P. 1
MAKALAH EVOLUSI

MAKALAH EVOLUSI

|Views: 3,590|Likes:
Published by Fadylla Dila

More info:

Published by: Fadylla Dila on Aug 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN I.I Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud dengan evolusi ?

2. Apakah perbedaan antara Darwin, Lamarck, weissman dan Wallaca mengenai evolusi mahkluk hidup ? 3. Fakta-fakta apa yang digunakan oleh Darwin, Lamarck dan Wallacea untuk membuktikan kebenaran teori evolusi ? 4. Faktor-faktor apa sajakah menurut pandangan Darwin sangat menentukan proses evolusi? 5. Jelaskan bagaiamakah lingkungan sangat berpengaruh terhadap evolusi mahkluk hidup? 6. 7. ! 8. Tuliskan berbagai petunjuk/bukti-bukti adanya evolusi ! Jelaskan keterkaitan antara mutasi dengan evolusi makhluk hidup

Tuliskan prinsip-prinsip dasar hokum hardy-Weinberg !

9. Hal-hal apakah yang memberlakukan hokum hardy-weinberg tentang frekuensi gen dalam populasi ? 10. Jelaskan dengan singkat mekanisme evolusi sampai terbentuknya spesies baru (spesiasi)! 11. sebutkan macam-macam fosil berdasarkan hasil pengamatan ! 12. Fosil apakah yang paling banyak dan paling sedikit ditemukan

adaptasi terjadi melalui kombinasi perubahan kecil sifat yang terjadi secara terus menerus dan acak ini dengan seleksi alam. yang dapat meningkatkan variasi antara organisme.[3] Sementara itu. reproduksi.[1][2] Setelah beberapa generasi. Hanyutan genetik . Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi.BAB II PEMBAHASAN I. dan seleksi. hanyutan genetik (Bahasa Inggris: Genetic Drift) merupakan sebuah proses bebas yang menghasilkan perubahan acak pada frekuensi sifat suatu populasi. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies. sehingga lebih banyak individu pada generasi selanjutnya yang mewarisi sifat-sifat yang menguntungkan ini. Ketika organisme bereproduksi. Evolusi (dalam kajian biologi) berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya.Pengertian Evolusi adalah perubahan genotip pada suatu populasi yang berlangsung secara perlahan-lahan dan memerlukan waktu yang sangat panjang. Pada spesies yang bereproduksi secara seksual. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. yaitu seleksi alam dan hanyutan genetik. Evolusi didorong oleh dua mekanisme utama. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi. Hal ini terjadi karena individu dengan sifat-sifat yang menguntungkan lebih berpeluang besar bereproduksi. Seleksi alam merupakan sebuah proses yang menyebabkan sifat terwaris yang berguna untuk keberlangsungan hidup dan reproduksi organisme menjadi lebih umum dalam suatu populasi dan sebaliknya. kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika. sifat yang merugikan menjadi lebih berkurang. keturunannya akan mempunyai sifatsifat yang baru.

Organ yang mengalami perubahan karena terus menerus dipakai akan berkembang makin sempurna dan organ yang tidak diperlukan lagi lama kelamaan perkembangannya menurun dan akhirnya rudiment atau atrofi.1 Teori evolusi menurut Jean Lamarck y y Evolusi organik terjadi karena perubahan-perubahan yang disebabkan oleh pengaruh lingkungannya dapat diturunkan. Walaupun perubahan yang dihasilkan oleh hanyutan dan seleksi alam kecil. perubahan ini akan berakumulasi dan menyebabkan perubahan yang substansial pada organisme.[1] II. Teori Evolusi 2. Proses ini mencapai puncaknya dengan menghasilkan spesies yang baru.dihasilkan oleh probabilitas apakah suatu sifat akan diwariskan ketika suatu individu bertahan hidup dan bereproduksi. Teori Lamarck disanggah Weismann. 2.[4] Dan sebenarnya. kemiripan antara organisme yang satu dengan organisme yang lain mensugestikan bahwa semua spesies yang kita kenal berasal dari nenek moyang yang sama melalui proses divergen yang terjadi secara perlahan ini.2 Teori evolusi menurut Charles Darwin .

hanya saja Darwin menjelaskannya secara lebih tajam dan detil. sedangkan sebagian besar sifat gen tidak berubah. III. Seleksi alam merupakan gagasan murni dari Darwin. Dengan kata lain harus ada perubahan genetik dalam evolusi. Perubahan yang terjadi hanya frekuensi gen-gen tertentu. Dalam evolusi perubahan diarahkan oleh lingkungan. Sementara teori pertama di atas telah ada sejak jama Yunani kuno. Evolusi adalah perubahan dalam satu populasi BUKAN perubahan individu. . harus ada faktor pengarah sehingga evolusi adalah perubahan yang selektif. 4. Evolusi memerlukan penyimpangan genetik sebagai bahan mentahnya.y y Spesies yang ada sekarang adalah keturunan dari spesies-spesies sebelumnya. 2. Ciri-ciri proses evolusi Ciri-ciri proses evolusi 1. Seleksi alam sangat menentukan berlangsungnya mekanisme evolusi. 3.

Rekombinasi dari hasil-hasil mutasi memperlengkap bahan mentah untuk evolusi. Individu yang mempunyai sifat paling sesuai dengan lingkungannya akan memiliki viabilitas yang tinggi. karenanya dalam satu species tidak ada dua individu yang tepat sama dalam susunan genetiknya (pada saudara kembar misalnya. Ada persaingan antara individu-individu dalam species untuk mendapatkan kebutuhan hidupnya dari lingkungannya. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Evolusi 1. Tetapi Darwin sendiri sebenarnya tidak mengenal mutasi ini. sementara mutasi merupakan peristiwa yang sangat penting yang mendukung keabsahan teori Darwin/ 2. Rekombinasi perubahan yang dikenal Darwin. 3. Faktor perubahan 1. Faktor pengarah : 1. Di samping viabilitas juga fertilitas yang tinggi merupakan faktor yang penting dalam seleksi alam. . susunan genetiknya tetap tidak sama). 2. Persaingan intra species ini terjadi antara individu-individu yang berbeda sifat genetiknya. Mutasi gen maupun mutasi kromosom menghasilkan bahan mentah untuk evolusi.IV. Variasi genetik muncul akibat : mutasi dan rekombinasi gen-gen dalam keturunan baru. 4. Dalam setiap species terdapat banyak penyimpangan yang menurun. Pada umumnya proses reproduksi menghasilkan jumlah individu dalam tiap generasi lebih banyak daripada jumlah individu pada generasi sebelumnya. Penambahan individu dalam tiap species ternyata dikendalikan hingga jumlah suatu populasi species dalam waktu yang cukup lama tidak bertambah secara drastis.

Frekuensi gen seimbang bila : 1. Keterkaitan antara Mutasi dengan Evolusi . Apabila frekuensi gen yang satu dinyatakan dengan p dan alelnya adalah q. maka menurut Weinberg : (p+q)=1 Bila frekuensi gen A=p dan frekuensi gen a =1 maka frekuensi genotip : AA : Aa : aa : p^2 : 2pq : q^2 IV. Tidak ada migrasi 4. Tidak ada mutasi atau mutasi berjalan seimbang (jika gen A bermutasi menjadi gen a. Adanya variasi antara individu-individu dalam satu keturunan. maka harus ada gen a yang menjadi gen A dalam jumlah yang sama). Perkawinan acak 5. Bukti-bukti adanya evolusi 1. Bila perbandingan antara genotp-genotp dalam satu populasi tidak berubah dari satu generasi ke generasi.Frekuensi Gen Pada proses evolusi terjadi perubahan frekuensi gen. maka frekuensi gen dalam populasi tersebut dalam keadaan seimbang. 2. Populasi besar Bila frekuensi gen dalam satu populasi ada dalam keadaan seimbang berlaku Hukum Hardy Weinberg. 7. Adanya data sebagai hasil studi mengenail komperatif perkembangan embrio. Adanya fosil-fosil di berbagai lapisan bumin yang menunjukkan perubahan secara perlahan-lahan. Adanya pengaruh penyebaran geografis 3. Tidak ada seleksi 3. 5. 2.

[41] Oleh karena efek-efek merugikan mutasi terhadap sel. organisme memiliki mekanisme reparasi DNA untuk menghilangkan mutasi. serta kesalahan selama proses meiosis ataupun replikasi DNA. mencegah gen berfungsi. 70% mutasi ini memiliki efek yang merugikan dan sisanya netral ataupun sedikit menguntungkan. dengan bayaran metabolik sistem mengurangi laju mutasi. Kajian pada lalat Drosophila melanogaster menunjukkan bahwa jika sebuah mutasi mengubah protein yang dihasilkan oleh sebuah gen. virus. Mutasi merupakan perubahan pada urutan DNA sel genom dan diakibatkan oleh radiasi. sehingga dapat menghindari respon sistem immun manusia.[43] Mutasi cepat seperti ini dipilih agar virus ini dapat secara konstan dan cepat berevolusi. transposon. sedemikian rupanya keturunannya akan memiliki gen yang bermutasi.[38][39][40] Mutagen-mutagen ini menghasilkan beberapa jenis perubahan pada urutan DNA. laju mutasi yang optimal untuk sebuah spesies merupakan kompromi bayaran laju mutasi tinggi yang merugikan.Mutasi Variasi genetika berasal dari mutasi acak yang terjadi pada genom organisme. atupun tidak menghasilkan efek sama sekali. Hal ini dapat mengakibatkan perubahan produk gen.[38] Oleh karena itu. bahan kimia mutagenik.[44] .[42] Beberapa spesies seperti retrovirus memiliki laju mutasi yang tinggi. seperti enzim reparasi DNA.

[51] Peran paling penting penataan ulang kromosom ini pada evolusi kemungkinan adalah untuk mempercepat divergensi populasi menjadi spesies baru dengan membuat populasi tidak saling berkembang biak. pernyatuan ini tidak terjadi pada garis keturunan kera lainnya. membentuk kombinasi baru dengan fungsi yang baru. seperti transposon. dan satu untuk sel batang. dan tetap dipertahankan sebagai dua kromosom terpisah. keseluruhannya berasal dari satu gen leluhur tunggal.[54] Efek lain dari urutan DNA yang bergerak ini adalah ketika ia berpindah dalam suatu genom. merupakan bagian utama pada bahan genetika tanaman dan hewan. dua kromosom pada genus Homo bersatu membentuk kromosom 2 manusia. lebih dari satu juta kopi urutan Alu terdapat pada genom manusia. Sebagai contoh. ia dapat memutasikan . mata manusia menggunakan empat gen untuk menghasilkan struktur yang dapat merasakan cahaya: tiga untuk sel kerucut. dan urutan-urutan ini telah digunakan untuk menjalankan fungsi seperti regulasi ekspresi gen. dengan puluhan sampai ratusan gen terduplikasi pada genom hewan setiap satu juta tahun. yang merupakan sumber utama bahan baku untuk gen baru yang berevolusi.[46] Gen dihasilkan oleh beberapa metode. dan dapat memiliki peran penting pada evolusi genom.[53] Sebagai contoh.[52] Urutan DNA yang dapat berpindah pada genom. sehingga mempertahankan perbedaan genetika antara populasi ini. dengan segmen DNA dalam kromosom terputus kemudian tersusun kembali. umumnya melalui duplikasi dan mutasi gen leluhur ataupun dengan merekombinasi bagian gen yang berbeda. sehingga meningkatkan keanekaragaman genetika.Mutasi dapat melibatkan duplikasi fragmen DNA yang besar.[45] Kebanyakan gen merupakan bagian dari famili gen leluhur yang sama yang lebih besar.[47][48] Sebagai contoh.[49] Keuntungan duplikasi gen (atau bahkan keseluruhan genom) adalah bahwa tumpang tindih atau fungsi berlebih pada gen ganda mengijinkan alel-alel dipertahankan (jika tidak akan membahayakan).[50] Perubahan pada bilangan kromosom dapat melibatkan mutasi yang bahkan lebih besar.

Variasi menghilang ketika sebuah alel mencapai titik fiksasi.[34] Variasi berasal dari mutasi bahan genetika. . menjadi lebih umum atau kurang umum relatif terhadap bentuk lain gen itu. Variasi fenotipe yang substansial pada sebuah populasi diakibatkan oleh perbedaan genotipenya.Variasi Genetika Fenotipe suatu individu organisme dihasilkan dari genotipe dan pengaruh lingkungan organisme tersebut. dan perubahan susunan gen melalui reproduksi seksual.[36] Namun. Frekuensi alel tertentu akan berfluktuasi.atau mendelesi gen yang telah ada. kebanyakan genom spesies adalah identik pada seluruh individu spesies tersebut. sehingga menghasilkan keanekaragaman genetika. A. X. Walaupun terdapat variasi yang terjadi secara terus menerus melalui proses-proses ini. Gaya dorong evolusioner bekerja dengan mendorong perubahan pada frekuensi alel ini ke satu arah atau lainnya. bahkan perubahan kecil pada genotipe dapat mengakibatkan perubahan yang dramatis pada fenotipenya. migrasi antar populasi (aliran gen). Mekanisme Evolusi hingga terbentuknya spesies baru (Spesiasi) Mekanisme evolusi terjadi karena adanya variasi genetik dan seleksi alam.[33] Sintesis evolusioner modern mendefinisikan evolusi sebagai perubahan dari waktu ke waktu pada variasi genetika ini. Misalnya simpanse dan manusia hanya berbeda pada 5% genomnya. Variasi juga datang dari tukar ganti gen antara spesies yang berbeda. contohnya melalui transfer gen horizontal pada bakteria dan hibridisasi pada tanaman. yakni ketika ia menghilang dari suatu populasi ataupun ia telah menggantikan keseluruhan alel leluhur.

organisme dengan sifat-sifat yang lebih menguntungkan akan lebih berkemungkinan mewariskan sifatnya. . Seleksi alam Seleksi alam populasi berwarna kulit gelap. sedangkan yang tidak menguntungkan cenderung tidak akan diwariskan ke generasi selanjutnya.2. Ia sering disebut sebagai mekanisme yang "terbukti sendiri" karena: y y y Variasi terwariskan terdapat dalam populasi organisme. Kondisi-kondisi ini menghasilkan kompetisi antar organisme untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Organisme menghasilkan keturunan lebih dari yang dapat bertahan hidup Keturunan-keturunan ini bervariasi dalam kemampuannya bertahan hidup dan bereproduksi. Seleksi alam adalah proses di mana mutasi genetika yang meningkatkan keberlangsungan dan reproduksi suatu organisme menjadi (dan tetap) lebih umum dari generasi yang satu ke genarasi yang lain pada sebuah populasi. Oleh sebab itu.

dan sering mengakibatkan dua nilai yang berbeda menjadi lebih umum (dengan menyeleksi keluar nilai rata-rata). Sebaliknya. yang merupakan geseran nilai rata-rata sifat dalam selang waktu tertentu. Namun.[88] Hal ini dapat menyebabkan organisme secara pelahan memiliki tinggi badan yang sama. Yang pertama adalah seleksi berarah (directional selection). maka pada tiap generasi. sedangkan organisme dengan tinggi menengah tidak. menyebabkan penurunan variasi di sekitar nilai rata-rata.[1]. misalnya organisme cenderung menjadi lebih tinggi. seleksi pemantap (stabilizing selection). seleksi pemutus (disruptive selection). alel tersebut menjadi lebih umum dalam populasi. Seleksi alam dalam sebuah populasi untuk sebuah sifat yang nilainya bervariasi. sifat-sifat yang sebelumnya bersifat netral atau merugikan bisa menjadi menguntungkan dan yang sebelumnya menguntungkan bisa menjadi merugikan. Jika lingkungan berubah.[2] Adalah penting untuk diperhatikan bahwa kebugaran sebuah alel bukanlah karakteristik yang tetap. Kasus khusus seleksi alam adalah seleksi seksual. jika sebuah alel meningkatkan kebugaran lebih daripada alel-alel lainnya.[89] Sifat-sifat yang berevolusi melalui seleksi seksual utamanya terdapat pada pejantan . yang merupakan seleksi untuk sifat-sifat yang meningkatkan keberhasilan perkawinan dengan meningkatkan daya tarik suatu organisme. ini tidaklah sama dengan jumlah total keturunan.[86] Karena itu. dapat dikategorikan menjadi tiga jenis. yaitu seleksi terhadap nilai-nilai ektrem. Hal ini terjadi apabila baik organisme yang pendek ataupun panjang menguntungkan. merupakan seleksi nilai ekstrem.Konsep pusat seleksi alam adalah kebugaran evolusi organisme.[87] Kedua. melainkan kebugaran mengukur proporsi generasi tersebut untuk membawa gen sebuah organisme. Kebugaran evolusi mengukur kontribusi genetika organisme pada generasi selanjutnya. Ketiga. misalnya tinggi badan. Contohcontoh sifat yang dapat meningkatkan kebugaran adalah peningkatan keberlangsungan hidup dan fekunditas. kebugaran yang lebih rendah yang disebabkan oleh alel yang kurang menguntungkan atau merugikan mengakibatkan alel ini menjadi lebih langka.

Meryhippus .Equus.[90] Ketidakuntungan keberlangsungan hidup ini diseimbangkan oleh keberhasilan reproduksi yang lebih tinggi pada penjantan. kelompok organisme. dan bahkan spesies. gen yang disebut transposon berusaha menkopi dirinya di seluruh genom. Dengan demikian populasi burung di tiap-tiap pulau di kepulauan . Akibat penumpukan mutasi yang berbeda selama ratusan tahun menyebabkan kumpulan gen yang jauh berbeda pada tiap-tiap pulaunya. dengan seleksi alam diajukan bekerja pada tingkat gen. Kuda jaman eosen yaitu Eohippus Mesohippus . Oleh sebab itu kuda-kuda tersebut dinyatakan berbeda species. dapat mengijinkan evolusi ko-operasi. Dari jaman eosin hingga sekarang seorang ahli palaentolog menduga telah terjadi 150 ribu kali mutasi yang menguntungkan untuk setiap gen kuda.[94] Di bawah tingkat individu. seperti seleksi kelompok.[91] Bidang riset yang aktif dalam bidang biologi evolusi pada saat ini adalah satuan seleksi.Pliohippus . sel.beberapa spesies hewan.[95] Seleksi pada tingkat di atas individu. Terbentuknya spesies baru dapat terjadi karena : 1. Walaupun sifat ini dapat menurunkan keberlangsungan hidup individu jantan tersebut (misalnya pada tanduk rusa yang besar dan warna yang cerah dapat menarik predator). Dengan dmikian terdapat cukup banyak perbedaan antara nenek moyang kuda dengan kuda yang kita kenal sekarang. Isolasi waktu Misalnya adalah kuda.[92][93] Dari model-model ini. 2. organisme individu. tiada yang eksklusif. dan seleksi dapat bekerja pada beberapa tingkatan secara serentak. Isolasi geografis Burung Fringilidae yang mungkin terbawa badai dari pantai Equador ke kepulauan Galapagos. Karena pulas-pulau itu cukup jauh jaraknya maka perkawinan populasi satu pulau dengan pulau lainnya sangat jarang terjadi.

Yang paling umum terjadi pada hewan adalah spesiasi alopatrik.[141] Ia telah terpantau berkali-kali pada kondisi laboratorium yang terkontrol maupun di alam bebas. spesiasi dihasilkan oleh isolasi reproduksi yang diikuti dengan divergensi genealogis. Mutasi kromosom Empat mekanisme spesiasi. Terdapat empat mekanisme spesiasi. Domestikasi memindahkan makhluk-makhluk tersebut dari habitat aslinya ke dalam lingkungan yang diciptakan manusia. Spesiasi adalah proses suatu spesies berdivergen menjadi dua atau lebih spesies. Domestikasi Hewan ternak yang dijinakkan dari hewan liar dan tanaman budi daya dari tumbuhan liar adalah contoh domestikasi. Hal ini mengakibatkan muncul jenis hewan dan tumbuhan yang memiliki sifat menyimpang dari sifat aslinya. 4.Galapagos menjadi spesies yang terpisah. 3. yang terjadi pada populasi yang awalnya terisolasi .[142] Pada organisme yang berkembang biak secara seksual.

[141] Secara umum. Dalam hal ini. pemisahan pada akhirnya akan menghasilkan organisme yang tidak akan dapat berkawin campur. Seleksi di bawah kondisi demikian dapat menghasilkan perubahan yang sangat cepat pada penampilan dan perilaku organisme. tanaman berevolusi menjadi resistan terhadap kadar logam yang tinggi dalam tanah. Seleksi keluar terhadap kawin campur dengan populasi tetua menghasilkan perubahan pada waktu pembungaan. namun berbeda dalam hal tidak adanya pemisahan secara fisik antara dua populasi. serta peralihan karakter.[146] Mekanisme ketiga spesiasi adalah spesiasi parapatrik. yang dapat mengalami spesiasi parapatrik sebagai respon terhadap polusi logam terlokalisasi yang berasal dari pertambangan.[148] . menyebabkan isolasi reproduksi. Seleksi keluar terhadap hibrid antar dua populasi dapat menyebabkan "penguatan". yang terjadi ketika sebagian kecil populasi organisme menjadi terisolasi dalam sebuah lingkungan yang baru. ini terjadi ketika terdapat perubahan drastis pada lingkungan habitat tetua spesies. Ini berbeda dengan spesiasi alopatrik dalam hal ukuran populasi yang lebih kecil dari populasi tetua. yang terjadi ketika dua spesies menjadi lebih berbeda pada penampilannya. misalnya melalui fragmentasi habitat atau migrasi.[147] Pada kasus ini. Ia mirip dengan spesiasi peripatrik dalam hal ukuran populasi kecil yang masuk ke habitat yang baru.[145] Mekanisme kedua spesiasi adalah spesiasi peripatrik. yang merupakan evolusi sifat yang mempromosikan perkawinan dalam spesies. efek pendiri menyebabkan spesiasi cepat melalui hanyutan genetika yang cepat dan seleksi terhadap lungkang gen yang kecil. Spesiasi ini dihasilkan dari evolusi mekanisme yang mengurangi aliran genetika antara dua populasi.[143][144] Karena seleksi dan hanyutan bekerja secara bebas pada populasi yang terisolasi.secara geografis. Salah satu contohnya adalah rumput Anthoxanthum odoratum.

[149] Secara umum. di mana spesies berdivergen tanpa isolasi geografis atau perubahan pada habitat. menghasilkan spesies hibrid.Isolasi geografis burung Finch di Kepulauan Galapagos menghasilkan lebih dari satu lusin spesies baru. Mekanisme ini cukup langka karena hanya dengan aliran gen yang sedikit akan menghilangkan perbedaan genetika antara satu bagian populasi dengan bagian populasi lainnya.[150] Salah satu jenis spesiasi simpatrik melibatkan perkawinan silang dua spesies yang berkerabat. Hal ini tidaklah umum terjadi pada hewan karena hewan hibrid bisanya mandul. spesiasi simpatrik pada hewan memerlukan evolusi perbedaan genetika dan perkawinan tak-acak. karena tanaman sering menggandakan jumlah kromosomnya.000 tahun yang lalu. mengijinkan kajian .[152] Hal ini terjadi sekitar 20. menghasilkan spesies baru Arabidopsis suecica.[151] Salah satu contoh kejadian spesiasi ini adalah ketika tanaman Arabidopsis thaliana dan Arabidopsis arenosa berkawin silang. Sebaliknya. perkawinan silang umumnya terjadi pada tanaman. membentuk poliploid. Ini mengijinkan kromosom dari tiap spesies tetua membentuk pasangan yang sepadan selama meiosis.[153] dan proses spesiasi ini telah diulang dalam laboratorium. Mekanisme keempat spesiasi adalah spesiasi simpatrik. mengijinkan isolasi reproduksi berkembang.

Bila perbandingan antara genotp-genotp dalam satu populasi tidak berubah dari satu generasi ke generasi. Tidak ada seleksi 3. maka menurut Weinberg : (p+q)=1 Bila frekuensi gen A=p dan frekuensi gen a =1 maka frekuensi genotip : AA : Aa : aa : p^2 : 2pq : q^2 . 2. karena setengah dari kromosom yang berganda akan tidak sepadan ketika berkawin dengan organisme yang kromosomnya tidak berganda. maka frekuensi gen dalam populasi tersebut dalam keadaan seimbang.[154] Sebenarnya. Apabila frekuensi gen yang satu dinyatakan dengan p dan alelnya adalah q. Prinsip-prinsip Hukum Hardy Weinberg Pada proses evolusi terjadi perubahan frekuensi gen. penggandaan kromosom dalam spesies merupakan sebab utama isolasi reproduksi. Frekuensi gen seimbang bila : 1. Populasi besar Bila frekuensi gen dalam satu populasi ada dalam keadaan seimbang berlaku Hukum Hardy Weinberg. Perkawinan acak 5.mekanisme genetika yang terlibat dalam proses ini. Tidak ada mutasi atau mutasi berjalan seimbang (jika gen A bermutasi menjadi gen a. maka harus ada gen a yang menjadi gen A dalam jumlah yang sama). Tidak ada migrasi 4.

BAB III PENUTUP KESIMPULAN Mekanisme evolusi terjadi karena adanya variasi genetik dan seleksi alam. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->