P. 1
manual of sustainable mikro development

manual of sustainable mikro development

4.56

|Views: 608|Likes:
Published by Andre Suito

More info:

Published by: Andre Suito on Oct 07, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

sustainable micro-infrastructure

infrastruktur mikro yang berkelanjutan

• adam long • jan ly • isabelle pfaeffli •

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

contents
• adam long • jan ly • isabelle pfaeffli •

Introduction│pendahuluan Rainwater harvesting│penuaian air hujan Water filtration system│sistem penyaringan air Water re-use: Greywater reedbed system│sistem penanganan reedbed Wastewater gardens│sistem air keruh alternatif Hybrid toilet system│sistem toilet hibrid Composting: Waterless composting toilet system│sistem toilet pembuat kompos kering BiPu toilet system│sistem toilet BiPu Household compost│pembuatan kompos rumah tangga Power generation: Solar power generation│sistem pembangkit listrik solar Alternative hybrid power generation│sistem pembangkit tenaga listrik hibrid alternatif Biogas digester│sistem pencerna biogas Solar cooker│kompor solar

...4•1 ...4•2 ...4•3

...4•4 ...4•5 ...4•6

...4•7

...4•8 ...4•9

...4•10 ...4•11

...4•12 ...4•13

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.1.1

BANGUN: Infrastruktur Mikro Yang Berkelanjutan

introduction pendahuluan

NGO

│objectives│ The aim of this booklet is to aid in the selection of suitable systems for the post-tsunami redevelopment of Banda Aceh. This is achieved through the provision of basic information on the system, including its use, installation and management. │what is sustainable micro-infrastructure?│ Sustainable micro-infrastructure is the environmentally sound small-scale provision of infrastructure and services. These include sun, wind, water and biofuel based systems for energy and power generation, and ecologically productive water supply and waste treatment methods. The infrastructure systems shown in this booklet are mostly aimed at the household scale with the aim of providing self-sufficient services. The advantages of these decentralised approaches is that they can be developed relatively quickly and easily. Once they are established, used and maintained correctly, they ensure the ongoing supply of these services, overcoming unreliable and expensive solutions of the past. │performance criteria│ The performance criteria we have considered in analysing these systems are: • Availability: we have acknowledged whether the materials are available locally, or if they need importing. Any contacts we have given are suggestions of places to look for further information.

│Tujuan│ Tujuan dari buku ini adalah untuk membantu dalam proses pemilihan sistem yang sesuai untuk pembangunan Banda Aceh pasca bencana Tsunami. Hal ini dicapai melalui penyediaan informasi dasar, termasuk kegunaan, pemasangan (instalasi) dan manajemen dari sistem tersebut. │Apa Yang Dimaksud Dengan Infrastruktur Mikro Yang Berkelanjutan?│ Sustainable Micro-Infrastructure (Infrastruktur Mikro Yang Berkelanjutan) adalah penyediaan infrastruktur dan sarana/pelayanan skala kecil yang ramah lingkungan. Hal ini termasuk pendayagunaan matahari, angin, air dan sistem-sistem dengan bahan bakar bio (biofuel) sebagai pembangkit tenaga listrik/energi, dan juga metode-metode pengadaan air dan pengolahan limbah yang produktif secara ekologis. Sebagian besar dari sistem-sistem infrastruktur yang disebutkan dalam buku ini ditujukan untuk skala rumah tangga dengan harapan dapat memberikan layanan yang lengkap dan mandiri. Salah satu keuntungan dari pendekatan non-sentral ini adalah sistem-sistem tersebut dapat dikembangkan secara relatif lebih efisien dan mudah. Begitu dibangun, digunakan dan dikelola secara benar, sistem-sistem tersebut akan menjamin pengadaan pelayanan yang berkelanjutan dan pada saat yang sama menggantikan solusi-solusi terdahulu yang mahal dan kurang dapat diandalkan. │Kriteria Prestasi/Performa (Performance Criteria)│ Kami telah mempertimbangkan beberapa hal dalam menganalisa sistem-sistem ini: • Availability - Persediaan Material: kami mencantumkan bilamana material (bahan mentah) telah tersedia di daerah yang dituju atau butuh diimpor. Bersama dengan ini, kami juga menyarankan beberapa tempat untuk informasi lebih lanjut.

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.1.2

introduction pendahuluan
• • • • Cultural acceptability: How do daily habits, typical practices, and other cultural factors may affect the use of the systems in question?. Ease of installation: Are the skills are required to install the system readily available? Maintenance: what type and frequency of maintenance does the system demand? Costs: is the cost range affordable? What are other possible cost factors? • Cultural Acceptability - Penerimaan Secara Kulturil: Bagaimana kebudayaan sehari-hari, kebiasaan, dan faktor-faktor kebudayaan lain dapat mempengaruhi penggunaan sistemsistem tersebut. Ease of Installation - Kemudahan Pemasangan: Apakah keahlian yang diperlukan untuk pemasangan sistem tersebut telah tersedia? Maintenance - Pemeliharaan: Jenis dan frekuensi pemeliharaan yang diperlukan oleh sistem tersebut. Costs – Biaya: Apakah biayanya dapat disanggupi? Apa saja factor-faktor biaya yang lain?

• • •

│scope│ The systems shown in this booklet are not designed, developed or tested by us. Our input has been to analyse and evaluate the available systems, according to our performance criteria, to guide the selection of an appropriate system. Most of these systems need some level of expert advice during their installation. We recommend using this booklet as a guideline, and seeking expert advice when installing the system. │notes to NGO’s│ Some of the systems shown in this booklet require an initial input of funds, training, expertise and support, however, once the system is set up, they are usually low cost and easy to maintain. The level of detail we have given is aimed at providing an introduction to the possible systems, however, it is generally insufficient detail to guide the installation of these systems. We hope this is a helpful resource. │notes to village heads│ Some of the systems in this booklet are aimed at providing information to NGOs. Some of the systems are easy to create, and can be started immediately with local resources and labour. These systems can usually also be adapted to local conditions, so the shown recommendations can be modified. If you need more information on a particular system, try the contacts listed. We hope this is a helpful resource.

│Ruang Lingkup│ Kami tidak mendesain, membangun atau menguji sistem-sistem yang disebutkan dalam buku ini. Peranan kami hanyalah untuk menganalisa dan mengevaluasi sistem-sistem yang ada, berdasarkan kriteria performa di atas, dalam rangka memberikan rujukan dalam pemilihan sistem yang sesuai. Sebagian besar dari sistem-sistem ini memerlukan masukan/saran dari para ahli pada saat pemasangan. Kami menyarankan penggunaan buku ini sebagai panduan, dan meminta saran para ahli pada saat pemasangan sistem. │Catatan untuk NGOs (Organisasi-Organisasi NonPemerintah)│ Beberapa sistem yang disebutkan dalam buku ini memerlukan masukan awal berupa biaya, pelatihan, keahlian dan bantuan, akan tetapi, begitu sistem tersebut telah dipasang, lazimnya biayanya akan rendah dan mudah untuk dipelihara. Tingkat kecermatan yang kami berikan diutamakan kepada penyediaan pendahuluan untuk sistem-sistem yang memungkinkan, walaupun demikian, detil-detil yang kami berikan belum cukup untuk digunakan sebagai panduan dalam pemasangan sistem-sistem ini. │Catatan untuk Kepala Desa/ Pemimpin Daerah│ Beberapa sistem dalam buku ini ditujukan untuk memberikan informasi kepada Organisasi-organisasi non-pemerintah (NGO). Beberapa dari sistem tersebut mudah dibangun dan dapat segera dimulai dengan sumber daya local. Sistem-sistem ini juga bisa

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.2.1

rainwater harvesting
│system overview│ The collection of rainwater makes use of a readily available source of fresh water. The storage of this water provides a local renewable resource.

NGO

4 5 5

water collection area, sheet metal, tile, or thatch

ROOF

LEAF GUARD prevents leaves from entering the tank GUTTER slopes slightly towards down pipe. fixed with clips to facia board DOWN PIPE WATER SUPPLY PIPE MESH SCREEN filters out leaves, and is a mosquito guard OVERFLOW PIPE

collects first flush FACIA BOARD of rainfall, which contains the most BALL STOPPER dirt and debris FIRST FLUSH WATER DIVERTER FLOATING BALL seals the first flush diverter when it is full, enabling the water to flow to the tank SMALL PIPE OUTLET releases the water slowly to reset the diverter for the next rainfall REMOVABLE COVER to clean out any collected debris needed to supply adequate pressure to appliances within the house to house (kitchen, laundry, bathroom)

WATER STORAGE TANK roof area x average rainfall = tank size

WATER OUTLET (gravity fed system)

PUMP

TANK BASE must support a tank full of water

a pump is optional, except for buried tanks, or when pressure is needed

water storage tank system
climate, it has a fairly high and consistent rainfall throughout the year1. To calculate enough storage capacity for 1 week of water is probably a reasonable minimum. │installation│ Concrete watertanks are constructed on site. The formwork is prepared, the reinforcing is laid, and then the concrete is poured and cured. Concrete tanks have a larger storage capacity, so perhaps one watertank shared between 510 houses, would be enough. (See section 2 – Village Planning, for more ideas). 12 06 Metal and Plastic watertanks are brought to the site and placed on the designated stand. A large truck is needed for transporting the watertank. All systems are connected to the roof via the downpipe and gutters.

│information + context│ To calculate the appropriate size for the tank you need to know: •The roof area •The annual rainfall •The daily usage requirement Average daily yield (Litres) = Area (m2) x rainfall (mm) 365 (days) The aim in sizing the tank is to have enough water in storage to last until the next rainfall (and a bit extra). As Indonesia is a tropical, monsoonal

1

www.bbc.co.uk shows the climatic data for Medan. Medan has an average rainfall of 170mm/ month, and has an average of 12 wet days/ month.

12 now 04 timeline

12 05

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.2.2

rainwater harvesting
│maintenance│ Rainwater tanks are fairly low maintenance. The main objective is to keep dirt from contaminating the stored water. The combination of the gutter guard, the first flush diverter, and the mesh screen should keep the water fairly clean. These will need cleaning out every 3-4 months. The water outlet should also be placed a few inches above the bottom of the tank, to avoid the sediment layer. │materials│ Use/Component Collection Area (roof) Material Sheet metal Tile Thatch Sheet metal Plastic Concrete Sheet metal Plastic Oil Drums Ceramic Urns Tank Stand Timber Concrete Filter Mesh Mosquito Mesh Advantages Good collection surface, Easy to clean As above Disadvantages

NGO

4 5 5

Gutters and Pipes

Less water harvest, and needs more filtration.

Storage

Large size, local skills Single tank can service village groups Can be gravity fed, or use a pump Light weight, Transportable Re-usable container, Can be used in series locally produced Lightweight, fast to construct Strong and durable

Needs a water pump Availability, Corrosion

Harder to waterproof, Limited size limited size Timber may weather quickly in tropical climate Can’t be moved Height required under tap for collection.

Masonry Can be built up to adequate height. Galvanised steel gauze is preferable, as it does not rust. Any other mesh is fine, although will deteriorate quickly in the wet environment. Fine gauze, to keep out mosquitos. │things to consider│ The roof is the collection area and needs a gutter to carry the water to the watertank for storage. The down pipe should be at the lowest point of the gutter, so the water will naturally flow towards it. The watertank should be located as close to the down pipe as possible. This reduces the amount of pipes needed. │contacts + sources│ http://www.worldclimate.com http://aceh.bps.go.id/ http://www.greenhouse.gov.au/ yourhome/ http://www.sydneywater.com.au

│tools/skills│ If the rainwater tank is connected to appliances in the kitchen or bathroom, then a plumber may be needed. The watertank can be installed first, and then the plumber can connect the water supply afterwards. For a gravity fed watertank (a tank without a pump): • Create the base, or tank stand • Have the tank delivered • With a group of people, place the tank on the base • Connect the gutter and down pipe to the watertank (see diagram)

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.2.3

penuaian air hujan
│ikhtisar/garis besar sistem│ Pengumpulan air hujan mempergunakan air tawar yang telah tersedia. Penyimpanan air ini menghasilkan sumber daya lokal yang didaur ulang.

NGO

4 5 5

tempat pengumpulan air, lembaran logam, ubin/genting, atau atap lalang mengumpulkan curahan hujan pertama yang mengandung paling banyak tanah dan puing PAPAN FACIA PENAHAN BOLA PENGALIR AIR PERTAMA

ATAP

PENYARING DAUN mencegah agar daun tidak masuk ke tanki TALANG AIR miring sedikit kea rah pipa, ditahan dengan jepitan ke papan facia PIPA PIPA PENYALUR AIR SARINGAN menyaring dedaunan dan melindungi dari nyamuk PIPA OVERFLOW/BANJIR

BOLA APUNG menutup pengalir air jika penuh sehingga air dapat mengalir ke tanki LUBANG PIPA KECIL membuang air secara perlahan supaya pengalir air dapat diisi lagi saat hujan berikutnya PENUTUP YANG DAPAT DILEPAS untuk membuang puing-puing yang terkumpul diperlukan untuk memompa ke alat-alat di rumah ke rumah (kitchen, laundry, bathroom) POMPA

TANKI PENYIMPANAN AIR luas atao x curah hujan arat-rata= ukuran tanki

KERAN AIR sistem yang menggunakan daya gravitasi DASAR TANKI harus dapat menahan tanki penuh air

pompa boleh tidak digunakan, kecuali untuk tanki dalam tanah atau dimana tekanan dibutuhkan

sistem tanki penyimpanan air
iklim musim tropis, yang berarti memiliki curah hujan yang tinggi dan konsisten sepanjang tahun1. Penghitungan untuk kapasitas penyimpanan air 1 minggu sudah mencukupi. │instalasi│ Tanki air beton dibangun di tempat. Kerangkanya disiapkan, penguat dipasang lalu semennya dituang dan dikeringkan. Tanki-tanki beton mempunyai kapasitas yang lebih besar, jadi satu tanki air dapat dipakai untuk 5-10 rumah (lihat bagian 2 – Village Planning (Perencanaan Desa), untuk ideide lain).
12 06

│informasi dan konteks│ Untuk menentukan ukuran yang sesuai untuk tankinya, anda perlu mengetahui: • Luas atap/bagian atas • Curah hujan tahunan • Keperluan pemakaian harian Rata-rata harian (Liter) = Luas (m²) x curah hujan (mm) ---------------------------------------365 (hari) Tujuan dari pengukuran tanki ini adalah supaya air yang disimpan mencukupi sampai dengan musim hujan berikutnya (dan sedikit lebih). Indonesia memiliki
12 now 04 timeline 12 05

Tanki air dari logam dan plastik didatangkan ke tempat tersebut dan diletakkan di tempat yang telah disediakan. Untuk memindahkan tanki air ini, diperlukan mobil truk yang besar. Semua sistem terhubung dengan atap lewat pipa dan talang air.

www.bbc.co.uk menjelaskan data iklim untuk Medan. Medan memiliki curah hujan rata-rata 170mm/bulan dan rata-rata 12 hari
1

hujan/bulan.

12 09

12 14

menampung air hujan • daur ulang air • pembusukan • tenaga pembangkit UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.2.4

penuaian air hujan
│perawatan│ Tanki air hujan sangat mudah perawatannya. Tujuan utamanya adalah untuk mencegah kotoran mengkontaminasi air yang disimpan. Kombinasi dari talang air, pengalir air pertama dan saringan akan menjaga kebersihan air. Ini perlu dibersihkan setiap 3-4 bulan. Keran air │materials│
Kegunaan/Komponen Material Tempat Pengumpulan (atap) Lembaran Logam Ubin/Genting Atap Lalang Talang dan Pipa Penyimpanan Lembaran logam Plastik Beton Ukuran besar, tenaga lokal Satu tanki cukup untuk beberapa kelompok desa Keuntungan Permukaan bagus untuk pengumpulan, mudah dibersihkan -sdaKerugian

NGO

4 5 5

Air lebih sedikit dan memerlukan banyak penyaringan

Perlu pompa air, Persediaan

Lembaran logam Plastik Drum Minyak Tempayan keramik Tempat Tanki Kayu Beton Bebatuan Saringan Jala Nyamuk

Dapat menggunakan daya gravitasi Korosi atau pompa Ringan, Dapat dipindahkan, Kontainer dapat digunakan lagi Dapat digunakan secara berangkai Sulit untuk dibuat kedap air, ukuran terbatas Diproduksi secara lokal Ringan, dapat dibangun dengan cepat Kuat dan tahan lama Dapat dibangun sesuai ketinggian Kayu cepat lapuk di daerah beriklim tropis Tidak dapat dipindahkan Ketinggian keran yang diperlukan

Kasa baja yang digalbani sangat dianjurkan, karena tidak berkarat. Kasa lain juga dapat digunakan walaupun cepat rusak di lingkungan yang basah. Kasa kecil, supaya nyamuk tidak masuk

│alat-alat / keahlian│ Jika tanki air hujan ini akan dihubungkan ke alat-alat di dapur atau kamar mandi, maka tukang ledeng akan diperlukan. Tanki air dapat dipasang terlebih dahulu lalu tukang ledeng dapat menghubungkannya nanti. Untuk tanki air yang menggunakan daya gravitasi (tanki tanpa pompa): • Buat dasarnya, atau tempat tanki • Tanki didatangkan
12 now 04 timeline 12 05

• •

Dengan bantuan beberapa orang, tempatkan tanki di dasarnya Hubungkan talang dan pipa ke tanki air

ke pipa tersebut. Tanki airnya harus diletakkan sedekat mungkin dengan pipa. Ini akan mengurangi jumlah pipa yang diperlukan. │Kotak dan Sumber│ http://www.worldclimate.com http://aceh.bps.go.id/ http://www.greenhouse.gov.au/ yourhome/ http://www.sydneywater.com.au

│hal-hal yang perlu dipertimbangkan│ Atap adalah tempat pengumpulan air dan memerlukan talang air untuk mengalirkan air ke tanki air untuk penyimpanan. Pipa harus dipasang di titik terendah talang, sehingga airnya mengalir secara alami
12 06

12 09

12 14

menampung air hujan • daur ulang air • pembusukan • tenaga pembangkit UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.3.1

water filtration systems
sand - solar pasteurisation - settling tanks - first flush systems

NGO

4 4 4

│application│

- The filters presented here will provide clean drinking water from rivers and tanks. These filters will remove bacteria, viruses and other foreign objects. Where chemical contamination is suspected, (such as where factories exist near rivers) water should NOT be drunk until properly tested for safety. - Immediately following disasters, all water should be BOILED before drinking, to remove disease causing agents. - For more information on sourcing clean water, refer to the Rainwater Harvesting section of this manual. - Filtering systems presented here do not require chemical input, high amounts of electricity or regular maintenance.

│solar pasteurisation│

Solar pasteurisation is highly effective, and can be incorporated with solar water heating methods. In this process water is heated to 75º for 15 minutes or 55 º for a few hours. This can be done by passing the water through half blacked

pipes, or by keeping the water stored in half blacked bottles on the roof of a building, as in the diagram. The solar pasteurisation can be supplemented by the use of a heating element, powered from the household electricity (solar or otherwise).

flat stone

water

clean Fine Sand

│sand filters│

rocks perforated pipe

- Sand filters can use locally available fine grade sand. As in the picture, water slowly passes from an immediate collection tank into the sand filter at a consistent rate. A biological layer develops in the top levels of the sand which filters out pathogens and bacteria. This takes about a week to become effective, during which time another filter or water source should be used (such as boiling all water then allowing cooling before use). The sand filters efficiency can be improved by including ordinary charcoal or ‘charged charcoal’, a material that attracts chemicals out of the water, and which can be imported. Depending on the tank design, sand may require cleaning periodically. - Rapid sand filtration works by a similar process, however the water flow is UP through the sand. This tank requires less maintenance – the filter can be cleaned simply by reversing the flow of water by releasing some through a drainpipe.
12 now 04 timeline 12 05

slow sand filter rapid sand filter
from water source outlet water

30mm

coarse sand

plug metal grill rocks

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.3.2

water filtration systems
sand - solar pasteurisation - settling tanks - first flush systems

NGO

4 4 4

│settling tanks│

Settling tanks used by partitions are another effective method for removing larger particles and debris from the water supply. Setting up as few as one partition in a tank allows heavier dirt and debris to fall to the bottom of the tank, where periodically it can be removed. The remaining water can be filtered as per other approaches

first flush filter
Rainwater

solar pasteurisation

│first flush filter│

An alternative to settling tanks is the first flush filter system, developed by a German company. Fitted to the downpipe (connecting the roof supply to the tank), the filter removes debris and filters the water simultaneously. This filter might not be appropriate due to cost and availability.

half blackened bottle

│maintenance |

sunlight

Maintenance is required for filtering systems, which periodically (such as annually) need to be cleaned and have debris removed from them. With slow sand filters, time must be allowed after cleaning for the system to return to full efficiency while the biological layer forms again. During this time water should be filtered separately.

clean water

clear side of bottle facing sun

remaining water/dirt

│contacts | The following can be contacted for more information on the topics discussed here.
Ministry of the Environemnt http://www.menlh.go.id/

Interim Technology http://www.itdg.org ITDGPractical Action Sri Lanka 5 Lionel Edirisinghe Mawatha Kirulapone Colombo 5 Sri Lanka telephone: +00 94 11 2829 412 e-mail: itdg@itdg.slt.lk

International Rainwater Catchment Systems Association (IRCSA), Dept. of Natural Resources, Chinese Cultural University, Hwa Kang, Yang Min Shan, Taipei, Taiwan. Email ufab0043@ms5hinet.net. Contact , Prof. Andrew Lo

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.3.3

sistem penyaringan air
pasir – pasteurisasi solar – tanki pengendap – sistem aliran pertama

NGO

4 4 4

|aplikasi| - Filter-filter (penyaring) yang disebutkan di sini akan menghasilkan air minum yang bersih dari sungai dan tanki-tanki. Filter-filter ini akan menghilangkan bakteri, virus dan lain-lainnya. Jika dicurigai ada kontaminasi zat kimia (contohnya bila terdapat pabrik-pabrik dekat sungai), sebaiknya air TIDAK diminum sebelum diperiksa untuk keamanannya. - Segera setelah bencana, semua air harus DIREBUS sebelum diminum, untuk menghilangkan agen pembawa penyakit - Untuk informasi lebih lanjut mengenai air bersih, lihat bagian Rainwater Harvesting dalam buku panduan ini - Sistem-sistem penyaringan yang disebutkan di sini tidak memerlukan zat kimia, listrik yang besar atau perawatan rutin |penyaring pasir| - Penyaring pasir dapat menggunakan pasir halus lokal. Seperti ditunjukkan dalam gambar, air mengalir perlahan dari tanki pengumpul ke penyaring pasir dengan kecepatan yang konsisten. Lapisan biologis terbentuk di pasir tingkat atas yang menyaring pathogen-patogen dan bakteri. Ini akan memakan waktu efektif satu minggu; dalam satu minggu ini, harus menggunakan filter atau sumber air lain (contohnya merebus air dan mendinginkannya sebelum digunakan). Efisiensi penyaring pasir ini dapat ditingkatkan dengan memasukkan batu bara biasa atau ‘baru bara bermuatan’, material yang
12 now 04 timeline 12 05

menarik keluar zat-zat kimia dari air, dan ini dapat diimpor. Pasirnya perlu dibersihkan secara rutin tergantung dari rancangan tankinya. - Penyaringan pasir yang cepat mempunyai proses yang sama, akan

tetapi aliran airnya NAIK lewat pasir. Tanki ini memerlukan perawatan yang lebih sedikit – filternya dapat dibersihkan dengan memutar arah aliran air dengan cara mengucurkan air lewat pipa pembuangan,

batu pipih

air

pasir halus

bebatuan pipa berlubang

penyaring pasir lambat

penyaring pasir cepat
dari sumber air pengalir keluar air

30mm

pasir kasar

sumbat pemanggang logam bebatuan

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.3.4

NGO

sistem penyaringan air
pasir – pasteurisasi solar – tanki pengendap – sistem aliran pertama

4 4 4

|pasteurisasi solar| Pasteurisasi solar sangat efektif, dan dapat digabungkan dengan metoda pemanasan air solar. Dalam proses ini, airnya dipanaskan sampai dengan 75° selama 15 menit atau 55° selamat beberapa jam. Ini dapat dilakukan dengan cara mengalirkan air melewati pipa yang setengah hitam atau dengan menyimpan air dalam botolbotol yang setengah hitam di atap bangunan, seperti dalam gambar. Pasteurisasi solar ini dapat dilengkapi dengan penggunaan elemen pemanas, dengan tenaga listrik dari rumah (solar atau yang lainnya). |tanki pengendap| Tanki pengendap dengan penyekat adalah cara efektif lain untuk membersihkan air dari partikel-partikel yang lebih besar dan puing. Pemasangan setidaknya satu penyekat dalam tanki memungkinkan kotoran dan puing jatuh ke dasar tanki, yang nantinya akan dibersihkan secara rutin. Air yang tersaring dapat disaring lagi dengan cara-cara lain. |penyaring aliran pertama (first flush filter)| Sebuah alternative untuk tanki pengendap adalah sistem penyaring aliran pertama (first flush filter system), dikembangkan oleh sebuah perusahaan Jerman. Dipasangkan ke pipa pengalir (menghubungkan atap dan tanki), penyaring ini menghilangkan puing-puing dan menyaring air secara bersamaan. Penyaring ini mungkin

penyaring aliran pertama
air hujan

pasteurisasi solar

botol setengah hitam

cahaya matahari bagian botol yang jernih menghadap matahari

air bersih

sisa air/kotoran

tidak sesuai dikarenakan biaya dan pengadaan.

penyaring ini harus dibiarkan selama beberapa waktu setelah dibersihkan sebelum efisiensinya kembali penuh |perawatan| saat lapisan biologisnya terbentuk Sistem-sistem penyaringan ini mekembali. Dalam waktu ini, sebaiknya merlukan perawatan. Sistem ini perlu menyaring air secara terpisah. dibersihkan secara rutin dan kotoran/puing-puingnya perlu dibuang. |kontak| Khusus untuk penyaring pasir, Badan-badan di bawah ini dapat
12 06 12 09 12 14

12 now 04 timeline

12 05

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.3.5

NGO

sistem penyaringan air
pasir – pasteurisasi solar – tanki pengendap – sistem aliran pertama

4 4 4

dihubungi untuk informasi lebih lanjut tentang topic yang dibahas di sini. Kementerian Lingkungan Hidup http://www.menlh.go.id/ Interim Technology http://www.itdg.org ITDGPractical Action Sri Lanka 5 Lionel Edirisinghe Mawatha Kirulapone Colombo 5 Sri Lanka Telephone: +00 94 11 2829 412 Email: itdg@itdg.slt.lk International Rainwater Catchment Systems Association (IRCSA) Dept. of Natural Resources, Chinese Cultural University, Hwa Kang, Yang Min Shan, Taipei, Taiwan. Email: ufab0043@ms5hinet.net Contact Prof. Andrew Lo

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

IMPERMEABLE LAYER GRAVEL SEALED PIT

4.4.1

LENGTH TO WIDTH RATIO = 3:1 TO 10:1

│materials and component criteria│ - Cycle and manage waste in a sustainable way using natural process for treatment with readily available materials - Easy to construct, and requiring low maintenance, no electricity or chemicals Reedbeds system: A reedbed is basically a hole in the ground, lined to stop water loss, filled with gravel and wastewater, and planted with reeds. If toilet wastewater used, then minimum of 2 days retention time. For greywater only, a greasetrap min 1 -2 days detention time. │sizing│ Reeds should receive full sunlight for optimum performance. Each bed is generally 500mm – 600mm deep, reflecting depth of root penetration. Length:width ratio is generally 3:1 to 10:1. The sides are built slightly above ground level to stop inflow of over-land water. Wastewater receives adequate treatment in a reedbed after four to six days. - For households generating 75L per
20L BUCKET WITH LID ON TOP AND BOTTOM CHOPPED OUT

reedbed system

NGO

person per day of wastewater the reedbed needs a surface area of 1.5m² per person. │instructions│ 1. Dig hole with either vertical or sloping sides.

5 5

STEPS IN REEDBED TREATMENT SYSTEM
REEDBED

GREYWATER FLUSH OR COMPOSTING TOILET PRE-TREATMENT SEPTIC TANK OR GREASE TRAP

REUSE FOR IRRIGATION, POND, OR ABSORPTION TRENCH

2. Line hole with impermeable layer. Concrete render, clay, dam liner or builder’s plastic have all been used successfully. If using plastics, lay sand or geotextile under and over the plastic in the base of the bed to stop puncturing by gravel. 3. Inlet and outlet pipes enter through the walls of the reedbed (to keep them sub-surface) and a waterproof seal should be provided at these points. The level of the outlet pipe controls the water level. Incoming wastewater is directed to the bottom of the reedbed, then migrates upward and along to the far end of the bed.

4. Inlet/outlet structure 200mm – 300mm diameter bottomless cylinder (with lid) which pipe projects into. A 20L plastic bucket with sealable lid is perfect with bottom cut out (often need to rivet two buckets together to attain required depth at inlet). Keep inside free from gravel. Drill 10mm holes in the side of the inlet cylinder to allow more points of exit for wastewater and use 100mm rocks around the inlet structure to minimize clogging risks. If reedbed greater than 1.5m wide, two inlet/ outlet ports should be used to direct wastewater more evenly across the reedbed.

GREYWATER: FROM KITCHEN, LAUNDRY, AND SHOWER

FROM HOUSE

STARTING WATER LEVEL

TO REUSE OR DISPOSAL

IMPERMEABLE LAYER GRAVEL SEALED PIT

LENGTH TO WIDTH RATIO = 3:1 TO 10:1

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.4.2

reedbed system
5. Gravel, aggregate, blue metal, road base, and pea gravel are all suitable material for gravel. Wash gravel if there is a lot of rock dust. Any size from 150 mm to 750mm diameter is appropriate. 6. Mulch can be laid over the surface while reeds establish themselves. Fill the bed with water, or wastewater and plant the reeds. Use only local native species in reedbed. │maintenance│ Growth can be cut back, although not vital for continuing good performance. Harvested reeds can be used as mulch, or can be re-used in a composting toilet. Clean every 6 months to 2 years to remove sludge. Re-use of wastewater: Treated wastewater exiting a reedbed is generally clear with no or slight odour. Without disinfection it still poses a health risk and should be handled with care. Water quality is good only for underground usage for fruit trees. Don’t use water on vegetables or reuse in kitchens or showers. Some reedbeds discharge treated wastewater to a pond in the garden, where it receives further treatment from sunlight, wind and aquatic organisms. Water overflow can be passed underground. │costs│ - Materials (locally available) - Installation (labour input) Long Term Costs: - Maintenance and labour input │things to consider│ - Can be built and designed for individual household, or integrated into a small community with dedicated/ shared land space to hold reedbed. |contacts| - Glenn Marshall WaterWays Asia-Pacific Address: PO Box 921, Nightcliff, Northern Territory 0814, Australia Website: http://www.rosneath.com.au/ipc6/ ch08/marshall/

NGO

5 5

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

IMPERMEABLE LAYER

4.4.3

LENGTH TO WIDTH RATIO = 3:1 TO 10:1

GRAVEL SEALED PIT

|kriteria bahan-bahan dan komponen| - Mendaur ulang dan mengatur limbah secara berkelanjutan menggunakan proses alami untuk penanga3 dengan bahan-bahan siap guna. nan - Mudah untuk dibangun dan dipelihara, tidak mengunakan listrik ataupun bahan kimia. |reedbeds system:| Pada dasarnya, reedbed adalah lubang dalam tanah yang diisi dengan batu kerikil dan air limbah/buangan dan ditanami dengan rumput, diatur untuk mencegah kehilangan air. Jika menggunakan air limbah dari toilet, maka diperlukan minimal 2 hari. Jika hanya untuk air keruh, diperlukan 1-2 hari penampungan. |takaran| Supaya optimal, rumput harus menerima cahaya matahari penuh. Kedalaman tiap cekungannya sekitar 500mm-600mm, sedalam penetrasi akar tumbuhan tersebut. Perbandingan panjang:lebarnya sekitar 3:1 sampai dengan 10:1. Bagian tepinya dibangun sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah untuk mencegah aliran air permukaan tanah masuk ke cekungan. Air limbah dapat disuling di dalam reedbed setelah empat
20Lember 20L denganLID ON TOP BUCKET WITH penutup dan AND BOTTOM CHOPPED OUT

reedbed system

NGO

sampai enam hari. - Reedbed memerlukan permukaan seluas 1.5m2 per orang untuk rumah tangga yang menghasilkan 75 liter air limbah per orang per hari.

3 5

ahap-tahap dalam STEPS IN REEDBED Sistem Penanganan Reedbed

TREATMENT SYSTEM

REEDBED

Toilet dengan FLUSH OR COMFlush atauTOILET POSTING Toilet Kompos

GREYWATER

REUSE FOR IRRIGATION, Gunakan kembali untuk POND, OR ABSORPTION irigasi, kolam atau parit TRENCH

serapan
PRE-TREATMENT SEPTIC Septik Pra-Penanganan TANK OR GREASE TRAP

|instruksi| 1. Gali lubang dengan tepi vertikal atau miring. 2. Lapisi lubang dengan lapisan kedap air. Bahan konkrit, tanah liat, pelapis bendungan atau plastic bangunan dapat digunakan untuk lapisan ini. Jika menggunakan plastik, taruh pasir atau geotekstil di bawah dan di atas plastik di dasar cekungan untuk menghambat desakan kerikil. 3. Pipa masuk dan keluar disalurkan lewat dinding-dinding reedbed (untuk menjaga supaya mereka tetap di bawah permukaan) dan penutup kedap air harus disediakan di tempat-tempat tersebut. Ketinggian pipa

keluar mengatur ketinggian air. Air limbah yang masuk disalurkan ke dasar reedbed, lalu dialirkan ke atas dan searah dengan sisi cekungan. 4. Untuk tampungan masuk/keluar yang disambungkan ke pipa-pipa tersebut, digunakan silinder tanpa dasar (dengan penutup) dengan diameter 200mm-300mm. Sebuah ember plastik berkapasitas 20L dengan penutup akan mencukupi bila dilubangi/dihilangkan dasarnya (kadang diperlukan 2 ember yang disusun untuk mencukupi dalam yang diperlukan di bagian pipa masuk). Ditaruh di dalam dimana tidak tercampur kerikil. Buat lubang-lu-

dasar yang dipotong

Air keruh: dari dapur, cucian dan bekas GREYWATER: FROM KITCHEN, LAUNDRY, AND SHOWER mandi.

STARTING WATER Ketinggian air awal

dari HOUSE FROMrumah

LEVEL

TO REUSE OR DISPOSAL Untuk digunakan kembali atau

dibuang

lapisan kedap air IMPERMEABLE LAYER
GRAVEL kerikil SEALED PIT ceruk yang ditutup

Perbandingan WIDTH RATIO LENGTH TO panjang dan lebar= 3:1 s/d 10:1 = 3:1 TO 10:1

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

daur

ulang

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.4.4

reedbed system
bang berukuran 10mm di sisi silinder masuk supaya air limbah dapat mengalir keluar dan taruh batu-batu berukuran 100mm di sekitar tampungan masuk tersebut untuk meminimalkan resiko penggumpalan. Jika lebar reedbed lebih dari 1.5m, sebaiknya menggunakan dua struktur untuk masuk/keluar agar air limbah dapat dialirkan secara lebih efisien di dalam reedbed. 5. Kerikil, kumpulan, logam biru, aspal, dan kerikil kacang polong (pea gravel) semuanya dapat digunakan untuk bagian kerikil. Cuci kerikil jika berdebu. Ukuran diameter 150mm sampai 750mm akan mencukupi. 6. Jerami dapat ditata diatas permukaan sementara rumput dapat dibiarkan tumbuh sendiri. Isi cekungan dengan air, atau air limbah dan tanam rumputnya. Hanya gunakan spesies rumput local dalam reedbed. |perawatan| Pertumbuhan dapat dikurangi, meskipun tidak vital untuk kelanjutan yang baik. Rumput yang disiangi dapat digunakan sebagai jerami, aatau dapat digunakan kembali untuk toilet kompos. Bersihkan setiap 6 bulan sampai 2 tahun supaya bebas lumpur. Penggunaan kembali (Pendaur-ulangan) air limbah: Air limbah yang telah dibersihkan lewat reedbed pada umumnya jernih dan bebas bau atau sedikit bau. Air tersebut masih membawa resiko bagi kesehatan jika tanpa disinfektasi (pembasmian hama penyakit) dan harus ditangani secara seksama. Kualitas airnya cukup bagus untuk penggunaan bawah tanah untuk tanaman buah. Jangan gunakan air ini untuk sayuran atau di dapur atau untuk mandi. Beberapa reedbed menyalurkan air limbah yang telah dibersihkan ke kolam di taman, di mana air tersebut menerima penanganan lebih jauh dari cahaya matahari, angina dan organisme air. Kelebihan airnya dapat dialirkan ke bawah tanah. |Biaya| - Material/bahan-bahan (tersedia secara lokal) - Instalasi/Pemasangan (sumber daya manusia) Biaya jangka panjang: - Perawatan dan sumber daya manusia |hal-hal untuk dipertimbangkan| - Dapat dibangun dan didesain untuk rumah tangga secara individual atau diintegrasikan dalam komunitas kecil yang mempunyai lahan bersama untuk tempat reedbed. |kontak dan sumber| - Glenn Marshall WaterWays Asia-Pacific Address: PO Box 921, Nightcliff, Northern Territory 0814, Australia Website: http://www.rosneath.com.au/ipc6/ ch08/marshall/

NGO MATRIX IN HERE

3 5

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung air hujan • purification • water re-use • composting •tenaga pembangkit rainwater harvesting • water daur ulang air • pembusukan • power generation UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP TO DISASTER IN SUMATRA UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.5.1

alternative greywater system
Wastewater Gardens®
│history│ Dr. Mark Nelson working in collaboration with the Planetary Coral Reef Foundation (PCRF U.S.) and the eminent systems ecologist, Prof. H.T. Odum of the Center for Wetlands at the University of Florida, developed this innovative approach to wastewater treatment. The local Department of Environmental Protection, BAPEDALDA has been supporting the project. Yayasan IDEP is working in conjunction with local architectural firms and PT Bali Gede construction company to install Wastewater Gardens® throughout Indonesia. │installation│ A Wastewater Gardens® system normally consists of (1) Septic tank, (2) Wastewater Gardens®, the water-tight (lined with concrete, impermeable clay or membrane to hold wastewater in) and (3) Discharge of the treated wastewater as subsurface or drip irrigation. The separation of solids occurs in a normal septic tank. The nutrientrich effluent is fed into Wastewater Gardens®. There the sewage water is kept below the surface of a bed of gravel, which is planted with a wide variety of wetland plants, specially selected for the locality. After treatment in the Wastewater Gardens®, the treated water can be recycled as direct irrigation of lawns, shrubs, flowers or trees. Normally, 1-3 plants (depending on the size of the plants) are planted per square metre of the Wastewater Gardens®, including some with deep roots capable of reaching down to the bottom of the gravel bed. A mixture of shallow, medium and deep-rooted plants (trees, tall shrubs, palms) are planted to ensure that there is effective root penetration of the gravel bed of the Wastewater Gardens®. Anything which is harvested above the surface of the Wastewater Gardens® is safe to use since it has no physical contact with the wastewater. Fruit, wood, cut flowers or plants for medicinal uses may be harvested from the system. The only type of plant part which should not be used is root crops, since the roots have contact with the wastewater beneath the surface. │maintenance│ • The septic tank at the beginning of the system needs normal pumping out when half filled. Filters need

NGO

4 4 4
checking every 3-6 months and washing if necessary. • Water levels in the Wastewater Gardens® cells need to be checked periodically. • The wetland plants need normal garden care – pruning for appearance and encouragement of new flowers. Leaf litter and prunings can be allowed to remain in the system providing mulch above the gravel. • Good drainage around the Wastewater Gardens® is very important. • When properly maintained, the Wastewater Gardens® should last for decades. Gravel may need to be cleaned after long periods of time. │costs│ After installation, the low operating and maintenance costs of Wastewater Gardens® are its great economic advantage over high-tech, mechanically-based sewage treatment plants (STP). The long-life of Wastewater Gardens® also has economic benefits, as a lifetime of 30-40 years is 2-3 times that which might be expected of an STP especially in tropical conditions.

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.5.2

alternative greywater system
Wastewater Gardens® are also of economic benefit as they can supply landscaping needs without need of additional potable water or fertilizer; they will also reduce overall water consumption since part of the green landscape is being watered by otherwise wasted water. - The design fees usually run around Rp. 4.000.000 (Or USD $440) This includes designs, oversight of the construction process, training, maintenance manual and certificate of authenticity certified by BAPEDALDA. In comparison with construction of a new septic tank with filter for a 5 person household which usually runs around Rp. 1,500,000 (or USD $165). Construction of a basic 10m2 WWG with sub-surface irrigation system usually runs around Rp. 6,000,000 (or USD $660). │things to consider│ - The system must be properly installed in order to work perfectly - There are many plants which can handle salty water without difficulty, so Wastewater Gardens® can be designed for these circumstances. The choice of plants will be adapted to the salinity of the water which the Wastewater Gardens® receives. - The space required is dependent on the number of people and how much wastewater they produce, whether the system treats all the wastewater or the greywater is recycled separately, and what standard of treatment is required or desired. - Wastewater Gardens® run complete training. │contacts│ - Gove DePuy : wwg@idepfoundation.org - Yayasan IDEP Foundation JL Hannoman No44 Second Floor Ubud, Bali, Indonesia - Mailing Address : PO BOX 160 Ubud, 80571 Bali, Indonesia

NGO

4 4 4

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.5.3

sistem air keruh alternatif
Wastewater Gardens® |sejarah| Dr. Mark Nelson bekerja sama dengan Planetary Coral Reef Foundation (PCRF U.S.) dan pakar sistem ekologi Prof. H.T. Odum dari Center for Wetlands di University of Florida, mengembangkan pendekatan inovatif untuk penanganan air limbah. Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (BAPEDALDA) telah mendukung proyek ini. Yayasan IDEP bekerja sama dengan firmafirma arsitektur lokal dan perusahaan konstruksi PT Bali Gede untuk memasang Wastewater Gardens® di seluruh Indonesia. |instalasi| Sistem Wastewater Gardens® terdiri dari (1) Tanki septik, (2) Wastewater Gardens®, penyimpan air (disejajarkan dengan beton, lempung kedap air atau membran untuk menyimpan air limbah) dan (3) Buangan dari air limbah yang telah dibersihkan sebagai lapisan sub-permukaan atau irigasi tetesan. Pemisahan benda padat terjadi di tanki septik normal. Cairan yang kaya zat makanan ini lalu dimasukkan ke Wastewater Gardens®. Disana, air limbah tersebut disimpan di bawah permukaan yang tersusun dari kerikil, yang ditanami dengan bermacam-macam tumbuhan tanah basah (wetland), terutama tumbuhan lokal. Setelah melalui proses perawatan dalam Wastewater Gardens®, air tersebut dapat didaur ulang untuk irigasi langsung ke lapangan rumput, semak-semak, bunga-bunga atau pepohonan. Biasanya di Wastewater Gardens®, 1-3 tanaman (tergantung kepada ukuran tanaman tersebut) ditanam setiap meter persegi, termasuk yang akarnya dapat menyentuh dasar cekungan kerikil. Campuran tanaman-tanaman dengan akar pendek, sedang dan dalam (pepohonan, semak-semak tinggi, palem) ditanam untuk memastikan ada penetrasi akar yang efektif ke dasar cekungan kerikil Wastewater Gardens®. Apapun yang dituai dari permukaan Wastewater Gardens® aman untuk digunakan karena tidak ada kontak fisik dengan air limbah. Buahbuahan, kayu, bunga-bunga dan tanam-tanaman untuk keperluan medis dapat diambil dari sistem ini. Satu-satunya bagian dari tumbuhan yang tidak dapat digunakan adalah akarnya, karena akar tetumbuhan tersebut telah bersentuhan dan terkontaminasi air limbah di bawah permukaan.

NGO

3 5
|perawatan| • Tanki septik sistem ini perlu dipompa keluar bilamana telah setengah penuh. Saringan perlu diperiksa setiap 3-6 bulan dan dicuci bila perlu. • Ketinggian air dalam Wastewater Gardens® perlu diperiksa secara teratur. • Tanaman-tanaman air basah memerlukan perawatan normal – dipangkas supaya untuk keperluan estetika dan mendorong munculnya kuncup baru. Daun-daun yang gugur dan sisa pemangkasan dapat dibiarkan sebagai jerami di atas kerikil. • Pengeringan yang baik sangat penting di Wastewater Gardens® • Bila dirawat secara benar, Wastewater Gardens® dapat bertahan berpuluh-puluh tahun. Kerikilnya mungkin akan perlu dibersihkan setelah beberapa lama. |biaya| Setelah pemasangan, keuntungan ekonomis dari Wastewater Gardens® adalah biaya operasi dan perawatan yang minim bila diband-

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

daur

ulang

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.5.4

sistem air keruh alternatif
3
ingkan dengan Sewage Treatment Plants (STP) yang berbasis mekanik dan berteknologi tinggi. Keawetan Wastewater Gardens® juga menguntungkan secara finansial, karena jangka waktu 30-40 tahun adalah 2-3 kali dari jangka waktu STP terutama dalam kondisi tropis. Wastewater Gardens® juga menguntungkan secara ekonomi karena dapat memberikan taman tanpa tambahan air bersih atau pupuk, dan juga mengurangi konsumsi air karena tetumbuhannya diberi air yang biasanya dibuang sebagai air limbah. - Biaya perancangan (desain) biasanya sekitar Rp. 4.000.000 (atau USD $440). Ini termasuk desain, garis besar proses konstruksi, pelatihan, petunjuk perawatan dan sertifikat keaslian dari BAPEDALDA. Bandingkan dengan pembangunan tanki septik baru dengan saringan untuk rumah beranggota 5 orang yang biasanya sekitar Rp. 1.500.000 (atau USD $165). Pembangunan 10 m2 WWG dengan sistem irigasi di bawah permukaan biasanya memakan biaya Rp. 6.000.000 (atau USD $660). |hal-hal yang perlu dipertimbangkan| - Sistem ini harus dipasang menurut aturan supaya berfungsi secara sempurna. - Ada banyak tanaman yang dapat tumbuh di air asin, jadi Wastewater Gardens® dapat dirancang untuk memenuhi keadaan seperti ini. Pilihan tanaman akan disesuaikan dengan kadar garam air yang diterima oleh Wastewater Gardens®. - Lahan yang diperlukan tergantung kepada jumlah orang dan banyaknya air limbah yang mereka hasilkan, dan pada apakah sistem akan menangani seluruh air limbah atau air keruhnya akan dibersihkan secara terpisah, dan juga pada standar perawatan yang diinginkan atau dibutuhkan. - Wastewater Gardens® memeberikan pelatihan yang lengkap. |kontak| - Gove DePuy: wwg@idepfoundation.org - Yayasan IDEP Foundation Jl. Hannoman No. 44 2nd Floor Ubud, Bali, Indonesia - Alamat Surat: PO Box 160 Ubud 80571 Bali, Indonesia

NGO

5

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung air hujan • purification • water re-use • composting tenaga pembangkit rainwater harvesting • water daur ulang air • pembusukan • • power generation UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP TO DISASTER IN SUMATRA UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.6.1

|design criteria| 1. The systems method of waste removal had to be able to be easily performed without personal contact by: a. the user, in remote areas b. waste removal contractors where available. 2. Easy to use 3. The unit would require no flushing water. 4. Can handle severe overload situations. 5. Totally isolated from high water tables and high rainfall. 6. The system had to be cost effective, be easily transported, assembled and last a long time. |how the system works|

blackwater system : hybrid toilet

NGO

tank without transfer of solids. 3. Secondary Tank: Only For Large Systems Aeration is provided passively through tank ventilation and surfaceoverflow. May sit in the tank for up to 135 days. 4. Disposal The treated effluent is discharged from the Secondary treatment tank to ground or to a holding tank. Additional improvement of the effluent quality occurs especially in well drained, sandy soils or polishing (grass/reed) beds through which the sewage is trickled. maintaining the hybrid toilet system: • The primary tank should only require sludge pump-out every 4-6 years, dependent upon usage. • No need for chemicals, only water, EMC and/or Bicarbonate of Soda needs to be used to clean the pedestal. Bokashi can be added to the primary tank if smells occur. Things to consider:

5 5 5
- Expert advice on unit size for accuracy. - Need for trained labour in installing system - Control of maintenance will be on the owner |contacts| - Ongoing monitoring of the test unit at Edmund Kennedy and an ongoing R & D test facility at the Mt. St. John Treatment Plant. The Ranger in Charge at the Edmund Kennedy National Park - Mr Richard Lineman. Ph 07 4066 8601 for more information. - Agent for Gough Plastics Ph: 1800 069 805 or email sales@gough.com.au

1. Preliminary treatment: The waste enters a water filled primary tank. Aeration is by a vent. 2. Separation Chamber Gas will cause some sludge to rise. The separation chamber allows liquid to pass to the secondary treatment

VENT PIPE PROVIDING AERATION

SEPARATION CHAMBER

TRANSFER PIPE

SQUAT TOILET

SECONDARY TANK FOR LARGE SYSTEMS

GRAVEL BED FOR DISPOSAL

GROUND LEVEL BLACK WATER FLOW

PRIMARY TANK

SAND

HOLD DOWN CONCRETE SLABS

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.6.2

|kriteria desain| 1. Metoda sistem untuk membersihkan ;imbah harus dapat dilakukan tanpa kontak langsung dengan: a. Pengguna, di tempat-tempat terpencil b. Kontraktor pembersih limbah bila ada 2. Mudah digunakan 3. Tidak memerlukan air siraman 4. Dapat menangani situasi kepenuhan yang parah 5. Terisolasi dari dataran air dan curah hujan 6. Sistemnya harus murah, mudah dipindahkan, dipasang dan tahan lama. |bagaimana sistem ini bekerja| 1. Perawatan awal: Limbah masuk melalui tanki yang penuh air. Pengaliran udara lewat lubang angin (vent). 2. Bilik Pemisahan Gas akan menyebabkan naiknya Lumpur. Bilik pemisahan ini memungkinkan cairan masuk ke perawatan sekunder tanpa pengaliran

sistem air hitam: toilet hibrid

NGO

bahan-bahan padat. 3. Tanki Sekunder: hanya untuk sistem-sistem besar Ventilasi tanki dan overflow permukaan memberikan pengaliran udara secara pasif. Mungkin berada di tanki sampai dengan 135 hari. 4. Pembuangan Aliran yang telah dibersihkan lalu dibuang dari tanki perawatan sekunder ke dalam tanah atau ke tanki penampung. Kualitas buangan ini dapat diperbaiki terutama di tanah berpasir yang kering atau dialirkan ke cekungan pembersih (rumput/sebagainya). |perawatan sistem| - Tanki primer hanya perlu dipompa keluar lumpurnya setiap 4-6 tahun, tergantung pemakaian. - Tidak memerlukan bahan-bahan kimia, hanya air, EMS dan/atau Soda Bikarbonat untuk membersihkan tempat pijakan. Bokashi dapat ditambahkan ke tanki primer jika berbau.

5 5 5
|hal-hal yang perlu dipertimbangkan| - Saran para ahli mengenai ukuran untuk keakuratan. - Perlu tenaga ahli untuk memasang sistem - Kendali perawatan dipegang oleh pemilik |kontak| - Pemantauan secara terus-menerus di unit uji coba di Edmund Kennedy dan satu fasilitas uji coba Riset dan Pengembangan (R&D) di Mt. St. John Treatment Plant. Penjaga yang Berwenang di Edmund Kennedy National Park – Richard Lineman. Telepon 07 4066 8601 untuk informasi lebih lanjut. - Agen untuk Gough Plastics Telp: 1800 069 805 Atau email sales@gough.com.au

Lubang angina untukAERATION VENT PIPE PROVIDING aliran/sirkulasi udara
SEPARATION CHAMBER Bilik pemisah

Pipa penyalur TRANSFER PIPE
SECONDARY TANK FOR LARGE Tank sekunder untuk sistem SYSTEMS

Toilet SQUAT TOILET jongkok

yang lebih besar

GRAVEL BED FOR DISPOSAL

Cekungan berkerikil untuk pembuangan

Permukaan LEVEL GROUND Tanah
BLACK Aliran WATER air limbah FLOW

PRIMARY TANK

Tanki primer

Pasir SAND

Lempengan beton penahan HOLD DOWN CONCRETE SLABS

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.7.2

clivus multrum

dry composting toilet systems

NGO

3 4 5
SIDE ELEVATION - CM10

Specifications: CM10 The Clivus CM10 is ideal for domestic applications, especially where two pedestals are required. Nominal capacity: • daily : 25 visits • annual : 10000 visits

MAINTENANCE ACCESS HATCH

COMPOSTER TOP holes punctured in top to connect toilet and air vent pipe STEP

HINGE

COMPOST ACCESS LID FRONT BAFFLE

FRONT ELEVATION - CM10

COMPOST BOTTOM

COMPOST REMOVAL CHAMBER

│things to consider│ Required access height: This varies slightly between systems, but all systems need access for maintenance, so usually require a minimum height of 1metre. This needs to be taken into consideration when designing the house.

│contacts + sources│ Clivus: http://www.clivusmultrum.com.au http://www.clivus.co.kr/ http://www.clivusmultrum.com Rotaloo: http://www.rotaloo.com.au Nature Loo: http://www.nature-loo.com.au PO Box 2157 Toowong QLD 4066, Australia Phone: +61 (07) 3870 5037 Fax: +61 (07) 3870 5088 Email: info@nature-loo.com.au

ECO DESIGN Sustainable Housing. http://www.powerup.com.au/ ~edesign PO Box 2000, Fairfield Gardens 4103, Australia. Phone: +61 (07) 3342-4497 Fax: +61 (07) 3342-4496 Email: edesign@powerup.com.au

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.7.3

│ikhtisar/garis besar sistem│ Ada dua macam sistem toilet pembuat kompos, sistem ‘basah’ dan sistem ‘kering’. Sistem-sistem basah menggunakan air keruh sebagai air siraman, lalu ditangani sebagai air limbah kakus. Untuk informasi lebih lanjut tentang sistem ‘basah’, anda dapat membaca bagian ‘air keruh (greywater)’ dan ‘air limbah kakus (blackwater)’ dalam buku ini. Sistem-sistem kering tidak menggunakan air untuk menyiram. Limbahnya dikumpulkan dalam suatu wadah tertentu yang dirancang sedemikian rupa sehingga kompos tersebut terventilasi. Setelah 6-12 bulan, humus yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pupuk di taman. JANGAN gunakan pupuk ini untuk tanaman pangan.

Sistem-sistem Toilet Pembuat Kompos Kering

dry composting toilet systems

NGO

3 4 5
│informasi dan konteks│ Sistem-sistem ini dirancang untuk penggunaan rumah tangga, dan akan memadai untuk 10 orang. Untuk jalan masuk dan perawatan, diperlukan ketinggian 1meter penuh (minimal). │penerimaan kultural│ Toilet tanpa air mungkin belum dapat diterima masyarakat luas dikarenakan hubungan antara air dan kebersihan. Biasanya masayarakat menggunakan air atau sungai untuk membersihkan buangan mereka. Ada dua kemungkinan masalah yang berkaitan dengan penggunaan sistem toilet tanpa air: 1. Ada kemungkinan air akan digunakan juga, menyebabkan sistem meluap/banjir. 2. Jika sistem ini tidak dipandang sesuai, toilet ini mungkin tidak akan digunakan sama sekali.

nature loo Kakus Alami
TUTUP TOILET DITUTUP

TUTUP LUBANG ANGIN 600mm di atas puncak atap

PERGERAKAN UDARA TUTUP YANG DAPAT DILEPAS BAK TOILET

PIPA ALIRAN UDARA DUDUKAN TOILET pilihan duduk atau jongkok PIPA PEMBUANGAN

FAN 12 VOLT PIPA PEMBUANGAN BILIK PENGOMPOS BAHAN BUANGAN PERGERAKAN UDARA PENAHAN LEMBAB PIPA LUBANG ANGINA YANG FLEKSIBEL PIPA-PIPA VENTILASI BILIK

CELAH SALAH

PARIT PENGHISAPAN CAIRAN

│instalasi dan persediaan│ Toilet Pembuat Kompos harus diimpor dari penyedia/pemasok (kebanyakan dari mereka bermarkas di Australia atau AS). Instalasi dapat dilaksanakan dengan tenaga lokal. Tidak diperlukan pengetahuan ahli untuk instalasi. │maintenance│ Untuk satu keluarga, sebuah toilet pembuat kompos perlu dikosongkan setiap 6-12 bulan. Pengosongan 12 now 04 timeline 12 05

ini dilakukan dengan sekop dan ember. JANGAN gunakan pupuk ini untuk tanaman pangan. Kelembaban adalah hal penting supaya toilet ini bekerja secara efektif. Jika sistem ini terlalu lembab, ia akan menjadi anaerobik (kurang udara) dan akan menimbulkan bau yang tajam. Jika sistem ini terlalu kering, ia akan mengeras dan tidak terurai menjadi kompos. Untuk menjaga agar sistem ini mendapat udara 12 06

yang cukup, sedikit material kering, seperti serbuk gergaji, dapat ditambahkan setiap kali toilet tersebut digunakan. │biaya│ Biaya untuk tiap unit berkisar antara AUD $2500-$5000, ditambah biaya transportasi. Biaya untuk mendapatkan dan memasang sistem ini perlu disubsidi. Biaya jangka panjangnya ringan.

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.7.4

clivus multrum

dry composting toilet systems

NGO

3 4 5
SIDE ELEVATION - CM10

Specifications: CM10 The Clivus CM10 is ideal for domestic applications, especially where two pedestals are required. Nominal capacity: • daily : 25 visits • annual : 10000 visits

JENDELA UNTUK AKSES PERAWATAN

BAGIAN ATAS PENGOMPOS holes punctured in top to connect toilet and air vent pipe ANAK TANGGA

HINGE

FRONT ELEVATION - CM10 TUTUP AKSES KOMPOS PATAHAN BAGIAN DEPAN

BAGIAN BAWAH PENGOMPOS

BILIK PEMBUANGAN KOMPOS

│hal-hal yang perlu dipertimbangkan│ Ketinggian yang diperlukan untuk jalan masuk: Bervariasi untuk tiap sistem, akan tetapi, semua sistem memerlukan jalan masuk untuk perawatan, jadi lazimnya memerlukan ketinggian minimal 1meter. Hal ini perlu dipertimbangkan saat merancang rumah.

│kontak dan sumber│ Clivus: http://www.clivusmultrum.com.au http://www.clivus.co.kr http://www.clivusmultrum.com Rotaloo: http://www.rotaloo.com.au Nature Loo: http://www.nature-loo.com.au PO Box 2157 Toowong QLD 4066, Australia Phone: +61 (07) 3870 5037 Fax: +61 (07) 3870 5088 Email: info@nature-loo.com.au

ECO DESIGN Sustainable Housing: http://www.powerup.com.au/ ~edesign PO Box 2000 Fairfield Gardens 4103, Australia Phone: +61 (07) 3342 4497 Fax: +61 (07) 3342 4496 Email: edesign@powerup.com.au

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.8.1

BiPu toilet system
│system overview│ The BiPu (Bioremedial In-field Personnel Unit) is a system for sewage treatment which has been developed by Robert Patterson in Tasmania. It has been designed to be low cost, and to set up quickly and easily, so is suitable for “extreme emergency situations”. │information + context│ The BiPu system is a portable septic tank. It is made of plastic and is much lighter than a traditional concrete system. It can stay in place for as long as required, or even permanently. It consists of a base, or internal liner, that retracts automatically if there is a high water table. It connects to either a standard sitting toilet or a squat type system which provides the water seal. The water seal is the key difference between BiPu and pit latrines. The seal prevents disease-carriers such as flies and other insects from getting into the dangerous material. The system can use any water supply except salt water and acts like a septic tank. It removes solids and paper from your waste stream and allows them to decompose. The solids-free wastewater is dispersed though an absorption system. In warmer climates, the digestion rates are high. For example, in Dili, the high temperatures meant that 90 per cent of all the solids were digested in 26 days. │installation + availability│ No specialist equipment is required to install the system:  Dig a pit in the ground, for the BiPu system (approx 600mm x 600mm x 1m deep)  Dig an absorption trench, for the liquid waste disposal  Place the BiPu toilet kit  Connect the toilet fixtures to the tank. The BiPu is easily disassembled by leaving the detachable liners in place and tipping sand into them. This will displace the liquid into the absorption system which is below ground, where it fills up the soil. This procedure is like burying your toilet. The external "container" simply unclips and can be reused elsewhere with new liners. │maintenance│ The tank needs to be emptied whenever it is filled. A simple pumping operation is used to remove the waste, which is taken to a sanitary landfill site. In Dili, the BiPu systems did not need to be emptied for about two years. The need to be emptied is a major disadvantage of this system, because it creates waste which needs to be disposed of somewhere else. The dry composting systems, by contrast, create a by-product which can be used as fertiliser on site. This makes it a much more efficient and sustainable system. │cost│ The BiPu toilet kits would need to be imported from Australia. A basic two chamber BiPu system will provide wastewater treatment and disposal for a family with one toilet, bathroom, laundry and kitchen. The basic BiPu caters for 25 people and costs about $320 (plus transportation). Costs decrease for bigger systems, with a system for 300 people costing around $2500. The cost of obtaining and installing these systems would need to be subsidised. The ongoing costs are minimal. 12 06

NGO

3

│things to consider│ As these systems have only recently been developed, there is only one supplier. │contacts + sources│ Robert Patterson: www.tasenvirosolutions.com.au Phone: +61 3 6382 1844 Mobile: +61 418 591 479 Fax: +61 3 6382 3011 Email: info@tasenvirosolutions. com.au

12 now 04 timeline

12 05

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.8.2

sistem toilet BiPu
|ikhtisar/ garis besar sistem| BiPu (Bioremedial In-field Personnel Unit/Unit Personalia Lapangan untuk Remedi Biologis) adalah sistem penanganan limbah yang dirancang oleh Robert Patterson di Tasmania. Sistem ini telah didesain supaya biayanya terjangkau dan dapat dipasang secara cepat dan mudah, sesuai untuk “keadaan gawat darurat”. penghubung yang dapat dilepas |informasi dan konteks| dan menimbunnya dengan pasir. Sistem BiPu adalah tanki septik Ini akan mengalirkan cairan ke yang portabel. Tanki ini terbuat dari sistem penyerapan di bawah tanah, plastic dan jauh lebih ringan dibandyang memenuhinya dengan tanah. ingkan sistem beton tradisional. Prosedur ini mirip dengan menguTanki ini dapat didiamkan di suatu bur toilet anda. Kontainer ‘eksternal’ tempat selama dibutuhkan, atau dapat dilepas dengan mudah dan bahkan secara permanent. Tanki dapat digunakan dengan pengtersebut terdiri dari dasar, atau hubung baru di tempat lain. penghubung internal, yang tertarik secara otomatis oleh ketinggian air. |perawatan| Ini terhubung ke salah satu dari toiTankinya perlu dikosongkan bila let duduk standar atau toilet jongkok terisi penuh. Untuk memindahkan yang menahan air. limbah, yang akan dipindahkan ke Perbedaan utama antara toilet BiPu tempat landfill yang bersih, diperludengan jamban adalah adanya kan pompa yang sederhana. Di Dili, penahan air. Penahan ini mencegah sistem BiPu tidak perlu dikosongpembawa penyakit seperti lalat dan kan sebelum dua tahun. serangga lain yang akan masuk ke Keperluan pengosongan adalah material yang berbahaya. Sistem ini kerugian utama dari sistem ini, dapat menggunakan semua suplai karena itu menghasilkan limbah air kecuali air asin dan berfungsi yang perlu dibuang ke tempat lain. seperti tanki septik. Sistem ini meDi lain pihak, sistem kompos kering misahkan benda-benda padat dan menghasilkan produk sementara kertas dari arus limbah anda dan yang dapat digunakan sebagai pumemungkinkan proses penguraian puk di tempat tersebut. Ini membuat limbah tersebut. Air limbah yang sistem tersebut lebih efisien dan bebas bahan padat tersebut lalu berkelanjutan (tahan lama). dialirkan lewat sistem penyerapan. Di hawa yang lebih hangat, tingkat |biaya| pencernaan akan lebih tinggi. ConPerlengkapan toilet BiPu perlu tohnya, di Dili, cuaca yang panas diimpor dari Australia. Sistem BiPu berarti 90 persen dari semua bahan dengan dua bilik sederhana akan padat akan dicerna dalam 26 hari. mencukupi untuk penanganan air limbah dan pembuangan untuk |instalasi dan persediaan| keluarga dengan satu toilet, kamar Untuk memasang sistem ini, tidak mandi, tempat cuci pakaian dan diperlukan alat-alat spesial: dapur. Sistem BiPu dasar cukup • Gali lubang dalam tanah untuk untuk 25 orang dan harganya $320 sistem BiPu (dengan dalam sekitar (ditambah biaya transportasi). Biay600mmx600mmx1m) anya semakin murah untuk sistem • Gali parit penyerapan unutk pemyang lebih besar, sistem untuk 300 buangan limbah cair orang harganya sekitar $2500. • Pasang alat toilet BiPu Biaya untuk membeli dan mema• Hubungkan toilet ke tanki sang sistem ini perlu disubsidi. BiPu dapat dibongkar secara Biaya jangka panjangnya sangat mudah dengan meninggalkan minim. 12 now 04 timeline 12 05 12 06

NGO

3

|hal-hal yang perlu dipertimbangkan| Karena baru-baru ini dikembangkannya, hanya ada satu pemasok untuk sistem ini. |kontak dan sumber| Robert Patterson www.tasenvirosolutions.com.au Telepon: +61 3 6382 1844 HP: +61 418 591 479 Faks: +61 3 6382 3011 Email: info@tasenvirosolutions.com.au

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.9.1

household composting
│system overview│ Composting turns food (vegetable) and garden wastes into decomposed organic matter. This is used to enrich the soil, and helps with plant production. Composting is easy to do, and requires very little maintenance. To compost you need: (1) a container (2) organic matter. │information + context│ Tropical soils are typically very low in organic matter (less than 1%). By adding compost to the soil, this increases the organic content, which is critical for the development and growth of plants. The compost needs to be located on the ground in a well drained place. │installation│ Compost bins can be bought, or can be easily made with some simple tools and materials. Compost can be made in any container that is open top and bottom, and which can be clased. The minimum size is about 1m deep x 1m wide. This is big enough to hold heat, which aids in the decomposition process. │materials and components│ │compost materials│
VEGETABLE WASTE STRAW / DRY MULCH VEGETABLE WASTE NEWSPAPER GARDEN WASTE / LEAF LITTER VEGETABLE WASTE STRAW / DRY MULCH NEWSPAPER VEGETABLE WASTE SEMI DECOMPOSED MATTER DECOMPOSED MATTER

NGO

4 5 5

│compost components│
COMPOST LID to protect from the weather, to keep out animals, and to contain smells COMPOST CONTAINER a container with an open bottom, to hold the compost

│compost needs│ • to be portable/ accessable, so the compost can be harvested by either moving or lifting the compost container • the right moisture content • ventilation DO NOT ADD: meat, fish, dairy products, cat or dog manure, glossy magazines, noxious weeds

│maintenance│ ready to use as fertiliser Compost needs very little maintenance. It can be turned occasionally to aerate the mix, and to maintain the correct moisture content. The best way to maintain the compost is to add a variety of 1 2 3 ingredients, from dry leaves and The three bin system is more suitable garden waste, to vegetable wastes. for a larger garden If compost is too moist it becomes anaerobic, and starts to smell. If it is │things to consider│ too dry, it does not decompose. In a city context, if there are no gardens, the compost could be │harvest│ harvested and sold. Worm farms After 3-6 months, in a tropical are also an option which are well climate, the compost should be contained, and can be kept inside. ready to use on the garden. An earthy ‘humus’ forms at the bottom │availability and cost│ on the compost pile, and this can All the material to build your own either go directly onto the garden, compost bin can be sourced locally. or get mixed into the soil. This Most city councils in Australia sell compost can be used for food compost bins for under AUD$100 crops. per bin. 12 now 04 timeline 12 05 12 06

timber and wire versions of a single compost container │contacts + sources│
http://www.compostinfo.com/tutorial/ HowToUseIt.htm http://www.hdra.org.uk/factsheets/ http://ianrpubs.unl.edu/horticulture/ g810.htm#bin http://users.ncable.net.au/ ~urbanfoodgarden/Web/Design/ GARDEN%20DESIGN/garden_ design_5.htm

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.9.2

pembuatan kompos rumah tangga
4 5 5

│ikhtisar/garis besar sistem│ Pembuatan kompos merubah makanan (sayuran) dan limbah taman menjadi bahan organik yang terurai. Ini dapat digunakan untuk mempersubur tanah dan membantu produksi tanaman. Pembuatan kompos sangat mudah dan memerlukan sedikit sekali perawatan. │material dan komponen│ Untuk membuat kompos, diperlukan: 1. Wadah/Kontainer │material kompos│ 2. Bahan Organik │informasi dan konteks│ Tanah tropis biasanya hanya mengandung sedikit bahan organik (kurang dari 1%). Dengan menambahkan pupuk kompos ke dalam tanah, kandungan bahan organiknya akan meningkat, hal ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pupuk komposnya perlu ditempatkan dalam tanah di tempat dengan pengaliran air yang baik (cukup kering). │instalasi│ Tong-tong untuk pupuk kompos dapat dibeli atau dibuat dengan mudah dengan alat-alat dan bahan yang sederhana. Pupuk kompos dapat dibuat dalam wadah apapun yang terbuka bagian atas dan bawahnya, dan dapat ditutup. Ukuran minimalnya adalah sekitar kedalaman 1m x lebar 1m. Ini sudah cukup besar untuk menyimpan panas, yang diperlukan dalam proses penguraian. │perawatan│ Pupuk kompos hanya perlu sedikit perawatan. Dapat diputar setiap beberapa waktu supaya campurannya mendapat aliran udara dan agar kelembabannya tepat. Cara terbaik untuk merawat pupuk kompos adalah dengan menambahkan bahan-bahan yang bervariasi, dari dedaunan kering dan limbah taman, sampai sayuran yang terbuang. Jika terlalu lembab, komposnya akan kurang udara dan mulai berbau. Jika terlalu kering, komposnya tidak akan terurai.
SISA SAYURAN JERAMI/ DAUN-DAUNAN KERING SISA SAYURAN KORAN LIMBAH/SAMPAH TAMAN/DEDAUNAN SISA SAYURAN JERAMI/ DAUN-DAUNAN KERING KORAN SISA SAYURAN BAHAN YANG SETENGAH TERURAI BAHAN YANG TELAH TERURAI siap digunakan sebagai pupuk

household composting

NGO

│komponen kompos│
TUTUP KOMPOS untuk melindungi dari cuaca, hewan-hewan dan menjaga agar bau tidak keluar WADAH KOMPOS wadah yang terbuka bawahnya, untuk menyimpan kompos Compost needs: kompos harus/perlu

│kompos harus/perlu│ • dapat dipindahkan, supaya kompos dapat dituai/diambil dengan cara memindahkan atau mengangkat wadahnya • kelembaban yang tepat • ventilasi JANGAN TAMBAHKAN: daging, ikan, produk-produk susu, kotoran kucing atau anjing, majalah dengan kertas glossy/

Sistem tiga wadah lebih sesuai untuk taman yang lebih luas.

1

2

3

Contoh wadah kompos dengan kayu dan kawat

│panen/penuaian│ Setelah 3-6 bulan di daerah beriklim tropis, pupuk komposnya telah siap untuk digunakan untuk berkebun. Humus terbentuk di dasar pupuk kompos, dan dapat langsung digunakan di taman atau dicampur dengan tanah. Pupuk kompos ini dapat digunakan untuk tanaman pangan. │hal-hal yang perlu dipertimbangkan│ Di daerah perkotaan, jika tidak dijumpai taman, pupuk kompos ini sebaiknya dituai dan dijual. Peternakan cacing juga adalah salah satu pilihan dengan wadah yang baik dan dapat disimpan di dalam.
12 06

│persediaan dan biaya│ Semua bahan-bahan untuk membuat tong pupuk kompos ini tersedia secara lokal. Sebagian besar dewan kota (City council) di Australia menjual tong kompos seharga kurang dari AUD$100. │kontak dan sumber│ http://www.compostinfo.com/ http://www.hdra.org.uk/factsheets/ http://ianrpubs.unl.edu/horticulture/g810. htm#bin http://users.ncable.net.au/ ~urbanfoodgarden/Web/Design/ GARDEN%20DESIGN/garden_ design_5.htm

12 now 04 timeline

12 05

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.10.1

solar power generation systems
system A - inter-grid connected system system B - micro-grid or independant system │uses of solar│
Solar cells are flat panels that convert sunlight into electricity. As well as providing lights and cooking power, these systems allow you to run such things as a milling operation, a sewing machine and clothes making business, a refrigerator to store meat for long periods or a computer to expand your business. These systems have a high initial cost, but are cheaper than using kerosene lighting, or a diesel generator as no fuel needs to be bought.

NGO

4 4 4
low cost. It is less than the long term cost of taking power only from the main grid. Most common maintenance required is the replacement of the battery in independant systems, typically needed every 5 years. The solar panel itself should last a long time and be guaranteed by the manufacturer for up to 25 years.

│installation│

Installation needs to be done by trained people. Training is needed to ensure proper cleaning and maintenance is performed. Users should always check with the suppliers that the equipment has been tested prior to installation.

│maintenance |

Maintenance is minimal, and of very

│design criteria│

- Solar generated systems can provide sufficient power to operate four fluorescent lights, and a radio as a minimum. - Solar power Systems can be upgraded and expanded as your needs change. - Solar power Systems can provide long term cost savings, an incentive to use it as an alternative to centralised grid systems.

Inverter

Switch Board

Connection to Grid

│system A - grid connected systems│

When connected from your roof to the main network, your solar panel will put power into the network during the day, and can draw from it at night. An electricity meter will measure input and use. If you use less power than you create, you will not have to pay for any electrical costs.

Wind Turbine

Regulator Solar Panel

Inverter

│system B - battery systems│

- In an isolated or micro-grid system, solar cells charge batteries during the daytime, which provides the night time charge. A standard 12V battery (or car battery, though car batteries are not most suitable) will suffice.

Batteries

Generator

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.10.2

solar power generation systems
system A - inter-grid connected system system B - micro-grid or independant system

NGO

4 4 4

│things to consider |

- Enterprising people could consider creating a business making electrical wire poles, using local timbers such as coconut or bamboo, or cast concrete poles (which are cheaper to make than the standard spun-concrete poles). - Training programs for installation and ongoing maintenance is essential.There are professional organisations who can provide this knowledge - Log books and maintenance records help to ensure the ongoing productive capacity of the system. Ask your supplier for more information. - Solar panels may need to be secured to prevent theft.

│contacts |

The following can be contacted for more information on the topics discussed here. PT Djawa Baru Prof Drive, Supomo Sh No 45 F, Jakarta, Indonesia 12810 Tel: +62 21 829 8401 Fax: +62 21 829 8373 BP Solar: Australia Postal Address: PO Box 114 Sydney Olympic Park NSW 1821 Australia Tel: +61 2 8762 5777 Fax: +61 2 8762 5888 IT Power (Interim Technology) www.itpower.co.uk Australia Tel: +61 2 9939 0534 Fax: +61 2 9939 0581
12 now 04 timeline 12 05 12 06 12 09 12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.10.3

sistem pembangkit listrik solar
system A - inter-grid connected system system B - micro-grid or independant system
|kegunaan solar| Sel-sel solar adalah papan-papan datar yang mengubah cahaya matahari menjadi listrik. Selain memberikan penerangan dan listrik untuk memasak, sistemsistem ini juga memungkinkan anda melakukan banyak hal seperti penggilingan, mesin jahit dan bisnis pembuatan pakaian, kulkas untuk menyimpan daging dalam waktu lama atau komputer untuk mengembangkan usaha anda. Sistem-sistem ini memakan biaya awal yang besar, tapi lebih murah dibandingkan menggunakan penerangan kerosin, atau pembangkit disel karena tidak memerlukan bahan bakar. |kriteria desain| - Sistem-sistem bertenaga solar dapat menghasilkan cukup listrik untuk paling sedikit empat lampu pijar dan sebuah radio. - Sistem-sistem bertenaga solar dapat dikembangkan sesuai dengan keperluan anda. - Sistem-sistem bertenaga solar dapat menghemat biaya jangka panjang, ini adalh keuntungannya dibandingkan sistem jala sentral. |sistem A – grid connected systems| Saat dihubungkan dari atap rumah anda ke jaringan utama, papan solar anda akan menyalurkan tenaga (listrik) ke jaringan tersebut saat siang hari dan dapat mengambilnya saat malam hari. Alat pengukuran listrik akan mengukur penyaluran dan penggunaan. Jika anda menggunakan listrik lebih sedikit dari yang anda pakai, anda tidak akan perlu membayar biaya listrik sama sekali. |sistem B – battery systems| Dalam sistem micro-grid atau isolated, sel-sel solar mengisi baterai saat siang hari, untuk malam hari. Baterai standar 12V (atau baterai mobil, walaupun baterai mobil bukanlah yang paling sesuai) akan mencukupi. |instalasi| Pemasangan harus dilakukan oleh orang yang telah dilatih. Pelatihan diperlukan untuk memastikan pembersihan dan perawatan yang baik. Pemakai harus selalu bertanya pada pemasok apakah alat tersebut telah

NGO

4 4 4
diuji coba sebelum dipasang. |perawatan| Perawatannya sedikit sekali, dan sangat murah. Biayanya lebih kecil dari biaya jangka panjang pengambilan listrik dari jala utama (main grid). Perawatan yang paling sering diperlukan adalah penggantian baterai, biasanya setiap 5 tahun untuk sistem independen. Papan solarnya tahan lama dan dijamin oleh pemasok akan tahan sampai 25 tahun.

pembalik

papan penghubung/pengubah aliran listrik

hubungan ke jala (grid)

turbin angina

pengatur papan solar

pembalik

baterai-baterai

pembangkit

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.10.4

sistem pembangkit listrik solar
system A - inter-grid connected system system B - micro-grid or independant system

NGO

4 4 4

|hal-hal yang perlu dipertimbangkan| - Pebisnis dapat mempertimbangkan untuk memulai bisnis membuat tiang kawat listrik, menggunakan kayu lokal seperti kelapa atau bamboo, atau tiang beton tuang/cor (yang lebih murah dibandingkan tiang beton standar). - Program pelatihan untuk instalasi dan perawatan rutin adalah sangat penting. Ada beberapa organisasi professional yang dapat memberikan pelatihan ini. - Buku catatan harian dan catatan perawatan membantu memastikan kapasitas produktif sistem. Hubungi pemasok anda untuk informasi lebih lanjut. - Papan solar mungkin perlu pengamanan dari pencuri. |kontak| Badan-badan di bawah ini dapat dihubungi untuk informasi lebih lanjut PT Djawa Baru Prof Dr. Supomo Sh No. 45 F Jakarta Indonesia 12810 Tel: +62 21 829 8401 Fax: +62 21 829 8373 BP Solar Alamat Surat di Australia: PO Box 114 Sydney Olympic Park NSW 1821 Australia Tel: +61 2 8762 5777 Fax: +61 2 8762 5888 IT Power (Interim Technology) www.itpower.co.uk Australia Tel: +61 2 9939 0534 Fax: +61 2 9939 0581

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

12 14

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.11.1

alternative hybrid power generation
MicroTurbo (Wind Powered) Generators Mircrohydro (Water powered) Generators │application│ The power generation systems described here are best used in combination with the main electrical grid and solar cells. As well as providing lights and power for cooking, these systems allow you to create or expand a business by powering milling operations, sewing machines, metal welders and other manufacturing machines. These systems have a high initial cost, but are cheaper than using kerosene lighting, or a diesel generator as no fuel needs to be bought. │wind power│ The positioning of a wind turbine is very important, as not all places are suitable. Wind turbines are best suited to coastal or windy areas, where a mild breeze (about 4m/second average speed) is consistent as a minimum. With blades only 1.7m wide, a small turbine will generate up to 200watts, enough to operate a sewing machine, lights, a computer or a milling process. The system is normally assembled from standard equipment bought in a package. For repairs, the blades and towers can be manufactured locally from available materials such as laminated wood, aluminium, steel for the rotor blades and casings. Parts such as bearings and electrical equipment may need to come from engineering workshops in Indonesia, or imported from overseas. │microhydro power│ The positioning of a microhydro turbine is very important, as not all places are suitable. Microhydro turbines work by diverting water from a river in hilly areas (such as the upper reaches of the Kreung Aceh River) into a side creek, where a small generator (the size of a small table) is turned by the motion of the water. These systems do not stop working (unlike solar which is only operational during the day, and the turbines which require wind) and so
Vane

NGO

3 4 4
provide constant power to charge batteries or input to a grid. China is a major manufacturer of hydro turbines, and are often employed in small scale systems with a creek output as low as 60L of water an hour. These systems can be small enough to generate 100watts (enough to power fluorescent lights and small devices) or big enough to service an entire village or suburb.

Turbine Blades

Flourescent Lights

Computer

Sewing Machine

Regulator

Radio

Batteries

Inverter

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.11.2

alternative hybrid power generation

NGO

3 4 4

│installation│ Installation should be done by trained people. It is very important that professional advice is sought on the placement of wind or water turbines, as incorrect placement will result in little power generated. Training is also needed to ensure proper cleaning and maintenance is performed. Users should always check with the suppliers that the equipment has been tested prior to installation. │maintenance | Maintenance on these systems is minimal, not requiring cleaning or regular checks. When installing wind systems, request that the machine be automatically furling, which means it will not be damaged during high speed wind, such as during a storm. This will means repairs and mainte-

nance will be rare. Similarly, check if your microhydro system will require a governor, which controls the flow of water and prevents damage. │things to consider | These devices can be manufactured locally from available materials such as laminated wood, aluminium, steel for the rotor blades and casings. Parts such as bearings and electrical equipment may need to come from engineering workshops in Indonesia. │contacts | PT Djawa Baru Prof Drive, Supomo Sh No 45 F, Jakarta, Indonesia 12810 Tel: +62 21 829 8401 Fax: +62 21 829 8373

Harris Hydro http://www.harrishydro.com/ 632 Swanton Road Davenport, CA 95017 USA (831) 425-7652 Intermediate Technology DG http://www.itdg.org ITDGPractical Action Sri Lanka 5 Lionel Edirisinghe Mawatha Kirulapone Colombo 5 Sri Lanka telephone: +00 94 11 2829 412 e-mail: itdg@itdg.slt.lk

Connection to Grid River Pipe Line Turbine Powerhouse

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.11.3

pembangkit mikrohidro (tenaga air) pembangkit mikroturbo (tenaga angin)
|kriteria rancangan/desain| Sebagai pelengkap keluwesan sel-sel solar, turbin-turbin mikrohidro dan angina dapat digunakan dengan jala-jala solar (solar grid) untuk menyempurnakan kapasitas secara keseluruhan. Sistem-sistem ini dimaksudkan untuk mengisi ulang baterai atau dimasukkan dalam jaringan jala-jala elektris. |informasi dan konteks| Turbin-turbin angin sesuai untuk daerah-daerah pesisir atau berangin, di mana hembusan angin sepoi-sepoinya (kecepatan rata-rata sekitar 4m/detik) konsisten di batas minimal. Dengan lebar baling-baling hanya 1.7m, sebuah turbin kecil dapat membangkitkan listrik sampai dengan 200watts, cukup untuk mengoperasikan mesin jahit, lampu-lampu, computer atau proses penggilingan. Turbin-turbin mikrohidro bekerja dengan cara memindahkan air dari teluk di daerah perbukitan (seperti di perbukitan Sungai Kreung Aceh) ke teluk tepian, di mana pembangkit kecil (seukuran meja kecil) digerakkan oleh aliran air. Sistemsistem ini tidak berhenti bekerja (tidak seperti solar yang

sistem pembangkit tenaga listrik hibrid alternatif
hanya dapat dioperasikan saat siang hari, atau seperti turbin-turbin yang memerlukan angin) sehingga menghasilkan listrik secara konstan untuk mengisi baterai atau dimasukkan ke dalam jala-jala elektris. Negara Cina adalah pabrik pembuat turbin air yang terbesar dan seringkali memproduksi dalam skala kecil dengan aliran air teluk sekecil 60L per jam.
Vane

NGO

3 4 4
|instalasi| Instalasi harus dilakukan oleh tenaga ahli. Saat instalasi, pemilik harus diberikan pengarahan tentang perawatan dan pembersihan sistem, dan juga diberikan instruksi pengoperasian. Pemakai turbin harus selalu mengkonfirmasikan dengan pemasok bahwa alat tersebut sudah diuji coba sebelum instalasi.

Turbine Blades

Flourescent Lights

Computer

Sewing Machine

Regulator

Radio

Batteries

Inverter

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.11.4

pembangkit mikrohidro (tenaga air) pembangkit mikroturbo (tenaga angin)

sistem pembangkit tenaga listrik hibrid alternatif

NGO

3 4 4
Intermediate Technology DG http://www.itdg.org ITDGPractical Action Sri Lanka 5 Lionel Edirisinghe Mawatha Kirulapone Colombo 5 Sri Lanka Telephone: +00 94 11 2829 412 E-mail: itdg@itdg.slt.lk QUIRK’S ENERGY TODAY Unit 6, 17 Green Street Botany NSW 2019 Kontak: Ms Susan Neill Tel +61 2 9700 0960 Fax +61 2 9700 0964

|perawatan| Perawatan sistem-sistem ini sangat minimal, tidak perlu dibersihkan atau diperiksa secara rutin. Saat memasang sistem angin, mintalah agar mesinnya terikat secara otomatis, supaya tidak rusak jika angina bertiup sangat kencang. Ini berarti perbaikan dan perawatan akan lebih jarang. Begitu pula dengan sistem mikrohidro, periksa apakah sistem ini memerlukan pengawas untuk mengatur aliran air dan mencegah kerusakan. |hal-hal yang perlu dipertimbangkan| Alat-alat ini dapat diproduksi secara lokal dari bahan-bahan

yang ada seperti kayu yang dilaminasi, aluminium, baja untuk baling-baling rotor dan pembungkusnya. Bagian-bagian seperti poros dan alat-alat listrik mungkin perlu dibeli dari tempat-tempat pertukangan di Indonesia.

|kontak| Harris Hydro http://www.harrishydro.com/ 632 Swanton Road Davenport, CA 95017 USA (831) 425-7652

Connection to Grid River Pipe Line Turbine Powerhouse

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.12.1

biogas digester system
BIOGAS MEMBRANE FOR COVERING PIT GAS HOSE TO ENGINE

NGO

GROUND LEVEL

SANDBAGS TO WEIGH DOWN MEMBRANE

4

OBSERVATION PIPE IMPERMEABLE LAYER

BIOMASS AND WATER IN HERE DIGESTER PIT

The Improved biogas system digester is essentially a pit in the ground, covered by a gas-proof membrane. The digester is filled with a mixture of degradable material and water, and left alone for perhaps 120 days to digest and produce biogas. Little daily labour is required other than checking that the system is not leaking. Following the digestion process, the biomass is then dug out and used as compost, or soil conditioner for fertilizing. │design criteria│ - reduce costs - system to be easy to understand, construct, operate and repair - digest a wide range of biomass (not merely animal waste which could be scarce and needed for alternative uses.) - minimise water use and daily labour requirements. - Provide basic energy for productive, revenue generating activities so that biogas systems do not depend on subsidies │materials and design│ (quantities vary depending on pit sizes) - strong, inexpensive, gas tight, UV resistant membrane material eg. PVC- coated nylon fabrics (similar to covers on lorries and trains) or polyethylene membranes with minimum density of 300g/m² for durability. The membrane should be at least 1.5 times as wide as the pit, with addi-

tional 0.5 to 1m for sealing. - Waterproofing the pit can be done by a number of ways: - digging the pit in clay soil - lining with a cowdung/clay mixture - building a brickwork structure, or - lining with plastic sheets (preferred option) - Weights are needed to anchor the membrane to the digester for sealing, can be by: - sandbags, or - smooth stones - Inspection pipe, mounted in the pit - Gas holder can be a drum like structure, fabricated either of mild steel sheets, ferro-cement, high density plastic or fibre glass reinforced plastic.

│pit sizing│ Size and siting of the system is determined by the amount of biomass available. A system of 15-20m³ pit volume is suitable for family cooking/lighting purposes, irrigation systems would range between 30 and 50m³. Shape of the pit is not critical, as long as it is kept waterproof to maintain gastight seal around the membrane. Pits can be rectangular with vertical or tapered sides, with depths between 1.5m and 3m and volumes ranging from 7 to 80m³.

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.12.2

biogas digester system
4
│instructions│ (For batch digestion) Once the waterproof pit is constructed it is filled with biomass and then covered with the gas proof membrane. The sealing of the membrane over the pit contents is critical. “wet sealing” is achieved by making sure that the membrane dips into the wet volume of the pit and then putting weights on top of the membrane along the perimeter of the pit. Digestion period of 100 -120 days. │costs│ - materials (locally available) - installation (labour input) - training/skilled instruction (labour input) - maintenance (labour input) │long term costs│ - maintenance and labour input │things to consider│ - PVC membrane durable but expensive - Chopping the biomass to some extent, or removing membrane briefly and turning biomass manually after around 50 days to increase gas production. - An important find due to field testing is the quick understanding of the system by people, especially if participating in the construction of the system (digging the pit). - The resulting gas is a mixture consisting mainly of methane and carbon dioxide. - Extraction and storage of gas for different usages (Information from various case studies does not address this issue) │contacts│ - Rob Lichtman and Anders Ellegard BioQuest HB, Nya Varvet 90 S-471 Vastra Frolunda, Sweden - Sunder Lal and Niranjan Sharma Social Centre for Rural Initiative and Advancement (SCRIA), Khori Centre, Khori 123 101, District Rewari, Haryana, India

NGO

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.12.3

sistem pencerna biogas
BIOGAS MEMBRAN UNTUK MENUTUP LUBANG SELANG GAS UNTUK MESIN

NGO

PERMUKAAN TANAH

KARUNG PASIR UNUTK MENAHAN MEMBRAN

4

PIPA OBSERVASI LAPISAN KEDAP AIR

ZAT BIOMASS DAN AIR DI DALAM LUBANG PENCERNA

Sistem pencerna biogas yang telah disempurnakan pada dasarnya adalah sebuah ceruk/lubang di tanah, ditutupi dengan membran tahan gas. Pencerna ini diisi dengan campuran material yang dapat diuraikan dan air, dan dibiarkan selama 120 hari untuk dicerna dan memproduksi biogas. Sedikit sekali perawatan yang diperlukan setiap hari selain dari memeriksa apakah ada kebocoran. Setelah proses pencernaan, zat tersebut lalu digali dan digunakan sebagai kompos, atau sebagai penyubur tanah. │kriteria rancangan/desain│ - Mengurangi biaya - Sistem harus mudah dipahami, dibangun, dioperasikan dan diperbaiki - Mencerna macam-macam zat biomass (tidak hanya kotoran binatang yang mungkin jarang dan dibutuhkan untuk keperluan lain) - Meminimalkan penggunaan air dan tenaga kerja harian - Memberikan energi dasar untuk aktivitas penghasil keuntungan yang produktif, sehingga sistem biogas tidak bergantung pada subsidi (kuantitas berbeda-beda sesuai dengan ukuran lubang) - Material membran yang kuat, murah, tahan gas dan tahan cahaya UV contohnya kain nilon berlapis PVC (mirip dengan penutup yang digunak-

an di kereta api dan lori (mobil gerobak)) atau membran polyethylene dengan kepadatan minimal 300g/m² supaya tahan lama. Lebar membran tersebut paling tidak 1.5 kali lebar lubang dengan tambahan 0.5 sampai 1m untuk menutup lubang. - Ada beberapa cara untuk membuat lubang ini kedap air: - Membuat lubang tersebut di tanah liat - Melapisi dengan campuran cowdung/tanah liat - Membangun struktur batu bata - Melapisi dengan lembaran plastik (cara yang dianjurkan) - Beban diperlukan untuk melabuhkan membran ke pencerna supaya tertutup, dapat dilakukan dengan:

- Karung pasir, atau - Batu-batu halus - Penahan gas dapat berupa drum, dilapisi dengan lembaran baja lunak, semen besi, plastik padat atau plastik kaca. │ukuran lubang│ Ukuran dan peletakan sistem ditentukan dari banyaknya zat biomass. Sistem dengan volume 15-20m³ untuk keperluan masak/penerangan keluarga, sistem irigasinya berkisar antara 30 sampai dengan 50m³. Bentuk lubangnya tidak penting, asalkan dijaga tetap kedap air supaya membran tetap menahan gas. Lubang ini bisa berbentuk segiempat dengan tepi vertikal atau lancip, dengan kedalaman antara 1.5m dan 3m dan volume sekitar 7 sampai 80m³.

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

4.12.4

sistem pencerna biogas
4
│instruksi│ (untuk pencernaan dalam jumlah banyak) Saat lubang kedap air tersebut telah penuh dengan zat biomass, tutup dengan membran penahan gas. Tertutup rapatnya lubang ini oleh membran sangat penting. “wet sealing” artinya membran menyentuh bagian basah dari lubang lalu di sekelilingnya diberi beban. Lama pencernaan 100-120 hari. │biaya│ - Material (tersedia secara lokal) - Instalasi (ditambah biaya tenaga kerja) - Instruksi pelatihan/ahli (ditambah biaya tenaga kerja) -Perawatan (ditambah biaya tenaga kerja) │biaya jangka panjang│ - Perawatan dan biaya tenaga kerja │hal-hal yang perlu dipertimbangkan│ - Membran PVC tahan lama tetapi mahal - Potong biomass dengan ukuran tertentu, atau buka membran dan balik zat biomass secara manual setelah 50 hari untuk meningkatkan produksi gas - Penemuan yang penting saat uji coba lapangan adalah penerimaan yang cepat oleh masyarakat, terutama jika mereka berpartisipasi dalam pembangunan sistem ini (menggali lubang) - Gas yang dihasilkan adalah campuran yang sebagian besar terdiri dari metana dan karbon dioksida. - Pengambilan dan penyimpanan gas untuk bermacam-macam keperluan (Informasi dari macam-macam studi banding/lapangan tidak menyinggung masalah ini)

NGO

|kontak dan sumber| - Rob Lichtman and Anders Ellegard BioQuest HB, Nya Varvet 90 S-471 Vastra Frolunda, Sweden - Sunder Lal and Niranjan Sharma Social Centre for Rural Initiative and Advancement (SCRIA), Khori Centre, Khori 123 101, District Rewari, Haryana, India

12 now 04 timeline

12 05

12 06

12 09

12 14

menampung air hujan • penyaringan air re-use • composting • power generation rainwater harvesting • water purification • water • pembusukan • tenaga pembangkit UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE BENCANA ALAM DI SUMATRA UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP TO DISASTER IN SUMATRA

4.13.1

│benefits and function│ - No power output/input - Can pasteurize water: heating water to 65˚C for six minutes destroying disease organisms (For more information, check water filtration section) │sizing│ - Size should allow for the largest amount of food commonly cooked. - If the box needs to be moved often, it should not be so large that this task is difficult. - The box design must accommodate the cookware that is available or commonly used. │materials listing│ - Two cardboard boxes. Outer box should be larger all around by at least 15mm for airspace between the two boxes. - One sheet of card board to make the lid. This piece to be approx 40 – 80mm larger all the way around than the top of the finished cooker. - 1 small roll of aluminum foil - One can of matt-black paint (nontoxic). - White glue or wheat paste. - Sheet of glass │instructions│ 1. Fold the flaps closed on the outer box and set the inner box on top and trace a line around it onto the top of the outer box. Remove inner box and cut along this line to form a hole in the top of the outer box 2. Decide how deep you want your oven to be (about 25mm bigger than your largest pot and at least 25mm shorter than the outer box) and slit inner box corners down to desired height. Fold down. Glue aluminum foil to inside of both boxes and also to the inside of the remaining top flaps of the outer box. Glue top flaps closed on the outer box. 3. Place some wads of crumpled newspaper into the outer box so that when you set the inner box down inside the hole in the outer box, the 12 now 04 timeline 12 05
��

the solar cooker

NGO

3 3
����������

3
flaps on the inner box just touch the top of the outer box. Glue these flaps onto the top of the outer box. Trim the excess flap length to be even with the perimeter of the outer box. To make the drip pan, cut a piece of cardboard, the same size as the bottom of the interior of the oven and apply foil to one side. Paint this foiled side black and allow it to dry. Put this in the cooker (black side up) and place your pots on it when cooking. 4. Take large sheet of cardboard and lay it on top of base. Trace outline and then cut and fold down edges to form a lip of about 75mm. 5. Fold the corner flaps around and glue�������������������� side lid flaps. Orient the to the corrugations so that they go from left to right as you face the oven so that later the prop may be inserted into the corrugations. Don’t glue lid to box as you will need to remove to move pots in and out. To make reflector flap, draw a line on the lid, forming a rectangle the same size as the oven opening. Cut around three sides and fold the resulting flap up forming the reflector. Foil flap on inside. Cut glass to size to cover opening. 6. Place food in cookware and leave until cooked. Serve when ready to eat. │costs│ - Materials (locally available) │things to consider│ - Durability depends on how well cooker is treated and if exposed to rain.

�����������

������������������� ������������������ ����� ������������������ ����

��

���������������� ���������������� �����

��

���������������������� ������������� ����������������� ��������������� ���

��

������������������� ���������

��
������������� ���� ������������������� �������������

12 06

12 09

12 14

rainwater harvesting • water purification • water re-use • composting • power generation UNSW DESIGN STUDIO - BANGUN : A CREATIVE RESPONSE TO DISASTER IN SUMATRA

4.13.2

│keuntungan dan fungsi│ - Tidak memerlukan listrik - Dapat membasmi kuman (mempasteur) air: pemanasan air sampai dengan suhu 65°C selama enam menit membunuh organisme pembawa penyakit (Untuk informasi lebih lanjut, lihat bagian Penyaringan Air). │ukuran│ - Ukuran harus mencukupi untuk jumlah makanan terbanyak yang biasa dimasak. - Jika kotaknya perlu sering dipindahkan, maka hendaknya kotak tersebut tidak terlalu besar hingga sulit dipindahkan. - Rancangan kotak harus mengakomodasi alat-alat masak yang ada atau yang biasa digunakan. │daftar bahan-bahan│ - Dua kardus. Kardus bagian luar harus lebih besar kelilingnya paling tidak 15mm untuk tempat udara antara kardus. - Satu lembar karton untuk penutup. Bagian ini sekitar 40-80mm lebih besar kelilingnya dari bagian atas kompor. - 1 gulung kecil aluminium foil - Satu kaleng cat hitam matt (non toxic) - Lem putih atau pasta kanji - Kaca │instruksi│ 1. Lipat tepi kardus luar dan letakkan kardus dalam di atasnya lalu runut garis luarnya di atas kardus luar. Pindahkan kardus dalam dan potong mengikuti garis tadi untuk membuat lubang di atas kardus luar. 2. Tentukan dalam oven yang diinginkan (sekitar 25mm lebih besar dari panci yang terbesar dan setidaknya 25mm lebih rendah dari kardus luar) lalu potong sisisisi kardus dalam sesuai ketinggian yang diinginkan. Lipat ke bawah. Rekatkan aluminium foil ke bagian dalam kedua kardus dan juga ke bagian dalam sisa tepi atas kardus luar. Lem tepi-tepi atas kardus luar supaya tertutup. 3. Masukkan gumpalan-gumpalan koran sebagai penyumbat supaya saat anda memasukkan kardus dalam lewat lubang di kardus luar, tepi-tepi kardus dalam tersebut
12 now 04 timeline 12 05

kompor solar

NGO

3 3
����������

3
menyentuh bagian atas kardus luar. Lem bagian tepi ini ke bagian atas kardus luar. Gunting bagian tepi yang terlalu panjang dengan menggunakan garis tepi kardus luar sebagai acuan. Untuk membuat tatakan minyak, potong karton dengan ukuran yang sama dengan bagian dalam oven dan lapisi satu bagiannya dengan foil. Cat bagian foil ini dengan warna hitam dan biarkan hingga cat mengering. Letakkan tatakan ini di kompor (bagian hitam menghadap atas) dan letakkan panic di atasnya bila memasak. 4. Gunakan karton besar dan bentangkan di atas kompor ini. Runut bagian luarnya dan potong lalu lipat tepi-tepinya sehingga membentuk pinggiran berukuran 75mm. 5. Lipat bagian pojok dan rekatkan ke tutup tepi. Arahkan lipatannya supaya terlihat dari kiri ke kanan saat anda me�������������������� lihat oven sehingga tiang penyangganya dapat dimasukkan ke lipatan itu nantinya. Jangan rekatkan tutupnya ke kotak karena anda akan mengeluarkan dan memasukkan panci nantinya. Untuk membuat sisi reflektor, buat garis lurus di atas tutup, membentuk segitiga dengan ukuran yang sama dengan lubang oven. Potong di tiga sisi dan lipat untuk membuat reflektor. Lapisi dengan foil di bagian dalamnya. Potong kaca sesuai dengan ukuran untuk menutup lubang. 6. Taruh makanan dalam alat masak dan biarkan sampai masak. Hidangkan bila telah siap untuk dimakan. │biaya│ - Material/Bahan-bahan (tersedia secara lokal) │hal-hal Yyang perlu dipertimbangkan│ - Keawetan alat ini tergantung dari perawatan kompor dan apakah ia terkena air hujan

�����������

��

������������������� ������������������ ����� ������������������ ����

��

���������������� ���������������� �����

��

���������������������� ������������� ����������������� ��������������� ���

��

������������������� ���������

��
������������� ���� ������������������� �������������

12 06

12 09

12 14

menampung

air

hujan

penyaringan

air

pembusukan

tenaga

pembangkit

UNSW KELAS DESAIN - BANGUN : RESPONS KREATIF TERHADAP BENCANA ALAM DI SUMATRA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->