Klasifikasi Karya Seni Rupa

Jika kita melihat karya-karya seni rupa yang berkembang pesat dan kian beraneka ragam jenisnya terkadang membuat kita kesulitan menggolongkan karya-karya seni rupa tersebut. Begitupun dalam menyebut atau memberi nama sebuah karya seni rupa seringkali masih kurang tepat, bahkan jauh dari pengertian yang sesungguhnya. Hal tersebut lebih dikacaukan lagi dengan tidak adanya batasan dan fungsi yang pasti dalam proses pembuatannya. Sebagai contoh karyakarya seni terapan yang pada kenyataannya tidak memiliki fungsi secara praktis terhadap kebutuhan fisik manusia, namun hanya sekedar bertujuan dekoratif atau menghias saja. Demikian pula pada sebagian karya seni murni yang ternyata tidak sekedar memenuhi kebutuhan estetik semata, namun dapat berfungsi menopang kebutuhan hidup manusia secara fisik, atau dengan kata lain memiliki nilai pakai. Kenyataan seperti di atas memang dapat terjadi pada sebagian karya seni rupa. Namun, jika kita lihat pendekatan secara umum kita dapat menggolongkan karya-karya seni rupa sebagai berikut: 1. Karya Seni Rupa Murni (fine art) Karya seni rupa murni merupakan jenis karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan memenuhi kebutuhan estetik atau nilai-nilai keindahan semata, terlepas dari fungsi praktis. Karya semacam ini dibuat untuk kepentingan mengekspresikan emosi atau perasaan penciptanya. Yang tergolong karya seni murni yaitu seni lukis, seni patung, dan seni grafis. Seni lukis merupakan karya yang umumnya berbentuk dua dimensi dan dibuat di atas permukaan kertas, kanvas, dinding, kaca dan bahan lain yang memungkinkan untuk itu. Bahan pewarna yang digunakan dpat menggunakan cat, tinta, arang, pensil dan lain-lain. Ada pula karya seni lukis yang dibuat pada tubuh manusia yang lazim disebut body painting. Teknik melukis dapat beragam. Secara konvensional dengan menyapukan bahan pewarna menggunakan alat berupa kuas, namun ada pula teknik melukis yang memanfaatkan plototan cat dari tubenya, atau bahkan dengan sapuan jari-jari tangan senimannya. Seni patung merupakan karya seni rupa yang berbentuk tiga dimensi (dapat dinikmati dari beberapa arah pandang) dibuat dengan menggunakan berbagai media seperti, kayu, batu, semen, fiber, lilin, tanah liat atau bahkan es. Teknik membuat patung menyesuaikan dengan bahan yang dipakai, dengan cara membentuk dengan tangan, membutsir, memahat, ataupun dengan teknik cetak. Corak seni patung juga bermacam-macam, ada patung naturalis yang menggambarkan benda seperti wujud asli yang ada di alam, ada pula yang bercorak abstrak sehingga sulit dikenali bentuknya. Sedangkan seni grafis merupakan jenis karya seni rupa yang dibuat dengan teknik cetak seperti teknik cukil, lithografi, cap, cetak sablon dan lain-lain. Seperti halnya seni lukis, seni grafis dibuat untuk tujuan mengekspresikan emosi dan gagasan senimannya. 2. Seni Rupa Terapan (applied-art) Berbeda dengan seni rupa murni, seni rupa terapan dibuat dengan mengutamakan tujuan praktis, dengan kata lain dimanfaatkan fungsi pakainya untuk memenuhi kebutuhan fisik manusia. Namun demikian karya seni rupa terapan diupayakan memilki nilai artistik pula. Membuat karya seni rupa terapan tidak sebebas membuat karya seni rupa murni karena di dalamnya harus

gedung. batik. dan lain-lain. pamflet. Mengingat banyaknya jenis karya tersebut. Karya desain grafis adalah karya yang dibuat untuk mengkomunikasikan pesan tertentu kepada publik atau khalayak umum seperti poster. batu. Karya seni kriya kini banyak digemari karena unsur keasliannya. bahkan tumbuhan. jembatan dan lain-lain. alat komunikasi. karet. alat elektronik. anyaman. batu-batuan. alat transportasi. keramik (gerabah). Sedangkan desain produk merupakan karya seni rupa yang berupaya memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seerti perabot rumah tangga. Banyak daerah-daerah yang kemudian menjadi sentra-sentra kerajinan. busana. Ketiga jenis desain di atas umumnya dibuat dengan menggunakan alat-alat berteknologi modern dan mamanfaatkan bahan-bahan sintetis atau bahan buatan. maka karya seni rupa terapan dapat digolongkan menjadi dua kelompok.mempertimbangkan persyaratan-persyaratan tertentu. dan desain produk. Yang termasuk dalam karya desain yaitu. tak heran orang-orang banyak yang merasa bangga mengoleksi barang-barang kriya daripada barang-barang buatan pabrik. maka produksinya dapat dibuat dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang relatif singkat. namun karya-karya semacam ini tetap digolongkan dalam seni kriya. ukir kayu. Sekalipun memanfaatkan bahan buatan. kerajinan kulit. namun unsur ekspresi tidak tersampaikan secara bebas karena prosesnya tidak melibatkan sentuhan tangan langsung dari penciptanya. Seni kriya atau seni kerajinan memilki perbedaan dengan desain. kenyamanan (comfortable). Yang termasuk dalam golongan karya seni kriya diantaranya. . Banyak pula sebagian bahan limbah dan bahan sintetis yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan seperti limbah plastik. Pada perkembangannya jenis seni kriya jauh lebih banyak mengeksplorasi bahan-bahan alam seperti kulit kerang. Kebanyakan karya seni kriya dibuat secara tradisional dengan keterampilan tangan pembuatnya dan banyak memanfaatkan bahan-bahan alam seperti kayu. aksesoris. dan lain-lain. desain arsitektur (rancang bangun). kertas. Kondisi geografis dan demorafi Indonesia merupakan faktor pendukung menjamurnya seni kerajinan Nusantara. Desain arsitektur adalah karya seni rupa yang bertujuan memenuhi kebutuhan akan hunian atau tempat tinggal dan fasilitas umum seperti rumah. baliho. Barangkali orang-orang lebih banyak melihatnya dari segi proses membuatnya yang mengandalkan kreativitas dan keterampilan tangan ketimbang dari segi bahan. dan kerajinan logam. dan lain-lain. tempat ibadah. banner. logam. tanah liat. bambu. desain grafis (desain komunikasi visual). kulit binatang. kartu ucapan. Karena dibuat dengan menggunakan mesin. Desain merupakan karya seni yang dibuat berdasarkan pesanan atau permintaan clien (pemesan). iklan. dan keluwesan dalam penggunaan (flexibility). seperti syarat keamanan (security). Kini seni kriya tumbuh makin pesat di Indonesia. yaitu desain dan kriya. desain undangan dan lain-lain. selebaran.

Kriya kulit .

Dorongan orang memakai. Konsep Karya Seni Rupa Terapan Bentuk kebudayaan yang paling sederhana muncul pada zaman batu. 2. yaitu keluwesan penggunaan. Artinya seni kriya adalah seni kerajinan tangan manusia yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kehidupan sehari-hari dengan tidak melupakan pertimbangan artistik dan keindahan.  Comfortable. mereka membuat alat-alat dari bahan-bahan yang diperoleh di alam sekitar mereka. Seni kriya termasuk seni rupa terapan (applied art) yang selain mempunyai aspek-aspek keindahan juga menekankan aspek kegunaan atau fungsi praktis. Barang-barang seni kriya adalah barang terap yaitu barang yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. kapak genggam dan alat-alat perburuan dibuat dari tulang dan tanduk binatang. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Unsur Karya Seni Kriya Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1.A. Pengertian Seni Kriya Seni kriya sering disebut dengan istilah Handycraft yang berarti kerajinan tangan. Utility atau aspek kegunaan  Security yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan barang-barang itu. . Estetika atau syarat keindahan Sebuah barang terapan betapapun enaknya dipakai jika tidak enak dipandang maka pemakai barang itu tidak merasa puas. Sebagai contoh. B. yaitu enaknya digunakan. memiliki.  Flexibility. nyaman dan puas bagi pemakainya. dan menyenangi menjadi lebih tinggi jika barang itu diperindah dan berwujud estetik. Keindahan dapat menambah rasa senang. Hal tersebut berkaitan dengan tingkat kecerdasan. Untuk menunjang kelangsungan hidup. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi. perasaan dan pengetahuan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi pada zaman itu. Barang terap dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya. C.

wayang dan lain-lain. b. seperti. perabot. seni hadir atau diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia baik lahir maupun batin. busana. Contohnya: tas. Maka fungsi individual ini dibagi menjadi fungsi fisik dan fungsi emosi. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat merasakan betapa kita sangat membutuhkan sarana berekspresi dalam menikmati keindahan bentuk. adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah dimasak. Berdasarkan fungsinya dalam memenuhi kebutuhan manusia. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya. kulit mentah atau kulit sintetis. Sebagai benda pakai. yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau hiasan. Sebagai benda hias. 1. adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung. film dan sebagainya. Fungsi dan Tujuan Seni Rupa Sebagai unsur budaya. baik dari senimannya maupun dari pengamat atau konsumennya. Seni kerajinan kulit. 1. a. Fungsi Sosial . 2. sepatu. rumah alat transportasi dan sebagainya.D. Sebagai benda mainan. Fungsi dan Tujuan Pembuatan Seni Kriya 1. seni dipilah menjadi beberapa kelompok. 2. Emosional Fungsi ini dipenuhi melalui seni murni. adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya. patung. Fungsi Individual Manusia terdiri dari unsur fisik dan psikis. Contoh: lukisan. adalah seni kriya yang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan. 3. Salah satu unsur psikis adalah emosi. Sebuah unsur budaya akan tetap terpelihara keberadaannya jika unsur budaya tersebut masih berfungsi dalam kehidupan sosial. Fisik Fungsi ini banyak dipenuhi melalui seni pakai yang berhubungan dengan fisik. .

1. a. contoh. Komunikasi Seni dapat digunakan untuk mengkomunikan sesuatu seperti pesan. Teknik dan Bahan Karya Seni Kriya Ada beberapa teknik pembuatan benda-benda kriya yang disesuaikan dengan bahan. busana keagamaan dan sebagainya. d. Fungsi ini dikelompokkan dalam beberapa bidang. kritik. Terdapat beberapa benda kriya dari bahan perunggu seperti gendering perunggu. dan lain-lain. Rekreasi / hiburan Seni dapat digunakan sebagai sarana untuk melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan. menenun.Fungsi sosial artinya dapat dinikmati dan bermanfaat bagi kepentingan orang banyak dalam waktu relative bersamaan. dan produk kepada orang banyak. maka mulai dikenal teknik pengolahan perunggu. b. membatik. Alat dan cara yang digunakan antara lain cor atau tuang. poster. F. bejana. gagasan. Edukasi / Pendidikan Pendidikan juga memanfaatkan seni sebagai sarana penunjangnya. c. tempat rekreasi dan sebagainya. kapak. poster ilmiah. foto dan sebagainya. dan perhiasan. Contohnya. Teknik cor (cetak tuang) Ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia. Contoh: iklan. komedi. spanduk. gambar ilustrasi pada buku pelajaran. Religi / Keagamaan Karya seni dapat dijadikan ciri atau pesan keagamaan. kebijakan. menganyam. kaligrafi. arsitektur tempat ibadah. dan membentuk. Contoh: film. Teknik cetak pada waktu itu ada dua macam:  Teknik Tuang Berulang (Bivalve) . mengukir.

dan ukiran utuh.  Teknik Tuang Sekali Pakai (A Cire Perdue) Teknik a cire perdue dibuat untuk membuat benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit. Fungsi hias. perak. selanjutnya dilapisi lilin. Dilihat dari jenisnya. 2. memahat. Ukiran tinggi (timbul). piring. kuningan. tembaga. Umumnya ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius. yaitu ukiran yang dibuat semata-mata sebagai hiasan dan tidak memiliki makna tertentu. ukiran rendah. ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan). dan emas. swastika. Teknik ini diawali dengan membuat model dari tanah liat.benda itu diberi ukiran bermotif geometris. Pada masa itu banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu.Teknik bivalve disebut juga teknik menuang berulang kali karena menggunakan dua keeping cetakan terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan (bi berarti dua dan valve berarti kepingan). Setelah dingin cetakan tanah liat dapat dipecah sehingga diperoleh benda perunggu yang diinginkan. Karya seni ukir memiliki macam-macam fungsi antara lain: a. . seperti keris. sehingga perunggu dapat dituang ke dalamnya. seperti arca dan patung perunggu. Saat ini banyak terdapat sentra-sentra kerajinan cor logam seperti kerajinan perak. lingkaran. Di Indonesia. lalu ditutup lagi dengan tanah liat. zig zag. dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. dan tempat lilin. Tempat-tempat terkenal itu antara lain kerajinan perak di Kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan yang terdapat di Juwana dan Mojokerto. Disamping teknik cor ada juga teknik menempa yang bahan-bahannya berasal dari perunggu. garis. Mengukir adalah kegiatan menggores. Teknik ini digunakan untuk mencetak benda-benda yang sederhana baik bentuk maupun hiasannya. kemudian dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga. teko. dan segitiga. karya ukir sudah dikenal sejak zaman batu muda. Teknik Ukir Alam Nusantara dengan hutan tropisnya yang kaya menjadi penghasil kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar seni ukir kayu. Bahan tersebut dapat dibuat menjadi benda-benda seni kerajinan. seperti tumpal. Benda.

Membatik dengan proses ini disebut batik jumputan. yaitu ukiran yang berfungsi untuk menambah nilai jual suatu benda. d. Malam. Canting dan kuas untuk menorehkan lilin pada kain. akan tetapi menggunakan tali untuk menghalangi masuknya warna ke dalam serat kain. Bahan kain tersebut umumnya berupa kain mori. c. Kuas untuk nemboki yaitu menutup malam pada permukaan kain yang lebar. Fungsi konstruksi. yaitu ukiran yang selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai pendukung sebuah bangunan. Batik celup ikat. sebagai bahan yang akan diberi motif (gambar). e. Proses pembuatannya adalah dengan cara menambahkan lapisan malam dan kemudian diproses dengan cara tertentu atau melalui beberapa tahapan pewarnaan dan tahap nglorod yaitu penghilangan malam. . blaco. Bahan pewarna.b. b. untuk mewarnai kain yaitu naptol dan garam diasol. Teknik membatik Kerajinan batik telah dikenal lama di Nusantara. Sesuai dengan perkembangan zaman. d. Fungsi simbolik. 3. Kain polos. primissima. dan baju kaos. c. saat ini dikenal beberapa teknik membatik antara lain sebagai berikut: a. prima. Akan tetapi kemunculannya belum diketahui secara pasti. e. yaitu ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual. yaitu ukiran tradisional yang selain sebagai hiasan juga berfungsi menyimbolkan hal tertentu yang berhubungan dengan spiritual. Fungsi ekonomis. Alat dan bahan yang dipakai untuk membatik pada umumnya sebagai berikut: a. adalah pembuatan batik tanpa menggunakan malam sebagaia bahan penghalang. Fungsi magis. Batik merupakan karya seni rupa yang umumnya berupa gambar pada kain. sebagai bahan untuk membuat motif sekaligus sebagai perintang masuknya warna ke serat kain (benang).

5. sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsi dan pakan. tidak terikat oleh aturan teknik yang ada. Batik tulis adalah batik yang dibuat melalui cara memberikan malam dengan menggunakan canting pada motif yang telah digambar pada kain.b. topi dan lain-lain dibuat dengan teknik anyam. Daerah penghasil batik di Jawa yang terkenal diantaranya Pekalongan. Solo. seperti bamboo. Proses pembuatan batik ini tidak menggunakan teknik batik. Batik lukis. Teknik membentuk . Batik modern. adalah batik yang cara pembuatannya bebas. Bahan baku yang digunakan untuk membuat benda-benda anyaman ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya. Batik cap. Teknik Tenun Teknik menenun pada dasarnya hamper sama dengan teknik menganyam. bentuk. palem. Untuk anyaman kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu. seperti keranjang. perbedaannya hanya pada alat yang digunakan. Pada teknik ini seniman bebas menggunakan alat untuk mendapatkan efek-efek tertentu. f. oleh karena itu pada hasil akhirnya tidak ada motif. Hal tersebut termasuk pemilihan motif dan warna. adalah batik yang dibuat dengan cara melukis. 4. mendong. rotan. e. tetapi dengan teknik sablon (screen printing). Rembang dan Cirebon. komposisi. Yogyakarta. c. tikar. Seniman batik lukis yang terkenal di Indonesia antara lain Amri Yahya. pandan dan lain-lain. d. Batik printing. dan pewarnaan yang sama di setiap produknya. Jenis kain ini banyak dipakai untuk kain seragam sekolah. adalah batik yang dibuat menggunakan alat cap (stempel yang umumnya terbuat dari tembaga) sebagai alat untuk membuat motif sehingga kain tidak perlu digambar terlebih dahulu. Teknik Anyam Benda-benda kebutuhan hidup sehari-hari. Daerah penghasil tenun ikat antara lain 6. adalah kain yang motifnya seperti batik.

Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal. Bentuknya tidak selalu simetris. cangkir. seperti alat alat rumah tangga piring. tegel dinding maupun hiasan dinding dengan berbagai motif seperti binatang atau tumbuh-tumbuhan . Teknik coil (lilit pilin) b. cetakan padat. seperti yang dilakukan pengrajin genteng. seperti untuk cetakan berongga. guci dll e. para pengrajin keramik tradisonal dapat membentuk keramik dengan teknik cetak pres. silindris) dan bervariasi. Teknik tatap batu/pijat jari c. Teknik slab (lempengan) Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil. Teknik ini sering dipakai oleh seniman atau para penggemar keramik. Teknik cetak Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. mangkok gelas dll Disamping cara-cara pembentukan diatas. Teknik putar Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat. cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentukbentuk yang sama seperti gentong. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips. tembikar atau keramik.Penegertian teknik membentuk di sini yaitu membuat karya seni rupa dengan media tanah liat yang lazim disebut gerabah. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentra-sentara keramik. Keramik merupakan karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga menghasilkan barang yang baru dan jauh berbeda dari bahan mentahnya. d. lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Teknik yang umumnya digunakan pada proses pembuatan keramik diantaranya: a.

3-.3 .3-07:-:3.:880-.3 9.32.3  0 :.3 50. / :8.3 5448  80-.: 80.-07:9 ./843.:.9.30507.33.3 909.503/::3 80-:.3 /.. -0-07./.9  .3 .3 2.3247 572882.3 /-07 2491 .48  - ..9 90.3-.0:5 .: 20.. /03.-07:5.3.3 02-.7  .7.../.95..  . :39: 203. .39.3:2:23. -.9/.9: :7.7.-07:9 .2.9249180.2-..3 9..9/03.3 !74808 502-:. 203.5 3474/ . -071:38 2032-4.-  :38 2.3  .5 02:3.3 80-....2 80-. :39:20.9::7..3 203.3 .8:3.9.335..8:....73.3 2..2/.2.3 -071:38 80-..2-.3 97.3:39:202-:. /03..3/03.2 /.9 07.5. 203:3.3 ..25.3.8..33.9 9.3/:3 82-4 82-4 9079039: /.9 3 /03. .9:-03/..3 ..7.3 80-.3 /574808 /03. -0:2 /09. -.73.3..3 80.80-..9:203:9:52.9:25:9./.5072:.8:39:203470.-.3  .8:39:302-4.9207:5.35748083/80-:9-.3 -. .3..38579:../.4 /.3  ..50739. .73.:.8. 9079039: .7.. 903 202-...8  .7.3-071:38:39:203.3 .... -07:5..3 -.3.   %03202-....3 .380.3/.  ...2 807.8-07.5.-.3.9: 503.84  / .58.2  ..8:3.380-. .3 50702-.38579:.3/03.3:.3.:39:202-.3  0 :38043428 .0 807.393/./.3..3.2-.73.32.:2:23.3:..3 503.7  $08:... -03/.594/.5.5.73.9079039:.5 203:3.: -0-07.9. ..  .350.3 . 9.9.  :38 82-4  . /03.-071:3880-.89 .  / :3843897:8 .3.9:3.9 .3/5..8037:5.75.9.2 80-.9.3.9::7.2.3 2..3.9: :7.3 02:/...3 -03.35./. 502-:. 0 /.9 .39.7.3  8.3 909.7. 572.30-.3 :.2-.  ....3. .:.3:3. -.3 90780-:9 :2:23..

7.3 :2:23.3  9..2804.3 -0-. 0-:9:.390./.3  $44  4.3/. 203:3..3 903 . .9 .327. 805079 -.9 .9.3 /-:../. 20:8  !.3 903 8.9 57393  .9 :8  .9.3935.3 9.5../.3  .2-807. 907-:.2.3.9:8.3.35.3010 0109079039: $032..  . 203:3.33...507:/.9 /03.9/.73.7.3 .8 203:3.3.5 890250 .9 24/073  .3 . . -03/.5  .  /.9:39:203/..07.7  805079 07.3.3 .9.3 ../.9 20..703..3/.7.. !0.3   %03%03:3 %0320303:35.2 507-0/.75.3 ./. .3.2./.3.::5 20../.2 03/.3807.7.3  &39: .3 24913./.39.:39:.3.3 3 -07.9 . 907..  .3 .3 /-:.3 2491 /. 9: 5.3/.3 :39: 202-:.39:  80/.9 40 .7902-.3.. /03.5574/:3. 503.../../.../..3.2..-43 8..:.2  .9  909.9..3/80-:9:38/.9:2-:..3 20303:3 9.  #02-.: . -..3 /:3.3 9..2-44 5.2.2491 -039: 425488 /.35..3 2.3 3 -..9 /03.3.7-07-.3 5.7 ..07...390703.39.3 /:5 80.9./5.3 .  0  .02 749.33.3 203/43  5.7..3 -. /./. .3.3.8  9/. -.3903203.3/.9 -.7  945 /.3 -.3.9 . -.::  /  .370-43   %033.79070- /.39.9 3 9/.-  .3.. -0-.2-.3 .8./. 805079-.: .. -./.3 203:3.93.2 /03.  40 .3 .9 -03/.3 /-:.2-.8.350. 202-07.25078.. 203:3.  1  .3 90703.9  !74808 502-:.3 2. 90780-:9 9072. .9 / . /3/4308..3 .73.3 .8 -..7.5 /03.9:7.9 9:8 .9 ..92491803. 5.8: 502.3  %03202-039: . 80-.././809. -03/.7003 57393  038 .  .3 .3 903 -.3-. 07..9:39:202-:.3.8 .3:.3./03.3 /-:.79.3 ./.257 9.33..9 /.2491.39/..9 203:3. 903 3 8032.43. 502-:.73... ./.9 .3 903 .73.9 ..3 /:3..8903:3.38.503.

3 ..: 502-.3.7 .  %03..7. . 9.3 803.3.3.3 903 202-039: / 83 .-.  902-.3 5748083. /. 803 7:5.9:.3 20/.7.574808502-:.9 ./.307.9 ./..: 07.2/..3:2:23.35.2 /80-:9 07.39.7: /.7.32039.!030079.3 .3 .3. 20.9.5-.9 . . .: -07-0/.3 -. %03. /03.7.7.9.3 -.7 9.7-.8./:3.9. 203.4 953  - %039.2 207:5.2  07.9: 202-:.3 .

3 /03..3 /03.7/..9. 502-039:..3. 502-039:.9  83/78  /..50302. %038.9.:5:3 .9. .7 3 8073 /5..5037.3 5. .8 90250  .2.9 /03.2 .3 /33.3.3/.95:9.2 97.: . 9/.8.3 -0-.8.3.3 .  . -07:5..3 820978 -:.9.5.3 8.3 9.3 903 502-039:.7.7 207:5.00 !.  .9  .3 . 40 5. .3 .3-039: -039:.7 .5.3 -.38.3 .2 97..09.9 .7.3.2  !037. 80./.9 5:9. -039: ..9 203.: 820978  %03 3 8073 /5. /.3 /03.-707.97:2.:.:5:3 .09.3 ../843.8.9 .2 97.7.3 07.09./.5708 805079.09.5..7 %03 502-039:. 2491 805079 -3.8/ 8.3 -0743.88...8 :39: 202-:./843.3.3/ 00  .3/03.3 903 5:9.3903..3.- 02503. 07.3 . 805079.3 .253 . /./.: 5.3-007. 5037..-7 5.7.3.3  .9.9.09.9202574/:8-.3 ::7.8....35. /5.3 -.9 5:9.09.80507903943 :.9: 70.3  . -.573 .340.37 2.3 .2/03.09.3203.2.9 202-039:07.9.3 /.7.707.91 83.3:2. . 8039.9 5:9.:5...3  039:3.3 ../.8  ./843.7.3/:3..3 -.35037.7.8.3 -039: /.7 .3..7 /.303903  900 /3/3 2.3 :39: /047. 5037.. %03502-039:..09.7. 203:3./ 0  %03 .5./.7 9.38:3 805079 .9.8  5.4  02503.3 / 80397. 502-039:.408032. 5:.7.3 07.8.3 /3/3 /03. 58  805079 :39: .3 07.3574/:82.7.3 -07-.: 9:2-: 9:2-:.7.9 -039: -039: .3 -07..5.9.7.3 07 2.3/03.2  /  %03 5:9.2/03..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful