Apakah Kebenaran? Tentangkebenaran ini, Plato pernah berkata: “Apakah kebenaran itu?

lalu pada waktuyang tak bersamaan, bahkan jauh belakangan Bradley menjawab; “Kebenaran ituadalah kenyataan”, tetapi bukanlah kenyataan (dos sollen) itu tidak selalu yangseharusnya (dos sein) terjadi. Kenyataan yang terjadi bisa saja berbentukketidakbenaran (keburukan). Jadi ada 2 pengertian kebenaran, yaitu kebenaranyang berarti nyata-nyata terjadi di satu pihak, dan kebenaran dalam arti lawandari keburukan (ketidakbenaran) (Syafi’i, 1995). Dalamteori keilmuan (ilmiah) kebenaran tidak bersifat mutlak ataupun langgeng,melainkan bersifat nisbi (relatif), sementara (tentatif) dan hanya merupakanpendekatan (Wilardo, 1985:238-239). Selarasdengan Poedjawiyatna (1987:16) yang mengatakan bahwa persesuaian antarapengatahuan dan obyeknya itulah yang disebut kebenaran. Artinya pengetahuan ituharus yang dengan aspek obyek yang diketahui. Jadi pengetahuan benar adalahpengetahuan obyektif. Meskipundemikian, apa yang dewasa ini kita yakini sebagai suatu kebenaran mungkin suatusaat akan hanya merupakan pendekatan kasar saja dari suatu kebenaran yang lebihsejati lagi dan demikian seterusnya. Hal ini tidak bisa dilepaskan dengan keberadaanmanusia yang transenden, dengan kata lain, pencarian kebenaran suatu ilmubertalian erat dengan hasrat yang terdapat dalam diri manusia. Dari siniterdapat petunjuk mengenai kebenaran yang trasenden, artinya tidak henti darikebenaran itu terdapat diluar jangkauanmanusia. 5) Teori Kebenaran Dalam Perspektif FilsafatIlmu

Ujiankebenaran yang di dasarkan atas teori korespondensi paling diterima secara luasoleh kelompok realis. Menurut teori ini, kebenaran adalah kesetiaan kepadarealita obyektif (fidelity to objective reality). Kebenaran adalah persesuaianantara pernyataan tentang fakta dan fakta itu sendiri, atau antara pertimbangan(judgement) dan situasi yang dijadikan pertimbangan itu, serta berusaha untukmelukiskannya, karena kebenaran mempunyai hubungan erat dengan pernyataan ataupemberitaan yang kita lakukan tentang sesuatu (Titus, 1987:237). Jadi,secara sederhana dapat disimpulkan bahwa berdasarkan teori korespondensi suatupernyataan adalah benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berkorespondensi(berhubungan) dan sesuai dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tersebut(Suriasumantri, 1990:57). Misalnya jika seorang mahasiswa mengatakan “matahariterbit dari timur” maka pernyataan itu adalah benar sebab pernyataan tersebutbersifat faktual, atau sesuai dengan fakta yang ada bahwa matahari terbit daritimur dan tenggelam di ufuk barat.

Menurutteori korespondensi, ada atau tidaknya keyakinan tidak mempunyai hubunganlangsung terhadap kebenaran atau kekeliruan. Jika sesuatu pertimbangan sesuaidengan fakta, maka pertimbangan ini benar, jika tidak, maka pertimbangan itusalah(Jujun, 1990:237). b) Teori Koherensi atau Konsistensi

Dalammenguji suatu kebenaran diperlukan teori-teori ataupun metode-metode yang akanberfungsi sebagai penunjuk jalan bagi jalannya pengujian tersebut. Berikut inibeberapa teori tentang kebenaran dalam perspektif filsafat ilmu: a) Teori Korespondensi

Teorikebenaran koherensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteriakoheren atau konsistensi. Pernyataan-pernyataan ini mengikuti atau membawakepada pernyataan yang lain. Berdasarkan teori ini suatu pernyataan dianggapbenar bila pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten denganpernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar (Jujun, 1990:55)., artinyapertimbangan adalah benar jika pertimbangan itu bersifat konsisten denganpertimbangan lain yang telah diterima kebenarannya, yaitu yang koheren menurutlogika. Suatukebenaran tidak hanya terbentuk karena adanya koherensi atau kensistensi antarapernyataan dan realitas saja, akan tetapi juga karena adanya pernyataan yangkonsisten dengan pernyataan sebelumnya. Dengan kata lain suatu proposisidilahirkan untuk menyikapi dan menanggapi proposisi sebelumnya secara konsistenserta adanya interkoneksi dan tidak adanya kontradiksi antara keduanya.

Teorikebenaran korespondensi adalah teori yang berpandangan bahwapernyataan-pernyataan adalah benar jika berkorespondensi (berhubungan) terhadapfakta yang ada. Kebenaran atau suatu keadaan dikatakan benar jika adakesesuaian antara arti yang dimaksud oleh suatu pendapat dengan fakta. Suatuproposisi (ungkapan atau keputusan) adalah benar apabila terdapat suatu faktayang sesuai dan menyatakan apa adanya. Teori ini sering diasosiasikan denganteori-teori empiris pengetahuan.

Mereka kurang inisiatif dan inovatif. Adanyaperdebatan antar paradigma bukan mengenai kemampuan relatif suatu paradigmadalam memecahkan masalah. Paradigma berfungsisebagai keputusan yuridiktif yang diterima dalam hukum tak tertulis. Kelompokidealis. Hal ini membawajiwa bersifat eksploitatif terhadap alam karena tujuan ilmu adalah mencarimanfaat sebesar mungkin bagi manusia. pemimpin agama. Kebenaran performatif dapatmembawa kepada kehidupan sosial yang rukun. Pada beberapa daerah yang masyarakatnya masihsangat patuh pada adat. Teoriini tidak mengakui adanya kebenaran yang tetap atau mutlak. Ahli-ahli filasafat ini di antaranya adalah William James(1842-1910). dan sebagainya. Dengankata lain ilmu pengetahuan manusia adalah kekuasaan manusia.I. seperti Plato juga filosof-filosof modern seperti Hegel. Masyarakat sains bisa mencapai konsensus yang kokoh karenaadanya paradigma. dengan begitu makatiap-tiap pertimbangan yang benar dantiap-tiap sistem kebenaran yang parsial bersifat terus menerus dengankeseluruhan realitas dan memperolah arti dari keseluruhan tersebut (Titus. Peirce (1839-1914) dalam sebuah makalahyang terbit pada tahun 1878 yangberjudul “How to Make Ideals Clear”. Masyarakatyang mengikuti kebenaran performatif tidak terbiasa berpikir kritis danrasional. Teoriini juga dikenal dengan teori problem solving. Benar tidaknyasuatu dalil atau teori tergantung kepada peran fungsi dalil atau teori tersebutbagi manusia untuk kehidupannya dalam lingkup ruang dan waktu tertentu. karena terbiasa mengikutikebenaran dari pemegang otoritas. manusia kadang kala harus mengikuti kebenaran performatif.1987:239) TeoriPragmatik Teoripragmatik dicetuskan oleh Charles S. paradigma merupakan nilai-nilaibersama yang bisa menjadi determinan penting dari perilaku kelompok meskipuntidak semua anggota kelompok menerapkannya dengan cara yang sama Paradigmajuga menunjukkan keanekaragaman individual dalam penerapan nilai-nilai bersamayang bisa melayani fungsi-fungsi esensial ilmu pengetahuan.Masyarakat menganggap hal yang benar adalah apa-apa yang diputuskan olehpemegang otoritas tertentu walaupun tak jarang keputusan tersebut bertentangandengan bukti-bukti empiris. Teori inikemudian dikembangkan oleh beberapa ahli filsafat yang kebanyakan adalahberkebangsaan Amerika yang menyebabkan filsafat ini sering dikaitkan denganfilsafat Amerika. 1990:57) Teorikebenaran pragmatis adalah teori yang berpandangan bahwa arti dari ide dibatasioleh referensi pada konsekuensi ilmiah.adat yang stabil dan sebagainya. Contohnya mengenai penetapan 1 Syawal. artinya teori yang dengan itudapat memecahkan segala aspek permasalahan Kebenaran suatu pernyataan harus bersifat fungsional dalam kehidupan praktis. FrancisBacon pernah menyatakan bahwa ilmu pengetahuan harus mencarikeuntungan-keuntungan untuk memperkuat kemampuan manusia di bumi. pemimpin masyarakat. personal atau sosial. sebabpernyataan kedua adalah konsisten dengan pernyataan yang pertama.bila kita menganggap bahwa “maksiat adalah perbuatan yang dilarang oleh Allah”adalah suatu pernyataan yang benar.batu ujian kebenaran adalah kegunaan (utility).pemimpin adat. sedangkansebagian yang lain mengikuti fatwa ulama tertentu atau organisasi tertentu. e) Teori Konsensus Suatuteori dinyatakan benar jika teori itu berdasarkan pada paradigma atauperspektif tertentu dan ada komunitas ilmuwan yang mengakui atau mendukungparadigma tersebut. kebenaran ini seakan-akan kebenaran mutlak. dapat dikerjakan (workability)dan akibat atau pengaruhnya yang memuaskan (satisfactory consequences). John Dewey (1859-1952).Pemegang otoritas yang menjadi rujukan bisa pemerintah. Sebagian muslim diIndonesia mengikuti fatwa atau keputusan MUI atau pemerintah. Menurutteori ini proposisi dikatakan benar sepanjang proposisi itu berlaku ataumemuaskan. . George Hobart Mead (1863-1931) dan C. tetapi paradigma mana yang pada masa mendatang dapatmenjadi pedoman riset untuk memecahkan berbagai masalah secara tuntas. Apa yang diartikan dengan benar adalah yang berguna (useful) danyang diartikan salah adalah yang tidak berguna (useless). d) Teori Performatif Teoriini menyatakan bahwa kebenaran diputuskan atau dikemukakan oleh pemegangotoritas tertentu. kehidupan beragama yang tertib. maka pernyataan bahwa “mencuri adalahperbuatan maksiat. Bagi para pragmatis.Misalnya. Ilmupengetahuan manusia hanya berarti jika nampak dalam kekuasaan manusia. Dalamfase hidupnya. Sebagai komitmen kelompok. maka mencuru dilarang oleh Allah” adalah benar pula.Lewis (Jujun. Bradley danRoyce memperluas prinsip koherensi sehingga meliputi dunia. Merekatidak berani melanggar keputusan pemimpin adat dan tidak terbiasa menggunakanrasio untuk mencari kebenaran.

2000). hubungan logis di antara konsep-konsep. hal yang diketahui bisa apa saja tanpa syarat dan bisa diperoleh dengan atau tanpa metode ilmiah (Marzoeki. Jakarta: Pustaka SinarHarapan www. 15 39. George Ritzer. Sosiologi: Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda: 110. Bahwa kebenaran itu adalah perwujudan dari pemahaman (comprehension)subjek tentang sesuatu terutama yang bersumber dari sesuatu yang diluar subyekitu realita. definisi-definisi dan proposisi-proposisi yang dapat digunakan untuk eksplorasi dan prediksi. (1980). Jakarta:Bina Aksara. Tahu dan Pengetahuan. (1985). intelektual).R. Ilmu ialah suatu bidang studi atau pengetahuan yang sistematik untuk menerangkan suatu fenomena dengan acuan materi dan fisiknya melalui metode ilmiah (Marzoeki. Pengantar ke IImu dan Filsafat. 2001). Suatu ilmu pengetahuan juga dituntut untuk bebas nilai.filsafat-ilmu. Bahwasubstansi kebenaran adalah di dalam intaraksi kepribadian manusia dengan alamsemesta. perisitwa.com www. abadi dan universal. ilmu pengetahuan harus murni dikembangkan berdasarkan pertimbangan ilmiah. kerangka pikir. 9). variabel. Cambell. Yang mana masing-masing mempunyai nilai di dalam kehidupanmanusia. pernyataan (statement). belum tentu merupakan suatu ilmu. baik itu definisi teoretis maupun operasional dan hubungan logis yang bersifat teoretis dan logis antara konsep tersebut. Seren Theories of Human Society.blogspot. Di samping itu. I. ada yang menyatakan bahwa teori adalah sekumpulan pernyataan yang mempunyai kaitan logis. New York: University Press. peristiwa atau suatu benda. Ilmu dalam Prespektif. Tingkat wujud kebenaran ditentukan oleh potensi subjek yangmenjangkaunya.com • • • Alimandan (Peny. 6. jika pengetahuan saja.Poedjawijatna. indera. yang menyatakan bahwa suatu teori akan dapat diakui jika memenuhi persyaratan. Bahkan ada . ada yang berupa ide-ide yang merupkanpemahaman potensi subjek (mental. Maka itu. 43 74. definisi dan proposisi. Teori harus mengandung konsep. rasio.1987. konsep-konsep. yang merupakan cermin dari kenyataan yang ada mengenai sifat-sifat suatu kelas. Sumiasumantri (ed). Kebenaranditentukan oleh potensi subyek yang berperanan di dalam penghayatan atassesuatu itu. dan proposisi yang saling kaitmengait yang menghadirkan suatu tinjauan sistematis atas fenomena yang ada dengan menunjukkan hubungan yang khas di antara variabel-variabel dengan maksud memberikan eksplorasi dan prediksi. ada pula yang umum. definisi. Boston: Allyn and Bacon. Daftar Pustaka pulayang mutlak. Dengan demikian. Sedangkan pengetahuan merupakan sesuatu yang diketahui. Judul Asli: Sociology: A Multiple Paradigm Science.Teori adalah seperangkat pernyataanpernyataan yang secara sistematis berhubungan atau sering dikatakan bahwa teori adalah sekumpulan konsep. Suatu teori dapat diterima dengan dua kriteria pertama. Dimulai dari pengertian akan ilmu pengetahuan.kabarindonesia. Bahwakebenaran itu ada yang relatif terbatas. SumantriSurya. Maksud bebas nilai adalah suatu tuntutan yang ditujukan kepada ilmu pengetahuan agar ilmu pengetahuan dikembangkan dengan tidak memperhatikan nilai-nilai di luar ilmu pengetahuan (Keraf & Dua. proposisi. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Suatu ilmu pengetahuan harus berdasar pada kaidah ilmiah dan menjadi dirinya sendiri (Keraf & Dua. Tuntutan dasarnya adalah agar ilmu pengetahuan dikembangkan hanya demi ilmu pengetahuan dan tidak boleh dikembangkan berdasarkan pertimbangan lain di luar ilmu pengetahuan. DaftarPustaka JujunS. nilai-nilai (norma dan hukum) yang bersifat umum. 1985. definisi.). (1981). Kedua. KESIMPULAN Bahwa kebenaran itu sangatditentukan oleh potensi subyek serta tingkatan validitasnya. Semua teori kebenarn itu ada dan dipraktekkan manusia di dalamkehidupan nyata. Wujud kebenaran itu ada yang berupapenghayatan lahiriah. Dengan kata lain. jasmaniah. cet. Jakarta: Gramedia. Oxford. dapat dikatakan bahwa dalam teori di dalamnya harus terdapat konsep. Tom. 2000). 1994. dan hubungan antara konsep dan proposisi. yaitu kriteria pragmatis yang menyatakan bahwa ide-ide itu dapat dikatakan sebagai teori apabila mempunyai paradigma. 2001). yaitu kriteria ideal.

clan dapat mencapai tujuannya. Rousseau dan Schopenhauer.Nilai lain di luar nilai ilmu pengetahuan itu sendiri seperti nilai budaya. terjamin kebenarannya. Ilmu pengetahuan yang bebas nilai juga bertujuan agar ilmu pengetahuan dapat mencapai kebenaran ilmiah yang objektif dan rasional (Keraf & Dua. Marzoeki. atau lainnya. S. Ilmu pengetahuan tidak baleh berpihak atau terpengaruh oleh salah satu nilai tersebut. moral. Selain itu ilmu pengetahuan juga harus berdasarkan pada kaidah ilmiah yang mengandung kebenaran utuh. sangatlah penting suatu ilmu yang bebas nilai. Tujuan akhir dari ilmu pengetahuan ini ialah untuk mencari dan memberi penjelasan tentang fenomena dalam alam semesta ini. politik. Maka dari itu. menurut saya. Marzoeki. A. Jika demikian maka ilmu pengetahuan tidaklah bersifat universal. D. Klaim ini merujuk pada sekian asumsi yang menyatakan bahwa “kodrat” manusia sebagai makhluk berakal yang memiliki sikap “objektif” dan “rasional” terhadap eksistensi ilmu pengetahuan yang mencerahkan. Kesadaran modernisme adalah kesadaran dogmatisme ilmu yang menjadi landasan absolut semua pemikiran. Konsep kesadaran modernisme di atas dianggap tidak memadai oleh posmodernisme. (2007). Aliran macam apa lagi ini? Istilah posmodernisme pertama kali digunakan sejak tahun1917 oleh seorang filsuf Jerman. Posmodernisme. Adapun tujuan dari ilmu pengetahuan ialah untuk mencari clan memberi pemahaman kepada manusia mengenai berbagai masalah dan fenomena dalam hidup (Keraf & Dua. moral. D. rasional dan otonom. Ilmu Pengetahuan. serta memberi pemahaman kepada manusia tentang berbagai masalah clan fenomena dalam hidup (Keraf & Dua. Yogyakarta: Kanisius. agama. Jakarta: Grasindo. 2001). Ilmu pengetahuan harus terbebas akan nilai lain di luar nilai ilmu pengetahuan itu sendiri. juga menyatakan bahwa ilmu pengetahuan memiliki sifat yang netral dan universal. Hal itu untuk mencapai tujuan akhir diciptakannya ilmu pengetahuan. Mereka menganggap modernisme sebagai wacana dominan ketika itu sebagai isme yang tidak lagi “layak jual” dalam menghadapi gejolak dunia yang sudah sedemikian kompleks. (2000). . UGM. 20 Daftar Pustaka Keraf. Dalam artikel Menggugat Diktum Bebas Nilai dalam Sains (2007). Maka suatu ilmu pengetahuan yang bebas nilai amatlah penting. Rudoplh Pantwitz. dan sebagainya. agama. & Dua. Secara kritis Panwitz melihat adanya kecurigaan mendasar dari para dedengkot penganut aliran “kecurigaan” yang lekat pada sosok Nietzsche. Kesimpulan Banyak masalah yang sering terjadi dalam ilmu pengetahuan. Sehingga ilmu pengetahuan dapat bersifat universal. Kesadaran akan adanya Ruh Absolut (Hegel). Kritik posmodernisme terhadap modernisme seringkali disandarkan pada “kecongkakan” klaim modernime tentang adanya kebenaran mutlak sebagai subjek yang sadar. politik. merupakan wacana pemikiran baru yang mengconterdiscourse wacana modernisme. Panwitz menggunakan istilah ini setelah mengamati adanya gejala nihilisme2 kebudayaan Barat Modern. Menggugat Diktum Bebas Nilai dalam Sains. sehingga ilmu yang tercipta hanya berpihak pada pihak tertentu clan ticlak berlaku universal. Seringkali para ilmuwan dalam rnenciptakan suatu ilmu terpengaruh nilai-nilai lain tersebut. dengan demikian. Terutama berkaitan dengan masalah ilmu pengetahuan yang tidak bebas nilai. Sebuah Tinjauan Filosofis. (2001). 2001). Juga supaya ilmu pengetahuan mengandung kebenaran yang utuh. Posmodernisme Posmodernisme. Ilmu tersebut terpengaruh pada nilai lain seperti budaya. Budaya Ilmiah dan Filsafat Ilmu. adanya Causa Prima sebagai sebab utama yang unmoved mover (Aristoteles) dan diktum Cartesian ‘cogito ergo sum’ yang menganggap manusia sebagai subyek otonom yang mangatasi dunia pengetahuan manusia dalam mencapai kebenaran universal epistemologi (Descartes). M. Tidak dibenarkan bila suatu ilmu pengetahuan hanya berlaku bagi kepentingan suatu pihak tertentu. Hal itu agar ilmu pengetahuan dapat berlaku di mana pun juga bagi semua orang.

termasuk Ludwig Freuerbach (1804-1872). Kaum materialis juga mengingkari adanya the ultimate nature of reality (realitas tertinggi atau Yang Mutlak). serta materialisme dialektis/historis. Mereka menganggap bahwa doktrin alam semesta yang digambarkan oleh sains merupakan materialisme sederhana. dalam arti memperbaiki pengertian materi yang bersifat deskriptif yang diberikan para ilmuwan pada masa hidupnya. alam semesta sudah ada sejak waktu yang tak terbatas. Materialisme adalah aliran yang memandang bahwa segala sesuatu adalah realitas. Sikap-sikap kritis terhadap modernisme tersebut nantinya akan berkembang menjadi satu mainstream yang kemudian dikenal dengan nama posmodernisme. Dia menganggap bahwa jiwa ada setelah materi. tetapi ada dengan sendirinya. jadi psikis manusia merupakan salah satu gejala dari materi yang ada. maka harus ada upaya dekontruksi “kebenaran” (Derrida). Kaum materialis menyatakan bahwa para filosof tidak dapat menambah. dan realitas seluruhnya adalah materi belaka. yakni. manusia juga termasuk alam. Menurut pendapatnya. Realitas sejati hanya “konsep kosong” yang tidak mampu mengatasi kompleksitas permainan tanda yang tumpang-tindih dengan hanya mengandalkan hirarki ruh absolut yang tunggal.Penolakan posmodernisme terhadap klaim-klaim tersebut karena menyadari tidak ada lagi kapabilitas subjek untuk mengenal realitas sejati. Segala sesuatu dalam alam semesta hanyalah peristiwa kebetulan atau ketidaksengajaan dan bukan merupakan hasil dari sebuah rancangan atau visi yang disengaja. Di antara beragam teori itu. Menurut penganut paham materialisme. manusia dari masa ke masa selalu mempertanyakan proses penciptaan alam semesta. Di antaranya: (1) wacana kritis terhadap estetika modernisme. Berawal dari pertanyaan sederhana itu. kemudian tercipta beragam teori tentang penciptaan alam semesta. yang paling dikenal adalah teori Materialisme dan Teori Ledakan Besar (Big Bang Theory). alam tidak memiliki awal maupun akhir. Mental kebenaran universal hanya akan menciptakan oposisi-oposisi biner baru yang justeru menghancurkan yang lain dari kearifan yang dimilikinya. (QS: Ar Rahman: 37) Sejak dahulu kala. ”Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. hanya alamlah yang ada. Teori ini juga menyakini bahwa alam semesta tidak diciptakan. suci dari na’jis hasrat untuk berkuasa (Nietzsche dan Faucoult). materialisme lama. Sudah saatnya memainkan paralogi3 di saat manusia berahadapan dengan logika yang tidak linier (Lyotard). Modernisme terlalu congkak dalam memahami otonomi manusia sebagi subjek berpikir yang melegitimasi epistemologi sebagai suatu yang netral. Teori Ledakan Besar mengungkapkan bahwa alam semesta termasuk bumi dan isinya itu terbentuk dari sebuah ledakan besar. materialisme modern. Teori ini menyatakan adanya . dan (3) wacana kritis terhadap filsafat modern. Seiring ditemukannya fakta tentang terjadinya Ledakan Besar oleh seorang Ahli Astronomi Amerika bernama Edwin Hubble pada 1929. kebenaran Teori Ledakan Besar pun semakin kokoh. Teori ini diagung-agungkan para materialis di abad ke-19. Posmodernime sendiri memecah dirinya dalam tiga jalur wacana yang sedikit banyak dibahas Scott Lash dalam Sosiologi Posmodern. Paham materialisme ini memiliki beberapa aliran. (2) wacana kritis terhadap arsitektur modern. Materialisme merupakan salah satu aliran dalam ilmu filsafat yang dikembangkan oleh para filosof Yunani Kuno. Menurut teori ini. bersih. baik realitas di dalam dirinya atau di luar dirinya oleh karena adanya rezim signifier yang sangat kompleks. Teori materialisme yang sempat diagungagungkan para filsuf dan ilmuwan Barat dipatahkan oleh Teori Ledakan Besar (Bing Bang Theory).

Jika alam semesta tidak memiliki awal.” (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami. Radiasi ini tidak seperti apapun yang berasal dari seluruh alam semesta. namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka. Radiasi ini tidak dibatasi dan tersebar merata di seluruh jagad raya. (QS: Ali Imran: 190). tepatnya pada tahun 1948 seorang peneliti bernama George Gamov berpendapat. Hanya dalam hitungan menit. “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi. Ini bukti yang ditemukan dari penelitian yang panjang. (QS: Al An’aa. dan superkluster di jagad raya. bulan. kluster. Mahsuci Allah Tuhan semesta alam. Dalam surat Ali Imran ayat 191. galaxi. dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Maha Suci Engkau. seharusnya Hidrogen telah menghilang dari alam semesta ini diakibatkan perubahan atom Hidrogen menjadi atom Helium. National Aeronautics and Space Administration (NASA) meluncurkan sebuah satelit yang dilengkapi dengan instrumen sensitif Cosmic Background Emission Explorer (COBE) ke luar angkasa guna mendeteksi radiasi latar belakang kosmik yang ditemukan oleh Arno Penzias dan Robert Wilson. maka celakalah orang-orang itu karena mereka akan masuk neraka. Pasalnya hasil Ledakan Besar itu kini tersusun rapi menjadi materi seperti planet. Sang Pencipta semesta alam. Ternyata radiasi ini merupakan gema dentuman besar. Maka Allah menciptakan alam semesta ini tentunya agar diambil hikmahnya bagi manusia. yang diajarkan Nabi Muhammad SAW telah mengungkap dan menyibak rahasia penciptaan alam semesta. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: “Jadilah. “Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. (COBE) mampu menemukan radiasi latar belakang kosmik. lalu Dia bersemayam di atas ‘Arasy. dan di . Sejumlah bukti lainnya yang menunjukkan alam semesta berasal dari sebuah ledakan besar adalah terdapatnya kandungan Hidrogen dan Helium yang tersebar di seluruh jagat raya. menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Berkat penemuan itu baik Arno Penzias dan Robert Wilson dihadiahi Nobel untuk penemuan besar mereka. * Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang. Lalu siapa lagi jika bukan Allah yang mampu menciptakan Ledakan Besar yang indah. Alquran. Yang demikian itu adalah anggapan orangorang kafir. karena luar biasa seragam. maka peliharalah kami dari siksa neraka. Berikut beberapa ayat tentang penciptaan alam semesta itu: * ”(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami. dan bintangbintang (masing-masing) tunduk kepada perintahNya. sebagai firman Allah SWT. lalu terjadilah”. Sang Khalik berfirman. dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. seharusnya ada sisa-sisa radiasi dari hasil big bang. Akhirnya para ilmuwan di dunia mengakui kebenaran bahwa alam semesta lahir dari sebuah ladakan besar yang tentu saja diciptakan keberadaannya. Ledakan tersebut tidak seperti ledakan bom yang hasilnya hancur berantakan. Tak lama setelah itu. bintang. maka peliharalah kami dari siksa neraka. dan diciptakanNya pula matahari. Alquran telah menjelaskan bagaimana alam semesta – bumi dan langit – diciptakan bagi umat manusia. Kalau alam semesta itu memiliki permulaan. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Ingatlah.” Alquran menggambarkan penciptaan alam semesta digambarkan dalam enam masa. Dalam Alquran surat Shaad ayat 27. Maha Suci Engkau. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. Belasan abad sebelum para ahli menemukan sejumlah teori penciptaan alam semesta. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. maka tentu saja ada yang menciptakannya yakni Tuhan.” Aliran materialisme sangat bertentangan dengan ajaran Alquran.:11) * Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Beberapa puluh tahun kemudian. aliran tersebut menyatakan bahawa alam semesta ada tanpa direncanakan dengan visi tertentu. Ayat-ayat Penciptaan Alam Semesta Ratusan ayat dalam Alquran menjelaskan penciptaan bumi dan langit. Allah SWT berfirman. Pada tahun 1989. dua orang peneliti bernama Arno Penzias dan Robert Wilson menemukan sisa radiasi dari Ledakan Besar berupa radiasi latar belakang kosmik. Sebab.” (QS: Ali ‘Imran: 191) * Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi.“awal atau permulaan” pada alam semesta yang disebabkan oleh Big Bang.

(SURAT AL AN’AAM (Binatang ternak) ayat 101) * Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah. dan (diciptakan-Nya pula) matahari. menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah.” (QS: AL Anbiyaa: 30) dya/taq . lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy {548}. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. dan Dia mengetahui segala sesuatu. Dia menciptakan segala sesuatu. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat.tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi…” (QS At Taubah: 36) * ”Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu. (QS: Al A’raaf: 54) * Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. (SURAT AL AN’AAM (Binatang ternak) ayat 73) * Dia Pencipta langit dan bumi. kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Tuhan semesta alam. Maha Suci Allah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful