Tentang KAPORIT

http://alysapatriciahouse.com/2011/03/bahaya-kaporit-racun-klorin-sudah-mengepung-kehidupan-kita/

Manfaat Kaporit Tanpa kita sadari, kaporit yang terkandung dalam air yang kita gunakan untuk mandi dua kali sehari ternyata merupakan penyebab utama masalah kecantikan dan kesehatan kita. Calsium Hypochlorite (CaOCI2) atau Kaporit umum ditambahkan ke dalam air kran dan kolam renang sebagai disinfektan pembunuh bakteri patogen seperti E.coli, pembasmi lumut serta jentik nyamuk. Namun demikian, kadar kaporit dalam air kran perkotaan yang cukup tinggi seringkali berdampak pada kesehatan dan kecantikan. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan di AS (US EPA – Environmental Protection Agency), Klor (CI) sebagai bahan baku kaporit (CaOCI2) diklasifikasikan dalam kelompok pestisida (yang penggunaannya ditujukan untuk membunuh organisme hidup). Bahaya Kaporit Penambahan kaporit ke dalam air akan mengbasilkan senyawa kimia sampingan yang bernama Trihalometana (THM). Senyawa ini banyak diklaim oleh para pakar air di luar negeri sebagai penyebab produksi radikal bebas dalam tubuh ( mengakibatkan kerusakan sel dan bersifat karsinogenik ). Penelitian lain di Hartford, Connecticut, AS menemukan “Wanita dengan kanker payudara rnernpunyai kadar organochlorines (zat sampingan klorinasi) lebih tinggi hingga 50-60% lebih tinggi di dalam jaringan payudaranya dibanding mereka yang tidak mempunyai kanker”. Kaporit Dalam Air Hangat Fakta yang lebih mengejutkan adalah bahwa efek negatif kaporit terhadap tubuh manusia sebanyak 70% bukan masuk melalui air yang diminum, melainkan dari uap klor (kloroform) dalam kaporit yang terhirup saat mandi, ditambah dengan penyerapan kaporit melalui kulit. Hal ini terutama saat mandi dengan air hangat. Selain meningkatkan jumlah kaporit yang menguap, air hangat juga membuka pori-pori kulit. Dengan demikian kaporit terhirup dan terserap kulit dan langsung masuk ke pembuluh darah. Penelitian di AS menunjukkan bahwa jumlah klor dalam kaporit yang masuk ke dalam tubuh dalam satu kali mandi air hangat setara dengan jumlah klor yang dapat masuk melalui air minum sebanyak 2 liter / harinya. Efek Kaporit Terhadap Kulit Dan Rambut Kulit dan rambut sebagai organ pertama yang bersentuhan dengan air kran akan menunjukkan reaksinya terlebih dahulu dengan menunjukkan tanda-tanda “penuaan dini” 1. Kaporit merusak lapisan kolagen pada kulit, terjadi proses penuaan melalui perusakan sel, menyebabkan kulit terlihat kusam dan tarnpak tua sebelum waktunya, 2. Kaporit merusak lapisan pelindung kulit, menyebabkan kulit terasa ketat dan kering. Pada bayi, anak-anak seringkali terjadi iritasi kulit dan biang keringat, atau sering dikatakan sebagai “alergi”. Hal ini terjadi karena lapisan terluar pada epidermis kulit yang berfungsi sebagai penahan debu dan kotoran mengalami kerusakan dan tak mampu menjalankan fungsinya lagi. 3. Kaporit merupakan salah satu pemicu terjadinya Keratinisasi kulit, yaitu penumpukan sel kulit mati pada epidermis kulit di mana sel kulit mengeras, gepeng dan kehilangan inti selnya. Akibatnya kulit wajah terasa tebal dan tak segar, membuat bedak tak mau menempel sempurna. Jerawat dan komedo mudah muncul karena minyak hasil produksi sebum tidak dapat keluar ke permukaan kulit dan tersumbat. 4. Pada rambut, kaporit merusak batang rambut dan mengiritasi kulit kepala dan memperburuk kondisi ketombe dan rambut rontok. Rambut yang mengalami proses kimia seperti pewarnaan, pengeritingan dan pelurusan (rebonding) akan semakin kering dan mudah patah akibat kaporit. Rambut menjadi susah diatur, tampak kusam dan kasar.
File : Sanitasi air olahan By. Ady Putro

tidak berfungsi untuk membunuh kuman atau menaikkan PH dalam air. Kemudian masukkan tawas dalam 1 ember air dan dimasukkan dalam tandon dan aduk secara merata. kuman. dan virus dalam air. AS menemukan "Wanita dengan kanker payudara mempunyai kadar organochlorines (zat sampingan klorinasi) lebih tinggi hingga 50-60% lebih tinggi di dalam jaringan payudaranya dibanding mereka yang tidak mempunyai kanker. Fungsi tawas hanya untuk pengendapan. Kaporit Dalam Air Hangat Fakta yang lebih mengejutkan adalah bahwa efek negatif kaporit terhadap tubuh manusia sebanyak 70% bukan masuk melalui air yang diminum. Hal ini terutama saat mandi dengan air hangat. Penelitian lain di Hartford. kaporit 1 sendok makan penuh.com/question/index?qid=20100323024452AAel08V Sekilas bahaya kaporit: Penambahan kaporit ke dalam air akan menghasilkan senyawa kimia sampingan yang bernama Trihalometana (THM). Kegunaan Dari penjelasan di atas. Connecticut. File : Sanitasi air olahan By. Cara mencampurnya bergantian : yang pertama kaporit dahulu diaduk dalam 1 ember air kemudian dimasukkan dalam tandon dan diaduk merata. yang ideal adalah pencampuran antara tawas dan kaporit. takaran tawas 4 sendok makan penuh. melainkan dari uap klor (kloroform) dalam kaporit yang terhirup saat mandi.com/page/13/penyaring-air-dan-penjernih-air Tawas Berfungsi untuk memisahkan dan mengendapkan kotoran dalam air.http://id. air hangat juga membuka pori-pori kulit. Kaporit Berfungsi untuk membunuh bakteri. prosesnya sangat lama. Untuk tandon air 1200 liter. Senyawa ini banyak diklaim oleh para pakar air di luar negeri sebagai penyebab produksi radikal bebas dalam tubuh ( mengakibatkan kerusakan sel dan bersifat karsinogenik ). Selain meningkatkan jumlah kaporit yang menguap. Dengan demikian kaporit terhirup dan terserap kulit dan langsung masuk ke pembuluh darah http://www. Ady Putro . Kalaupun mengendap. ditambah dengan penyerapan kaporit melalui kulit.airminumisiulang. Bukan digunakan untuk pengendapan.yahoo.answers. Lama pengendapan berkisar 12 jam. juga menaikkan PH air.

Distribusi dari ketiga substansi tersebut tergantung dari pH.5 kali dari air. Khlor cair dapat berubah dengan mudah menjadi gas pada temperatur kamar.5 persen khlor murni. tetapi akan membantu proses pembakaran. dan biasanya didapat bentuk : . Bau gas khlor dapat terdeteksi pada konsentrasi di atas 0. dibuat dengan memadukan gas khlor. terutama dalam air buangan.Kalsium hipokhlor. Ini berarti bila 100 gram kalsium hipokhlorit dibubuhkan ke dalam air. dapat dipadatkan dalam bentuk tablet. Substansi-substansi yang akan dilepaskan apabila khlor yang ikatan hypokhloritnya ditambahkan ke dalam air : . dapat memecahkan molekul organik. serta daya desinfeksi tahan sampai beberapa jam setelah pembubuhan. ammonia. Kalsium hipoklorit. ion hipokhlorit (OCI) dan elemen khlor (C12). Ady Putro . tetapi akan bereaksi dengan keras dengan terpentin. Pada keadaan kering. gas khlor tidak korosif. Khlor cair. mempunyai densitas sekitar 1. Senyawa khlor adalah satu desinfektan yang paling banyak di gunakan dalam pengolahan air minum dan air buangan. hidrokarbon. khlor juga sering digunakan untuk oksidator. . berwarna putih kuning. mengurangi bau dan rasa dan lain-lain.3 ppm (by volume).Asam hypokhlorus (HOCl).Khloramin organik kompleks. Senyawa khlor lebih banyak dipergunakan dibandingkan dengan unsurunsur kimia lain karena mudah didapat dan murah harganya. C12 . Bentuk HOC1. Senyawanya ada yang berbentuk gas. hidung dan saluran pernafasan. Gas ini menimbulkan iritasi terhadaap mata. Ca (OC1)2 .« Penyakit Non Infeksi dan Logam Berat Sistem Ozonasi Air Bersih » Pengolahan Air Dengan Sistem Chlorinasi Chlorinasi adalah suatu cara mendesinfeksi air atau membunuh kuman didalam air dengan mempergunakan chloraten senyawa-senyawanya. Khlor juga tidak mudah meledak. kira-kira 2. Biasanya mengandung kadar khlor (dalam berat) sebesar 65%. tetapi sangat korosif terhadap metal bila khlor dalam keadaan lembab.Monokhloramin (NH2Cl). . bentuknya kering. File : Sanitasi air olahan By. dikhloramin (NHC12) dan nitrogen trikhklorida / trikhloramin (NC13). pedih terhadap mata dan berwarna kuning kehijau-hijauan. Khlor tidak akan menyala. Satu volume khlor cair dapat menjadi 460 volume gas. NaOC12 Gas khlor.Natrium hipokhlorit. dan mengandung kira-kira 99. dan bahan-bahan yang mudah terbakar. OC1 dan C12 adalah bentuk senyawa yang aktif sebagai disinfektan.Khlor. Ca (OC1)2. bentuknya glanular. ada juga cair dan adapula yang berbentuk padat. Disamping sebagai desinfektan.5 ppm adalah padat dari udara berbahaya.

Di dalam air. jumlah OCI dan HOCI dipengaruhi oleh pH. jernih dan dengan konsentrasi khlor 5 – 15 %.(40-80 kali lebih besar). Reaksi khlor dalam air CI2. Bentuk senyawa khloramin yaitu NH2Cl. Breakpoint khlorination (khlorinasi titik retak) adalah jumlah khlor yang dibutuhkan : . panas akan dilepaskan. sehingga desinfeksi akan lebih efektif pada pH asam. dan berada di dalam keseimbangan. Apabila larutan disimpan terlalu lama seringkali kadar khlornya berkurang antara 4 % per bulan pada temperatur kamar.5 mg/1 memerlukan waktu 10 menit NH2Cl dosis 0. NH2Cl akan stabil. karena reaksi antara kalsium hipokhlorit dengan organik cepat menghasilkan panas akan oksigen yang dapat menimbulkan api. Senyawa ini memerlukan penyimpanan khusus untuk menghindarkan kontak dengan materi organik. Disamping ini khlor juga bereaksi dengan amoniak. bentuknya cairan kuning terang. Larutan natrium hipokhlorit bersifat basa. misal 0. Zat amoniak (NH3) dalam air akan bereaksi dengan khlor atau asam hypokhlorit dan membentuk monokhloramin atau trikhloramin tergantung dari pH. Selama proses khlor sendiri direduksi sampai menjadi khlorida (Cl-) yang tidak mempunyai daya desinfeksi. . Oleh karena itu bahkan kimia kering harus dibubuhkan dalam dosis yang tepat ke dalam air. Apabila NH3 cukup banyak dalam larutan. Yang paling efektif bersifat sebagai disinfektan adalah HOCI. Larutan ini sangat korosif. Karena kekuatan disinfeksi dari berbagai bentuk khlor sangat bervariasi.5 mg/1 memerlukan waktu 60 – 120 menit Proses Khlornasi Khlor berasal dari gas khlor Cl2. dan tidak membubuhkan air ke bahan kimia. Sebagai contoh. tetapi tidak mudah terbakar. Natrium hipokhlorit. dengan pH antara 9 – 11. untuk suatu dosis yang sama. NaOCl tidak dianjurkan. atau larutan HOCl (asam hipokhlorik). HOCI dan OCI adalah bentuk disinfektan yang aktif. Kekuatan disinfeksi dari NH2Cl adalah lebih kecil dibandingkan kekuatan disinfeksi dari HOCl. Daya bunuh HOCl lebih kuat daripada OCl.berarti hanya 65 gram klor yang dibubuhkan.Mengoksidasi semua zat yang dapat dioksidasi. Ady Putro . Pada waktu Ca (OC1)2 bercampur dengan air.Sisa khlor aktif terlarut untuk pembasmian kuman-kuman yang akan masuk.5 mg/1 diperlukan waktu kontak yang lebih lama untuk NH2Cl. NaOC1. Biasanya digunakan sebagai obat pemutih. NHC2l dan NCl3 disebut sisa khlor terikat. dan disebut sisa khlor bebas. Ca (OCI)2 (kaporit). File : Sanitasi air olahan By. maka diperlukan pengertian dari reaksi kimia yang terjadi. tergantung pada konsentrasi khlornya. HOCl dosis 0. Termasuk amoniak dapat dihilangkan sebagai ga N2. perbandingan konsentrasi pereaksi dan suhu.

2-0. . walaupun tidak seefesien khlor tersedia bebas. Fe++.diisi contoh air yang akan dioperiksa daya sergap khlornya tepat 1 liter (dengan gelas ukur). Siarat untuk keamanan air minum. dalam air harus ada sisa khlor kira-kira . 500mg. Antara 4>= pH >= 6 dikhloramin terutama terbentuk reaksi (5). Penentuan daya serap Khlor : 1. 2500 mg dan 5000 mg dengan kadar 60%.5 mg/1. Selanjutnya baru akan efektif untuk untuk membunuh kuman. SDACT INGT ini mengandung kadar clorin 60%.komparator dengan slide CI2 . Reaksi 4 berlangsung cepat sedangkan reaksi-reaksi lainya agak lambat sehingga faktor waktu kontak menjadi penting.indikator ortholidin 3.3 mg/1 (0. sedangkan untuk air kolam renang sisa khlor yang di persyaratkan : 0. 2% (2gr/1) . Cara Kerja : – Siapkan botol coklat (gelap) volume 1 liter . NO2. Keuntungan dari tablet NCC ini adalah masa kontak dengan.pipet khlor 2. .ditambahkan larutan kapolit 1-4 ml (0. Masing-masing tablet 17 mg. Ady Putro . hal ini disebut “DAYA PENGIKAT KHLOR atau DAYA SERGAP KHLOR (khlor yang dipakai untuk mengoksidasi unsur-unsur yang ada di dalam air) Jadi daya serap khlor adalah selisih antara jumlah Cl2 yang diberikan kedalam air dengan sisa khlor bebas pada waktu akhir kontak.2%). Kaporit atau khlor yang dimasukkan ke dalam air mula-mula akan bereaksi dulu dengan unsur-unsur/senyawa pereduksi yang biasanya terkandung di dalamnaya seperti H2S. Semua khlor yang tersedia di dalam air sebagai khloramin disebut “Khlor Tersedia Terikat “ sedangkan kita telah ketahui (Cl2) + (OCl-) + (HOCI) disebut “Khlor Tesedia bebas” dan “Khlor Tersedia Bebasa + Khlor tersedia Terikat” = JUMLAH KHLOR TERSEDIA = Khlor aktif dalam larutan. Khloramin juga terbentuk sebagai hasil reaksi antara khlor dan salah satu jenis amin organis (-NH2) seperti protein.Bila pH larutan >=7 terbentuk monochromamin (reaksi 4) dan sekaligus sedikit dikhloramin.5 mg/1). Mn++. Peralatan : – botol coklat (gelap) volume 1 liter . Biasanya waktu antara 30-6 menit.Tablet lain yang banyak dipakai adalah sodium-Dikhlor Triazinetrione (SDCT). Zat organik dan lain-lain. Bahan : – larutan kaporit 0. Kejelekannya adalah relatif lebih mahal. Khlor tersedia terikat juga mempunyai daya desinfeksi. Dalam perdagangan NaDCC ini kemas bentuk tablet yang dikemas dalam strip. Selain kaporit kadang-kadang dipakai juga bahan lain yang mengandung khlor aktif kira-kira 60%. karat pada reservoir air yang dibuat dari besi dapat dikurangi.segera diambil secukupnya untuk diperiksa sisa khlornya (sisa khlor segera) File : Sanitasi air olahan By.2-0.dicampur (digodok) sampai rata . Dalam perdagangan di kems dalam tabel 50 mg yang mengandung SCT 17 mg.

ada beberapa metode yang di pergunakan. Alat ini dimasukan ke dalam sumur dengan bantuan tali sampai kira-kira 1 meter di bawah permukaan air. chlor dapat di peroleh dari bahan-bahan yang mengandung chlor aktif. Dari hidrolisa.26 atmosfir dengan suhu oo c atau pada tekanan 41 atmosfir dengan suhu 100o c. Reaksi Chlor Dalam Air Apa zat chlor dimasukkan ke dalam air akan terjadi reaksi hidrolita dan ioniasasi. Teknik Pengolahan Air Bersih Dengan Sistem Chlorinasi Dalam pengolahan air. (5) senyawa-senyawa organik. dan oksidasi kimia dipergunakan bila kondisi setempat memintanya. Faktor-faktor ini erat hubungannya dengan kesehatan dan estetika. Dan metode ini berkaitan dengan pencemar-pencemar yang ada dalam persediaan air tertentu.seterusnya tiap 10 menit diperiksa lagi sampai diperoleh sisa khlor yang tetap. Oksidasi Kimiawi. c. Kalsium hipoklorit (Ca(OCl)2). dan calsium chlorit dan kurang stabil dalam penyimpanan. ini mempergunakan alat yang disebut pot diffusser atau tabung chlorinator. (3) warna (4) rasa dan bau. Kalsium hidrofid.6 cm. Contoh lain. Chlor aktif adalah gas chlor yang di cairkan pada tekanan 2. Bleaching powder atau serbuk pengentang. Metode-metode dipergunakan untuk pengolahan air dapat di golongkan menurut sifat fenomena yang menghasilkan perubahan yang diamati. Pengambilan air sumur sehari rata-rata 900-1300. Ady Putro . b. Presipitasi. Selama seminggu sejumlah sisa chlor yang dihasilkan antara 0. Zat chlor akan menghasilkan asam hipoklorit (HOCl) dan dari reaksi ioniasasi akan File : Sanitasi air olahan By. (2) kekeruhan dan bahan-bahan terapung. d. Dengan demikian. istilah prosesproses satuan kimiawi atau biologi diperoleh perubahan dengan cara reaksi-reaksi kimiawi atau atau biologis seperti: Koagulasi (pengentalan).4-1.6 mm). Kedalam tabung tersebut dimasukkan campuran 1. Kira-kira dibagian tengah dindingnya di buat 2 lubang secara bersamaan dengan deameter 0. Misalnya sebuah periuk atau gentong terbuat dari tanah. Bukan merupakan senyawa dalam bentuk kalsium hipokloril. Liter (40-60-orang).. koagulasi dan disinfeksi adalah merupakan proses yang paling umum dipergunakan dan pengolahan air yang lainnya seperti presifitan. yang perlu diperhatikan adalah (1) bakteri patogen. dan (6) kesalahan.5 Kg bleaching powder dengan 3 Kg pasir kasar (diameter 1. namun dalam hal teknik pengolahan air bersih dengan sistem khlorinasi. volumenya kira-kira 12–15 liter dipergunakan sebagai tabung chlorinator. metode yang dipakai adalah metode pengolahan kimia. antara lain : a. sistem chlorinasi yang dilakukan pada sumur gali. adsorpsi. dan .8 ppm. Adsorpsi.10 Menit kemudian diperiksa lagi sisa khlornya. Untuk keperluan chlorinasi.2-0. Diantara proses-proses pengolahan yang diuraikan diatas. Bahan ini berupa sebuah aktif dan lebih stabil dari bleaching powder. Sodium hipoklorit (NaCl) bahan ini tidak stabil.

terbentuk lon hipoklorit (OCl-). File : Sanitasi air olahan By. Hasil reaksi lonisasi merupakan sisa Chlor bebas yang akan mendesinfeksi organisme yang ada dalam air begitu pula dalam tempo 20 detik bereaksi pula dengan bahan-bahan organik seperti omoniak sulfida. Yang membentuk ikatan baru yang berupa chloramin. Ady Putro . asam amino dan protein yang akan membentuk ikatan baru berupa chloramine kompleks. Dan sampai 25 menit akan bereaksi lagi dengan bahan-bahan organik yang terdapat dalam air seperti phenol. Kaporit akan bereaksi sama seperti Cl2 yang di larutkan dalam air. besi maupun dan nitrik.

9:503:25:. .9070-/.58. 5.2.34.320.3.9..9. 07.  -.3/.3 202507-:7:43/80942-0/.07.938.5479207:8..95...39.39.2.73.8.3-078039:.703.:.32:/..5479207:8.3073  !.320379.2-:9.703.83../.39./574808503:.2/.9/.:9.-.39.9   !.8 0503/..:9 907.:8073/...-.3073.5479207:8.9.8. 503:.3.23.:907.907.7 202-:.58.3 5030793. .8:905. .2..-.9:3.735.:2030250 8025:73.3/.38.39078:2-.5.503.2-:974394 #.8.:507:8.::/03..3 80-..3503/:3:9 2030-.8574/:880-:29/..3.   10./.370.9.05/0728:9.5479207:5.30.   .2-:9 :9/.3 70-43/3 .2:3./.3 203:3:..8073.5479 #.3/./8:8.9:8.207:8.7    f°f¾fff°   9  .3-071:38 80-. 80507950.25.-.2/.37./..7.3 1:383.80-0:2./.9.3.907. /..3..   .25:203.3#.37.339803.5:9.3/3   ..2-:980-.3802.035.9:.2-:9203.3/03.75.25748082.8:9/.09.2-:9 .3420/42:/.90-.-././.58.93.9 .3/.73./.37.9:502..3-..705072:.3:9/.3/0-:/.34947.35079./.2-:9/.8:9 ..3907:.80.9-0/.3:9907.380  2030-.9./79.350:7:8.3203:3:.380 :92.3:9907.3.05/0728:9/2.9:7 9.3073/...:8.. 9..3.07 .9/.80:920307..3.3907.3203..47.90:..77./3.5479%07./.8..3203.

 ½ $$ f°¾ ¾ f n¯$ ¾°$° "  I  f¾ ffff½  9 °f¯ ff°f½  ff¯fff°¯ °–f¾f°¾ °ff¯f¾f¯½°–f°f°– °f¯f @f¯ f°f%@.%  °ff° f°f f¯ ½ff½fff f° – ¾ f–f ½ ° f ½ ¾f f f¾ ff¯ %¯ °–f ff° ¾ff°¾  f° ¾€f f¾°– °%  9 ° f°f° f€ .

°° nn ¯ ° ¯f° Jf°f °–f°f° ½f ff ¯ ¯½°ff f–f°n° ¾%f¾f¯½°–f°°f¾% °––°––f   °––  ff¯©f°–f°½f ff°f  f° °–¯  ff°– f¯ ¯½°ff°    f½ff¯f°–f fff°– ¯ °– ©f°f ff ff € ° –f€f½ f f½ ¯f°¾f¾ f°f   f°¯f¾¯ fff°– ¯°¯ ¯ f°f° ff½%€¯% ff¯f½f°–  ½¾ff¯f°   f¯ f °–f°½ ° f½f°f½¯ f f° f¯f¾ff¯f°  °–f°ff°–f   f°¯ °°–ff°©¯ff½f°–¯ °–f½ ff°–f©–f¯ ¯ f½ ½  °–f° ¯f°f½ ½ f° ¾ f½ f°f°–¾°–¯f¾ ½ ¯  ff   ½ $$ f¯°¯¾f°– n¯$½f– $$½ °f°– f f° ½ °© ° f @ff¾ €°–¾°¯ ¯¾ff° f°¯ °– ° f½f°f° ff¯f f¯f½ °– ° f½f° ¾f ©f¯ °–¾ff¾f°f°½ °– ° f½f°  f €°–¾°¯ ¯ °¯f°ff ¯ °ff°9 ff¯f   f½ €°–¾°¯ ¯ ° f  ¯f°  f°¾ ff¯f ©–f¯ °ff°9f  f° –°ff°°½ °– ° f½f° ff½°¯ °– ° f½ ½¾ ¾°f¾f°–ff¯f    –°ff° f½ °© f¾f° ff¾ f°– ff ff½ °nf¯½f°f°ffff¾ f°f½ D°f° °f   fff°ff¾¾ ° ¯ff°½ ° f½¾ ° ¯ff°½ ° .

ff ¯ °nf¯½°f –f°f° f°–½ f¯ff½ f f  ff¯ ¯ f ¯ f° ¯f¾f° ff¯f° ° f° f ¯ ff  ¯ f°¯f¾f°ff¾ ff¯ ¯ f f° ¯f¾f° ff¯f° ° f°f ¾ nff¯ ff               f°f¾fff°   9  .

 47 0- -.3.9 2020.3 8.37.947 203:7./.8073/:3.9 /..9 °f-°°€ ¾ f°–f¯ f ¾ ¯°f¾ ¾  !034.35.../.2-.30/.7 /03.39:3/.-.23   /.3.7-:.  $03.:.. ..3 /.30020347  897-:8/.23   /47./.8 473.3./.3 .9:/083109..3.7.5:.8.5... 47 .25.. 502-:-:.3 -07-039: 5./.3:39:48/.3.8.7/.3.3. /507:3.3 47:.253 80-..3.3 544793..7  43447. .3/3.7 .. .. /./.3-07-039:.3 397403 9747/.25447:8   4354479 09.3.3703.3 //.3890780-:9907.. /9.7 23:2/..../:3. /.38 8:-89.75   /.. /083108 9.5.3.8 ..3  8.25034.:/.5.3/.3 $03..3  $:-89.2 .-0-07.3 202507:3. 2:/.47.7....5.3-.3..9  $03.3 .9..9: . 8:.. //..3$8902473.38 .7 8.3 ./083109.3 /03.47. .3 .9.703.3.3 /05.8.: 202-:3: :2.8 . 803..2.3 :38:7 :38:7 2. 203/083108.3 .3 /-..903803.3 2:7.3-.3 240: 47.8:-89.28090.  8079.

   .8 907.9 907/0908 5..3 -.3 2:/. /83109.7-43  /.5.73.7  47 . 2:/.3 202-.4:20  47 .91 80-.:. /03.8..3 203.2 -039: 9.907-.20.5 2.-09  .302-. .  .5.3 -07.3 0/.3  /.79 -.. 4380397. 203.9 /5.  50/ 907.5209./.2.9..3 . 9/. 9747.9.5..3.. /74../.39: 574808 502-.8. 909.9. -07-.947481907.8  552 - .200/.2347.8 47  /.: ./.4:20.3.3 .5.3:.3  ../.5 2./.3 -.3 203.9 -07:-.2243.3 /.9 203.3./.5.97:254479 .3 79./ ..7 .7 /./.5 .   7. /.7  /..7..9: ./  .7.7 :/./.3-070.2 .8 5.2.//./.8 / .390750393 .1.-./.7 47 /.3 8.  909...7-:.7   3-07. 47481 909.8/03.3/:3 7.8:2 54479  ..3  ..3  47 :./.7  /-:.8  47 9/. :33 0.3 ..2 .9 /03.47/. 902507.    -039:3.7 !.9 /.-  . 073  -07..7   ./.8 479/.8 47  7.307.4:20 47 . /...8 809.3 202... -039: 803.7 /.73. 7.8:25447 .3 2:/.. 5.7    f°f¾fff°   9  .8 3 2032-:.3  .9.5 8. 0.9:7 .3/:3 .23   47.8:2 54479/-:-:. 203.8/03.3 5073./:.3073  .8.. /0389.9-039: 47  . .  /:3 /.   552 .3  039:     /.2./.   507803 47 2:73  2025:3.8 47 /.9 80-08. ..:7.: .3 -.3.7  $.5.2 -07. 7.342508 907:9.. 5:9 :33  -039:3./.

 0802-./03.3/825. /.  .3 5.3 5.-07.7.3 4803 ..3.8./-.:.3 .2 .3 /83108 /.9 5.38.3/83108/.9 203.3/80-:988.3 .79.../.39:3 5.90/. 902507.947481 909..703.3 ./  #0.3907.   -07..3 $03.7:9.7.97:254479 .8./.7 70.7.. / /.3 2.2 ..-.8.3 47.3..8 .3 3 8..2.3 /83108 /.34380397.8 .7.82.3.3 -07.8..3:33907...25:7 /03.320207:.9: /488.47907.847/..7  5.23.3.7  .7 473.3/.3439..7:9. -039: 47 8.247..30:.5 !. .3/3.90747./.2/488.9..9 -. 2:/.2. /507:..3/03.-.7.7   /.703..9 502:9  .97:2 54479 -0781..4394 :39:8:..703.     907..2 039:803.3   .  . 9: -.3   /.3:8:8 :39:2033/.7  :2./.-039:/83109. .9 2032-:.3  0 ./.7 5.2. -07:7..073.3 5 .7:9.39.3.8.  .39/.70.9: /. /:3.70-.39.202-:-:.3 /05.3 ..3907.350325.3. 0:.7 /.47.3.301091-0781.9: .9..3.3 89.8 47      ..9:7 .3 /.7  .7:8/-:-:.59/.9./83109.  -039:3.-  0:.7.2. 2..8  2.39.3 503079.7  $0-.3.3 80-.3905.3 073/.  /03. 4380397.8073.7:9.5.9 -07.7 -07-.3/.0-0.7.3.3 ..8.3 5.3.2.3.32.3/-:-:./.8:254479 /03..3   /503.3 3.05.3.47-0-.907-.32.7: 40 5  /.::5 -./.980-.   507 -:. 4-./.91 /.3 .8 473.3/80-:988.    /. 28....

/507:..2.9:439.30-.3.:39:   /488 2.

9: 2039 /488 2.3.20207:.

8 802:.5.3  0348/.9 ..8 /03.   /.   . /083108  8.8 /03.7 .7  803.9. 574808 47 803/7 /70/:8 8.23.8  %072.34380397.243.3.:..3 70.3 9/.3..3/3.2.7:9.3.7:9:39:502-.3:7. 203.3 0- 01091 5./.  .3 /. /083108 .8:  .5479 ..2 .5. -070.9 /. /.   .7.8 5070. . 2025:3..3/-:9:.243.2 54479 /.8: ./ 47/..3:2./.3  .75.3 202-039: 243447..847 .3 80-./.39:3/.8.82.9 /.38::    f°f¾fff°   9  ../.9. /.:2.  $8.9..      . 5 .23907.20207:./.3 -070.243.9 .91907.943 473.3 47 .:9747.75 507-.3.899709. -:3:   0- :.253 3 47 :.: .2  $0. .8.5439473.8/.3.47 .9 /48/.8 47-07.47.25. 9/. 0- -08.25447  .3 :2.9:   2039 !74808473.8.8.32.

 /.8  .9.7:9.9: 038 . 800108034790780/.91/.3907-039:2434.47.8 70.38   805079 574903  #0..2-.47.780-.8. .3.8  -07.23 907:9.2.2 .%07. 90.:          /80-:9 47 %080/.9 80/.5.203.7.39.2 . .23  39..3.3 70.3 :38:7 :38:7.8  /. 907-039: 70.8:.9  80/.. 4790780/.907. 907-039: 80-.8 /. /083108  .8 70.8 .3  4790780/.7..3 47%0780/. 2:.9 :.9 803. 09..5479 .-0-.3 8.3 9. ..9:439..8   47.9 & #%#$47 .23 47.3 -070. 1.7 2:.  5   /47.%07. -0-.8 /:: /03.2.23 70.23/80-:9 47%0780/. 8.8 .3.23 :.3 0 /.38:3 ..: 47 .0-.//.05.7:9. 47 /..:880/9/47.947 .. 2025:3. ../50393  $02:.742.390780/.3 /2.380.:5:39/.

//.8:38:7 :38:7..7 ..3/:3 / /.9 :39: 0.547../.2.2. 47 7.7.9.301091:39::39:202-:3: :2.7/03.2.7 439.   2039  $.7 23:2  /.8.3/.3.8 5.3././/. 88. ..:2.7:8 ..3/80-:9 !% #.30/.3 -.39.7.:$#! # 47 .803. 47 -0-. .3 ..9: ..3:93.808.807..3/5.7.7:.23.947..3 .  ..3.907.:39:20348/.9: . 805079 $ 0  3   .3 .388.7  .3 $0. 5070/:8.3/-07.3. 7./.8.39..  2.3.-./.2 .

   2.

388.3:39:.  80/.47.7.3  2.3/5078.74.9.2703.3.

-09 .3.:.839.-093.7.3 /02.473   .    ./03.38/0 550947  . .91 0- 2.7..3 2/03.. .917.5479..2 8975  . 84/:2 47%7./. %.3 ./.-09 .3 .3 /.5 .3 .9.95.3203.3/-:.3 -494.7  0:39:3.2 507/.5479  7.2507/.-.47.8.4.7-08 /.807.3  000.3/:3$%2  !03039:./.. 70.. /5.3097430 $% $% %3 203.3203.7 .439.3/5.7.3.3.3..9/../..... 3 02.-092  2  2/.70807. 7./.3/:3.3 .4:20907 425.8 -039: 9.947/03./.3/:347..3 -.7:9..9 0.-0 2.9 /:7.8 /.3..33.5.3.29./.3 ..3.547  !07.79.3/..83 2.3.2.  $0./.3/028/.

478007.  3/..5 .4:20907 /8.::53. 8007.7.7:9.    f°f¾fff°   9  .2-80.5.473.3-494.3.9474794/3  .07.4394./.30.88..905.807.:39:/5078.7.7.5473.25:7 /4/4 8.549 2   /. 88./.3.3.3/45078.25.9 0. $..2-.9..8::7  /9.4.9907 /03.

3/5078.- /.90.25.947  8..73.3/.88.  . 7.35..947 1.5.8..3707803..9  03./507:3./..  -  . -0.3 :39: 5034.2 .25.3 / 507:3./ 70.348/.87 .3507:/507.3   08.473. 574808 574808 8.9..3.9.7 7.8.7.9 1034203. /3/33.8 70.7 /.39..3 2./..8 2.3 /:7.3  /.3  89.-:390780-:9/2.3 -.  -.5  %03!034./.7 .. 2094/0 . ..3 -..8.   7..29.8  .91 ..9.7.3  :.:..3 0 /.3 .3. 7..3.: 807-: 503039..8.3 3 -07:5. 47.3.79079039: .8:. / -:.8 503039.5.  094/0 2094/0 /507:3..2-.. 7..9.473.9075.2 5034./.3 ..39.3203.38:: 4.3.947  0/..- /.3/.2.2 ..38::44..3-.7 /748.: -44 /50740 507:-.9/50740/.8.8  /84758  8/./.2 50780/.3 907./..9. 7.8:2 54479 . /.5:3    .847.9:-:3. 7.9.47.3 ./.20907     22  7.   907   47.2.. 8.3 907.02.27 5. 507: ..479 /.3 80907:83.  20907 / -. 7.3 207:5.3:2:2/507:3.920239. /. 903 5034.20907 .8.89.3-.3 2.7 8:2:7 80..3../84758 /.90.. 70.3 54/07 .8023:80:2.3/:3.8:2 .3   f°f¾fff°   9  .9. /.:.8 ..39:.3 80-.7  .9.33. . 207:5.3 $0.02../.25:7.9  :-.473..3.: -448 805079 4.3 80..  .7 /.7-.7 .3 /03.: 9.3 .339/.3$8902473.308909.3 /.3. -0-07.2..9 .770..3 . -.-:3 .9403   007:.9.7. 3202507:3.3/.7  !03.3 503.9.3 88902 473.5..3 /03.82.3/. /.35.8.:    803.47 .8 /749.8.3 203.3 .3 803.33.3.7.3.7.. .3 . ..   907 /507:3...2 -039: .8 2.3 /83108 .805079 570819.8  2094/0 .7 503.3.7.9.  4394..9.3 /02.3 -.8:.../5074088..3203.3 2094/0 3 -07.3 43.3 0- 89.3  #0.8 .3 :7.8.3 203:7:9 81..3 /80-:9 549 /11:8807 ...3 -0.:5. -078. 9..5 2039/5078.473.473.47 /2.7.9.39.3  !70859. 80-:... $4/:254479 ..254479   /..8:.47/.3/./03.8..3 89.3 -...  03902:/.35.:.3/.3 .8  4...3080.3. 5072:.9:.: .  552  &39:0507:.4:203. .47.43/8809025.35.93/2...8:2 /741/  /.3 ..3.8:2 5447  .3/0..9..843.924817/03.3.947307.924817/03..2 .91 /./.9.8.354/07     . . 80-:..30/.3 . 2094/0 5034.28:2:7/03.39. 803.91. .354/07/03.7 -078 /03.3 .3 88902.47.3 /5.3  3. 47.8 /.88. /. 574808 574808 5034.3 507:-.3/03. .35034.2 50325.3/.2:3 /.3 /.3 .9.-  /  0.3574808.3 903..7 .3909.  .3..7 9..3 .3 .8:2:7. /-.9 /.3.-:3 .3.8.: 03943 907-:.9 / 443.47.

.47 -0-./.3 -.23  .2.3202-039:.3 907/. /.2.23042508     f°f¾fff°   9  .8 .8 5:.25.2.3 47..2.3820 .7    .8 207:5...7 -09: 5:..3 202-039: .3 88.3 -.  2039 .:5:3 /.907-039: 43 54479 /.2.3 .7: .234/.3 47.3 -070.3 -07:5. /.3 -070.3 / .3-.47.3.3 397  .3 203/083108 47. /03.7:9.3.9/.. ..3 -.3 -. /03..3 8.8 438.9.3574903.8 8.290254   /09 -070.  -08 2.5479 .8.3 805079 4243..78050795034 ....8..3 ..9.8:1/.3-.47.3 . 805079  .870.5.7: -07:5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful