P. 1
Fisika Terapan I

Fisika Terapan I

|Views: 556|Likes:
Published by Anisa Diana

More info:

Published by: Anisa Diana on Sep 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/17/2013

pdf

text

original

Fisika Terapan I

Fisika berasal dari kata Yunani yang berarti ”alam”. Karena itu fisika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari benda – benda di alam, gejala –gejala kejadian alam serta interaksi dari benda – benda di alam tersebut. Gejala ini pada mulanya adalah apa yang dialami oleh indera kita. Misalnya penglihatan menemukan optika atau cahaya, pendengaran menemukan pelajaran tentang bunyi, panas juga dapat dirasakan (perasaan). Ilmu fisika juga disebut ilmu pengukuran (science of measurement). Dalam hubungan ini Lord Kelvin (1824 – 1907), seorang sarjana fisika Inggris yang termashur, mengucapkan, “Saya sering berkata bahwa bila seseorang dapat memberikan ukuran kepada sesuatu yang dibicarakannya serta menyatakannya dalam angka – angka, ia memang tahu tentang apa yang dibicarakannya itu; tetapi bila ia tidak mampu mengungkapkannya dengan angka – angka, berarti pengetahuannya dangkal dan tidak memuaskan, paling – paling baru merupakan awal suatu pengetahuan. Tingkat pemikirannya masih jauh dari tingkat ilmu, apapun yang menjadi pokok pembicaraanya” Sebagaimana diketahui, benda – benda dialam terbagi atas 2 (dua) bagian: × Alam Makro yaitu benda – benda yang ukurannya besar dan dapat dilihat dengan alat – alat yang ada saat ini; alam yang besar ini termasuk benda – benda yang sangat besar dengan jarak antara 2 (dua) benda juga besar sekali, misalnya bulan, matahari, bumi, dan lain – lain. Alam Mikro adalah benda –benda kecil sekali dengan jarak antara benda tersebut sangat kecil, benda- benda mikro ini tak dapat dilihat dengan alat – alat biasa.

×

Mekanika adalah ilmu yang mempelajari gerak benda. Ini berkembang pada zaman Galileo dan Newton. Galileo merumuskan hukum – hukum benda – benda jatuh, dan Newton mempelajari gerak benda pada umumnya, termasuk planet – planet pada sistem tata surya. Hukum Newton adalah dasar dari mekanika.

763. Optika dan Gelombang adalah perbatasan antara fisika klasik dan modern. Satuan pajang yang masih juga dipakai dalam kehidupan sehari – hari dan dalam keteknikan (engineering) di Amerika Serikat dan Kerajaan Inggris ialah: · 1 inci = 1 in = 41.399 panjang gelombang cahaya Kr. 2. Satuan – satuan massa yang seing dipakain ialah: . Listrik Magnet. Bunyi.929.Cabang-cabang Fisika : × × Fisika klasik : Mekanika.54 cm · 1 foot (kaki) = 1 ft = 12 in · 1 yard = 1 yd = 3 ft · 1 mil = 1 ml 5280 ft Alat untuk membagi standar massa kilogram ke dalam berbagai satuan massa yang lebih kecil ialah neraca sama lengan. Fisika modern : Adalah perkembangan fisika mulai abad 20 yaitu penemuan teori relativitas dari Einstein.650.73 pajang gelombang merah jingga Kripton-86. Panas. Kelipatan Metrik Panjang yang kita namakan satu meter bila didasarkan pada cara ini adalah 1 meter = 1.

631.192. rumit. jadi merupakan kombinasi dari besaran dasar. lalu berinteraksi dengan gelombang mikro yang masuk dengan ”dituntun” oleh suatu gelombang penuntun (wave guide) dari sebuah generator pembangkitnya. sedangkan untuk memperbandingkannya dengan standar astronomik yang lama. Pada jam atom tersebut seberkas sinar atom cesium-13 melalui sebuah silinder logam yang panjang.770 periode Cs Satuan – satuan waktu lainnya yang umum dipakai ialah: · · · · · · 1 nanosekon = 1 ns = 10 s -6 1 mikrosekon = 1 s = 10 s -3 1 milisekon = 1 ms = 10 s 1 menit = 1 men = 60 s 1 jam = 1 jm = 3600 s 1 hari = 1 hari = 86. menurut sistem Internasional (S. Selanjutnya. Besaran dasar adalah besaran yang tak tergantung pada besaran – besaran lain dan Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran – besaran dasar. dan besaran pelengkap. jam ini dapat diperbandingkan ketepatannya dengan jam presisi tinggi lainnya hanyua dalam waktu kira – kira satu jam. Satuan waktu yang umum dipakai di seluruh dunia disebut sekon (detik) dan didefinisikan sebagai berikut: 1 sekon = 1 s = 9.45359237 kg -9 Jam yang digunakan untuk menentukan selang waktu standar ialah jam-cesium.I) . merupakan sarana laboratorium yang besar.· · · · 1 mikrogram = 1 g = 10 kg -6 1 miligram = 1 mg = 10 kg -3 1 gram = 1 g = 10 kg 1 pound massa = 1 lbm = 0.400 s -9 Besaran Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur. yang diatur oleh suatu osilator kuarsa. Adapun Besaran pelengkap adalah besaran yang diperlukan untuk membentuk besaran turunan. diperlukan waktu bertahun – tahun. Ketepatannya luar biasa dan kekonstanan frekuensinya dapat bertahan pada satu bagian dalam seratus milyar (1011) atau lebih baik dari itu lagi. dan mahal. besaran turunan. Besaran dasar dalam fisika. Dalam fisika besaran terbagi atas besaran dasar.

t ml2 mlt-1 ml2t-2 F=ma W=Fs mlt -2 ml2t-2 ml t 2 -3 ml-1t-2 . Putar hasil kali gaya dan waktu selama gaya bekerja perkalian gaya dan lengan penyebab perubahan gaya perkalian gaya dan jalan yang ditempuh kerja per satuan gaya per satuan luas Simbol s.Besaran Dasar (SI) Besaran pergeseran kecepatan percepatan pergeseran sudut kecepatan putar percepatan putar luas volume momentum linier momentum putar momen inersia impuls gaya momen gaya gaya kerja daya tekanan Definisi perubahan posisi perubahan posisi per satuan waktu perubahan kecepatan per satuan waktu perubahan posisi sudut perubahan posisi dalam sudut perubahan kecepatan putar perdetik hasil kali massa dgn percepatan hasil kali momen inersia dan kec.Tabel 1 .s v p=mv l l3 mlt-1 ml t 2 -1 2 I F. r Dimensi l l t-1 l t-2 t-1 t-2 Satuan Turunan meter (m) ms -1 ms-2 rad Rad/det Rad/detik2 m2 m3 kg/det kgm2/det kgm2 newton detik newton meter kgm/det2 =N Newton joule W pascal (Pa) a.

sedangkan yang terakhir vektor. Untuk mekanika besaran dasar adalah: panjang. Massa persatuan luas c. sedangkan yang terakhir vektor. tensor tingkat 1 dan seterusnya. mempunyai satu komponen Vektor. Besaran macam pertama disebut skalar. massa dan waktu. Metode penjabaran dimensi . Jadi macam pertama disebut skalar. tensor tingkat nol. n = 1. Jadi macam besaran terbagi dalam: 1.Dari bermacam –macam besaran ini. mempunyai tiga pangkat n (3 ) komponen dengan n≥2 (bulat). 3. Sebenarnya semua besaran adalah jenis tensor dengan n mulai dari nol. frekuensi dan lain – lain. kecepatan putar. mempunyai tiga komponen n Tensor.ada besaran yang harganya tak tergantung pada sistem koordinat dan ada pula besaran yang harganya sangat tergantung pada sistem koordinat. Massa persatuan panjang energi energi kinetik energi potensial gravitasi energi potensial pegas frekuensi perioda kuat medan gravitasi potensial gravitasi kemampuan melakukan kerja kemampuan suatu titik massa bergerak kemampuan suatu benda berada pada ketinggian tertentu kemampuan pegas ditarik atau ditekan jumlah getaran persatuan waktu waktu untuk satu ayunan gaya persatuan massa energi potensial persatuan waktu e ep = mgh ½ kx2 ml -3 kgm -3 ml-2 ml-1 ml t ml t 2 -2 kgm-2 kgm-1 joule joule joule 2 -2 ml2t-2 2 -2 V= 1/T F T F/m V= EP/m ml t t-1 t mlt lt joule Hz detik -2 newton/kg joule/kg 2 -2 Besaran turunan misalnya: kecepatan. kerja. gaya. Massa persatuan volume kecepatan massa b. Skalar. 2.a.

yaitu: sistem gravitasi dan sistem teknis (praktis) dan kedua sistem terakhir ini terbagi atas sistem statis besar dan kecil. × Sistem statis besar gravitasi Panjang dalam meter. gaya dalam gram gaya dan waktu dalam sekon. Sistem statis kecil gravitasi Panjang dalam cm. yaitu · Sistem gravitasi : ft – lbwt – sec.1. waktu (sistem lFt). berat dalam kilogram berat dan waktu dalam sekon. Sistem non metrik hanya ada 1 macam untuk sistem gravitasi dan teknis. Sistem statis kecil teknis Panjang dalam cm. · Sistem teknis : ft – lbf – sec. × × × . Sistem statis besar teknis Panjang dalam meter. Pada sistem ini. 2. gaya dan waktu dalam sekon. berat dalam gram berat dan waktu dalam sekon (detik). sistem metrik ada 2 macam. gaya. Dimensi ruas kanan = dimensi ruas kiri Setiap suku berdimensi sama Sistem Statis Sebagai besaran dasar adalah adalah panjang.

/09   2 9 2   2 .

/09 2    29  30943/09 3094320907 2.

 !./09  0943 4:0  5.    2.8. 8   2 9 29    2 9  2 9  2 9        ..

.39079039: 02.3 7.38:.920/.8 549038. :.9:.4:20 0.25:. 7.:.25:.8 /9.3 07.:/90.9.88.3 2. 02.3 .7.9:.3:. 50..9:99 2.5078.88. 0307549038.8 0307 549038.3 5078.9:.3.  .88. 5078.9::39:8. 02.05.9:.88.88.9..88. 7.38:. -  .:3.350.3.3 :2.9: 2 9  2 9  2 9          '.9:.8  2  2  2   2   0 052     2  2  4:0 4:0 4:0   .5078.5078.320.-0707..8 170:038 5074/.9:../.3 .5078.  .9.3 5.9:.9.9: .25:.9.5.8 02.09.3./.3 0307 0307 309 0307 549038.7.-07.9: -03/.25:. 093.32.

%  % .

2 '!.

2 2 9  9  4:0  /09 30943.

 4:0.

33_ -:.7 2025:3.3.05.3./.9 907.2 -08.-08.3.8... 9 29 9     08..3/2038 .3 .3.33 .2 5079../.8.9:4254303 '0947 2025:3.3./.7 170:038/.3.-08.7.3.93 3 4254303/03.39:35.2.9.7. 0.39:35.3.7./.25079..3..7 34 90384793.7.7-072.3.7 80/.3907-. 88902447/3.../.-08..73.3.3/..7.9: .0947 .3.9  $0-03.3./.9.2 2.-08.3.32..  094/0503.3 .2       $.4254303 %03847 2025:3..7 80/.9.7 .038903847/03./.0.7.3.8. 07.88.2..9/./2.9..3907.3.7.9/.7.328.380907:83.5.0947 .3.9.88902447/3.2 -08.332:.907.3 5:9.5:.3 &39:20.7.802:./80-:98.5./2..7.3. /80-:98.39:7:3.-.7./.9 08.934 3 90384793.7.3.3907..3 2..05./.7.

.3/.   .3/...3/20387:....2 -07.30..980..980.9:88902 7.8.2-07..9/.7..2.98-08.9/.2.7.9:/.8/.3/.58::-07/20388.2 .30/:.7.3.889023 889022097.8/./.9: 88902 9 !.9.220907 -07...39038 ./.2 8043 $89023432097..3...220907 .2-07.3.5..98 /. .87   $09.3.3/.98-08./.9.3.88890289.3.8.73 907-.   $8902903819 -1 80..9038 !.77...79038 !.3.9:  $89027.98-08./..9: /.28043   $890289.3/.3..9:/.27.3.28043   $890289.28043 /09   $890289.9.3 ./.9/.2.9: /.27..2:39:88902 7...2.9.819 -9 80.247..2..9../.2 ...8 !.-08.98 $0-../.2.9/.  20387:.7/.3.8 !.   $890289./.3. $8902$9.9.3889029038 57.88902907.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->