P. 1
Rpp Ipa Fisika Kelas Viii Semester Gasal

Rpp Ipa Fisika Kelas Viii Semester Gasal

|Views: 438|Likes:
Published by Arsyad Riyadi

More info:

Published by: Arsyad Riyadi on Sep 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2013

pdf

text

original

PERANGKAT PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

KELAS VIII SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Mata Pelajaran IPA Fisika Nama Guru Arsyad Riyadi, S.Si NIP. 197908292005 01 1 006

SMP Negeri 2 Pengadegan Jalan Raya Bedagas Pengadegan Purbalingga 2011/2012

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : SMP Negeri 2 Pengadegan : VIII/1 : IPA : 4 X 40’ ( 2X pertemuan )

Standar Kompetensi 5. Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan seharihari. Kompetensi Dasar 5.1 Mengidentifikasi jenis-jenis gaya, penjumlahan gaya, dan pengaruhnya pada suatu benda yang dikenai gaya. Indikator : 1. Melukiskan penjumlahan gaya dan selisih gaya-gaya segaris baik yang searah maupun berlawanan. 2. Membedakan besar gaya gesekan pada berbagai permukaan yang berbeda kekasarannya yaitu pada permukaan benda yang licin, agak kasar, dan kasar 3. Menunjukkan beberapa contoh adanya gaya gesekan yang menguntungkan dan gaya gesekan yang merugikan 4. Membandingkan berat dan massa suatu benda A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian gaya. 2. Menyebutkan macam-macam gaya. 3. Membedakan gaya sentuh dan gaya tak sentuh. 4. Menyebutkan beberapa contoh gaya sentuh dan gaya tak sentuh. 5. Mengamati perubahan yang ditimbulkan gaya. 6. Menuliskan diagram vektor untuk menggambarkan gaya. 7. Menjelaskan pengertian resultan gaya. 8. Menentukan resultan gaya-gaya yang searah. 9. Menentukan resultan gaya-gaya yang berlawanan arah. 10.Menentukan resultan gaya berbentuk sudut. 11.Menjelaskan pengertian keseimbangan. 12. Menjelaskan syarat terjadinya keseimbangan.

Karakter siswa yang diharapkan : - Disiplin ( Discipline ) - Rasa hormat dan perhatian ( respect ) - Tekun ( diligence ) - Tanggung jawab ( responsibility ) - Ketelitian ( carefulness) B. Materi Pembelajaran Gaya • Gaya adalah tarikan atau dorongan. Satuan gaya dalam SI adalah Newton. Alat ukur gaya disebut neraca pegas (dinamometer). 1

• Ada 2 jenis gaya, yaitu gaya sentuh dan tidak sentuh. Gaya sentuh adalah gaya yang bekerja melalui sentuhan langsung Contoh : gaya otot dan gaya gesekan Gaya tak sentuh adalah gaya yang bekerja tidak melalui sentuhan. Contoh : gaya tarik bumi (gravitasi), gaya listrik dan gaya magnet. • Perubahan-perubahan yang ditimbulkan oleh gaya adalah : suatu benda diam menjadi bergerak, benda bergerak menjadi diam, terjadi perubahan bentuk, perubahan kecepatan dan perubahan arah gerak. • Gaya termasuk besaran vektor, yaitu besaran yang memiliki besar (nilai) dan arah. Suatu gaya dapat digambarkan dengan melalui diagram vektor. Contoh : Gambarkan gaya sebesar 20 Newton ke kanan dengan menggunakan diagram vektor? (1 cm mewakili 5 Newton) Jawab 1 cm mewakili 5 Newton sehingga 20 Newton digambarkan dengan = 4 cm • Resultan gaya adalah sebuah gaya yang menggantikan dua gaya atau lebih. Gaya – gaya yang searah dijumlahkan Contoh : F 1 = 4 Newton ke kanan F2 = 2 Newton ke kanan Tentukan resultan dari F1 + F 2? Jawab :
F 1 F2 R = F1 + F2 = 6 N

Gaya – gaya yang berlawanan dikurangkan Contoh : F 1 = 4 Newton ke kanan F2 = 2 Newton ke kiri Tentukan resultan dari F1 + F 2? Jawab :
F 1

R = F1 + F2 = 2 N

• Dua buah gaya yang membentuk sudut 900
R

F 2 F 1

R=

F12 + F22

2

Contoh : Dua buah vektor masing-masing sebesar 4 N dan 3 N membentuk sudut 900 satu sama lain. Berapa resultan gayanya? Jawab : F1 = 4 N F2 = 3 N
R= F12 + F22 = 4 2 + 3 2 = 16 + 9 = 25 = 5 Newton

• Dua buah gaya atau lebih dikatakan seimbang jika resultan gayanya sama dengan nol. Pada keadaan ini benda tersebut diam atau bergerak lurus dengan kecepatan tetap. C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Eksperimen - Observasi - Ceramah D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Sebutkan macam-macam gaya - Dapatkah gaya diukur? Jika dapat, bagaimana cara mengukurnya? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan gaya? - Alat apakah yang digunakan untuk mengukur gaya? • Pra eksperimen: - Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum. 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Peserta didik menjelaskan pengertian gaya. - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai cara mengukur gaya dengan menggunakan neraca pegas. - Peserta didik memperhatikan diagram vektor untuk menggambarkan gaya yang disampaikan oleh guru. - melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; - menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain; - memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya; 3

-

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

 Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya. - Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan macammacam gaya. - Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan gaya sentuh dan gaya tak sentuh. - Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh gaya sentuh dan gaya tak sentuh. - Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. - Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. - Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah balon yang telah ditiup, sebuah gelang karet, dan sebuah bola. - Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati perubahan yang ditimbulkan gaya - Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. - Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. - Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan. - Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. - Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - Guru membimbing siswa untuk membuat kesimpulan. - Guru memberi tugas rumah.

4

PERTEMUAN KEDUA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Bagaimana menentukan resultan gaya-gaya yang berlawanan arah? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan resultan gaya? • Pra eksperimen: - Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum. 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Siswa dapat Menjelaskan pengertian resultan gaya - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai syarat terjadinya keseimbangan. - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan resultan gaya berbentuk sudut. - Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan resultan gaya-gaya yang searah, berlawanan arah, dan berbentuk sudut yang disampaikan oleh guru. - Guru memberikan beberapa soal menentukan resultan gayagaya yang searah, berlawanan arah, dan berbentuk sudut untuk dikerjakan oleh peserta didik. - melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; - menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain; - memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya; - melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan - memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis; - memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; - memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; - memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

5

-

memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok; memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan; memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

 Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, - memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber, - memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, - memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Fisika b. Buku referensi yang relevan c. Alat dan bahan praktikum d. Lingkungan

6

F. Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Teknik Kompetensi Penilaian Tes tulis • Melukiskan penjumlahan gaya dan selisih gayagaya segaris baik yang searah maupun Tes unjuk berlawanan. kerja • Membedakan besar gaya gesekan pada berbagai permukaan yang berbeda kekasarannya yaitu Tes tulis pada permukaan benda yang licin, agak kasar, dan kasar • Menunjukkan beberapa contoh adanya gaya gesekan yang menguntungkan dan gaya gesekan yang merugikan Membandingkan berat dan massa suatu benda Tes tulis

Bentuk Instrumen Tes uraian

Instrumen/ Soal Bila A memiliki gaya 10 N dan B 20 N yang arahnya sama, Hitung resultan gayanya ? Lakukan percobaan tentang gaya gesek pada permukaan licin dan permukaan kasar lalu bandingkan hasil dari kedua percobaan tsb. Sebutkan contoh gaya gesek yang menguntungkan dan yang merugikan dalam kehidupan sehari-hari. Apakah perbedaan berat dan massa suatu benda?

Uji petik kerja produk

Tes isian

Tes uraian

Mengetahui Kepala Sekolah

Pengadegan, Juli 2011 Guru Mapel

Drs. Fachrudin NIP. 19530811 198203 1 003

Arsyad Riyadi, S.Si NIP. 19790829 200501 1 006

7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : SMP Negeri 2 Pengadegan : VIII/2 : IPA : 4 X 40’ ( 2x pertemuan )

Standar Kompetensi 5. Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan seharihari. Kompetensi Dasar 5.2. Menerapkan hukum Newton untuk menjelaskan berbagai peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. Indikator : 1. Mendemonstrasikan hukum I Newton secara sederhana dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari 2. Mendemonstrasikan hukum II Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari 3. Mendemonstrasikan hukum III Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menyebutkan bunyi hukum I Newton. 2. Menyebutkan penerapan hukum I Newton dalam kehidupan seharihari. 3. Menyebutkan bunyi hukum II Newton. 4. Menyebutkan penerapan hukum II Newton dalam kehidupan seharihari. 5. Menyebutkan bunyi hukum III Newton. 6. Menyebutkan penerapan hukum III Newton dalam kehidupan seharihari. 7. Menjelaskan pengertian gaya gesekan. 8. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya gesekan. 9. Membedakan gaya gesekan statis dan gaya gesekan kinetis. 10.Menyebutkan gaya gesekan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. 11.Menyebutkan gaya gesekan yang merugikan dalam kehidupan seharihari. 12.Menjelaskan pengertian gaya berat. 13.Menjelaskan faktor yang mempengaruhi gaya berat di permukaan bumi. 14.Membedakan berat dan massa suatu benda. 15. Menjelaskan gaya pada benda yang diam.

Karakter siswa yang diharapkan : - Disiplin ( Discipline ) - Rasa hormat dan perhatian ( respect )

8

-

Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness)

B. Materi Pembelajaran Hukum Newton 1. Hukum I Newton : Hukum Kelembamam Σ F=0 Jika resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan nol, maka benda dalam keadaan diam atau bergerak lurus dengan kecepatan tetap Contoh : Pada saat supir bus mendadak mengerem, maka para penumpang terdorong ke depan. 2. Hukum II Newton : Tentang gaya dan percepatan Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sebanding dengan resultan gaya dan berbanding terbalik dengan massa benda. a=
Σ F atau Σ F = m a m

F = gaya (N) m = massa (kg) a = percepatan (m/s2) 3. Hukum III Newton : Hukum Aksi-Reaksi Gaya aksi-reaksi bekerja pada dua benda yang berbeda, segaris, berlawanan arah dengan besar yang sama. F aksi = - F reaksi Contoh : Ketika kita memukul tembok, jari yang menyentuh tembok terasa sakit. 4. Gaya gesekan adalah gaya yang ditimbulkan oleh dua buah benda yang bergesekan dan arahnya berlawanan dengan arah gerak benda. Besarnya gaya gesekan tergantung pada kekasaran permukaan sentuh.

Fges

m

F

a=

ΣF F − Fges = m m

5. Berat benda adalah gaya tarik bumi yang bekerja pada benda tersebut. W = m g; W = berat (N) m = massa (kg) g = percepatan gravitasi (m/s2) C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 9

2. Metode : - Diskusi kelompok - Observasi - Eksperimen - Ceramah D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: Apa yang terjadi jika mobil yang kamu tumpangi itu berhenti secara tiba-tiba? Apakah yang menyebabkan kita dapat berjalan diatas lantai? • Prasyarat pengetahuan: Apakah bunyi hukum I Newton? Apakah bunyi hukum III Newton? 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai hukum Newton I dan penerapannya dalam kehidupan seharihari. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan bunyi hukum I Newton. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan bunyi hukum II Newton.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan hukum Newton tentang gerak. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan penerapan hukum II Newton dalam kehidupan sehari-hari. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Peserta didik memperhatikan contoh soal penerapan hukum II Newton yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal penerapan hukum II Newton untuk dikerjakan oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan bunyi hukum III Newton. Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan penerapan hukum III Newton. 10

Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: Dapatkah kamu berjalan cepat di dalam kolam renang? Apakah gaya gesekan bermanfaat bagi kehidupan kita atau malah merugikan? • Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan gaya gesekan? Apakah peranan gaya gesekan dalam kehidupan seharihari? • Pra eksperimen: Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum. 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: Siswa dapat Menjelaskan pengertian gaya gesekan. melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain; memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya; melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

11

 Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis; memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok; memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan; memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber, memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; - melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

12

-

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Fisika. b. Buku referensi yang relevan c. Alat dan bahan praktikum d. Lingkungan F. Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Teknik Kompetensi Penilaian • Mendemonstrasika Tes unjuk kerja n hukum I Newton secara sederhana dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Tes unjuk kerja • Mendemonstrasika n hukum II Newton dan penerapannya Tes tulis dalam kehidupan sehari-hari • Mendemonstrasika n hukum III Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari . Bentuk Instrumen Uji petik kerja prosedur Uji petik kerja prosedur Tes uraian

Instrumen/ Soal Lakukan percobaan tentang Hukum I Newton Lakukan percobaan tentang hukum II Newton.

Berikan contoh penerapan hukum Newton dalam kehidupan sehari-hari

Mengetahui Kepala Sekolah

Pengadegan, Juli 2011 Guru Mapel

Drs. Fachrudin NIP. 19530811 198203 1 003

Arsyad Riyadi, S.Si NIP. 19790829 200501 1 006

13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : SMP Negeri 2 Pengadegan : VIII/2 : IPA : 4 X 40’

Standar Kompetensi 5. Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan seharihari. Kompetensi Dasar 5.3 Menjelaskan hubungan bentuk energi dan perubahannya, prinsip usaha dan energi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Indikator :

1. Menunjukkan bentuk-bentuk energi dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari 2. Mengaplikasikan konsep energi dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari 3. Membedakan konsep energi kinetik dan energi potensial pada suatu benda yang bergerak 4. Mengenalkan hukum kekekalan energi melalui contoh dalam kehidupan sehari-hari 5. Menjelaskan kaitan antara energi dan usaha 6. Menunjukkan penerapan daya dalam kehidupan sehari-hari A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian energi. 2. Menyebutkan satuan energi. 3. Menyebutkan bentuk-bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari. 4. Menyebutkan aplikasi konsep energi dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari. 5. Mengamati perubahan bentuk energi. 6. Menyebutkan hukum kekekalan energi. 7. Menjelaskan pengertian energi mekanik. 8. Membedakan konsep energi kinetik dan energi potensial. 9. Menyebutkan bunyi hukum kekekalan energi mekanik. 10.Menjelaskan pengertian usaha. 11.Menjelaskan kaitan antara energi dan usaha. 12.Membedakan usaha yang bernilai positif dan usaha yang bernilai negatif. 13.Menghitung usaha oleh beberapa buah gaya. 14.Menjelaskan pengertian daya. 15.Menyebutkan satuan daya. 16.Menentukan besarnya daya yang digunakan dalam kehidupan seharihari.

14

Karakter siswa yang diharapkan : - Disiplin ( Discipline ) - Rasa hormat dan perhatian ( respect ) - Tekun ( diligence ) - Tanggung jawab ( responsibility ) - Ketelitian ( carefulness) B. Materi Pembelajaran Energi, Usaha dan Daya 1. Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. 1 kal = 4,2 J 1 joule = 0,24 kal 2. Bentuk-bentuk energi a. Energi mekanik, terdiri dari energi kinetik dan energi potensial. b. Energi panas (kalor) , timbul dari energi kinetik partikel-partikel penyusun benda. c. Energi kimia adalah energi yang terkandung dalam bahan bakar. d. Energi listrik, terdapat dalam arus listrik e. Energi bunyi, dihasilkan dari semua benda yang bergetar 3. Energi kekekalan energi :” energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan “ 4. Energi mekanik a. Energi potensial : energi yang dimiliki benda karena kedudukannya. Ep = m g h Ep = energi potensial (J) h= ketinggian (m) b. Energi kinetik : energi yang dimiliki benda karena geraknya Ek = ½ mv2 Ek = energi kinetik (J) v= kecepatan (m/s) Energi mekanik : Em = Ep + Ek Suatu benda yang dilempar ke atas: saat naik, kecepatan berkurang dan h bertambah (EK berkurang dan EP bertambah) saat turun kecepatan bertambah dan h berkurang (EK bertambah dan EP berkurang) 5. Usaha adalah hasil kali gaya terhadap perpindahan : W = F s; W = Usaha (J); F = gaya (N) s = perpindahan (m) 6. Daya : P =
W Fs = =Fv t t

15

P = daya (Watt) W = Usaha (Joule) s = perpindahan (m) v = kecepatan (m/s) t = waktu (s) Satuan daya : 1 joule/sekon = 1 watt (W) 1 Horse Power (Hp) = 746 W C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Eksperimen - Observasi - Ceramah D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: Mengapa setelah melakukan sejumlah aktivitas tubuh kita terasa lemas? Dapatkah manusia menciptakan energi? • Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan energi? Apakah bunyi hukum kekekalan energi? • Pra eksperimen: Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum. 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan energi potensial dan energi kinetik suatu benda. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan energi potensial dan energi kinetik.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian energi. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan satuan energi.

16

Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai bentuk-bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan perubahan energi. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil lampu listrik, setrika listrika, dua batang kayu kering, sebongkah batu, dua batang besi, senter dan baterainya, aki mobil, lampu bohlam 12 V, dan dua utas kabel. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati perubahan bentuk energi Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan hukum kekekalan energi. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai hukum kekekalan energi. Perwakilan peserta didik untuk menyebutkan bunyi hukum kekekalan energi. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan energi mekanik. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara energi potensial dan energi kinetik. Guru memberikan beberapa soal menentukan energi potensial dan energi kinetik untuk dikerjakan oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:

17

Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: Apakah syarat energi mekanik suatu benda bernilai konstan? Apakah lifter yang mengangkat beban tergolong melakukan usaha? • Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan hukum kekekalan energi mekanik? Apakah yang dimaksud dengan usaha? 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian energi mekanik. - Peserta didik memperhatikan cara menentukan rumusan daya yang disampaikan oleh guru. - melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; - menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain; - memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya; - melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan - memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis; - Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan hukum kekekalan energi mekanik.

18

-

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai hukum kekekalan energi mekanik. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan syarat energi mekanik suatu benda bernilai konstan. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian usaha. Peserta didik memperhatikan cara menentukan rumusan usaha yang dilakukan suatu benda yang disampaikan oleh guru. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan usaha yang disampaikan oleh guru. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai kaitan usaha dan energi. memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok; memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan; memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

 Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, - memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber, - memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, - memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

19

3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; - melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram; - memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Fisika b. Buku referensi yang relevan c. Alat dan bahan praktikum d. Lingkungan F. Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi • Menunjukkan bentuk-bentuk energi dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari Mengaplikasika n konsep energi dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari Membedakan konsep energi kinetik dan energi potensial pada suatu benda yang bergerak Teknik Bentuk Penilaian Instrumen Tes lisan Daftar pertanyaa n Instrumen/ Soal Apakah yang kamu ketahui tentang bentuk-bentuk energi ? Dalam rangkaian listrik tertutup dengan sebuah lampu terjadi perubahan energi .... Jelaskan perbedaan antara energi kinetik dan energi potensial. Jelaskan hukum kekekalan energi dan berikan contohnya dalam kehidupan seharihari.

Tes tulis

Tes uraian

Tes tulis

Tes uraian

Tes tulis

Tes uraian

Tes tulis Tes uraian

20

Mengenalkan hukum kekekalan energi melalui contoh dalam kehidupan sehari-hari Menjelaskan kaitan antara energi dan usaha Menunjukkan penerapan daya dalam kehidupan sehari-hari

Tes tulis

Isian Apakah perbedaan antara energi dan usaha ? Daya merupakan kecepatan dalam melakukan ......

Mengetahui Kepala Sekolah

Pengadegan, Juli 2011 Guru Mapel

Drs. Fachrudin NIP. 19530811 198203 1 003

Arsyad Riyadi, S.Si NIP. 19790829 200501 1 006

21

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas Mata Pelajaran Alokasi waktu : SMP Negeri 2 Pengadegan : VIII (Delapan) : IPA : 6 X 40’ ( 3x pertemuan )

Standar Kompetensi 5. Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan seharihari. Kompetensi Dasar 5.4. Melakukan percobaan tentang pesawat sederhana dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Indikator : 1. Menunjukkan penggunaan beberapa pesawat sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari misalnya tuas (pengungkit), katrol tunggal baik yang tetap maupun yang bergerak, bidang miring, dan roda gigi (gear) 2. Menyelesaikan masalah secara kuantitatif sederhana yang berhubungan dengan pesawat sederhana A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian pesawat sederhana. 2. Menyebutkan pesawat sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. 3. Menjelaskan mekanisme pesawat sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. 4. Menyebutkan macam-macam tuas. 5. Menjelaskan prinsip kerja tuas. 6. Menjelaskan keuntungan mekanik tuas. 7. Menjelaskan keuntungan mekanik katrol. 8. Menjelaskan prinsip kerja bidang miring. 9. Menjelaskan keuntungan mekanik bidang miring. 10.Menyebutkan contoh pemanfaatan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari. 11.Menyelidiki bidang miring pada sekrup. 12. Menjelaskan prinsip kerja roda gigi (gir).

Karakter siswa yang diharapkan : - Disiplin ( Discipline ) - Rasa hormat dan perhatian ( respect ) - Tekun ( diligence ) - Tanggung jawab ( responsibility ) - Ketelitian ( carefulness)

22

B. Materi Pembelajaran esawat Sederhana Pesawat sederhana adalah alat yang digunakan untuk memudahkan melakukan usaha a. Tuas Beban x lengan beban = kuasa kali lengan kuasa W lb = F lk KM : f atau lb
w

lk

lk

F

w
lb
b. Katrol - Katrol tetap F = W, Lk = Lb KM = 1 - Katrol bergerak F = ½ W; Lk = 2Lb KM = 2
F

h

F W
W

katrol tetap

katrol bergerak

c. Bidang miring KM =
W s = F h

s
F
W

h

C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Eksperimen - Observasi - Ceramah D. Langkah-langkah Kegiatan 23

PERTEMUAN PERTAMA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Benarkah yang disebut pesawat harus selalu peralatan rumit dan menggunakan teknologi tinggi? - Bagaimana menghitung keuntungan mekanik sistem katrol? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan pesawat sederhana? - Apakah yang dimaksud dengan keuntungan mekanik? • Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum. 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru keuntungan mekanik tuas. - Peserta didik memperhatikan prinsip kerja disampaikan oleh guru. - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru keuntungan mekanik katrol. - Peserta didik memperhatikan contoh soal keuntungan mekanik tuas dan katrol.

menentukan katrol yang

menentukan menentukan

 Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian pesawat sederhana. - Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan pesawat sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. - Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebilah papan yang kuat sepanjang 1 m, sebuah beban bermassa kirakira 10 kg, kayu berbentuk prisma segitiga, dan sebuah neraca pegas dengan skala terbesar 500 N. - Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati prinsip kerja tuas - Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. - Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. - Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai macam-macam tuas berdasarkan susunan kuasa, penumpu, dan beban. - Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan prinsip kerja tuas.

24

-

Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Guru memberikan beberapa soal menentukan keuntungan mekanik tuas dan katrol untuk dikerjakan oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan

 Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. - Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA DAN KETIGA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Benarkah dengan menggunakan bidang miring, gaya dorong yang dibutuhkan menjadi lebih kecil daripada berat beban? - Adakah pesawat sederhana yang dapat menggandakan gerakan? • Prasyarat pengetahuan: - Bagaimana prinsip kerja bidang miring? - Bagaimana prinsip kerja roda gigi (gir)? • Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum. 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Peserta didik memperhatikan prinsip kerja bidang miring yang disampaikan oleh guru. - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan keuntungan mekanik bidang miring. - Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan keuntungan mekanik bidang miring. - melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan

25

menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; - menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain; - memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya; - melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan - memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. - Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil selembar kertas, gunting, dan pensil. - Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menyelidiki bidang miring pada sekrup (Kegiatan 2.10 h.50). - Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. - Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. - Guru memberikan beberapa soal menentukan keuntungan mekanik bidang miring untuk dikerjakan oleh peserta didik. - Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. - Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai pemanfaatan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari. - Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. - Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. - Peserta didik memperhatikan prinsip kerja roda gigi (gir) yang disampaikan oleh guru. - Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis; - memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; - memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; - memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

26

memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok; - memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; - memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan; - memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, - memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber, - memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, - memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; - melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram; - memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; - merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Fisika b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan d. Alat dan bahan praktikum

27

F. Penilaian Hasil Belajar Indikator Teknik Pencapaian Penilaian Kompetensi Tes unjuk • Menunjukkan kerja penggunaan beberapa pesawat sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari misalnya tuas (pengungkit), katrol tunggal baik yang Tes tulis tetap maupun yang bergerak, bidang miring, dan roda gigi (gear) • Menyelesaika n masalah secara kuantitatif sederhana yang berhubungan dengan pesawat sederhana

Bentuk Instrumen Uji petik kerja prosedur dan produk

Instrumen/ Soal Lakukan percobaan dengan menggunakan alat-alat untuk menemukan konsep pesawat sederhana

Isian

Untuk memudahkan melakukan pekerjaan digunakan ....

Mengetahui Kepala Sekolah

Pengadegan, Juli 2011 Guru Mapel

Drs. Fachrudin NIP. 19530811 198203 1 003

Arsyad Riyadi, S.Si NIP. 19790829 200501 1 006

28

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : SMP Negeri 2 Pengadegan : VIII/2 : IPA : 8 X 40’ ( 4x pertemuan )

Standar Kompetensi 5. Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan seharihari. Kompetensi Dasar 5.5. Menyelidiki tekanan pada benda padat, penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Indikator : Menemukan hubungan antara gaya, tekanan, dan luas daerah yang dikenai gaya melalui percobaan 1 1 Mengaplikasikan prinsip bejana berhubungan dalam kehidupan seharihari 1 1 Mendeskripsikan hukum Pascal dan Hukum Archimedes melalui percobaan sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari 1 1 Menunjukkan beberapa produk teknologi dalam kehidupan sehari-hari sehubungan dengan konsep benda terapung, melayang dan tenggelam 1 1 Mengaplikasikan konsep tekanan benda padat, cair, dan gas pada peristiwa alam yang relevan (dalam penyelesaian masalah sehari- hari)
1 1

cair,

dan

gas

serta

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian tekanan. 2. Menyelidiki kaitan antara luas permukaan benda dengan tekanan. 3. Menyelidiki kaitan antara massa benda dengan tekanan. 4. Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan. 5. Menghitung besarnya tekanan yang diberikan suatu benda. 6. Menjelaskan aplikasi konsep tekanan dalam kehidupan sehari-hari. 7. Menjelaskan tekanan dalam zat cair. 8. Mengamati sifat tekanan dalam zat cair. 9. Menyebutkan sifat-sifat tekanan dalam zat cair. 10.Menentukan tekanan zat cair. 11.Mengamati posisi permukaan zat cair dalam bejana berhubungan. 12.Menjelaskan pemanfaatan sifat permukaan zat cair yang selalu mendatar dalam kehidupan sehari-hari. 13.Mengamati tinggi permukaan zat cair dalam pipa U. 14.Menjelaskan hubungan antara massa jenis dan tinggi zat cair dalam pipa U. 15.Menyebutkan bunyi hukum Pascal. 16.Menjelaskan prinsip mesin penghasil gaya hidrolik. 17.Menyebutkan peralatan yang menggunakan prinsip mesin penghasil gaya hidrolik. 18.Menyebutkan bunyi hukum Archimedes. 29

19.Menyelidiki dan menentukan besar gaya angkat. 20.Menjelaskan konsep tenggelam, melayang, dan terapung. 21.Menjelaskan pengaruh massa jenis pada peristiwa tenggelam, melayang, dan terapung. 22.Menyebutkan pemanfaatan gaya Archimedes dalam kehidupan seharihari. 23.Mendemontrasikan adanya tekanan udara. 24.Mengukur tekanan udara. 25.Menyebutkan jenis-jenis barometer. 26.Menjelaskan hubungan antara ketinggian suatu tempat dengan perbedaan tekanan udara. 27. Menjelaskan tekanan gas dalam ruang tertutup.

Karakter siswa yang diharapkan : - Disiplin ( Discipline ) - Rasa hormat dan perhatian ( respect ) - Tekun ( diligence ) - Tanggung jawab ( responsibility ) - Ketelitian ( carefulness) B. Materi Pembelajaran Tekanan Zat cair 1. Tekanan adalah besarnya gaya yang bekerja dibagi luas permukaan bidang. P= F A
F ; P = tekanan (N/m2) A

= gaya (N) = luas bidang tekan (m2)

2. Tekanan hisdrostatis adalah tekanan yang diakibatkan oleh zat cair yang diam dalam suatu kedalaman tertentu Ph = ρ g h = S h Ph = tekanan hidrostatis (N/m2) ρ = massa jenis zat (kg/m3) g = percepatan gravitasi (m/s2) S = berat jenis (N/m3) h = kedalaman (m) Besarnya tekanan hidrostatik dapt diketahui dengan alat Hartl. 3. Hukum Pascal : “ tekanan yang diberikan kepada zat cair di dalam ruangan tertutup diteruskan ke segala arah dan sama besar “ F1 F = 2 F1 F2 A1 A2 F1,2 = gaya pada penampang kecil, besar A1 A1,2 = luas penampang kecil, besar A2 Alat – alat yang menggunakan hukum Pascal : a. Dongkrak hidrolik b. Rem hidrolik 30

c. d.

Alat pengangangkat mobil Kempa hidrolik

4. Permukaan zat cair dalam bejana berhubungan Berlaku hukum utama hidrostatika : “tekanan yang dilakukan oleh zat cair yang sejenis pada kedalaman yang sama adalah sama besar “ P1 = P 2 atau ρ 1h 1 = ρ 2h 2 ρ 1,2 = massa jenis zat cair 1,2 h1,2 = ketinggian zat cair 1,2

ρ1 h1

ρ2

h2

Hukum bejana berhubungan tidak berlaku jika : a. bejana diisi zat cair yang berbeda b. tekanan kedua bejana tidak sama (misalnya salah satu bejan ditutup saat diisi) c. ada pipa kapilernya Penerapan : cerek/teko, menara air, water pas 5. Hukum Archimedes : “ suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut “ F A = ρ a Va g = va S ρ a = massa jenis zat cair (kg/m3) Va = volume benda yang tercelup dalam zat cair Berat di air = Berat di udara – gaya keatas WA = WU – FA Terapung, tenggelam dan melayang a. terapung : ρ benda < ρ zat cair b. melayang : ρ benda = ρ zat cair c. tenggelam : ρ benda > ρ zat cair Penerapan : jembatan ponton, kapal selam, hidrometer, kapal laut, galangan kapal, dan balon udara 6. Torricelli menyimpulkan bahwa tekanan udara yang disebabkan oleh lapisan atmosfer bumi di permukaan laut adalah 76 cm Hg yang disebut satu atmosfer. 1 atm = 76 cm Hg Setiap kenaikan 100 m, tekanan udara turun 1 cm Hg = 10 mm Hg. Ketinggian = (76 cm Hg – Bar) x 100 m Tekanan udara = (76 h ) cm Hg 100

7. Manometer adalah alat yang digunakan untuk tekanan udara di dalam ruang tertutup. a. Manometer zat cair Jika zat cair yang digunakan adalah raksa berlaku : P gas = (tek. atmosfer ± h) cm Hg Jika raksa diganti air, berlaku :

mengukur

31

P gas = (tek.atmosfer ± 1 ,6 ) cm Hg 3 b. Manometer logam/Bourdon : mengukur tekanan gas dalam ruang tertutup yang bertekanan tinggi. 8. Hukum Boyle : “ hasil kali tekanan dan volume gas dalam ruang tertutup adalah tetap” PV = C atau P1V1 = P2V2 Untuk campuran : PV1 + P V2 1 2 Pcampuran = V1 +V2 P1,2 = tekanan pada keadaan 1, 2 VI, 2 = volume pada keadaan 1 dan 2 C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Eksperimen - Observasi - Ceramah D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: Mengapa ketika mendaki gunung telinga kita akan terasa sakit? Bagaimana cara memperbesar tekanan suatu benda? • Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan tekanan? Faktor apakah yang mempengaruhi besarnya tekanan? • Pra eksperimen: Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum. 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Peserta didik dapat menjelaskan pengertian tekanan. - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktorfaktor yang mempengaruhi tekanan dan menentukan rumusannya.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian tekanan.

h

32

-

-

-

-

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah batu bata yang masih utuh dan tiga buah kubus yang ukurannya persis sama tetapi terbuat dari bahan yang berbeda (besi, alumunium, dan kayu). Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menyelidiki kaitan antara luas permukaan dan massa benda dengan tekanan Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan tekanan dari suatu benda yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan tekanan dari suatu benda untuk dikerjakan oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan aplikasi konsep tekanan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

 Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. - Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: Mengapa pada kaleng ringsek yang diisi air dan dilubangi, air akan keluar dari setiap lubang? Bagaimana cara menentukan tekanan dalam zat cair?

33

Prasyarat pengetahuan: Apakah sifat-sifat tekanan dalam zat cair? Faktor apakah yang mempengaruhi tekanan dalam zat cair? Pra eksperimen: Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Peserta didik dapat Menjelaskan tekanan dalam zat cair. - Peserta didik dapat Mengamati sifat tekanan dalam zat cair. - Peserta didik dapat Menyebutkan sifat-sifat tekanan dalam zat cair. - Peserta didik dapat Menentukan tekanan zat cair. - Peserta didik dapat Mengamati posisi permukaan zat cair dalam bejana berhubungan. - Peserta didik dapat Menjelaskan pemanfaatan sifat permukaan zat cair yang selalu mendatar dalam kehidupan sehari-hari.

 Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan tekanan dalam zat cair. - Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil alat hartl, wadah yang cukup besar dan dalam serta air secukupnya. - Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati sifat tekanan dalam zat cair - Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. - Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. - Peserta didik diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan. - Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. - Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan tekanan dalam zat cair. - Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan tekanan dalam zat cair yang disampaikan oleh guru. - Guru memberikan beberapa soal menentukan tekanan dalam zat cair untuk dikerjakan oleh peserta didik. - Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat 34

menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. - Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KETIGA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Mengapa pancuran teko tidak boleh lebih rendah daripada posisi tutupnya? - Apakah yang terjadi jika pipa U diisi dengan dua zat cair yang tidak bercampur? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah manfaat sifat permukaan zat cair yang selalu mendatar? - Bagaimana hubungan antara massa jenis dan tinggi zat cair dalam pipa U? • Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum. 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Peserta didik dapat Mengamati tinggi permukaan zat cair dalam pipa U. - Peserta didik dapat Menjelaskan hubungan antara massa jenis dan tinggi zat cair dalam pipa U. - melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; - menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain; - memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya; - melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

35

-

memfasilitasi peserta didik melakukan laboratorium, studio, atau lapangan.

percobaan

di

 Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis; - memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; - Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan sebuah bejana berhubungan, air, minyak goreng, dan spiritus secukupnya. - Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati posisi permukaan zat cair dalam bejana berhubungan - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan hubungan antara massa jenis dan tinggi zat cair dalam pipa U. - Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan massa jenis zat cair yang dimasukkan dalam pipa U yang disampaikan oleh guru. - Guru memberikan beberapa soal menentukan massa jenis zat cair yang dimasukkan dalam pipa U untuk dikerjakan oleh peserta didik. - memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; - memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; - memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok; - memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; - memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan; - memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, - memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber, - memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, - memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

36

 berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; - melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram; - memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; - merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. PERTEMUAN KEEMPAT 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Mengapa ketika berada di dalam air kita merasakan sakit pada mata? - Bagaimana kalau kamu berjalan di dalam air kolam terasa lebih ringan atau justru lebih berat? - Mengapa sewaktu berenang kamu dapat mengambang, melayang, atau tenggelam? - Mengapa di wilayah dataran tinggi kadar oksigennya menipis?

Prasyarat pengetahuan: Sebutkan bunyi hukum Pascal. Sebutkan bunyi hukum Archimedes. Bagaimana konsep suatu benda dikatakan tenggelam, melayang, dan terapung? - Bagaimana hubungan antara ketinggian suatu tempat dengan perbedaan tekanan udara? Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: 37

-

-

Menjelaskan pengaruh massa jenis pada peristiwa tenggelam, melayang, dan terapung. Menyebutkan pemanfaatan gaya Archimedes dalam kehidupan sehari-hari. Mendemontrasikan adanya tekanan udara. Mengukur tekanan udara. Menyebutkan jenis-jenis barometer. Menjelaskan hubungan antara ketinggian suatu tempat dengan perbedaan tekanan udara. melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain; memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya; melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

 Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis; - memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; - memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; - memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; - memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok; - memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; - memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan; - memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, - memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber, 38

-

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; - melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram; - memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; - merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Fisika b. Buku referensi yang relevan c. Alat dan bahan praktikum F. Penilaian Hasil Belajar Indikator Teknik Pencapaian Penilaian Kompetensi Tes unjuk • Menemukan kerja hubungan antara gaya, tekanan, dan luas daerah yang dikenai gaya melalui Tes tulis percobaan •

Bentuk Instrumen Uji petik kerja prosedur dan produk Tes isian

Instrumen/ Soal Lakukan percobaan untuk menemukan konsep tekanan !

Mengaplikasikan prinsip bejana berhubungan Tes unjuk Uji petik dalam kerja kerja kehidupan prosedur

Sebutkan contoh peristiwa dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan prinsip bejana berhubungan. Lakukan percobaan 39

sehari-hari • Mendeskripsika n hukum Pascal dan Hukum Archimedes melalui percobaan sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Menunjukkan beberapa produk teknologi dalam kehidupan sehari-hari sehubungan dengan konsep benda terapung, melayang dan tenggelam • Mengaplikas ikan konsep tekanan benda padat, cair, dan gas pada peristiwa alam yang relevan (dalam penyelesaian masalah seharihari) Tes tulis Tes tulis Tes isian Tes Uraian

untuk menemukan konsep hukum Pascal dan Hukum archimides. Kelompokkan alat-alat yang prinsip kerjanya berdasarkan hukum Pascal ? Mengapa tanggul di tepi sungai pada bagian bawah dibuat agak lebih kuat dari pada bagian atas ?

Mengetahui Kepala Sekolah

Pengadegan, Juli 2011 Guru Mapel

Drs. Fachrudin NIP. 19530811 198203 1 003

Arsyad Riyadi, S.Si NIP. 19790829 200501 1 006

40

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : SMP Negeri 2 Pengadegan : VIII/1 : IPA : 6 X 40’ ( 3x pertemuan )

Standar Kompetensi 6. Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk teknologi sehari-hari. Kompetensi Dasar 6.1. Mendeskripsikan konsep getaran dan gelombang serta parameterparameternya. Indikator : 1. Mengidentifikasi getaran pada kehidupan sehari-hari 2. Mengukur perioda dan frekuensi suatu getaran 3. Membedakan karakteristik gelombang longitudinal dan gelombang transversal 4. Mendeskripsikan hubungan antara kecepatan rambat gelombang, frekuensi dan panjang gelombang A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian getaran. 2. Menyebutkan contoh getaran dalam kehidupan sehari-hari. 3. Mengamati getaran. 4. Membedakan antara simpangan dan amplitudo. 5. Menjelaskan pengertian periode suatu getaran. 6. Menentukan periode getaran. 7. Mengamati kaitan antara periode dan amplitudo. 8. Menjelaskan pengertian frekuensi suatu getaran. 9. Menjelaskan hubungan antara periode dan frekuensi suatu getaran. 10.Menjelaskan pengertian gelombang. 11.Mengamati gelombang pada tali. 12.Menjelaskan gelombang membawa energi selama perambatannya. 13.Membedakan antara gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik. 14.Menjelaskan pengertian gelombang transversal. 15.Menyebutkan contoh gelombang transversal. 16.Mengamati gelombang transversal pada slinki. 17.Menjelaskan pengertian istilah-istilah yang berkaitan dengan gelombang transversal. 18.Menjelaskan pengertian gelombang longitudinal. 19.Menyebutkan contoh gelombang longitudinal. 20.Mengamati gelombang longitudinal pada slinki. 21. Menjelaskan pengertian kecepatan rambat gelombang. 22.Menjelaskan pengertian panjang gelombang. 23.Menjelaskan hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat 41

gelombang, dan panjang gelombang. 24.Menjelaskan pemantulan gelombang. 25.Menjelaskan penerapan konsep gelombang dalam kehidupan seharihari. Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness)

B. Materi Pembelajaran Getaran dan Gelombang Getaran 1. Getaran adalah gerak bolak-balik suatu partikel secara periodik melalui titik setimbangnya. 2. Periode : T =
t n

t = waktu yang diperlukan n = banyaknya getaran 3. 4. T=
1 f

Frekuensi : f = atau f =
1 T

n Hz t

Hubungan frekuensi dan periode

Gelombang 1. Gelombang adalah suatu usikan yang merambat, yang membawa energi dari satu tempat ke tempat lainnya 2. Berdasarkan ada tidaknya medium : a. gelombang mekanik : gelombang yang tidak memerlukan medium Contoh : gelombang air, tali, bunyi b. gelombang elektromagnet : gelombang yang tidak memerlukan medium Contoh : cahaya, gelombang radio dan TV, sinar X 3. Berdasarkan arah rambatannya : a. Gelombang transversal : gelombang yang arah rambatnya tegak lurus arah getarnya. Contoh : gelombang air, tali, cahaya b. Gelombang longitudial : gelombang yang arah rambatnya sejajar arah getarannya. Contoh : bunyi 4. Cepat rambat gelombang : v= v λ

λ

T

=λ f

= cepat rambat gelombang (m/s) = panjang gelombang (m)

C. Metode Pembelajaran 42

1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Eksperimen - Observasi - Ceramah D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: Apakah yang terjadi jika senar gitar kita petik? Bagaimana cara mengukur periode suatu getaran? • Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan getaran? Apakah yang dimaksud dengan periode? • Pra eksperimen: Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum. 2. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian getaran. Peserta didik dapat Menyebutkan contoh getaran dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat Mengamati getaran. Peserta didik dapat Membedakan antara simpangan dan amplitudo. Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian periode suatu getaran.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian getaran. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh getaran dalam kehidupan sehari-hari. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah mistar plastik, sebuah gitar, sebuah bola pingpong, seutas benang, sebuah pegas, beban bermassa 50 g, dan sebuah statif. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati getaran

 Konfirmasi 43

Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. - Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Apakah pertambahan amplitudo diikuti pertambahan periode? - Bagaimana menentukan frekuensi suatu getaran? • Prasyarat pengetahuan: - Bagaimana kaitan antara periode dan amplitudo? - Apakah yang dimaksud dengan frekuensi? • Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum. 2. Kegiatan Inti - Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. - Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. - Peserta didik diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan. - Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. - Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian frekuensi. - Peserta didik memperhatikan cara menentukan frekuensi suatu getaran yang disampaikan oleh guru. - Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan hubungan antara frekuensi dengan periode suatu getaran. - Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan frekuensi suatu getaran yang disampaikan oleh guru. - Guru memberikan beberapa soal menentukan frekuensi suatu getaran untuk dikerjakan oleh peserta didik. - Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

44

 Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Peserta didik dapat Membedakan antara simpangan dan amplitudo. - Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian periode suatu getaran.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan kaitan antara periode dan amplitudo. - Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah pegas dan sebuah beban. - Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati kaitan antara periode dan amplitudo - Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan 3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. - Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KETIGA 1. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: Apakah yang terjadi ketika sebutir kerikil dilempar ke permukaan air kolam yang tenang? - Apakah gelombang air tergolong gelombang transversal? - Apakah gelombang bunyi tergolong gelombang longitudinal? - Mengapa gelombang yang datang dari tengah laut akan dipantulkan • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan gelombang? - Apakah yang dimaksud dengan gelombang transversal? - Apakah yang dimaksud dengan gelombang longitudinal? - Apa yang terjadi jika gelombang yang merambat menumbuk suatu permukaan yang keras? • Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum. 2. Kegiatan Inti 45

 Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru: - Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian gelombang. - Peserta didik dapat Mengamati gelombang pada tali. - Peserta didik dapat Menjelaskan gelombang membawa energi selama perambatannya. - Peserta didik dapat Membedakan antara gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik. - Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian gelombang transversal. - Peserta didik dapat Menyebutkan contoh gelombang transversal. - Peserta didik dapat Mengamati gelombang transversal pada slinki. - Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian istilah-istilah yang berkaitan dengan gelombang transversal. - Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian gelombang longitudinal. - Peserta didik dapat Menyebutkan contoh gelombang longitudinal. - Peserta didik dapat Mengamati gelombang longitudinal pada slinki. - Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian kecepatan rambat gelombang. - Peserta didik dapat Menjelaskan pengertian panjang gelombang. - Peserta didik dapat Menjelaskan hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat gelombang, dan panjang gelombang. - Peserta didik dapat Menjelaskan pemantulan gelombang. - Peserta didik dapat Menjelaskan penerapan konsep gelombang dalam kehidupan sehari-hari.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru: - Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis; - memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gelombang. - Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil seutas tali kurang lebih 3 m dan potongan kertas. - Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati gelombang pada tali - Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gelombang longitudinal. - Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh gelombang longitudinal dalam kehidupan sehari-hari. - Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah 46

slinki. - Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati gelombang longitudinal pada slinki. - Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. - Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. - Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat gelombang, dan panjang gelombang. - memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; - memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; - memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok; - memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok; - memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan; - memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: - memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, - memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber, - memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, - memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

47

3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru: - bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; - melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram; - memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; - merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Fisika b. Buku referensi yang relevan c. Alat dan bahan praktikum

48

F. Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi • Mengidentifikasi getaran pada kehidupan sehari-hari • Mengukur perioda dan frekuensi suatu getaran Membedakan karakteristik gelombang longitudinal dan gelombang transversal Mendeskripsika n hubungan antara kecepatan rambat gelombang, frekuensi dan panjang gelombang Teknik Bentuk Penilaian Instrumen Tes tulis Tes isian Instrumen/ Soal Diskripsikan pengertian getaran ! Hitunglah frekuensi suat getaran bila periodnya 25 sekon. Disediakan data percobaan, carilah perbedaan ciri gelombang longitudinal dan gelombang transversal. Bila panjang gelombang 60 meter dan cepat rambat gelombang 100m/s. Hitunglah frekuensi gelombang?

Tes tulis

Tes uraian

Tes unjuk Tes kerja identifikasi

Tes tulis

Tes uraian

Mengetahui Kepala Sekolah

Pengadegan, Juli 2011 Guru Mapel

Drs. Fachrudin NIP. 19530811 198203 1 003

Arsyad Riyadi, S.Si NIP. 19790829 200501 1 006

49

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->