P. 1
Susu Formula

Susu Formula

|Views: 989|Likes:
Published by Mariam Sanad

More info:

Published by: Mariam Sanad on Sep 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/01/2014

pdf

text

original

I. Pendahuluan Sebuah perusahaan tidak dapat melayani seluruh pelanggan di pasar yang sangat luas.

Hal ini disebabkan oleh jumlah pelangganyang sangat banyak dan tuntutan pembelian mereka ynag berbeda-beda. Sehingga sebelum memasuki pasar, perusahaan perlu melakukan identifikasi segmen pasar yang dapat dilayani secara efektif. Begitu pula pada industri susu, perusahaan susu seyogyanya melakukan segmentasi sebelum memasuki pasar. Ketika perusahaan telah memutuskan segmen mana yang akan mereka masuki, kemudian memasarkan produk yang sesuai dengan segmen tersebut. Langkah selanjutnya yang harus diambil perusahaan adalah merumuskan kembali strategi pemasaran mereka beberapa kali selama kehidupan produk. Kondisi ekonomi yang berubah, keinginan konsumen yang berubah, pesaing yang meluncurkan serangan baru mengakibatkan perusahaan harus merencanakan strategi-strategi yag sesuai dengan masing-masing tahapan pada product life cycle. Sehingga perusahaan dapat tetap mempertahankan posisinya di pasar tersebut. Dibawah ini merupakan pembahasan dari studi kasus mengenai segmentasi, persaingan dan product life cycle dari masing-masing segmen pada pasar produk susu formula di Indonesia II. Permasalahan 1. Identifikasi segmen-segmen pada pasar susu formula di Indonesia! 2. Jelaskan variable-variabel yang dipakai sebagai dasar segmentasi tersebut! 3. Jelaskan persaingan pada masing-masing segmen! 4. Jelaskan product/market life cycle dari masing-masing segmen! III. Pembahasan 1. Segmen-segmen pada Pasar Susu Formula di Indonesia Segmentasi pasar merupakan suatu usaha untuk meningkatkan ketepatan pemasaran perusahaan. Segmen pasar terdiri dari kelompok besar yang dapat diidentifikasi dalam sebuah pasardengan keinginan, daya beli, lokasi geografis, perilaku pembelian, dan kebiasaan pembelian yang serupa. Pembeli di masing-masing segmen, diasumsikan cukup serupa dalam hal keinginan dan kebutuhan, walaupun tidak ada dua pembeli yang benar-benar serupa. Dengan pemasaran segmen, perusahaan dapat menciptakan penawaran produk yang lebih selaras dan mengenakan harga yang pantas bagi kelompok 1

Selain itu. Sari Husada dengan SGM 3 dan SGM 4. demografis dan psikografis. Abbot. Pada variabel usia. Sehingga banyak perusahaan merancang produknya bagi kelas sosial tertentu. perusahaan dapat memilih saluran distribusi dengan lebih mudah dan menghadapi lebih sedikit pesaing dalam segmen tertentu. Sehingga. baik kandungannya maupun banyaknya. Yang pertama dengan mengamati ciri-ciri konsumen. 2 . dapat diidentifikasi bahwa terdapat dua segmen berdasarkan segmentasi demografis. terbagi menjadi tiga segmen. Wyeth. Pada segmen starter dan follow on : Sari Husada dengan SGM 2 b. Begitu pula dengan perusahaan susu. Diketahui bahwa kebutuhan susu pada setiap tahap usia manusia berbedabeda. Pada kasus pasar produk susu formula di Indonesia. Sementara itu. pada variabel kelas sosial. Disamping itu. Sang Hyang Perkasa. yaitu : starter (bayi 0 – 6 bulan) dan follow on (bayi 6 – 12 bulan) serta growing up (anak diatas 1 tahun). bahwa pada kasus pasar produk susu formula di Indonesia. Contohnya : a. Variabel-variabel yang Dipakai Sebagai Dasar Segmentasi Perusahaan dapat melakukan segmentasi pasar konsumen berdasarkan dua kelompok variabel. sebagai berikut : a. seperti ciri geografis. yaitu : kelas bawah. Sari Husada b. Pada segmen growing up : Frisian Flag dengan Bendera 123 dan Bendera 456. Adapun pembagian segmen pada variabel ini dan perusahaan yang memasukinya. terbagi menjadi dua segmen. kelas premium dan kelas super premium. Mead Johnson. Kelas sosial memiliki pengaruh yang kuat terhadap preferensi seseorang terhadap suatu produk. Seperti yang telah dibahas pada pembahasan sebelumnya. segmentasi yang terjadi adalah segmentasi demografis dengan variabel usia dan kelas sosial. perusahaan-perusahaan susu melihat ini sebagai segmen-segmen bagi pasar susu. Dancow 3+ dan Dancow 5+. yaitu segmen usia dan segmen kelas sosial. Nestle dengan Dancow 1+.sasaran tertentu. Frisian Flag. 2. Sari Husada. Pada segmen kelas bawah : Nestle. segmentasi pasar dapat dilakukan dengan mengamati tanggapan konsumen terhadap manfaat yang dicari atau dapat disebut dengan segmentasi perilaku. Pada segmen kelas premium : Nutricia.

Perusahaan membagi pasar susu ini menjadi segmen bawah. konsumen susu datang dari berbagai kalangan. Sehingga perusahaan tidak banyak tertarik untuk memasuki segmen ini. Adapun perusahaan yang berani memasuki segmen ini. Dancow 3+ dan Dancow 5+. Berbeda halnya pada segmen growing up milk.c. Bermain pada segmen ini. Selain Nestle. menengah maupun kelas atas. Pada segmen kelas superpremium : Nutricia. mulai dari kelas ekonomi bawah. Dancow menawarkan harga kompetitif bagi para konsumen dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak mereka. Selain itu. Hal ini disebabkan karena. Perusahaan mengeluarkan berbagai varian dengan mengedepankan berbagai macam kelebihan pada setiap varian. premium dan super premium. pertumbuhannya stagnan. Nestle dengan Dancow 1+. b. Nestle menjadi market leader dengan merek Dancow. 3. antara lain Frisian Flag dengan Bendera 123 dan Bendera 456. Pada segmen bawah. 3 . Wyeth. Bahkan Dancow memperoleh market share hamper 50%. Variabel Usia Pada segmen starter dan follow on. Persaingan pada Masing-masing Segmen a. Dancow menjalankan strategi yang jitu dalam mempromosikan produk mereka. yaitu dengan melakukan roadshow ke posyandu-posyandu. susu khusus usia 3 tahun hingga 5 tahun dan lainlain. Sang Hyang Perkasa. perusahaan susu juga melakukan segmentasi berdasarkan kelas sosial. Variabel Kelas Sosial Tidak dapat dipungkiri bahwa. banyak perusahaan yang tertarik untuk masuk pada segmen ini. Abbot. seperti susu khusus untuk usia 1 tahun hingga 3 tahun. perusahaan susu yang memasuki segmen ini antara lain Frisisan Flag dan Sari Husada. antara lain Sari Husada dengan SGM 2. Ini disebabkan oleh larangan pemerintah bagi perusahaan untuk mengiklankan produk pada segmen ini. Sari Husada dengan SGM 3 dan SGM 4. Sehingga perusahaan pun menciptakan produk yang sesuai dengan kantong para konsumen. Adapun perusahaan yang memasuki segmen ini. Mead Johnson.

Sedangkan pada segmen superpremium antara lain. beberapa perusahaan bahkan memasuki kedua segmen ini sekaligus dengan mengusung produk-produk andalan mereka. segmen ini baru diperkenalkan ke pasar dan mengalami pertumbuhan penjualan yang lambat. Segmen Growing Up Penjualan 4 . Segmen Starter dan Follow On Penjualan Perkenalan Penurunan Waktu Product life cycle pada segmen starter dan follow on. segmen ini langsung memasuki tahap pemurunan. Pada segmen premium. 4. maka dari tahap pertumbuhan. b.Pada dua segmen lainnya. Pada tahap perkenalan. Wyeth. Sang Hyang Perkasa. Product Life Cycle (PLC) Masing-masing Segmen a. Sari Husada. Mead Johnson. perusahaan yang bermain antara lain. Wyeth. dan perusahaan yang berada pada segmen ini perlu strategi baru untuk meningkatkan penjualannya. Abbot. Nutricia. Namun karena banyak perusahaan yang tidak tertarik pada segmen ini akibat dari larangan pemerintah untuk mengiklankan produk. tingkat penjualan menurun. Sang Hyang Perkasa. Abbot. yaitu premium dan superpremium. hanya menunjukkan 2 tahap. Pada tahap ini. Mead Johnson. Nutricia. yaitu tahap perkenalan dan penurunan.

segmen growing up adalah segmen yang paling banyak diminati oleh perusahaan-pereusahaan susu. Hasilnya adalah tanggapan konsumen yang cukup baik atas produk pada segmen ini. Segmen ini dianggap lebih menarik oleh produsen karena. sehingga perusahaan lebih mudah untuk berpromosi. Segmen Bawah Penjualan Perkenalan Pertumbuhan Kemapanan Waktu Lebih dari 50% dari penjualan susu formula berada pada segmen ini. Namun. Oleh karena itu. product life cycle dari segmen ini sampai pada tahap kemapanan. produsen dapat berkreasi untuk menghasilkan produk yang bervariasi baik dari usia yang dituju maupun rasa. produk pada segmen ini telah diterima oleh sebagian besar konsumen. dimana tingkat penjualan agak menurun akibat dari banyaknya jumlah pesaing.Dari kasus yang ada. Lagi pula tidak ada larangan pemerintah untuk mengiklankan produk susu pada segmen ini. pada tahap ini. c. Tidak dapat dipungkiri bahwa hal ini disebabkan oleh konsumen pasar Indonesia yang 5 .

Sehingga banyak perusahaan yang berminat memasuki segmen bawah. Namun. bahkan ada satu perusahaan (Nestle) yang menguasai lebih dari separuh penjualan pada segmen ini. d. pada tahap ini. banyak juga perusahaan yang tertarik untuk menggarap segmen premium dan superpremium. banyak perusahaan yang bertahan pada segmen ini. Pada tahap ini. produk pada segmen ini telah diterima oleh sebagian besar konsumen. Segmen Premium dan Super Premium Penjualan Perkenalan Pertumbuhan Kemapanan Waktu Selain pada segmen bawah. perusahaan 6 . sehingga tidak jatuh pada tahap penurunan. dimana dimana tingkat penjualan agak menurun akibat dari banyaknya jumlah pesaing. para produsen harus memiliki strategi untuk mempertahankan pembeli yang sudah ada dan menarik perhatian pembeli baru. Dengan menawarkan harga yang terjangkau. Product life cycle segmen ini berada pada tahap kemapanan.memang berada pada level kemampuan ekonomi ini. Pada segmen ini.

Sejalan dengan masing-masing product life cycle tiap segmen. Sedangkan pada segmen growing up. namun mereka memiliki pembeli yang sudah loyal untuk terus melakukan pembelian. Kesimpulan Segmentasi pada pasar susu di Indonesia dilakukan berdasarkan segmentasi demografis dengan variabel usia dan kelas sosial. tingkat penjualan agak menurun akibat dari persaingan yang ketat. karena tidak banyak perusahaan yang tertarik pada segmen ini. persaingan pada segmen premium dan super premium sangat ketat dan banyak perusahaan yang memilih memasuki kedua segmen ini sekaligus. yaitu pada tahap kemapanan. Pada segmen bawah. 7 . pada segmen starter dan follow on. persaingan yang terjadi sangat ketat karena banyaknya perusahaan yang berminat untuk menggarap segmen ini. Segmentasi dengan variabel usia terbagi menjadi segmen starter. memiliki pola product life cycle yang sama. follow on dan growing up sedangkan segmentasi berdasarkan variabel kelas sosial terbagi menjadi segmen bawah. persaingan perusahaan tidak terlalu ketat. Persaingan pada tiaptiap segmen berbeda-beda. perusahaan pun harus menyesuaikan strategi yang akan diterapkan. Bahkan banyak perusahaan yang memasuki dua segmen ini sekaligus dengan menawarkan produk pada segmen super premium dengan kandungan yang lebih kaya dibandingkan dengan produk pada segmen premium. perusahaan sebaiknya memiliki strategi untuk mempertahankan pembeli dan menarik pembeli baru agar tidak jatuh pada tahap penurunan. IV. Berbeda dengan segmen bawah. Pada tahap ini. ada satu perusahaan yang mendominasi pasar hingga hamper 50%.membidik konsumen yang memiliki kemampuan ekonomi diatas segmen bawah dan lebih mementingkan kualitas produk. Segmen premium dan superpremium. premium dan super premium. Sehingga pada tahap ini.

persaingan perusahaan tidak terlalu ketat. namun mereka memiliki pembeli yang sudah loyal untuk terus melakukan pembelian. Sedangkan pada segmen growing up. Persaingan pada tiaptiap segmen berbeda-beda. Pada segmen bawah. I. persaingan yang terjadi sangat ketat karena banyaknya perusahaan yang berminat untuk menggarap segmen ini. Segmen premium dan superpremium. Kesimpulan Segmentasi pada pasar susu di Indonesia dilakukan berdasarkan segmentasi demografis dengan variabel usia dan kelas sosial. memiliki pola product life cycle yang sama. premium dan super premium. follow on dan growing up sedangkan segmentasi berdasarkan variabel kelas sosial terbagi menjadi segmen bawah. perusahaan sebaiknya memiliki strategi untuk mempertahankan pembeli dan menarik pembeli baru agar tidak jatuh pada tahap penurunan. perusahaan pun harus menyesuaikan strategi yang akan diterapkan. Sehingga pada tahap ini. pada segmen starter dan follow on. persaingan pada segmen premium dan super premium sangat ketat dan banyak perusahaan yang memilih memasuki kedua segmen ini sekaligus. Pada tahap ini. Sejalan dengan masing-masing product life cycle tiap segmen. Bahkan banyak perusahaan yang memasuki dua segmen ini sekaligus dengan menawarkan produk pada segmen super premium dengan kandungan yang lebih kaya dibandingkan dengan produk pada segmen premium. Segmentasi dengan variabel usia terbagi menjadi segmen starter. 8 . ada satu perusahaan yang mendominasi pasar hingga hamper 50%.membidik konsumen yang memiliki kemampuan ekonomi diatas segmen bawah dan lebih mementingkan kualitas produk. tingkat penjualan agak menurun akibat dari persaingan yang ketat. karena tidak banyak perusahaan yang tertarik pada segmen ini. yaitu pada tahap kemapanan. Berbeda dengan segmen bawah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->