P. 1
Tipe Ekosistem

Tipe Ekosistem

|Views: 404|Likes:
Published by Ilham Dwi Hatmawan

More info:

Published by: Ilham Dwi Hatmawan on Aug 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/15/2013

pdf

text

original

Tipe-tipe Ekosistem

Secara umum ada tiga tipe ekosistem, yaitu ekositem air, ekosisten darat, dan ekosistem buatan.[5]

Akuatik (air)

ekosistem sungai
y y y y y y y y

Ekosistem air tawar. Ekosistem air laut Ekosistem estuari. Ekosistem pantai. Ekosistem sungai. Ekosistem terumbu karang. Ekosistem laut dalam. Ekosistem lamun.

Lamun atau seagrass adalah satu-satunya kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di lingkungan laut[6]. Tumbuh-tumbuhan ini hidup di habitat perairan pantai yang dangkal.[6] Seperti halnya rumput di darat, mereka mempunyai tunas berdaun yang tegak dan tangkai-tangkai yang merayap yang efektif untuk berbiak.[6] Berbeda dengan tumbuh-tumbuhan laut lainnya (alga dan rumput laut), lamun berbunga, berbuah dan menghasilkan biji. Mereka juga mempunyai akar dan sistem internal untuk mengangkut gas dan zat-zat hara.[6] Sebagai sumber daya hayati, lamun banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.[6]

Terestrial (darat)

[2] Iklim sangat penting untuk menentukan mengapa suatu ekosistem terestrial berada pada suatu tempat tertentu. ekosistem tundra didominasi oleh vegetasi perdu. atau aktivitas manusia. Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropik dan subtropik. jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya. Penentuan zona dalam ekosistem terestrial ditentukan oleh temperatur dan curah hujan.[2] y Hutan hujan tropis.ekosistem hutan hujan tropis memiliki produktivitas tinggi. cabangcabang pohon tinggi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi).[2] Pola ekosistem dapat berubah akibat gangguan seperti petir. kebakaran.[5] Dalam hutan .[5] Tinggi pohon utama antara 20-40 m.[5] Spesies pepohonan relatif banyak.[5] Ciri-cirinya adalah curah hujan 200-225 cm per tahun.[2] Ekosistem terestrial dapat dikontrol oleh iklim dan gangguan. ekosistem taiga merupakan hutan pinus dengan ciri iklim musim dingin yang panjang.

variasi suhu dan kelembapan tinggi. Hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang yang memiliki emapt musim. yaitu iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme. tetapi temepratur dan kelembaban masih tergantung musim. semut. yaitu liana (rotan) dan anggrek sebagai epifit.[5] . sedangkan hewannya antara lain moose. namun di Australia juga terdapat sabana yang luas. serigala. beruang hitam.[4] y Taiga Taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik. Selain itu.[4] y Gurun. hujan turun tidak teratur.[6] Ciri-ciri ekosistem gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). gajah. katak. badak. dan sejenisnya. ular.[5] Hewannya antara lain.[5] y Sabana.[5] Dalam hutan hujan tropis sering terdapat tumbuhan khas. beruang.[5] Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari.[4] Hewan yang terdapat di hutam gugur antara lain rusa. rubah. kera. dan beberapa hewan nokturnal lain.[4] Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat. Padang rumput terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik.[4] Ciri-ciri padang rumput adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun.[4] Hewannya antara lain: bison.[6] Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia. pinus. burung pelatuk. porositas (peresapan air) tinggi. zebra.[6] Hewan yang hidup di sabana antara lain serangga dan mamalia seperti zebra. jerapah. singa. kadal.[6] y Hutan gugur. dan rakun (sebangsa luwak). anjing liar. ciri-cirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun.[6] Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. burung. ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah.[1] y Padang rumput. singa. Sabana dari daerah tropik terdapat di wilayah dengan curah hujan 40 ± 60 inci per tahun. dan hyena. atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. bajing. babi hutan. ajag.[5]Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali. serangga. dan burung hantu. kangguru. tikus dan ular. harimau. di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus.[6] Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil[6].[4] Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan.[6] Sabana yang terluas di dunia terdapat di Afrika. dan drainase (aliran air) cepat.basah terjadi perubahan iklim mikro. Gurun terdapat di daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput.[5] Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer. kalajengking. dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur. suhu sepanjang hari sekitar 25 °C.

ekosistem ini terdiri dari ikan sebagai komponen heterotrof. dan rumput alang-alang. plankton yang terapung di air sebagai komponen pengurai.y Tundra Tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi.[4] Sebagian besar komponen abiotik bervariasi dalam ruang dan waktunya.[4] Komponen-komponen pembentuk ekosistem adalah: Abiotik Abiotik atau komponen tak hidup adalah komponen fisik dan kimia yang merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan. tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin.[1] Komponen pembentuk Semua komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan ekosistem yang teratur[4].[5] Pada umumnya.[5] Contoh tumbuhan yang dominan adalah sphagnum. pasir. yaitu[2]: . Misalnya.[5] ekosistem padang rumput adalah contoh ekosistem terestrial Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. tumbuhan air sebagai komponen autotrof. senyawa anorganik. liken.[1] Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. dan faktor yang mempengaruhi distribusi organisme. sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air.[5] Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari. atau lingkungan tempat hidup. tumbuhan biji semusim. pada suatu ekosistem akuarium. batu. tumbuhan perdu. mineral dan oksigen yang terlarut dalam air.[2] Komponen abiotik dapat berupa bahan organik.

5. fotosintesis terjadi di sekitar permukaan yang terjangkau cahaya matahari. Iklim.[4] Yang tergolong autotrof adalah tumbuhan berklorofil. Intensitas dan kualitas cahaya mempengaruhi proses fotosintesis. Iklim makro meliputi iklim global. Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu lama dalam suatu area.1. Air. 4. Air dapat menyerap cahaya sehingga pada lingkungan air. 2. regional dan lokal. intensitas cahaya yang besar membuat peningkatan suhu sehingga hewan dan tumbuhan tertekan. Di gurun. Beberapa organisme terestrial beradaptasi dengan lingkungan dengan kandungan garam tinggi. Ketergantungan . 3. Garam. Proses biologi dipengaruhi suhu. Ketersediaan air mempengaruhi distribusi organisme. pH. Autotrof Komponen autotrof terdiri dari organisme yang dapat membuat makanannya sendiri dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti sinar matahari (fotoautotrof) dan bahan kimia (kemoautotrof). Beberapa karakteristik tanah yang meliputi struktur fisik. dan komposisi mineral membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada kandungan sumber makanannya di tanah. Konsentrasi garam mempengaruhi kesetimbangan air dalam organisme melalui osmosis. Iklim mikro meliputi iklim dalam suatu daerah yang dihuni komunitas tertentu. Suhu. 6.[4] Komponen autotrof berperan sebagai produsen.[4] Heterotrof Komponen heterotrof terdiri dari organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik yang disediakan oleh organismelain sebagai makanannya. Mamalia dan unggas membutuhkan energi untuk meregulasi temperatur dalam tubuhnya. Cahaya matahari. Tanah dan batu. Organisme di gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air di gurun.

yaitu perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu.jaring makanan. 2.Tingkat selanjutnya adalah tingkat trofi kedua. Setiap pertukaran energi dari satu tingkat trofi ke tingkat trofi lainnya. sebagian energi akan hilang. terdiri atas hewan-hewan karnivora. Jaring-jaring makanan terjadi karena setiap jenis makhluk hidup tidak hanya mema Antar komponen biotik dan abiotik Kebergantungan antara komponen biotik dan abiotik dapat terjadi melalui siklus materi. Jaring.Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan adalah tumbuhan maka tingkat trofi pertama selalu diduduki tumbuhan hijau sebagai produsen. 4.[2] Ulah manusia telah membuat suatu sistem yang awalnya siklik menjadi nonsiklik. Tiap tingkat dari rantai makanan disebut tingkat trofi atau taraf trofi. terdiri atas hewan pemakan tumbuhan yang biasa disebut konsumen primer.Hewan pemakan konsumen primer merupakan tingkat trofi ketiga. manusia cenderung mengganggu keseimbangan lingkungan. yaitu rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga membentuk seperi jaring-jaring.Rantai makanan Antar komponen biotik kan satu jenis makhluk hidup lainnya.[2] 1. siklus karbon siklus air siklus nitrogen siklus sulfur Siklus ini berfungsi untuk mencegah suatu bentuk materi menumpuk pada suatu tempat.# Rantai makanan.[2] . 3. seperti[2]: 1.

Ekosistem sungai. Hutan hujan tropis.[1] Contoh ekosistem buatan adalah[5]: y y y y y y y Bendungan Hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus Agroekosistem berupa sawah tadah hujan Swah irigasi Perkebunan sawit Ekosistem pemukiman seperti kota dan desa Ekosistem ruang angkasa. dan memiliki keanekaragaman rendah. tanaman atau hewan peliharaan didominasi pengaruh manusia.[2] Kebutuhan materi juga tinggi dan tergantung dari luar. Ekosistem laut dalam.[2] .[5] Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar. Ekosistem air laut.Tipe-tipe Ekosistem y y Ekosistem air tawar. Ekosistem terumbu karang.[1] Ekosistem kota memiliki metabolisme tinggi sehingga butuh energi yang banyak. Ekosistem pantai. sawah merupakan salah satu contoh ekosistem buatan Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. serta memiliki pengeluaran yang eksesif seperti polusi dan panas. Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi y y y y y y Ekosistem estuari.

[1] sumber : wikipedia .[1] Semua ekosistem dan kehidupan selalu bergantung pada bumi.Ekosistem ruang angkasa bukan merupakan suatu sistem tertutup yang dapat memenuhi sendiri kebutuhannya tanpa tergantung input dari luar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->