P. 1
Klasifikasi Karya Seni Rupa

Klasifikasi Karya Seni Rupa

|Views: 953|Likes:
Published by Teguh Bimantara

More info:

Published by: Teguh Bimantara on Sep 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2012

pdf

text

original

Klasifikasi Karya Seni Rupa

Jika kita melihat karya-karya seni rupa yang berkembang pesat dan kian beraneka ragam jenisnya terkadang membuat kita kesulitan menggolongkan karya-karya seni rupa tersebut. Begitupun dalam menyebut atau memberi nama sebuah karya seni rupa seringkali masih kurang tepat, bahkan jauh dari pengertian yang sesungguhnya. Hal tersebut lebih dikacaukan lagi dengan tidak adanya batasan dan fungsi yang pasti dalam proses pembuatannya. Sebagai contoh karyakarya seni terapan yang pada kenyataannya tidak memiliki fungsi secara praktis terhadap kebutuhan fisik manusia, namun hanya sekedar bertujuan dekoratif atau menghias saja. Demikian pula pada sebagian karya seni murni yang ternyata tidak sekedar memenuhi kebutuhan estetik semata, namun dapat berfungsi menopang kebutuhan hidup manusia secara fisik, atau dengan kata lain memiliki nilai pakai. Kenyataan seperti di atas memang dapat terjadi pada sebagian karya seni rupa. Namun, jika kita lihat pendekatan secara umum kita dapat menggolongkan karya-karya seni rupa sebagai berikut: 1. Karya Seni Rupa Murni (fine art) Karya seni rupa murni merupakan jenis karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan memenuhi kebutuhan estetik atau nilai-nilai keindahan semata, terlepas dari fungsi praktis. Karya semacam ini dibuat untuk kepentingan mengekspresikan emosi atau perasaan penciptanya. Yang tergolong karya seni murni yaitu seni lukis, seni patung, dan seni grafis. Seni lukis merupakan karya yang umumnya berbentuk dua dimensi dan dibuat di atas permukaan kertas, kanvas, dinding, kaca dan bahan lain yang memungkinkan untuk itu. Bahan pewarna yang digunakan dpat menggunakan cat, tinta, arang, pensil dan lain-lain. Ada pula karya seni lukis yang dibuat pada tubuh manusia yang lazim disebut body painting. Teknik melukis dapat beragam. Secara konvensional dengan menyapukan bahan pewarna menggunakan alat berupa kuas, namun ada pula teknik melukis yang memanfaatkan plototan cat dari tubenya, atau bahkan dengan sapuan jari-jari tangan senimannya. Seni patung merupakan karya seni rupa yang berbentuk tiga dimensi (dapat dinikmati dari beberapa arah pandang) dibuat dengan menggunakan berbagai media seperti, kayu, batu, semen, fiber, lilin, tanah liat atau bahkan es. Teknik membuat patung menyesuaikan dengan bahan yang dipakai, dengan cara membentuk dengan tangan, membutsir, memahat, ataupun dengan teknik cetak. Corak seni patung juga bermacam-macam, ada patung naturalis yang menggambarkan benda seperti wujud asli yang ada di alam, ada pula yang bercorak abstrak sehingga sulit dikenali bentuknya. Sedangkan seni grafis merupakan jenis karya seni rupa yang dibuat dengan teknik cetak seperti teknik cukil, lithografi, cap, cetak sablon dan lain-lain. Seperti halnya seni lukis, seni grafis dibuat untuk tujuan mengekspresikan emosi dan gagasan senimannya. 2. Seni Rupa Terapan (applied-art) Berbeda dengan seni rupa murni, seni rupa terapan dibuat dengan mengutamakan tujuan praktis, dengan kata lain dimanfaatkan fungsi pakainya untuk memenuhi kebutuhan fisik manusia. Namun demikian karya seni rupa terapan diupayakan memilki nilai artistik pula. Membuat karya seni rupa terapan tidak sebebas membuat karya seni rupa murni karena di dalamnya harus

anyaman. busana. Yang termasuk dalam karya desain yaitu. namun unsur ekspresi tidak tersampaikan secara bebas karena prosesnya tidak melibatkan sentuhan tangan langsung dari penciptanya. namun karya-karya semacam ini tetap digolongkan dalam seni kriya. Kondisi geografis dan demorafi Indonesia merupakan faktor pendukung menjamurnya seni kerajinan Nusantara. pamflet. dan keluwesan dalam penggunaan (flexibility). dan lain-lain. dan lain-lain. seperti syarat keamanan (security). jembatan dan lain-lain. dan lain-lain. maka produksinya dapat dibuat dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang relatif singkat. desain arsitektur (rancang bangun). Karya seni kriya kini banyak digemari karena unsur keasliannya. maka karya seni rupa terapan dapat digolongkan menjadi dua kelompok. dan desain produk. . Pada perkembangannya jenis seni kriya jauh lebih banyak mengeksplorasi bahan-bahan alam seperti kulit kerang. Banyak pula sebagian bahan limbah dan bahan sintetis yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan seperti limbah plastik. Seni kriya atau seni kerajinan memilki perbedaan dengan desain. iklan. bambu. karet. Desain merupakan karya seni yang dibuat berdasarkan pesanan atau permintaan clien (pemesan). batu. alat komunikasi. Barangkali orang-orang lebih banyak melihatnya dari segi proses membuatnya yang mengandalkan kreativitas dan keterampilan tangan ketimbang dari segi bahan. alat elektronik.mempertimbangkan persyaratan-persyaratan tertentu. tempat ibadah. baliho. ukir kayu. bahkan tumbuhan. aksesoris. kerajinan kulit. gedung. kartu ucapan. Banyak daerah-daerah yang kemudian menjadi sentra-sentra kerajinan. desain undangan dan lain-lain. Sedangkan desain produk merupakan karya seni rupa yang berupaya memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seerti perabot rumah tangga. yaitu desain dan kriya. selebaran. Yang termasuk dalam golongan karya seni kriya diantaranya. Kini seni kriya tumbuh makin pesat di Indonesia. desain grafis (desain komunikasi visual). Mengingat banyaknya jenis karya tersebut. tanah liat. kertas. batu-batuan. banner. Karena dibuat dengan menggunakan mesin. tak heran orang-orang banyak yang merasa bangga mengoleksi barang-barang kriya daripada barang-barang buatan pabrik. Sekalipun memanfaatkan bahan buatan. kulit binatang. Kebanyakan karya seni kriya dibuat secara tradisional dengan keterampilan tangan pembuatnya dan banyak memanfaatkan bahan-bahan alam seperti kayu. batik. keramik (gerabah). dan kerajinan logam. logam. Ketiga jenis desain di atas umumnya dibuat dengan menggunakan alat-alat berteknologi modern dan mamanfaatkan bahan-bahan sintetis atau bahan buatan. Karya desain grafis adalah karya yang dibuat untuk mengkomunikasikan pesan tertentu kepada publik atau khalayak umum seperti poster. alat transportasi. Desain arsitektur adalah karya seni rupa yang bertujuan memenuhi kebutuhan akan hunian atau tempat tinggal dan fasilitas umum seperti rumah. kenyamanan (comfortable).

Kriya kulit .

Utility atau aspek kegunaan  Security yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan barang-barang itu. Estetika atau syarat keindahan Sebuah barang terapan betapapun enaknya dipakai jika tidak enak dipandang maka pemakai barang itu tidak merasa puas. B. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. kapak genggam dan alat-alat perburuan dibuat dari tulang dan tanduk binatang. nyaman dan puas bagi pemakainya. memiliki.  Comfortable. Barang-barang seni kriya adalah barang terap yaitu barang yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. yaitu keluwesan penggunaan. C.  Flexibility. mereka membuat alat-alat dari bahan-bahan yang diperoleh di alam sekitar mereka. Artinya seni kriya adalah seni kerajinan tangan manusia yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kehidupan sehari-hari dengan tidak melupakan pertimbangan artistik dan keindahan. perasaan dan pengetahuan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi pada zaman itu. Barang terap dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya. Pengertian Seni Kriya Seni kriya sering disebut dengan istilah Handycraft yang berarti kerajinan tangan. Unsur Karya Seni Kriya Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1. Hal tersebut berkaitan dengan tingkat kecerdasan. Keindahan dapat menambah rasa senang.A. Untuk menunjang kelangsungan hidup. Sebagai contoh. yaitu enaknya digunakan. 2. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi. Konsep Karya Seni Rupa Terapan Bentuk kebudayaan yang paling sederhana muncul pada zaman batu. . dan menyenangi menjadi lebih tinggi jika barang itu diperindah dan berwujud estetik. Dorongan orang memakai. Seni kriya termasuk seni rupa terapan (applied art) yang selain mempunyai aspek-aspek keindahan juga menekankan aspek kegunaan atau fungsi praktis.

seperti. Fisik Fungsi ini banyak dipenuhi melalui seni pakai yang berhubungan dengan fisik. Sebagai benda hias. Fungsi dan Tujuan Pembuatan Seni Kriya 1. perabot. busana. 3. Contoh: lukisan. seni dipilah menjadi beberapa kelompok. 1. b. Sebagai benda mainan. sepatu. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya. Fungsi Individual Manusia terdiri dari unsur fisik dan psikis. Berdasarkan fungsinya dalam memenuhi kebutuhan manusia. Fungsi dan Tujuan Seni Rupa Sebagai unsur budaya. baik dari senimannya maupun dari pengamat atau konsumennya.D. Sebagai benda pakai. yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau hiasan. 1. Fungsi Sosial . a. Maka fungsi individual ini dibagi menjadi fungsi fisik dan fungsi emosi. Emosional Fungsi ini dipenuhi melalui seni murni. patung. rumah alat transportasi dan sebagainya. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat merasakan betapa kita sangat membutuhkan sarana berekspresi dalam menikmati keindahan bentuk. Sebuah unsur budaya akan tetap terpelihara keberadaannya jika unsur budaya tersebut masih berfungsi dalam kehidupan sosial. 2. adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya. Salah satu unsur psikis adalah emosi. kulit mentah atau kulit sintetis. adalah seni kriya yang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan. . Seni kerajinan kulit. adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah dimasak. adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung. wayang dan lain-lain. film dan sebagainya. 2. seni hadir atau diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia baik lahir maupun batin. Contohnya: tas.

Alat dan cara yang digunakan antara lain cor atau tuang. Teknik dan Bahan Karya Seni Kriya Ada beberapa teknik pembuatan benda-benda kriya yang disesuaikan dengan bahan. dan lain-lain. kritik. Fungsi ini dikelompokkan dalam beberapa bidang. Contoh: iklan. F. Contoh: film. dan membentuk. Contohnya. tempat rekreasi dan sebagainya. Religi / Keagamaan Karya seni dapat dijadikan ciri atau pesan keagamaan. menenun. 1. arsitektur tempat ibadah. gagasan. Edukasi / Pendidikan Pendidikan juga memanfaatkan seni sebagai sarana penunjangnya. kaligrafi. bejana. dan produk kepada orang banyak. d. dan perhiasan. menganyam. komedi. kapak. b. foto dan sebagainya.Fungsi sosial artinya dapat dinikmati dan bermanfaat bagi kepentingan orang banyak dalam waktu relative bersamaan. a. poster. contoh. Komunikasi Seni dapat digunakan untuk mengkomunikan sesuatu seperti pesan. busana keagamaan dan sebagainya. kebijakan. mengukir. c. poster ilmiah. Teknik cetak pada waktu itu ada dua macam:  Teknik Tuang Berulang (Bivalve) . Rekreasi / hiburan Seni dapat digunakan sebagai sarana untuk melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan. gambar ilustrasi pada buku pelajaran. Terdapat beberapa benda kriya dari bahan perunggu seperti gendering perunggu. Teknik cor (cetak tuang) Ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia. spanduk. maka mulai dikenal teknik pengolahan perunggu. membatik.

ukiran rendah. Dilihat dari jenisnya. selanjutnya dilapisi lilin. Pada masa itu banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu. lingkaran. Setelah dingin cetakan tanah liat dapat dipecah sehingga diperoleh benda perunggu yang diinginkan. Ukiran tinggi (timbul). Fungsi hias.Teknik bivalve disebut juga teknik menuang berulang kali karena menggunakan dua keeping cetakan terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan (bi berarti dua dan valve berarti kepingan). dan tempat lilin. dan segitiga. sehingga perunggu dapat dituang ke dalamnya. seperti arca dan patung perunggu. karya ukir sudah dikenal sejak zaman batu muda. dan ukiran utuh. Karya seni ukir memiliki macam-macam fungsi antara lain: a. swastika. Umumnya ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius.  Teknik Tuang Sekali Pakai (A Cire Perdue) Teknik a cire perdue dibuat untuk membuat benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit. seperti tumpal.benda itu diberi ukiran bermotif geometris. ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan). seperti keris. Teknik ini digunakan untuk mencetak benda-benda yang sederhana baik bentuk maupun hiasannya. Teknik ini diawali dengan membuat model dari tanah liat. dan emas. Mengukir adalah kegiatan menggores. 2. tembaga. Saat ini banyak terdapat sentra-sentra kerajinan cor logam seperti kerajinan perak. piring. garis. . Disamping teknik cor ada juga teknik menempa yang bahan-bahannya berasal dari perunggu. perak. lalu ditutup lagi dengan tanah liat. yaitu ukiran yang dibuat semata-mata sebagai hiasan dan tidak memiliki makna tertentu. Benda. dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. zig zag. Di Indonesia. Tempat-tempat terkenal itu antara lain kerajinan perak di Kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan yang terdapat di Juwana dan Mojokerto. Teknik Ukir Alam Nusantara dengan hutan tropisnya yang kaya menjadi penghasil kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar seni ukir kayu. kemudian dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga. teko. memahat. Bahan tersebut dapat dibuat menjadi benda-benda seni kerajinan. kuningan.

Sesuai dengan perkembangan zaman. Fungsi konstruksi. untuk mewarnai kain yaitu naptol dan garam diasol. Membatik dengan proses ini disebut batik jumputan. Akan tetapi kemunculannya belum diketahui secara pasti. sebagai bahan untuk membuat motif sekaligus sebagai perintang masuknya warna ke serat kain (benang). d. Batik celup ikat. e. Alat dan bahan yang dipakai untuk membatik pada umumnya sebagai berikut: a. adalah pembuatan batik tanpa menggunakan malam sebagaia bahan penghalang. dan baju kaos. Malam.b. yaitu ukiran tradisional yang selain sebagai hiasan juga berfungsi menyimbolkan hal tertentu yang berhubungan dengan spiritual. Batik merupakan karya seni rupa yang umumnya berupa gambar pada kain. c. prima. yaitu ukiran yang berfungsi untuk menambah nilai jual suatu benda. yaitu ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual. sebagai bahan yang akan diberi motif (gambar). c. Fungsi ekonomis. . 3. Fungsi simbolik. Canting dan kuas untuk menorehkan lilin pada kain. yaitu ukiran yang selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai pendukung sebuah bangunan. blaco. b. Kain polos. saat ini dikenal beberapa teknik membatik antara lain sebagai berikut: a. Kuas untuk nemboki yaitu menutup malam pada permukaan kain yang lebar. Teknik membatik Kerajinan batik telah dikenal lama di Nusantara. d. e. Bahan pewarna. Proses pembuatannya adalah dengan cara menambahkan lapisan malam dan kemudian diproses dengan cara tertentu atau melalui beberapa tahapan pewarnaan dan tahap nglorod yaitu penghilangan malam. akan tetapi menggunakan tali untuk menghalangi masuknya warna ke dalam serat kain. primissima. Fungsi magis. Bahan kain tersebut umumnya berupa kain mori.

Batik printing. dan pewarnaan yang sama di setiap produknya. 4. adalah batik yang dibuat menggunakan alat cap (stempel yang umumnya terbuat dari tembaga) sebagai alat untuk membuat motif sehingga kain tidak perlu digambar terlebih dahulu. palem. adalah kain yang motifnya seperti batik. pandan dan lain-lain. Daerah penghasil tenun ikat antara lain 6. adalah batik yang cara pembuatannya bebas. Solo. Untuk anyaman kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu. Batik lukis. tidak terikat oleh aturan teknik yang ada. Teknik membentuk . d. Teknik Anyam Benda-benda kebutuhan hidup sehari-hari. c. f. topi dan lain-lain dibuat dengan teknik anyam. Proses pembuatan batik ini tidak menggunakan teknik batik. Yogyakarta. Batik cap. sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsi dan pakan. bentuk. Pada teknik ini seniman bebas menggunakan alat untuk mendapatkan efek-efek tertentu. tetapi dengan teknik sablon (screen printing). seperti bamboo. Daerah penghasil batik di Jawa yang terkenal diantaranya Pekalongan. Teknik Tenun Teknik menenun pada dasarnya hamper sama dengan teknik menganyam. mendong.b. 5. Bahan baku yang digunakan untuk membuat benda-benda anyaman ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya. Hal tersebut termasuk pemilihan motif dan warna. tikar. Batik modern. seperti keranjang. Jenis kain ini banyak dipakai untuk kain seragam sekolah. perbedaannya hanya pada alat yang digunakan. oleh karena itu pada hasil akhirnya tidak ada motif. komposisi. adalah batik yang dibuat dengan cara melukis. Rembang dan Cirebon. rotan. Seniman batik lukis yang terkenal di Indonesia antara lain Amri Yahya. e. Batik tulis adalah batik yang dibuat melalui cara memberikan malam dengan menggunakan canting pada motif yang telah digambar pada kain.

seperti untuk cetakan berongga. silindris) dan bervariasi. cangkir. Teknik yang umumnya digunakan pada proses pembuatan keramik diantaranya: a. Teknik cetak Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). para pengrajin keramik tradisonal dapat membentuk keramik dengan teknik cetak pres. Teknik coil (lilit pilin) b. Teknik putar Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat. seperti alat alat rumah tangga piring. Keramik merupakan karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga menghasilkan barang yang baru dan jauh berbeda dari bahan mentahnya. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentra-sentara keramik. Teknik slab (lempengan) Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil.Penegertian teknik membentuk di sini yaitu membuat karya seni rupa dengan media tanah liat yang lazim disebut gerabah. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal. lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Teknik ini sering dipakai oleh seniman atau para penggemar keramik. Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentukbentuk yang sama seperti gentong. cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Teknik tatap batu/pijat jari c. seperti yang dilakukan pengrajin genteng. tegel dinding maupun hiasan dinding dengan berbagai motif seperti binatang atau tumbuh-tumbuhan . tembikar atau keramik. Bentuknya tidak selalu simetris. d. cetakan padat. guci dll e. mangkok gelas dll Disamping cara-cara pembentukan diatas. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips.

 -07:5.8:.3..3 2.3  8.5 3474/ ..3..7.2-.....38579:.3 97.3 80-..2.  .3-07:-:3.35.3  0 :..3.3 . .3 . 203:3.380..9  . :39: 203.3 02-..: 20.8.48  - .8-07.335....  / :3843897:8 .50739.3.3.594/..3 80.-..3 /574808 /03..9::7./843.2..9.7  .9 .-07:5.73.-07:9 .3 -03.9:-03/.9/03.3..-07:9 .3/.32.3 -071:38 80-..8  ..5.3.3  .3 .9 .5..73.9/.3-071:38:39:203.3 /.3.2 80-...350.3/:3 82-4 82-4 9079039: /.3 5448  80-.7.: 80. -.3.393/. -071:38 2032-4.8...-  :38 2.3:2:23.3 909.3  .. -0:2 /09.7.3/03.39.3 50702-.3 -.9 3 /03./. .2-.9249180..8:39:203470. / :8.3 -.3 9....7.25.4 /..3.3-.3 ./.:880-.-.3.3/5.9: :7. 9.0 807.9.89 ..3 :.7.3  0 :38043428 . .503/::3 80-:.9.3247 572882.3 .3:.-071:3880-.. ..80-.9 07.3  .73./.8:3.3 2. /03./.2 80-. 203.. -03/.3 2..9:203:9:52.9.3:3.. .3 !74808 502-:.: -0-07. 502-:.. 903 202-. -.9207:5..73.9079039:.75..  .35748083/80-:9-.3:.2.7  $08:.95.3 203.9.3 9..:2:23.2  . .3/03.5072:.3 50.8:3.5.7. .9: 503..:..3 503.9 9.8037:5.5 02:3...3 80-..3:39:202-:. -.9::7.9:25:9.38579:.. :39:20.3.9:3..33...2-.5 203:3.84  / .2 807. 9079039: .380-.7.  .3 .:..3 02:/. 572.  .  :38 82-4  .3 .0:5 .58.   %03202-./.2 /.9.3 .39. /03.:39:202-.32. 0 /.3 909.73.2/.2-.8:39:302-4.9 90.3 /-07 2491 .9: :7. /03./.3 90780-:9 :2:23..30-.3.:.5.3-.30507.33.. -0-07.

 -./809.3 .73...3/.8: 502.9 /03.3 /:3../. 805079-.3 3 -07...3 -0-..3/.7-07-.: .43.92491803.02 749.3 20303:3 9.9 -03/.  . !0.7.: .3 /:3.3 /-:../.5574/:3.7.3. 90780-:9 9072. 503.73.39. 502-:. -03/.3903203.503.8 ..33.07..39:  80/.8.3. 903 3 8032.370-43   %033.3 9.3 2491 /.9 /.8.3 ...3 -./.9:2-:.  1  .3 .3   %03%03:3 %0320303:35.35..35.703.  .33.9 .9 24/073  .3..3 .2 03/. 20:8  !.3 903 .9 /03.33.2491.7.257 9.  .9.9 9:8 ./. -03/.390.3 9. 805079 -.2-807.7 .3.3  9./.:39:.3 5.3 903 -.39/..::5 20.9 203:3.  40 .3-.3 :39: 202-:.3 :2:23../5.3 . 907.::  /  .3 .5  .2 /03.3 -./03.9 :8  .3 ./..390703..3..7.9 57393  . -./. 907-:.38.3 2.25078.39./.  #02-./. 07. -.3807..3/.9 ..3 203/43  5.. .2.7902-.9/..9:39:203/./...2804.3  &39: .7003 57393  038 .9 3 9/.9:39:202-:.3/..9 ..2-.3  .3 3 -.8 203:3.9 .350.73.7  945 /.3:.. -. .3 /-:..9:7. -0-.:.3.75.3010 0109079039: $032.2491 -039: 425488 /.3.3.9 40 ..507:/.79070- /./.8 -.3 903 .9 20.. 202-07.7.3.-  .79.2.3 .2 507-0/.3 .. 9: 5.3/80-:9:38/.5.3 903 8.7  805079 07.3 .9 .3 ..3 /-:..3.3 ..3.9  909./.2.3./.3 90703.3  %03202-039: .9:8.93.3 203:3..9  !74808 502-:. .9.7. .5 890250 .3935..73./.9.3 ..8  9/. 5.9 -. 0-:9:...3 24913.. 203:3.2-44 5.9 ./. 203:3..5 /03. 80-.3.327...3 /-:.07. /./. 203:3.3 /:5 80.3.9.2-./..39. .3  $44  4..  /.9 .8903:3.2.3 2. /03.2  .9. /3/4308.-43 8. ..3.9 / .  0  .3..

9 ./:3. .7.2 /80-:9 07.3.9 .3:2:23.39. 9.7.7-.9: 202-:. %03.9:.: 502-.3 20/.4 953  - %039. 203.7. .7 .: -07-0/.3 .7.2  07.2/.  %03.8.9 .307./.3 .9.3 903 202-039: / 83 .3.2 207:5.5-.. . 20.3 803.: 07. 803 7:5. /.574808502-:.3 -.-.7: /.7 9.7.3 .3 5748083.3.32039./.!030079..3.3 -.  902-..9..9. /03.35.3 .

35.7..09.8.95:9.3903.2  !037. .:5:3 .3203. . .: .97:2.3  ./.573 .5.8.9./843.2.2 97.2/03.5037.5. /..8.7/.09.: 9:2-: 9:2-:.3 07 2. -039: .9.. 58  805079 :39: .7./.09.: 5..9.3 .38:3 805079 .9: 70..3.3.7.3 :39: /047.340.3 ./ 0  %03 .2.7.:5.9202574/:8-.8.7 .5.80507903943 :.9 /03..3.-7 5..707...3 .37 2.8  .3 / 80397.09.2/03.8/ 8.3/03.3 . -.: 820978  %03 3 8073 /5.7.7.3 /33.3:2.3 903 5:9.3.5.7 /.09.9.2 97.408032.303903  900 /3/3 2..3 /03.253 .-707.3574/:82.3 -0743.3 /3/3 /03.7 3 8073 /5.09.88. 502-039:./.3 07.3.3 -07-.9 .3.09.8 90250  .3/:3.7 9.3/ 00  ..3 07.91 83.3 .3-007. %038./843.3 .. 40 5.3 -.38. 203:3.. 502-039:.9.7. 8039.9.  .7 207:5.3 -07.3 /03.3 07.3/03.8 :39: 202-:. 5:.:5:3 .3.3 -039: /.35037..3.3 .9.3 .5. 5037.9.7. 805079.3 8..50302..3 /.7.3 820978 -:.3 /03.2 97.3  .5708 805079.3 .  ..7 .9 5:9.:.7. 07.4  02503.7.3 5...3 -. -07:5.7 %03 502-039:..3 ::7. 9/./843.9 202-039:07.09.3  039:3.9 .9 -039: -039: .9  83/78  /.9 5:9...8  5.00 !.3 -0-.3-039: -039:.2  /  %03 5:9.8.9.3 9.9  .. 5037..- 02503.9 5:9. /...3 903 502-039:. /5. 80.2 .9 203.7. 2491 805079 -3.3/. %03502-039:.8. 502-039:././.3 -. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->