PANDUAN MENULIS PAPER1 A.

Pendahuluan Sebagian besar mata kuliah dalam ilmu filsafat mensyaratkan mahasiswa untuk menulis paper. Karena itu mengetahui seperti apa paper akademik dalam ilmu filsafat adalah sangat penting. Kebanyakan paper filsafat adalah paper kepustakaan. Ini berarti bahwa paper yang ditulis mahasiswa harus mengikuti tata cara pengutipan yang benar dan memiliki daftar pustaka yang tersusun dengan baik. Jika sebuah paper, teknik pengutipan dan susunan daftar pustaka tidak mengikuti aturan atau format yang ditentukan maka hasilnya akan bisa mengurangi nilai dari paper itu. Jangan pernah ragu-ragu untuk menghubungi dosen atau pembimbing akademik jika anda merasa tidak mengetahui paper atau tugas-tugas penulisan akademik yang lain yang diminta dari anda oleh seorang dosen. B. Memilih Topik untuk Paper Dalam sebagian kasus, dosen akan memberikan daftar topik yang dapat dipilih untuk ditulis oleh mahasiswa. Dalam kasus yang lain, mahasiswa mungkin diijinkan memilih topik sesuai dengan pilihannya dalam ruang lingkup sebuah mata kuliah. Dalam semua kasus itu, topik yang ditulis oleh mahasiswa harus dielaborasi dan dibatasi secara jelas. Topik tidak boleh terlalu luas, dan juga tidak boleh terlalu sempit. Pelajari kembali bagaimana cara memilih dan menentukan topik seperti yang sudah didiskusikan dalam bab sebelumnya. Cara terbaik untuk mendapatkan sebuah topik adalah dengan pergi ke perpustakaan dan mempelajari sebuah buku yang berhubungan dengan tema yang akan ditulis (misanya tentang ’Keadaan Alamiah’) dan kemudian lihat apakah anda dapat menemukan topik dengan cara membatasinya, misalnya, berdasarkan pikiran tokoh dengan membandingkan keadaan alamiah (state of nature) menurut Thomas Hobbes dan John Locke. Cara lain untuk menemukan topik adalah dengan mengamati literatur dari sebuah mata kuliah atau bibliografi dari salah satu buku atau artikel yang dipergunakan dalam sebuah mata kuliah. Dosen mungkin meminta mahasiswa mengumpulkan usulan berbentuk outline yang berisi rencana paper yang akan ditulis dan pertanyaan yang akan dijawab dalam paper. Cobalah untuk memastikan bahwa usulan tersebut sudah cukup spesifik. Membuat outline sebelum menulis paper yang sesungguhnya jelas merupakan sebuah langkah yang baik. Semakin baik dan semakin elaboratif usulan berupa outline paper itu, maka semakin mudah pula proses dalam menulis paper tersebut. C. Rumusan Masalah atau Pertanyaan Riset
1

Ekstrak dari sejumlah sumber: lihat misalnya, Jurusan Filsafat, Universitas Sacramento [http://www.csus.edu/phil/reg/writing.htm], [date last access: 1 April 2008]; ISHSS [http://www.uva.edu.nl], [date last access: 1 Desember 2007], lihat juga Mathias Risse, “Some Remarks on Writing a Philosophy Paper” [http://filsafat.ugm.ac.id/aw/HowToWritePhilPaper.pdf], [[date last access: 1 April 2008]

apa argumennya. yaitu klaim utama atau klaim keseluruhan untuk menyatakan kepercayaan yang ingin dipertahankan. ”meskipun John Locke sungguh-sungguh mencoba membedakan dirinya dengan pengertian Hobbes tentang ’manusia yang mementingkan diri sendiri’ dalam sebuah keadaan perang yang abadi. dari sumber-sumber seperti ini gagasan pokok biasanya ditemui dan juga mengambil bentuk berupa tesis yang mencerminkan interpretasi si pengarang sendiri tentang informasi faktual. 1998. tesis menambahkan elemen lain: sebuah interpretasi atau penilaian . Michael P. Paper seperti Apa yang Diharapkan? Tulisan akademik kefilsafatan pada umumnya akan meminta anda menulis paper argumentatif. maka anda harus merumuskan pertanyaan riset yang akan didiskusikan dan dijawab dalam paper (betapapun sempitnya ruang lingkup dari topik yang anda pilih). Ketika mahasiswa membaca teks atau bahan bacaan. Tesis adalah bentuk spefisik dari gagasan pokok. memutuskan untuk menulis sebuah paper tentang ’perbandingan state of nature dalam filsafat politik Thomas Hobbes dan John Locke’. mahasiswa akan selalu menemukan satu atau beberapa gagasan pokok dari teks atau bahan bacaan (misalnya. artikel jurnal. D. misalnya. misalnya. Tesis adalah gagasan pokok yang membatasi atau memprediksi jenis-jenis informasi yang kemungkinan dapat dikembangkan lebih jauh. dan karena itu. Tetapi. atau buku-buku teks) itu. anda barangkali dapat merumuskan pertanyaan sebagai berikut: ”apakah John Locke sungguh-sungguh memiliki penalaran yang berbeda dengan Thomas Hobbes dalam hal pergerakan manusia dari state of nature ke masyarakat sipil?” Cara yang lain. yaitu premis atau alasan yang disajikan guna mendukung atau memberi dasar dalam mempercayai sebuah kesimpulan. Greeson. berbeda dengan gagasan pokok. harus ada sejumlah alasan yang baik untuk mempercayai kebenarannya. Jika anda. Paper ekspositori adalah paper yang menyajikan atau menjelaskan argumen atau sekelompok gagasan tanpa evaluasi kritis. dan kesimpulan atau jawaban apa yang diberikan pada pembaca. E. Paper argumentatif harus memiliki argumen. Memang. Argumen dalam sebuah paper adalah klaim yang dianggap benar. contoh paper mahasiswa. 283). percobaan ini gagal dilakukan dan bahkan dapat dikatakan secara implisit (bukan eksplisit) Locke mengembangkan penalaran yang dipergunakan Hobbes dalam membela pergerakan manusia dari state of nature ke masyarakat sipil” (lihat. Bentuk paper argumentatif dibedakan dari paper paparan (expository)..2 Jika anda sudah memilih sebuah topik. dikutip dalam Graybosch et al. Jadi sebuah paper harus memiliki dengan jelas masalah atau pertanyaan yang ingin dijawab. Mahasiswa dapat menyebutkan satu atau lebih argumen dalam papernya. anda dapat merumuskan sebuah hipotesis. Pernyataan Tesis Pernyataan tesis (thesis statement) dikembangkan dari satu atau lebih gagasan pokok (controlling idea).

Jadi. • terdapat tiga bentuk dasar dari motivasi manusia • kecelakaan lalu lintas terjadi karena beberapa sebab • ada banyak jenis rintangan yang menghambat komunikasi diantara orang 2. Tesis membuat penilaian tentang sejumlah aspek tertentu—sebuah penilaian yang tidak dengan sendirinya jelas dan yang karena itu harus dibuktikan kepada pembaca. misalnya. • terjadi ribuan kecelakaan lalu lintas di Indonesia setiap bulan • banyak mahasiswa luar daerah belajar di UGM dewasa ini daripada tigapuluh tahun yang lalu. 3. dalam topik paper tentang etika aristoteles misalnya. Semua informasi di atas tidak satupun yang memenuhi syarat sebagai pernyataan tesis (thesis statement) yang dapat diterima. Berbeda dengan kalimat tesis dalam paper ekspositori. Sebuah contoh (yang diambil dari ilmu psikologi) perbandingan ’gagasan pokok’ dan ’tesisnya’ adalah sebagai berikut: [gagasan pokok]: Ada tiga jenis hambatan yang menghalangi komunikasi yang baik: fisik. Pernyataan enumeratif. contoh berikut inilah yang diharapkan dari kalimat tesis: ‘saya akan .3 berkenaan dengan informasi yang didiskusikan. misalnya. tidak memberikan sesuatu argumen. manusia. Informasi dalam pengertian akademik mungkin mengambil berbagai bentuk: 1. Jadi. mengatakan sebab-sebab dan akibat-akibatnya. Contoh informasi di atas tidak memberikan evaluasi apapun. disamping membatasi dan memprediksi informasi yang mungkin akan berkembang. Pantas dicatat bahwa sebuah tesis mengidentifikasi hubungan-hubungan pemikiran yang penting. manusia dan semantik [tesis]: Dari ketiga jenis hambatan untuk komunikasi—fisik. misalnya. akan lebih dari sekadar menyajikan hal-hal yang jelas dengan sendirinya atau informasi yang umum diketahui berkenaan dengan topik ini. Fakta-fakta sejarah. Informasi deskriptif atau statistik. • Graham Bell bertanggungjawab untuk penemuan telepon • John Rawls dianggap adalah filsuf politik abad 20 dari Amerika Serikat. Tesis yang berhubungan dengan topik tentang ”hambatan dalam komunikasi yang baik”. tesis dalam paper argumentatif harus menyatakan secara jelas posisi yang [akan] anda dukung dalam perdebatan tentang isu tertentu. membuat kalimat tesis berarti membuat pernyataan tentang topik atau pokok gagasan yang akan anda dukung (sebagai penulis) dengan memberikan bukti-bukti ‘kebenaran’ dari pernyataan. yang berbeda dari sekadar gagasan pokok untuk topik yang sama. meskipun informasi itu merupakan gagasan pokok dari sebuah teks atau bahan bacaan. sebuah penilaian yang mungkin tidak akan selalu disetujui semua orang. atau menyarankan perbedaan dan persamaan yang penting. dan semantik—yang paling sulit disembuhkan barangkali adalah rintangan keterbatasan manusia.

tulisan tangan tidak diperkenankan • Gunakan jenis huruf. Kedua margin harus lebih luas untuk kutipan lebih dari tiga baris. F. • Cantumkan nomer halaman • Lihat dan teliti ulang paper anda agar tidak mengandung kesalahan ejaan. tetapi mungkin harus ada untuk paper yang panjang) • pengantar (tidak harus ada) • pendahuluan . • Tulislah paper dengan tujuan untuk dibaca oleh orang lain. tata bahasa dan ejaan. Format Paper Akademik • Paper akademik harus diketik. konsisten. dan tanda baca sebelum dikumpulkan. Hindari menggunakan kalimat yang lebih panjang dari tiga baris. Struktur Paper Akademik • judul paper • daftar isi (tidak harus ada untuk paper yang pendek. Ketika menulis paper anda harus mengingat bahwa tulisan anda akan diperhatikan oleh orang lain dan bahwa anda bertanggungjawab dengan pengalaman orang lain dalam membaca paper yang anda tulis. mata kuliah dan nama dosen serta tanggal dikumpulkan). tata bahasa. ‘hipotesis kaum fisikawan tidak memadai sebagai penjelasan tentang kesadaran’ barangkali tepat untuk paper dalam topik psikologi kesadaran. ‘Aristoles mendukung teori kebaikan dalam moralitas’. nama pengarang dan nomer mahasiswa. Pastikan juga bahwa tata-letak berkenaan dengan heading paragraf dan bagian-bagian dalam paper sudah konsisten. Cobalah untuk menulis pikiran anda sejelas mungkin dan hindari kesalahan gaya penulisan. misalnya.  Catatan kaki (footnotes) dan cacatan akhir (endnotes). Contoh kalimat tesis yang lain. atau Garamond 11 pt. Terlalu banyak kesalahan tata bahasa dan ejaan akan memberi kesan paper anda tidak serius dan jelas dapat mengurangi nilai paper itu.5 spasi. Jika paper mahasiswa hanya merupakan paper ekspositori. Arial. maka mahasiswa hanya menyatakan tujuan ekspositori dari papernya itu. • Paper harus memiliki halaman judul (menyebutkan judul. Tahoma. • Pastikan bahwa anda menggunakan bagian atau paragraf yang berbeda untuk memperbaiki struktur paper anda. kebanyakan mahasiswa menggunakan Times New Roman. Ini merupakan contoh kalimat tesis dari paper ekspositori yang mungkin dibuat mahasiswa ketika diminta menyajikan atau menjelaskan teori etika Aristoteles (sebagai topik paper). dan tata letak (layout) yang jelas. dan mudah dibaca. misalnya. • Gunakan 1. G.4 berargumen bahwa teori moral Aristoteles gagal karena tidak memberikan penilaian yang memadai tentang tindakan moral tertentu’. Gunakan spasi rangkap untuk:  Kutipan yang lebih dari tiga baris.

Jadi. maka mahasiswa kemudian harus mengarahkan paper akademiknya untuk mencapai tujuan dengan memberikan informasi yang mendukung gagasan pokok atau membuktikan tesis. dalam pendahuluan. anda juga memberikan outline tentang rencana yang akan anda tulis dalam paper. Cara terbaik untuk meyakinkan pembaca bahwa tesis anda benar adalah dengan menggunakan bahan bukti penelitian yang menunjukkan validitas tesis anda. Kemukakan secara ringkas masalah (hipotesis) yang akan didiskuskan dalam paper (lihat uraian di atas tentang rumusan masalah dan pertanyaan riset). • Informasi yang anda pilih hendaknya meyakinkan (convincing) dimata pembaca. maka anda dapat memasukkannya dalam catatan kaki (footnotes) atau catatan akhir (endnotes). Dengan kata lain. Cara yang lain adalah dengan mengutip pendapat ahli dalam bidangnya. Konstruksi Argumen. • Bukti-bukti atau dukungan yang anda berikan hendaknya bersifat khusus (specific). Jika ada fakta sebagai pendukung argumen yang ingin anda sebutkan tetapi terlalu menyimpang dari masalah yang sedang anda diskusikan dalam teks utama. Jika pokok masalah dan gagasan pokok atau tesis dalam pendahuluan sudah diungkapkan. Hasil penelitian yang anda pilih sebagai bahan bukti dan terutama .1. jelaskan tesis yang akan anda pertahankan dan uraikan secara ringkas argumen yang akan mendukung tesis. sehingga menggambarkan fokus lebih jauh dari pokok masalah atau lingkup isi yang akan membantu pembaca menyesuaikan diri dengan arah pembicaraan. Biasanya mahasiswa akan mengkombinasikan informasi yang bersifat mendukung dari dua atau lebih bahan bacaan sehingga pembaca dapat mengikuti argumen yang dijelaskan. G. Anda harus mengabaikan banyak informasi dari bahan bacaan yang tidak berhubungan langsung dengan tujuan paper anda. Uraikan rencana (organisasi) tulisan. diskusikan posisi yang disajikan atau masalah-masalah yang akan didiskusikan dalam paper.5 • • • • • • • konstruksi argumen (bab atau bagian yang sesungguhnya) kesimpulan footnotes/endnotes (anda juga bisa menggunakannya dalam teks) peta dan gambar (tidak harus) tabel dan grafik (tidak harus) apendik (tidak harus) bibliografi G. Pendahuluan Tunjukkan topik yang dipilih dengan mengatakan ’konteks’ yang memperkenalkan kepada pembaca pokok masalah dan lingkup isi pembicaraan. Informasi yang dipilih sebagai dukungan atau bukti hendaknya memenuhi tiga kriteria: • Informasi hendaknya relevan dengan pokok masalah (point) yang dibuat.2.

kemungkinan aplikasi teori. Memang. mahasiswa dapat menjelaskan sejumlah argumen berkenaan dengan topik yang dinyatakan dalam bagian pendahuluan. • jelaskan implikasi-implikasi lebih jauh. Sebuah paper harus mengandung garis argumen yang jelas dan lurus dengan ’langkah pemikiran’ yang dinyatakan secara eksplisit dan dengan transisi yang logis dan jelas dari satu paragraf atau bagian/bab ke paragraf atau bagian/bab yang lain. . secara ringkas. Rumusan masalah. tinjauan pustaka.6 contoh-contoh yang anda pergunakan untuk mengilustrasikan pokok masalah harus berbicara langsung dengan pokok masalah yang anda buat. Ini berarti bahwa tidak ada kemungkinan bahwa pembaca akan melupakan pendapat yang anda berikan.3. ada berbagai bentuk kesimpulan sesuai dengan banyaknya jumlah penulis. Namun terkadang kesimpulan yang dibuat mahasiswa tidak menambahkan sesuatu terutama jika hanya berisi rangkuman pengulangan dari apa yang telah dikatakan. kesementaraan atau keterbatasan dari kesimpulan atau gagasan pokok anda. Sangat disarankan bahwa mahasiswa membaca kembali dan menuliskan ulang sekali lagi pendahuluan yang ditulisnya setelah menyelesaikan draf paper untuk mengecek apakah mahasiswa sudah menyelesaikan apa yang direncakan dalam penulisan paper. tergantung pada bentuk paper yang ditulis. kesimpulan harus tidak membawa masalah baru. Jadi kesimpulan sebaiknya memang menegaskan pencapaian utama dari paper. Jadi. Kesimpulan tidak boleh menyajikan fakta atau argumen baru. dan fokus paper yang anda tulis hanya dengan membaca pendahuluan dan kesimpulan. jangan sekali-kali menyatakan implikasi sedemikian rupa sehingga justru bertentangan dengan tesis anda atau justru membuka munculnya wilayah baru dari pokok masalahnya sebab ini akan membingungkan pembaca. misalnya. Kesimpulan Tujuan dari kesimpulan yang baik adalah membantu pembaca memiliki perasaan nyaman bahwa paper sempurna. garis argumen. tetapi sejumlah metode dapat diberikan: • nyatakan kembali atau buat rangkuman tesis yang anda buat. rujukan pada penelitian yang sedang berlangsung berkenaan dengan sesuatu topik Pembaca yang mengetahui masalahnya (yaitu. hasil-hasil teori dan/atau empirik harus dapat dipahami dan berhubungan satu sama lain. Dengan kata lain. sesama mahasiswa yang mengambil mata kuliah yang sama) harus dapat memahami topik. G. Bagaimanapun. atau dengan teknik parafrase. yang harus dilakukan dalam kesimpulan adalah bahwa anda dengan pasti menyimpulkannya. prediksi untuk masa depan. Mahasiswa harus selalu mencoba untuk mengembangkan argumen secara sistematis. kritik baru atau komentar yang berbeda yang seharusnya dibahas dalam tubuh tulisan. Uraikan setiap tahap argumen sejelas mungkin sebelum akhirnya anda menguraikan masalah-masalah dengan argumen yang telah anda tetapkan. Jelaskan dan dukung pernyataan anda dengan bahan-bahan rujukan. dukunglah semua sumber informasi dengan kutipan (langsung atau tidak langsung).

[data last access: August 20. I. dan apa bentuk pandangan mahasiswa.phil. jadi mahasiswa boleh menggunakan sistem kutipan yang disukainya asalkan dipergunakan secara konsisten dan benar. penerbit dan kota terbitan serta tahun) dicantumkan. maka pastikan bahwa anda memberikan penghargaan yang selayaknya terhadap sumber atau bahan rujukan yang anda pergunakan. Format kutipan pada umunya bebas. Plagiarisme adalah masalah serius dalam dunia akademik. Format Kutipan Dan Sistem Referensi Sedikit penjelasan tentang plagiarisme: plagiarisme atau plagiat adalah menggunakan karya. dan bagaimana memberikan dukungan terhadap klaim yang dibuat. dan juga halaman jika ada). [http://www. sejauhmana mahasiswa memberikan penilaian terhadap keunggulan dan kelemahan alasan. system (mestinya sistem). Banyak mahasiswa. judul. Lakukan pemeriksaan ulang terhadap kalimat atau kata sebelum paper dikumpulkan.indiana. Sebagian mahasiswa mungkin menggunakan footnote atau endnote untuk kutipan (sistem Chichago) tetapi boleh juga menggunakan sistem Harvard. karena menggunakan program wordsprocessor dari MSwords. jika kutipan langsung kurang dari tiga baris atau jika mahasiswa menggunakan kutipan tidak langsung (paraphrase) mahasiswa boleh menyisipkan dalam tubuh alenia.7 H. Plagiarisme. Kriteria Penilaian untuk Paper Yang pokok dalam paper bukanlah apa pendapat yang dipertahankan mahasiswa. dan tahun. terutama menggunakan kata-kata inggris dalam paper berbahasa Indonesia. Tetapi untuk semua itu mahasiswa harus menyebut sumbernya (nama. 2004]. misalnya: Peter Davosin-Galle. . yang penting adalah bagaimana cara anda sampai pada pandangan tersebut. Mahasiswa boleh menggunakan kutipan langsung (direct quotation) atau kutipan tidak langsung (indirect quotation) dan perhatikan tata caranya: jika kutipan langsung lebih dari tiga baris buatlah alenia tersendiri dan dengan spasi rangkap. nama file dan sumbernya. tetapi bagaimana mahasiswa menjelaskan dan mempertahankan pandangannya. Misalnya. mengumpulkan paper dengan banyak kesalahan ejaan dan susunan kata di dalamnya. atau criteria (mestinya kriteria). sebutkan judul. 2003]. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika ternyata mahasiswa tidak sampai pada pandangan yang ‘benar’. bagaimana mahasiswa melihat dan mempertimbangkan pandangan yang berbeda. Uraian lebih lengkap tentang bagaimana penggunaan sumber internet lihat diskusi tentang Dokumentasi dan Cara Mengutip dalam buku ini. “Realistic Truth Relativism: Frameworks of Believe dan Conceptual Schemes“. mahasiswa boleh menggunakan sistem referensi yang disukainya sejauh rincian bibliografi (nama pengarang. kata-kata atau gagasan orang lain tanpa memberikan penghargaan terhadap orang lain itu. Berkenaan dengan sumber internet. Hal yang sama juga berlaku untuk aturan referensi (bibliografi).edu/ejap] [date last update: January 20.

2008 pada 3:07 pm (Course. mengkritik atau mempertahankan sejumlah argumen yang dibicarakan dalam kelas. • Apakah tulisan mahasiswa mudah dibaca dan mudah dipahami? • Apakah mahasiswa menyajikan pandangan penulis lain secara akurat? *** Cara Membuat Paper Januari 23. Pendidikan. kekuatan argumen (strenght of arguments). bisa digunakan untuk menuangkan ide kita). dan kerapian laporan (sloppiness).8 Apa ’kriteria paper yang bagus’? Baik dan buruknya sebuah paper bisa diukur dari sejumlah item atau variable seperti kebaharuan gagasan (novelty of ideas). Lalu bagaimanakah cara membuat paper yang baik ? Hm. Atau mungkin bagi yang akan maju ujian tugas akhir. kita perlu membuat paper sebagai resume (atau bahkan bagi yang akan membuat proposal tugas akhir. Termasuk bagi peneliti atau dosen yang ingin melakukan publikasi juga dituntut untuk membuat paper. thesis atau disertasi. Bagi yang masih berkutat dengan dunia perkuliahan. seringkali kita mendapatkan tugas untuk membuat paper dari dosen kita. • Apakah mahasiswa memberikan argumen yang dapat mendukung kebenaran klaim yang dibuat? Apakah argumen yang dibuat cukup jelas bagi pembaca? • Apakah struktur tulisan cukup jelas? Apakah mahasiswa dapat memperlihatkan mana bagian dari papernya yang merupakan paparan (ekspositori) dan bagian mana yang mengandung diskusi kritis? • Apakah diskusi yang dilakukan dalam paper mahasiswa mengatasi (go beyond) apa yang sudah didiskusikan di ruang kelas atau tutorial? Ini tidak berarti bahwa paper mahasiswa harus benar-benar meretas teori baru. cara sendiri mengelaborasi. akan tetapi mahasiswa memang harus mengembangkan argumen sendiri. organisasi tulisan (organization of writing). Sejumlah pertanyaan dapat diajukan untuk mengukurnya (lihat Mathias Risse): • Apakah mahasiswa sudah menyatakan dengan jelas apa yang dicoba dicapai dengan papernya? Apakah pembaca dapat menangkap tesis utama paper dengan jelas. ada beberapa hal yang ingin saya bagi (baru sempat nulis skr ). Bagi yang punya . Jangan hanya menceritakan ulang apa yang dikatakan orang lain. Bongkarbongkar dari materi kuliah Technical English Writing yang saya ambil semester lalu. namun kita bisa mencobanya. membuat paper yang baik memang sulit. Namun sebuah tulisan ilmiah yang seringkali erat kaitannya dengan dunia pendidikan atau penelitian. Tutorial) Paper yang saya maksudkan disini bukanlah bahasa inggris untuk kertas .

Introduction (pendahuluan). atau nomer registrasi mahasiswa dan email untuk tugas kuliah) 2. Jelaskan pula deskripsi masing-masing bagian dalam gambar kita tersebut. Experiment & result. Saran biasanya identik dengan future work. dan menantang (motivasi) o Review yang singkat dan jelas mengenai penelitian sebelumnya yang menjadi dasar penelitian kita (scope) o Tunjukkan gap/masalah yang ada pada penelitian sebelumnya dan menjadi pertanyaan yang ingin kita selesaikan dalam penelitian kita (gap indication) o Tulis dengan jelas solusi yang diusulkan (proposed approach) dan bagaimana ia bisa mengatasi gap yang kita sebutkan sebelumnya (solution) o Tuliskan secara global penemuan yang dihasilkan (result) o Tuliskan struktur penulisan bagian-bagian berikutnya (outline) 4. 6. Related work inilah yang nantinya akan kita tuliskan ke dalam daftar referensi. 5. Semoga bermanfaat. Tuliskan hal-hal yang ingin anda sampaikan dan isue yang menarik dari penelitian yang kita lakukan. buku atau resource yang mendukung yang kita gunakan untuk menyelesaikan penelitian kita. Paper terdiri dari beberapa bagian (intinya berisi hal-hal berikut. Termasuk kesimpulan dan saran untuk penelitian kita lebih lanjut. sumber. dll) dan tuliskan hasil yang didapatkan beserta analisa dari hasil yang kita peroleh 7. 8. jumlah data. . biasanya berisi hal-hal berikut (tulis garis besarnya saja) : o deskripsi yang jelas tentang permasalahan (disebut juga dengan tujuan (purpose)) o Tunjukkan mengapa permasalahan ini penting. Abstract yang merupakan rangkuman dari paper kita 3. Judul dan nama penulis beserta keterangan untuk penulis (institusi dan email jika ada. Referensi. biasanya dijelaskan dengan bagan atau gambar untuk mempermudah pembaca memahami isi paper kita. Jelaskan methodology yang digunakan. berisi semua referensi yang kita gunakan termasuk daftar paper di related work. Tuliskan eksperiment yang kita lakukan (data yang digunakan. tidak menutup kemungkinan untuk menyelipkan bagian lain yang dianggap penting) : 1. Materi ini adalah untuk english writing tapi saya akan coba sadur dalam Indonesia.9 pengalaman lain monggo silahkan kalau mau berbagi. Methodology (untuk bidang komputer atau penelitian yang ada hubungannya dengan komputer dapat menggunakan istilah system architecture). Related Work (penelitian-penelitian sebelumnya yang mendasari penelitian kita). Discussion. menarik.

pada bagian metodologi perjelas input. atau untuk dipublikasikan tak ada salahnya untuk mampir menikmati catatan saya kali ini . 3. proses dan output. 5. Atau sesuaikan dengan template yang diberikan di universitas. So.10 Untuk proposal tugas akhir cukup gunakan point no 1. dan 8. entah untuk dikumpulkan sebagai tugas kuliah. bagi yang mendapatkan tugas untuk buat paper. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.