P. 1
Akuntabilitas Dan Transparansi Keuangan Madrasah

Akuntabilitas Dan Transparansi Keuangan Madrasah

|Views: 4,270|Likes:
Published by Darmawan Soegandar

More info:

Published by: Darmawan Soegandar on Aug 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2013

pdf

text

original

Kaitan akuntabilitas dengan pengelolaan keuangan (Frederik Kande,

2008:2) Pertama, akuntabilitas merupakan syarat mutlak bagi penerapan MBS

(Manajemen Berbasis Sekolah); kedua, akuntabilitas semakin memiliki relevansi

dalam dunia pendidikan ketika sekolah diberikan kewenangan untuk mengelola

X2 Transparansi

a. Kejelasan peran dan
tanggungjawab pengelola
keuangan Madrasah
b. Ketersediaan informasi
bagi publik
c. Penyusunan, pelaksanaan,
dan pelaporan anggaran
sekolah secara terbuka
d. Jaminan integritas

X1 Akuntabilitas

a. Kualitas penyusunan
APBM;
b. Laporan keuangan
periodik dan tahunan
c. Partisipasi stakeholders
dalam Menciptakan
akuntabilitas
d. Akuntabilitas secara
keseluruhan

Y Pengelolaan Keuangan

a. Proses merencanakan
b. Organisasi dan
koordinasi
c. Pelaksanaan dan
pelaporannya
d. Pengawasan

ryx1

ryx2

rx1x2

Ryx1x2

45

dirinya sendiri, berdasarkan karakteristik, dan kebolehannya; ketiga, nilai dan

kultur, serta matinya perasaan terdesak menjadi faktor penghadang di depan

hambatan dalam mewujudkan akuntabilitas sekolah; keempat, upaya-upaya untuk

mewujudkan dan meningkatkan akuntabilitas di sekolah sangat bergantung

kepada kemauan dan kemampuan serta visi perubahan warga sekolah

mewujudkan akuntabilitas; kelima, akuntabilitas memiliki efek pada pencitraan

publik terhadap sekolah.

Penerapan prinsip akuntabilitas dalam penyelenggaraan manejemen sekolah

mendapat relevansi ketika pemerintah menerapkan otonomi pendidikan yang

ditandai dengan pemberian kewenangan kepada sekolah untuk melaksanakan

manajemen sesuai dengan kekhasan dan kebolehan sekolah. Dengan pelimpahan

kewenangan tersebut, maka pengelolan manajemen sekolah semakin dekat dengan

masyarakat yang adalah pemberi mandat pendidikan. Oleh karena manajemen

sekolah semakin dekat dengan masyarakat, maka penerapan akuntabilitas dalam

pengelolaan merupakan hal yang tidak dapat ditunda-tunda.

Pelaksanaan prinsip akuntabilitas dalam rangka MBS tiada lain agar para

pengelola sekolah atau pihak-pihak yang diberi kewenangan mengelola urusan

pendidikan itu senantiasa terkontrol dan tidak memiliki peluang melakukan

penyimpangan untuk melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dengan prinsip

ini mereka terus memacu produktifitas profesionalnya sehingga berperan besar

dalam memenuhi berbagai aspek kepentingan masyarakat.

Akuntabilitas menyangkut dua dimensi, yakni akuntabilitas vertikal dan

akuntabilitas horisontal. Akuntabilitas vertikal menyangkut hubungan antara

46

pengelola sekolah dengan masyarakat. Sekolah dan orang tua siswa. Antara

sekolah dan instansi di atasnya (Dinas pendidikan). Sedangkan akuntabilitas

horisontal menyangkut hubungan antara sesama warga sekolah. Antar kepala

sekolah dengan komite, dan antara kepala sekolah dengan guru.

Akuntabilitas keuangan dapat diukur dari semakin kecilnya penyimpangan

dalam pengelolaan keuangan sekolah. Baik sumber-sumber penerimaan, besar

kecilnya penerimaan, maupun peruntukkannya dapat dipertanggungjawabkan oleh

pengelola. Pengelola keuangan yang bertanggung jawab akan mendapat

kepercayaan dari warga sekolah dan masyarakat. Sebaliknya pengelola yang

melakukan praktek korupsi tidak akan dipercaya. Akuntabilitas tidak saja

menyangkut sistem tetapi juga menyangkut moral individu. Jadi, moral individu

yang baik dan didukung oleh sistem yang baik akan menjamin pengelolaan

keuangan yang bersih, dan jauh dari praktek korupsi.

Untuk mengukur berhasil tidaknya akuntabilitas dalam manajemen berbasis

sekolah, dapat dilihat pada beberapa hal, sebagaimana dinyatakan oleh Slamet

(2005:7): Beberapa indikator keberhasilan akuntabilitas adalah: 1) Meningkatnya

kepercayaan dan kepuasan publik terhadap sekolah. 2) Tumbuhnya kesadaran

publik tentang hak untuk menilai terhadap penyelenggaraan pendidikan di

sekolah, dan 3) Meningkatnya kesesuaian kegiatan-kegiatan sekolah dengan nilai

dan norma yang berkembang di masyarakat. Ketiga indikator di atas dapat dipakai

oleh sekolah untuk mengukur apakah akuntabilitas manajemen sekolah telah

mencapai hasil sebagaiamana yang dikehendaki. Tidak saja publik merasa puas,

tetapi sekolah akan mengalami peningkatan dalam banyak hal.

47

Jadi berdasarkan uraian sebelumnya, dapat diambil kesimpulan berdasarkan

tahapan sebuah program, akuntabilitas dari setiap tahapan adalah :

1. Pada tahap proses pembuatan sebuah keputusan, beberapa indikator untuk

menjamin akuntabilitas publik adalah :

a. Pembuatan sebuah keputusan harus dibuat secara tertulis dan tersedia

bagi setiap warga yang membutuhkan

b. Pembuatan keputusan sudah memenuhi standar etika dan nilai-nilai

yang berlaku, artinya sesuai dengan prinsip-prinsip administrasi yang

benar maupun nilai-nilai yang berlaku dipemangku kepentingan

c. Adanya kejelasan dari sasaran kebijakan yang diambil, dan sudah

sesuai dengan visi dan misi organisasi, serta standar yang berlaku

d. Adanya mekanisme untuk menjamin bahwa standar telah terpenuhi,

dengan konsekuensi mekanisme pertanggungjawaban jika standar

tersebut tidak terpenuhi

e. Konsistensi maupun kelayakan dari target operasional yang telah

ditetapkan maupun prioritas dalam mencapai target tersebut.

2. Pada tahap sosialisasi kebijakan, beberapa indikator untuk menjamin

akuntabilitas publik adalah :

a. Penyebarluasan informasi mengenai suatu keputusan, melalui media

massa, media nirmassa, maupun media komunikasi personal

b. Akurasi dan kelengkapan informasi yang berhubungan dengan cara-

cara mencapai sasaran suatu program

48

c. Akses publik pada informasi atas suatu keputusan setelah keputusan

dibuat dan mekanisme pengaduan masyarakat

d. Ketersediaan sistem informasi manajemen dan monitoring hasil yang

telah dicapai oleh pemerintah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->