tahun kemudian.” (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami. Ini bukti yang ditemukan dari penelitian yang panjang. Ingatlah.” Alquran menggambarkan penciptaan alam semesta digambarkan dalam enam masa. Lalu siapa lagi jika bukan Allah yang mampu menciptakan Ledakan Besar yang indah.“awal atau permulaan” pada alam semesta yang disebabkan oleh Big Bang. bintang.” (QS: Ali ‘Imran: 191) * Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi. Dalam surat Ali Imran ayat 191. maka celakalah orang-orang itu karena mereka akan masuk neraka. Berikut beberapa ayat tentang penciptaan alam semesta itu: * ”(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami.

dan (diciptakan-Nya pula) matahari. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?. menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. (QS: Al A’raaf: 54) * Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan.” (QS: AL Anbiyaa: 30) dya/taq . lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy {548}. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Dia menciptakan segala sesuatu. bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. (SURAT AL AN’AAM (Binatang ternak) ayat 101) * Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. Ingatlah. Maha Suci Allah. Tuhan semesta alam. kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi…” (QS At Taubah: 36) * ”Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu. dan Dia mengetahui segala sesuatu. (SURAT AL AN’AAM (Binatang ternak) ayat 73) * Dia Pencipta langit dan bumi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->