Pengantar ilmu sosial materi 1

Pengertian Pengetahuan

• •

Pengetahuan adalah Kesadaran yang membekas dalam pikiran manusia berdasarkan hasil pengalaman dan penggunaan panca indera. Panca indera : Mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.

Sumber Pengetahuan Tidak tahu ----> tahu, di dapat melalui: 1.Wahyu 2.Ilham 3.Mimpi 4.Menggunakan logika 5.Melakukan proses analisis 6.Empiris/pengalaman Sumber Belajar : Macam-macam sumber belajar yaitu : 1. Pesan 2. Orang 3. Bahan 4. Alat 5. Teknik 6. Latar/lingkungan. Pengertian Ilmu Pengetahuan
• •

Ilmu Pengetahuan adalah Pengetahuan yang tersusun secara sistematis dan metodologis berdasarkan hasil pemikiran yang kritis dan teruji kebenarannya. Menurut Moch. Hatta, Ilmu Pengetahuan terbagi menjadi 3, yaitu: 1. Ilmu Pengetahuan Alam 2. Ilmu Pengetahuan Sosial, dan 3. Ilmu Pengetahuan Budaya

Tiga cabang ilmu pengetahuan berdasarkan Filsafat :
• • •

Natural Sciences (ilmu-ilmu alamiah), tdd : Fisika, kimia, astronomi, biologi, dll. Social Sciences ( Ilmu-ilmu Sosial), tdd : sosiologi, ekonomi, geografi, sejarah, psikologi, dll. Humanities (ilmu-ilmu Budaya), tdd : bahasa, agama, kesusasteraan, kesenian, dll.

Untuk menemukan solusi dari berbagai masalah dan penyimpangan-penyimpangan sosial dengan menggunakan teori-teori tertentu. Pendidikan 6.Kebutuhan Jasmani (Fhisical needs) 2. Peranan Ilmu Sosial 1. Sejarah 7.Teori Pragmatis (the pragmatic theory of truth) 4. kesenian. serta olahraga. dsb . kontrol sosial. 2.Sosial sebagai kelompok orang dalam pengertian masyarakat (society) atau komunitas (community).Untuk mengetahui dan mengkaji masalah-masalah yang ada pada masyarakat. sosiologi 2. Contohnya: kegiatan bersama. intelektual.Sosial sebagai sifat manusia yang suka melakukan kebaikan terhadap sesamanya.Teori Konsistensi (the consistence theory of truth). Misalnya: makanan. Politik 5. Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan immaterial yang berguna bagi pengembangan jiwa. dan ketakwaan kepada Tuhan. keteraturan soaial. perumahan. Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang berguna dalam beraktivitas sebagai anggota masyarakat. 2. Kebutuhan ini berupa penyaluran kebutuhan seksual setelah melalui proses perkawinan/pernikahan. 2. hiburan.Teori Korespondensi (the corespondence theory of truth). ekonomi 3. Cabang ilmu sosial diantaranya: 1. serta keagamaan. minuman.Agama sebagai teori kebenaran Macam-macam kebutuhan Manusia : 1.Teori Kebenaran 1. Pengertian Sosial 1. oksigen.Kebutuhan Biologis/Seksual (sexual needs) 4. berinteraksi. pelatihan.Kebutuhan Sosial (social needs) • • • • Kebutuhan Jasmani adalah Kebutuhan material yang berguna bagi pengembangan raga dan untuk kelangsungan hidup. Psikologi 4. Kebutuhan biologis/seksual adalah kebutuhan yang berguna bagi pengembangan keluarga dan kelangsungan generasi.Kebutuhan rohani (Psycological needs) 3. pakaian. 3. Geografi. Misalnya: pendidikan.

Antropologi. hukum maupun dalil dalam pengetahuan sosial. Adapun ciri-ciri ilmu sosial (IS) diantaranya : 1. Terdapat 5 pendekatan dalam study geografi: • • • • • Physical geografi ( geografi fisik) Kewilayahan (regional) study geografi yangyang memadukan gejala-gejala fisikal dan kultural sehingga menampilkan tempat-tempat yang bervariasi dengan karakteristik yang berbeda-beda Spasial / keruangan adalah fokos pada lokasi tempat-tempat hubungan antar tempat. dan penataan desa / kota. karakteristiknya: 1. 2. Bersipat valid dan dapat diteliti. Cultural geography (geografi budaya) fokus studynya terhadap cara-cara manusia mengelola sumber daya alam dan lingkungan. analisis data.Pengantar ilmu sosial (materi ke 2) Karakteristik Disiplin Ilmu Sosial Menurut Craib (Zaini Hasan. A. pengumpulan data. 4. hipotesis. kultural dll. konsep. Mengklasifikasi karakteristik-karakteristik wilayah yang di kaji dan interahsi manusia kebudayaan dan lingkungan alamnya. 1996) IS adalah pengetahuan yang terorganasasi mengenai manusia dengan lingkungan / masyarakat sekelilingnya. Kajian yang mengandung dan sering terdapat waktu yang menunjukan adanya garis kronologis yang hilang / terputus adalah adanya peristiwa lampau yang teramati dan harus di kaji se-non empirik dengan cara menggunakan petunjuk-petunjuk non catatan berupa benda-benda yang dapat di manfaatkan para ahli sejarah C. Historical geography. Teori serta konsepnya diperoleh dari kajian ilmiah dengan tahapan : menemukan masalah/peranyaan. B. Sejarah. Kesimpulan dapat digunakan segeneralisasi untuk mendapat teori. Geografi. Memadukan IIS dan humaniora yang memberikan wawasan yang integratif dan berkenaan dengan peristiwa-peristiwa dari berbagai periode waktu 2. fokus studynya pada perubahan-perubahan dalam ruang dan waktu yang melibatkan aspek fisik regional. distribusi. karakteristiknya . karakteristiknya : 1. penyebaran penduduk dll. Merupakan ilmu pengetahuan yang mengkaji hubungan-hubungan antara manusia. 2. 3.

memburu mangsa secepat harimau. karakteristiknya merupakan Ilmu tentang prilaku manusia dalam kelompok masyarakat berkenaan dengan peran institusi / lembaga proses interaksi dan kontrol sosial. sosiologi. Sosiologi dan psikologi sosial. manusia dianugerahi kelebihan berupa kemampuan mental dan fisik yang lebih fleksibel. Berbeda dengan manusia. Manusia tidak dapat berenang selincah ikan. E. sampai besar ia akan tetap hidup sebagaimana seekor ayam. Berkenaan dengan nilai-nilai sruktural sosial.Cipta adalah proses yang menggunakan daya berfikir dan nalar . Ia tak akan hidup sebagai manusia. maka ia akan hidup seperti kera.Karsa adalah kehendak / keinginan . ia tak akan dapat hidup terus tanpa ada manusia lainnya. Pembeda lainnya antara manusia dengan hewan adalah kemampuan biologis manusia yang dianggap “kurang” dibanding hewan. Tantang kebijakan yang dikhususkan dan di fokuskan pada aktivitas-aktivas yang berkenaan dengan pembuatan keputusan. psikologi dan antropologi. Kepercayaan-kepercayaan ekspresi-ekspresi estika. Kebudayaan adalah keseluruhan hasil karya. cipta. Keharusan Manusia hidup BerkelompokCara yang sangat mudah untuk memahami mengapa manusia harus hidup berkelompok adalah membandingkan antara anak manusia dengan anak hewan pada waktu lahir dan beberapa waktu sesudahnya. Misal: anak ayam yang baru menetas ditinggal induknya. berlari secepat ceetah atau kuda. Materi ke-2 disiplin Ilmu tersebut merekrut berbagai aspek berdasar referensi sejarah geografi. Misal: Manusia yang dirawat Kera. Kemampuan mental yang bersumber dari akal dan nurani. spiritual dan benda-benda budaya dari budaya-budaya terpilih 3. Hewan yang terlahir. merupakan . 2. dan berayun melompat sepandai kera. Di balik kekurangan tersebut. Pengantar ilmu sosial (materi ke 3) MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL A. kemudian hidup tanpa bantuan dan perlindungan induknya tetap dapat hidup dan setelah dewasa mereka akan hidup dengan cara yang sama dengan jenisnya masingmasing. teknol 2.Rasa adalah kemampuan panca indra dan hati D. karsa dan rasa manusia . Ilmu politik dan ilmu ekonomi 1. bukan seperti manusia. jika tidak dirawat oleh manusia.Karya adalah keterampilan seluruh organ tersebut . Objek kajian formalnya adalah kebudayaan.1.

Bahasa 5. tetapi cukup mempelajarinya dari manusia lainnya. yang disebut masyarakat.Karya adalah hasil keterampilan seluruh tubuh.Rasa adalah kemampuan panca indera dan hati. perasaan dan kehendaknya. B. seperti yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat. Kemampuan manusia untuk mengakumulasikan pengetahuan hasil belajar dari sesamanya. Sejak lahir. Kesenian 6. Jadi. Manusia hidup dengan cara yang ditempuh oleh sesamanya sesuai dengan kebudayaan yang telah mereka kembangkan.Cipta adalah proses yang menggunakan daya fikir dan nalar. Terdapat unsur-unsur yang bersifat universal di dalam setiap kebudayaan. sehingga kemampuan fisiknya menjadi beragam dan fleksibel. Sistem dan organisasi kemasyarakatan. Pujian ini akan membuat peserta didik ini semakin termotivasi untuk lebih maju lagi. Sistem religi dan upacara keagamaan.modal berharga yang digunakan untuk mengendalikan gerakan-gerakan anggota badan. dan (2) keinginan menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya. D. yaitu: 1. Manusia bereaksi cenderung sesuai dengan apa yang dilakukan/tindakan orang lain. . . yaitu: (1) keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya (masyarakat). manusia mempunyai “gregariousness” yaitu naluri untuk selalu hidup bersama dengan orang lain. Misal reaksi berupa pujian terhadap peserta didik yang pintar. rasa. Sistem teknologi dan peralatan C. Manusia hidup berbudaya. . manusia dalam hidupnya selalu berhubungan dengan manusia lainnya. 2. Manusia Gregarius Selain sebagai makhluk budaya. karya dan karsa manusia. Masyarakat sebagai kelompok sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut: . Menurut Selo Soemarjan. Sistem pengetahuan 4. manusia mempunyai dua hasrat atau keinginan pokok dalam hidupnya. Manusia tidak selalu harus menemukan/menciptakan sendiri satu persatu dalam hidupnya. Kebudayaan Adalah keseluruhan hasil cipta. Kedua hal tersebut menuntut manusia dapat beradaptasi dengan menggunakan pikiran. Masyarakat merupakan kelompok sosial yang didalamnya terdapat sistem yang terdiri dari berbagai komponen yang satu sama lain memiliki fungsi dan saling melengkapi. Manusia Berbudaya Kemampuan fisik dan kemampuan mental manusia membentuk apa yang disebut Kebudayaan. dapat mendorong terciptanya temuan unsur-unsur budaya yang baru yang dapat memperbaiki dan melengkapi unsur kebudayaan yang telah ada. Hal ini dapat menimbulkan reaksi yang menyebabkan tindakan seseorang makin bertambah.Ada sekelompok manusia yang hidup bersama . 3. Sistem matapencaharian 7. Kelompok SosialManusia sebagai individu hidup dalam kelompoknya. Adapun hal tersebut mengandung pengertian: .Karsa adalah kehendak atau kemauan.

di sebut Interaksi sosial. Coersif. 3. Akomodasi (accomodation). Kerjasama ( coorporation). adalah pengendalian sosial yang menggunakan tekanan . Perwasitan/arbitrasi. General agreement memiliki kekuatan untuk mengatasi perbedaan-perbedaan pendapat dan kepentingan diantara para anggota masyarakat yang bersangkutan. Intergrasi suatu masyarakat terwujud berdasarkan pada general agreements. Perbedaan pendapat dan kepentingan antar anggota masyarakat. E. Interaksi sosial dapat terjadi dengan syarat adanya : (1) kontak sosial/ social contact. bahkan dilakukan secara paksa. dan empati. simpati. dimana kedua belah pihak terpaksa menerima keputusan-keputusan dari pihak ketiga. Adapun pengendalian atau kontrol atau pengawasan sosial terhadap konflik dalam masyarakat.Terjadi interaksi antar anggota kelompok tersebut dalam jangka waktu relatif lama. Konsiliasi. Interaksi sosial penting untuk mewujudkan integrasi atau satu kesatuan dalam suatu masyarakat. . Konflik/pertentangan (conflict). bimbingan. dimana kedua belah pihakyang bersangkutan bersepakat menunjuk pihak ketiga untuk memberikan pandangan dan nasehat mengenai penyelesaian konflik secara baik. Adapun cara penyelesaian konflik dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara: 1. Proses terjadinya hubungan yang bersifat dinamis (timbal balik) antara manusia baik individu dengan individu. 2. haruslah berhubungan dengan sesamanya. Kompetisi (competition). Interaksi Sosial Seseorang yang hidup ditengah masyarakat. serta ajakan. yaitu penyelesaian konflik. (2) komunikasi sosial/social comunication. nasehat.. 3. dapat menyebabkan konflik sosial. Adapun faktor dasar yang mendorong terjadinya interaksi sosial adalah : imitasi.Setiap anggotanya menyadari sebagai satu kesatuan. Hal ini bersifat Preventif. Mediasi. interaksi sosial dapat dijumpai dalam bentuk-bentuk: 1. Persuasif. yaitu penanganan konflik melalui lembaga-lembaga sebagai wadah untuk melakukan diskusi dan mengambil keputusan diantara pihak-pihak yang bertentangan. 2. dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini: 1. 4. Bisa dilakukan dengan cara pengarahan. . artinya usaha yang dilakukan untuk mencegah konflik. Dalam kehidupan bermasyarakat . sugesti. kekuatan fisik. artinya usaha yang dilakukan merupakan pemulihan kondisi setelah terjadinya konflik. adalah pengendalian sosial yang dilakukan tanpa kekerasan. . yaitu kesepakatan atau kesepahaman bersama terhadap keberadaan nilai-nilai sosial tertentu. 2.Bersama membangun suatu kebudayaan yang membuat keteraturan dalam kehidupan bersama. individu dengan kelompok. identifikasi. maupun kelompok dengan kelompok. yaitu penanganan konflik. Hal ini bersifat Represif .

(b) mempunuai pola tingkah laku yang di ikat oleh adat istiadat yang khas. adat istiadat. matapencaharian. . Kontraversi atau pertentangan sikap atau pendapat antara warga masyarakat. Contoh kelompok sosial adalah yang disebut masyarakat.Pengantar ilmu sosial (materi ke 4) KELOMPOK SOSIAL Naluri yang dimiliki manusia untuk selalu hidup bersama dengan sesamanya. Relatif bersifat homogen baik dalam agama. 3. bahasa. Sikap mental yang religius-magis.adalah sekelompok orang yang hidup bersama dan bekerja sama yang berhubungan secara erat tahan lama dengan sifat-sifat yang hampir sama (homogen) di suatu daerah tertentu dengan matapencaharian mayoritas dari sektor agraris. (c) mempunyai rasa kebersamaan. . Cara hidup yang bersifat gotongroyong dan saling menolong. Sebagian besar warganya bermatapencaharian di bidang agraris. mempunyai nana dan identitas tertentu yang dimiliki bersama dan semua orang yang ada didalamnya merasakan adanya hubungan yang mengikat mereka menjadi satu dan melakukan interaksi satu dengan lainnya. Konflik atau pertengkaran antara anggota masyarakat desa. Menurut Koentjaraningrat. A. 1. mendorong terbentuknya kelompok-kelompok sosial. Jumlah penduduk relatif sedikit. 2. Kelompok sosial merupakan suatu sistem. dan sebagainya. terdapat ciri masyarakat sebagai berikut: (a) merupakan sekumpulan manusia yang saling bergaul/berinteraksi. .Ketegangan-ketegangan atau masalah-masalah sosial yang terjadi pada masyarakat pedesaan biasanya terjadi disebabkan antara lain oleh : 1. 3. 2. Masyarakat Pedesaan .Memiliki ciri-ciri sbb : 1`Hubungan antar warga terjalin lebih erat dan mendalam dengan dasar kekeluargaan 2. D ibawah ini merupakan kelompok sosial yang disebut masyarakat pedesaan/ Paguyuban (gmeinschaft) dan masyarakat perkotaan/Patembayan (gesselschaft).

Kedudukan dalam hierarki system administrasi nasional. Hubungan Perkotaan antara Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat 1. 2. 4. 5. bertempat tinggal di dalam dan di sekitar tempat kegiatan ekonomi. Mobilitas sosial.3. Corak kehidupan sosial. Masyarakat kota menghasilkan barang-barang dan pelayanan jasa yang dibutuhkan masyarakat desa. pendidikan. 5. antara lain sebagai berikut : 1. B. 7. 3. baik agama. Bersifat saling membutuhkan dalam memenuhi berbagai kebutuhan.Memiliki cirri-ciri. pendidikan dan sebagainya. suku bangsa. 4.adalah himpunan penduduk yang bermatapencaharian non agraris. Sifat penduduk yang materialistis dan individualis. Jumlah dan kepadatan penduduk 2. C. . Solidaritas sosial. Lingkungan hidup. dan sebagainya. Pola interaksi. bahasa. pusat kebudayaan. pedesaan dan D. . Masyarakat Perkotaan . pertambahan penduduk cepat karena banyaknya pendatang. Masyarakat desa memenuhi kebutukan masyarakat kota akan bahan-bahan pangan dan tenaga kerja kasar. 2. 3. 8. 6. Faktor-faktor yang dapat membedakan masyarakat masyarakat perkotaan. Jumlah penduduk banyak. sbb: 1. Penduduk terbanyak dan padat pada pusat kota. Kompetisi yang pada kakikatnya merupakan sifat manusia. Latarbelakang penduduk heterogen. 3. Mata pencaharian. pemerintah. matapencaharian .

Di kota ada kesempatan dan prasarana untuk mengembangkan usaha di sektor non agraris.Kurangnya berbagai sarana di desa. F. .Keinginan untuk mengangkat posisi sosial.Kota memberikan kemungkinan yang lebih memadai untuk mengembangkan jiwa.Ingin membebaskan diri dari kungkungan adat istiadat yang ketat. . . sosial kebudayaan. dan psikologis. 2.Adalah proses terjadinya masyarakat perkotaan. diantaranya : . Urbanisasi .Kota di anggap sebagai tempat untuk menghindarkan diri dari kontrol sosial yang ketat.E. 2. .Proses tersebut ditandai dengan ciri-ciri sbb: 1. Faktor Penarik (pull factors). . .Kegagalan panen.Anggapan di kota mudah mencari kerja. . Bertambah besarnya jumlah tenaga kerja non agrarisdi sektor sekunder (industri) dan sektor tersier (jasa). Faktor-faktor penyebab terjadinya urbanisasi . . Faktor Pendorong (push factors). . diantaranya : . merupakan masyarakat pedesaan tertarik pindah ke kota. . 4.Keinginan mengembangkan kemampuan selain di bidang agraris. 3.Keinginan untuk menambah ilmu. Tumbuhnya pemukiman menjadi kota. . Meluasnya pengaruh kota di daerah pedesaan pada bidang ekonomi. .Timbulnya kemiskinan di daerah pedesaan.Adalah proses perpindahan penduduk dari desa ke kota. Terjadinya arus perpindahan penduduk dari desa ke kota. 1.Adanya sifat atau cara hidup yang menarik dan ditunjukan dengan tersedianya berbagai fasilitas hidup.

.Dampak positif > bagi daerah pedesaan dan perkotaan . B. C. . dari sudut nilai-nilai yang diterima masyarakat 1) basic institutions . Pendidikan yang mengutamakan budi pekerti dan pribadi yang berakhlak tinggi dan bertanggungjawab. Perbaikan ekonomi pedesaan Dilakukan baik di daerah pedesaan maupun di daerah perkotaan: 2).G. . contohnya Universitas.adalah unsur-unsur yang mengatur perilaku yang mengatur masyarakat. 4). Pengantar ilmu sosial (materi ke 5) PRANATA SOSIAL DAN INSTITUSIONALISASI A. dari sudut perkembangannya : 1) Crescive intitutions 2) enacted institutions b. Pengertian Pranata Sosial / Lembaga Kemasyarakatan (Social Institution) . Tipe-tipe lembaga Kemasyarakatan a. Pembatasan jumlah pendatang pada kota-kota terutama kota yang padat penduduk. diantaranya adalah : .Wujud konkrit dari lembaga kemasyarakatan adalah association. . Fungsi Pranata Sosial/lembaga kemasyarakatan .Memberi pedoman kepada anggota masyarakat cara bertingkahlaku/bersikap dalam menghadapi masalah di dalam masyarakat.Menjaga keutuhan dari masyarakat yang bersangkutan.adalah himpunan norma-norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok di dalam kehidupan masyarakat. Dampak urbanisasi bagi daerah pedesaan dan daerah perkotaan . .memberi pegangan dalam mengadakan pengendalian sosial (social control).Dampak negatif> H. 3). Perbaikan dan pembangunan berbagai sarana kebutuhan masyarakat pedesaan. Usaha-usaha pencegahan urbanisasi 1).adalah Sesuatu yang mengandung pengertian perihal adanya norma-norma dan peraturanperaturan tertentu.

yaitu proses di mana norma masyarakat tersebut sampai mendarahdaging dalam jiwa anggota masyarakat.diciptakan agar masyarakat mentaati norma yang berlaku. Ciri umum Lembaga Kemasyarakatan : .merupakan suatu organisasi dari pola-pola pemikiran dan pola-pola perikelakuanyang terwujud melalui aktivitas-aktivitas kemasyarakatan dan hasilnya. . .mempunyai lambing-lambang yang khas.adalah segala sistem atau proses yang dijalankan oleh masyarakat selau disesuaikan dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku dalam masyarakat. Norma-norma . 2) Represif/degatif. dari sudut fungsinya : 1) operative institutions 2) restricted institutions D. . dan ditaati dalam kehidupan sehari-hari. diakui. 2) Proses internalisasi. . dari sudut penyebarannya : 1) general institutions 2) regulative institutions e.Social control dapat bersifat : 1) Preventif/positif.suatu tingkat kekekalan tertentu. . dari sudut penerimaan masyarakat : approved-socially sanctioned institutions d. ditekankan pada kekerasan dan ancaman.Wujud pengendalian sosial.Macam-macam norma dalam masyarakat adalah : 1) Norma Agama 2) Norma kelaziman/kebiasaan (folkways) 3) Norma kesusilaan/tata kelakuan (mores).Cara-cara pengendalian sosial : 1) Persuasif. . yaitu : 1) Proses Institutionalisasi. melalui bimbingan/ajaran/ajakan. . dihargai. . dan 4) Norma Hukum (Rule) . dilakukan tanpa kekerasan.adalah pedoman/petunjuk/ aturan-aturan bagi tingkah laku seseorang yang berlaku di dalam suatu masyarakat. 2) Koersif. adalah proses yang dilewati suatu norma masyarakat yang baru untuk menjadi bagian dari suatu lembaga kemasyarakatan sehingga di kenal. yaitu proses yang dilakukan sebagai pemulihan setelah terjadinya pelanggaran norma. berupa : . yaitu proses dilakukan sebelum terjadi pelanggaran norma sebagai cara pencegahan. F.mempunyai alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan dari lembaga kemasyarakatan.2) subsidiary institutions c. . dilakukan dengan kekuatan fisik. norma-norma tersebut mengalami proses.mempunyai suatu tradisi atau aturan baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis E.Dalam rangka pembentukannya sebagai lembaga kemasyarakatan. Pengendalian sosial (Social control) .

3) Rasa malu dan takut bila menyimpang atau melanggar norma dan nilai-nilai yang berlaku. yaitu penyesuaian diri pada norma-norma dan nilai-nilai dalam masyarakat. yaitu penyimpangan terhadap nilai-nilai dan norma-norma tersebut. . yaitu sistem tata tertib dengan sanksi tegas bagi pelanggar. dan 2) Deviation.1) Keyakinan masyarakat akan kebaikan norma-norma kemasyarakatan. 4) Terciptanya sistem hukum.Masalah yang berkaitan dengan social control berupa : 1) Conformity. . 2) Penghargaan kepada anggota masyarakat yang taat pada norma-norma.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful