INISIASI PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK ( P2TP2A ) DI KABUPATEN SLEMAN

BADAN KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN SLEMAN PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

pusat penanganan krisis perempuan (women crisis center). Rehabilitasi Sosial. dengan Tersedianya Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) yaitu pusat pelayanan yang terintegrasi dalam upaya pemberdayaan perempuan di berbagai bidang pembangunan. pusat konsultasi usaha. Program dan kegiatan untuk lebih meningkatkan secara Optimal dalam pelayanan kepada masyarakat. 2. pusat krisis terpadu (PKT). pusat informasi ilmu pengetahuan dan teknologi (PIPTEK) . Dalam proses . meski pemerintah banyak melakukan sosialisasi dan melakukan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak. pusat konsultasi kesehatan reproduksi. Penanganan Pengaduan. Pelayanan tersebut meliputi lima jenis pelayanan yaitu : 1. pusat pelatihan . pusat konsultasi hukum. 4. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah menetapkan Peraturan Menteri No. 5. seksual maupun penelantaran. pusat pelayanan terpadu (PPT) . namun komitmen anggota Forum cukup tinggi sehingga keberadaan Forum tetap eksis dan berjalan. Di Kabupaten Sleman telah terbentuk Forum Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak ( FPK2PA )sejak tahun 2007. SK Bupati sampai saat ini masih dalam proses. LATAR BELAKANG Perempuan dan anak-anak merupakan kelompok yang masyarakat yang rentan terhadap tindakan kekerasan. termasuk perdagangan orang . rumah singgah atau bentuk lainnya. Oleh karena itu diperlukan Pengembangan kebijakan. yang meliputi : pusat rujukan. baik secara fisik. rumah aman (shelter). 1 tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Layanan Terpadu bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Pentingnya Forum tersebut mempunyai fungsi penyebarluasan informasi. pusat pemulihan trauma (trauma center). pelanggaran norma sosial dan kemanusiaan itu belumlah banyak disadari oleh masyarakat. pengkoordinasian dan fasilitasi pelayanan dalam rangka pencegahan dan penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. serta perlindungan perempuan dan anak dari berbagai jenis diskriminasi dan tindak kekerasan . 3. Pemulangan dan Reintegrasi Sosial.MARET 2011 A. Tindakan kekerasan yang merupakan satu bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Penegakan dan Bantuan Hukum. yang dibentukoleh pemerintah atau berbasis masyarakat. Pelayanan Kesehatan. psikis.

TUJUAN Umum dan anak Khusus : Meningkatkan kualitas hidup perempuan : jenis 2006 2007 2008 2009 2010 105 104 125 67 116 117 114 101 124 32 33 33 31 51 B. Mempercepat penyediaan sarana bagi peningkatan kualitas hidup perempuan. 1. Tahun Data RPK Polres Sleman Data RDU seProv DIY Data RDU berasal dari Kab. C. SAPERA ) 3. Peningkatan peran serta anggota Forum Penanganan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak (FPK2PA) dalam pelaksanaan operasional terpusat dalam P2TP2A yang belum terbentuk. Pemulihan kondisi psikis perempuan dan anak di shelter/rumah aman. PERMASALAHAN Permasalahan atas meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayah Kabupaten Sleman menyebabkan berbagai dampak yang harus disikapi sebagai berikut: 1. dan apabila ada korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan dirujuk ke rumah aman milik Forum Penanganan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Propinsi DIY yakni Rekso Dyah Utami (RDU). Puskesmas. Meminimalisir KDRT dan traficking/perdagangan orang. Segera menyediakan berbagai pelayanan yang bersahabat bagi perempuan dan anak.penanganan pengaduan terhadap kekerasan pada perempuan dan anak. 2. 4. Data jumlah kasus kekerasan yang terjadi di wilayah Sleman dari tahun ke tahun terus meningkat. Meningkatkan jumlah fasilitas dan layanan bagi perempuan dan anak. Sleman kesejahteraan dan perlindungan anak dalam sebuah Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). . ( TESA 129. 2. selama ini dilakukan di RPK Polres Sleman. Rumah Sakit serta lembaga keanggotaan FPK2PA yang lain. Hal ini dapat dilihat dari data yang ada di RPK (Ruang Pelayanan Khusus) yang ada di Polres Sleman dan RDU.

Pelayanan Penegakan dan Bantuan Hukum melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang dilakukan oleh Kepolisian. Penanganan pengaduan yaitu serangkaian tindakanyang dilakukan oleh penyelenggara layanan terpadu untuk menindaklanjuti laporan adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang diajukan korban. Memberikan perlindungan dan rasa aman pada korban kekerasan. kuratif dan rehabilitatif yang diselenggarakan oleh Puskesmas. pelaksanaa. . Dalam alur kerja Prosedur Standar Operasional SPM adalah langkah langkah standar yang harus dilakukan dalam memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan yang meliputi lima (5) jenis pelayanan yaitu : 1. 3. serta pertanggungjawaban penyelenggaraan sebagai urusan wajib dalam Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. kejaksaan. HAL YANG PERLU DILAKUKAN Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang layanan Terpadu bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan .3. 5. 4. meliputi pelayanan konseling. pelaporan pembinaan dan pengawasan . dan hakim. pemantauan dan evaluasi. preventif. penyediaan rumah aman dan bimbingan rohani yang dilakukan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan instansi agama. keluarga atau masyarakat. dan KP3. rumah sakit. Pelayanan Rehabilitasi Sosial yaitu pelayanan untuk memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang yang mengalami disfungsi sosial agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar. Membimbing perempuan dan anak untuk mengatasi kesulitan dan memecahkan masalah secara efektif. khususnya dalam melaksanakan Perencanaa. dimaksudkan nuntuk menjadi panduan bagiPemerintah dan Pemerintah Daerah dalam menyelenggarakan layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan. 4. Pelayanan Kesehatan : upaya yang meliputi aspek promotif. 2. serta pelayanan yang diberikan pendamping hukum atau advokat untuk melakukan proses pendampingan saksi dan/atau korban kekerasan terhadap perempuan dan anak (KtPA) yang sensitif gender. Mengembangkan kemampuan perempuan dan anak yang mengalami disfungsi sosial agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar. D.

Khusus untuk ruang lingkup Pelayanan Sosial. Dinas Pendidikan. Penjaga keamanan dan petugas lainnya 4.5. Ruang Rapat b. hukum. psikologis. Rumah Sakit. berikut langkah-langkah yang perlu segera dilakukan : 1. Ruang Pimpinan c. sosial) b. 2. Persiapan SDM a. Fasilitas telepon Hotline untuk pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan Telepon Sahabat Anak (TESA 129) 3. Pengelola e. serta upaya untuk menyatukan kembali dengan pihak keluarga. medis. PKK. Kepolisian. Pengembangan mekanisme pengelolaan P2TP2A . Pengasuh c. Ruang Konseling Perempuan e. Dinsos. Konselor (perkawinan. Petugas sekretariat d. Sarana dan Prasarana a. Kelembagaan. Ruang Konseling Anak d. dll). keluarga pengganti atau masyarakat yang dapat memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan bagi korban. Pemulangan dan reintegrasi sosial adalah upaya mengembalikan KtPA dari daerah peneriman ke daerah asal. membuat struktur organisasi yang bersinergi dengan kelembagaan lain seperti : Puskesmas. Disnakertrans.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful