P. 1
oprasi bil pecahan

oprasi bil pecahan

|Views: 37|Likes:
Published by Exsan Beck II

More info:

Published by: Exsan Beck II on Sep 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2012

pdf

text

original

SD - 1WWW.BELAJAR-MATEMATIKA.

COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya Operasi Hitung Bilangan Pecahan Operasi Hitung Dalam Matematika (Bagian 2 - SD)

Operasi Hitung Pada Bilangan Pecahan : • Penjumlahan pada bilangan pecahan : - Penjumlahan pecahan dengan penyebut yang sama : Rumus : ca + cb = cba + ; ca ; cb pembilang Penyebut Contoh :75+72=725 + =77= 1 Pembilang dijumlahkan dengan pembilang (5+2)Penyebut tidak dijumlahkan karena nilainya sama (7) Penjumlahan pecahan dengan penyebut yang tidak sama :

Rumus : ca + db = cxd axd + cxd cxb

rumus 1 ca +

db = KPK xacKPK ):)( + KPK xbd KPK ):( rumus 2 Contoh :75+32=3735 xx +3727 xx =2115+2114=2129 Untuk penjumlahan dengan penyebut yang tidak sama. dengan mengalikan kedua penyebut rumus 12. penyebutnya harus disamakanterlebih dahulu dengan dua cara :1. dengan menentukan KPK nya rumus 2(contoh diatas KPK dari 3 dan 7 adalah 21) Cara 1 : menurut penulis lebih cepat .

Pengurangan pecahan dengan penyebut yang tidak sama : Rumus : ca db = cxd axd cxd cxb rumus 1 ca db = KPK xacKPK ):)( - .c 0 ≠ Contoh :75-72=725 − =73 Apabila penyebutnya sama.SD .2WWW.Pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama : Rumus : ca cb = cba − . pembilang bisa langsung dikurangkan .BELAJAR-MATEMATIKA.COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya • Pengurangan pada bilangan pecahan .

KPK xbd KPK ):( rumus 2 Contoh :75-32=3735 xx -3727 xx =2115-2114=211 Untuk pengurangan dengan penyebut yang tidak sama. c0 ≠ Contoh :75x 4 =75x14=745 x =720. penyebutdikalikan dengan penyebut .BELAJAR-MATEMATIKA. penyebutnya harus disamakanterlebih dahulu dengan dua cara sama seperti dengan penjumlahan:1. dengan mengalikan kedua penyebut rumus 12.Perkalian bilangan pecahan dengan bilangan bulat :Rumus : ca x b= caxb .COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya .3WWW. SD .Perkalian bilangan pecahan dengan bilangan pecahan : Rumus : ca x db = cxd axb . dengan menentukan KPK nya rumus 2 • Perkalian bilangan pecahan : Dalam perkalian bilangan pecahan : pembilang dikalikan dengan pembilang . c dan d 0 .

Perkalian bilangan pecahan dengan bilangan pecahan campuran :Contoh : 253x32=53)25( + x x32=513x32=35213 xx =1536= 2156 • Pembagian bilangan pecahan : .Pembagian bilangan pecahan biasa dengan bilangan pecahan campuran contoh : 343:52=4334 + x x25=415x25=24515 xx =875= 983 Bilangan pecahan campuran dibuat dulu menjadi bilangan pecahan biasa .≠ Contoh :75x54=5745 xx =3520 .Pembagian bilangan cacah dengan bilangan pecahan : Contoh : 3 :52=515x25=215 Bilangan cacah diubah menjadi bilangan pecahan dengan penyebutnya mengikutipenyebut bilangan kedua .Pembagian bilangan pecahan dengan bilangan pecahanRumus : ca : db = ca x bd = cxbaxd Menjadi perkalian dengan bilangan keduanya (pembilang dan penyebutnya ditukar) Contoh :75:54=75x45=4755 xx =2825 .

.

SD .COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya Mengubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal .4WWW.5WWW.BELAJAR-MATEMATIKA.BELAJAR-MATEMATIKA.COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya Menyederhanakan bentuk pecahan : Caranya yaitu dengan membagi pembilang dan penyebutnya dengan FPB darikeduanya : Contoh : Bentuk sederhana dari1512? Faktor prima dari 12 = 2 x 2 x 3 = 2 2 x 3Faktor prima dari 15 = 3 x 5FPB dari 12 dan 15 adalah 3 Sehingga bentuk sederhananya dengan membagi pembilang dan penyebutnya dengan 3 1512=3:153:12=54 Mengubah pecahan campuran ke pecahan biasa : Rumus : a cb = cbcxa + )( Contoh : 342=42)34( + x =414 Mengubah pecahan biasa menjadi pecahan persen : Pecahan persen adalah pecahan biasa dengan penyebutnya 100 Contoh :2515=425415 xx =10060= 60 % 107=1010107 xx =10070= 70 % SD .

COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya( a + b ) + c = a + ( b + c ) Contoh :(5 + 3 ) + 4 = 5 + ( 3 + 4 ) = 12 2. Unsur invers terhadap penjumlahanInvers jumlah (lawan) dari a adalah -aInvers jumlah (lawan) dari – a adalah a a + (-a) = (-a) + a contoh :5 + (-5) = (-5) + 5 = 0 5.(-8) = -6 + 8 = 2 (ingat . .5.Jika bilangan bulat positif dijumlahkan dengan bilangan bulat negatif yang nilainyasama maka hasilnya adalah 0 (nol) contoh :6 + (-6) = 0 Sifat-sifat Penjumlahan : 1.1000.100. 4.45 .…) Contoh :54=2524 xx =108= 0.8 209=52059 xx =10045= 0. Bilangan bulat negatif dikurangi dengan bilangan bulat negatif yang lebih kecilmaka hasilnya adalah bilangan bulat positif Contoh :-6 .6WWW.: Mengubah penyebut ke bilangan perpangkatan 10 (10.8 < -6 ) 2 Bilangan bulat negatif dikurangi dengan bilangan bulat negatif yang lebih besarmaka hasilnya adalah bilangan bulat negatif Contoh :-5 – (-3) = -5 +3 = -2 ( -3 > -5 ) 3. c ∈ bilangan bulat contoh :4 + 5 = 9 . Unsur Identitas terhadap penjumlahanBilangan Nol (0) disebut unsur identitas atau netral terhadap penjumlahan a + 0 = 0 + a Contoh :6 + 0 = 0 + 6 4. Bersifat tertutupApabila dua buah bilangan bulat ditambahkan maka hasilnya adalahbilangan bulat juga.COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya2. Apabila terjadi pengurangan bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat negatif maka:1. Sifat Komutatif a + b = b + a Contoh :7 + 2 = 2 + 7 = 9 3.BELAJAR-MATEMATIKA. Apabila terjadi pengurangan bilangan bulat positif dengan bilangan bulat positif maka:1. Sifat Asosiatif SD . Bilangan bulat positif dikurangi dengan bilangan bulat positif yang lebih kecil makahasilnya dalah bilangan bulat positif Contoh :9 – 5 = 4 SD . Bilangan bulat positif dikurangi dengan bilangan bulat positif yang lebih besar makahasilnya adlah bilangan bulat negatif Contoh :3 – 6 = -3 b .9 ∈ bilangan bulat • Pengurangan Bilangan Bulat a.BELAJAR-MATEMATIKA.7WWW. a dan b ∈ bilangan bulat maka a + b = c .

BELAJAR-MATEMATIKA. kemudian dikurangi dengan tidak ada angka dibawahnya(=0) menjadi 1 4.(-4) = -4 + 4 = 0 c . Karena angka 1 (puluhan) pada 212 sudah dipinjam 1 maka sekarangmenjadi 0. Pengurangan bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat positif hasilnya selalubilangan bulat negatif contoh : -8 – 4 = .4(9 – 4) – 3 ≠ 9 – (4-3) . karena 2 kurang dari 9 maka pinjam puluhan dari19 angka disampingnya.COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya e .19 = ?Proses perhitungan212 1. Pengurangan bilangan bulat positif dengan bilangan bulat negatif hasilnya selalubilangan bulat positif contoh : 8 – (-4) = 8 + 4 = 12 d .12 SD .8WWW. Untuk sembarang bilangan bulat berlaku :a – b = a + (-b)a – (-b) = a + b contoh:8 – 5 = 8 + (-5) = 37 – (-4) = 7 + 4 = 11 2. Sifat Komutatif dan asosiatif tidak berlaku a – b ≠ b . Kurangi 2 dengan 9.a(a – b ) – c ≠ a – ( b – c ) Contoh :7 – 3 ≠ 3 -7  4 ≠ . maka sekarangmenjadi 1. Hasilnya adalah 193 Pengurangan dan Sifat-sifatnya 1. karena 0 dikurang 1 dari angka 19 tidak bisa maka pinjam1 angka ratusan dari 2 (ratusan) menjadi 10 kemudian dikurangi 1hasilnya 9 3. sehingga menjadi 12 dikurang 9 hasilnya 3 193 2.Bilangan bulat negatif yang dikurangi sama dengan bilangan bulat negatif yangmengurangi maka hasilnya adalah 0 (nol) Contoh : -4 . Karena angka 2 (ratusan) pada 212 sudah dipinjam 1. Pengurangan dilakukan dengan cara bersusun contoh : 212 .

BELAJAR-MATEMATIKA.hasil perkalian bilangan bulat dengan nol hasilnya adalah bilangan nola x 0 = 0. c ∈ bilangan bulat contoh : SD . hasilnya 8. Sifat distributif a x (b+c) = (a x b ) + (a x c)Contoh : 3 x ( 2 +6) = (3 x 2) + (3 x 6) = 24 4 Unsur identitas untuk perkalian.pekalian dua bilangan dengan 1 angka :4 x 2 = 4 + 4 = 8 . yaitu bila dua buah bilangan bulat dikurangkanhasilnya adalah bilangan bulat juga:a dan b ∈ bilangan bulat maka a .10WWW. Kalikan 6 dan 1. ribuan.b = c . 2 ≠ 8 3.hasil perkalian dua bilangan bulat positif adalah bilangan bulat positif (+) x (+) = (+)Contoh: 7 x 6 = 6 x 7 = 42 -hasil perkalian bilangan bulat positif dan negatif hasilnya adalah bilangan bulat negatif (+) x (-) = (-) Contoh : 3 x -4 = -12 -hasil perkalian dua bilangan bulat negatif hasilnya adalah bilangan bulat positif (-) x (-) = (+) Contoh : -4 x -5 = 20 • Perkalian dan Sifat-sifatnya 1.-1 ∈ bilangan bulat • Perkalian Penjumlahan berulang a. Bersifat tertutup.perkalian dua bilangan dengan 2 angka :14 x 15 = 14 x 15 = 14 x (10+5)= (14x10) + (14x5)  14 x 5 = (10+4) x 5 = (10x5)+(4x5) = 50+20 = 70= 140 + 70= 210 . kalikan 6 dan 2. hasilnya 16: tulis angka 6 dan simpan 168 x 2.…)yang dikalikan hanya bilangan yang bukan nol. 7. Ditambahkan hasil (1. kalikan 8 dan 1 (dari angka12).pekalian bilangan 1 angka dengan bilangan 2 angka :3 x 13 = puluhan dan satuan dipisahkan : 3 x 13 = 3 x (10 + 3)= (3x10) + (3 x 3 )= 30 + 9= 39 .8 = -1 . Perkalian Bilangan Bulat .perkalian bilangan kelipatan sepuluh (puluhan.BELAJAR-MATEMATIKA. hasilnya 12 : tulis angka 2 dan simpan 1816 (di bawah angka 9 bergeser 1 kolom ke kiri))4. Perkalian Bilangan Cacah 1.4) = 816 a. ditambah angka simpanan 196 hasilnya 9 (dibaris pertama hasilnya 96) SD .8. . Pengurangan bilangan nol mempunyai sifat : a – 0 = a dan 0 – a = -a 4. kalikan 8 dan 2 (dari angka12). Sifat komutatif a x b = b x aContoh : 5 x 4 = 4 x 5 = 20 3. hasilnya 6.COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya7 . ratusan. jumlah puluhannya dijumlahkan danditulis di belakang hasilnya : 30 x 60 = (3 x 6) 00 = 1800 2.2) dan (3. Sifat Asosiatif (a x b) x c = a x (b x c)Contoh: (2 x 3) x 4 = 2 x (3x4) = 24 2.COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya72 + 3. Cara mendatar.hasil perkalian bilangan bulat dengan 1 hasilnya adalah bilangan bulat itu jugaa x 1 = 1 x a = a 5. Cara bersusun 12 x 68 =Proses perhitungan :12 1. ditambah angka simpanan 1hasilnya 75.9WWW.

Hasil bagi bilangan bulat dengan 0 (nol) adalah tidak terdefinisia : 0  tidak terdefinisi (~)0 : a  0 (nol) Contoh :05= ~ (Tidak terdefinisi) 5. Hasil bagi dua bilangan bulat positif adalah bilangan positif (+) : (+) = (+)Contoh : 8 : 2 = 4 2. SD . Tidak berlaku sifat komutatif dan asosiatif a : b ≠ b : a(a:b):c ≠ a : (b:c) Contoh : 4 :2 ≠ 2:4  2 ≠ 21 (8:2) : 4 ≠ 8 : (2:4)  1 ≠ 16 6.COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernya • Pembagian • Pembagian dan Sifat-sifatnya 1. Hasil bagi dua bilangan bulat yang berbeda adalah bilangan negatif (+) : (-) = (-)(-) : (+) = (-)Contoh : 6 : -2 = -3-12 : 3 = -44.BELAJAR-MATEMATIKA. Bersifat tidak tertutupJika dua bilangan bulat dibagi hasilnya belum tentu bilangan bulat juga contoh : 6 : 2 = 3 . a. Hasil bagi dua bilangan bulat negatif adalah bilangan positif (-) : (-) = (+)Contoh : -10 : -5 = 2 3. b.11WWW.Bersifat tertutupJika dua bilangan bulat dikalikan maka hasilnya adalah bilangan bulat jugaa x b = c c ∈ bilangan bulat .

12WWW.BELAJAR-MATEMATIKA. bilangan bulat7 : 2 = 321  bukan bilangan bulat (bilangan pecahan) • Pemangkatan bilangan bulat n a = axaxax…xa SD . Akar kuadrat (akar pangkat dua) a = b  .COM Diperbolehkan memperbanyak dengan mencantumkan sumbernyaSejumlah n faktor Contoh : 3 4 = 4 x 4 x 4 = 64 5 3 = 3 x 3 x 3 x 3 x 3 = 243 • Akar pangkat dua dan akar pangkat tiga bilangan bulat 1.

Akar kubik (akar pangkat tiga) 3 a =b  () 3 a 3 = .() a 2 = 2 b  a= 2 b = b x b Contoh : 81 = ?  81 = 2 9 = 9 x 9  b = 920 = ?  20 = 2 b  b = nilainya tidak bulat20 = 54 x = 4 x 5 = 2 5Tabel : 1 = 11 x = 14 = 22 x = 29 = 33 x = 31 6 = 4 4 x = 42 5 = 5 5 x = 5 dan seterusnya 2.

3 b = b x b x b Contoh : 3 27 = ?  27 = 3 3 =3x3x3  b=3 3 54 = ?  3 227 x = 3 27 x 3 2 =3 3 2 Tabel : 3 1 = 3 111 xx =1 3 8 = 3 222 xx = 2 3 27 = 3 333 xx =3 3 64 = .

3 444 xx =4 3 125 = 3 555 xx = 5 dan seterusnya .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->