METABOLIT SEKUNDER

Nama : Arif Ardwiantoro NIM : M0409009

JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2011

B. triptofan. Senyawa ini cukup banyak jenisnya dan terkadang memiliki struktur kimia yang sangat berbeda satu sama lain. Kebanyakan dibentuk dari asam amino seperti lisin. Setiap organisme biasanya menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang berbeda-beda. Klasifikasi Pengelompokan alkaloid biasanya didasarkan pada prekursor pembentuknya. meskipun berada dalam satu kelompok. sehingga mengganggu kerja enzim glukosidase. senyawa -senyawa metabolit sekunder A. tubokurarin dan morfin. bahkan mungkin satu jenis senyawa metabolit sekunder hanya ditemukan pada satu spesies dalam suatu kingdom. seperti: atropin. Beberapa jenis alkaloid merupakan derivat dari asam nikotinat. Diantaranya adalah kelompok alkaloid benzil isoquinon. metabolit sekunder digunakan organisme untuk berinteraksi dengan lingkungannya. dikelompokkan sebagai alkaloid indol. tetapi hanya pada saat dibutuhkan saja atau pada fase-fase tertentu. misalnya untuk mengatasi hama dan penyakit. seperti: papaverin. histidin dan ornitin. poliasetat dan terpenes. nikotin dibentuk dari ornitin dan asam nikotinat. Kelompok alkaloid pirrolizidin merupakan ester alkaloid pada genus Senecio.Metabolit sekunder adalah senyawa metabolit yang tidak esensial bagi pertumbuhan organisme dan ditemukan dalam bentuk yang unik atau berbeda-beda antara spesies yang satu dan lainnya. Kelompok lain dari alkaloid yang berasal asam amino lisin adalahquinolizidin yang sering disebut sebagai alkaloid lupin karena banyak terdapat pada genus Lupinus. tirosin. yang ditemukan pada Atropa belladona dan skopolamin. seperti: strikhnin dan quinin yang berasa pahit dan merupakan senyawa penolak makan bagi serangga. meskipun koka tidak termasuk anggota famili Solanaceae. Alkaloid dengan struktur inti berupa indol. Alkaloid kebanyakan ditemukan pada Angiospermae dan jarang pada Gymnospermae dan Cryptogamae. menarik polinator. dan sebagai molekul sinyal. Senyawa ini juga tidak selalu dihasilkan. seperti: senecionin. Fungsi metabolit sekunder adalah untuk mempertahankan diri dari kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan. Erythroxylon coca. Mereka dikelompokkan ke dalam alkaloid purin. juga termasuk ke dalam kelompok ini. seperti: kafein. Sebagai contoh. Jenis alkaloid yang banyak terdapat pada famili Solanaceae. Kelompok alkaloid polihidroksi merupakan penolak makan bagi serangga. purin. berberin. Beberapa kelompok alkaloid disajikan dalam tulisan ini. tergolong ke dalam kelompok alkaloid tropan. Kokain yang berasal dari tumbuhan koka. Alkaloid polihidroksi memiliki stereokimia yang mirip dengan gula.[1]Singkatnya.Terpenoid Definisi .Alkaloid Definisi Alkaloid merupakan senyawa yang mengandung atom nitrogen yang tersebar secara terbatas pada tumbuhan. asam antranilat.

Untuk mencegah terjadinya keracunan diri (autotoxicity). contoh: pinene. (2) flavanon. Inti flavonoid biasanya berikatan dengan gugusan gula sehingga membentuk glikosida yang larut dalam air. yang merupakan senyawa yang secara umum dapat ditemukan pada semua jenis tumbuhan. Termasuk ke dalam kelompok ini adalah limonoid (misalnya: azadirachtin). Perwujudan dari senyawa ini dapat berupa resin. tumbuhan membentuk tempat penyimpanan khusus. contoh: limonene dan c). Kelompok terbesar dari terpenoid adalah sesquiterpen yang juga merupakan penyusun minyak atsiri. Monoterpenoid dikelompokkan sebagai a). Pada tumbuhan. Demikian juga dengan cucurbitacin. Diterpenoid. Fenolik memiliki cincin aromatik dengan satu atau lebih gugus hidroksi (OH-) dan gugus-gugus lain penyertanya. Klasifikasi Kelompok terbesar dari senyawa fenolik adalah flavonoid. lantaden. C. Struktur terpenoid merupakan satu unit isopren (C5H8) atau gabungan lebih dari satu unit isopren sehingga pengelompokannya didasarkan pada jumlah unit isopren penyusunnya. . Klasifikasi Monoterpenoid umumnya bersifat volatil dan biasanya merupakan penyusun minyak atsiri. asiklik. yaitu: (1) flavon. bisiklik. b). contoh: geraniol. dan cucurbitacin (misalnya: cucurbitacin B). Saat ini hampir dua puluh ribu jenis terpenoid telah teridentifikasi. Azadirachtin terkenal sebagai zat penolak makan yang sangat kuat bagi serangga. fenol. kutin maupun semacam gabus. monosiklik. flavonoid dikelompokkan lagi menjadi kelompok yang lebih kecil (sub kelompok). Kerangka penyusun flavonoid adalah C6–C3–C6. contoh: kaempferol.Terpenoid merupakan kelompok metabolit sekunder terbesar. Senyawa fenol kebanyakan memiliki gugus hidroksi lebih dari satu sehingga disebut sebagai polifenol. Contoh yang cukup dikenal dari kelompok ini adalah poligodial dan warburganal yang merupakan zat penolak makan berbagai jenis serangga. satu jenis tumbuhan mengandung beberapa macam flavonoid dan hampir setiap jenis tumbuhan memiliki profil flavonoid yang khas. Monoterpenoid memberikan aroma yang khas pada tumbuhan. Kelompok ini merupakan derivat dari asam mevalonat atau prekursor lain yang serupa dan memiliki keragaman struktur yang sangat banyak. flavonoid biasanya disimpan dalam vakuola sel. Triterpenoid merupakan senyawa metabolit sekunder yang tersebar luas dan beragam.Fenolik Definisi Fenolik merupakan senyawa yang banyak ditemukan pada tumbuhan. contoh: luteolin. Fenol biasanya dikelompokkan berdasarkan jumlah atom karbon pada kerangka penyusunnya . (3) flavonol. Secara umum. Biasanya. contoh: naringenin. (4) antosianin dan (5) calkon. seperti asam resin (misalnya: asam abietat) dari tumbuhan keluarga pinus-pinusan dan klerodan (misalnya: ajugarin dari tumbuhan Ajuga remota) merupakan zat penolak makan bagi serangga. Senyawa ini diberi nama berdasarkan nama senyawa induknya.

yaitu 0. Keragaman jenis glukosinolat tergantung pada modifikasi ikatannya dengan gugus lain melalui hidroksilasi. yang merupakan glikosida flavonol yang tersebar di hampir semua jenis tumbuhan. dan epitionitril. glukosinolat alifatik (contoh: sinigrin). D. Trichoplusia ni. (2) glukosinolat aromatik (contoh: sinalbin). nitril. Hidrolilis dari glukosinolat terjadi karena adanya enzim mirosinase. paseolin memberikan nilai FD50 yang sangat rendah. Pada famili Rosaceae.Glukosinolat dan sianogenik Glukosinolat Glukosinolat merupakan metabolit sekunder yang dibentuk dari beberapa asam amino dan terdapat secara umum pada Cruciferae (Brassicaceae). sehingga menghasilkan beberapa senyawa beracun seperti isotiosianat. Senyawa-senyawa tersebut merupakan racun bagi serangga yang bukan spesialis pemakan tumbuhan Cruciferae. dilaporkan merupakan glikosida flavonol yang paling efektifsebagai zat penolak makan bagi serangga. Pada sel tumbuhan. metilasi dan desaturasi. Pada saat sel tumbuhan dirusak. dan merupakan zat penolak makan bagi ulat kilan. juga merupakan zat penolak makan yang kuat bagi serangga polifagus.Beberapa jenis flavon. senyawa ini disimpan pada vakuola. Tanin merupakan senyawa polifenol dengan berat molekul antara 500 sampai dengan 20000 dalton.03 ppm. Rutin. terbentuk dari asam amino aromatik (fenilalanin atau tirosin) dan (3) glukosinolat indol. Beberapa contoh dari metabolit sekunder adalah: Kelas SENYAWA Contoh Senyawa Contoh Sumber Efek dan kegunaan . Costelytra zealandica. glikosida sianogenik akan dihidrolisis secara enzimatis menghasilkan asam sianida (HCN) yang sangat beracun dan merupakan zat penolak makan serangga dengan spektrum yang luas. tidak semua jenis tumbuhan mengumpulkan senyawa ini dalam sel-selnya. sehingga membuat bunga dan bagian tumbuhan yang lain berwarna kuning atau krem terang. seperti Schistocerca americana. Glukosinolat dikelompokkan menjadi setidaknya 3 kelompok. yang terbentuk dari asam amino indol (triptofan). tiosianat. Sementara itu paseolin. yakni: (1). Sedangkan jenis-jenis yang tidak berwarna merupakan zat penolak makan bagi serangga (contoh: katecin) ataupun merupakan racun (contoh: rotenon). Sianogenik Semua jenis tumbuhan mempunyai kemampuan untuk mensintesis glikosida sianogenik. flavanon dan flavonol menyerap cahaya tampak. terbentuk dari asam amino alifatik (biasanya metionin). tanin selalu berikatan dengan protein sehingga disebut merupakan zat yang menurunkan nilai nutrisi dari jaringan tumbuhan bagi pemakannya. Namun. Pada percobaan dengan kumbang pemakan akar.

glikosida Digitogenin kardiak (jantung) Sterol FENOLIK Asam fenolat Kafeat.) memengaruhi transpor ion Bayam Mempengaruhi kerja hormon hewan Menyebabkan kerusakan oksidatif. Diketahui . anestetik Kapas Menghambat toksik fosforilasi. digesti. tanin oak. Nikotin. linalool Gossypol Tumbuhan mint dan Mempengaruhi banyak tumbuhan neurotransmisi. digitalis sp. timbulnya warna coklat pada buah dan wine. Mereka berhasil mengisolasi kristal asam ini dari biji jering menggunakan barium hidroksida (Ba(OH)2) pada 30°C dan ditunggu beberapa waktu. kokain. Mengikat protein. Semua tanaman kacangtanaman Tannins Lignin gallotanin. Struktur. Tembakau. laporan menunjukkan ada sekitar 20 gram asam jengkolat di setiap 1 kg biji jengkol segar (20 permil) dengan variasi 12 hingga 35 permil tergantung varietasnya. Senyawa ini tersusun dari dua asam amino sistein yang diikat oleh satu gugus metil pada atom belerangnya. Selanjutnya. coklat teobromin Mempengaruhi neurotransmisi dan menghambat kerja enzim Triterpena. klorogenat spinasterol Digitalis (Foxglove Stimulasi otot jantung.Nama IUPAC-nya adalah asam (2R)-2-amino-3-(2R)-2-amino-3-hidroksi-3-oksopropilsulfanilmetilsulfanil]propanoat. menghambat antioksidan.MENGANDUNG NITROGEN Alkaloid TERPENOID Monoterpena Diterpena Mentol. Asam jengkol terkandung pada biji jering (jengkol) yang biasa dimakan secara mentah atau setelah direbus. Isolasi asam ini pertama kali dikerjakan oleh Van Veen and Hyman dari urin penduduk yang mengalami keracunan jering. terkondensasi kacangan Lignin Semua darat Asam jengkol atau asam adalah asam amino yang memiliki atom belerang. serat enzim. menghambat lainnya transpor ion.

Bila tercampur dengan udara sangat mudah meledak dan sangat reaktif bila dipanaskan. Karet sendiri juga merupakan polimer isoprena — paling sering cis-1. Kejengkolan terjadi karena asam jengkol akan mengendap membentuk kristal jarum-jarum halus apabila bertemu dengan air seni yang asam.000 hingga 1. penyusun berbagai senyawabiologi penting. Sumber hewani untuk malam berasal dari sarang tawon dan lebah. Jengkol yang direbus atau yang diolah menjadi keripik. Kristal-kristal ini dapat merusak jaringan dinding ginjal dan saluran urin. Penanganannya adalah dengan meminum air abu berbagai tumbuhan yang bereaksi alkalis/basa.pula. isomer struktural yang memiliki karakteristik mirip namun tidak persis sama. malam tergolong sebagai lipid. malam adalah hasil metabolisme sekunder yang dikeluarkan oleh pembuluh resin. Dalam suhu ruang isoprena berwujud cairan bening yang sangat mudah terbakar dan terpantik. asam lemak. Resin pinus mengandung metabolit sekunder dan dapat digunakan dalam produksi pernis dan parfum.2 g/kg) dan Pithecolobium ondulatum (2.000. seperti protein. resin. Malam digunakan secara luas dalam industri.4poliisoprena . Isoprena adalah nama umum (nama trivial) dari 2-metilbuta-1. Kebanyakan malam diperoleh dari ekskresi tumbuh-tumbuhan. telah berkurang kadar asam jengkolatnya. Kopi mengandung metabolit sekunder berupa kafein. Saat ini sekitar 95% produksi isoprena dunia digunakan untuk membuat karet sintetik cis-1. Biasanya ada campuran beberapa persen bahan lain. Dalam pembuatan batik. Secara industri senyawa ini dihasilkan dari hasil sampingan peluruhan nafta atau minyak. Senyawa ini biasa digunakan dalam industri. berupa damar atau resin.4poliisoprena. malam berperan sebagai penutup bagian kain agar tidak terwarnai dalam pencelupan. Pengangkutan isoprena memerlukan penanganan khusus. suatu karet alam lain.3-diena. biji legum lain juga mengandung lebih sedikit asam ini:Leucaena esculenta (2. Secara kimiawi. serta dapat berbahaya bagi lingkungan dan beracun bagi manusia bila terpapar secara berlebihan.4poliisoprena. Getah perca.000.8 g/kg).dengan bobot molekul 100. Pada tumbuhan. Terpena . merupakan trans-1. pada karet alam berkualitas tinggi. Asam inilah yang bertanggung jawab terhadap gangguan pembuangan urin (air seni) yang dikenal sebagai "kejengkolan" atau jengkoleun dalam bahasa Sunda. Malam adalah suatu zat padat yang diproduksi secara alami. dan bahan organik lainnya.

dan penyerta upacaraupacara ritual.agus. baik sebagai bumbu. Terpenoid disebut juga isoprenoid.diakses 26 juni 2011. jam 15. terutama serangga dan beberapa hewan laut.35 http://www. nama minyak itu sendiri diambil dari nama (nama latin) tumbuhan yang menjadi sumbernya ketika pertama kali diidentifikasi. Nama-nama umum senyawa golongan ini seringkali diambil dari nama minyak atsiri yang mengandungnya. Di samping sebagai metabolit sekunder. Contoh lain adalah eugenol.2007. kesehatan. diakses 26 juni 2011. Hal ini dapat dimengerti karena kerangka penyusun terpena dan terpenoid adalah isoprena (C5H8). Lebih jauh lagi.vol.journal plant phisycology.com/2010/07/metabolisme-sekunder.blogspot. Sebagai misal adalahcitral. terpena merupakan kerangka penyusun sejumlah senyawa penting bagi makhluk hidup. merupakan metabolit sekunder. hal:12-14 http://id.scribd.Study Eksplorasi Senyawa Metabolit Sekunder dari Biota Laut.merupakan suatu golongan hidrokarbon yang banyak dihasilkan oleh tumbuhan dan terutama terkandung pada getah dan vakuola selnya.jam 15. jam 15. diambil dari minyak yang diambil dari jeruk (Citrus).html. Terpena dan terpenoid dihasilkan pula oleh sejumlah hewan.42 http://nadjeeb. juga karoten dan retinol. suatu triterpena.com/doc/40803866/METABOLISME-SEKUNDER-S1. diakses 26 juni 2011. Sumber: Supriyono. Nama "terpena" (terpene) diambil dari produk getah tusam.wikipedia.org/wiki/Metabolit_sekunder. diambil dari minyak yang dihasilkan oleh cengkeh (Eugenia aromatica).45 . Sebagai contoh.wordpress.32 http://makalahbiologiku. terpenoid. serta sebagai bahan pengobatan. Terpena dan terpenoid menyusun banyak minyak atsiri yang dihasilkan oleh tumbuhan. Pada tumbuhan. Kandungan minyak atsiri memengaruhi penggunaan produk rempah-rempah. senyawa-senyawa steroid adalah turunanskualena. jam 15. terpentin (turpentine).20.diakses26 juni. senyawa-senyawa golongan terpena dan modifikasinya.com/category/metabolit-sekunder/. sebagai wewangian.