P. 1
Tugas Biologi - Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Tugas Biologi - Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

|Views: 151|Likes:
Published by bruh

More info:

Published by: bruh on Sep 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2012

Tugas Biologi

Oleh : Yana 8E / 13

Daftar Isi
         Daftar isi Pertumbuhan dan perkembangan Akar Batang Daun Pertumbuhan primer Pertumbuhan sekunder Perkecambahan pada biji Daftar pustaka ≥ hal. 2 ≤ ≥ hal. 3 - 4 ≤ ≥ hal. 5 - 7 ≤ ≥ hal. 8 - 9 ≤ ≥ hal. 10 ≤ ≥ hal. 11 ≤ ≥ hal. 12 ≤ ≥ hal. 13 ≤ ≥ hal. 14 ≤

Pertumbuhan dan Perkembangan
Perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan :

Pertumbuhan
semula) Bertambahnya ukuran seperti panjang, lebar, volume dan massa Bersifat kuantitatif Dapat diukur dengan auksanometer

Perkembangan
Reversible (bisa kembali ke semula)
Suatu proses menuju kedewasaan Bersifat kualitatif Tidak dapat diukur

Irreversible (tidak bisa kembali ke

Perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan tanaman terhadap hewan :

Hewan
Terdapat sentriol Tidak ada pembentukan dinding sel Ada kutub animal dan vegetal

Tumbuhan
Tidak ada sentriol Terdapat sitokinesis dan pembentukan dinding sel Tidak ada perbedaan kutub embriogenik, yang ada semacam epigeal dan hipogeal Jaringan sel tumbuhan tumbuh menjadi bentuk yang berbeda

Jaringan sel hewan bergerak menjadi bentuk yang berbeda

Terdapat proses gastrulasi Tidak terdapat jaringan embrionik seumur hidup Terdapat batasan pertumbuhan (ukuran tubuh)

Terdapat proses histodiferensiasi Meristem sebagai jaringan embrionik seumur hidup Tidak ada batasan pertumbuhan, kecuali kemampuan akar dalam hal menopang berat tubuh bagian atas Tidak ada "Apoptosis", yang ada lebih ke arah proteksi diri, tidak melibatkan mitokondria

Apoptosis untuk perkembangan jaringan, melibatkan mitokondria dan caspase

Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan :  Faktor eksternal / lingkungan : faktor dari luar tanaman. Contohnya : o Air dan mineral. o Kelembaban. o Suhu. o Cahaya.  Faktor internal : faktor dari dalam tanaman. Misalnya hormon – hormon, contohnya : o Auksin. o Giberelin. o Sitokinin. o Gas Etilen. o Asam Absisat. o Kalin.

Akar
Akar adalah bagian pokok di samping batang dan daun bagi tumbuhan yang tubuhnya telah merupakan kormus. Sifa t- sifat akar :  Merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah, dengan arah tumbuh ke pusat bumi (geotrop) atau menuju ke air (hidrotrop), meninggalkan udara dan cahaya Tidak berbuku-buku, jadi juga tidak beruas dan tidak mendukung daun-daun atau sisik-sisik maupun bagian-bagian lainnya Warna tidak hijau, biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan Tumbuh terus pada ujungnya, tetapi umumnya pertumbuhannya masih kalah pesat jika dibandingkan dengan bagian permukaan tanah

 

Bentuk ujungnya seringkali meruncing, hingga lebih mudah untuk menembus tanah. Secara umum, ada dua jenis akar yaitu:  Akar serabut. Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan monokotil. Walaupun kadang-kadang, tumbuhan dikotil juga memilikinya (dengan catatan, tumbuhan dikotil tersebut dikembangbiakkan dengan cara cangkok, atau stek). Fungsi utama akar serabut adalah untuk memperkokoh berdirinya tumbuhan. Akar tunggang. Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan dikotil. Fungsi utamanya adalah untuk menyimpan makanan.

Fungsi akar bagi tumbuhan:      Untuk menyokong dan memperkokoh berdirinya tumbuhan di tempat hidupnya. Untuk menyerap air dan garam-garam mineral (zat-zat hara) dari dalam tanah. Mengangkut air dan zat-zat makanan yang sudah diserap ke tempattempat pada tubuh tumbuhan yang memerlukan. Pada beberapa macam tumbuhan ada yang berfungsi sebagai alat respirasi, misalnya tumbuhan bakau. Pada beberapa jenis tumbuhan, ada yang berguna sebagai tempat menyimpan cadangan makanan atau sebagai alat reproduksi vegetatif. Misalnya wortel yang memiliki akar tunggang yang membesar, berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan. Pada tumbuhan sukun, dari bagian akar dapat tumbuh tunas yang akan tumbuh menjadi individu baru.

Modifikasi akar :     Akar napas. Akar naik ke atas tanah, khususnya ke atas air seperti pada genera Mangrove (Avicennia, Soneratia). Akar gantung. Akar sepenuhnya berada di atas tanah. Akar gantung terdapat pada tumbuhan epifit Anggrek. Akar banir. Akar ini banyak terdapat pada tumbuhan jenis tropis. Akar penghisap. Akar ini terdapat pada tumbuhan jenis parasit seperti benalu.

Meristem yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang disebut meristem apikal. Sel-sel meristem merupakan sel-sel yang aktif membelah secara mitosis. Pertumbuhan primer menyebabkan pertumbuhan secara horizontal (pertumbuhan memanjang). Berdasarkan keadaan dan sifat sel penyusunnya, akar dapat dibedakan menjadi daerah meristematis, daerah pemanjangan (elongasi), daerah pematangan (maturasi) dan daerah akar dewasa (daerah diferensiasi).  Tudung akar (kaliptra). o Tudung akar atau kaliptra berfungsi sebagai pelindung terhadap benturan fisik ujung akar terhadap tanah sekitar pertumbuhan.

o Fungsi lain ujung akar, yaitu memudahkan akar menembus tanah karena tudung akar dilengkapi dengan sekresi cairan polisakarida. Perbedaan antara tudung akar dikotil dan monokotil sebagai berikut. o Sel-sel kaliptra yang dekat dengan ujung akar mengandung butirbutir tepung yang disebut kolumela. Meristem o Meristem merupakan bagian dari ujung akar yang selnya senantiasa mengadakan pembelahan secara mitosis. Meristem ini terletak di belakang tudung akar. o Pada tumbuhan dikotil, sel-sel tudung akar yang rusak akan digantikan oleh sel-sel baru yang dihasilkan oleh sel-sel meristem primer dari perkembangan selsel meristem apikal. Daerah pemanjangan sel. o Daerah pemanjangan sel terletak di belakang daerah meristem. o Sel-sel hasil pembelahan meristem tumbuh dan berkembang memanjang pada daerah ini. Aktivitas pertumbuhan dan perkembangan memanjang dari sel mengakibatkan pembelahan sel di daerah ini menjadi lebih lambat dari bagian lain. Pemanjangan sel tersebut berperan penting untuk membantu daya tekan akar dan proses pertumbuhan memanjang akar. Daerah diferensiasi o Pada daerah ini, sel-sel hasil pembelahan dan pemanjangan akan mengelompok se-suai dengan kesamaan struktur. o Sel-sel yang memiliki kesamaan struktur, kemudian akan memperoleh tugas membentuk jaringan tertentu. o Pertumbuhan dan perkembangan primer pada batang meliputi daerah pertumbuhan (titik tumbuh), daerah pemanjangan, dan daerah diferensiasi. Meristem apikal pada batang dibentuk oleh selsel yang senantiasa membelah pada ujung tunas yang biasa disebut kuncup. Di dalam kuncup, ruas batang dan tonjolan daun kecil (primordia) memiliki jarak sangat pendek karena jarak internodus (antarruas) sangat pendek. Pertumbuhan, pembelahan, dan pemanjangan sel terjadi di dalam internodus

Batang
Batang merupakan bagian dari tumbuhan yang amat penting, dan mengingat serta kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan, batang dapat disamakan dengan sumbu tubuh tumbuhan. Pada umumnya batang mempunyai sifat - sifat berikut :  Umumnya berbentuk panjang bulat seperti silinder atau dapat pula mempunyai bentuk lain, akan tetapi selalu bersifat aktinomorf. Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku dan pada bukubuku inilah terdapat daun. Biasanya tumbuh ke atas menuju cahaya atau matahari (bersifat fototrop atau heliotrop). Selalu bertambah panjang di ujungnya, oleh sebab itu sering dikatakan, bahwa batang mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas. Mengadakan percabangan dan selama hidupnya tumbuhan, tidak digugurkan, kecuali kadang-kadang cabang atau ranting yang kecil. Umumnya tidak berwarna hijau, kecuali tumbuhan yang umurnya pendek, misalnya rumput dan waktu batang masih muda.

Daerah pertumbuhan batang terletak di ujung

batang. Pertumbuhan pada batang menunjukkan bagian yang sama dengan pertumbuhan pada akar yaitu protoderm, prokambium dan meristem dasar. Prokambium akan membentuk jaringan kambium yang bersifat meristematis sebagai sarana bagi tumbuhan untuk melakukan pertumbuhan sekunder.

Daun
Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari batang, umumnya berwarna hijau (mengandung klorofil) dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari melalui fotosintesis. Daun merupakan organ terpenting bagi tumbuhan dalam melangsungkan hidupnya karena tumbuhan adalah organisme autotrof obligat, ia harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya menjadi energi kimia.

Warna hijau pada daun berasal dari kandungan klorofil pada daun. Klorofil adalah senyawa pigmen yang berperan dalam menyeleksi panjang gelombang cahaya yang energinya diambil dalam fotosintesis. Sebenarnya daun juga memiliki pigmen lain, misalnya karoten (berwarna jingga), xantofil (berwarna kuning), dan antosianin (berwarna merah, biru, atau ungu, tergantung derajat keasaman). Daun tua kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah (dapat dilihat dengan jelas pada daun yang gugur). Fungsi – fungsi daun :      Tempat terjadinya fotosintesis. Sebagai organ pernapasan. Tempat terjadinya transpirasi. Tempat terjadinya gutasi. Alat perkembangbiakkan vegetatif.

Pertumbuhan Primer
Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang memanjang, baik yang terjadi pada ujung akar, maupun ujung batang. Pertumbuhan primer dapat diukur secara kuantitatif, yaitu dengan menggunakan auksanometer . Pertumbuhan primer pada ujung akar dan ujung batang dapat dibedakan menjadi 3 daerah yaitu:  Daerah pembelahan sel, terdapat di bagian ujung akar. Sel-sel di daerah ini aktif membelah.  Daerah perpanjangan sel, terletak di belakang daerah pembelahan. Sel-sel di daerah inimemiliki kemampuan untuk membesar dan memanjang.  Daerah diferensiasi sel, merupakan daerah yang sel-selnya berdiferensiasi menjadi sel-sel yang mempunyai fungsi dan struktur khusus.

Pertumbuhan Sekunder
Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan yang dapat menambah diameter batang. Pertumbuhan sekunder merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil.

Perkecambahan Pada Biji
Periode pertumbuhan tiap jenis tumbuhan berbeda, namun semua diawali dari proses yang sama, yaitu perkecambahan. Perkecambahan adalah munculnya plantula (tanaman kecil) dari dalam biji yang merupakan hasil pertumbuhan. Embrio yang terdapat di dalam biji mempunyai beberapa bagian, anatara lain embrio akar (radikula), embrio daun (plumula), embrio pucuk (epikotil) dan embrio batang (hipokotil). Proses perkecambahan diawali ketika biji menyerap air (imbibisi).

Ada dua tipe perkecambahan, yaitu :  Epigeal à jika ditandai plumula muncul di atas permukaan tanah, sedangkan kotiledon tetap berada di dalam tanah. Biasanya ditemukan pada tanaman dikotil.  Hipogeal à jika ditandai plumula dan kotiledon muncul di permukaan tanah. Biasanya ditemukan pada tanaman monokotil.

Daftar Pustaka
     http://aflorenthe.blogspot.com/ http://id.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama http://www.google.co.id/ http://asnani-biology.blogspot.com/ http://prestasiherfen.blogspot.com/

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->