P. 1
UUD 1945 Pasal 23

UUD 1945 Pasal 23

|Views: 3,608|Likes:
Published by Arpan Suyandi

More info:

Published by: Arpan Suyandi on Sep 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2013

pdf

text

original

Rujukan Dasar Hukum berlakunya Hukum Keuangan Negara yang utama adalah Undangundang Dasar 1945.

Pada Bab VIII Hal Keuangan, pada pasal 23 dinyatakan: “Anggaran pendapatan dan belanja negara sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara ditetapkan setiap tahun dengan undang-undang dan dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”.(psl 23 ay 1) Dan juga dijelaskan bahwa “Hal-hal lain mengenai keuangan negara diatur dengan undangundang”.(pasal 23C) serta “Apabila Dewan Perwakilan Rakyat tidak menyetujui rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara yang diusulkan oleh Presiden, Pemerintah menjalankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun yang lalu”(psl 23 ay 3) Pasal 23 tersebut secara tersirat mengandung makna sebagai berikut : 1. Kata ”ditetapkan” (dengan undang-undang) mengandung makna APBN harus mendapat persetujuan bersama DPR dan Presiden. 2. Kata “undang-undang” merupakan ciri Indonesia adalah suatu Negara Hukum. Sesuai dengan UUD 1945 Bab I Bentuk dan Kedaulatan Pasal 1 Ayat 3 Amandemen ke-3 Negara Indonesia adalah negara hukum. Hukum merupakan peraturanperaturan, hidup didalam masyarakat yang dapat memaksa orang supaya mentaatinya dalam masyarakat serta memberikan sangsi yang tegas (berupa hukuman) terhadap siapa yang tidak mau patuh mentaatinya 3. Kata “tidak menyetujui” ( Bila DPR tidak menyetujui……..mengandung makna…. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa DPR lebih kuat kedudukannya dalam hal penetapan UU APBN.

Kewenangan DPR yang diatur dalam UUD 1945 sangat minim, yaitu memberi persetujuan atas undang-undang yang dibentuk Presiden (pasal 20 ayat 1 dan 2 jo pasal 5), memberi persetujuan atas PERPU (pasal 22), memberi persetujuan atas anggaran (pasal 23) dan persetujuan atas pernyataan perang, perdamaian dan perjanjian dengan negara lain yang dilakukan oleh Presiden. Kewenangan DPR untuk mengawasi pemerintah/Presiden dan kewenangan untuk meminta MPR mengadakan sidang istimewa untuk meminta pertanggungan jawab Presiden (fungsi kontrol) hanya diterangkan dalam penjelasan.

Dewan ini harus memberi persetujuannya kepada tiap-tiap rancangan undang-undang dari pemerintah. Pun Dewan mempunyai hak inisiatif untuk menetapkan undang-undang. III. Dewan ini mempunyai juga hak begrooting pasal 23. Dengan ini, Dewan Perwakilan Rakyat mengontrol pemerintah.

.Harus diperingati pula bahwa semua anggota Dewan ini merangkap menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat.

0.08 !072:8.7.9   .5203.3.95:.802:.349...-....33207.3#./.349.9.7:8/5073..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->