P. 1
Jenis Jenis Thermometer

Jenis Jenis Thermometer

|Views: 302|Likes:
Published by Rusli Halim

More info:

Published by: Rusli Halim on Sep 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2013

pdf

text

original

JENIS JENIS THERMOMETER

1. Thermometer Inframerah: Desain utama terdiri dari lensa pemfokus energi infra merah pada detektor, yang mengubah energi menjadi sinyal yang bisa ditunjukkan dalam unit temperatur setelah disesuaikan dengan variasi temperatur lingkungan. Konfigurasi fasilitas pengukur suhu ini bekerja dari jarak jauh tanpa menyentuh objek. Dengan demikian, termometer infra merah berguna mengukur suhu pada keadaan dimana termokopel atau sensor tipe lainnya tidak dapat digunakan atau tidak menghasilkan suhu yang akurat untuk beberapa keperluan.Termometers Infrared dapat digunakan untuk beberapa fungsi pengamatan temperatur. Beberapa contoh, antara lain: • Mendeteksi awan untuk sistem operasi teleskop jarak jauh. • Memeriksa peralatan mekanika atau kotak sakering listrik atau saluran hotspot • Memeriksa suhu pemanas atau oven, untuk tujuan kontrol dan kalibrasi • Mendeteksi titik api/menunjukkan diagnosa pada produksi papan rangkaian listrik • Memeriksa titik api bagi pemadam kebakaran • Mendeteksi suhu tubuh makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dll.

2. Termometer Termokopel Termokopel paling cocok digunakan untuk mengukur rentangan suhu yang luas, hingga 1800 K. Sebaliknya, kurang cocok untuk pengukuran dimana perbedaan suhu yang kecil harus diukur dengan akurasi tingkat tinggi, contohnya rentang suhu 0--100 °C dengan keakuratan 0.1 °C. Untuk aplikasi ini, Termistor dan RTD lebih cocok. Contoh Penggunaan Termokopel yang umum antara lain : • Industri besi dan baja • Pengaman pada alat-alat pemanas • Untuk termopile sensor radiasi • Pembangkit listrik tenaga panas radioisotop, salah satu aplikasi termopile.

3. Thermometer Air Raksa Termometer yang pipa kacanya diisi dengan raksa disebut termometer raksa. Termometer raksa dengan skala celcius adalah termometer yang umum dijumpai dalam keseharian . Alat yang dirancang untuk mengukur suhu adalah termometer. Terdapat banyak jenis

Jangkauan suhu raksa cukup lebar dan sesuai untuk pekerjaan laboratoriun (-40 derajat Celcius s/d 350 derajat Celcius) 5. di mana terdapat alkohol atau air raksa pada bagian tengah tabung. 4. alkohol mengalami perubahan volum yang besar. Raksa termasuk zat berbahaya (sering digunakan “air keras”) sehingga termometer raksa berbahaya jika tabungnya pecah. kalau suhu materi tersebut berubah. Maksudnya. Volume raksa berubah secara teratur ketika terjadi perubahan suhu. Raksa tidak membasahi kaca ketika memuai atau menyusut. karena untuk kenaikana suhu yang kecil. Sebaliknya. Biasanya. Cara kerja nya: ada sebuah tabung kaca. Titik beku alcohol lebih rendah daripada air raksa. alkohol atau air raksa yang berada di dalam wadah akan memuai sehingga panjang kolom alkohol atau air raksa akan bertambah. bentuk dan ukuran materi tersebut juga ikut2an berubah. Keuntungan dari thermometer air raksa: 1. 4. 2. Raksa dapat terpanasi secara merata sehingga menunjukkan suhu cepat dan tepat. kita memanfaatkan materi yang bersifat termometrik (sifat materi yang berubah terhadap temperatur). 3. tetapi prinsip kerjanya sebenarnya sama. panjang kolom alkohol atau air raksa akan berkurang. Kebanyakan termometer menggunakan materi yang bisa memuai ketika suhunya berubah. Kerugian dari thermometer air raksa: 1. Pada bagian luar tabung kaca terdapat angka-angka yang merupakan skala termometer tersebut. Alkohol dapat mengukur suhu yang sangat dingin (misalnya suhu di daerah kutub) karena titik beku alkohol sangat rendah yaitu -112 derajat celcius. Alkohol memiliki titik didih rendah yaitu 78 derajat Celcius sehingga pemakaiannya terbatas (antara lain tidak dapat mengukur suhu air ketika mendidih.termometer. Lihat gambar…. ketika suhu menurun. Ketika suhu meningkat. Raksa mudah dilihat karena mengkilap.. 3. Raksa tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah (misalnya suhu di kutub utara dan kutub selatan) 3. Keuntungan: 1. Alkohol terliti. Angka yang ditunjukkan oleh ujung kolom alkohol atau air raksa merupakan nilai suhu yang diukur. Raksa mahal 2. Kerugian: 1. Termometer Alkohol: Thermometer alcohol digunakan untuk mengukur suhu yang rendah karena titik beku alcohol sangat rendah. . Alkohol lebih murah dibandingkan raksa 2.

Thermometer ini banyak digunakan oleh para pengamat cuaca untuk mengamati suhu tertinggi dan terendah dalam satu hari. Cairan yang digunakan untuk mengisi thermometer ini adalah raksa. Pada saat suhu meningkat. penunjuk akan berputar. oleh karena itu thermometer ini sering disebut thermometer Six Bellani. Termometer yang menggunakan lembaran bimetal biasanya digunakan sebagai termometer udara biasa. Termometer Klinis Thermometer jenis ini digunakan untuk mengukur suhu badan manusia. Thermometer Bimetal Jenis termometer lain yang biasa digunakan adalah termometer yang menggunakan lembaran bimetal (dua logam yang jenisnya berbeda dan kecepatan pemuaiannya juga berbeda). 6. 8. Biasanya keping bimetal berbentuk spiral. Prinsip kerjanya adalah jika suhu naik maka volume alkohol akan bertambah dan saat suhu turun volumenya menyusut. di mana salah satu ujung keping tetap. Karena hambatan listrik biasanya dapat diukur secara tepat. Akibatnya keping tersebut melengkung. Ketika suhu berubah. Alkohol membasahi (melekat) pada dinding kaca. Misalnya termometer hambatan. Thermometer Maksimum-Minimum: Thermometer maksimim-minimum pertama kali dibuat oleh Six dan Bellani. 5. Cairan pengisinya adalah alkohol. bervariasi sesuai suhu. biasanya diukur perubahan hambatan listrik suatu kumparan kawat tipis atau silinder karbon atau kristal germanium. Untuk meningkatkan ketelitian. angka skala tersebut digunakan karena suhu tubuh manusia tidak mungkin kurang atau lebih dari angka itu. 7. termometer oven dll. sehingga harus diberi warna terlebih dahulu agar mudah dilihat . Alkohol tidak berwarna.1ºC. Biasa digunakan para dokter & perawat untuk mengukur suhu tubuh manusia. . biasanya menggunakan sifat elektris suatu materi. Pada termometer hambatan. sedangkan ujung lain dihubungkan ke penunjuk skala . 3. termometer ruangan. Tingkat ketelitian thermometer klinis sangat tinggi mencapai 0.2. salah satu logam mengalami pemuaian yang lebih besar dari logam lain. Termometer yang lebih akurat alias lebih tepat. maka termometer hambatan bisa mengukur suhu secara lebih tepat daripada termometer biasa. TERMOMETER GALILEO Termometer Galileo adalah termometer yang dibuat dari air raksa yang ditempatkan pada suatu tabung kaca. Skala pada thermometer klinis berkisar antara 25ºC-42ºC. Tanda yang dikalibrasi pada tabung membuat temperatur dapat dibaca sesuai panjang air raksa di dalam gelas.

Ruangan di antara air raksa dapat diisi atau dibiarkan kosong. TERMISTOR Termistor (bahasa Inggris: thermistor) adalah alat atau komponen atau sensor elektronika yang dipakai untuk mengukur suhu. Ada dua macam termistor secara umum: Posistor atau PTC (Positive Temperature Coefficient).021. Prinsip dasar dari termistor adalah perubahan nilai tahanan (atau hambatan atau werstan atau resistance) jika suhu atau temperatur yang mengenai termistor ini berubah. pemuaian dan penyempitan volume air raksa kemudian dilanjutkan ke bagian tabung yang lebih sempit.biasanya ada bohlam air raksa pada ujung termometer yang berisi sebagian besar air raksa.491. . dan NTC (Negative Temperature Coefficien). Termistor ditemukan oleh Samuel Ruben pada tahun 1930. sementara NTC justru kebalikannya. 9. Termistor ini merupakan gabungan antara kata termo (suhu) dan resistor (alat pengukur tahanan). dan mendapat hak paten di Amerika Serikat dengan nomor #2. Nilai tahanan pada PTC akan naik jika suhunya naik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->