Pendahuluan Aneurisma serebral (aneurisma otak) adalah kelainan di mana terjadi kelemahan pada dinding pembuluh darah otak

, baik pembuluh darah nadi maupun pembuluh darah balik (tunika media dan tunika intima dari arteri maupun vena) yang menyebabkan penggelembungan pembuluh darah otak tersebut secara terlokalisir. 1 Pembuluh darah nadi (arteri) normal memiliki 3 lapisan 2: 1. Tunika intima (lapisan terdalam yang merupakan lapisan endotelial) 2. Tunika media (terdiri dari otot polos) 3. Tunika adventisia (terdiri dari jaringan ikat) Dinding kantung aneurisma terdiri hanya terdiri dari tunika intima dan tunika adventisia. Sedangkan tunika media berakhir pada daerah pertemuan kantung aneurisma dengan pembuluh darah induk. Tunika intima biasanya normal walau di bawahnya sering terjadi proliferasi sel. Namun, membran elastik di dalam tunika intima, berkurang jumlahnya atau bahkan tidak ada. Sedangkan tunika adventisia pada aneurisma biasanya terinfiltrasi oleh sel-sel radang seperti limfosit dan fagosit. 2 Kantung aneurisma sendiri sering berisi sisa-sisa pembekuan darah (trombotik) dan pembuluh darah induk dari kantung aneurisma seringkali mengalami penumpukan lemak dan pengapuran (aterosklerotik) . 2 Sebenarnya aneurisma dapat terjadi di pembuluh darah mana saja di tubuh kita. Apabila aneurisma terjadi pada pembuluh darah di dada, beberapa gejalanya adalah rasa sakit di dada, batuk yang menetap, dan kesulitan untuk menelan. Pada perokok sering terjadi aneurisma pada pembuluh darah di lutut, yang menimbulkan gejala seperti tertusuk-tusuk di belakang lutut. 1 Apabila aneurisma ini terjadi pada pembuluh darah di dasar tengkorak, gejalanya dapat berupa sakit kepala yang hebat, bersifat berdenyut, dapat disertai atau tidak disertai dengan muntah. Komplikasi dari aneurisma otak dapat menyebabkan terjadinya pecahnya pembuluh darah di otak sehingga terjadi perdarahan subaraknoid, intraserebral, subdural, infark serebri, atau hidrosefalus. 1 Lokasi aneurisma biasanya terjadi pada pembuluh darah nadi (arteri) di dasar otak, yaitu di bagian depan Sirkulus Wilisi (kira-kira 85%) yang memberi suplai darah ke area depan dan tengah otak 1: 1. Arteri serebri anterior dan komunikans anterior (30-35%) 2. Percabangan Arteri karotis interna dan Arteri komunikans posterior (30–35%) 3. Percabangan Arteri serebri media (20%) 4. Arteri vertebro-basilaris (15%) Aneurisma yang terjadi pada bagian belakang pembuluh darah otak, biasanya disebabkan oleh trauma. 1 Insidensi dan etiologi/penyebab Umumnya diderita oleh orang dewasa berusia lebih dari 20 tahun dengan persentase 6% di seluruh dunia dan angka kematian lebih dari 50%. Aneurisma menimbulkan gejala setelah umur 40-60 tahun. Wanita dewasa lebih banyak mengalami aneurisma serebral dibandingkan pria dewasa (3: 2). 1,3 Aneurisma dapat juga terjadi pada anak-anak dengan jumlah anak laki-laki sedikit lebih banyak daripada anak perempuan. Pada anak-anak biasa disebabkan oleh kejadian setelah trauma atau jamur. Sedangkan pada dewasa disebabkan oleh proses degeneratif. Penyebab tersering dari aneurisma serebral 2: 1. Trauma pembuluh darah yang diinduksi oleh kelainan hemodinamika dan degeneratif seperti tekanan darah tinggi. 2. Penumpukan lemak dan pengapuran pembuluh darah (aterosklerosis), terutama pada aneurisma tipe fusiformis. 3. Kelainan pembuluh darah seperti displasia fibromuskular. 4. Keadaan di mana aliran darah sangat tinggi, seperti malformasi arteri vena dan fistula Penyebab lain yang jarang terjadi antara lain karena trauma, infeksi, obat-obatan, dan tumor (neoplasma primer maupun metastasis). Klasifikasi Berdasarkan bentuknya, aneurisma dapat dibedakan menjadi 2: 1. Aneurisma tipe fusiformis (5–9%). Penderita aneurisma ini mengalami kelemahan dinding melingkari pembuluh darah setempat sehingga menyerupai badan botol. Paling sering disebabkan oleh aterosklerosis (penumpukan lemak dalam pembuluh darah 2. Aneurisma tipe sakuler atau aneurisma kantong (90–95%). Pada aneurisma ini, kelemahan hanya pada satu permukaan pembuluh darah sehingga dapat berbentuk seperti kantong dan mempunyai tangkai atau leher. Dari seluruh aneurisma dasar tengkorak, kurang lebih 90% merupakan aneurisma sakuler. Berdasarkan diameternya aneurisma sakuler dapat dibedakan atas: - Aneurisma sakuler kecil dengan diameter < 15 mm. - Aneurisma sakuler sedang dengan diameter antara 15- 25 mm. - Aneurisma sakuler besar dengan diameter > 25-50 mm. - Aneurisma sakuler raksasa dengan diameter > 50 mm. Aneurisma Berry adalah aneurisma sakular yang leher dan batangnya menyerupai buah beri. 3. Aneurisma tipe disekting ( < 1% ). Patofisiologi. Aneurisma sakular berkembang dari defek lapisan otot (tunika muskularis) pada arteri. Perubahan elastisitas membran dalam (lamina elastika interna) pada pembuluh nadi (arteri) otak, dipercayai melemahkan dinding pembuluh darah dan mengurangi daya tahan mereka terhadap perubahan dalam pembuluh darah. Perubahan ini banyak terjadi pada pertemuan pembuluh darah, dimana aliran darah turbulen dan tahanan aliran darah pada dinding arteri paling besar. 2 Aneurisma fusiformis berkembang dari arteri serebri yang berliku yang biasanya berasal dari pembuluh darah vertebro basiler dan diameternya bisa mencapai beberapa sentimeter. Pasien aneurisma fusiformis khas mengalami gejala kompresi saraf otak, tetapi tidak selalu disertai perdarahan subaraknoid. 2 Aneurisma yang disebabkan oleh diseksi terjadi karena adanya nekrosis atau trauma pada arteri. Berbentuk seperti gumpalan darah sepanjang pembuluh darah sehingga lumen (rongga) pembuluh darah membuka, padahal harusnya kolaps (tertutup) secara otomatis. 2 Aneurisma serebral dapat berjumlah lebih dari (multipel) pada 10-30 % kasus. Kira-kira 75 % dari kasus multipel aneurisma tersebut memiliki 2 aneurisma, 15 % memiliki 3 aneurisma, dan 10 % memiliki lebih dari 3 aneurisma. Aneurisma multipel lebih banyak diidap oleh wanita daripada pria, yaitu sekitar 5:1, di mana perbandingan ini akan meningkat menjadi 11:1 pada pasien yang memiliki lebih dari 3 aneurisma. 3 Aneurisma multipel juga berhubungan dengan vaskulopati, seperti penyakit fibromuskuler dan penyakit jaringan ikat yang lain. Aneurisma multipel dapat terjadi simetris bilateral (disebut aneurisma cermin) atau terletak asimetris pada pembuluh darah yang berbeda. Multipel aneurisma dapat terjadi pada satu pembuluh darah nadi (arteri) yang sama. Gejala

dan aneurisma multipel. aneurisma pada stadium dini lebih banyak ditemukan. Sedangkan untuk aneurisma yang sudah pecah (ruptur). Kemungkinan juga bisa terjadi leukositosis yang tidak terlalu berarti. Grade 6: mati batang otak (sesuai dengan kriteria perdarahan subaraknoid grade 6) Klasifikasi Fisher Grade mengelompokkan penampakan perdarahan subaraknoid berdasarkan pemeriksaan CT scan 1: 1. Grade 4: perdarahan subaraknoid tanpa memandang tebal perdarahan tetapi disertai perdarahan intraventrikuler atau perluasan perdarahan ke jaringan otak (lapisan parenkim otak) Klasifikasi Fisher Grade lebih jelas mendeskripsikan perdarahan subaraknoid (PSH). Grade 1: Tidak ada perdarahan. yang keduanya sama-sama dapat melakukan angioplasti tanpa harus saling merujuk. terjebak dalam subaraknoid.Sakit kepala berdenyut yang mendadak dan berat . Grade 5: koma dalam. 4 Tingkat keparahan dari perdarahan subaraknoid (PSA) yang terjadi pada ruptur aneurisma serebral. Jika diperlukan. Makin besar ukurannya.Hilang kesadaran (kejang. dan gangguan vegetatif (angka harapan hidup 20 %) 5. Penderita harus segera dirawat dan tidak boleh . bisa dilakukan pungsi lumbal untuk melihat adanya darah di dalam cairan serebrospinal. kecuali jika diduga terdapat meningitis atau infeksi lainnya. maka vasospasme harus diterapi secara agresif. dapat menggunakan Skala Hunt-Hess 1: 1. beserta lokasi dan ukuran aneurisma dapat ditetapkan dengan menggunakan pemeriksaan angiogram yang juga dipakai sebagai panduan dalam pembedahan. Di negara maju. kaku kuduk. mati dan mengalami degranulasi 3-4 hari setelahnya.Denyut jantung dan laju pernapasan naik turun . Ketika pembuluh darah menyempit karena vasospasme. bahkan kematian. Diagnosis pasti aneurisma pembuluh darah otak. Jumlah darah yang mencapai otak juga dapat diukur dengan CT scan atau MRI atau nuclear perfusion scanning.3% per tahun. aliran darah juga akan terdeteksi meningkat. Terlihat sel-sel makrofag dan netrofil yang masuk ke dalam ruang subaraknoid untuk memfagositosis eritrosit dan hemoglobin ekstrakorpuskuler. Pertanda awal bisa terjadi dalam beberapa menit sampai beberapa minggu sebelum aneurisma pecah. hemiparesis (lumpuh separuh tubuh).Nyeri daerah wajah . penyempitan pembuluh darah hanyalah satu komponen dari proses inflamasi yang akan berlanjut lagi. Penyebab dari vasospasme tersebut diperkirakan terjadi secara sekunder akibat proses inflamasi ketika darah dalam ruang subaraknoid mengalami penyerapan. dan juga agar tidak terjadi penggelembungan lebih lanjut dari aneurisma tersebut. dapat diterapi dengan memasukkan balon angioplasti ke dalam pembuluh darah nadi (arteri) yang tersumbat untuk melebarkan pembuluh darah nadi tersebut sehingga meningkatkan aliran darah ke otak. 5 Secara umum disepakati bahwa untuk mencegah atau mengurangi risiko kerusakan saraf permanen.Kaku leher . 2. Hal ini karena banyak orang yang menjalani pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) sehingga aneurisma pada tingkat awal dapat terlihat jelas. tetapi kurang berguna dalam hal prognostik dibandingkan dengan Skala Hunt-Hess. Juga dapat terjadi perdarahan ulang. hanya akan menimbulkan sedikit bahkan tidak menimbulkan gejala.Tidak mengalami gejala apapun Pecahnya aneurisma serebral adalah berbahaya dan biasanya menimbulkan perdarahan di dalam selaput otak (meninges) dan otak sehingga mengakibatkan perdarahan subaraknoid (PSA) dan perdarahan intraserebral (PIS) yang keduanya mirip gejala stroke. tetapi invasif untuk mendeteksi vasospasme adalah dengan angiografi serebral. kecuali terjadi pembesaran dan menekan salah satu saraf otak sehingga memberikan gejala sebagai kelainan saraf otak yang tertekan. Angka ruptur aneurisma serebral kira-kira 1. kekakuan deserebrasi (angka harapan hidup 10%) 6. 5. Sebelum aneurisma berukuran besar mengalami ruptur (pecah). Direkomendasikan bahwa evaluasi aneurisma dilakukan pada pusat-pusat spesialistik yang menyediakan tenaga ahli bedah saraf maupun ahli radiologi intervensi.Mual dan muntah . terapi ditujukan untuk mencegah agar aneurisma tidak pecah. tujuan terapi adalah untuk mencegah perdarahan lebih lanjut dan untuk mencegah atau membatasi terjadinya vasospasme. MRI atau angiogram. 5 Terapi Untuk aneurisma yang belum pecah (ruptur). Diagnosis. Aneurisma yang kecil dan tidak progresif. Grade 3: somnolen (mengantuk) dengan gangguan saraf minimal (angka harapan hidup 50%) 4. Hemodilusi (pengenceran darah) Untuk pasien yang tidak efektif diterapi dengan ―Tripel H‖. Hal ini dilakukan dengan pemberian obat dan cairan secara dini.1 Vasospasme (penyempitan pembuluh darah) Vasospasme (penyempitan pembuluh darah) merupakan komplikasi dari perdarahan subaraknoid yang disebabkan oleh pecahnya aneurisma serebral. makin tinggi risiko untuk pecah. kematian) .6 Vasospasme diamati dengan banyak cara. Risiko ruptur (pecahnya) aneurisma serebral tergantung pada besarnya ukuran aneurisma. Hipertensi (tekanan darah tinggi) 2. 1 Kadang aneurisma tidak sengaja ditemukan saat ‖check up‖ dengan menggunakan seperti CT scan.Aneurisma serebral hampir tidak pemah menimbulkan gejala. Grade 4: stupor. serta mengeluarkan banyak endotelin dan radikal bebas yang menginduksi vasospasme. Namun. 3 Sebenarnya dapat dilakukan skrining pencitraan. Pemeriksaan definitif. kelopak mata tidak membuka) . koma. hidrosefalus (akumulasi berlebihan dari cairan otak). Grade 2: perdarahan subaraknoid dengan ketebalan < 1 mm 3. Grade 2: sakit kepala ringan sampai sedang. awal dari kekakuan deserebrasi. Salah satunya dengan metode noninvasif seperti Doppler transkranial. Grade 1: asimtomatik (tidak bergejala) atau sakit kepala ringan dan kaku kuduk ringan (angka harapan hidup sebesar 70 %) 2.Kelumpuhan sebelah anggota gerak kaki dan tangan . Hipervolemi (kelebihan cairan) 3. Biasa terjadi kira-kira 1 sampai 2 minggu setelah terjadinya perdarahan awal di mana terjadi spasme pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan stroke. 1 Pungsi lumbal biasanya tidak perlu dilakukan. dikenal sebagai terapi ―Tripel H‖ untuk mengendalikan aliran darah yang menuju dan beredar di sekitar pembuluh nadi (arteri) otak yang tersumbat5: 1. tidak ada gangguan saraf selain kelumpuhan saraf otak (angka harapan hidup sebesar 60 %) 3. tetapi tidak efektif dari segi pembiayaan. merupakan suatu metode yang mengukur aliran darah dalam arteri otak menggunakan gelombang ultrasonik. pasien akan mengalami gejala seperti 1: . vasospasme (penyempitan pembuluh darah). Grade 3: perdarahan subaraknoid dengan ketebalan >1 mm 4.Gangguan penglihatan (pandangan kabur/ganda.

Sebagian pasien lain lebih mengandalkan terapi alternatif. bervariasi tergantung faktor pasien atau faktor aneurismanya sendiri. memerlukan pertimbangan yang sangat besar. Contohnya. Teknik ini dilakukan dengan pemasangan kateter melalui pembuluh nadi paha (Arteri femoralis) menuju aorta. Umumnya. Akan tetapi. Akan tetapi. 9 Namun. dan 32 % untuk pasien > 64 tahun. tergantung luas dan lokasi aneurisma. Pemasangan klip logam kecil di dasar aneurisma bertujuan supaya bagian dari pembuluh darah yang menggelembung itu tertutup dan tidak bisa dilalui oleh darah. penelitian tahun 2007 di Paris mengindikasikan bahwa 28.5 % untuk pasien berusia < 45 tahun.6% kekambuhan aneurisma terjadi setelah satu tahun dilakukan koiling endovaskuler dan kekambuhan akan meningkat sejalan lamanya waktu. Beberapa pasien senang memilih terapi logis berdasarkan data statistik. Hasil penelitian tersebut hampir sama dengan grup penelitian yang lain. Faktor yang paling berpengaruh dalam menentukan prognosis adalah skala Hunt-Hess dan usia pasien. Risiko riwayat pecahnya aneurisma yang belum pecah. 1 Beberapa orang dengan aneurisma serebral yang ruptur (pecah). Keputusan membutuhkan waktu. atau mati batang otak). lokasi. misalnya usia dan penyakit penyerta. pulih dengan sedikit atau bahkan tidak ada gangguan saraf. dan akhirnya ke aneurismanya. Orang lain dengan aneurisma serebral. termasuk kondisi khusus. Pada akhirnya. penyakit penyerta. Sejauh ini. terlihat bahwa koiling endovaskuler menyebabkan pemulihan pasien aneurisma lebih cepat daripada kliping operatif. koiling endovaskuler memiliki angka kesembuhan 22. (misalnya daerah basalis dan posterior / belakang) tentu risiko ruptur jauh lebih besar. Dokter harus melihat semua data relevan dari penelitian dan riwayat penelitian. Jika memungkinkan. dipasang koil logam di tempat aneurisma pembuluh darah otak tersebut. Semua ini harus dikonsultasikan dengan pasien. Risiko terapi dan risiko tidak diterapi. dan kondisi neurologis. atau angiografi) untuk mendeteksi kekambuhan dini. pasien dengan skala Hunt-Hess grade 1 dan 2 atau berusia lebih muda. 11 Kemudian penelitian ISUIA yang lain menunjukkan bahwa aneurisma berukuran < 7 mm pada pembuluh darah otak bagian depan. Faktor pasien. tidak diketahui secara pasti. pasien yang berusia lebih tua dengan skala Hunt-Hess yang jelek. meninggal setelah perdarahan awal.melakukan aktivitas berat. 1 Terapi darurat untuk pasien yang mengalami ruptur (pecah) aneurisma serebral mencakup pemulihan fungsi pernapasan dan mengurangi tekanan dalam rongga tengkorak (tekanan intrakranial). Risiko kliping operatif sangat tinggi pada pasien yang sebelumnya menjalani terapi koiling endovaskuler. ada dua alternatif terapi untuk tatalaksana aneurisma serebral. sedang dikumpulkan. dan keinginan pasien. sebuah sten dipasang pada pembuluh darah nadi sebagai pemegang kumparan. 14. baik dengan kliping operatif maupun koiling endovaskuler lagi. 1 Koil-koil ini akan merangsang reaksi pembekuan di dalam aneurisma sehingga dapat menghilangkan aneurisma itu sendiri. Dengan bantuan sinar X. CTA. kesabaran. Bahkan jika ingin diterapi. Teknik ini hanya memerlukan insisi kecil sebagai tempat masuknya kateter. usia yang sangat lanjut. Akan tetapi.05 % per tahun. Jika terdeteksi adanya kekambuhan.7 Kliping operatif Kliping operatif diperkenalkan pada tahun 1937. 10 Oleh karena itu. terapi koiling endovaskuler memiliki angka kekambuhan yang lebih tinggi setelah dikonfirmasi dengan angiografi. serta mengurangi risiko perdarahan ulang. umur pasien. Terapi ini mencakup kraniotomi (pembukaan tengkorak). Pasien yang menjalani koiling endovaskuler perlu menjalani serangkaian pemeriksaan (seperti MRI/MRA. 8 Namun. Akan tetapi. harus diterapi untuk mencegah perdarahan ulang (kecuali terjadi ketidakstabilan hemodinamika. koil platina didorong masuk ke dalam aneurisma. penelitian ISUIA menunjukkan bahwa risiko pecahnya aneurisma berukuran kecil hanya 0. Risiko kecacatan dan kematian akibat operasi aneurisma yang belum ruptur (pecah). Akan tetapi. Dilema terapi aneurisma yang tidak ruptur (pecah) Aneurisma yang sudah pecah. memiliki prognosis baik karena dapat terhindar dari kematian ataupun cacat permanen. perlunya terapi ulang aneurisma dengan koiling endovaskuler sebesar 6. pengalaman.9 kali lebih besar daripada terapi kliping operatif.6% lebih tinggi daripada kliping operatif. memiliki . Pada penelitian ISAT. Pemilihan terapi harus memperhatikan riwayat pasien atau risiko jika tidak diterapi. 14. dan bentuk aneurisma. jika dulunya telah pernah mengalami aneurisma dan jika lokasi aneurisma berada di lokasi lain. Koiling endovaskuler Koiling endovaskuler diperkenalkan tahun 1991. Penelitian lain banyak juga yang mengungkap tingginya angka pecah aneurisma yang sebelumnya belum pecah. timbul dilema tentang jenis terapi apa yang dipilih. Penelitian ISUIA juga menyatakan bahwa angka kecacatan dan kematian 1 tahun setelah operasi tanpa perdarahan subaraknoid. Obat pereda nyeri diberikan untuk mengatasi sakit kepala hebat. 1 Teknik operasi ini telah berkembang dan menurunkan angka kekambuhan aneurisma.6. dan menutup dasar aneurisma dengan klip yang dipilih khusus sesuai dengan area terjadinya aneurisma. Peneliti menyimpulkan bahwa risiko operasi lebih besar daripada manfaatnya jika pasien memiliki aneurisma <10 mm tanpa perdarahan subaraknoid sebelumnya.9% dan 1-3 %. 15 melakukan terapi atau tidak pada aneurisma yang belum ruptur (pecah). kesehatan umum. kedua jenis terapi ini dilakukan pada 24 jam pertama setelah perdarahan untuk mengatasi aneurisma yang pecah. Prognosis Prognosis pasien dengan aneurisma serebral yang pecah. harus dilakukan oleh tim yang telah berpengalaman memakai kedua teknik terapi tersebut. Sebaliknya. melihat aneurismanya. Sedangkan faktor aneurisma terdiri dari ukuran.4 % untuk pasien berusia 45-65 tahun. aneurisma harus diterapi ulang. yaitu kliping operatif dan koiling endovaskuler. Kadang dipasang selang drainase di dalam otak untuk mengurangi tekanan. sebesar 6. ditemukan bahwa diameter aneurisma yang kritis untuk pecah adalah berukuran 7-10 mm. keputusan apakah terapi menggunakan kliping operatif atau koiling endovaskuler. maka semakin tinggi pula risiko perdarahan ulang. Manfaat dan risiko terapi kliping operatif dan koiling endovaskuler Keduanya memiliki risiko yang sama dalam menimbulkan stroke dan kematian. Ketika kateter berada di dalam aneurisma. tetapi meningkatkan angka kekambuhan setelah terapi. Pada kasus di mana aneurismanya memiliki dasar yang lebar. memiliki risiko 0% untuk mengalami ruptur (pecah) dalam jangka waktu 5 tahun. jika aneurisma tersebut tidak pecah. namun studi pemasangan sten jangka lama dalam pembuluh darah otak belum dilakukan. Keputusan dalam memberikan terapi bersifat individualistik dan harus ditetapkan oleh dokter yang berpengalaman. dan pertemuan berulang kali dengan pasien. Data untuk aneurisma yang tidak ruptur (pecah). tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa semakin tinggi angka kekambuhan setelah koiling endovaskuler. diperkirakan masing-masing sebesar 4-10. ini akan menjadi dilema tersendiri. lalu dilepaskan. percobaan ISAT menunjukkan bahwa risiko ruptur (pecah) aneurisma turun 7% lebih rendah setelah dilakukan terapi koiling endovaskuler daripada terapi kliping operatif.13 Pada studi bersama aneurisma serebral dan perdarahan subaraknoid. penelitian ISAT menggarisbawahi bahwa tidak ada peningkatan risiko perdarahan ulang dan angka kematian akibat perdarahan subaraknoid turun 7% setelah terapi koiling endovaskuler. Setelah itu dialirkan arus listrik ke koil logam tersebut. Akhir-akhir ini. 12. pembuluh nadi otak. dan diharapkan darah di tempat aneurisma itu akan membeku dan menutupi seluruh aneurisma tersebut.

Dallas. Jeanette. Sneade.10. dua pertiga pasien memiliki prognosis yang buruk. Cloft HJ. Batjer H. In: Goldstein L. JV (May 2007). Mar 1994. Natural history of unruptured intracranial aneurysms: a long-term follow-up study. June 2008 9. Morita A. Ramzi N. 8. A Primer on Stroke Prevention and Treatment . 12. AJNR Am J Neuroradiol.1. Molyneaux AJ. N Engl J Med. Subarachnoid Hemorrhage. Vanzin-Santos. Health care hard to recognize. Raja PV. 2.An Overview based on AHA/ASA Guidelines. Oct 2000. Secara umum.40(3) 2009. Fink ME. M. Murphy KP. Rischmiller. Kallmes DF. April 2009. Mounayer.id . J Neurosurg. B. Frosch MP. Robbins and Cotran’s Pathologic Basis of Disease. 14. Girolami UD. Cerebral aneurysms. Guidelines for the management of aneurysmal subarachnoid hemorrhage : a statement for healthcare professionals from a special writing group of the Stroke Council. 17. "Intracranial aneurysms: treatment with bare platinum coils—aneurysm packing. "Case-Fatality Rates and Functional Outcome after Subarachnoid Hemorrhage: A Systematic Review. Abbas A. Jacob M.]. D. 16. J. Salles-Rezende. Gabriel Rinkel. J (May 2007). N Engl J Med 355 (9): 928–39. Ropper AH. Kerr. Juvela S. Pile-Spellman J. American Heart Association. Newell DW (August 2006). and angiographic recurrence. J Neurosurg.994-1025.110248 erfen_gs@yahoo. R..25(1):60-2. Germanwala AV. PE. 2005:1411–1412. J Neurosurg. Hop. Connolly E. Unruptured intracranial aneurysms--risk of rupture and risks of surgical intervention. MT. The cerebrovascular diseases. Brisman JL. Surgical management of unruptured intracranial aneurysms.93(4):550-3 16. L. Cognitive impairment and adjustment in patients without neurological deficit after aneurysmal SAH and early operation. Anthony DC. Tamargo RJ.1.80(3):440-6. Campi.". A. 12.17 Daftar Pustaka 1. tough to define. M. Song JK. Huang J. 3. Adams and Victor’s Principles of Neurology. Brandt L (1985).prognosis yang buruk. GL. meninggal atau mengidap cacat permanen.Reg: 31. Risk of rupture from incidental cerebral aneurysms. Fausto N [ed. Journal of Neurosurgery 62 (5): 673–9.100. Erfen Gustiawan Suwangto FK Unika Atma Jaya (No. Mar.". Solomon RA. 15. Bederson J. Tsutsumi K. Säveland H. Jan van Gijn (March 1997). In: Kumar V. 13. New York: McGraw Hill.". Neurosurgery 62: 1187-1202. Neurol. Dec 10 1998. Radiology 243 (2): 500–8. "Retreatment of ruptured cerebral aneurysms in patients randomized by coiling or clipping in the International Subarachnoid Aneurysm Trial (ISAT). Gallo.339(24):1725-33. 7th ed. 11. C. Res 28 (7): 750–8. Rafael Tamargo (October 2006). Ljunggren. et al. Stroke 38 (5): 1538–44. Microsurgical clipping and endovascular coiling of intracranial aneurysms: A critical review of the literature.1. Sonesson B. Brown RH. Ueki K. RS. Appel. Summers. Stroke 28 (3): 660–4. Byrne. Moret. 7. Aneurysm packing with HydroCoil Embolic System versus platinum coils: initial clinical experience. 4. 10. Albany Times Union. Piotin. et al.co. Stroke. 6. TX: Wiley-Blackwell. complex coils. Heiskanen O. Giansante-Abud. Spelle. Jan 2004. Gailloud P. The central nervous system. Aug 1993. JA. Porras M. 2005: 718-22.79(2):174-82. Nov. Philadeplhia: Saunders . Ale Algra. 8th ed.. Yarnold. International Study of Unruptured Intracranial Aneurysms Investigators. dr. Leukocyte-endothelial cell interactions in chronic vasospasm after subarachnoid hemorrhage. 2009 5.

3  .34942 502-:.30-. 7 ..0..3..370. .3 0/:.2.. 0..3 $090.0..3.3/.3:..9: 534507..3784507/.49..30:782.782033/.:3 %07.7..31..34303/4.2-:.38:-.3-.9:7:30-703/. -079::..2-:.20.0.-...33880.3.2/9025. /.:.3:39: 203.30:782.38:5.54303/4.3.3/5:8:8808:..2:3 507..3907.393 5:..8070-7.2-:.3/:25:.7..:502-::3.0-.5 4303/4.290780-:9 /.9/.50309.9.390.-.8:07507:203..2578..39:.784507/.3207.3  !.3.38903..91 909.907..7.3 3.:39:.30:782.3.7.30:782.8...3. 8079.-..9025.39.9090720..34303/4.:...92.3/.8:07202./.2.907.8:07 2.9:39:5.30:782..7.3:.9: .390347.9203.2./.202:33.8:8/2.8.95070/..8./03.20.3.30:782..343 03/4.9:.8.34303/4..8.0-.5534507.3 $0.30:782.3502078.8.2-:.7.3/.: /05.38090.5534507.8/03.907.35.9.5 .91/..8:07 0/:.:.3 .3 5.0..3.31:385073.9  -.91   0.8:07 ./.9:803/7 %033.. :39:203:7.7.90347.8:0780-08.3.380.75.507/.3..35.8 203::.9073.3:25.9./03.203:7.249.7..38.3.5020.25079...383.. 03.3.3.4303/4.307/-07.2:389:/502.73..9 ..7..3   ...9.534507././/.9.7 80-:.9 .5 4303/4. 80/.../.30:782.:57.30:782.850309.5 907.3397.0802-:.53203.3.3784507/.3.5033.5.9-. /03.34303/4. 90.35.7.8:07/50703.3./.803.8:0/.390780-:9.7:7.7.502-::/.8.9/.3$%203:3:.2.90907 !.-.202784.3.3$% 507:3.3$%203.9.534507.3 90.35..3./.9.2.3..91/50703./49.30.2. .7.:3/..3.3.2:3 9/. 45.91 ./.3/5.3:.38.907.7 /5.9:/.3.2743./.3.39/.27:59:7 50.393.3.3502.//.905.8.:3 /!.3784907.3.5.3502:.  4303/4.7847:59:7 50.479.9.5534507..8:3.78-.32033.3/03.7/..3/../. -0702-.5:39:9.37:550309.3203:9:5 80:7:.3.//47432.7./03.350.93.3.202/.30:782.8.9.7502-::/.3203:7.3/.7.3//.30:782.4-.:40/..91 .3203.-8..389740/.803.3-./..30:782.9/.7.8.30:782.2-:.30:782.803.:3 %033/.22032-:.3203:7:3..3807..91 534507./.30:782.980.7:8897044.:3 50309.3-.54303/4..30:782..5:.3.3. 50309.3.8090.30:782..3/.73 .3203:9:5 /.8:07202.5.8390.344.8903/5. 7907 10247.3. /./.-0:2 /.30:782..53/.91907.354./5.3 805079#.347.3:39:203.:.75.203.3.38090.802.3  %07.7.3/.9:9.70.2.3203:3:.3.3    534507.75.05.1  43943.88.4303/4.8:07 4303/4.7:59:7 50./9025.90780-:9  4 43.3.803.8-07.9.3  0-93/.8:07 !./.8.7././3.8502-0:.907./:.90780-:9 09..3. %034507.80//..3203.49. .8070-7.3.7.8.50309.3909..8. 02.:.8:072030-.39/.3909.9..3..7 .30:782.5 2033.5/.038907.2. !02.3/7./.91/..39.703.3. 20207:.9507/.30-938090./.8090.8.3.7.3202-0:/.3.30:782. 502-::3.75.3.2502-::/..9./.:. 20..34/9:7:38090.907..0./80-.3203002-:39:9079:9:5/.3.3./8090.8:07/.907.90907-07./.0--08.80-.30:782.30:782.:5502:. .3./43172.302..802.8:07/.9.3.2-:.502-::/..8.9: 907..3-.

-07::7.:2..9.347.9935.5.907.7:8/907.3907. #84534507.30:782..9-....30:782.5 #84907.50.3534507.3..  05:9:8.907.9.2.502-::/. -07::7.93/./03.3202.89/.3..803.3.-.947.3909.912.5 50309.-07503.07.3 -.3907. 5079.8.:. .803 28.5-0781.30:782.90..:3 02:/. 9/.34092../..-.30:782...9475.3024/3.5203:3.30:782.37849/.   #847.: 1.  30:782./09.3/3 .//02.5.5 .3 4.30:782.90780-:99/.39/.5./.3534507.7:8/909.3225..:4303/4.5:..3:..2202-07.3.# % .0./907.9 .3503.3-.8.380-0:23.5.918.5. :8.3:9 .8/.73.3 -039:.3./:./::3.9475.507/..590780-:9   02.3.3.3 54890747.9:9..8:07 !.38:/.2.4.3.903907.9.3 202784 :39:203.7:8/907.907.2.3038907.3/.350309.803.907/7/.907/0908../4.3.8:07 .27:59:7 50.3203:3:.7.5..340/4907.3.3/05.3-.7.8907.5./.7:8/..:80.349. /.:5:343 03/4.. 3.2.3..3 !02.1 :39: 203/09080.7::7...50.5 -07.5/.:784.9.30.9503079.3909.2..5073./.. $0/.9039.3.89 ./907..38.30:782../.7:8 202507../.91.:3  ..:.907803/7 .30:782.:.203..203.5..30:782.390.3  28.89.7..2-:.3-0:250.3/5  05:9:8.5:39:203...7:59:7 50..3907.5 .803./09/.9.8 /../.95.37.3$&203:3:.33/907.803/7 .31.8.3-07503.30:782...30:782.2-:.3.3203.8:07..5  92-:/02.49. ..9/.950.9.9.3$&.54303/4.0./..784 50.-07.947..3.3.3909. 0/:.3.39:31.-.7.3 .3 0.:8.

302...947..9.   20./.95072.3.7  :39:5.3     !.94507..35.7.8070-7.3.35.. 8070-7.3 /.30:782.3202-:9:.3:2:2 /.3  22 !0309.34/ /902:.3-0:27:59:7 50.350.750309.803/03...0.93.3/.30:782..5.700. :39 088/.2203039:...7.:39 0887.80--08....3/.-... :2:75.7  /..3-07:.:.3/03.35.9.2.3-07503.380/9.989 $0-.8070-7.:0--08.35..3$&:.30:782.5933.37:59:7 50..302.3/.91 05:9:8.3798:39:50./.30:782.38.-0.. /5077.3..0-9:.3202907.5.9..9073.507/. 20207:.39/..5.3-.8.20907.9.9: 08.3.8/..38.7.30:782.2.47.3/.9./03.:9/.7.3.2.7:820.803 &2:23.-..803.30:782.703.3/03.3.3 $02:.3 9039:7847:59:7.5../0/.50.3/03. -07::7.803/03. 2025743488-.5.38.3... 5.-0:250.9 802:.3./.5.3 503.3507/..803-07:8.35.5.343/8 30:7448 0-07.3203:3./. 2033.300 202 .203.4507.32..507/.3.3/.3-.30- 203...3.380-0:23.35.7.../.803803.9.:-07:8.803-07:8..3033.38:-. 229..30:782./.3.38:-.7:8/438:9.:-.7.507/.. 9.83 2.3.:3 !030920325:.37...803202.350792-.9.31.3-0:27:59:7 50.9.  7.3-.7.8090.3.8.8380-08.3-07:8.803   !743488 !7434885.5.38:-.8.34/80-0:23.75.7 4907.39./.7.548-07/.8.0-2:/.803.9.7/..803 9072..:3 /...:38090. 7844507.3..7:/.7..9.89:/-078.3907...9-08..303 $0-.99073/. #84 0. /.3:././.7/.3907.3.35743488.3.9.1 ..3..8039..7.803 0-07.30:782.702.30:782.3-.803 080. 5.950309.9..8070-7.3:8..89.3.:3  :39:5..35.5.9.39:3:.3/.34.:5:3.8:43/8:8:8 503. /.30:782.34/ 80-08. 907..38.89.3507902:.3:39:5.9 503079.:.9./03..7   !0309.8. 5:/03.:39 088...3.

7/9470.80/43.79884.3 $43 00 ::89  070-7.9.79374:54190$97404:3.7!:89.19..03943.9020391470. :/0308147902.:203/.5079...850.8032025743488.0%.0203941.3/497.508410:744 90/ 047.:8940/ ( #4--38.4- 0.8 .:.3/%70.92039 3 ..4:888902 3:2.884180..0 34/8903 !720743$9740!70.0  0:74 #08      0/07843 4334 .8..7..95072.30:782..07.430 94:94/0130 -.1.74 .0397.9....03907....:3/078     782.      748. .7.34/02477..947 8!73..307.     ./05.3 8!.70.743.907 09.89.7.70 574108843.5.19078:-.3-:7: $0..8485.3/'.:2:2 /:.  #45507 743# %0.070-74. 207.34/02477.8:-.5743488.3-:7: 2033..! 3943 74.7.944.$.808 /.303     .28.943 $9740 ..80 90/ !.2.30.5.7' --.34/02477.2& %0.0.7/80.7.90 03/490.30:7828 30/      550 .0-.81742.82.3%208&343 4.9.3.4 #...7        $:-.94-07  0:4.94383.

30:7828 0:748:7 .34/30:782%7.43 9072144 :589:/ 0:748:7 :       %8:98:2 &0 479.7.70..5..-70#30 07.7.3948 # 4709  . .70.3.394 &3.0  #.3 072.30:7825.74507.79.0..3/788418:7..80 .4341397..30:7828.2. #8417:59:7017423.0  $9740      :3703 $4308843 $.93:2.943.03943 39073.7.4250.3/0.38.7...3907..3/..3.92.4839..943 4:73.55339039073.$ !477.48 ..3.7..748:7.3 . $%  $9740       &37:59:70/397.7.$. .2.420.7.44 ..9.734/  #8.705.303 .089. 30:78283. :9.7..3/:3.. .3..7.$:/0308  .1907$:-.7.4347.3.3       $44243# 3 !0 $502.$:-...410:748:707      /7 7103:89.3.920399-.3.8 %0 .9#.894741:37:59:70/397. 4 #0        07103*8.078:85.3.' .48 ..3/9  439.9:70 0:748:707   :30   !493 $500  4:3.07  $.3/.7      :.4 /  .30:7828 970.34/ 02477.9.08 #003/0 % .943.1907 .33 $.0203941:37:59:70/397.050703.  #0970..0.04190907.2 430.93:2.208 30:7825.!' :..057    #../4 ..30:7828 0:748:7  .:7703.       419 ..30990..9:7.0$8902.3$:.347.9039894:930:744..8.9.33 .3/420/-.553.0 #2 0:747. 09..390 -:/  '.3.39/7442-4.:.908.72039./01.9      45 0.3/ 7.30:7828 78417:59:70.3 $:7./039..30:782835..070-7.070-7.3../0  ..025..943./:89203935.$9:/41&37:59:70/397.30:782.207  730 ' .30:7828.$8902.9478 30/ 0.  397...903987.74# .8 08.25 #.: $:22078 ! 077 #$ $30./44      .#0.9203941 7:59:70/.4:/! :75! %.3/03/4.