DASAR-DASAR AKTING DAN OLAH TUBUH

Seringkali seseorang yang memerankan tokoh pada sebuah pertunjukan pentas teater mendapat kritikan karena permainannya dianggap jelek. Sebenarnya apa saja yang harus dipelajari dan diketahui oleh seseorang sebelum memerankan tokoh karakter di dalam peran. Hakikat seni peran adalah adalah meyakinkan penonton bahwa apa yang tengah dilakukan aktor itu benar dan sudah cukup. Intinya sekali lagi pemain dalam permainan harus mampu meyakinkan penonton. Alat modal akting aktor adalah tubuh (raga) dan sukma (rasa), itulah yang seharusnya terus menerus diasah dan dilatih agar siap dalam menghadapi, menggali serta memainkan peran. Untuk itu ada beberapa langkah dan tahapan yang harus diperhatikan, sebagai berikut : 3 LANGKAH MENUJU SIAP RAGA (TUBUH) 1. Melatih kelenturan otot-otot anggota tubuh. a. Leher, mata, mulut (expresi)’ b. Tangan (jari-jari, pergelangan, lengan, bahu) c. Kaki (pergelangan lutut, tungkai, langkah) 2. Melatih pernafasan. a. Bernafas dengan benar b. Terkontrol c. Pemupukan energi kreatif 3. Membaca dan mengeja huruf. a. Membaca (kejelasan kata & suku kata) b. Mengeja (huruf hidup & huruf mati) 4 LANGKAH MENUJU PENCIPTAAN 1. Melatih suara/vocal (eja – baca – paham – arah – rasa – cipta) 2. Mengasah daya pencapaian (artikulasi) 3. Memahami pengertian “suratan dan siratan” 4. Memperjkaya daya kehadiran 4 LANGKAH MENUJU TAHU & MENGERTI (MEMAHAMI) 1. Mengetahui, mempelajari & memahami sejarah teater dan budaya. 2. Menyerap pengetahuan umum. 3. Presentasi (mengasah daya ungkap. 4. Mengasah kemampuan, menganalisa dan menyimpulkan. 6 LANGKAH MENUJU SIAP SUKMA (RASA) 1. Konsentrasi dan fokus. 2. Observasi dan penyerapan (lingkungan – suasana – waktu) 3. Imajinasi (lingkungan – benda – suasana – waktu – peristiwa – kenangan) 4. Penghayatan (bentuk – irama – ritme – tempo – rasa) 5. Improvisasi (pemahaman – berkisah dengan cara berbeda) 6. Pembangunan karakter peranan (analisa – pengadeganan – jalinan – latar belakang – motivasi) Jika langkah-langkah itu sudah dijalankan tapi masih juga ada hambatan, maka hal itu bisa terjadi karena kurang latihan, kutrang memahami, kurang konsentrasi, kurang energi, kurang motivasi. Apabila langkah-langkah diatas dianggap terlalu kompleks dan rumit, terutama lantaran harus disampaikan dalam bahasa yang sangat sederhana, maka cukup diambil langkah sederhana sebagai berikut :

Bidang Akting Ada 3 bidang akting yang harus digarap dalam latihan. disiplin. 5. Sumber/referensi dari : 1. terbuka. aktor menyerahkan diri sepenuhnya memasuki peran. yaitu : 1. Pengaruh musik bharus dihayati secara seksama dan ekspresinya tampak dari mimik/muka pemain serasa tidak tegang. posisi tubuh (gesture) harus mampu memberikan penguatan bagi suaranya. apakah gerak tubuhnya dan suaranya sudah efektif. Teknik fisik (latihan pernafasan. Setiap aktor harus berusaha mengendalikan aktingnya. pengamatan imajinasi. Calon aktor harus melatih seluruh anggota tubuhnya. Ia harus mampu membantu dan mengontrol karakter. 2. mendengar dan melihat. Calon aktor harus rendah hati. Aktor harus mampu memerintah. serta ekspresi. punya tanggung jawab. artinya semua gerakannya beralasan dan tidak berlebihan. konsentrasi. logis. dan jujur. Herman J. Buku drama TEORI & PENGAJARANNYA Prof.    Sebagai Impersonator. emosi. dan ditonton ? Tubuh aktor harus terkoordinasi secara baik mulai perpindahan (movement) harus dilaksanakan secara anggun. MENYENTUH TEATER N. LANGKAH-LANGKAH DASAR AKTING Latihan akting atau menjadi peran dapat membentuk aktor sebagai impersonator. suara. 3. proyeksi atau penonjolan). Seorang aktor harus berusaha menciptakan kreasi sendiri. Dalam hal akting pemain memberi porsi besar agar akting bisa memberikan sugesti kepada penonton dan aktingnya bisa meyakinkan ketika membawakan peran. komentator. Waluyo (2003) 2. yang kita dapatkan dalam televisi. menganalisa dari berbagai sudut). Calon aktor harus banyak membaca. dan semua situasi dramatik. vocal. Riantiarno (2003) . bertujuan dan benar. Teknik emosi (latihan menhadirkan emosi sesuai dengan tuntutan peran). Memerintah badan. Teknik mental (latihan watak karakter. Calon aktor tidak bosan belajar. Semuia itu dilakukan oleh aktor secara jelas. Sebagai Interpretator. Calon aktor harus tekun melatih kepekaan dan kemampuan daya ingat. 4. menghargai orang lain. Sebagai Personality actor. pemain hendaknya terarah dan tidak berlebihan.1. enak didengar. Dr. Oleh sebab itu sejak muncul pertama di pentas akting. interpretator. dan sebagai personality actor. menarik. aktor tidak sepenuhnya memasuki perasn yang dibawakan tetapi identitas dirinya masih terlihat. 2. 3.

Teater Modern Teater Modern adalah cerita yang bahannya dari kejadian-kejadian sehari-hari.Ludruk dari Surabaya . Naskah/Skenenario Naskah/Skenario berisi kisah dengan nama tokoh dan diaolog yang duicapkan. Ceritanya turun temurun.Lenong dan Topeng Blantik dari Betawi Ciri-ciri Teater Tradisional Teater Tradisional mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : 1.Teater Tradisional Teater Tradisional adalah bentuk pertunjukan yang pesertanya dari daerah setempat karena terkondisi dengan adat istiadat. 3. atau karya sastra. drama b.Ketoprak dari Yogyakarta . film Ciri-ciri Teater Modern . Pementasan panggung terbuka (lapangan. . contoh Teater Modern : a. 2. Gambar ini merupakan Museum Wayang . sinetron d. Pementasan sederhana. sosial masyarakat dan struktur geografis masing-masing daerah.Wayang Orang dari Jawa Tengah/Yogyakarta .tempat panggung tertutup [sunting] Kelompok dan sutradara Unsur-unsur Teater Unsur-unsur dalam teater antara lain : 1.Panggunga tertata .Ada pengaturan jalan cerita . teater c. halaman rumah).

karakter. Properti Properti merupakan sebuah perlengkapan yang diperlukan dalam pementasan drama atau film. Peran Tambahan/Figuran Figuran Yaitu peran yang diciptakan untuk memperkuat gambar suasana 4. Tata Lampu Tata Lampu adalah pencahayaan dipanggung d. dekorasi. Pemain/Pemeran/Tokoh Pemain merupakan orang yang memeragakan tokoh tertentu pada film/sinetron biasa disebut aktris/aktor. Peran Pembantu Peran Pembantu Yaitu peran yang tidak menjadi pusat perhatian c. Tujuan dari naskah/skenario untuk sutradara agar penyajiannya lebih realistis. hiasan ruang. Macam-macam peran : a. Sutradara Sutradara merupakan orang yang memimpin dan mengatur sebuah teknik pembuatan atau pementasan teater/drama/film/sinetron. Pada setiap pementasan seni pasti ada penonton. meja. yang isinya lengkap.2. petunjuk akting dan sebagainya. dan lain-lain 6. 5. Skenario Skenario merupakan nsakah drama (besar) atau film. Penataan Seluruh pekerja yang terkait dengan pendukung pementasan teater. Tata Rias Tata Rias adalah cara mendadndani pemain dalam memerankan tokoh teater agar lebih meyakinkan b. Contohnya : kursi. Penonton menonton untuk menghibur hatinya dan bagi senimannya bisa sebagaievaluator dari karyanya. Tata Busana Tata Busana adalah pengaturan pakaina pemain agar mendukung keadaan yang menghendaki. nama tokoh. Tata Suara Tata Suara adalah pengaturan pengeras suara 7. . Bentuk karya seni akan sia-sia jika tidak memiliki penikmat karya. 3. Peran Utama Peran Utama Yaitu peran yang menjadi pusat perhatian penonton dalam suatu kisah b. seperti : keadaan. Contohnya : pakaian sekolah lain dengan pakaian harian c. properti. robot.Penonton sebagai evaluator yang mengapresiasi dan menilai hasil karya seni yang dipentaskan. Penonton Penonton adalah undur dalam pementasan drama/teater/sandiwara atau film karena sebagai saksi dari hasil akhir kerabat kerja. antara lain : a.

televisi). dengan subjek lelucon orang lain. Masing-masing memerankan satu karakter dan kelucuan yang terjadi berasal dari interaksi antar karakter-karakter ini. Belakangan ini. Di Indonesia bentuk lawak yang paling terkenal adalah grup lawak. Kunqu. ludruk. dalam bentuk mimik wajah atau gerak tubuh. mummers play.awalnya sendiri diperkenalkan pada kultus dyonisius. Jeff Foxworthy. terisolasi dalam suatu waktu/atau ruang. kepala departemen drama di Universitas Hofstra.TEATER Teater (bahasa Inggris: theater atau theatre.awalnya sebagai ritual upacara pengorbanan domba/lembu kepada Dyonisius dan nyanyian yang digunakan pada masa itu disebut "tragedi". Bernard Beckerman. lawak menjadi salah satu program utama di beberapa stasiun televisi baik di Indonesia maupun di mancanegara. dan Eddie Izzard. mime. Beberapa contoh grup lawak seperti ini adalah Srimulat. tari dan lain-lain. atau diri sendiri. Cara lainnya adalah dengan tingkah laku yang dibuat-buat hingga dapat terlihat lucu dan pentas ditertawakan di hadapan orang lain. gestur (gerak tubuh). boneka. menghadirkan diri mereka pada orang lain. atau sekadar membuat orang lain gembira. New York. kabuki. improvisasi performance serta pantomim PANTOMIM Pantomim (Bahasa Latin: pantomimus. tergantung si pelawak dan biasanya disesuaikan dengan kondisi orang yang akan dibuat tertawa. yang berarti "tempat untuk menonton"). . Jim Carrey. ballet. tari India klasik. dalam bukunya. mendefinisikan teater sebagai " yang terjadi ketika seorang manusia atau lebih. Dynamics of Drama. Pantomim kembali populer pada abad ke-16 dengan berkembangnya Commedia dell'arte di Italia yang membawa pantomim pada bentuknya yang sekarang yang mengutamakan pada lakon komedi. Caranya bermacam-macam. musik. di mana seorang pelawak berdiri di depan penonton dan mengucapkan monolog mengenai sesuatu. Jenis lawakan seperti ini lebih bergantung pada cara penyampaian dan isi cerita. sandiwara (radio.[1] adalah cabang dari seni pertunjukan yang berkaitan dengan akting/seni peran di depan penonton dengan menggunakan gabungan dari ucapan. Contoh-contoh pelawak standup adalah Robin Williams. Jenis pertunjukan ini telah dikenal sejak zaman Romawi Kuno dan sering digunakan dalam ritus keagamaan dengan cerita umumnya seputar mitologi Yunani. bahasa Perancis théâtre berasal dari kata theatron (θέατρον) dari bahasa Yunani." Teater bisa juga berbentuk: ketoprak. Warkop DKI dan Patrio.dalam perkembangannya Dyonisius dewa yang berwujud hewan itu kemudian berubah menjadi manusia dan dipuja sebagai dewa anggur dan kesuburan. sebagai dialog.opera. meniru segala sesuatu) adalah suatu pertunjukan teater yang menggunakan isyarat. Cara yang paling umum adalah dengan mengucapkan lelucon. mimik. Di Amerika Serikat yang lebih terkenal adalah standup comedy. melawak dengan beberapa pelawak yang menggabungkan diri menjadi satu kelompok dan mementaskan suatu cerita lucu. LAWAK Melawak merupakan suatu usaha untuk membuat orang lain tertawa. Jerry Seinfeld. pertunjukan boneka.

kehidupan dewa-dewi. 2. Orang yang memainkan drama disebut aktor atau lakon. 2. Sandiwara adalah sebutan lain dari drama di mana sandi adalah rahasia dan wara adalah pelajaran. mimik dan perbuatan. Tablau (Tableau) Tablau adalah drama yang mirip pantomim yang dibarengi oleh gerak-gerik anggota tubuh dan mimik wajah pelakunya. 4. Drama Tragedi Drama tragedi adalah drama yang ceritanya sedih penuh kemalangan. Arti Definisi / Pengertian Drama Dan Jenis / Macam Drama Pelajaran Bahasa Indonesia Drama adalah suatu aksi atau perbuatan (bahasa yunani). Pantomim Pantomim adalah drama yang ditampilkan dalam bentuk gerakan tubuh atau bahasa isyarat tanpa pembicaraan. Drama Tragedi Komedi Drama tragedi-komedi adalah drama yang ada sedih dan ada lucunya. 3. 1. 5. Sedangkan dramatik adalah jenis karangan yang dipertunjukkan dalan suatu tingkah laku. kejadian luar biasa. 6. Drama menurut masanya dapat dibedakan dalam dua jenis yaitu drama baru dan drama lama. 7. kehidupan istanan atau kerajaan. . Drama Komedi Drama komedi adalah drama yang lucu dan menggelitik penuh keceriaan.Selain itu juga terdapat beberapa kelompok lawak dari Inggris dan Amerika seperti Monty Python dan Marx Brothers. Drama Lama / Drama Klasik Drama lama adalah drama khayalan yang umumnya menceritakan tentang kesaktian. Lelucon / Dagelan Lelucon adalah drama yang lakonnya selalu bertingkah pola jenaka merangsang gelak tawa penonton. dan lain sebagainya. 8. Opera Opera adalah drama yang mengandung musik dan nyanyian. Operet / Operette Operet adalah opera yang ceritanya lebih pendek. Drama Baru / Drama Modern Drama baru adalah drama yang memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan kepada mesyarakat yang umumnya bertema kehidupan manusia sehari-hari. Macam-Macam Drama Berdasarkan Isi Kandungan Cerita : 1.

Dan lain sebagainya.batin Sas kata-kata yg diucapkan oleh pemain untuk mengungkapkan pikiran atau perasaannya tanpa ditujukan kpd pemain lain.dramatik Sas sajak yg terdiri atas kata-kata yg diucapkan seorang tokoh tunggal pd saat kritis yg mengungkapkan keadaan dirinya dr situasi yg dihadapinya. golongan.interaktif dialog yg dilakukan di televisi atau radio yg dapat melibatkan pemirsa dan pendengar melalui telepon.cakap . -. -.vertikal dialog yg dilakukan oleh seseorang (lembaga. -. -. ber·di·a·log v bersoal jawab secara langsung.vertikal antara mahasiswa dan Menteri Pendidikan Nasional. dsb). -. dan ucapan itu tidak terdapat dl naskah.wisata dialog antara kelompok negara penerima wisatawan dan kelompok industri pengirim wisatawan untuk membicarakan perdagangan wisata di antara mereka. Wayang Wayang adalah drama yang pemain dramanya adalah boneka wayang. 10. golongan. bercakap. dsb) yg kedudukan atau pengetahuannya sama atau seimbang. 3 peristiwa terakhir yg menyelesaikan peristiwa induk di·a·log n 1 percakapan (dl sandiwara. (kata) pendahuluan. dsb) yg kedudukannya lebih rendah dng seseorang (lembaga. -. golongan. peristiwa pendahuluan: sandiwara dibuka dng -. musik. cerita. spt antara buruh dan majikan. ber·mo·no·log v melakukan monolog ro·log n pembukaan (sandiwara. spt antara mahasiswa dan mahasiswa. pidato. antara guru dan guru: -.horizontal sesama mahasiswa diperlukan saat ini untuk menyamakan visi dan misi. antara mahasiswa dan menteri: -. Passie Passie adalah drama yang mengandung unsur agama / relijius.horizontal dialog yg dilakukan oleh seseorang (lembaga. 2 Sen adegan sandiwara dng pelaku tunggal yg membawakan percakapan seorang diri. yg fungsinya menyampaikan intisari cerita atau menafsirkan maksud karya itu oleh seorang aktor pd akhir cerita.pemancing Sas kata-kata pemancing yg diucapkan oleh seorang pemain kpd pemain lain yg lupa akan percakapan lanjutannya. mo·no·log n 1 pembicaraan yg dilakukan dng diri sendiri. dsb). 2 karya tulis yg disajikan dl bentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih. -.pribadi Sas ucapan pemain kpd penonton. -. dsb) yg kedudukannya lebih tinggi. 2 pidato singkat pd akhir drama yg memuat komentar tt apa yg dilakonkan.yg diucapkan oleh pemeran utama epi·log /épilog/ n Sas 1 bagian penutup pd karya sastra.9.

3/:.3  .44.944/.5.3/..2./03.33.$03.74-0788.

3  5745079 3..8.2.93/..944 .: 12  .2.7  . /7..74 207:5.73.3.5  805079 0.3 38.9./. -08.7.907 509:3:..3/.. 03. %::.3 83.WZS^[ $03.380-.

74:39: 8:97.3 207:5.0-70...3 20207.7503.898   WSZÈ WW^SZÈ[[ !02..3 944 9079039: 5././..33.3 47.3 .803..7.. 12.

 /80-:9 .978.8309743 -.8.

9./5:8...3!02-. !07.2..3&9.2 2.9507..3!02-.3203..3.3&9..9507. !07.9.3%.9:8.9:507.28:.947   .2-.9:507.3.2507.39/./5:8.350343943/.203.2.39: !07. !07.3.3 . - !07..39:.3 ..

8.78:.  a`^SVS^S $:97.3.390.3/..907.3 202253 /..: 502039. 903 502-:.3.9:507.:7.2-.59.3:39:202507:.3 :7.3 .3 47.7.3.9.9./.9.8.3 . 207:5.9:7 80-:.3 203.

/7.2.

12.

5..9../..70-20./.350307.3. :3/:7 /.. 502..7.3907.. 50703.9:7.7..3   WZS`SSZ $0:7:5007.37:.7.3 .25: %.8.5.9. %.8 /.88:.#.2.3 /7.: 12  43943.390. %.3 .7.2 502039.$:./.3 .3 5.2 502039...:78 20..3:3 / %./.907 .3 80-:.8.9/03.3502.3 /7..3 - %.3 .907.$:.503.9.3 /507:.9.3 /047..2.3.7. 74-49 .8./..3.3/5...503..#..9.35.8309743   ^[\W^` !745079 207:5.3 ./3/.394490.7 203/::3 0..203/...3503/::3502039..3 20303/.3.3/. .:8. %./.3/03..9.8 %.3804. %.9..3 .220207.. . 503.7.9:7.9...9.  43943.3..3.39...25:.3 /.   !0343943 !0343943 .8.3.8. :8.

90.907.

 8.3.. !0343943 80-..-8.7.8./.5502039. .5708.8.809. 9/.9 .:.3 8. .80-.8 .7. 803 ..3  039: .7 . 8.3 203.8032.8 .7.9.3 /5039./. .0.93. 0.703. 803 . 202 5032. 80-./.7.8 /.38035.  !..8 /.: 12 .9 07.:.8.3/.947/.     .7.7.50343943  !034394320343943:39:203-:7..89.7 07..33.3 -.-.947 .3 203.

. 90.3.9.907 -.8. 378 90.%%#  %0.8.970  -. !07.: 90.8 9F970 -07.9743 ÛÓ.. /.9.7 .8.907 .

 :9:8 /438:8 . :3.3  ..7.9 :39: 20343943 .../.8.. 50347-.3. 803/7 /50703.79 9025. :5..7 -.„ÝÜ  /.3 /42-..3. 79:.3 -07. 80-.3.3 5..

3 .0/ /../ 2.2 50702-.3 -07.02-: 05.3 9: 02:/./. 9: /80-:9 97.33.3 3.3 5.3/03.3.3 /.8. 438:8 /0.. 2. .3:7 /.3 08:-:7. .-.93. 80-. .3.3 -07::/ 0.3 /:3./. /. 438:8 /.3 /5:.3....3 ./.3:8. /0. 203.3 -07:-.9.3 ( .7 803 5079:3:.

3:8.  0 47  /.803507. 8047.8 41897.3 907..: 0-  90784.2.-:3.  3..2 8:..9.3//05.9:.0789.2.3203:3.350343943/03.3 .  .. 9:-:  22  -430..3  073./ 09..3  089:7 07.072. /05.5.3/.7 /.3  05.3 . .7/ 0.  203/0138.8 /.  2:8  9. / &3.790203 /7.2.9: .8 41 7.3 90.3 2.907 80-.2 -::3.3.7:.

. 47.9: 5747./. 8:.3 8073 /:3.3  %0.: /7 803/7  .9..3.3 8.83 20207. 503.9:  .-:3.3  0.5.3  .9  /...25. .3 /03.3 . 8.3.9. / 3/4308. .8 .2.9.3.9: 5079:3:.: ../. .907 -8.3 5.3 0:.3 202-.  20.:39:202-:. 4220/.790 / 9... 7..93 5.2 79:8 0.3 90703.../ 8.079.2 907.. 808:.974  207.. /.350.3 24344 20303./.28 2.947.7/  .3 !.3 . $72:.08079./..9  .9::8.3.8.:5:3/2./4  900.8 -.3 . -072.3 /7 2070..39422  !%  !.3 .3 . .3 8..4394 7:5 .7. 89. .9: 04254 /...83 2.9: .4  038 5079:3:. . /.$07. /03.207:5. /.8 4507./. 9:-:  80-.9:  038 .8.2.3 /-:./ 0  /03.3 /.545:075./. 805079 3 . :34 /.3 202039.3 203. /.7 3/. 50.3 . .9 9079. /0 .2.3 203:. -039: . ..7.3 -.7.8:3 900. 2574..9 907.3 805079 3 0- -07.805:9.7. 89.30-90703.  .39422 ..3/.8.079.3 3  .89..3 / .5.-.   3/4308.2.079....4394 50.39:3850.9.  -.947.3 8:-0 0:.9 -:.9: .30.43  /03.8.3203:9.3.8 :36: 2:220785.3 -0702-..907 .7202-:.39422 5.7./. .43 47.38:. / -0-07../.: /...3 47. /03.8. 5.85071472..3942202-.3 5039.5.2 :9.3. -039:3..: 7:.3 !.5. .  :/7:  8.7..33. . 7:5 ../.3 /7 203.43420/    0.3 8 .302-7.3  203.39:3 5.35.: 07.8047.3 . -07-039: 09457.3 43/8 47. /808:../ 8../.:2:23.3 907....7. 80.:  ..380../ -07... /03..3 /.. ./.2 2..7.  9. 808:.2 -039: 22 . .8 /9079.3.39.3 0:.:.  4394 . :.3 8:.3/:5. .3 5.3 203:3.3 -0-07.907 /./.3 90./7..770 077$0310/ 0114479 /.3 /-:.3 -430. 5. .3/03....3.3 :2:2 .-:  5079:3:. 203. /03.7 .7 3907.745  /.3 #42./.9 3.3 3 90.. :. #4-3 .907 ...:80..3/:5 ./.420/ /2.907 3  0-07.3 50343943 /.3 203:.3//0.5.-07/7/ /05..3.5..7.7.7.9 :.9.09  220  .5...33.39079.5.3 93.72944:3.2.3.39422:8  2037: 80..

3.5.3207.04254.907/.9-0-07..$0.39::.7749078  790138.805079439!943 /./.7378/.5.

37.!03079..3038.2.

8..   7.3507-:..9.038..3.2.:507-:..7.9/-0/.3/7.3 $0/.7.43  7./..3/5079:3:.38:.7.8./2..2..038.7.3/4308.3 /.2/:.3.-./.8:./.8.9.9:/7.3.9:..3/7..9.203:7:92.3.2.3.:..7:/...../.3.5...9:93.8.3/7.3 $.3  7.3 ./.. /80-:9.. 7./.: 22/.3.3.2..947.8.50.2.7:.7/7.3/..2.2.2.3/.:3.2.3/.80-:9./.  !0.3/.9.2.8..7.7.3202..27.9.3 -.3.

.208./.7.305.0/:5.2.3:39:202-07.9 .2.7   7..7.7 .32..2..-.32029::.4/073 7.3:2:23.3503//././7.7:.2.80.3:8..-07902.2.

2.2.3:2:23./7...3.308.3   7./.2.3.3 0/:5.3 0/:5./.0/ 7.2.07/..203.2.:3.3:./7../.:07.079.2./7.3   0:..3   7.%7.3 89.80/503:02....3.8. 507.0/420/ 7.2.07././.7..420/ 7.320309503:0.80//..2.3.2./.3.38.:/.  .3...3.3:.2.43..2.:..2 .3/:3../7.8.3.2..079.97./7. /0 0....2.2... /.  7.97.33.0/.%7.380-.    507.3079...3.3.9./.3/:32:8/.9..3.420/.7.27..39039./.2.7-.3/0.8 7.3203..0/ 420/.

.9..30.80.0.207.2. 50343943    50709.03.54.3./7..:-0793./..43.3 0:.38.433..

7.3/.8.9:-:/.4507../. 07.2.: %.3/9. 502-.0-503/0   !..3...-.32755.3   %.39422 !.:-.99.8.2..3 22.-0..3.079./..349.2-039:07.../...35.25.7034007.39:-:.:.3/-.39422.39422..-.:  %. 5070990 50709./7.7.  ./7.50.9.:3.

880.3/:3:38:7.2. !.2.880 !../.3203../7...

5.3/7 /7.   24 34 43502-.3/7..5/8..38047./.3502.3/73. -07 24 34 4..350789...3..9$..5.::.: 9:3.34050207./0.9798 203:3.20.9.503/.3/.3/3/7803/7$03. .7..9././7./-:.3 .8/.88.3507.9.380-.....7...7.::.38./:.:.2..324344  74 43502-:.  05 4./350. .202-.30.7..38047.70:8   ./..94 /8.2.9.3 .3/. 503/.3.3. 2:8 5/.3/.3 8./...3.3 8./789:./3 /:.5.3:9..:.907/7.2.-430..3/.53.8.5.2.39449:3.

F54.

39./3808047.5.35/502..9.35/50343943 /.91/.7.:. .8.350278..5.3502.9.5.9:408047.7.9 20-.33.7..8:.3203907 .3 02-.3 02-.39.7. 443.9.39. ..9.3 /8./:./507:.7.32.357.3/900./ $.:.7.3 47439.8.3/..3 /:.5.3503/03.9:8/8../4/..5/./. -07 / .8.202:...43.:7.3507/.7.079.9.39./.3:.079.88.4/.942039.25.799.2.5 ..:.9..:900543 502.350789.88..:.7.3..079.:203.38./.350789.9.3.. 57-.5. /8. 3/: / .0-703/.9.7.35.2.7.:7:/.3 .079.3.0/:/:.4/..203..7.9./.3408047.33.3/-039:507. 43507.3.897./..:50309.3 /8.39... 1:383..3 :39:202-.0-93 859..33. .9.907/.720.:0- -.0/:/:. .-:7:/.33.9. 8. 2.8-.8.8:/.39.3502..3.9.. /.39:9/.5.9.3.843. . .39.3 /8.88./.2.88.3507.9475/..5..303907!03//.3..3..2..8.7.93$.3:9.3 2..88.3:5.2.  443.7203008.340808047./.5.-80.93:39: 203.8.7.3 02-.4.187./...5.340808047..502. 9.3503:9:55/.3 /8.9..3042543/:897503728.:507.3:7: 47439..95/. 4./:.9.3 .5.2.38.35/502.3$..944.3/.32./9::.38:3-07.328 3907.907.:802-.3.8.3398.7.3 859.5.3:39:203:3..9483.33.3..8.9/3..5 .7.0/:/:.-0784..39.503072..340502.3$.2070..808.8/..079..3..7.0425430.2.7.7 /7.4 /. 443.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful