Pendahuluan Aneurisma serebral (aneurisma otak) adalah kelainan di mana terjadi kelemahan pada dinding pembuluh darah otak

, baik pembuluh darah nadi maupun pembuluh darah balik (tunika media dan tunika intima dari arteri maupun vena) yang menyebabkan penggelembungan pembuluh darah otak tersebut secara terlokalisir. 1 Pembuluh darah nadi (arteri) normal memiliki 3 lapisan 2: 1. Tunika intima (lapisan terdalam yang merupakan lapisan endotelial) 2. Tunika media (terdiri dari otot polos) 3. Tunika adventisia (terdiri dari jaringan ikat) Dinding kantung aneurisma terdiri hanya terdiri dari tunika intima dan tunika adventisia. Sedangkan tunika media berakhir pada daerah pertemuan kantung aneurisma dengan pembuluh darah induk. Tunika intima biasanya normal walau di bawahnya sering terjadi proliferasi sel. Namun, membran elastik di dalam tunika intima, berkurang jumlahnya atau bahkan tidak ada. Sedangkan tunika adventisia pada aneurisma biasanya terinfiltrasi oleh sel-sel radang seperti limfosit dan fagosit. 2 Kantung aneurisma sendiri sering berisi sisa-sisa pembekuan darah (trombotik) dan pembuluh darah induk dari kantung aneurisma seringkali mengalami penumpukan lemak dan pengapuran (aterosklerotik) . 2 Sebenarnya aneurisma dapat terjadi di pembuluh darah mana saja di tubuh kita. Apabila aneurisma terjadi pada pembuluh darah di dada, beberapa gejalanya adalah rasa sakit di dada, batuk yang menetap, dan kesulitan untuk menelan. Pada perokok sering terjadi aneurisma pada pembuluh darah di lutut, yang menimbulkan gejala seperti tertusuk-tusuk di belakang lutut. 1 Apabila aneurisma ini terjadi pada pembuluh darah di dasar tengkorak, gejalanya dapat berupa sakit kepala yang hebat, bersifat berdenyut, dapat disertai atau tidak disertai dengan muntah. Komplikasi dari aneurisma otak dapat menyebabkan terjadinya pecahnya pembuluh darah di otak sehingga terjadi perdarahan subaraknoid, intraserebral, subdural, infark serebri, atau hidrosefalus. 1 Lokasi aneurisma biasanya terjadi pada pembuluh darah nadi (arteri) di dasar otak, yaitu di bagian depan Sirkulus Wilisi (kira-kira 85%) yang memberi suplai darah ke area depan dan tengah otak 1: 1. Arteri serebri anterior dan komunikans anterior (30-35%) 2. Percabangan Arteri karotis interna dan Arteri komunikans posterior (30–35%) 3. Percabangan Arteri serebri media (20%) 4. Arteri vertebro-basilaris (15%) Aneurisma yang terjadi pada bagian belakang pembuluh darah otak, biasanya disebabkan oleh trauma. 1 Insidensi dan etiologi/penyebab Umumnya diderita oleh orang dewasa berusia lebih dari 20 tahun dengan persentase 6% di seluruh dunia dan angka kematian lebih dari 50%. Aneurisma menimbulkan gejala setelah umur 40-60 tahun. Wanita dewasa lebih banyak mengalami aneurisma serebral dibandingkan pria dewasa (3: 2). 1,3 Aneurisma dapat juga terjadi pada anak-anak dengan jumlah anak laki-laki sedikit lebih banyak daripada anak perempuan. Pada anak-anak biasa disebabkan oleh kejadian setelah trauma atau jamur. Sedangkan pada dewasa disebabkan oleh proses degeneratif. Penyebab tersering dari aneurisma serebral 2: 1. Trauma pembuluh darah yang diinduksi oleh kelainan hemodinamika dan degeneratif seperti tekanan darah tinggi. 2. Penumpukan lemak dan pengapuran pembuluh darah (aterosklerosis), terutama pada aneurisma tipe fusiformis. 3. Kelainan pembuluh darah seperti displasia fibromuskular. 4. Keadaan di mana aliran darah sangat tinggi, seperti malformasi arteri vena dan fistula Penyebab lain yang jarang terjadi antara lain karena trauma, infeksi, obat-obatan, dan tumor (neoplasma primer maupun metastasis). Klasifikasi Berdasarkan bentuknya, aneurisma dapat dibedakan menjadi 2: 1. Aneurisma tipe fusiformis (5–9%). Penderita aneurisma ini mengalami kelemahan dinding melingkari pembuluh darah setempat sehingga menyerupai badan botol. Paling sering disebabkan oleh aterosklerosis (penumpukan lemak dalam pembuluh darah 2. Aneurisma tipe sakuler atau aneurisma kantong (90–95%). Pada aneurisma ini, kelemahan hanya pada satu permukaan pembuluh darah sehingga dapat berbentuk seperti kantong dan mempunyai tangkai atau leher. Dari seluruh aneurisma dasar tengkorak, kurang lebih 90% merupakan aneurisma sakuler. Berdasarkan diameternya aneurisma sakuler dapat dibedakan atas: - Aneurisma sakuler kecil dengan diameter < 15 mm. - Aneurisma sakuler sedang dengan diameter antara 15- 25 mm. - Aneurisma sakuler besar dengan diameter > 25-50 mm. - Aneurisma sakuler raksasa dengan diameter > 50 mm. Aneurisma Berry adalah aneurisma sakular yang leher dan batangnya menyerupai buah beri. 3. Aneurisma tipe disekting ( < 1% ). Patofisiologi. Aneurisma sakular berkembang dari defek lapisan otot (tunika muskularis) pada arteri. Perubahan elastisitas membran dalam (lamina elastika interna) pada pembuluh nadi (arteri) otak, dipercayai melemahkan dinding pembuluh darah dan mengurangi daya tahan mereka terhadap perubahan dalam pembuluh darah. Perubahan ini banyak terjadi pada pertemuan pembuluh darah, dimana aliran darah turbulen dan tahanan aliran darah pada dinding arteri paling besar. 2 Aneurisma fusiformis berkembang dari arteri serebri yang berliku yang biasanya berasal dari pembuluh darah vertebro basiler dan diameternya bisa mencapai beberapa sentimeter. Pasien aneurisma fusiformis khas mengalami gejala kompresi saraf otak, tetapi tidak selalu disertai perdarahan subaraknoid. 2 Aneurisma yang disebabkan oleh diseksi terjadi karena adanya nekrosis atau trauma pada arteri. Berbentuk seperti gumpalan darah sepanjang pembuluh darah sehingga lumen (rongga) pembuluh darah membuka, padahal harusnya kolaps (tertutup) secara otomatis. 2 Aneurisma serebral dapat berjumlah lebih dari (multipel) pada 10-30 % kasus. Kira-kira 75 % dari kasus multipel aneurisma tersebut memiliki 2 aneurisma, 15 % memiliki 3 aneurisma, dan 10 % memiliki lebih dari 3 aneurisma. Aneurisma multipel lebih banyak diidap oleh wanita daripada pria, yaitu sekitar 5:1, di mana perbandingan ini akan meningkat menjadi 11:1 pada pasien yang memiliki lebih dari 3 aneurisma. 3 Aneurisma multipel juga berhubungan dengan vaskulopati, seperti penyakit fibromuskuler dan penyakit jaringan ikat yang lain. Aneurisma multipel dapat terjadi simetris bilateral (disebut aneurisma cermin) atau terletak asimetris pada pembuluh darah yang berbeda. Multipel aneurisma dapat terjadi pada satu pembuluh darah nadi (arteri) yang sama. Gejala

Diagnosis pasti aneurisma pembuluh darah otak. pasien akan mengalami gejala seperti 1: . Penyebab dari vasospasme tersebut diperkirakan terjadi secara sekunder akibat proses inflamasi ketika darah dalam ruang subaraknoid mengalami penyerapan.6 Vasospasme diamati dengan banyak cara. dapat diterapi dengan memasukkan balon angioplasti ke dalam pembuluh darah nadi (arteri) yang tersumbat untuk melebarkan pembuluh darah nadi tersebut sehingga meningkatkan aliran darah ke otak. awal dari kekakuan deserebrasi. serta mengeluarkan banyak endotelin dan radikal bebas yang menginduksi vasospasme. kecuali terjadi pembesaran dan menekan salah satu saraf otak sehingga memberikan gejala sebagai kelainan saraf otak yang tertekan. Grade 4: perdarahan subaraknoid tanpa memandang tebal perdarahan tetapi disertai perdarahan intraventrikuler atau perluasan perdarahan ke jaringan otak (lapisan parenkim otak) Klasifikasi Fisher Grade lebih jelas mendeskripsikan perdarahan subaraknoid (PSH). kaku kuduk.Nyeri daerah wajah . penyempitan pembuluh darah hanyalah satu komponen dari proses inflamasi yang akan berlanjut lagi. Grade 3: somnolen (mengantuk) dengan gangguan saraf minimal (angka harapan hidup 50%) 4. Risiko ruptur (pecahnya) aneurisma serebral tergantung pada besarnya ukuran aneurisma. vasospasme (penyempitan pembuluh darah).Denyut jantung dan laju pernapasan naik turun . Grade 1: Tidak ada perdarahan. Terlihat sel-sel makrofag dan netrofil yang masuk ke dalam ruang subaraknoid untuk memfagositosis eritrosit dan hemoglobin ekstrakorpuskuler. Grade 1: asimtomatik (tidak bergejala) atau sakit kepala ringan dan kaku kuduk ringan (angka harapan hidup sebesar 70 %) 2. koma. mati dan mengalami degranulasi 3-4 hari setelahnya. Sebelum aneurisma berukuran besar mengalami ruptur (pecah). Sedangkan untuk aneurisma yang sudah pecah (ruptur). bisa dilakukan pungsi lumbal untuk melihat adanya darah di dalam cairan serebrospinal.Kelumpuhan sebelah anggota gerak kaki dan tangan . maka vasospasme harus diterapi secara agresif. dikenal sebagai terapi ―Tripel H‖ untuk mengendalikan aliran darah yang menuju dan beredar di sekitar pembuluh nadi (arteri) otak yang tersumbat5: 1. 1 Pungsi lumbal biasanya tidak perlu dilakukan. Pertanda awal bisa terjadi dalam beberapa menit sampai beberapa minggu sebelum aneurisma pecah. 5. merupakan suatu metode yang mengukur aliran darah dalam arteri otak menggunakan gelombang ultrasonik. Makin besar ukurannya. dapat menggunakan Skala Hunt-Hess 1: 1. Direkomendasikan bahwa evaluasi aneurisma dilakukan pada pusat-pusat spesialistik yang menyediakan tenaga ahli bedah saraf maupun ahli radiologi intervensi. beserta lokasi dan ukuran aneurisma dapat ditetapkan dengan menggunakan pemeriksaan angiogram yang juga dipakai sebagai panduan dalam pembedahan. Grade 2: perdarahan subaraknoid dengan ketebalan < 1 mm 3. Hal ini dilakukan dengan pemberian obat dan cairan secara dini.Aneurisma serebral hampir tidak pemah menimbulkan gejala. 4 Tingkat keparahan dari perdarahan subaraknoid (PSA) yang terjadi pada ruptur aneurisma serebral. hemiparesis (lumpuh separuh tubuh). kekakuan deserebrasi (angka harapan hidup 10%) 6. Pemeriksaan definitif.3% per tahun. tidak ada gangguan saraf selain kelumpuhan saraf otak (angka harapan hidup sebesar 60 %) 3. Diagnosis. Grade 6: mati batang otak (sesuai dengan kriteria perdarahan subaraknoid grade 6) Klasifikasi Fisher Grade mengelompokkan penampakan perdarahan subaraknoid berdasarkan pemeriksaan CT scan 1: 1.Hilang kesadaran (kejang. dan aneurisma multipel. aneurisma pada stadium dini lebih banyak ditemukan. hanya akan menimbulkan sedikit bahkan tidak menimbulkan gejala. tetapi invasif untuk mendeteksi vasospasme adalah dengan angiografi serebral. Ketika pembuluh darah menyempit karena vasospasme.Sakit kepala berdenyut yang mendadak dan berat . 2. terjebak dalam subaraknoid. Salah satunya dengan metode noninvasif seperti Doppler transkranial. dan gangguan vegetatif (angka harapan hidup 20 %) 5. kematian) . yang keduanya sama-sama dapat melakukan angioplasti tanpa harus saling merujuk. Jika diperlukan. 5 Secara umum disepakati bahwa untuk mencegah atau mengurangi risiko kerusakan saraf permanen. Grade 4: stupor. Grade 5: koma dalam.Gangguan penglihatan (pandangan kabur/ganda. Kemungkinan juga bisa terjadi leukositosis yang tidak terlalu berarti.Kaku leher . Penderita harus segera dirawat dan tidak boleh . Hal ini karena banyak orang yang menjalani pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) sehingga aneurisma pada tingkat awal dapat terlihat jelas. tujuan terapi adalah untuk mencegah perdarahan lebih lanjut dan untuk mencegah atau membatasi terjadinya vasospasme. terapi ditujukan untuk mencegah agar aneurisma tidak pecah. kecuali jika diduga terdapat meningitis atau infeksi lainnya. Hemodilusi (pengenceran darah) Untuk pasien yang tidak efektif diterapi dengan ―Tripel H‖. hidrosefalus (akumulasi berlebihan dari cairan otak).1 Vasospasme (penyempitan pembuluh darah) Vasospasme (penyempitan pembuluh darah) merupakan komplikasi dari perdarahan subaraknoid yang disebabkan oleh pecahnya aneurisma serebral. aliran darah juga akan terdeteksi meningkat.Tidak mengalami gejala apapun Pecahnya aneurisma serebral adalah berbahaya dan biasanya menimbulkan perdarahan di dalam selaput otak (meninges) dan otak sehingga mengakibatkan perdarahan subaraknoid (PSA) dan perdarahan intraserebral (PIS) yang keduanya mirip gejala stroke. dan juga agar tidak terjadi penggelembungan lebih lanjut dari aneurisma tersebut. MRI atau angiogram. tetapi tidak efektif dari segi pembiayaan. Hipervolemi (kelebihan cairan) 3. kelopak mata tidak membuka) . Juga dapat terjadi perdarahan ulang. 3 Sebenarnya dapat dilakukan skrining pencitraan. 1 Kadang aneurisma tidak sengaja ditemukan saat ‖check up‖ dengan menggunakan seperti CT scan. Grade 2: sakit kepala ringan sampai sedang. Di negara maju. Angka ruptur aneurisma serebral kira-kira 1. Hipertensi (tekanan darah tinggi) 2. makin tinggi risiko untuk pecah. Aneurisma yang kecil dan tidak progresif. Jumlah darah yang mencapai otak juga dapat diukur dengan CT scan atau MRI atau nuclear perfusion scanning. 5 Terapi Untuk aneurisma yang belum pecah (ruptur). tetapi kurang berguna dalam hal prognostik dibandingkan dengan Skala Hunt-Hess. bahkan kematian.Mual dan muntah . Grade 3: perdarahan subaraknoid dengan ketebalan >1 mm 4. Biasa terjadi kira-kira 1 sampai 2 minggu setelah terjadinya perdarahan awal di mana terjadi spasme pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan stroke. Namun.

jika aneurisma tersebut tidak pecah. koil platina didorong masuk ke dalam aneurisma. namun studi pemasangan sten jangka lama dalam pembuluh darah otak belum dilakukan.9 kali lebih besar daripada terapi kliping operatif. Setelah itu dialirkan arus listrik ke koil logam tersebut. Faktor pasien. ini akan menjadi dilema tersendiri. dipasang koil logam di tempat aneurisma pembuluh darah otak tersebut. Risiko kliping operatif sangat tinggi pada pasien yang sebelumnya menjalani terapi koiling endovaskuler. atau angiografi) untuk mendeteksi kekambuhan dini. kesabaran. Teknik ini dilakukan dengan pemasangan kateter melalui pembuluh nadi paha (Arteri femoralis) menuju aorta. Penelitian lain banyak juga yang mengungkap tingginya angka pecah aneurisma yang sebelumnya belum pecah. sebesar 6. atau mati batang otak). Risiko kecacatan dan kematian akibat operasi aneurisma yang belum ruptur (pecah). usia yang sangat lanjut. 9 Namun. kesehatan umum. tetapi meningkatkan angka kekambuhan setelah terapi. lalu dilepaskan. Pada kasus di mana aneurismanya memiliki dasar yang lebar. Data untuk aneurisma yang tidak ruptur (pecah). diperkirakan masing-masing sebesar 4-10. penelitian tahun 2007 di Paris mengindikasikan bahwa 28. Sebagian pasien lain lebih mengandalkan terapi alternatif. Keputusan dalam memberikan terapi bersifat individualistik dan harus ditetapkan oleh dokter yang berpengalaman. Sedangkan faktor aneurisma terdiri dari ukuran. Teknik ini hanya memerlukan insisi kecil sebagai tempat masuknya kateter. lokasi. memiliki .7 Kliping operatif Kliping operatif diperkenalkan pada tahun 1937. Akan tetapi. Contohnya. penelitian ISAT menggarisbawahi bahwa tidak ada peningkatan risiko perdarahan ulang dan angka kematian akibat perdarahan subaraknoid turun 7% setelah terapi koiling endovaskuler. 14.melakukan aktivitas berat. Dilema terapi aneurisma yang tidak ruptur (pecah) Aneurisma yang sudah pecah. Obat pereda nyeri diberikan untuk mengatasi sakit kepala hebat. Kadang dipasang selang drainase di dalam otak untuk mengurangi tekanan. 12. 1 Terapi darurat untuk pasien yang mengalami ruptur (pecah) aneurisma serebral mencakup pemulihan fungsi pernapasan dan mengurangi tekanan dalam rongga tengkorak (tekanan intrakranial). kedua jenis terapi ini dilakukan pada 24 jam pertama setelah perdarahan untuk mengatasi aneurisma yang pecah. umur pasien. sedang dikumpulkan. Manfaat dan risiko terapi kliping operatif dan koiling endovaskuler Keduanya memiliki risiko yang sama dalam menimbulkan stroke dan kematian. ditemukan bahwa diameter aneurisma yang kritis untuk pecah adalah berukuran 7-10 mm. (misalnya daerah basalis dan posterior / belakang) tentu risiko ruptur jauh lebih besar. yaitu kliping operatif dan koiling endovaskuler. jika dulunya telah pernah mengalami aneurisma dan jika lokasi aneurisma berada di lokasi lain. Risiko riwayat pecahnya aneurisma yang belum pecah. Jika memungkinkan. terlihat bahwa koiling endovaskuler menyebabkan pemulihan pasien aneurisma lebih cepat daripada kliping operatif. Koiling endovaskuler Koiling endovaskuler diperkenalkan tahun 1991. pengalaman. misalnya usia dan penyakit penyerta. Akan tetapi.6% kekambuhan aneurisma terjadi setelah satu tahun dilakukan koiling endovaskuler dan kekambuhan akan meningkat sejalan lamanya waktu. baik dengan kliping operatif maupun koiling endovaskuler lagi. Faktor yang paling berpengaruh dalam menentukan prognosis adalah skala Hunt-Hess dan usia pasien. Risiko terapi dan risiko tidak diterapi. Akhir-akhir ini. Semua ini harus dikonsultasikan dengan pasien. Orang lain dengan aneurisma serebral. termasuk kondisi khusus. 1 Koil-koil ini akan merangsang reaksi pembekuan di dalam aneurisma sehingga dapat menghilangkan aneurisma itu sendiri. Pemilihan terapi harus memperhatikan riwayat pasien atau risiko jika tidak diterapi. dan keinginan pasien. pasien yang berusia lebih tua dengan skala Hunt-Hess yang jelek. Pemasangan klip logam kecil di dasar aneurisma bertujuan supaya bagian dari pembuluh darah yang menggelembung itu tertutup dan tidak bisa dilalui oleh darah. Akan tetapi. serta mengurangi risiko perdarahan ulang. koiling endovaskuler memiliki angka kesembuhan 22. dan menutup dasar aneurisma dengan klip yang dipilih khusus sesuai dengan area terjadinya aneurisma. Pasien yang menjalani koiling endovaskuler perlu menjalani serangkaian pemeriksaan (seperti MRI/MRA. Dokter harus melihat semua data relevan dari penelitian dan riwayat penelitian. Jika terdeteksi adanya kekambuhan. memiliki prognosis baik karena dapat terhindar dari kematian ataupun cacat permanen. sebuah sten dipasang pada pembuluh darah nadi sebagai pemegang kumparan. percobaan ISAT menunjukkan bahwa risiko ruptur (pecah) aneurisma turun 7% lebih rendah setelah dilakukan terapi koiling endovaskuler daripada terapi kliping operatif. Akan tetapi. memiliki risiko 0% untuk mengalami ruptur (pecah) dalam jangka waktu 5 tahun. dan pertemuan berulang kali dengan pasien. penyakit penyerta. Sebaliknya. perlunya terapi ulang aneurisma dengan koiling endovaskuler sebesar 6. keputusan apakah terapi menggunakan kliping operatif atau koiling endovaskuler.6. 15 melakukan terapi atau tidak pada aneurisma yang belum ruptur (pecah). pembuluh nadi otak. terapi koiling endovaskuler memiliki angka kekambuhan yang lebih tinggi setelah dikonfirmasi dengan angiografi. tidak diketahui secara pasti. timbul dilema tentang jenis terapi apa yang dipilih.4 % untuk pasien berusia 45-65 tahun. ada dua alternatif terapi untuk tatalaksana aneurisma serebral. Akan tetapi. pasien dengan skala Hunt-Hess grade 1 dan 2 atau berusia lebih muda. aneurisma harus diterapi ulang. Terapi ini mencakup kraniotomi (pembukaan tengkorak). Dengan bantuan sinar X. Ketika kateter berada di dalam aneurisma. Umumnya. CTA. dan diharapkan darah di tempat aneurisma itu akan membeku dan menutupi seluruh aneurisma tersebut. Sejauh ini. Beberapa pasien senang memilih terapi logis berdasarkan data statistik. 14.9% dan 1-3 %.13 Pada studi bersama aneurisma serebral dan perdarahan subaraknoid. 1 Teknik operasi ini telah berkembang dan menurunkan angka kekambuhan aneurisma. memerlukan pertimbangan yang sangat besar. pulih dengan sedikit atau bahkan tidak ada gangguan saraf. Peneliti menyimpulkan bahwa risiko operasi lebih besar daripada manfaatnya jika pasien memiliki aneurisma <10 mm tanpa perdarahan subaraknoid sebelumnya.05 % per tahun. dan bentuk aneurisma. Pada penelitian ISAT. tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa semakin tinggi angka kekambuhan setelah koiling endovaskuler. bervariasi tergantung faktor pasien atau faktor aneurismanya sendiri. dan akhirnya ke aneurismanya. Pada akhirnya. 10 Oleh karena itu. Penelitian ISUIA juga menyatakan bahwa angka kecacatan dan kematian 1 tahun setelah operasi tanpa perdarahan subaraknoid. 8 Namun.6% lebih tinggi daripada kliping operatif. Keputusan membutuhkan waktu. dan 32 % untuk pasien > 64 tahun. harus dilakukan oleh tim yang telah berpengalaman memakai kedua teknik terapi tersebut. Bahkan jika ingin diterapi. meninggal setelah perdarahan awal. 1 Beberapa orang dengan aneurisma serebral yang ruptur (pecah). Hasil penelitian tersebut hampir sama dengan grup penelitian yang lain. Prognosis Prognosis pasien dengan aneurisma serebral yang pecah. maka semakin tinggi pula risiko perdarahan ulang. penelitian ISUIA menunjukkan bahwa risiko pecahnya aneurisma berukuran kecil hanya 0. 11 Kemudian penelitian ISUIA yang lain menunjukkan bahwa aneurisma berukuran < 7 mm pada pembuluh darah otak bagian depan. melihat aneurismanya.5 % untuk pasien berusia < 45 tahun. harus diterapi untuk mencegah perdarahan ulang (kecuali terjadi ketidakstabilan hemodinamika. tergantung luas dan lokasi aneurisma. dan kondisi neurologis.

June 2008 9. Säveland H. Batjer H.". Mounayer. 12. Spelle. Dallas. A. J Neurosurg. Brandt L (1985). et al. Neurol. 17. 7th ed. 15.co. Rafael Tamargo (October 2006). Ueki K. 2005: 718-22. JA. In: Goldstein L.100.93(4):550-3 16. Unruptured intracranial aneurysms--risk of rupture and risks of surgical intervention. Nov. Microsurgical clipping and endovascular coiling of intracranial aneurysms: A critical review of the literature. Fausto N [ed. Campi. Stroke 38 (5): 1538–44. Pile-Spellman J. Surgical management of unruptured intracranial aneurysms. Albany Times Union. Giansante-Abud. AJNR Am J Neuroradiol. Mar 1994. PE.17 Daftar Pustaka 1. Molyneaux AJ. R.An Overview based on AHA/ASA Guidelines.. Jacob M. 8th ed. Sneade. Rischmiller. dr. Oct 2000. Ropper AH. Neurosurgery 62: 1187-1202. 6. Jan van Gijn (March 1997).Reg: 31. International Study of Unruptured Intracranial Aneurysms Investigators. L. Gabriel Rinkel. complex coils. 12. RS. Brown RH..10. Morita A. Vanzin-Santos. Murphy KP. Frosch MP. B. Abbas A. N Engl J Med 355 (9): 928–39. Ale Algra.". Tsutsumi K. dua pertiga pasien memiliki prognosis yang buruk. Philadeplhia: Saunders . Aneurysm packing with HydroCoil Embolic System versus platinum coils: initial clinical experience. Summers. Piotin. Robbins and Cotran’s Pathologic Basis of Disease. Moret. 14. Hop. Erfen Gustiawan Suwangto FK Unika Atma Jaya (No. Bederson J.25(1):60-2. Newell DW (August 2006). Salles-Rezende.79(2):174-82. Porras M. Secara umum. J.110248 erfen_gs@yahoo.".prognosis yang buruk. Fink ME. Natural history of unruptured intracranial aneurysms: a long-term follow-up study. A Primer on Stroke Prevention and Treatment . Kallmes DF. Brisman JL. Health care hard to recognize. In: Kumar V. Risk of rupture from incidental cerebral aneurysms. Ramzi N. GL. Stroke. Appel. JV (May 2007). Ljunggren. The central nervous system. J Neurosurg. Journal of Neurosurgery 62 (5): 673–9.1. Kerr. Subarachnoid Hemorrhage. and angiographic recurrence.339(24):1725-33. The cerebrovascular diseases. MT. 13. 2. 11. Jeanette. Stroke 28 (3): 660–4. Huang J. M. Jan 2004. C.1. 16. Byrne. Girolami UD. J (May 2007). "Intracranial aneurysms: treatment with bare platinum coils—aneurysm packing. American Heart Association. meninggal atau mengidap cacat permanen. J Neurosurg. Leukocyte-endothelial cell interactions in chronic vasospasm after subarachnoid hemorrhage. Germanwala AV. Mar. Dec 10 1998. Yarnold. 10. TX: Wiley-Blackwell. 2005:1411–1412. Cloft HJ.]. et al. tough to define. April 2009. Cognitive impairment and adjustment in patients without neurological deficit after aneurysmal SAH and early operation.id . Cerebral aneurysms. N Engl J Med. 4.40(3) 2009. "Case-Fatality Rates and Functional Outcome after Subarachnoid Hemorrhage: A Systematic Review. Adams and Victor’s Principles of Neurology. Solomon RA. Anthony DC. 8. Heiskanen O. Sonesson B. D. Guidelines for the management of aneurysmal subarachnoid hemorrhage : a statement for healthcare professionals from a special writing group of the Stroke Council. M. 2009 5. 3. Song JK. Raja PV. Connolly E. Aug 1993.994-1025. Res 28 (7): 750–8. Gallo. 7. "Retreatment of ruptured cerebral aneurysms in patients randomized by coiling or clipping in the International Subarachnoid Aneurysm Trial (ISAT). Juvela S.80(3):440-6.1. Tamargo RJ. New York: McGraw Hill. Gailloud P. Radiology 243 (2): 500–8.

3  .:3 50309..35..9/.:5502:.9/.2-:..3-.7.  4303/4.3..39.9025.307/-07.3.3-. :39:203:7.3$% 507:3.9.3/./.8.2...8. !02.8070-7..202:33.3 $0.3.3202-0:/.30:782.: /05.80-..2578.3   .9:39:5.3502:.:.:3 /!.90780-:9 09.3.30:782.3..-.3.8:07 4303/4.5.3-.78-.3.3.50309.30:782.3203:7./.7.3 90.5534507.8:07 !.8502-0:..5534507.4303/4.8:072030-.91/.3.3397.38:-.7 80-:.9203.7:7.0. /03.30.0802-:.3.3./.3.9:.3:.203.38090.9090720..354.33880..3..3784907.7.9.73 .802.3.3...7.30-.3.3././.3. 80/.3:25..27:59:7 50.3.5. 8079.2..93.-.8:07507:203..7.3//.30:782.3$%203:3:./..502-::/.8:07202.30:782.3203:3:.5 4303/4.8..3.3. 20207:.907.8:07/.3203:9:5 /.3207.203:7...91 ..30:782.3$%203.:3/.3.383..-.3  %07.9:/.91 909..9.3784507/..05.479.32033.88.3 $090.30:782.30:782.3 5.:..3.7...:3 %033/. 7907 10247./.-0:2 /..-.9.75.8:07/50703.3..249..7/.782033/./3.2-:.9: 534507./.91/.31.2/9025.8../..3.30:782.//.91   0.3203002-:39:9079:9:5/.8903/5. %034507.2.7./03.3/.9..8/03.2-:.95070/..5 .803.3909.703.0-.3./03.3 0/:.3502.3.2:3 507.7 /5..3.3.370.3203.3.49.7.3.5020.3.3./.90780-:9  4 43.2:3 9/.3  !.8:07 2.9:9.7502-::/.3.3.390.390347.8.9073.30:782.3/. 50309.7.7.//.9-.3.8 203::.34942 502-:.0.7847:59:7 50.784507/.75.1  43943.5534507.2.3.39:.30:782.3:39:203.3    534507.0-.8:0/.34303/4.30:782. /.5:.3 .35.54303/4..91 534507.9/.:40/.905..91/50703.9.534507.3.20.343 03/4.344.39.803.4-.3/03.30:782.4303/4.9.30:782.:3 %07..91907.0--08.90347.3-..30:782.380...-8.8:07 .8070-7.0.38903.9  -.3:.:.8:07 0/:../.3.8./9025.3.54303/4. -0702-.290780-:9 /..0.34303/4.90907-07..2.3..3203:7:3.3/:25:.3  0-93/./.8.9. 20.350.75./.507/.9..2.50309.9 .2.90907 !.. .850309.907.8:0780-08.75./49.3/7.8:07/...3..3203:9:5 80:7:.8390.980.38..7.39/.30:782.20.9.:502-::3.31:385073.25079.30:782. 502-::3.3784507/..7:8897044.9507/.8:07202.30:782.34303/4..3/..7.7.73./.9:7:30-703/.../.5:39:9.5 4303/4./.30:782..8.2-:. 0./80-.393 5:.2:389:/502./03.907.92.038907.8:3. .38:5.3.3.30:782.347.././:.:.8090.907.53203.5/.8:8/2. 90.8./43172...3203.22032-:.35.9.8.2-:.2743.:57..5...:39:./5.802.202784.0.3/.5033.803.7.7.3907.3 805079#.534507.9 . 45.7 .5 907.7.3502078.7.80//....907.2502-::/..3/5.9.202/.37:550309.3.9: .39/.803.3:.8./. -079::.9.907./.8090. 02.38.:.34303/4.907.3. .302.3/. /.2. 03.502-::/.:.393..9:803/7 %033.7..30:782.. .8.3/...30:782.91 ./8090.8.8.49.5 2033.9: 907.30-938090.7.2-:. 7 .3909.38090.35.3 3.8.34/9:7:38090.7:59:7 50.389740/.//47432.70.3:39: 203.8-07.53/.3807.390780-:9.3/5:8:8808:.

/::3.07..7:59:7 50.30.31.8.30:782. -07::7.803.3909.3..7.37.3.349.3$&.27:59:7 50.37849/.5 .   #847.30:782. $0/.203.5..# % .5.3..8/..:.  05:9:8.3 ./.5....2.91./907.5 50309.912.9.3.947. /./03.3503.3203:3:.3-0:250.7:8/907.9935.3. .3  28./..7::7.54303/4.9.9/./.8:07 ..3/5  05:9:8.5203:3.3.2.30:782.:.-.30:782.93/.2.203./4.3 -.3.803/7 .947.7.3.3-.3907.5.803.:784.8.1 :39: 203/09080..9039../09/.3907.3.5.50..907/0908.5 -07.3.3:..9.8:07.:.502-::/./.5.2-:.907..30:782.3203.507/.3/. 9/.89/.803 28..9./907./.  30:782.5/.95.9503079.3.3..5 .3-07503.950..8:07 !.5-0781..7:8/.:3 02:/. 3.3907.350309.3 54890747.918.38.907803/7 ..7.5 #84907.2202-07.9475.5:39:203.3:9 .8907.89. 0/:.30:782.30:782..-.3534507.:3  .907.34092. :8.5./09.: 1.3.33/907.0.90780-:99/..:4303/4.3 -039:.2.:5:343 03/4.3.3909. .8 /./. #84534507..7.5:.5.38:/..3038907...903907.3/3 .//02.3909...39:31.3024/3.7:8/907.9..30:782.5073.3.803.7:8 202507.340/4907./..3 0.89 ..2.3$&203:3:.:8..3225.3/05..:80.:2..3 4.3-.8../:..3..30:782.907..9.90.-.3 202784 :39:203.-07503.907/7/.3 !02.0.-07::7.390.9 .30:782.9:9..784 50.5  92-:/02.-07./.7:8/909..49.73.4.3202.2-:.3534507..50.39/.9..590780-:9   02..9-.30:782.347.9475.380-0:23. 5079.

..3.9.3907.3.30:782.3:..3.89.3-07503.3.3. #84 0.3.3..303 $0-.7:820.9: 08.5.:.7:8/438:9. 5.3  22 !0309.9.38./03.989 $0-. 2025743488-.803-07:8.302.2.7.3-.380-0:23.91 05:9:8.8070-7.8.2.:39 0887.3.30:782.30:782.38.8/.507/.  7.350792-..803803.7.:5:3.8380-08.950309.5.5.3.:3 !030920325:.37.3202907.9.8090.5.3507902:.34.9 503079.20907.3.3 /.30- 203..30:782... -07::7..3/..702.95072.7.34/ 80-08.803 0-07.3-0:27:59:7 50.5..803....3-0:27:59:7 50...50./.7.3/.548-07/..35.38:-.7  /.750309.3203:3.9 802:. :2:75..5.7 4907.-.3/03.7   !0309.:0--08..3-07:..803202.9. 2033.803-07:8.30:782.3202-:9:.7  :39:5..0-9:.700..3907.3.35.343/8 30:7448 0-07.3-.35.3.3/.38.7.93.7..3     !.2.39:3:.-..../.:..47.99073/..3-./.803 &2:23..380/9.   20.8.35.39.35.:-.5.9.:3 /..3-07:8. 907.350.3 $02:..7.0.803/03.7.34/ /902:.8070-7..-0:250. 5:/03.94507. 229./.9.5.803.30:782.3798:39:50.8039.9.0-2:/. 7844507.3.803 9072..3/..203.3/03.3:39:5..3/..9.803 080.... /.3033.30:782..38:-.3507/.:38090.:39 088.3.302.8:43/8:8:8 503.9./.39/. 5..507/.5.3:8./0/. 9.3 503.89./03./.89:/-078.3.9..9073.5933..3.38.. 8070-7.80--08.:9/. :39 088/.30:782.8.3:2:2 /.3-.3.8. 20207:.38:-.3 9039:7847:59:7.3/.37:59:7 50.507/./.35743488.7:/.. /..2203039:...947./.9-08.7/.1 .32.803   !743488 !7434885..7.35.75.3$&:.8.703.7/.3.300 202 .83 2.:3  :39:5.9...34/80-0:23.31.. /5077./.9.35.30:782....9.:-07:8.9.8070-7.30:782..4507.-0..7.803/03.3.3/03.

.3/%70.0.8032025743488.8485.80/43..07.7.743.7..34/02477.850.430 94:94/0130 -.3/497.9.0203941.947 8!73..! 3943 74.89.3 $43 00 ::89  070-7.03907..5..944..95072.3-:7: $0.34/02477.74 .0%.:8940/ ( #4--38.0397..5743488.79884.3/'.9020391470.34/02477.8:-.7!:89.     .307.2.  #45507 743# %0.070-74.3-:7: 2033..1.2& %0.:2:2 /:.3..4- 0.94-07  0:4.0-.884180.92039 3 .7' --.943 $9740 .7..80 90/ !.508410:744 90/ 047. 207.8.70 574108843.28.7.03943./05..808 /.9.:.30.:203/.:3/078     782..81742.79374:54190$97404:3.      748.7/80.907 09.5.0  0:74 #08      0/07843 4334 .0 34/8903 !720743$9740!70.70.3 8!.94383.7/9470.7        $:-.82.. .5079..30:782..4:888902 3:2.7...19078:-. :/0308147902.4 #.$.303     .9..19.3%208&343 4.30:7828 30/      550 .8 ...90 03/490.

04190907.4 /  .347.908..$.9. #8417:59:7017423.943.. 09.74507.920399-.0  #..  397.70.9478 30/ 0.9039894:930:744.4839.050703.7.7..7.4347.  #0970.089.. .7      :.80 .4:/! :75! %.70.3/:3.3/.0$8902.55339039073.078:85.: $:22078 ! 077 #$ $30.390 -:/  '.7.39/7442-4..3.38.30:7828 0:748:7  .3 ...03943 39073.9      45 0.8 08.4250. .3...4341397.30:7828.33 .3.0 #2 0:747.0.7.79.$8902./4 .057    #.-70#30 07.553.705.070-7./:89203935.93:2.7.08 #003/0 % .30:7828 0:748:7 .#0.72039.303 .3/788418:7.74# ..3.943.30:7828 78417:59:70.0203941:37:59:70/397.943.420./0  .9.3/ 7.$:/0308  .48 .3.9:7.748:7.394 &3..34/30:782%7.3$:.3/9  439..1907 ..9.30:7825./01.34/ 02477..44 ..3948 # 4709  .33 $..30:7828 970.30:782835.3 $:7.903987.3/03/4.' .3/0.025.. :9..48 ..92.208 30:7825.:7703. $%  $9740       &37:59:70/397.3.       419 .7.9203941 7:59:70/..2.93:2.734/  #8.3 072.9#..8 %0 .5..!' :../039.894741:37:59:70/397.30:7828..0  $9740      :3703 $4308843 $..9:70 0:748:707   :30   !493 $500  4:3.3.7.$ !477.3907. .2 430.30:782.3/420/-.2..207  730 ' .$:-.7.3.943 4:73.$9:/41&37:59:70/397.3.410:748:707      /7 7103:89.3       $44243# 3 !0 $502.:.. 4 #0        07103*8...43 9072144 :589:/ 0:748:7 :       %8:98:2 &0 479. 30:78283.8.3./44      .25 #..1907$:-..0.07  $.070-7.3/..30990..7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful