P. 1
Pengantar Ilmu Sosial Materi 1

Pengantar Ilmu Sosial Materi 1

|Views: 1,067|Likes:
Published by Dens Devito

More info:

Published by: Dens Devito on Sep 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

Pengantar ilmu sosial materi 1

Pengertian Pengetahuan

• •

Pengetahuan adalah Kesadaran yang membekas dalam pikiran manusia berdasarkan hasil pengalaman dan penggunaan panca indera. Panca indera : Mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.

Sumber Pengetahuan Tidak tahu ----> tahu, di dapat melalui: 1.Wahyu 2.Ilham 3.Mimpi 4.Menggunakan logika 5.Melakukan proses analisis 6.Empiris/pengalaman Sumber Belajar : Macam-macam sumber belajar yaitu : 1. Pesan 2. Orang 3. Bahan 4. Alat 5. Teknik 6. Latar/lingkungan. Pengertian Ilmu Pengetahuan
• •

Ilmu Pengetahuan adalah Pengetahuan yang tersusun secara sistematis dan metodologis berdasarkan hasil pemikiran yang kritis dan teruji kebenarannya. Menurut Moch. Hatta, Ilmu Pengetahuan terbagi menjadi 3, yaitu: 1. Ilmu Pengetahuan Alam 2. Ilmu Pengetahuan Sosial, dan 3. Ilmu Pengetahuan Budaya

Tiga cabang ilmu pengetahuan berdasarkan Filsafat :
• • •

Natural Sciences (ilmu-ilmu alamiah), tdd : Fisika, kimia, astronomi, biologi, dll. Social Sciences ( Ilmu-ilmu Sosial), tdd : sosiologi, ekonomi, geografi, sejarah, psikologi, dll. Humanities (ilmu-ilmu Budaya), tdd : bahasa, agama, kesusasteraan, kesenian, dll.

Kebutuhan Sosial (social needs) • • • • Kebutuhan Jasmani adalah Kebutuhan material yang berguna bagi pengembangan raga dan untuk kelangsungan hidup. minuman. 2. Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan immaterial yang berguna bagi pengembangan jiwa. 2. Geografi. pelatihan. Misalnya: makanan. Sejarah 7.Sosial sebagai kelompok orang dalam pengertian masyarakat (society) atau komunitas (community). Kebutuhan ini berupa penyaluran kebutuhan seksual setelah melalui proses perkawinan/pernikahan. intelektual. perumahan. 2. Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang berguna dalam beraktivitas sebagai anggota masyarakat.Teori Pragmatis (the pragmatic theory of truth) 4. dsb . Kebutuhan biologis/seksual adalah kebutuhan yang berguna bagi pengembangan keluarga dan kelangsungan generasi. oksigen. Politik 5. kesenian. berinteraksi. serta keagamaan. Peranan Ilmu Sosial 1.Teori Korespondensi (the corespondence theory of truth). Psikologi 4. Cabang ilmu sosial diantaranya: 1.Untuk mengetahui dan mengkaji masalah-masalah yang ada pada masyarakat.Teori Kebenaran 1.Agama sebagai teori kebenaran Macam-macam kebutuhan Manusia : 1.Teori Konsistensi (the consistence theory of truth).Kebutuhan Biologis/Seksual (sexual needs) 4. pakaian. Contohnya: kegiatan bersama. ekonomi 3. hiburan. Pendidikan 6.Untuk menemukan solusi dari berbagai masalah dan penyimpangan-penyimpangan sosial dengan menggunakan teori-teori tertentu. Misalnya: pendidikan.Kebutuhan Jasmani (Fhisical needs) 2. 3. serta olahraga. keteraturan soaial. dan ketakwaan kepada Tuhan. sosiologi 2. kontrol sosial. Pengertian Sosial 1.Sosial sebagai sifat manusia yang suka melakukan kebaikan terhadap sesamanya.Kebutuhan rohani (Psycological needs) 3.

hukum maupun dalil dalam pengetahuan sosial. Adapun ciri-ciri ilmu sosial (IS) diantaranya : 1. A. B. 4. pengumpulan data. karakteristiknya . Kajian yang mengandung dan sering terdapat waktu yang menunjukan adanya garis kronologis yang hilang / terputus adalah adanya peristiwa lampau yang teramati dan harus di kaji se-non empirik dengan cara menggunakan petunjuk-petunjuk non catatan berupa benda-benda yang dapat di manfaatkan para ahli sejarah C. karakteristiknya: 1. 1996) IS adalah pengetahuan yang terorganasasi mengenai manusia dengan lingkungan / masyarakat sekelilingnya. Memadukan IIS dan humaniora yang memberikan wawasan yang integratif dan berkenaan dengan peristiwa-peristiwa dari berbagai periode waktu 2. karakteristiknya : 1. Historical geography.Pengantar ilmu sosial (materi ke 2) Karakteristik Disiplin Ilmu Sosial Menurut Craib (Zaini Hasan. Mengklasifikasi karakteristik-karakteristik wilayah yang di kaji dan interahsi manusia kebudayaan dan lingkungan alamnya. fokus studynya pada perubahan-perubahan dalam ruang dan waktu yang melibatkan aspek fisik regional. Sejarah. konsep. analisis data. Antropologi. Terdapat 5 pendekatan dalam study geografi: • • • • • Physical geografi ( geografi fisik) Kewilayahan (regional) study geografi yangyang memadukan gejala-gejala fisikal dan kultural sehingga menampilkan tempat-tempat yang bervariasi dengan karakteristik yang berbeda-beda Spasial / keruangan adalah fokos pada lokasi tempat-tempat hubungan antar tempat. dan penataan desa / kota. kultural dll. Geografi. 3. Merupakan ilmu pengetahuan yang mengkaji hubungan-hubungan antara manusia. Cultural geography (geografi budaya) fokus studynya terhadap cara-cara manusia mengelola sumber daya alam dan lingkungan. Kesimpulan dapat digunakan segeneralisasi untuk mendapat teori. Teori serta konsepnya diperoleh dari kajian ilmiah dengan tahapan : menemukan masalah/peranyaan. hipotesis. Bersipat valid dan dapat diteliti. penyebaran penduduk dll. 2. distribusi. 2.

ia tak akan dapat hidup terus tanpa ada manusia lainnya. Berbeda dengan manusia. Manusia tidak dapat berenang selincah ikan. Objek kajian formalnya adalah kebudayaan. Pengantar ilmu sosial (materi ke 3) MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL A. Ilmu politik dan ilmu ekonomi 1. Materi ke-2 disiplin Ilmu tersebut merekrut berbagai aspek berdasar referensi sejarah geografi. Keharusan Manusia hidup BerkelompokCara yang sangat mudah untuk memahami mengapa manusia harus hidup berkelompok adalah membandingkan antara anak manusia dengan anak hewan pada waktu lahir dan beberapa waktu sesudahnya. jika tidak dirawat oleh manusia.Karya adalah keterampilan seluruh organ tersebut . merupakan . cipta. Di balik kekurangan tersebut. spiritual dan benda-benda budaya dari budaya-budaya terpilih 3. Misal: anak ayam yang baru menetas ditinggal induknya. E. bukan seperti manusia. Sosiologi dan psikologi sosial. berlari secepat ceetah atau kuda. sosiologi.1. dan berayun melompat sepandai kera. karsa dan rasa manusia . Misal: Manusia yang dirawat Kera. memburu mangsa secepat harimau. Pembeda lainnya antara manusia dengan hewan adalah kemampuan biologis manusia yang dianggap “kurang” dibanding hewan.Karsa adalah kehendak / keinginan . sampai besar ia akan tetap hidup sebagaimana seekor ayam.Rasa adalah kemampuan panca indra dan hati D. karakteristiknya merupakan Ilmu tentang prilaku manusia dalam kelompok masyarakat berkenaan dengan peran institusi / lembaga proses interaksi dan kontrol sosial. Kebudayaan adalah keseluruhan hasil karya. Hewan yang terlahir. kemudian hidup tanpa bantuan dan perlindungan induknya tetap dapat hidup dan setelah dewasa mereka akan hidup dengan cara yang sama dengan jenisnya masingmasing. Kemampuan mental yang bersumber dari akal dan nurani. psikologi dan antropologi. manusia dianugerahi kelebihan berupa kemampuan mental dan fisik yang lebih fleksibel. maka ia akan hidup seperti kera. Kepercayaan-kepercayaan ekspresi-ekspresi estika.Cipta adalah proses yang menggunakan daya berfikir dan nalar . Ia tak akan hidup sebagai manusia. Berkenaan dengan nilai-nilai sruktural sosial. 2. teknol 2. Tantang kebijakan yang dikhususkan dan di fokuskan pada aktivitas-aktivas yang berkenaan dengan pembuatan keputusan.

Rasa adalah kemampuan panca indera dan hati. Sistem matapencaharian 7. dan (2) keinginan menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya. Masyarakat sebagai kelompok sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut: . Kedua hal tersebut menuntut manusia dapat beradaptasi dengan menggunakan pikiran. D. Kesenian 6. B. Manusia Gregarius Selain sebagai makhluk budaya. Jadi. Sejak lahir. Kelompok SosialManusia sebagai individu hidup dalam kelompoknya. sehingga kemampuan fisiknya menjadi beragam dan fleksibel.Karsa adalah kehendak atau kemauan. Manusia hidup berbudaya. manusia dalam hidupnya selalu berhubungan dengan manusia lainnya.modal berharga yang digunakan untuk mengendalikan gerakan-gerakan anggota badan.Karya adalah hasil keterampilan seluruh tubuh. Sistem teknologi dan peralatan C. . karya dan karsa manusia. Manusia hidup dengan cara yang ditempuh oleh sesamanya sesuai dengan kebudayaan yang telah mereka kembangkan. Kemampuan manusia untuk mengakumulasikan pengetahuan hasil belajar dari sesamanya. yaitu: 1. Manusia bereaksi cenderung sesuai dengan apa yang dilakukan/tindakan orang lain. Pujian ini akan membuat peserta didik ini semakin termotivasi untuk lebih maju lagi. . manusia mempunyai dua hasrat atau keinginan pokok dalam hidupnya. dapat mendorong terciptanya temuan unsur-unsur budaya yang baru yang dapat memperbaiki dan melengkapi unsur kebudayaan yang telah ada. manusia mempunyai “gregariousness” yaitu naluri untuk selalu hidup bersama dengan orang lain. Kebudayaan Adalah keseluruhan hasil cipta. yaitu: (1) keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya (masyarakat). 2. yang disebut masyarakat. rasa. Manusia Berbudaya Kemampuan fisik dan kemampuan mental manusia membentuk apa yang disebut Kebudayaan.Cipta adalah proses yang menggunakan daya fikir dan nalar. Masyarakat merupakan kelompok sosial yang didalamnya terdapat sistem yang terdiri dari berbagai komponen yang satu sama lain memiliki fungsi dan saling melengkapi. . Sistem religi dan upacara keagamaan. Hal ini dapat menimbulkan reaksi yang menyebabkan tindakan seseorang makin bertambah. perasaan dan kehendaknya. Sistem dan organisasi kemasyarakatan. Menurut Selo Soemarjan. Sistem pengetahuan 4. tetapi cukup mempelajarinya dari manusia lainnya.Ada sekelompok manusia yang hidup bersama . Bahasa 5. Adapun hal tersebut mengandung pengertian: . Terdapat unsur-unsur yang bersifat universal di dalam setiap kebudayaan. seperti yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat. Manusia tidak selalu harus menemukan/menciptakan sendiri satu persatu dalam hidupnya. 3. Misal reaksi berupa pujian terhadap peserta didik yang pintar.

dimana kedua belah pihakyang bersangkutan bersepakat menunjuk pihak ketiga untuk memberikan pandangan dan nasehat mengenai penyelesaian konflik secara baik. identifikasi. Dalam kehidupan bermasyarakat . dapat menyebabkan konflik sosial. Adapun pengendalian atau kontrol atau pengawasan sosial terhadap konflik dalam masyarakat. serta ajakan. di sebut Interaksi sosial. bimbingan.. Konsiliasi. Interaksi sosial dapat terjadi dengan syarat adanya : (1) kontak sosial/ social contact. dan empati. Hal ini bersifat Preventif. yaitu penyelesaian konflik. 2. interaksi sosial dapat dijumpai dalam bentuk-bentuk: 1. General agreement memiliki kekuatan untuk mengatasi perbedaan-perbedaan pendapat dan kepentingan diantara para anggota masyarakat yang bersangkutan.Bersama membangun suatu kebudayaan yang membuat keteraturan dalam kehidupan bersama. Interaksi Sosial Seseorang yang hidup ditengah masyarakat. Perbedaan pendapat dan kepentingan antar anggota masyarakat. Bisa dilakukan dengan cara pengarahan. kekuatan fisik. Perwasitan/arbitrasi.Setiap anggotanya menyadari sebagai satu kesatuan. 3.Terjadi interaksi antar anggota kelompok tersebut dalam jangka waktu relatif lama. 4. (2) komunikasi sosial/social comunication. Coersif. simpati. . Mediasi. individu dengan kelompok. Proses terjadinya hubungan yang bersifat dinamis (timbal balik) antara manusia baik individu dengan individu. . 3. nasehat. artinya usaha yang dilakukan merupakan pemulihan kondisi setelah terjadinya konflik. Kerjasama ( coorporation). haruslah berhubungan dengan sesamanya. adalah pengendalian sosial yang menggunakan tekanan . E. maupun kelompok dengan kelompok. yaitu penanganan konflik melalui lembaga-lembaga sebagai wadah untuk melakukan diskusi dan mengambil keputusan diantara pihak-pihak yang bertentangan. Hal ini bersifat Represif . . sugesti. Konflik/pertentangan (conflict). Adapun faktor dasar yang mendorong terjadinya interaksi sosial adalah : imitasi. yaitu penanganan konflik. 2. adalah pengendalian sosial yang dilakukan tanpa kekerasan. yaitu kesepakatan atau kesepahaman bersama terhadap keberadaan nilai-nilai sosial tertentu. bahkan dilakukan secara paksa. Adapun cara penyelesaian konflik dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara: 1. dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini: 1. 2. Akomodasi (accomodation). Intergrasi suatu masyarakat terwujud berdasarkan pada general agreements. artinya usaha yang dilakukan untuk mencegah konflik. Interaksi sosial penting untuk mewujudkan integrasi atau satu kesatuan dalam suatu masyarakat. Persuasif. dimana kedua belah pihak terpaksa menerima keputusan-keputusan dari pihak ketiga. Kompetisi (competition).

Pengantar ilmu sosial (materi ke 4) KELOMPOK SOSIAL Naluri yang dimiliki manusia untuk selalu hidup bersama dengan sesamanya. Cara hidup yang bersifat gotongroyong dan saling menolong. dan sebagainya. 3. Relatif bersifat homogen baik dalam agama. bahasa. Contoh kelompok sosial adalah yang disebut masyarakat. Kelompok sosial merupakan suatu sistem. matapencaharian.adalah sekelompok orang yang hidup bersama dan bekerja sama yang berhubungan secara erat tahan lama dengan sifat-sifat yang hampir sama (homogen) di suatu daerah tertentu dengan matapencaharian mayoritas dari sektor agraris. 1. (b) mempunuai pola tingkah laku yang di ikat oleh adat istiadat yang khas. .Memiliki ciri-ciri sbb : 1`Hubungan antar warga terjalin lebih erat dan mendalam dengan dasar kekeluargaan 2. Masyarakat Pedesaan . 3. Sikap mental yang religius-magis. adat istiadat. D ibawah ini merupakan kelompok sosial yang disebut masyarakat pedesaan/ Paguyuban (gmeinschaft) dan masyarakat perkotaan/Patembayan (gesselschaft). A. . Menurut Koentjaraningrat. (c) mempunyai rasa kebersamaan.Ketegangan-ketegangan atau masalah-masalah sosial yang terjadi pada masyarakat pedesaan biasanya terjadi disebabkan antara lain oleh : 1. Kontraversi atau pertentangan sikap atau pendapat antara warga masyarakat. 2. terdapat ciri masyarakat sebagai berikut: (a) merupakan sekumpulan manusia yang saling bergaul/berinteraksi. 2. Sebagian besar warganya bermatapencaharian di bidang agraris. Konflik atau pertengkaran antara anggota masyarakat desa. mempunyai nana dan identitas tertentu yang dimiliki bersama dan semua orang yang ada didalamnya merasakan adanya hubungan yang mengikat mereka menjadi satu dan melakukan interaksi satu dengan lainnya. Jumlah penduduk relatif sedikit. mendorong terbentuknya kelompok-kelompok sosial. .

3. . Pola interaksi. Masyarakat desa memenuhi kebutukan masyarakat kota akan bahan-bahan pangan dan tenaga kerja kasar. baik agama. pertambahan penduduk cepat karena banyaknya pendatang. 4. dan sebagainya. Lingkungan hidup.3. Jumlah penduduk banyak. pedesaan dan D. 5. Masyarakat Perkotaan .Memiliki cirri-ciri.adalah himpunan penduduk yang bermatapencaharian non agraris. pendidikan. Bersifat saling membutuhkan dalam memenuhi berbagai kebutuhan. Corak kehidupan sosial. 6. 3. pemerintah. 2. 8. Jumlah dan kepadatan penduduk 2. Kedudukan dalam hierarki system administrasi nasional. Mobilitas sosial. bertempat tinggal di dalam dan di sekitar tempat kegiatan ekonomi. 3. Mata pencaharian. 4. 7. matapencaharian . pusat kebudayaan. pendidikan dan sebagainya. bahasa. 2. Solidaritas sosial. B. Faktor-faktor yang dapat membedakan masyarakat masyarakat perkotaan. C. suku bangsa. Masyarakat kota menghasilkan barang-barang dan pelayanan jasa yang dibutuhkan masyarakat desa. Kompetisi yang pada kakikatnya merupakan sifat manusia. 5. . Sifat penduduk yang materialistis dan individualis. Penduduk terbanyak dan padat pada pusat kota. sbb: 1. Hubungan Perkotaan antara Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat 1. antara lain sebagai berikut : 1. Latarbelakang penduduk heterogen.

Anggapan di kota mudah mencari kerja. . Faktor-faktor penyebab terjadinya urbanisasi .Kota memberikan kemungkinan yang lebih memadai untuk mengembangkan jiwa.Proses tersebut ditandai dengan ciri-ciri sbb: 1. 2. . . .Keinginan untuk menambah ilmu. diantaranya : . Faktor Penarik (pull factors).Kegagalan panen.Kurangnya berbagai sarana di desa.Di kota ada kesempatan dan prasarana untuk mengembangkan usaha di sektor non agraris. dan psikologis. . F.E.Adanya sifat atau cara hidup yang menarik dan ditunjukan dengan tersedianya berbagai fasilitas hidup.Adalah proses perpindahan penduduk dari desa ke kota. 4. diantaranya : . .Timbulnya kemiskinan di daerah pedesaan. 3. . Terjadinya arus perpindahan penduduk dari desa ke kota.Keinginan untuk mengangkat posisi sosial. . . merupakan masyarakat pedesaan tertarik pindah ke kota.Adalah proses terjadinya masyarakat perkotaan. Tumbuhnya pemukiman menjadi kota.Ingin membebaskan diri dari kungkungan adat istiadat yang ketat. Urbanisasi . 1. 2. sosial kebudayaan. .Kota di anggap sebagai tempat untuk menghindarkan diri dari kontrol sosial yang ketat. Bertambah besarnya jumlah tenaga kerja non agrarisdi sektor sekunder (industri) dan sektor tersier (jasa). .Keinginan mengembangkan kemampuan selain di bidang agraris. Meluasnya pengaruh kota di daerah pedesaan pada bidang ekonomi. . Faktor Pendorong (push factors).

Pengantar ilmu sosial (materi ke 5) PRANATA SOSIAL DAN INSTITUSIONALISASI A. Fungsi Pranata Sosial/lembaga kemasyarakatan . Pengertian Pranata Sosial / Lembaga Kemasyarakatan (Social Institution) .Dampak positif > bagi daerah pedesaan dan perkotaan . dari sudut perkembangannya : 1) Crescive intitutions 2) enacted institutions b. . Perbaikan ekonomi pedesaan Dilakukan baik di daerah pedesaan maupun di daerah perkotaan: 2). 4).adalah Sesuatu yang mengandung pengertian perihal adanya norma-norma dan peraturanperaturan tertentu. contohnya Universitas. C. 3). Perbaikan dan pembangunan berbagai sarana kebutuhan masyarakat pedesaan.adalah himpunan norma-norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok di dalam kehidupan masyarakat.G. .Memberi pedoman kepada anggota masyarakat cara bertingkahlaku/bersikap dalam menghadapi masalah di dalam masyarakat. Pembatasan jumlah pendatang pada kota-kota terutama kota yang padat penduduk. Tipe-tipe lembaga Kemasyarakatan a. Usaha-usaha pencegahan urbanisasi 1). .adalah unsur-unsur yang mengatur perilaku yang mengatur masyarakat.Menjaga keutuhan dari masyarakat yang bersangkutan. .Wujud konkrit dari lembaga kemasyarakatan adalah association. B. Pendidikan yang mengutamakan budi pekerti dan pribadi yang berakhlak tinggi dan bertanggungjawab. dari sudut nilai-nilai yang diterima masyarakat 1) basic institutions .memberi pegangan dalam mengadakan pengendalian sosial (social control). diantaranya adalah : . . Dampak urbanisasi bagi daerah pedesaan dan daerah perkotaan .Dampak negatif> H.

diciptakan agar masyarakat mentaati norma yang berlaku. . . yaitu proses di mana norma masyarakat tersebut sampai mendarahdaging dalam jiwa anggota masyarakat. . dari sudut fungsinya : 1) operative institutions 2) restricted institutions D. dari sudut penerimaan masyarakat : approved-socially sanctioned institutions d. .Cara-cara pengendalian sosial : 1) Persuasif.mempunyai suatu tradisi atau aturan baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis E.Social control dapat bersifat : 1) Preventif/positif. dari sudut penyebarannya : 1) general institutions 2) regulative institutions e. . yaitu proses yang dilakukan sebagai pemulihan setelah terjadinya pelanggaran norma. melalui bimbingan/ajaran/ajakan. ditekankan pada kekerasan dan ancaman. . . dihargai. diakui.mempunyai lambing-lambang yang khas.Wujud pengendalian sosial.suatu tingkat kekekalan tertentu. 2) Proses internalisasi.2) subsidiary institutions c. Ciri umum Lembaga Kemasyarakatan : . Pengendalian sosial (Social control) . yaitu proses dilakukan sebelum terjadi pelanggaran norma sebagai cara pencegahan. yaitu : 1) Proses Institutionalisasi.merupakan suatu organisasi dari pola-pola pemikiran dan pola-pola perikelakuanyang terwujud melalui aktivitas-aktivitas kemasyarakatan dan hasilnya. dan 4) Norma Hukum (Rule) . Norma-norma . adalah proses yang dilewati suatu norma masyarakat yang baru untuk menjadi bagian dari suatu lembaga kemasyarakatan sehingga di kenal.Macam-macam norma dalam masyarakat adalah : 1) Norma Agama 2) Norma kelaziman/kebiasaan (folkways) 3) Norma kesusilaan/tata kelakuan (mores).adalah segala sistem atau proses yang dijalankan oleh masyarakat selau disesuaikan dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku dalam masyarakat. berupa : . 2) Represif/degatif.mempunyai alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan dari lembaga kemasyarakatan.adalah pedoman/petunjuk/ aturan-aturan bagi tingkah laku seseorang yang berlaku di dalam suatu masyarakat. dilakukan tanpa kekerasan. 2) Koersif. norma-norma tersebut mengalami proses. . dilakukan dengan kekuatan fisik. dan ditaati dalam kehidupan sehari-hari. F.Dalam rangka pembentukannya sebagai lembaga kemasyarakatan. .

yaitu penyesuaian diri pada norma-norma dan nilai-nilai dalam masyarakat. 2) Penghargaan kepada anggota masyarakat yang taat pada norma-norma. 4) Terciptanya sistem hukum. dan 2) Deviation. .1) Keyakinan masyarakat akan kebaikan norma-norma kemasyarakatan. . 3) Rasa malu dan takut bila menyimpang atau melanggar norma dan nilai-nilai yang berlaku. yaitu sistem tata tertib dengan sanksi tegas bagi pelanggar.Masalah yang berkaitan dengan social control berupa : 1) Conformity. yaitu penyimpangan terhadap nilai-nilai dan norma-norma tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->