P. 1
Penjasorkes Kelas VIII Smt 1

Penjasorkes Kelas VIII Smt 1

|Views: 1,094|Likes:
Published by 12ndhamster

More info:

Published by: 12ndhamster on Sep 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2012

pdf

text

original

PJOK. VIII.1.1.01 s.d. PJOK. VIII.1.6.

08

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester

: Pendidikan jasmani, Olahraga dan Kesehatan : VIII :1

KEGIATAN SISWA

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

KATA PENGANTAR
Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di SMP Terbuka, perlu adanya penyempurnaan modul sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini. Oleh karena itu Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama berupaya melakukan penyempurnaan modul SMP Terbuka agar sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat memenuhi kebutuhan siswa, keadaan sekolah dan masyarakat sekitar. Seiring dengan dinamika penyempurnaan tersebut, ditetapkanlah Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Kedua peraturan tersebut merupakan pedoman dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Modul sebagai sumber belajar utama dalam proses pembelajaran bagi siswa SMP Terbuka ini telah disusun sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam pembahasannya modul ini telah mencakup seluruh Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mencapai kompetensi lulusan minimal tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan disempurnakannya modul SMP Terbuka ini diharapkan siswa memiliki kompetensi yang memadai sesuai dengan tuntutan kurikulum yang berlaku. Mengingat Kurikulum yang digunakan dalam penulisan modul ini adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), maka masukan dan saran dari lapangan sangat diharapkan untuk penyempurnaan baik isi maupun perwajahan modul ini di masa yang akan datang. Semoga modul ini dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mutu pendidikan SMP Terbuka mengalami peningkatan sesuai dengan tuntutan jaman. Jakarta, Januari 2009 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama

Didik Suhardi, SH., M. Si. NIP. 131270212 iii

iv

DAFTAR ISI

Kata pengantar

………………………………………………………

iii

Daftar isi Petunujuk Belajar

……………………………………………………… ……………………………………………………… ................................................

v vii 1 11 21 33 49 67 77 77

PJOK.VIII.1.1.01 Sepak Bola Lanjutan

PJOK.VIII.1.1.02 Bola Voli .......................................................................... PJOK.VIII.1.1.03 Tenis ................................................................................. PJOK.VIII.1.2.04 Pencak Silat ...................................................................... PJOK.VIII.1.3.05 Senam Lantai .................................................................... PJOK.VIII.1.4.06 Senam Irama Dengan Alat ................................................ PJOK.VIII.1.5.07 Renang Gaya Bebas ........................................................... PJOK.VIII.1.6.08 Kesehatan .....................................................................

Daftar Pustaka

………………………………………………………

85

v

PETUNJUK BELAJAR

Buku ini memuat 8 (delapan) modul untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olaraga dan Kesehatan kelas VIII semester 1. Modul ini harus Kamu pelajari dan selesaikan dalam jangka waktu satu semester, baik melalui kegiatan belajar di TKB (Tempat Kegiatan Belajar) maupun belajar diluar TKB. Dalam mempelajari modul ini supaya diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Belajar dengan modul keberhasilannya tergantung dari kedisiplinan dan ketekunan Kamu dalam memahami dan mematuhi langkah-langkah belajarnya. 2. Belajar dengan modul dapat dilakukan secara mandiri atau kelompok, baik di TKB atau di luar TKB. 3. Langkah-langkah yang perlu Kamu ikuti secara berurutan dalam mempelajari modul ini adalah sebagai berikut : a. Usahakan Kamu (bila memungkinkan) memiliki buku paket Pendidikan Jasmani Kelas VIII sebagai bahan pengayaan atau pendalaman materi, karena dalam modul ini diutamakan pada materi esensial/materi pokok/materi utama. b. Baca dan pahami benar-benar tujuan yang terdapat dalam modul ini. Perhatikan materi pokoknya dan uraian materinya. c. Bila dalam mempelajari tersebut mengalami kesulitan, diskusikan dengan teman-teman yang lain. Dan bila inipun belum terpecahkan sebaiknya Kamu tanyakan pada guru pamong di TKB atau guru pada waktu tatap muka. d. Setelah Kamu merasa memahami materi pelajaran tersebut, kerjakanlah tugas-tugas yang tercantum dalam modul ini, dalam lembar jawaban yang terpisah atau pada buku tulis Kamu. e. Periksalah hasil penyelesaian tugas tersebut melalui kunci yang tersedia. Dan bila ada jawaban yang belum betul, pelajari sekali lagi materi yang bersangkutan. Bila semua kegiatan dalam satu modul sudah dapat diselesaikan dengan baik Kamu berhak mengikuti tes akhir modul yang diselenggarakan oleh guru bina atau guru pamong. f. Bila dalam tes akhir modul Kamu dapat nilai 6,5 Kamu dapat mempelajari modul berikutnya. 4. Urutan kegiatan di atas harus Kamu taati, agar Kamu lebih cepat berhasil mempelajari modul ini.

Selamat Belajar!

vii

PJOK.VIII.1.1.01

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan : VIII :1 : 2 x 40 Menit

KEGIATAN SISWA
SEPAK BOLA LANJUTAN

Penulis Pengkaji

: :

Dra. Hj. Indrawati, M. Pd Drs. Roji

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN Selamat datang ! Kamu telah memutuskan memilih untuk belajar di SMP Terbuka. Mudahmudahan dengan semangat belajarmu dapat mempermudah pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada setiap belajarmu. Sumber belajar yang utama di SMP Terbuka adalah modul. Dengan melalui modul Kamu dapat mempelajari setiap matapelajaran secara mandiri maupun kelompok. Pernahkah Kamu menyaksikan pertandingan sepakbola di kampung Kamu atau Kamu saksikan melalui layar televisi atau bahkan Kamu memainkan sepakbola bersama-sama dengan temanmu ? Jika Kamu pernah menyaksikan permainan sepakbola pasti Kamu akan melihat teknik-teknik permainan yang begitu bagus. Nah, pada modul ini Kamu akan mempelajari beberapa teknik dasar permainan sepakbola dan diharapkan setelah mempelajari modul ini Kamu dapat menerapkannya dalam permainan di tempat tinggalmu. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan modul VIII.1.1.01 ini adalah 2x40 menit belum termasuk untuk menyelesaikan tugas-tugas Ingat, pelajari dulu petunjuk dan langkah-langkah yang harus Kamu lakukan sebelum mempelajari modul ini. Dan jangan lupa Kamu harus melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembelajaran agar tidak terjadi cidera otot.

Selamat belajar !

3

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Teknik Menendang 1. Standar Kompetensi 1. Mempraktikkan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 2. Kompetensi Dasar 1.1 Mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Melakukan teknik dasar dengan koordinasi yang baik menggunakan teknik : a. Gerak menendang, menggiring dan menghentikan bola. b. Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi untuk memupuk kerjasama dan toleransi. 4. Materi pokok Permainan sepak bola (Lanjutan) 5. Uraian Materi Sejarah Singkat Bangsa Inggris sangat menggemari sepak bola, sebab itu mereka menyempurnakan aturan permainannya sehingga pada tanggal 26 Oktober 1863 lahirrlah “FOOT BALL ASSOCIATION” yang pertama. Setelah berdiri “FOOT BALL ASSOCIATION” muncul perkumpulan-perkumpulan seperti Nederland, Denmark, Selandia Baru 1873, Argentina 1891, Chili 1895, Swiss, Belgia 1898, Jerman dan Uruguay 1900, Hongaria 1901 dan Finlandia 1907. Pada tahun 1907 berdiri federasi sepak bola dunia yang disebut FEDERATION INTERNATIONALE FOOTBALL ASSOCIATION (FIFA) yang diketuai oleh Mr. Julius Rimet dari tahun 1921 – 1951 dan ditetapkan setiap 4 tahun sekali diadakan kejuaraan sepak bola dunia (World Cup). a. Teknik latihan dasar tepadu : Menendang, menggiring, menyundul, dan menghentikan bola. Teknik menendang bola ada beberapa macam : Dengan Punggung kaki Dengan kaki sebelah kanan Dengan kaki sebelah kiri Tendangan juga ada beberapa bentuk yaitu : Tendangan bebas Tendangan sudut Tendangan penjuru Tendangan pinalti (hukuman) Teknik menggiring (mendrible atau membawa bola juga hampir sama dengan tendangan) Menggiring bola dengan punggung kaki Menggiring bola dengan kaki bagian luar 4

Menggiring dengan kaki bagian dalam Teknik menghentikan/menyetop bola ada beberapa macam. Menghentikan bola dengan dada/perut Menghentikan bola dengan paha Menghentikan bola dengan telapak kaki

Gambar 1.1 : Tteknik menggiring bola menggunakan punggung kaki.

Gambar 1.2 : Teknik menghentikan bola dengan paha.

Gambar 1.3 : Menghentikan bola dengan Kaki.

Gambar 1.4 : Menggiring bola menggunakan punggung kaki sebelah dalam

Dari keempat latihan/dasar ini dikombinasikan sehingga menjadi satu permainan yang bagus. Permainan sepak bola adalah permainan beregu dimana perlu kerjasama tim/permain-pemainnya. - Menggiring bola latihannya dibawa dengan cara atau macam bentuk latihan menggiring bola diatas ilakukan sambil berlari. - Menerima bila dilakuka dengan cara langsung dengan cara menghentikan bola diatas, kemudian bola dikuasai dan meneruskan permainnan. - Perhatian mengoper bola memakai tendangan atau sundulan

Gambar 1.5 : Menggiring bola secara berpasangan

5

Gambar 1.6 : Menggiring bola secara perorangan

Gambar 1.7 : Teknik menghentikan bola dengan dada

Gambar 1.8 : Teknik Menyetop dan Mengontrol Bola

Menyetop dan mengontrol bola dengan telapak kaki banyak digunakan dalam sepak bola modern, karena dengan itu kita dapat lebih cepat menguasai bola.

Gambar 1.9 : Teknik Menyetip Bola

Menyetop bola dengan kaki muka penuh (kura-kura), teknik ini digunakan untuk bola yang masih melambung di udara.

Gambar 1.10 : Teknik Menghentikan Bola

6

Menghentikan bola dengan kaki bagian dalam, bagian luar dan menghentikan bola dengan menggunakan paha

Gambar 1.11 : Menghentikan Bola Yang Memantul

Menghentikan bola yang memantul dari tanah dengan menggunakan betis (tulang kering) dan dengan perut. 6. Tugas 1 : 1. Lakukan gerakan menggiring bola dengan kaki bagian dalam dan luar! 2. Lakukan gerakan menembak bola secara berpasangan dengan temanmu salah satu melempar bola lambung! Kegiatan 2 : Teknik Menyetop dan Mengontrol Bola 1. Standar Kompetensi 2. Mempraktikkan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 2. Kompetensi Dasar 1.1 Mempraktikkan variasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Melakukan variasi teknik dasar dengan koordinasi yang baik menggunakan teknik : • Gerak menendang dan melempar bola. 4. Materi pokok Permainan sepak bola (Lanjutan) 5. Uraian Materi Setelah Kamu mempelajari kegiatan 1 dan sudah Kamu lakukan dengan baik, sekarang Kamu pelajari dan lakukan latihan pada kegiatan 2. 1. Latihan Menendang bola ke tembok/dinding Tujuannya agar Kamu dapat melakukan pengontrolan gerakan yang Kamu lakukan 2. Latihan menendang dengan teman berpasangan sambil berlari 3. Teknik lemparan ke dalam yang benar, dengan tidak mengangkat bagian kaki ke atas dan harus berada di luar garis tepi!

7

Gambar 2.1 : Variasi tendangan dengan kaki bagian dalam dan bagian luar

Gambar 2.2 : Lemparan ke dalam (throw in)

6.

Tugas 2: 1. Lakukan latihan menendang ke tembok/dinding secara berulang-ulang ± 10kali dengan kaki bagian dalam! 2. Lakukan lemparan bola ke dalam secara berpasangan dengan jarak 10 meter!

8

C. PENUTUP
Saya ucapkan selamat, karena Kamu telah berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajran pada modul ini. Mudah-mudahan keberhasilanmu dapat mendorong semangatmu untuk terus belajar melalui modul-modul ini Setelah mempelajari teknik dasar permainan sepak bola, baik itu teknik menendang, menggiring maupun menghentikan bola, kini Kamu telah menguasai semua teknik ini. Nah, setelah Kamu kuasai maka materi ini jangan Kamu tinggalkan, tapi jika ada waktu Kamu dapat melakukannya lagi di tempat tinggalmu. Ingat setiap akan melakukan kegiatan olahraga Kamu harus terlebih dahulu pemanasan yang cukup. Jika latihan yang Kamu lakukan belum menguasai usahakan agar Kamu dapat mengulang-ulang latihan sehingga nilai yang Kamu peroleh bisa mencapai 6.5 .

Selamat melanjutkan pada modul berikut !

9

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 : 1.

2.

Tugas 2 : 1.

2.

10

PJOK. VIII.1.1.02

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan VIII 1 2 x 40 Menit

KEGIATAN SISWA

BOLA VOLI

Penulis Pengkaji

: Dra. Hj. Indrawati, M. Pd : Drs. Roji

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Selamat datang ! Kamu telah memutuskan memilih untuk belajar di SMP Terbuka. Mudahmudahan dengan semangat belajarmu dapat mempermudah pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada setiap belajarmu. Sumber belajar yang utama di SMP Terbuka adalah modul. Dengan melalui modul Kamu dapat mempelajari setiap matapelajaran secara mandiri maupun kelompok. Pernahkah Kamu menyaksikan pertandingan bola voli di kampungmu atau Kamu saksikan melalui layar televisi atau bahkan Kamu memainkan sepakbola bersama-sama dengan temanmu ? Jika Kamu pernah menyaksikan permainan bola voli pasti Kamu akan melihat teknik-teknik permainan yang begitu bagus. Nah, pada modul ini Kamu akan mempelajari beberapa teknik dasar permainan bola voli dan diharapkan setelah mempelajari modul ini Kamu dapat menerapkannya dalam permainan di tempatmu tinggal. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan modul VIII.1.1.02 ini adalah 2x40 menit belum termasuk untuk menyelesaikan tugas-tugas Ingat, pelajari dulu petunjuk dan langkah-langkah yang harus Kamu lakukan sebelum mempelajari modul ini. Dan jangan lupa Kamu harus melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembelajaran agar tidak terjadi cidera otot.

Selamat Belajar!

13

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Teknik Passing 1. Standar Kompetensi 1. Mempraktikkan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 2. Kompetensi Dasar 1.1 Mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Melakukan teknik dasar dengan koordinasi yang baik menggunakan teknik : a. Mengkombinasikan, keterampilan gerak dasar dalam permainan beregu yang menggunakan komponen gerak, passing bawah dan atas. 4. Materi pokok Permainan bola Voli (Lanjutan) 5. Uraian Materi Yang dimaksud dengan mengkombinasikan dari latihan dasar bola voli dan pola-pola latihan yang dimodifikasi agar semua dapat merasakan bagaimana dapat melakukan cara passing dengan pola berteman dan permainan dengan peraturan-peraturan yang dimodifikasi. Semua pemain voli harus menguasai passing atas dan passing bawah. Passing bawah lanjutan yang tadinya latihan perorangan sekarang dilanjutkan dengan berteman dan berkelompok dengan bentuk lingkaran instruktur di tengah dan berteman 2 orang berhadapan bergantian. Coba lihat gambar!

Gambar 1.1 : Latihan pasing bawah dengan teman

Dan latihan ini dipakai untuk permainan dan mengumpan untuk smasher (orang yang akan melakukan smes).

14

a. Cara melakukan passing bawah : Sikap pertama : - Berdiri tegak kedua kaki dibuka selebar bahu kedua lutut ditekuk - Posisi badan disatukan jari-jari sehingga membentuk satu kesatuan bentuk - Penerimaan bola dengan ayunan tangan dari bawah ke atas sebatas bahu dalam posisi tangan/lengan lurus. - Bola diarahkan sesuai keinginan pada teman atau lawan. b. Passing atas Cara melakukan passing atas Sama dengan passing bawah hanya kedua tangan berada didepan muka dengan jari-jari tebuka dan lemas. Posisi badan rileks tidak tegang, cara ini bisa dikatakan menerima bola yang pendek dari teman atau lawan yang bisa dilakukan umpan melakukan penyerangan. Contoh dari passing atas dan passing bawah dan pola-pola pelaksanaan (lihat gambar).

Gambar 1.2 : Latihan pasing atas dan Latihan Passing bawah

6. Tugas 1 : 1. Lakukan passing bawah selama 30 detik dan hitunglah berapa kali Kamu dapat melakukannya 2. Jelaskan cara melakukan passing atas dan lakukan selama 30 detik! Kegiatan 2 : Teknik dasar smash 1. Standar Kompetensi 1. Mempraktikkan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 2. Kompetensi Dasar 1.1 Mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi a. Melakukan teknik dasar dengan koordinasi yang baik menggunakan teknik : Mengkombinasikan, keterampilan gerak dasar dalam permainan beregu yang menggunakan komponen gerak, servis, smes dan membendung / memblocking. b. Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi

15

4. Materi pokok Permainan bola Voli (Lanjutan) 5. Uraian Materi Latihan Smes a. Awalan (apabila awalan beberapa langkah atau langsung untuk menyongsong bola diatas out). b. Tolakan Pada langkah terakhir menumpuk kuat c. Posisi tangan, telapak terbuka, jari-jari rapat. d. Waktu tangan menyentuh bola telapak tangan sedikit didepan badan. e. Pukulan bola pada bagian atas belakang dengan cambukan telapak tangan. f. Setelah bola dipukul (smash) oleh Spiker (Orang yang melakukan smash) mendarat dengan kedua kaki bersama-sama dan kembali berdiri tegap dalam posisi siap.

Gambar 2.1 :Gerakan/langkah awal dalam melakukan smash

Gambar 2.2 : Tolakan dan gerakan memukul dilakukan oleh penyemash

Membendung (blocking) a. Cara pelaksanaan : 1) Latihan membendung tanpa bola Berdiri menghadap net kurang lebih 2 meter 2) Lakukan gerak loncat kedua tangan diatas lurus didepan net (jaga jangan sampai menyentuh net). 3) Gerakan dilakukan 2 kali berdiri atau 2 kali kekanan (diulang beberapa kali). b. Cara pelaksanaan dengan bola, salah satu melambungkan bola dan yang satu melakukan smes. Sedangkan siswa yang lain dapat melakukakn block didekat net.

16

Gambar 2.3 : Teknik blocking

a) Contoh-contoh gambar dari passing atas, passing bawah, teknik servis atas, servis bawah, servis samping, servis smash.

Gambar 2.4 : Servis atas

Gambar 2.5 : Servis bawah

Lakukan bermain dengan lapangan yang ada, kemudian bagi dua regu agar dapat dimainkan teknik yang sudah di pelajari. 6. Tugas 2 : 1. Lakukan gerakan smes! 2. Bagaimana sikap tangan saat melakukan blocking! 3. Lakukan gerakan service atas sehingga mencapai jarak 7 meter!

17

C. PENUTUP
Saya ucapkan selamat, karena Kamu telah berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajran pada modul ini. Mudah-mudahan keberhasilanmu dapat mendorong semangatmu untuk terus belajar melalui modul-modul ini Selesai sudah Kamu mempelajari variasi teknik dasar bola voli, kini giliran berikut adalah mempelajari modul selanjutnya dengan terlebih dahulu Kamu melakukan tes atau mengerjakan tugas-tugas yang ada. Ingat setiap akan melakukan kegiatan olahraga Kamu harus terlebih dahulu pemanasan yang cukup. Jika latihan yang Kamu lakukan belum menguasai usahakan agar Kamu dapat mengulang-ulang latihan sehingga nilai yang Kamu peroleh bisa mencapai 6.5 .

Selamat melanjutkan pada modul berikut !

18

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 : 1.

2.

Tugas 2 : 1.

2.

3.

19

PJOK.VIII.1.2.03

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : VIII :1 : 2 x 40 Menit

KEGIATAN SISWA

TENIS

Penulis Pengkaji

: Dra. Hj. Indrawati, M. Pd : Drs. Roji

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Selamat datang ! Kamu telah memutuskan memilih untuk belajar di SMP Terbuka. Mudahmudahan dengan semangat belajarmu dapat mempermudah pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada setiap belajarmu. Sumber belajar yang utama di SMP Terbuka adalah modul. Dengan melalui modul Kamu dapat mempelajari setiap matapelajaran secara mandiri maupun kelompok. Pernahkah Kamu menyaksikan pertandingan tenis di daerah Kamu atau Kamu saksikan melalui layar televisi atau bahkan Kamu memainkan tenis bersama-sama dengan temanmu ? Jika Kamu pernah menyaksikan permainan tenis pasti Kamu akan melihat teknik-teknik permainan yang begitu bagus. Nah, pada modul ini Kamu akan mempelajari beberapa teknik dasar permainan tenis dan diharapkan setelah mempelajari modul ini Kamu dapat menerapkannya dalam permainan di tempatmu tinggal. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan modul VIII.1.2.03 ini adalah 2x40 menit belum termasuk untuk menyelesaikan tugas-tugas Ingat, pelajari dulu petunjuk dan langkah-langkah yang harus Kamu lakukan sebelum mempelajari modul ini. Dan jangan lupa Kamu harus melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembelajaran agar tidak terjadi cidera otot.

Selamat Belajar!

23

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Teknik Dasar Tenis 1. Standar Kompetensi Memperagakan teknik dasar permainan dan olahraga berdasarkan konsep yang benar dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 2. Kompetensi Dasar Mengkombinasikan keterampilan dasar salah satu olahraga permainan beregu bola besar dan bola kecil (tennis). 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Melakukan teknik dasar Tenis dengan koordinasi yang baik 4. Materi pokok Permainan tenis 5. Uraian Materi A. Tenis Unsur teknik dasar didalam permainan tennis adalah : 1. Posisi sikap badan 2. Teknik memegang raket 3. Macam-macam pukulan 1. Posisi badan Posisi badan saat bermain tenis harus dilakukan dengan benar dan tepat terutama dalam melakukan rally (permainan). Berdiri di tengah-tengah dekat base line raket dipegang mengarah pada net sehingga mudah untuk bergerak kesegala arah, kedua kaki dibuka selebar pundak dan kedua lutut sedikit ditekuk agar cepat bergerak ke arah bola. Berat badan berada pada ujung kedua kaki, pandangan mata ke depan dan dituju kearah lawan yang sedang memukul bola. 2. Teknik memegang raket Cara memegang raket dalam permainan tenis tidak sama dengan memegang raket pada permainan bulu tangkis. Hal ini disebabkan bola pada permainan tennis lebih berat, untuk itu cara memegang raket pada tenis harus dilakukan dengan kuat. Genggaman pada raket dilakukan dengan cara forehand model timur. Hal ini memberi penunjang yang baik terhadap raket, yaitu saat raket berayun sejajar dengan tanah pada pukulan forehand yang baik terhadap raket yaitu saat raket berayun sejajar dengan tanah pada pukulan forehand dan memungkinkan berayun mengikuti bola. Cara memegang raket cengkraman forehand model timur antara lain : peganglah leher raket dengan tangan kiri yaitu framenya tegak lurus dengan tanah dan handel raket mengarah pada badan, kemudian goyangkan raket dengan tangan kanan.

24

Contoh lihat gambar:

Gambar 1.1 : Berbagai cara memegang raket

3. Macam-macam pukulan - Pukulan serve Serve adalah pukulan awal yang dipakai untuk memulai permainan. Pukulan serve mempunyai peranan untuk mematikan lawan, oleh sebab itu harus dilakukan dengan baik, benar, kuat dan cepat. Ada 3 macam pukulan serve : - Falt serve (servis yang pukulannya keras/cannon ball servis) - Slice serve - Twice serve (top spin serve)

Gambar 1.2 Posisi dan gerakan ketika melakukan serve

-

Pukulan Forehand Merupakan pukulan yang umum sering dipakai dalam permainan tennis. Prinsip-prinsip cara memukul bola dengan benar dan tepat sebagai berikut: 1. Memukul bola dengan cermat 2. Dapat memperkirakan arah bola dari lawan 3. Mempersiapkan awalan sedini mungkin 4. Posisi gerak yang kokoh 5. Keseimbangan terhadap waktu/timing 6. Mengarahkan posisi raket yang tepat 7. Konsentrasi penuh Ada 3 macam Pukulan forehand drive yang berkenaan dengan putaran (spin) yaitu : 1. Forehand flat drive 2. Forehand top spin drive 3. forehand slice drive

-

Pukulan Back Hand Dilakukan dengan posisi siap dan perhatian pada bola lepas dari pukulan lawan. Waktu posisi siap melakukan stroke, kaki kanan harus berada didepan kaki kiri

25

kira-kira berjarak 4 cm. kedua lutut ditekuk (lutut kaki kanan lebih ditekuk dari kaki kiri). Ada juga pukulan backhand chop Pukulan back spin drive ada beberapa macam : - Backspin falt drive, backhand top mspin drive dan backhand slice drive (lihat gambar cara pukulan forehand).

Gambar 1.3 : Teknik Pukulan Forehand

-

Pukulan lob Digunakan untuk : 1. Untuk merubah kecepatan pada saat lawan dengan mudah mengembalikan drive-drive yang biasa. 2. Sebagai senjata yang efektif setelah menarik lawan untuk mengembangkan pukulan drop shot. 3. Bertahan ketika menghadapi smash yang agresif. Lihat gambar pukulan backhand.

Gambar 1.4 : Teknik pukulan backhand

-

-

Pukulan smash Fungsi pukulan smash dalam permainan tennis adalah untuk mematikan lawan terutama melihat pukulan lob dari lawan. Pukulan drop shoot Merupakan pukulan sentuhan yang dipukul dengan halus. Tujuan dari pukulan drop shoot adalah untuk mengurangi kecepatan bola dari lawan dan kembali lagi ke arena lawan yang terdekat dengan net. Hal-hal yang harus diperhatikan untuk melakukan pukulan drop shoot yaitu : 1. Ketika lawan memperhatikan keengganan untuk maju dekat net 2. Ketika lawan sudah lelah atau bergerak lambat 3. Sebagai senjata untuk mengejutkan tehnik pukulan drop shoot (lihat gambar)

26

Gambar 1.5 : Teknik pukulan drop shoot

-

Pukulan spin Terbagi atas beberapa bagian : - top spin, backspin, slicespin, dari kanan ke kiri dan sebaliknya dan bola yang menjadi spin dari lawan.

6. Tugas 1 : 1. Lakukan gerakan service pada permainan tenis! 2. Lakukan gerakan pukulan forehand! 3. Lakukan gerakan pukulan dropshof! Kegiatan 2 : Peraturan permainan dan pertandingan 1. Standar Kompetensi Memperagakan teknik dasar permainan dan olahraga berdasarkan konsep yang benar dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 2. Kompetensi Dasar Mengkombinasikan keterampilan dasar salah satu olahraga permainan beregu bola besar dan bola kecil (tennis). 3. Indikator Pencapaian Kompetensi • Peraturan permainan dan pertandingan 4. Materi pokok Permainan tennis 5. Uraian Materi 1. Bola - Permukaan harus licin - Berat bola 56,70 – 58,48 gram - Mempunyai kekuatan membalik 2. Jenis permainan - Tunggal putra dan putri - Ganda putra dan putri - Ganda campuran 3. Lapangan Untuk tunggal (perorangan/single) - Panjang 23,77 m, lebar 8,23 m Untuk ganda (double) - Panjang 23,77 m, lebar 10 m 27

Gambar 2.1 : Lapangan Tenis

4. Perlengkapan alat - Jala/net, lebar petak 9,1 m - Pita net berwarna putih - Tiang jala dibuat dari kayu besi yang kuat - Net yang digunakan untuk menarik jala maksimal 5,1 cm 5. Wasit (umpire) - Dipimpin oleh 1 orang wasit (umpire) dan - Dibantu oleh 1 orang pembantu wasit yang duduk bersebrangan dengan net garis lapangan dan dibantu oleh 4 penjaga garis atau lebih - Mencatat hasil pertandingan - Keputusan wasit sah (tidak boleh dibantah) - Melakukan undian dan menegur pemain dan memberhentikan pertandingan 6. Nilai (point) 1. Tiap kesalahan berarti satu nilai untuk lawan 2. Nilai ada 3 macam : Nilai pukulan (akhirnya menjadi game) Nilai game (akhirnya menjadi set) Nilai set (akhirnya sebagai ketentuan menang) Nilai pukulan Pukulan I yang dimenangkan nilai 15 Pukulan II yang dimenangkan nilai 15 Pukulan III yang dimenangkan nilai 10 Pukulan IV yang dimenangkan mendapatkan satu game Jika terjadi A-B = 40-40 bernama Jus (deuce). - Nilai game 1 babak permainan seorang pemain akan memenangkan game itu dan kalau menang 2 kali pukulan lagi. - Nilai set Satu babak permainan disebut satu set. Pertandingan terbagi 2 macam : 1. Pertandingan terdiri 3 set = The best of three sets 2. Pertandingan terdiri 5 set = The best of five sets 7. Set terbagi 2 macam : a. Set pendek = short set adalah set yang dimenangkan oleh pemain (pasangan yang terdahulu mencapai 6 game) b. Set panjang = long set adalah set pendek tapi bila masing-masing pihak mendapat 5 game set itu dimenangkan oleh pihak yang lebih dahulu memenangkan 2 game terdahulu berturut-turut 8. Permainan Semua bola yang baik dan bentuk berasal dari pukulan servis maupun pukulan kelanjutan harus dikembalikan bola tidak boleh jatuh lebih dari 1 kali. Memukul (mengembalikan bola) dapat dipergunakan 2 tangan (memegang raket ). Pukulan pertama permainan dimulai dari sisi kanan bola servis lines jatuh dalam petak pukulan pertama. 28

Untuk permainan ganda tidak berlaku bola servis lines jatuh dalam petak pukulan pertama. Untuk permainan ganda tidak berlaku bola keluar garis dalam akan tetapi diterima menjadi bola betul. Bola yang mengenai net dalam “in play” (pukulan kelanjutan) adalah bola betul selain bola servis menyentuh net harus diulang. Dalam permainan ganda berlaku garis belakang dan samping. Pukulan pertama tidak berubah. Urutan pemukul servis : 1. Pemain I pasangan A diterima oleh pemain 1 pasangan B 2. Pemain I pasangan B diterima oleh pemain 1 pasangan A 3. Pemain II pasangan A diterima oleh pemain 1 pasangan B 4. Pemain II pasangan B diterima oleh pemain 1 pasangan A Demikian seterusnya Pukulan servis (pertama): 1. Servis harus selalu dari sebelah kanan dibelakang garis akhir 2. Bola harus dilambung 3. Sebelum bola dipukul kaki tidak boleh menginjak garis 4. Pukulan servis I dilakukan dengan salah kaki, maka pemain berhak melakukan sekali lagi. 6. Tugas 2 : 1. Jelaskan ukuran perlengkapan alat tenis! 2. Jelaskan perolehan nilai/point pada permainan tenis! 3. Jelaskan tentang pukulan sevice dalam permainan tenis!

29

C. PENUTUP
Saya ucapkan selamat, karena Kamu telah berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajran pada modul ini. Mudah-mudahan keberhasilanmu dapat mendorong semangatmu untuk terus belajar melalui modul-modul ini Selesai sudah pembelajaran tentang permainan bola tenis, dan Kamu sudah mempelajari sekilas tentang peraturan permainan maupun tentang teknik dasar permainan ini. Mungkin Kamu mengalami kesulitan dalam mendapatkan raket tenis, tapi jangan berkecil hati karna Kamu dapat menggunakan alat yang lain yang Kamu buat sendiri. Nah, saatnya Kamu melanjutkan modul berikut setelah menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Ingat setiap akan melakukan kegiatan olahraga Kamu harus terlebih dahulu pemanasan yang cukup. Jika latihan yang Kamu lakukan belum menguasai usahakan agar Kamu dapat mengulang-ulang latihan sehingga nilai yang Kamu peroleh bisa mencapai 6.5 .

Selamat melanjutkan pada modul berikut !

30

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1 : 1.

2.

3.

Tugas 2 : 1. - Jala/net, lebar petak 9,1 m - Pita net berwarna putih - Tiang jala dibuat dari kayu besi yang kuat - Net yang digunakan untuk menarik jala maksimal 5,1 cm 2. Pukulan I yang dimenangkan nilai 15 Pukulan II yang dimenangkan nilai 15 Pukulan III yang dimenangkan nilai 10 Pukulan IV yang dimenangkan mendapatkan satu game Jika terjadi A-B = 40-40 bernama Jus (deuce). 3. Servis harus selalu dari sebelah kanan dibelakang garis akhir Bola harus dilambung Sebelum bola dipukul kaki tidak boleh menginjak garis Pukulan servis I dilakukan dengan salah kaki, maka pemain berhak melakukan sekali lagi.

31

PJOK. VIII.1.2.04

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : VIII : 1 : 2 x 40 menit

KEGIATAN SISWA
PENCAK SILAT
Penulis Pengkaji : Dra. Hj. Indrawati, M. Pd : Drs. Roji

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Selamat ! Kamu telah berhasil menyelesaiakan modul terdahulu yang merupkan materi dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Bersyukurlah langkahmu dalam mempelajari modul demi modul ternyata berjalan dengan baik. Modul ini berisi tentang olahraga bela diri, pencak silat. Diharapkan Kamu dapat menjelaskan dan melakukan gerakan teknik dasar kuda-kuda, langkah dan kuda-kuda dan langkah. Waktu yang tersedia dalam kegiatan pembelajaran pencak silat adalah 2 x 40 menit. Diaharapkan setelah mempelajari modul ini Kamu dapat mengembangkan dengan kreatifitas gerakan yang lain dengan variasi dan kombinasi beberapa teknik dasar.

Selamat Belajar !

35

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Gerak Langkah 1. Standar Kompetensi 1. Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 2. Kompetensi Dasar 1.4 Mempraktikan kombinasi teknik dasar salah satu permainan olahraga bela diri lanjutan dengan baik serta nilai keberanian, kejujuran, menghormati lawan dan percaya diri. **) 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Melakukan kombinasi gerakan langkah dengan baik Melakukan teknik serangan tangan 4. Materi Pokok Pencak Silat 5. Uraian Materi Pada modul terdahulu di kelas VII telah Kamu pelajari olahraga bela diri pencak silat dengan materi teknik dasar pukulan. Mari kita coba untuk mengkombinasikan gerak langkah A. Langkah Yang dimaksud langkah dalam pencak silat adalah perubahan injakan kaki dari satu tempat ke tempat lain, yang mana dapat di lakukan dengan posisi segaris, tegak lurus dan serong.

Langkah segaris

Langkah tegak lurus
Gambar 1.1 : Posisi Langkah

Langkah serong

Dalam posisi berdiri pencak silat ada beberapa bentuk langkah yang dapat dilakukan, yaitu : 1. Lurus 2. Gergaji 3. Ladam 4. Segitiga 5. Segiempat 6. Huruf S 36

Gambar 1.2 : Pola Langkah

Dalam pertandingan yang sebenarnya pencak silat dilakukan pada sebuah gelanggang. • • Ukuran gelanggang 9 m X 9 m Bidang laga berbentuk lingkaran dalam segi empat bujur sangkar dengan ukuran 7 x 7 meter, jarak antara bidang laga dengan tepi matras ± 1 meter Batas gelanggang dibuatkan garis lingkaran dengan selebar 5 cm dan di tengah gelanggang dibuat lingkaran dengan garis tengah 2 cm, tempat dimulainya pertandingan

Keterangan: 1. Ketua pertandingan 2. Sekretaris perlandingan 3. Dokter pertandingan 4. Pengamat waktu 5. Dewan wasit dan Jun 6. Dewan hakim 7. Dewan pendekar 8. Wasit dan juri 9. Pembantu-pembantu pertandingan a. Lampu pemenang b. Lampu babak c. Gong
Gambar 1.3: Gelanggang pencak silat Keterangan gambar : M B W N : Sudut merah : Sudut biru : Sudut Wasit : sudut Netral

37

B. Teknik Dasar Pukulan (Serangan Tangan) Untuk dapat melakukan teknik yang baik dalam melakukan serangan dengan pukulan ada beberapa unsur yang harus diperhatikan, yakni: 1. Sikap Kuda-kuda Posisi kaki sebagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan bela serang, terdiri dari: a. Kuda-kuda depan b. Kuda-kuda belakang c. Kuda-kuda tengah d. Kuda-kuda samping e. Kuda-kuda silang: - silang depan - silang belakang

Gambar 1.4 : Beberapa posisi kuda-kuda

2. Arah dan Lintasan Gerak Serangan a. MeIaIui depan b. Melalui bawah c. Melalui samping d. Melalui atas 3. Bentuk Tangan Saat Melakukan Serangan Bentuk tangan dapat berupa mengepal, setengah mengepal, terbuka (ujung jari, telapak tangan, sisi tangan, dan punggung tangan). Jenis serangan menggunakan tangan dalam pencak silat dapat dilakukan sebagai berikut:

38

a. Melalui depan, di antaranya: Tebak Dorong Sodok Tinju Totok Bandul
Gambar 1.5 : Serangan dari depan.

b. Melalui bawah, di antaranya : Bandul /catak Colok / tusuk Sanggah

Gambar 1.6 : Serangan dari bawah

c. Melalui atas, di antaranya : tumbuk pedang ketok patuk tebak

Gambar 1.7 : Serangan dari atas

39

d. Melalui samping, di antaranya : pedang tampar bandul kepret

Gambar 1.8 : serangan dari samping

e. Selain itu tangan serangan dalam pencak silat dapat dilakukan dengan sikut serangan sebagai berikut : depan samping belakang serang atas bawah

Gambar 1.9 : Teknik menggunakan sikut

6. Tugas 1 : 1. Ada berapa bentuk langkah dalam pencak silat? 2. Sebutkan macam-macam sikap kuda-kuda dalam pencak silat ! 3. Lakukan gerakan kuda-kuda silang!

40

Kegiatan 2 : Teknik Dasar Tendangan (Serangan Tungkai) 1. Standar Kompetensi 4. Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 2. Kompetensi Dasar 4.1 Mempraktikan kombinasi teknik dasar salah satu permainan olahraga bela diri lanjutan dengan baik serta nilai keberanian, kejujuran, menghormati lawan dan percaya diri. **) 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik dasar tendangan Teknik dasar elakan Teknik dasar pukulan 4. Materi Pokok Pencak Silat 5. Uraian Materi 1) Serangan tungkai (tendangan) dalam pencak silat tediri dari : a. Serangan kaki, bagian kaki yang dapat digunakan unutk melakukan serangan adalah : punggung kaki telapak kaki ujung kaki tumit sisi kaki pergelangan kaki

Serangan kaki ini dapat dilakukan dengan posisi badan dan lintasan sebagai berikut : depan samping belakang busur

Gambar 2.1 : Teknik dasar tendangan dengan kaki

41

b. Serangan lutut, dapat dilakukan melalui : bawah dan samping

Gambar 2.2 : Tekinik dasar serangan dengan lutut

2) Teknik dasar elakan Elakan merupakan usaha pembelaan yang dilakukan dengan sikap kaki tidak berpindah atau kembali ke tempat semula dan teknik elakan ini terdiri dari : a. b. c. Elakan bawah mengelakan diri dari serangan pada bagian badan bagian atas dengan cara merendahkan diri dengan sikap tungkai di tekuk tanpa memindahkan posisi kaki sikap tubuh dan sikap tangan waspaada Elakan atas mengelakan diri dari serangan pada bagian badan sebelah bawah dengan cara mengangkat kedua kaki dengan sikap tungkai di tekuk sikap tubuh dan tangan waspada mendarat dengan kaki silang menyusul atau dengan kedua kaki Elakan samping d. mengelakan diri dari serangan lurus depan dan atas dengan cara memindahkan badan ke samping dengan mengubah sikap tungkai kuda-kuda (diawali sikap karang) sikap tubuh dan tangan waspada

Elakan belakang lurus mengelakan diri dari serangan lurus depan dan samping dengan cara memindahkan badan kebelakang (diawali sikap kuda-kuda depan) sikap tubuh dan sikap tangan waspada

42

e.

Elakan belakang berputar mengelakan diri dari serangan lurus depan dan samping dengan cara memindahkan badan ke belakang (diawali sikap kuda-kuda depan) sikap tubuh dan sikap tangan waspada

Gambar 2.3 : Teknik dasar elakan

3) Model Pembelajaran Teknik Dasar 1. Teknik Dasar Pukulan a. Melakukan teknik dasar pukulan melalui depan, bawah, atas, samping dan serangan sikut, dilakukan secara perorangan yang diawali dengan sikap tegak 3.

Gambar 2.4 : Latihan dasar pukulan

b. Rangkaian teknik dasar pukulan melalui depan, bawah, atas, samping dan serangan dengan sikut, dilakukan secara perorangan yang di awali dengan sikap tegak 3.

Gambar 2.5 : Teknik Elakan

43

Gambar 2.6

Gambar 2.7 : Latihan teknik dasar pukul

2. Teknik Dasar Tendangan a. Melakukan teknik dasar tendangan depan, samping belakang dan busur dilakukan secara perorangan yang di awali dengan sikap tegak 3.

Gambar 2.8 : Teknik dasar tendangan

b. Melakukan teknik dasar serangan dengan lutut melalui bawah dan samping, dilakukan secara perorangan yang di awali dengan sikap tegak 3.

Gambar 2.9 : Teknik serangan degan lutut

44

c. Melakukan rangkaian teknik dasar pukulan dan tendangan, dilakukan secara perorangan yang diawali dengan sikap tegak 3.

Gambar 2.10 : Teknik dasar pukulan dan tendangan

6. Tugas 2 : 1. Lakukan gerakan serangan lutut bawah dan samping! 2. Lakukan teknik dasar elakan - Bawah - Elakan atas - Elak samping

Selamat Mencoba !

45

C. PENUTUP
Saya ucapkan selamat, karena Kamu telah berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajran pada modul ini. Mudah-mudahan keberhasilanmu dapat mendorong semangatmu untuk terus belajar melalui modul-modul ini Banyak sudah materi dalam modul ini yang sudah Kamu pelajari tentang pencak silat, baik itu tendangan, pukulan dan elakan. Dengan materi pembelajaran ini, jika Kamu dapat menguasai dengan baik, maka Kamu memiliki dasar untuk menjaga dirimu sendiri. Jangan lupa, materi pembelajaran dengan modul ini Kamu dapat mengulang kembali jika ada hal-hal yang kurang Kamu pahami. Selesai sudah materi pembelajaran tentang pencak silat, saatnya Kamu mempelajari modul berikut dengan syarat setelah Kamu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Ingat setiap akan melakukan kegiatan olahraga Kamu harus terlebih dahulu pemanasan yang cukup. Jika latihan yang Kamu lakukan belum menguasai usahakan agar Kamu dapat mengulang-ulang latihan sehingga nilai yang Kamu peroleh bisa mencapai 6.5 . Selamat melanjutkan pada modul berikut !

46

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 : 1. a. Lurus b. Gergaji c. Ladam d. Segitiga e. Segiempat f. Huruf S 2. - Kuda-kuda depan Kuda-kuda belakang Kuda-kuda tengah Kuda-kuda samping Kuda-kuda silang • silang depan • silang belakang 3.

Tugas 2 : 1. 2.

47

PJOK.VIII.1.3.05

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : VIII :1 : 2 x 40 Menit

KEGIATAN SISWA
SENAM LANTAI

Penulis Pengkaji

: Dra. Hj. Indrawati, M. Pd : Drs. Roji

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Bersyukurlah Kamu telah menyelesaikan beberapa modul dengan baik, pertahankan semangat belajarmu, jangan sampai turun. Mari kita lanjutkan kembali pada modul ini tentang senam lantai. Kamu harus memahami terlebih dahulu apa itu senam lantai. Perlu juga Kamu perhatikan bahwa dengan melakukan latihan senam lantai ini dapat Kamu lakukan saat belajar di TKB maupun di luar TKB bersama dengan teman-temanmu. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan modul ini adalah 2x40 menit belum termasuk untuk menyelesaikan tugas-tugas Ingat, pelajari dulu petunjuk dan langkah-langkah yang harus Kamu lakukan sebelum mempelajari modul ini. Dan jangan lupa Kamu harus melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembelajaran agar tidak terjadi cidera otot.

Selamat Belajar !

51

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Teknik hanstand 1. Standar Kompetensi 3. Mempraktikan teknik dasar senam lantai dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. 2. Kompetensi Dasar 3.1 Mempraktikan teknik dasar senam lantai berdasarkan konsep serta nilai kedisiplinan, keberanian dan tanggung jawab. 3.2 Mempraktikan teknik dasar senam lantai guling lenting serta nilai kondisi permainan, keberanian dan tanggung jawab 3. Indikator Pencapaian Kompetensi - Melakukan teknik dasar meroda dengan bantuan - Melakukan teknik dasar meroda tanpa bantuan 4. Materi pokok Senam lantai 5. Uraian Materi Tahukah Kamu apa itu meroda ? Ya, meroda adalah suatu gerakan yang terdapat pada senam dengan gerakan kesamping, saat bertumpu dengan kedua tangan, kedua kaki terbuka lebar ka atas. Gerakan meroda dapat dilakukan dengan gerakan ke kiri dan ke kanan dan memerlukan koordinasi gerakan yang tinggi. Sebelum Kamu melakukan gerakan meroda harus di kuasai terlebih dahulu gerakan berdiri dengan tangan (handstand). Perhatikan latihan berdiri dengan tangan di bawah ini !

Gambar 1.1 : Gerakan handstand

Cara melakukannya sebagai berikut : a) Latihan dilakukan dekat tembok sehingga siswa bersandar ke tembok. Kedua tangan siswa berada ±10 cm (penempatan kedua tangan ±10 cm) dari tembok. Tahan sesaat sikap ini.

52

b) Sikap merangkak dengan panggul tinggi, satu kaki agak ke depan dengan lutut agak membengkok. Dengan tolakan kaki ke depan, lempar/ayunkan kaki yang lain ke atas. Saat itu juga diikuti oleh kaki tolak. c) Mengulangi latihan di atas berkali-kali sehingga Kamu dapat melemparkan/mengayunkan kaki ke atas dan ke belakang dengan baik namun tidak terlalu lemah atau tidak terlalu kuat.

Gambar 1.2 : Teknik Berdiri Dengan Tangan

Cara melakukannya sebagai berikut : a) Sikap jongkok, tempatkan kedua tangan di lantai dan kedua lutut (rapat) di antara kedua tangan. Dengan tolakan kedua kaki, angkat panggul hingga tegak lurus di atas kepala. Tahan sesaat sikap ini. b) Sama dengan latihan di atas, luruskan kaki ke atas. Dengan dibantu teman yang berada di depan, memegang, menahan pada sisi paha dengan kedua tangan. c) Sikap merangkak dengan panggul tinggi. Satu kaki agak ke depan dengan lutut agak dibengkokkan. Dengan tolakan kaki depan tersebut, lemparkan kaki yang lain (lurus) ke atas hingga tegak lurus di atas kepala. Kaki yang lain tetap di bawah sekalipun terangkat dari lantai dan tahan sesaat.

Lakukan latihan ini berkali-kali, sehingga Kamu dapat melakukan gerakan berdiri dengan tangan tanpa bantuan temanmu. Setelah Kamu memahami gerakan berdiri dengan tangan/handstand, saatnya Kamu melakukan latihan gerakan meroda dengan sikap awal menyamping arah gerakan. Teknik gerakan meroda dapat di lakukan sebagai berikut : 1. Berdiri kaki di buka selebar bahu, kedua tangan direntangkan ke atas serong 2. Letakkan telapa tangan kiri pada matras diikuti kaki kanan lurus ke atas. 3. Di akhiri gerakan dengan kedua kaki terbuka selebar bahu, pandangan ke depam atas.

Gambar 2.1 : Gerakan meroda

53

6. Tugas 1 : 1. Lakukan gerakan hand stand dengan bantuan temanmu! Kegiatan 2 : Guling Lenting 1. Standar Kompetensi 4. Mempraktikan teknik dasar senam lantai dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. 2. Kompetensi Dasar 3.1 Mempraktikan teknik dasar senam lantai berdasarkan konsep serta nilai kedisiplinan, keberanian dan tanggungjawab. 3.2 Mempraktikan teknik dasar senam lantai guling lenting serta nilai kondisi permainan, keberanian dan tanggung jawab 3. Indikator Pencapaian Kompetensi - Melakukan teknik dasar guling lenting. 4. Materi pokok Senam lantai 5. Uraian Materi Setelah Kamu mempelajari dan melakukan teknik dasar meroda dengan baik kali ini dalam kegiatan berikut Kamu akan melakukan teknik dasar senam lantai guling lenting. Pada modul terdahulu telah Kamu pelajari teknik dasar guling depan di kelas VII smester 2. Masih ingat bukan gerakan dari sikap awal sampai pada akhir gerakan. Kali ini Kamu harus mampu melakukan gerakan guling lenting. Apa itu guling lenting ? Ya, guling lenting adalah suatu gerakan dengan melentingkan badan ke atas depan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Gerakan ini dimulai dari sikap setengah guling kebelakang atau setengah guling kedepan, kedua kaki rapat dan lutut lurus.

Gambar 2.2 : Serangkaian Gerakan Guling Lenting

6. Tugas 2 : 1. Lakukan gerakan rangkaian guling lenting dari posisi berdri! Selamat mencoba!

54

C. PENUTUP

Saya ucapkan selamat, karena Kamu telah berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajran pada modul ini. Mudah-mudahan keberhasilanmu dapat mendorong semangatmu untuk terus belajar melalui modul-modul ini Ingat setiap akan melakukan kegiatan olahraga Kamu harus terlebih dahulu pemanasan yang cukup. Jika latihan yang Kamu lakukan belum menguasai usahakan agar Kamu dapat mengulang-ulang latihan sehingga nilai yang Kamu peroleh bisa mencapai 6.5 .

Selamat melanjutkan pada modul berikut !

55

D.

KUNCI TUGAS

Tugas 1 : 1.

Tugas 2 : 1.

56

PJOK. VIII.1.3.06

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : VIII : 1 : 2 x 40 menit

KEGIATAN SISWA
SENAM IRAMA DENGAN ALAT

Penulis Pengkaji

: Dra. Hj. Indrawati, M. Pd : Drs. Roji

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Bersyukurlah Kamu telah menyelesaikan beberapa modul dengan baik, pertahankan semangat belajarmu, jangan sampai turun. Mari kita lanjutkan kembali pada modul ini tentang senam irama dengan alat. Kamu harus memahami terlebih dahulu apa itu senam irama. Senam irama adalah senam yang diiringi dengan irama musik. Berarti dalam mempelajari modul ini Kamu harus mempersiapkan alat musik yang ada seperti tape recorder juga kaset yang sesuai dengan gerakan yang Kamu lakukan. Perlu juga Kamu perhatikan bahwa dengan melakukan latihan senam irama ini dapat Kamu lakukan saat belajar di TKB maupun di luar TKB bersama dengan teman-temanmu. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan modul ini adalah 2x40 menit belum termasuk untuk menyelesaikan tugas-tugas Ingat, pelajari dulu petunjuk dan langkah-langkah yang harus Kamu lakukan sebelum mempelajari modul ini. Dan jangan lupa Kamu harus melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembelajaran agar tidak terjadi cidera otot.

Selamat Belajar !

59

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Teknik Dasar Mengayun Lengan 1. Standar Kompetensi 5. Mempraktikan senam iram sengan alat dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 2. Kompetensi Dasar 5.1 Mempraktikan teknik dasar salah senam irama menggunakan tongkat atau sampai dengan gerakan mengayun dan memutar . 5.2 Mempraktikan kombinasi gerakan mengayun / memutar ke berbagai arah dengan gerakan melangkah. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Melakukan teknik dasar mengayun ke arah depan, samping dan belakang tanpa alat Melakukan kombinasi teknik dasar mengayun tongkat sambil melangkah 4. Materi Pokok Senam irama dengan tongkat 5. Uraian Materi Senam irama merupakan suatu gerakan senam yang diiringi dengan irama musik. Gerakan ini memerlukan hasil gerakan yang bagus dan luwes. Pada setiap gerakan di harapkan Kamu dapat mengikuti dengan baik antara gerak dan irama. a. Latihan I (ayunan satu lengan ke belakang dan ke muka) Sikap awal : berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke depan Gerakannya : Hitungan 1 Lengan kiri diayun ke belakang. Hitungan 2 Lengan kiri diayun ke depan. Hitungan 3 Lengan kanan diayun ke belakang. Hitungan 4 Lengan kanan diayun ke depan.

Gambar 1.1 : Latihan pertama

60

b. Latihan II (ayunan dua tangan ke belakang dan ke depan) Sikap awal : Sikap tegak, langkahkan kaki kiri, kedua lengan lurus ke depan. Gerakannya : Hitungan 1 Kedua lengan diayun ke belakang samping kiri. Hitungan 2 Kedua lengan diayun kembali ke depan. Hitungan 3 Kedua lengan diayun ke belakang samping kanan. Hitungan 4 Kedua lengan diayun kembali ke depan. Pandangan selalu mengikuti

Gambar 1.2 : Latihan ke dua c. Latihan III (ayunan lengan silang dan rentang di muka badan) Sikap awal : berdiri tegak dengan kaki kiri di depan, dan kedua lengan direntangkan ke samping. Gerakannya : Hitungan 1 dan 3 Kedua lengan disilangkan di muka dada. Hitungan 2 dan 4 Kedua lengan direntangkan kembali setinggi bahu.

Gambar 1.3 : Latihan ketiga

61

d. Latihan IV (ayunan lengan melingkar di atas kepala) Sikap awal : berdiri tegak, kaki kiri di depan dan kedua lengan lurus ke depan Gerakannya : Hitungan 1 Lengan kanan diayunkan melingkar ke dalam satu lingkaran di atas kepala. Badan meliuk ke belakang. Hitungan 2 Tegak Iangkah kaki kanan. Kedua lengan lurus ke depan. Hitungan 3 Lengan kiri diayun melingkah ke datam satu lingkaran di atas kepala. Badan meliuk ke belakang. Hitungan 4 Tegak Iangkah kaki kiri ke dua lengan lurus ke depan.

Gambar 1.4 : Latihan keempat

6. Tugas 1 : 1. Lakukan gerakan dasar ayunan tangan kedepan dan kebelakang! 2. Lakukan gerakan tegak langkah dan ayunan tangan berputar di atas kepala! Kegiatan 2 : Ayunan Lengan dengan Tongkat 1. Standar Kompetensi 5. Mempraktikan senam iram sengan alat dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 2. Kompetensi Dasar 5.3 Mempraktikan teknik dasar salah senam irama menggunakan tongkat dengan gerakan mengayun dan memutar . 5.4 Mempraktikan kombinasi gerakan mengayun / memutar ke berbagai arah dengan gerakan melangkah. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi - Melakukan teknik dasar mengayun ke arah depan, samping dan belakang tanpa alat - Melakukan kombinasi teknik dasar mengayun tongkat sambil melangkah

62

4. Materi Pokok Senam irama dengan tongkat 5. Uraian Materi Latihan gerak senam irama menggunakan tongkat Sikap awal Berdiri tegak, kaki kiri di samping kiri, dan tumit diangkat. Kedua tangan memegang ujung tongkat lurus ke samping kanan sejajar bahu. Pandangan arahkan ke samping kanan dan berat badan pada kaki kanan. Hitungan 1 Sambil melangkahkan kaki kiri ke samping kiri, ayunkan tongkat dan samping kanan ke samping kiri melalui bawah di depan badan. Hitungan 2 Sambil melangkahkan kaki kanan ke depan serong ke kanan, ayunkan tongkat dan samping kiri ke depan serong ke samping kanan melalui bawah di depan badan. Hitungan 3 Sambil melangkahkan kaki kiri ke depan serong ke samping kiri, ayunkan tongkat dan samping kanan melalui bawah di depan badan ke depan serong ke samping kiri. Hitungan 4 Sambil melangkahkan kaki kanan ke depan serong ke samping kanan, ayunan tongkat dan samping kiri melalul bawah di depan badan, ke depan serong ke samping kanan. Hitungan 5-8 tongkat diayunkan dan samping kanan ke depan serong ke samping kiri dan dan samping kiri ke depan serong ke samping kanan. Dilakukan secara berulangulang.

Gambar 2.1 : Gerakan senam iram dengan tongkat

63

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut : a. Pandangan mengikuti arah gerakan tongkat yang diayun. b. Waktu melangkah dan mengayunkan tongkat ke bawah, badan merendah dan waktu ayunan naik, badan naik ke atas. c. Usahakan seluruh badan jangan kaku, tetapi lemas dan lentuk. d. Jika sudah menguasai gerakan di atas, lakukan sambil mundur, ke samping kiri dan ke samping kanan. e. Tambahkan gerakan memutar dengan tongkat atau simpai. 6. Tugas 2: 1. Lakukan gerakan ayunan lengan dan gerak langkah menggunakan tongkat atau dengan alat yang lain !

64

C. PENUTUP
Saya ucapkan selamat, karena Kamu telah berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajran pada modul ini. Mudah-mudahan keberhasilanmu dapat mendorong semangatmu untuk terus belajar melalui modul-modul ini Ingat setiap akan melakukan kegiatan olahraga Kamu harus terlebih dahulu pemanasan yang cukup. Jika latihan yang Kamu lakukan belum menguasai usahakan agar Kamu dapat mengulang-ulang latihan sehingga nilai yang Kamu peroleh bisa mencapai 6.5 .

Selamat melanjutkan pada modul berikut !

65

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 : 1.

2.

Tugas 2 : 1.

66

PJOK.VIII.1.4.07

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan : VIII :1 : 2 x 40 Menit

KEGIATAN SISWA
RENANG GAYA BEBAS

Penulis Pengkaji

: Dra. Hj. Indrawati, M. Pd : Drs. Roji

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Tidak terasa Kamu telah menyelesaikan beberapa modul dengan baik, dengan penelitian kegiatan pembelajaran wajib telah Kamu selesaikan pula. Tetaplah bersemangat agar modul tersebut dapat diselesaikan dengan baik secara keseluruhan dan memperoleh hasil yang memuaskan. Setelah mempelajari dan melaksanakan tugas-tugas terdahulu dalam modul ini diharapkan Kamu dapat melakukan renang gaya bebas dengan baik, jangan lupa melakukannya tidak cukup sekali. Sehingga apa yang Kamu harap dapat tercapai. Waktu yang tersedia untuk mempelajari renang gaya bebas 2 x 40 menit, optimislah apabila yang Kamu lakukan dengan penuh kesungguhan niscaya dapat terkuasai dengan baik.

Selamat Belajar !

69

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Pengenalan Air 1. Standar Kompetensi 3. Mempraktikan teknik dasar renang gaya bebas dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. 2. Kompetensi Dasar 3.3 Mempraktikan teknik dasar gerakan kaki renang gaya bebas. 3.4 Mempraktikan teknik dasar gerakan lengan renang gaya bebas 3.5 Mempraktikan teknik dasar pernapasan renang gaya bebas 3. Indikator Pencapaian Kompetensi - Melakukan teknik dasar gerakan kaki degan benar - Melakukan teknik dasar gerakan lengan dengan benar - Melakukan teknik dasar pernapasan renang gaya bebas 4. Materi pokok Renang gaya bebas 5. Uraian Materi Pada modul ini kita akan mempelajari kegiatan renang gaya bebas, tapi sebelum kita memulai kegiatan ini, perlu kirannya Kamu ketahui bahwa untuk melakukan renang gaya bebas harus dilakukan di kolam renang, adakah kolam renang di tempatmu belajar, pasti agak berjauhan dengan tempat tinggalmu ! Biasanya pada awal-awal melakukan gerakan renang adalah secara alami, tapi kali ini kita perlu mempelajari bagaimana gerakan kaki, gerakan lengan dan cara pengambilan napasnya. Sekilas Mengenai Renang Olahraga renang merupakan salah satu cabang olahraga air. Olahraga renang ini sudah ada perserikatannya untuk tingkat dunia (international) sejak tahun 1908 yang diberi nama “FINA” (Federation Internationale de Nation Amateur). Juga di Indonesia pada masa penjajahan Belanda juga sudah ada perserikatan renang kira-kira pada tahun 1917 yang diberi nama “Bandung se Zwembond”, sedang “Persatuan Berenang Seluruh Indonesia” baru didirikan pada tahun 1951, yang diberi nama “PBSI” (Persatuan Berenang Seluruh Indonesia). Dan pada tahun 1956 PBSI diubah menjadi “PRSI” (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) hingga kini dalam olahraga renang ini ada 4 (empat) macam gaya yang lazim dipertandingkan, baik tingkat nasional maupun Internasional. Cara-cara Belajar Renang Pengenalan air dengan maksud dan tujuan sebagai berikut: a. untuk mengetahui keadaan di dalam air b. untuk mengetahui tekanan di dalam air c. untuk penyesuaian diri dengan air, baik pernapasan maupun rasanya dalam air

70

Bentuk-bentuk pengenalan air: a. Masuk-masukkan kepala serta seluruh tubuh ke dalam air sambil berpegangan di pinggir kolam, dengan cara: - pertama dengan memejamkan mata - kedua, dengan mata dibuka - ketiga, dengan mengambil napas di atas permukaan air dan membuang napas dalam air hingga habis

Gambar 1.1 : Teknik Dasar Menyelam

b. Bermain dalam air, misalnya : 1. Tebak-tebakan dalam air, dengan cara sebagai berikut : - membentuk lingkaran dalam kelomok - menyelam secara bersama-sama dengan sikap jongkok - dan salah satu anggota kelompok mengacungkan jari tanganny, kemudian yang lain harus menebak, berapa jari yang diacungkan.

Gambar 1.2 : Teknik Dasar Menyelam dengan Cara Bermain

2. Menyelam melalui rintangan, dengan cara sebagai berikut : - kelompok membentik barisan saling berhadapan dan berpegangan tangan,kemudian ambil posisi jogkok - anggota kelompok yang lainnya menyelam melalui bawah tangan yang saling berpegangan, jika perlu tambah rintangan sebanyak mungkin (kalau kemampuan anak atau siswa cukup baik)

71

Gambar 1.3 : Teknik Dasar Menyelam dengan Cara Bermain

6. Tugas 1 : 1. Induk organisasi renang indonesia adalah? 2. Sebelum Kamu belajar renang sebaiknya apa yang paling Kamu perhatikan? 3. Lakukanlah teknik dasar menyelam! Kegiatan 2 : Latihan gerakan kaki, lengan dan pernapasan 1. Standar Kompetensi 5. Mempraktikan teknik dasar renang gaya bebas dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. 2. Kompetensi Dasar 3.1 Mempraktikan teknik dasar gerakan kaki renang gaya bebas. 3.2 Mempraktikan teknik dasar gerakan lengan renang gaya bebas 3.3 Mempraktikan teknik dasar pernapasan renang gaya bebas 3. Indikator Pencapaian Kompetensi - Melakukan gerakan kaki, lengan dan pernapasan 4. Materi pokok Renang gaya bebas 5. Uraian Materi Setelah Kamu mempelajari dan melakukan pengenalan air, kali ini kita coba melakukan latihan dasar gerakan kaki lengan dan pernapasan a. teknik gerakan kaki Caranya: Dilakukan dengan cara kedua tangan berpegangan pada besi di pinggir kolam. Kedua kaki lurus ke belakang dan digerakkan turun naik secara bergantian dengan sumber gerakan dari pangkal paha.

Gambar 2.1 : Teknik dasar gerakan kaki

72

b. Teknik Gerakan Tangan Caranya: Kedua kaki dibuka lebar dan berdiri di kolam yang dangkal. Bungkukkan badan bersamaan kedua lengan lurus ke depan. gerakkan satu lengan ke dalam air ke arahi pusar dengan siku dibengkokkan. Kemudian langan ke belakang hingga tangan lurus di samping paha.

Gambar 2.2 : Teknik Gerakan Tangan

Setelah itu, lengan diangkat ke atas hingga siku rnembentuk sudut ± 90˚. Tangan dijatuhkan ke dalam air dengan ibu jari masuk dulu sejajar tangan yang di dcpannya, dilakukan dengan tangan bergantian secara terus-menerus. b. Teknik Pengambilan Napas Caranya: Berdiri rnenghadap ke dinding kolam dan kedua tangan berpegangan pada besi di tepi kolam. Teknik kedua lutut direndahkan hingga kepala masuk air. Putar leher ke arah kin dan kanan secara bergantian, pada saat leher diputar dan mulut berada di atas permukaan air, hirup udara sebanyak-banyaknya dan saat mulut di air buang napas dan mulut hingga habis.

Gambar 2.3 : Teknik pengambilan napas

6. Tugas 2 : 1. Lakukan gerakan kaki lurus kedua tangan berpegangan pada tepi kolam! 2. Lakukan gerakan tangan bergantian kedua kaki lurus turun naik! 3. Lakukan pengambilan napas menoleh ke kanan atau ke kiri bersamaan pada saat tangan di tarik ke belakang!

73

C. PENUTUP Saya ucapkan selamat, karena Kamu telah berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajran pada modul ini. Mudah-mudahan keberhasilanmu dapat mendorong semangatmu untuk terus belajar melalui modul-modul ini Ingat setiap akan melakukan kegiatan olahraga Kamu harus terlebih dahulu pemanasan yang cukup. Jika latihan yang Kamu lakukan belum menguasai usahakan agar Kamu dapat mengulang-ulang latihan sehingga nilai yang Kamu peroleh bisa mencapai 6.5 .

Selamat melanjutkan pada modul berikut !

74

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 : 1. PRSI 2. Kedalaman air 3.

Tugas 2 :

1.

2.

3.

75

PJOK.VIII.1.4.08

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan : VIII :1 : 2 x 40 Menit

KEGIATAN SISWA
KESEHATAN

Penulis Pengkaji

: Dra. Hj. Indrawati, M. Pd : Drs. Roji

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Tidak terasa Kamu telah menyelesaikan beberapa modul dengan baik, dengan penelitian kegiatan pembelajaran wajib telah Kamu selesaikan pula. Tetaplah bersemangat agar modul tersebut dapat diselesaikan dengan baik secara keseluruhan dan memperoleh hasil yang memuaskan. Setelah mempelajari dan melaksanakan tugas-tugas terdahulu dalam modul ini diharapkan Kamu dapat menjelaskan makanan sehat yang mengandung gizi juga dapat memilih dan menentukan unsur-unsur makanan sehat. Sehingga makanan yang Kamu konsumsi adalah makanan yang bergizi. Waktu yang tersedia untuk mempelajari makanan sehat adalah 1 x 40 menit. Tetaplah yakin apabila yang Kamu lakukan dengan penuh kesungguhan niscaya dapat terkuasai dengan baik.

Selamat Belajar !

79

B. KEGIATAN BELAJAR

1. Standar Kompetensi 3. Menerapkan budaya hidup sehat 2. Kompetensi Dasar 3.4 Memahami berbagai penyakit menular yang bersumber dari lingkungan tidak sehat 3.5 Memahami cara menghindari penyakit menular yang bersumbe dari lingkungan tidak sehat 3. Indikator Pencapaian Kompetensi - Mengidentifikasi macam-macam penyakit menular - Mengidentifikasi penyebab gejala dan pencegahan penyakit menular 4. Materi pokok Kesehatan 5. Uraian Materi Perut merupakan tempat penampungan makanan. Sebelum masuk perut, makanan dicerna terlebih dahulu dalam mulut, selanjutnya masuk lambung dan usus. Agar semua proses pencernaan berjalan lancar, keadaan makanan/minuman harus bebas dan bakteri dan virus. Tahukah Kamu, bagaimana akibatnya jika makanan/minuman yang masuk ke dalam perut dalam keadaan kotor ? Ya, jawabanmu benar jika menyebutkan beberapa penyakit perut sebagai berikut: a. Kolera 1) Penyebab : Vibrio Cholerae dan Vibrio Eltor. 2) Cara penularannya a. makanan / minuman yang kita makan dalam keadaan kotor. b. serangga (lalat) hinggap pada makanan dan minuman. 3) Gejala-gejala a) perut terasa sakit dan mual. b) berak encer seperti air tajin (air cucian beras) 20 kali sehari. c) terjadi dehidrasi, sehingga mata cekung. d) merasa haus yang hebat. e) apabila sudah parah : sukar kencing, otot kaku/kejang, badan dingin, kesadaran menurun. 4) Pengobatan a) sebelum dibawa ke Puskesmas/Rumah sakit beri penderita minuman oralit satu gelas setiap buang air besar. b) secepatnya dibawa ke Puskesmas/Rumah Sakit terdekat untuk memperoleh infus dan perawatan. 5) Pencegahan a) makanan/minuman harus bersih dan sehat. b) menjaga kebersihan badan dan lingkungan. c) vaksinasi TCD (Thypus Cholera Dysentri). 80

b. Dysentri Dysentri Basiler a) Penyebab basil disentri (Shigellasonnie, Shigella Flexneri). b) Penularan melalui makanan/minuman/lalat. c) Gejala-gejala (1) sakit perut. (2) buang air besar 10 - 40 kali sehari. Kotoran bercampur lendir dan darah. (3) dubur terasa nyeri. (4) suhu badan meningkat. d) Pengobatan: (1) minum obat sulfa (Sulfadiazin ; Sulfamezathin, Sulfamerzin). (2) bila keadaan parah, segera dibawa ke Puskesmas / Rumah Sakit. e) Pencegahan: (1) menjaga kebersihan makanan I minuman. (2) menjaga kebersihan badan dan lingkungan. Dysentri Amuba a) Penyebab : basil Entamoeba Histolitica (sejenis protozoa). b) Penularan : melalui makanan minuman/lalat c) Gejala-gejala: (1) sakitperut. (2) berak 5 - 10 kali sehari. (3) kotoran dilapisi lendir dan darah. (4) dubur terasa nyeri. (5) suhu badan tinggi. d) Pengobatan (1) minum obat yatreen, emetin. (2) segera dibawa ke Puskesmas/Rumah Sakit. e) Pencegahan (1) menjaga kebers ihan makanan minuman. (2) menjaga kebersihan badan dan lingkungan. c. Thypus Abdominalis (tifus perut) 1. Penyebab : Bakteri Salmonella. 2. Penularan : melalui makanan/minuman. 3. Gejala- gejala: a) suhu tubuh meningkat, demam. b) diare/mencret/sembelit. c) kepala pusing, mual dan terasa mau muntah. d) permukaan lidah dilapisi semacam tepung. e) waktu tidur sering mengigau. 4. Pengobatan: a) istirahat total di tempat tidur. b) segera dibawa ke Puskesmas/Rumah Sakit. c) jangan memakan/minum yang pedas/asem. 81

5. Pencegahan a) vaksinasiTCD. b) menjaga kebersihan makanan/minuman. c) menjaga kebersihan badan dan lingkungan. Istilah-Istilah Penting 1. Dehidrasi : keadaan tubuh kehilangan cairan akibat muntah-muntah dan berak berak. 2. Infus : memasukan cairan (sari makanan) ke dalam tubuh melalui suntikan ke dalam pembuluh darah. 3. Vaksinasi : menyuntikan vaksin (bibit penyakit yang telah dilemahkan) ke dalam tubuh agar tubuh memperoleh kekebalan terhadap suatu penyakit. Rangkuman Makanan atau minuman yang masuk ke dalam perut harus dalam keadaan bersih dan sehat. Apabila dimakan/diminum dalam keadaan kotor (mengandung bibit penyakit) dapat menimbulkan penyakit perut seperti ; kolera, dysentri dan thypus. 6. Tugas 1 : 1. Sebutkan macam-macam penyakit perut ! 2. Sebutkan penyebab terjadinya penyakit Disentri ! 3. Apa yang Kamu ketahui tentangpenyakit perut ?

82

C. PENUTUP
Saya ucapkan selamat, karena Kamu telah berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajaran pada modul ini. Mudah-mudahan keberhasilanmu dapat mendorong semangatmu untuk terus belajar melalui modul-modul ini Selanjutnya silahkan Kamu menemui guru untuk meminta tes akhir modul.

83

C. KUNCI TUGAS Tugas 1 : 1. Kolera, Dysentri dan Typhus 2. Sejenis basil disentri yaitu shigillasonnie, shigulla flexneri 3. Masuknya makanan dan minuman yang kotor ke dalam tubuh sehingga akan menimbulkan penyakit pada saluran pencernaan.

84

DAFTAR PUSTAKA

- Prof. Dr. Dumadi, Drs. Kasiyo Dwijowinoto, MS, Renang : Materi, Metode, Penilaian., Depdikbud, Dikti, Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan, 1992 - Drs. Soejoko Handromartono, Olahraga Pilihan Renang, Depdikbud, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan, 1992 - Depdiknas, Dikdasmen, Buku VI Pedoman Renang, 2003 - Yudha M. Saputra, Drs. M.Lid. Dasar-dasar Keterampilan Atletik : Pendekatan Bermain untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Depdiknas, Ditpora Jakarta, 2001. - A. Carr, Gerry, Atletik untuk sekolah, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. - Roji, Pendidikan Jasmani Olahraga dan kesehatan untuk SMP, Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama, 2007.

85

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->