α (alfa): Percepatan sudut. β (beta), γ (gamma): Jenis radiasi nuklir, bersama-sama dengan α.

Dalam relativitas khusus, γ berarti faktor Lorentz. δ (delta): Fungsi delta Dirac. ε (epsilon): konstanta permitivitas listrik. η (eta): Dalam beberapa kesempatan, berarti efisiensi. θ (theta): Sudut. κ (kappa): Modulus Bulk. λ (lambda): Panjang gelombang; rapat muatan listrik per satuan panjang. μ (mu): Momen magnetik. Juga dipakai untuk menyatakan permeabilitas magnetik. ν (nu): Frekuensi. ξ (xi): Satu jenis baryon dinamai dengan huruf besarnya (Ξ) π (pi): Selain untuk bilangan 3,1415926535… juga untuk parity yang berhubungan dengan simetri. ρ (rho): Rapat massa atau muatan listrik per satuan volum, juga resistivitas listrik (hambat jenis). ζ (sigma): Konduktivitas listrik; rapat muatan listrik per satuan luas. Juga untuk konstanta Stevan-Boltzmann. η (tau): Torsi. θ (phi): Dalam huruf besarnya (Φ) berarti fluks magnet. χ (chi): Suseptibilitas. χm untuk magnet dan χe untuk listrik. ψ (psi): Dalam fisika kuantum, digunakan untuk menyatakan fungsi gelombang, yang menyatakan keadaan. ω (omega): Kecepatan sudut. Huruf besarnya, Ω, untuk Ohm.

8.1.9.38:/:9  × -09. 0387. . Ø .2./03.05. !07.83:7 -078.2.3.22./.

94747039  .270..9.8 :8:8 Ø-07. .9.791.

33  „ 9.9..9.79018038  Û 909..  ‚ 05843 4389.9.92:.350720.9:.3 /03.5.38975078.08025..38975078.9.:39:5.3 -07.3:7:1-08.38975078.:39:203.88977.9.2.3.3.92:.7. !.50729.88.5.9.2:7:1-08.92..309 :.743/3.82.9..8 :.3.55. 43/:9.35.3.37. 4/::8:   .: %478  … 5 .9.73.9038  ƒ 82.73.39.2-/.5..3:39:-.39.:39: 4389. /09.-9.$90.:2:.3   2: 42032.79. $:/:9   . Ì   5 $0.3-07:-:3.3 492. .309   3: 70:038    $. :38/09.8897 .9./03.3  :.2-0-07./5.8897  Ú 09.4:2 :.3042-.9:.70889.9:..3:. .5.9:038-.382097  Ý 74 #.2-.

.9.30. $:8059-9.8 à2:39:2..38:/:9 :7:1-08.39:2 /:3.309  à ..9..05.31:38042-.309/.:.3 .  :39: 2   .218.3 203.3à0:39:897  á 58 . 0.73. -07.791:82.9.3:39:203.3  â 420../.