P. 1
3. Mekanika Fluida

3. Mekanika Fluida

|Views: 10,438|Likes:
Published by manuprasta

More info:

Published by: manuprasta on Aug 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/19/2013

pdf

text

original

Sebagaimana diketahui, fluida digolongkan atas aliran fluida yang mengikuti
hukum Newton tentang aliran fluida dan yang tidak patuh pada hukum ini.

Dimana: τ = Tegangan geser pada fluida

dy

du

= Gradien kecepatan fluida

µ = Kekentalan fluida

Banyak jenis fluida mengikuti hukum ini seperti air, beberapa jenis minyak,
berbagai jenis gas, dimana kekentalannya tidak berubah seiring perubahan waktu.
Namun kebanyakan fluida yang terdapat di alam tidak tunduk kepada hukum Newton
ini, misalnya cat, tinta, minyak pelumas, lumpur, bubur kayu, sejumlah produk
makanan cair, maupun obat-obatan cair dan sebagainya. Sebagai contoh pada cairan

PT PLN (Persero) JASDIK
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA

Mekanika Fluida

UNJ/16/04/2010

20

dy

du

o

y µ
+

τ

=

τ

dy

du

µ

=

τ

cat, bila diaduk atau dicatkan pada suatu permukaan, dengan segera cat ini akan
menurun kekentalannya.

Dari segi tegangan geser, aliran fluida digolongkan atas beberapa golongan,

diantaranya :

1. Aliran fluida yg tegangan gesernya tidak tergantung waktu, seperti

a. Newtonian Fluida

b. Bingham Plastics

c. Pseudo Plastics τ= k

1

<



n

,

n

dy

du

d. Dilatant τ= k

1

>



n

,

n

dy

du

2 . Aliran fluida yang tegangan gesernya tergantung waktu

a. Thixo tropics menurun dengan perubahan waktu

b. Rheopectic naik dengan perubahan waktu

c. Viscoelastic

dt

d

o

dy

du

o

τ

λ

µ

τ

µ



+

=



Dimana λ = rigidity modulus

Type aliran fluida dapat diilustrasikan menurut gambar berikut ini.

Gambar 7 . Tipe aliran fluida

Pseudoplastics

Newtoniann
nnn

Dilatant

Thyxotropic
Rheopectic
Viscoelastic

Visco plastic

y

u

y

u

PT PLN (Persero) JASDIK
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA

Mekanika Fluida

UNJ/16/04/2010

21

Kurva aliran suatu fluida adalah kurva hubungan antara Shear stress Vs Shear rate
fluida yg menunjukkan kelakuan fluida selama mengalir .
Sebelum membentuk kurva aliran ini , terlebih dahulu diperhitungkan besar Pressure
drop (∆p) yg terjadi dalam pipa kapiler ; Tegangan geser τw sepanjang aliran
(sebagai fungsi massa hasil pengukuran yg selanjutnya dapat dibentuk kurva yang
menghubungkan persamaan :

.

.

k

D

v n

W



τ =

8

................................................ (28)

Pada kondisi steady ,Shear rate suatu aliran fluida dapat diperhitungkan berdasarkan
hubungan persamaan Rabyno – Mooney sebagai berikut ini .

)

8

(

4

1

.

3

)

(

D

v

n

n

dr

dU

W

+

=

................................. (29)

Dengan mensubsitusi nilai Power law index ( n ) yg diperoleh dr kurva τw Vs 8v/D
kedalam persamaan ( 29 ) , maka nilai shear rate (du/dy)w dapat dihitung pd nilai
8v/D yg bervariasi yg selanjutnya dapat diplot kurva τw Vs

)

dy

dU

(

.

Aliran fluida yang tergantung pada perubahan waktu, tegangan gesernya

berubah menurut waktu pada

v

u

δ

δ

yang konstan.

Fluida Bingham plastics merupakan fluida yang gardien velocitynya tidak ada,
sampai tercapai tegangan geser yang besarnya tertentu (τy), setelah itu aliran akan

terjadi dimana tegangan geser merupakan fungsi linear dari gradien kecepatan

y

u

δ

δ

.

Banyak jenis fluida yang berkelakuan seperti ini, misalnya lumpur, cairan

plastik, dan lain sebagainya.

Pada fluida Thyxotropic, tegangan gesernya berkurang sejalan dengan
perubahan waktu sedangkan fluida Rheopectic, menunjukkan terjadi pemadatan
setelah stressing dalam waktu 2400 detik bila tidak ada gangguan dan hanya dalam
waktu 20 detik fluida jenis ini akan memadat bila dialirkan secara perlahan-lahan.

PT PLN (Persero) JASDIK
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA

Mekanika Fluida

UNJ/16/04/2010

22

Fluida Viscoelastic adalah jenis fluida non Newtonian yang menunjukkan sifat-
sifat elastis, seperti sifat-sifat kekentalan. Salah satu demonstrasi untuk
mengetahuinya adalah bila jenis fluida ini disemburkan dari sebuah tube (pipa), maka
fluida ini tidak menunjukkan penciutan penampang sebagaimana akan terjadi pada
fluida Newtonian, tetapi mengembang oleh tegangan normalnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->