Mengevaluasi Berbagai Sistem Pemerintahan

Pengertian: Sistem : 1. Susunan kesatuan dari bagian-bagian yang membentuk atau menghasilkan satu kesatuan yang menyeluruh. 2. sekelompok bagian yang bekerjasama untuk mewujudkan suatu maksud Tertentu. Pemerintah: arti sempit, presiden dan aparaturnya (eksekutif) Arti luas, semua lembaga negara ( eksekutif, legislative, yudikatif) Pemerintahan : sebuah badan yang memiliki institusi –institusi legal dan politik dengan tugas utama untuk mengatur hubungan antara warga masyarakkat dalam sebuah negara dan hubungan antar negara tersebut dengan negara lain Bentuk negara, ada 2 yaitu: 1. Kesatuan Bentuk negara yang pada dasarnya bersifat tunggal, tidak terpecah-pecah. Kemudian untuk mengelola negara maka wilayah negara dibagi-bagi menjadi bagian yang lebih kecil dan disebut dengan provinsi. Kewenangan provinsi sebatas dan seluas kewenangan yang diberikan pusat 2. Serikat Pada awalnya merupakan sebuah negara yang berdiri sendiri, kemudian masingmasing menggabungkan diri menjadi sebuah negara yang besar(serikat). Status negara berubah menjadi negara bagian. Agar pemerintah pusat mempunyai kekuasaan maka negara bagian menyerahkan kekuasaan keluar (luar negeri), mata uang dan pertahanan kepada pusat. Sedangkan kekuasaan ke dalam tetap dipegang sendiri. Bentuk pemerintahan ada2, yaitu: 1. Republik jika pemimpin dipilih lewat proses pemilu dan kekuasaan dibatasi waktu. 2. Kerajaan jika pemimpin diangkat secara turun temurun dengan jabatan seumur hidup Sistem pemerintahan ada 2, yaitu : 1. Presidensial, dengan cirri-ciri sbb: - kekuasaan pemerintahan tertinggi di tangan presiden - kekuasan eksekutif sejajar dengan legislative - presiden memegang kekuasaan rangkap sebagai kepala pemerintahan dan kep Negara - Menteri bertanggung jawab dan diangkat oleh presiden - presiden berkuasa selama periode waktu tertentu sampai habis batas waktunya Jika mengacu system ini maka presiden berkuasa sampai habis masa kerjanya dan tidak bisa dijatuhkan 2. Parlementer, dengan cirri-ciri sbb: - kekuasaan pemerintahan negara dipegang sepenuhnya oleh parlemen,segala kebijakan negara ditentikan oleh parlemen kedudukan kepala negara (pres, raja) hanya sebagai simbul dan tidak dapat diganggu gugat - kekuasaan legislative berada diatas eksekutif.

. Lembaga legislatif bersifat Unicameral 3. DPR hanya bisa merekomendasikan untuk minta pertanggungjawaban presiden 4. Tidak dikenal adanya impeachment 5. . Suara rakyat tidak begitu berpengaruh terhadap pemerintahan Keunggulan dan kelemahan model parlementer Keunggulan : 1. Menganut asas trias politika modifikasi (pembagian kekuasaan) 2. PM menjadi penguasa berdasarkan kebijakan dari parlemen Perbandingan system presidensial di Amerika Serikat dengan di Indonesia Amerika Serikat 1. Kehidupan kepartaian bersifat Multi partai 7. Menganut trias politika murni (pemisahan kekuasaan) 2. Presiden punya hak veto terhadap keputusan konggres 6. Presiden dipilih oleh badan pemilih (electoral college) Indonesia 1. Artinya system pemerintahan dimana perdana menteri dan presiden sama-sama aktif dalam menjalankan pemerintahan negara sehari-hari. Kedudukannya kuat karena mendapat mandat langsung dari rakyat lewat pemilu 2.para menteri diangkat dan bertanggungjawab kepada parlemen. Pemerintah akan bekerja lebih professional agar tidak dijatuhkan oleh parlemen 3. Disebut juga dengan istilah quasi presidensial. Pengaruh rakyat terhadap politik negara sangat besar 2. Kondisi negara labil sehingga pembangunan bisa terganggu 2. Presiden dipilih oleh rakyat lewat pemilu Keunggulan dan kelemahan model presidensial adalah : Keunggulan: 1. Model ini prinsip-prinsip demokrasi benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik Kelemahan : 1. Sering terjadi protes dari rakyat sehingga situasinya cenderung lebih rawan Sistem pemerintahan Semi Presidensial Sistem ini merupakan gabungan dari model presidensial dengan parlementer. Dikenal impeachment yang merupakan hak konggres 5.karena parlemen adalah pemegang legislative. Presiden Tidak punya hak veto 6. . Dalam system ini cabinet (dewan menteri) diangkat oleh presiden tapi bertanggungjawab kepada parlemen. Karena presiden sulit dijatuhkan membuat Negara lebih stabil Kelemahan: 1. Hanya mengenal dwi partai 7. Lembaga legislative (konggres) bisa menjatuhkan presiden 4. sering jatuh bagunnya cabinet karena mosi tidak percaya parlemen memicu terjadinya krisis kabinet 3. Rawan terjadinya pemerintahan yang otoriter 2. maka untuk kekuasaan memerintah diserahkan kepada PM yang kemudian membentuk cabinet. Mempunyai lembaga legislative bicameral 3.

Finlandia. Secara umum perbedaannya sebagai berikut : Model Inggris 1. Sistem pemerintahan yang dianut berdasarkan ketiga UUD tersebut berbeda. Yang dimaksud lembaga legislative adalah DPR dan senat Model parlementer yang diterapkan sesuai dengan UUD S 1950 (17 Agust 1950 – 5 juli . Contoh model ini : Perancis. Lebih menekankan sidang komisi dimana terjadi perdebatan mengenai isu kebijakankebijakan tertentu. Ada perbedaan mendasar antara parlementer asli dengan quasi parlementer yang diterapkan Indonesia pada masa penggunaan ke dua UUD di atas. Mengenai pembagian kekuasaan diantara keduanya (PM dan Pres) sangat berfarisai dan tergantung dari pengaturan konstitusi negaranya. Anggota parlemen dipilih langsung dalam pemilu Model eropa barat (Spanyol-Jerman) 1. DPR sebagai lembaga legislative Model parlementer yang diterapkan sesuai dengan UUD RIS 1949 (27 des 49 – 17 Agust 1950) 1. Lebih mementingkan perdebatan formal dan serius di parlemen.Cabinet ini dapat dibubarkan melalui mosi tidak percaya oleh parlemen. Pertanggungjawaban cabinet langsung ke parlemen 5. Perdebatan lebih moderat. PM Diangkat presiden 2. Pengaruh parlemen ke pemerintahan sangat mutlak 6. 2. Cabinet Dibentuk pres 4. Jika UUD 45 menekankan bentuk presidensial maka dalam kedua UUD yang lain menggunakan bentuk parlementer semu (quasi parlementer). Menekankan pentingnya sidang paripurna parlemen dibanding sidang komisi 3. Pengaruh parlemen Kecil karena adanya campur tangan presiden 6. Bagi negara-negara penganut Parlementer umumnya mengikuti 2 type yaitu model Inggris dan non inggris/eropa barat yang biasanya mengadopsi model Spanyol dan Jerman. Sidang paripurna kurang diberi tempat 3. Pertanggungjawaban cabinet Ke parlemen tapi lewat presiden 5. Anggota parlemen dipilih berdasarkan daftar yang disodorkan partai politik. Pembentuk cabinet adalah parlemen 4. Praktek system pemerintahan Parlementer. UUD RIS '49 dan UUD S '50. Berikut perbedaan antara parlementer yang asli dengan yang diterapkan di Indonesia (quasi parlementer): Parlementer asli cirri-cirinya : 1. Rakyat memilih parpol dan parpol akan menentukan wakilnya berdasar urutan nama calon yang sudah ditentukan sebelumnya Penerapan system pemerintahan di Indonesia Indonesia pernah mengalami penggunaan UUD sebanyak 3x yaitu UUD '45. PM Diangkat parlemen 2. Presiden ikut campur dalam pemerintahan/campuri PM 3. Kedudukan presiden sebagai kepala negara (hanya sebagai simbol) 3. menekankan pentingnya lobi diluar sidang resmi 2. Portugal dll.

com/2008/08/mengevaluasi-berbagai-sistem_9649. Pertanggungjawaban cabinet Ke parlemen tapi lewat presiden 5. http://kewarganegaraan3. Pengaruh parlemen Kecil karena adanya campur tangan presiden 6.1959) 1. PM Diangkat presiden 2.blogspot. Cabinet Dibentuk pres 4. Presiden ikut campur dalam pemerintahan/campuri PM 3. Yang dimaksud lembaga legislative adalah DPR .html .

-.50..25:79.0...702039.703.08.7:5.3&&$  :89  : .702030.-309-039:5708  !079.9  4/05.25:7!  .3803.9.3/2./.35708/03  .70203907.-30905.3/907.3808:../03..3:3.8:/02-..95708/03  !03./..5....3.!#/.3.3.

.95708/03  !708/03:9...3.25020739.   !.3.25:7/.

-.3/2./...35708/03  ....3:3.3.!#  ½ $$ f–f° –fff° –¾½ n¯$$$¯ °– ff¾  f–f ¾¾ ¯% ¯ .9.25:79.25:7!  ..702039.-309-039:5708  !079.702030.7:5.8:/02-.-30905..703..50.0..3./.3..95708/03  !03.08.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful