Pengantar ilmu sosial materi 1

Pengertian Pengetahuan

• •

Pengetahuan adalah Kesadaran yang membekas dalam pikiran manusia berdasarkan hasil pengalaman dan penggunaan panca indera. Panca indera : Mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.

Sumber Pengetahuan Tidak tahu ----> tahu, di dapat melalui: 1.Wahyu 2.Ilham 3.Mimpi 4.Menggunakan logika 5.Melakukan proses analisis 6.Empiris/pengalaman Sumber Belajar : Macam-macam sumber belajar yaitu : 1. Pesan 2. Orang 3. Bahan 4. Alat 5. Teknik 6. Latar/lingkungan. Pengertian Ilmu Pengetahuan
• •

Ilmu Pengetahuan adalah Pengetahuan yang tersusun secara sistematis dan metodologis berdasarkan hasil pemikiran yang kritis dan teruji kebenarannya. Menurut Moch. Hatta, Ilmu Pengetahuan terbagi menjadi 3, yaitu: 1. Ilmu Pengetahuan Alam 2. Ilmu Pengetahuan Sosial, dan 3. Ilmu Pengetahuan Budaya

Tiga cabang ilmu pengetahuan berdasarkan Filsafat :
• • •

Natural Sciences (ilmu-ilmu alamiah), tdd : Fisika, kimia, astronomi, biologi, dll. Social Sciences ( Ilmu-ilmu Sosial), tdd : sosiologi, ekonomi, geografi, sejarah, psikologi, dll. Humanities (ilmu-ilmu Budaya), tdd : bahasa, agama, kesusasteraan, kesenian, dll.

kesenian. Pendidikan 6. kontrol sosial. Peranan Ilmu Sosial 1. minuman. Cabang ilmu sosial diantaranya: 1. Misalnya: pendidikan. sosiologi 2.Teori Kebenaran 1. Psikologi 4. hiburan.Kebutuhan Sosial (social needs) • • • • Kebutuhan Jasmani adalah Kebutuhan material yang berguna bagi pengembangan raga dan untuk kelangsungan hidup. intelektual. Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang berguna dalam beraktivitas sebagai anggota masyarakat.Agama sebagai teori kebenaran Macam-macam kebutuhan Manusia : 1.Teori Pragmatis (the pragmatic theory of truth) 4. Contohnya: kegiatan bersama. Sejarah 7. Kebutuhan biologis/seksual adalah kebutuhan yang berguna bagi pengembangan keluarga dan kelangsungan generasi. Geografi. serta olahraga. Kebutuhan ini berupa penyaluran kebutuhan seksual setelah melalui proses perkawinan/pernikahan. pakaian.Teori Konsistensi (the consistence theory of truth). perumahan. 3.Sosial sebagai kelompok orang dalam pengertian masyarakat (society) atau komunitas (community). 2. Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan immaterial yang berguna bagi pengembangan jiwa. dan ketakwaan kepada Tuhan.Untuk mengetahui dan mengkaji masalah-masalah yang ada pada masyarakat. berinteraksi. Pengertian Sosial 1. oksigen.Kebutuhan Biologis/Seksual (sexual needs) 4. serta keagamaan.Sosial sebagai sifat manusia yang suka melakukan kebaikan terhadap sesamanya.Kebutuhan Jasmani (Fhisical needs) 2. 2.Kebutuhan rohani (Psycological needs) 3. pelatihan. ekonomi 3. 2. keteraturan soaial. Politik 5.Teori Korespondensi (the corespondence theory of truth).Untuk menemukan solusi dari berbagai masalah dan penyimpangan-penyimpangan sosial dengan menggunakan teori-teori tertentu. Misalnya: makanan. dsb .

dan penataan desa / kota. Adapun ciri-ciri ilmu sosial (IS) diantaranya : 1. 1996) IS adalah pengetahuan yang terorganasasi mengenai manusia dengan lingkungan / masyarakat sekelilingnya.Pengantar ilmu sosial (materi ke 2) Karakteristik Disiplin Ilmu Sosial Menurut Craib (Zaini Hasan. Bersipat valid dan dapat diteliti. Historical geography. karakteristiknya . penyebaran penduduk dll. distribusi. Geografi. 2. hipotesis. Kesimpulan dapat digunakan segeneralisasi untuk mendapat teori. pengumpulan data. hukum maupun dalil dalam pengetahuan sosial. fokus studynya pada perubahan-perubahan dalam ruang dan waktu yang melibatkan aspek fisik regional. kultural dll. Cultural geography (geografi budaya) fokus studynya terhadap cara-cara manusia mengelola sumber daya alam dan lingkungan. Teori serta konsepnya diperoleh dari kajian ilmiah dengan tahapan : menemukan masalah/peranyaan. analisis data. karakteristiknya: 1. Antropologi. Memadukan IIS dan humaniora yang memberikan wawasan yang integratif dan berkenaan dengan peristiwa-peristiwa dari berbagai periode waktu 2. A. Merupakan ilmu pengetahuan yang mengkaji hubungan-hubungan antara manusia. Kajian yang mengandung dan sering terdapat waktu yang menunjukan adanya garis kronologis yang hilang / terputus adalah adanya peristiwa lampau yang teramati dan harus di kaji se-non empirik dengan cara menggunakan petunjuk-petunjuk non catatan berupa benda-benda yang dapat di manfaatkan para ahli sejarah C. 2. 4. Terdapat 5 pendekatan dalam study geografi: • • • • • Physical geografi ( geografi fisik) Kewilayahan (regional) study geografi yangyang memadukan gejala-gejala fisikal dan kultural sehingga menampilkan tempat-tempat yang bervariasi dengan karakteristik yang berbeda-beda Spasial / keruangan adalah fokos pada lokasi tempat-tempat hubungan antar tempat. Mengklasifikasi karakteristik-karakteristik wilayah yang di kaji dan interahsi manusia kebudayaan dan lingkungan alamnya. B. konsep. Sejarah. karakteristiknya : 1. 3.

Sosiologi dan psikologi sosial. Pembeda lainnya antara manusia dengan hewan adalah kemampuan biologis manusia yang dianggap “kurang” dibanding hewan. sosiologi. maka ia akan hidup seperti kera. Keharusan Manusia hidup BerkelompokCara yang sangat mudah untuk memahami mengapa manusia harus hidup berkelompok adalah membandingkan antara anak manusia dengan anak hewan pada waktu lahir dan beberapa waktu sesudahnya. E.Cipta adalah proses yang menggunakan daya berfikir dan nalar . Hewan yang terlahir. Misal: anak ayam yang baru menetas ditinggal induknya.1. berlari secepat ceetah atau kuda. Berbeda dengan manusia. spiritual dan benda-benda budaya dari budaya-budaya terpilih 3. Pengantar ilmu sosial (materi ke 3) MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL A. Materi ke-2 disiplin Ilmu tersebut merekrut berbagai aspek berdasar referensi sejarah geografi. karakteristiknya merupakan Ilmu tentang prilaku manusia dalam kelompok masyarakat berkenaan dengan peran institusi / lembaga proses interaksi dan kontrol sosial. Objek kajian formalnya adalah kebudayaan. bukan seperti manusia.Karya adalah keterampilan seluruh organ tersebut .Karsa adalah kehendak / keinginan . Tantang kebijakan yang dikhususkan dan di fokuskan pada aktivitas-aktivas yang berkenaan dengan pembuatan keputusan. memburu mangsa secepat harimau. sampai besar ia akan tetap hidup sebagaimana seekor ayam. Ia tak akan hidup sebagai manusia. dan berayun melompat sepandai kera. Di balik kekurangan tersebut. manusia dianugerahi kelebihan berupa kemampuan mental dan fisik yang lebih fleksibel. karsa dan rasa manusia . Ilmu politik dan ilmu ekonomi 1. cipta. jika tidak dirawat oleh manusia. Misal: Manusia yang dirawat Kera. Kebudayaan adalah keseluruhan hasil karya. teknol 2. 2. Kepercayaan-kepercayaan ekspresi-ekspresi estika.Rasa adalah kemampuan panca indra dan hati D. ia tak akan dapat hidup terus tanpa ada manusia lainnya. Kemampuan mental yang bersumber dari akal dan nurani. merupakan . Manusia tidak dapat berenang selincah ikan. kemudian hidup tanpa bantuan dan perlindungan induknya tetap dapat hidup dan setelah dewasa mereka akan hidup dengan cara yang sama dengan jenisnya masingmasing. psikologi dan antropologi. Berkenaan dengan nilai-nilai sruktural sosial.

Sejak lahir. . Kemampuan manusia untuk mengakumulasikan pengetahuan hasil belajar dari sesamanya. yang disebut masyarakat. B. Adapun hal tersebut mengandung pengertian: . rasa. Manusia tidak selalu harus menemukan/menciptakan sendiri satu persatu dalam hidupnya. Masyarakat sebagai kelompok sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut: . Kelompok SosialManusia sebagai individu hidup dalam kelompoknya. Manusia Berbudaya Kemampuan fisik dan kemampuan mental manusia membentuk apa yang disebut Kebudayaan. tetapi cukup mempelajarinya dari manusia lainnya. 2. dan (2) keinginan menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya. Bahasa 5. manusia mempunyai “gregariousness” yaitu naluri untuk selalu hidup bersama dengan orang lain. Sistem pengetahuan 4. dapat mendorong terciptanya temuan unsur-unsur budaya yang baru yang dapat memperbaiki dan melengkapi unsur kebudayaan yang telah ada.Rasa adalah kemampuan panca indera dan hati. Masyarakat merupakan kelompok sosial yang didalamnya terdapat sistem yang terdiri dari berbagai komponen yang satu sama lain memiliki fungsi dan saling melengkapi.Karya adalah hasil keterampilan seluruh tubuh. Jadi. Kesenian 6. Sistem matapencaharian 7. Kebudayaan Adalah keseluruhan hasil cipta.modal berharga yang digunakan untuk mengendalikan gerakan-gerakan anggota badan. Hal ini dapat menimbulkan reaksi yang menyebabkan tindakan seseorang makin bertambah.Ada sekelompok manusia yang hidup bersama . yaitu: 1. Sistem religi dan upacara keagamaan. manusia dalam hidupnya selalu berhubungan dengan manusia lainnya.Karsa adalah kehendak atau kemauan. seperti yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat. Manusia bereaksi cenderung sesuai dengan apa yang dilakukan/tindakan orang lain. sehingga kemampuan fisiknya menjadi beragam dan fleksibel. Terdapat unsur-unsur yang bersifat universal di dalam setiap kebudayaan. Manusia Gregarius Selain sebagai makhluk budaya. D. Kedua hal tersebut menuntut manusia dapat beradaptasi dengan menggunakan pikiran. . .Cipta adalah proses yang menggunakan daya fikir dan nalar. 3. perasaan dan kehendaknya. Manusia hidup berbudaya. Sistem teknologi dan peralatan C. Sistem dan organisasi kemasyarakatan. Pujian ini akan membuat peserta didik ini semakin termotivasi untuk lebih maju lagi. Misal reaksi berupa pujian terhadap peserta didik yang pintar. Menurut Selo Soemarjan. yaitu: (1) keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya (masyarakat). Manusia hidup dengan cara yang ditempuh oleh sesamanya sesuai dengan kebudayaan yang telah mereka kembangkan. karya dan karsa manusia. manusia mempunyai dua hasrat atau keinginan pokok dalam hidupnya.

. interaksi sosial dapat dijumpai dalam bentuk-bentuk: 1. Coersif. Persuasif. Interaksi sosial dapat terjadi dengan syarat adanya : (1) kontak sosial/ social contact. bimbingan. 2. dimana kedua belah pihakyang bersangkutan bersepakat menunjuk pihak ketiga untuk memberikan pandangan dan nasehat mengenai penyelesaian konflik secara baik. bahkan dilakukan secara paksa. E.. Perwasitan/arbitrasi. Adapun faktor dasar yang mendorong terjadinya interaksi sosial adalah : imitasi. dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini: 1. maupun kelompok dengan kelompok. .Terjadi interaksi antar anggota kelompok tersebut dalam jangka waktu relatif lama. Akomodasi (accomodation). yaitu penyelesaian konflik. 3. Mediasi. serta ajakan. yaitu penanganan konflik. Adapun pengendalian atau kontrol atau pengawasan sosial terhadap konflik dalam masyarakat. haruslah berhubungan dengan sesamanya. Dalam kehidupan bermasyarakat . 3. Bisa dilakukan dengan cara pengarahan. 2. Interaksi sosial penting untuk mewujudkan integrasi atau satu kesatuan dalam suatu masyarakat. 2. Interaksi Sosial Seseorang yang hidup ditengah masyarakat. Proses terjadinya hubungan yang bersifat dinamis (timbal balik) antara manusia baik individu dengan individu. adalah pengendalian sosial yang dilakukan tanpa kekerasan. yaitu kesepakatan atau kesepahaman bersama terhadap keberadaan nilai-nilai sosial tertentu. dapat menyebabkan konflik sosial. individu dengan kelompok. sugesti. Hal ini bersifat Preventif. Kerjasama ( coorporation). General agreement memiliki kekuatan untuk mengatasi perbedaan-perbedaan pendapat dan kepentingan diantara para anggota masyarakat yang bersangkutan. di sebut Interaksi sosial. identifikasi. Kompetisi (competition). Perbedaan pendapat dan kepentingan antar anggota masyarakat. artinya usaha yang dilakukan untuk mencegah konflik. artinya usaha yang dilakukan merupakan pemulihan kondisi setelah terjadinya konflik. kekuatan fisik. simpati. dimana kedua belah pihak terpaksa menerima keputusan-keputusan dari pihak ketiga. Hal ini bersifat Represif . 4. yaitu penanganan konflik melalui lembaga-lembaga sebagai wadah untuk melakukan diskusi dan mengambil keputusan diantara pihak-pihak yang bertentangan. (2) komunikasi sosial/social comunication. Intergrasi suatu masyarakat terwujud berdasarkan pada general agreements. Konsiliasi. dan empati. .Bersama membangun suatu kebudayaan yang membuat keteraturan dalam kehidupan bersama. Adapun cara penyelesaian konflik dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara: 1. nasehat. Konflik/pertentangan (conflict). adalah pengendalian sosial yang menggunakan tekanan .Setiap anggotanya menyadari sebagai satu kesatuan.

Kontraversi atau pertentangan sikap atau pendapat antara warga masyarakat. Cara hidup yang bersifat gotongroyong dan saling menolong. dan sebagainya. Sebagian besar warganya bermatapencaharian di bidang agraris.adalah sekelompok orang yang hidup bersama dan bekerja sama yang berhubungan secara erat tahan lama dengan sifat-sifat yang hampir sama (homogen) di suatu daerah tertentu dengan matapencaharian mayoritas dari sektor agraris. (c) mempunyai rasa kebersamaan. Menurut Koentjaraningrat. (b) mempunuai pola tingkah laku yang di ikat oleh adat istiadat yang khas. Kelompok sosial merupakan suatu sistem. 2. D ibawah ini merupakan kelompok sosial yang disebut masyarakat pedesaan/ Paguyuban (gmeinschaft) dan masyarakat perkotaan/Patembayan (gesselschaft). mempunyai nana dan identitas tertentu yang dimiliki bersama dan semua orang yang ada didalamnya merasakan adanya hubungan yang mengikat mereka menjadi satu dan melakukan interaksi satu dengan lainnya. bahasa.Memiliki ciri-ciri sbb : 1`Hubungan antar warga terjalin lebih erat dan mendalam dengan dasar kekeluargaan 2. Masyarakat Pedesaan . 2. .Ketegangan-ketegangan atau masalah-masalah sosial yang terjadi pada masyarakat pedesaan biasanya terjadi disebabkan antara lain oleh : 1. Sikap mental yang religius-magis. Konflik atau pertengkaran antara anggota masyarakat desa. 1. . adat istiadat. A. 3. . mendorong terbentuknya kelompok-kelompok sosial. 3. matapencaharian. Relatif bersifat homogen baik dalam agama.Pengantar ilmu sosial (materi ke 4) KELOMPOK SOSIAL Naluri yang dimiliki manusia untuk selalu hidup bersama dengan sesamanya. Contoh kelompok sosial adalah yang disebut masyarakat. terdapat ciri masyarakat sebagai berikut: (a) merupakan sekumpulan manusia yang saling bergaul/berinteraksi. Jumlah penduduk relatif sedikit.

pendidikan dan sebagainya.Memiliki cirri-ciri. 2. Lingkungan hidup. bahasa. dan sebagainya.adalah himpunan penduduk yang bermatapencaharian non agraris. Latarbelakang penduduk heterogen. C. bertempat tinggal di dalam dan di sekitar tempat kegiatan ekonomi. Mobilitas sosial. Corak kehidupan sosial. pusat kebudayaan. baik agama. sbb: 1. 7. 3. 4. Masyarakat desa memenuhi kebutukan masyarakat kota akan bahan-bahan pangan dan tenaga kerja kasar. B. 5. Faktor-faktor yang dapat membedakan masyarakat masyarakat perkotaan. 3. 8. Jumlah dan kepadatan penduduk 2. 4. suku bangsa. Masyarakat kota menghasilkan barang-barang dan pelayanan jasa yang dibutuhkan masyarakat desa. Penduduk terbanyak dan padat pada pusat kota. pendidikan. 5. . Hubungan Perkotaan antara Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat 1. 6. pemerintah. 3. antara lain sebagai berikut : 1. Kedudukan dalam hierarki system administrasi nasional.3. Jumlah penduduk banyak. . matapencaharian . pertambahan penduduk cepat karena banyaknya pendatang. Pola interaksi. Bersifat saling membutuhkan dalam memenuhi berbagai kebutuhan. Sifat penduduk yang materialistis dan individualis. Solidaritas sosial. Kompetisi yang pada kakikatnya merupakan sifat manusia. pedesaan dan D. Mata pencaharian. 2. Masyarakat Perkotaan .

4.Keinginan untuk mengangkat posisi sosial. .Timbulnya kemiskinan di daerah pedesaan. . diantaranya : . F.Keinginan untuk menambah ilmu.Adalah proses terjadinya masyarakat perkotaan.Keinginan mengembangkan kemampuan selain di bidang agraris. 3. Meluasnya pengaruh kota di daerah pedesaan pada bidang ekonomi.Di kota ada kesempatan dan prasarana untuk mengembangkan usaha di sektor non agraris. diantaranya : . Urbanisasi . .Kurangnya berbagai sarana di desa. .Ingin membebaskan diri dari kungkungan adat istiadat yang ketat. . Faktor Pendorong (push factors).Kegagalan panen. 1. .Adanya sifat atau cara hidup yang menarik dan ditunjukan dengan tersedianya berbagai fasilitas hidup. Faktor-faktor penyebab terjadinya urbanisasi . dan psikologis. .E. Terjadinya arus perpindahan penduduk dari desa ke kota. . . sosial kebudayaan.Kota memberikan kemungkinan yang lebih memadai untuk mengembangkan jiwa.Proses tersebut ditandai dengan ciri-ciri sbb: 1. 2. . Tumbuhnya pemukiman menjadi kota.Anggapan di kota mudah mencari kerja. . merupakan masyarakat pedesaan tertarik pindah ke kota. Faktor Penarik (pull factors).Kota di anggap sebagai tempat untuk menghindarkan diri dari kontrol sosial yang ketat. . 2.Adalah proses perpindahan penduduk dari desa ke kota. Bertambah besarnya jumlah tenaga kerja non agrarisdi sektor sekunder (industri) dan sektor tersier (jasa).

Dampak negatif> H. Pembatasan jumlah pendatang pada kota-kota terutama kota yang padat penduduk. Pengantar ilmu sosial (materi ke 5) PRANATA SOSIAL DAN INSTITUSIONALISASI A. . Dampak urbanisasi bagi daerah pedesaan dan daerah perkotaan . Tipe-tipe lembaga Kemasyarakatan a. Pendidikan yang mengutamakan budi pekerti dan pribadi yang berakhlak tinggi dan bertanggungjawab.G.Menjaga keutuhan dari masyarakat yang bersangkutan. C. diantaranya adalah : . . Usaha-usaha pencegahan urbanisasi 1). Fungsi Pranata Sosial/lembaga kemasyarakatan . .memberi pegangan dalam mengadakan pengendalian sosial (social control).adalah unsur-unsur yang mengatur perilaku yang mengatur masyarakat. B.adalah himpunan norma-norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok di dalam kehidupan masyarakat.adalah Sesuatu yang mengandung pengertian perihal adanya norma-norma dan peraturanperaturan tertentu. . .Memberi pedoman kepada anggota masyarakat cara bertingkahlaku/bersikap dalam menghadapi masalah di dalam masyarakat.Wujud konkrit dari lembaga kemasyarakatan adalah association. 3). Pengertian Pranata Sosial / Lembaga Kemasyarakatan (Social Institution) . 4).Dampak positif > bagi daerah pedesaan dan perkotaan . Perbaikan ekonomi pedesaan Dilakukan baik di daerah pedesaan maupun di daerah perkotaan: 2). dari sudut nilai-nilai yang diterima masyarakat 1) basic institutions . dari sudut perkembangannya : 1) Crescive intitutions 2) enacted institutions b. contohnya Universitas. Perbaikan dan pembangunan berbagai sarana kebutuhan masyarakat pedesaan.

dihargai.merupakan suatu organisasi dari pola-pola pemikiran dan pola-pola perikelakuanyang terwujud melalui aktivitas-aktivitas kemasyarakatan dan hasilnya. . . dan ditaati dalam kehidupan sehari-hari. . .diciptakan agar masyarakat mentaati norma yang berlaku. dari sudut penerimaan masyarakat : approved-socially sanctioned institutions d.mempunyai lambing-lambang yang khas.2) subsidiary institutions c. yaitu : 1) Proses Institutionalisasi. dilakukan tanpa kekerasan.Cara-cara pengendalian sosial : 1) Persuasif. . dari sudut penyebarannya : 1) general institutions 2) regulative institutions e.Macam-macam norma dalam masyarakat adalah : 1) Norma Agama 2) Norma kelaziman/kebiasaan (folkways) 3) Norma kesusilaan/tata kelakuan (mores). dari sudut fungsinya : 1) operative institutions 2) restricted institutions D. . 2) Represif/degatif.mempunyai suatu tradisi atau aturan baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis E. 2) Proses internalisasi.suatu tingkat kekekalan tertentu. berupa : .Social control dapat bersifat : 1) Preventif/positif. norma-norma tersebut mengalami proses. Ciri umum Lembaga Kemasyarakatan : . F. dan 4) Norma Hukum (Rule) . melalui bimbingan/ajaran/ajakan.adalah segala sistem atau proses yang dijalankan oleh masyarakat selau disesuaikan dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku dalam masyarakat. 2) Koersif. ditekankan pada kekerasan dan ancaman. . dilakukan dengan kekuatan fisik.Dalam rangka pembentukannya sebagai lembaga kemasyarakatan.mempunyai alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan dari lembaga kemasyarakatan. yaitu proses dilakukan sebelum terjadi pelanggaran norma sebagai cara pencegahan. yaitu proses yang dilakukan sebagai pemulihan setelah terjadinya pelanggaran norma. .Wujud pengendalian sosial. adalah proses yang dilewati suatu norma masyarakat yang baru untuk menjadi bagian dari suatu lembaga kemasyarakatan sehingga di kenal. Pengendalian sosial (Social control) . yaitu proses di mana norma masyarakat tersebut sampai mendarahdaging dalam jiwa anggota masyarakat. . diakui. Norma-norma .adalah pedoman/petunjuk/ aturan-aturan bagi tingkah laku seseorang yang berlaku di dalam suatu masyarakat.

. 3) Rasa malu dan takut bila menyimpang atau melanggar norma dan nilai-nilai yang berlaku. .Masalah yang berkaitan dengan social control berupa : 1) Conformity.1) Keyakinan masyarakat akan kebaikan norma-norma kemasyarakatan. 2) Penghargaan kepada anggota masyarakat yang taat pada norma-norma. 4) Terciptanya sistem hukum. yaitu penyimpangan terhadap nilai-nilai dan norma-norma tersebut. yaitu sistem tata tertib dengan sanksi tegas bagi pelanggar. yaitu penyesuaian diri pada norma-norma dan nilai-nilai dalam masyarakat. dan 2) Deviation.