P. 1
Pengertian Tawassul

Pengertian Tawassul

|Views: 40|Likes:
Published by Edi Mawardi

More info:

Published by: Edi Mawardi on Sep 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

Pengertian Tawassul Pemahaman tawassul sebagaimana yang dipahami oleh umat islam selama ini adalah bahwa Tawassul

adalah berdoa kepada Allah melalui suatu perantara, baik perantara tersebut berupa amal baik kita ataupun melalui orang sholeh yang kita anggap mempunyai posisi lebih dekat kepada Allah. Jadi tawassul merupakan pintu dan perantara doa untuk menuju Allah SWT. • Orang yang bertawassul dalam berdoa kepada Allah menjadikan perantaraan berupa sesuatu yang dicintainya dan dengan berkeyakinan bahwa Allah SWT juga mencintai perantaraan tersebut. • Orang yang bertawassul tidak boleh berkeyakinan bahwa perantaranya kepada Allah bisa memberi manfaat dan madlorot kepadanya dan Jika ia berkeyakinan bahwa sesuatu yang dijadikan perantaraan menuju Allah SWT itu bisa memberi manfaat dan madlorot, maka dia telah melakukan perbuatan syirik, karena yang bisa memberi manfaat dan madlorot sesungguhnya hanyalah Allah semata. • Tawassul merupakan salah satu cara dalam berdoa. Banyak sekali cara untuk berdo'a agar dikabulkan Allah, seperti berdoa di sepertiga malam terakhir, berdoa di Maqam Multazam, berdoa dengan mendahuluinya dengan bacaan alhamdulillah dan sholawat dan meminta doa kepada orang sholeh. Demikian juga tawassul adalah salah satu usaha agar do'a yang kita panjatkan diterima dan dikabulkan Allah s.w.t. Dengan demikian, tawasul adalah alternatif dalam berdoa dan bukan merupakan keharusan. Tawassul dengan amal sholeh kita Para ulama sepakat memperbolehkan tawassul terhadap Allah SWT dengan perantaraan perbuatan amal sholeh, sebagaimana orang yang sholat, puasa, membaca al-Qur’an, kemudian mereka bertawassul terhadap amalannya tadi. Seperti hadis yang sangat populer diriwayatkan dalam kitab-kitab sahih yang menceritakan tentang tiga orang yang terperangkap di dalam goa, yang pertama bertawassul kepada Allah SWT atas amal baiknya terhadap kedua orang tuanya, yang kedua bertawassul kepada Allah SWT atas perbuatannya yang selalu menjahui perbuatan tercela walaupun ada kesempatan untuk melakukannya dan yang ketiga bertawassul kepada Allah SWT atas perbuatannya yang mampu menjaga amanat terhadap harta orang lain dan mengembalikannya dengan utuh, maka Allah SWT memberikan jalan keluar bagi mereka bertiga.. (Ibnu Taimiyah mengupas masalah ini secara mendetail dalam kitabnya Qoidah Jalilah Fii Attawasul Wal wasilah hal 160) Tawassul dengan orang sholeh Adapun yang menjadi perbedaan dikalangan ulama’ adalah bagaimana hukumnya tawassul tidak dengan amalnya sendiri melainkan dengan seseorang yang dianggap sholeh dan mempunyai amrtabat dan derajat tinggi dei depan Allah. sebagaimana ketika seseorang mengatakan : ya Allah aku bertawassul kepada-Mu melalui nabi-Mu Muhammmad atau Abu bakar atau Umar dll. Para ulama berbeda pendapat mengenai masalah ini. Pendapat mayoritas ulama mengatakan boleh, namun beberapa ulama mengatakan tidak boleh. Akan tetapi kalau dikaji secara lebih detail dan mendalam, perbedaan tersebut hanyalah sebatas perbedaan lahiriyah bukan perbedaan yang mendasar karena pada dasarnya tawassul kepada dzat (entitas seseorang), pada intinya adalah tawassul pada amal perbuatannnya, sehingga masuk dalam kategori tawassul yang diperbolehkan oleh ulama’.

supaya kamu mendapat keberuntungan. Mereka berkata: "Wahai ayah kami. yang berarti mencakup tawassul terhadap dzat para nabi dan orang-orang sholeh baik yang masih hidup maupun yang sudah mati. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". . sebagai berikut: A. Dalil dari alqur’an. QS 12:97 mengkisahkan saudara-saudara Nabi Yusuf AS yang memohon ampunan kepada Allah SWT melalui perantara ayahandanya yang juga Nabi dan Rasul. bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya. sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)". mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka [857] siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya. Orang-orang yang mereka seru itu. mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami. demikian juga dengan permasalahan ini. bahkan menyanggupi untuk memintakan ampunan untuk putera-puteranya (QS 12:98). 57: ُ َ َ ً‫أُٗىَـئِل اىَّزَِٝ َٝذػَُ٘ َٝجزَغَُ٘ اِىَٚ سثٌِّٖ اى٘عٞيَخَ أٌَُُّٖٝ أَقشةُ َٗٝشْ جَُُ٘ سحْ َزَُٔ َٗٝخَ بفَُُ٘ ػزاثَُٔ اُِ ػزاة سثِّلَ مبَُ ٍحْ زٗسا‬ ََ ُ ْ ُ ْ َ َ َ َ َّ ِ َْ ُِ َ ِ َ َ َ َ َ َ ْ ْ 17. dan berjihadlah pada jalan-Nya.قَبىُ٘ا َٝب أَثَبَّب اعزَغفِشْ ىََْب رُّ٘ثََْب اَِّّب مَّْب خبطئ‬ َ َ ِ َ ُ ُ ِ َ َ ُْ ُ ْ ْ 97. yakni N. maka para ulama yang mengatakan bahwa tawassul diperbolehkan menjelaskan dalil-dalil tentang diperbolehkannya tawassul baik dari nash al-Qur’an maupun hadis. [857] Maksudnya: Nabi Isa a." Suat Al-Isra'. 2. sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti. Allah SWT berfirman dalam surat Almaidah. Dan secara otomatis pendapat tersebut tidak mempunyai nilai yang berarti. Dan beliau sebagai Nabi sekaligus ayah ternyata tidak menolak permintaan ini. Wasilah dalam berdoa sebetulnya sudah diperintahkan sejak jaman sebelum Nabi Muhammad SAW.. Ya'qub berkata: "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku. ataupun tawassul terhadap amal perbuatan yang baik. 35 : ‫ٗاثزغ٘ا اىٞٔ اى٘عٞيخ ٝبأٖٝب اىزِٝ آٍْ٘اارق٘اهللا‬ "Hai orang-orang yang beriman.s. Lafadl Alwasilah dalam ayat ini adalah umum. maka pendapat tersebut tidak dapat dijadikan sebagai pegangan. N. 98.Dalil-Dalil Tentang Tawassul Dalam setiap permasalahan apapun suatu pendapat tanpa didukung dengan adanya dalil yang dapat memperkuat pendapatnya. 1. 57. ْ ُ ْ ْ ُ َْ َ َِِٞ‫قَبه عْ٘ فَ أَعزَغفِش ىَنٌ سثِّٜ أَُِّّ ُٕ٘ اىغفُ٘س اىشَّحٌٞ . Ya'qub AS. para malaikat dan 'Uzair yang mereka sembah itu menyeru dan mencari jalan mendekatkan diri kepada Allah.

Bahkan secara eksplisit menyebutkan kedudukan N. a. bersabda:"Ketika Adam melakukan kesalahan. Syaratnya. maka Allah menerima taubatnya."Kalimat yang dimaksud di atas. dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka. . ّ ْ َ َ ُ َّ ُ َ ْ ْ َ ّ ْ ْ ْ َ ‫ٍٗب أَسْ ع ْيَْب ٍِ سعُ٘ه اِالَّ ىُِٞطَبع ثِبِرُ هللاِ ٗىَْ٘ أٌََُّّٖ اِر ظَّيََ٘ا أَّفُغٌُٖ جآإُٗك فَبعزَغفَشُٗا هللاَ ٗاعزَغفَش ىٌَُٖ اىشعُ٘ه ىَ٘جذُٗا هللاَ رََّ٘اثًب‬ َ ْ َ ْ ُ ْ ٍ َّ ِ َ َ ّ ِ ْ َ َ َ ‫سَّحَٞب‬ ً ِ "Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Bahkan QS 17:57 dengan jelas mengistilahkan "ayyuhum aqrabu". bahwa Nabi bersabda : ٌ‫ٝب آدً :اّٚ أعؤىل ثحق ٍحَذ ىَب غفشرْٚ فقبه هللا !ٝب سثٚ :ىَب اقزشف آدً اىخطٞئخ قبه :قبه سع٘ه هللا طيٚ هللا ػيٞٔ ٗعي‬ ‫ٝب سثٚ ألّل ىَب خيقزْٚ ثٞذك ّٗفخذ فٜ ٍِ سٗحل سفؼذ سأعٚ فشأٝذ ػيٚ ق٘ائٌ اىؼشػ :مٞف ػشفذ ٍحَذا ٗىٌ أخيقٔ قبه‬ ّ ‫طذقذ ٝب آدً أّ ألحت :ٍنز٘ثب الاىٔ اال هللا ٍحَذ سع٘ه هللا فؼيَذ أّل ىٌ رفف اىٚ اعَل اال أحت اىخيق اىٞل فقبه هللا‬ ‫)516 :ص 2 :أخشجٔ اىحبمٌ فٚ اىَغزذسك ٗطححٔ ج (اىخيق اىٜ، ادػْٚ ثحقٔ فقذ غفشد ىل، ٗى٘ال ٍحَذ ٍب خيقزل‬ "Rasulullah s. lalu memohon ampun kepada Allah. sebagaimana diterangkan oleh ahli tafsir berdasarkan sejumlah hadits adalah tawassul kepada Nabi Muhammad SAW.a. Bertawassul ini juga diajarkan oleh Allah SWT di QS 4:64 bahkan dengan janji taubat mereka pasti akan diterima. Demikian pula hal yang dialami oleh Nabi Adam AS. Tawassul kepada nabi Muhammad SAW sebelum lahir Sebagaimana nabi Adam AS pernah melakukan tawassul kepada nabi Muhammad SAW. Hal ini ditegaskan QS 7:134 dengan istilah‫ثَِب ػٖذ ػْذك‬Dengan َ َ ِ َِ َ َ (perantaraan) sesuatu yang diketahui Allah ada pada sisimu (kenabian). sebagaimana QS 2:37 ٌٞ‫فَزَيَقَّٚ آدً ٍِ سثِّٔ ميَِبد فَزَبة ػيَٞٔ أَُِّّ ُٕ٘ اىزََّّ٘اةُ اىشَّح‬ ٍ َ َ ِ َّ ِ ُ َ ُ ِ ِْ َ َ َ "Kemudian Nabi Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya.Di sini nampak jelas bahwa sudah sangat lumrah memohon sesuatu kepada Allah SWT dengan menggunakan perantara orang yang mulia kedudukannya di sisi Allah SWT. Musa AS (sebagai Nabi dan Utusan Allah SWT) sebagai wasilah terkabulnya doa mereka. sebagai nabi akhir zaman. Ummat Nabi Musa AS berdoa menginginkan selamat dari adzab Allah SWT dengan meminta bantuan Nabi Musa AS agar berdoa kepada Allah SWT untuk mereka. 4. tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. yakni mereka harus datang ke hadapan Rasulullah dan memohon ampun kepada Allah SWT di hadapan Rasulullah SAW yang juga mendoakannya. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu. yang sekalipun belum lahir namun sudah dikenalkan namanya oleh Allah SWT.w. lalu ia berkata Ya Tuhanku. Imam Hakim Annisabur meriwayatkan dari Umar berkata. yakni memilih orang yang lebih dekat (kepada Allah SWT) ketika berwasilah. 3. Dalil dari hadis." B.

dan Syekh Ibnu Jauzi memaparkan dalam permulaan kitabnya Alwafa’ . Imam Hakim meriwayatkan dari Ibnu Abbas dengan redaksi : ‫)516:ٗص 2 :أخشجٔ اىحبمٌ فٚ اىَغزذسك ج(في٘ال ٍحَذ ٍب خيقذ آدً ٗال اىجْخ ٗال اىْبس‬ Beliau mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih segi sanad. Allah menjawab:"Benar Adam. Imam Subuki dalam kitabnya Shifa’ Assaqom dan Imam Suyuti dalam kitabnya Khosois Annubuwah. b. maka aku angkat kepalaku dan aku melihat di atas tiang-tiang Arash tertulis "Laailaaha illallaah muhamadun rasulullah" maka aku mengerti bahwa Engkau tidak akan mencantumkan sesuatu kepada namaMu kecuali nama mahluk yang paling Engkau cintai". Imam Qostholany dalam kitabnya Almawahib 2/392 . dan andaikan tidak ada Muhammad maka tidaklah Aku menciptakanmu" Imam Hakim berkata bahwa hadis ini adalah shohih dari segi sanadnya. Dan dalam riwayat lain. Imam Zarqoni dalam kitabnya Syarkhu Almawahib Laduniyyah 1/62. Lalu Allah berfirman:"Wahai Adam. Walaupun dalam menghukumi hadis ini tidak ada kesamaan dalam pandangan ulama’. mereka semua mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih. dan dinukil oleh Ibnu Kastir dalam kitabnya Bidayah Wannihayah 1/180. bredoalah dengan melaluinya maka Aku telah mengampunimu. darimana engkau tahu Muhammad padahal belum aku jadikan?" Adam menjawab:"Ya Tuhanku ketika Engkau ciptakan diriku dengan tanganMu dan Engkau hembuskan ke dalamku sebagian dari ruhMu. Demikian juga Imam Baihaqi dalam kitabnya Dalail Annubuwwah. demikian juga Syekh Islam Albulqini dalam fatawanya mengatakan bahwa ini adalah shohih.sesungguhnya aku memintaMu melalui Muhammad agar Kau ampuni diriku". Tawassul kepada nabi Muhammad SAW dalam masa hidupnya. akan tetapi dapat diambil kesimpulan bahwa tawassul terhadap Nabi Muhammad SAW adalah boleh.ضش‬ . hal ini disebabkan perbedaan mereka dalam jarkh wattta’dil (penilaian kuat dan tidak) terhadap seorang rowi. Diriwatyatkan oleh Imam Hakim : ‫ػِ ػثَبُ ثِ حْٞف قبه عَؼذ سع٘ه هللا طيٚ هللا ػيٞٔ ٗعيٌ ٗجبءٓ سجو ضشٝش‬ ‫ائذ اىَٞفبح فز٘ضؤ ثٌ : :سع٘ه هللا ػيٞٔ ٗعيٌ ىٞظ ىٚ قبئذ ٗقذ شق ػيٜ فقبه !ٝب سع٘ه هللا :فشنب اىٞٔ رٕبة ثظشٓ، فقبه‬ ‫اىيٌٖ اّٚ أعؤىل ٗأر٘جٔ اىٞل ىْجٞل ٍحَذ ّجٜ اىشحَخ ٝب ٍحَذ اّٚ أر٘جٔ ثل اىٚ سثل فٞجيٚ ىٚ ػِ :طو سمؼزِٞ ثٌ قو‬ ُ‫ف٘هللا ٍب رفشقْب ٗال طبه ثْب اىحذٝث حزٚ دخو اىشجو ٗمؤّٔ ىٌ ٝنِ ثٔ :ثظشٙ، اىيٌٖ شفؼٔ فٜ ٗشفؼْٚ فٚ ّفغٚ، قبه ػثَب‬ ّ ‫)أخشجٔ اىحبمٌ فٚ اىَغزذسك( . sesungguhnya ia adalah mahluk yang paling Aku cintai.

aku tidak mempunyai orang yang menuntunku dan aku merasa berat" Rasulullah berkata"Ambillah air wudlu. mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Nasai. lalu Aisyah berkata: "Lihatlah kubur Nabi Muhammad s. mereka meminta hujan melalui Abbas bin Abdul Muttalib.a. berkata: "Wahai Rasulullah. Utsman berkata:"Demi Allah kami belum lagi bubar dan belum juga lama pembicaraan kami. Nabi Muhammad SAW melakukan tawassul . lalu datanglah penduduk Madina ke Aisyah (janda Rasulullah s.a.Dari Utsman bin Hunaif: "Suatu hari seorang yang lemah dan buta datang kepada Rasulullah s. lalu turunlah hujan. Ibnu Majah dan Imam Khuzaimah dalam kitab shohihnya. demikian juga Imam Turmudzi dalam kitab Sunannya bab Daa’wat mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan shohih ghorib. lalu Abbas berkata:"Ya Tuhanku sesungguhkan kami bertawassul (berperantara) kepadamu melalui nabi kami maka turunkanlah hujan dan kami bertawassul dengan paman nabi kami maka turunkanlau hujan kepada.a. (Hadist riwayat Hakim di Mustadrak) Beliau mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih dari segi sanad walaupun Imam Bukhori dan Imam Muslim tidak meriwayatkan dalam kitabnya.w.w. maka merekapun melakukan itu kemudian turunlah hujan lebat sehingga rumput-rumput tumbuh dan onta pun gemuk. wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap kepadamu dan minta tuhanmu melaluimu agar dibukakan mataku. . Tawassul kepada nabi Muhammad SAW setelah meninggal. orang itu telah datang kembali dengan segar bugar". c. lalu beliau berwudlu dan sholat dua rakaat.w. dan berkata:"bacalah doa (artinya)" Ya Allah sesungguhnya aku memintaMu dan menghadap kepadaMu melalui nabiMu yang penuh kasih sayang.) mengadu tentang kesulitan tersebut. Ya Allah berilah ia syafaat untukku dan berilah aku syafaat". Diriwayatkan oleh Imam Addarimi : ‫اّظشٗا قجش اىْجٜ فبجؼي٘ا ٍْٔ :قحط إٔو اىَذْٝخ قحطب شذٝذا فشن٘ا اىٚ ػبئشخ فقبىذ :أ ٗط ثِ ػجذ هللا قبه ػِ أثٚ اىج٘صاء‬ ‫ففؼي٘ا فَطشٗا ٍطشا حزٚ ّجذ اىؼشت ٗعَْذ اإلثو حزٚ رفزقط ٍِ :م٘ا اىٚ اىغَبء حزٚ ال ٝنُ٘ ثْٞٔ ٗثِٞ اىغَبء عقف قبه‬ ‫)34 :ص 1 :أخشجٔ اإلٍبً اىذاسٍٚ ج (اىغحٌ فغَٜ ػبً اىفزق‬ Dari Aus bin Abdullah: "Sautu hari kota Madina mengalami kemarau panjang. lalu bukalah sehingga tidak ada lagi atap yang menutupinya dan langit terlihat langsung". Imam Dzahabi mengatakatan bahwa hadis ini adalah shohih. d. maka disebutlah itu tahun gemuk" (Riwayat Imam Darimi) Diriwayatkan oleh Imam Bukhori : ‫اىيٌٖ اّب مْب ّز٘عو اىٞل ثْجْٞب :ػِ أّظ ثِ ٍبىل اُ ػَش ثِ خطبة مبُ ارا قطح٘ا اعزغقٚ ثبىؼجبط ثِ ػجذ اىَطيت فقبه‬ ‫) 731:ص 1 :أخشجٔ اإلٍبً اىجخبسٙ فٚ طحٞحٔ ج(فٞغقُ٘ :فزغقْٞب ٗاّب ّْز٘عو اىٞل ثؼٌ ّجْٞب فبعقْب قبه‬ Riwayat Bukhari: dari Anas bin malik bahwa Umar bin Khattab ketika menghadapi kemarau panjang. Dan Imam Mundziri dalam kitabnya Targhib WatTarhib 1/438.

Namun untuk lebih memperkuat pendapat tersebut. Alhafidz Ibnu Hajar mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan dan diriwayatkan oleh Imam Ahmad. maka aku memintaMu agar Kau selamatkan dari neraka. walaupun sebetulnya dengan dalil saja tanpa harus menyartakan pendapat ulama’ sudah bisa dijadikan landasan bagi orang meyakininya. agar Kau ampuni dosaku sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali diriMu". Kadang sebagian orang masih kurang puas. maka tidak ada salahnya jika disini dipaparkan pandangan ulama’ mengenai hal tersebut. ada baiknya kita tengok pendapat para ulama terdahulu. Imam Mundziri mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dengan sanad yang ma'qool. maka beliau bertanya:"Kalau aku berziarah ke kubur nabi. lalu ia berdoa: (artinya) Ya Allah sesungguhnya aku memintamu melalui orang-orang yang memintamu dan melalui langkahku ini. jika hanya menghadirkan dalil-dalil tanpa disertai oleh pendapat ulama’. (Mishbah Alzujajah 1/98). Demikian juga ketika Imam Ahmad Bin Hambal bertawassul kepada Imam Syafi’i dalam . untuk riya dan sombong.w.)أخشجٔ ثِ ٍبجٔ ٗأحَذ ٗثِ حضَٝخ ٗأث٘ ّؼٌٞ ٗثِ ع‬ Dari Abi Said al-Khudri: Rasulullah s. akan tetap Alhafidz Abu Hasan mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan. aku keluar karena takut murkaMu dan karena mencari ridlaMu. (Al-Syifa' karangan Qadli 'Iyad al-Maliki jus: 2 hal: 32).a. Pandangan Para Ulama’ Tentang Tawassul Untuk mengetahui sejauh mana pembahasan tawassul telah dikaji para ulama. Imam Bushoiri mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Khuzaimah dan hadis ini shohih. Imam Al I’roqi dalam mentakhrij hadis ini dikitab Ikhya’ Ulumiddin mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan.( Targhib Wattarhib 2/ 119). apakah menghadap kubur atau qiblat? Imam Malik menjawab:"Bagaimana engkau palingkan wajahmu dari (Rasulullah) padahal ia perantaramu dan perantara bapakmu Adam kepada Allah. untuk kekerasan. sebaiknya menghadaplah kepadanya dan mintalah syafaat maka Allah akan memberimu syafaat".). Ibnu Khuzaimah.‫اىيٌٖ اّٚ أعؤىل ثحق :ٍِ خشج ٍِ ثٞزٔ اىٚ اىظالح، فقبه :سع٘ه هللا طيٚ هللا ػيٞٔ ٗعيٌ :ػِ أثٚ عؼٞذ اىحزسٛ قبه‬ ‫اىغبئيِٞ ػيٞل ٗثحق ٍَشبٙ ٕزا فبّٚ ىٌ أخشج ششا ٗال ثطشا ٗال سٝبءا ٗال عَؼخ، خشجذ ارقبء شخطل ٗاثزغبء ٍشضبرل‬ ‫فؤعؤىل أُ رؼٞزّٚ ٍِ اىْبس، ٗأُ رغفش ىٚ رّ٘ثٚ، أّ ال ٝغفش اىزّ٘ة اال أّذ، أقجو هللا ث٘جٖٔ ٗاعزغفش ىٔ عجؼُ٘ أىف ٍيل‬ (ْٚ‫. Pandangan Ulama Madzhab Pada suatu hari ketika kholifah Abbasiah Al-Mansur datang ke Madinah dan bertemu dengan Imam Malik. Abu Na’im dan Ibnu Sunni. (Riwayat Ibnu Majad dll. (1/323). bersabda:"Barangsiapa keluar dari rumahnya untuk melaksanakan sholat.(Nataaij Alafkar 1/272). maka Allah akan menerimanya dan seribu malaikat memintakan ampunan untuknya". bahwa aku tidak keluar untuk kejelekan.

maka anaknya yang bernama Abdullah heran seraya bertanya kepada bapaknya. (Syifa’ Assaqom hal 160) Pandangan Ibnu Taimiyah Syekh Ibnu Taimiyah dalam sebagian kitabnya memperbolehkan tawassul kepada nabi Muhammad SAW tanpa membedakan apakah Beliau masih hidup atau sudah meninggal. para ulama. aku berharap melalui mereka. agar aku menerima buku perhitunganku di hari kiamat nanti dengan tangan kananku" Pandangan Imam Taqyuddin Assubuky Beliau memperbolehkan dan mengatakan bahwa tawassul dan isti’anah adalah sesuatu yang baik dan dipraktekkan oleh para nabi dan rosul. sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Turmudzi : ‫اىيٌٖ اّٚ أعؤىل ٗأر٘عو اىٞل ثْجٞل ٍحَذ ّجٜ اىشحَخ ٝب ٍحَذ اّٚ أر٘جٔ ثل اىٚ سثل فٞجيٚ :أُ اىْجٜ ػيٌ شخظب أُ ٝق٘ه‬ ٜ‫. Pandangan Muhammad Bin Abdul Wahab. salafussholeh. Mereka perantaraku kepadanya (Muhammad). diperbolehkan tawassul kepada nabi Muhammad SAW dalam doa. wahai Muhammad sesungguhnya aku bertawassul denganmu kepada Allah agar dimudahkan kebutuhanku maka berilah aku sya'faat". maka Imam Ahmad menjawab :"Syafii ibarat matahagi bagi manusia dan ibarat sehat bagi badan kita" (‫)661:ش٘إذ اىحق ىٞ٘عف ثِ اعَبػٞو اىْجٖبّٚ ص‬ Demikian juga perkataan imam syafi’i dalam salah satu syairnya: ٚ‫ٌٕٗ اىٞٔ ٗعٞيزٚ #آه اىْجٚ رسٝؼز‬ ‫ثٞذٙ اىَِٞ طحٞفزٚ #أسج٘ ثٌٖ أػطٚ غذا‬ (‫)081:اىؼ٘اطق اىَحشقخ ألحَذ ثِ حجش اىَنٚ ص‬ "Keluarga nabi adalah familiku.’ serta kalangan umum umat islam dan tidak ada yang mengingkari perbuatan tersebut sampai datang seorang ulama’ yang mengatakan bahwa tawassul adalah sesuatu yang bid’ah. baik pada masa hidupnya maupun setelah meninggal adalah merupakan ijma’ para shohabat.doanya.)أخشجٔ اىزشٍٞزٙ ٗطححٔ(حبجزٚ ىٞقفٖٞب فشفؼٔ ف‬ ّ Rasulullah s. Beliau berkata : “Dengan demikian. Tawassul seperti ini adalah bagus (fatawa Ibnu Taimiyah jilid 3 halaman 276) Pandangan Imam Syaukani Beliau mengatakan bahwa tawassul kepada nabi Muhammad SAW ataupun kepada yang lain ( orang sholeh). mengajari seseorang berdoa: (artinya)"Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepadaMu dan bertwassul kepadamu melalui nabiMu Muhammad yang penuh kasih.a.w. .

dianggap sama dengan sikap orang kafir ketika menyembah berhala yang dianggapnya sebuah perantara kepada Allah.. Namun dalil-dalil di atas menujukkan bahwa meskipun Allah maha dekat.Beliau melihat bahwa tawassul adalah sesuatu yang makruh menurut jumhur ulama’ dan tidak sampai menuju pada tingkatan haram ataupun bidah bahkan musyrik. mengapa perlu tawassul dan mengapa memerlukan sekat antara kita dan Allah. Dan ini diperkuat dengan surat beliau yang dikirimkan kepada warga majma’ah ( surat pertama dan kelima belas dari kumpulan surat-surat syekh Abdul Wahab hal 12 dan 64. atau kumpulan fatwa syekh Abdul Wahab yang diterbitkan oleh Universitas Muhammad Bin Suud Riyad bagian ketiga hal 68) Dalil-dalil yang melarang tawassul Dalil yang dijadikan landasan oleh pendapat yang melarang tawassul adalah sebagai berikut: 1. 186: ْ ِ ْ َ ْ ِ ْ ُُ َُٗ‫ٗاِرا عؤَىَل ػجَبدٛ ػِّْٜ فَبِِّّٜ قَشٝتٌ أُجٞتُ دػ٘حَ اىذاع اِرا دػَبُ فَ ْيَٞغزَجٞجُ٘ا ىِٜ ٗ ْىُٞئٍُْ٘ا ثِٜ ىَؼيٌَُّٖ َٝشْ شذ‬ َ ِ ِ َ َ َ َ ْ َ ِ ِ َ َ ِ َّ َ ْ َ ِ 2. Namun kalau dicermati. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku. bahwasanya Aku adalah dekat. Dalam surat yang dikirimkan oleh Syekh Abdul Wahab kepada warga qushim bahwa beliau menghukumi kafir terhadap orang yang bertawassul kepada orang-orang sholeh. Maka beliau membantah : “ Maha suci Engkau. ini adalah kebohongan besar. agar mereka selalu berada dalam kebenaran. Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat. Surah al-Baqarah. Surat Zumar. Orang yang bertwassul kepada orang sholih maupun kepada para kekasih Allah. maka (jawablah). tawassul juga dengan sesuatu yang dicintai Allah sedangkan orang kafir bertwassul dengan berhala yang sangat dibenci Allah. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. Jika Allah maha dekat. 2. maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku. sedangkan orang kafir telah menyembah perantara. Banyak jalan untuk menuju Allah dan banyak cara untuk berdoa. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). 2: َّ َّ َّ َ َّ ْ ُ ْ َ ْ ِ ْ َ ُ َّ َ ْ ِّ َُُ٘‫أَال ِّلِلِ اىذُِِّٝ اىخبىِضُ ٗاىَّزَِٝ ارَّخزٗا ٍِ دُِّٗٔ أَْٗ ىَِٞبء ٍب َّؼجُذٌُٕ اِال ىُِٞقَشثَُّ٘ب اِىَٚ هللاِ ص ْىفَٚ اُِ هللاَ َٝحْ نٌ ثٌََُْٖٞ فِٜ ٍب ٌُٕ فِٞٔ َٝخزَيِف‬ ْ ْ ُُ ِ ِ َُ ِ َ ٌ َ ِ َ َ ْ َ ِ ْ َ َّ َّ ‫اُِ هللاَ ال َٖٝذٛ ٍِ ُٕ٘ مبرةٌ مفَّبس‬ Ingatlah. berdoa melalui tawassul dan perantara adalah salah satu cara untuk berdoa.dekatnya". Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. terdapat perbedaan antara tawassul dan ritual orang kafir seperti disebutkan dalam ayat tersebut: tawassul semata dalam berdoa dan tidak ada unsur menyembah kepada yang dijadikan tawassul . 186. dan menghukumi kafir terhadap AlBushoiri atas perkataannya YA AKROMAL KHOLQI dan membakar dalailul khoirot. salah satunya adalah melalui tawassul. Allah Maha dekat dan mengabulkan doa orang yang berdoa kepadaNya. .

Seperti ayat pertama. ayat 18: ً‫ٗأَُ اىَغبجذ ِّلِلِ فَال رَذػُ٘ا ٍغ هللاِ أَحذا‬ ْ َ َّ َ ِ َ َ ْ َّ َ َ َّ َ َ 72.w.3. Tawassul adalah masalah khilafiyah di antara para ulama Islam. Itu semua . atau bertawassul dengan kuburan orang-orang terdahulu. Kesimpulan Tawassul dengan perbuatan dan amal sholeh kita yang baik diperbolehkan menurut kesepakatan ulama’. sebelum kita mengangkat isu bid'ah pada permasalahan yang sifatnya khilafiyah. Surat Jin. atau bahkan meminta-minta kepada orang yang dijadikan perantara tawassul. Demikian juga tawassul kepada Rasulullah s. Sedangkan tawassul adalah meminta kepada Allah. sebaiknya kita membaca dan meneliti secara baik dan komprehensif masalah tersebut sehingga kita tidak mudah terjebak oleh hembusan teologi permusuhan yang sekarang sedang gencar mengancam umat Islam secara umum. Mereka berkeyakinan bahwa hanya Allah lah yang berhak memberi dan menolak doa hambaNya. Memang masih banyak kesalahan yang dilakukan oleh orang muslim awam dalam melakukan tawassul. Tidak diragukan lagi bahwa nabi Muhammad SAW mempunyai kedudukan yang mulia disisi Allah SWT. Tidak hanya dalam masalah tawassul. Kita dilarang ketika menyembah dan berdoa kepada Allah sambil menyekutukan dan mendampingkan siapapun selain Allah. juga diperboleh sesuai dalil-dalil di atas. meminta-minta ke makam wali-wali Allah. maka tidak ada salahnya jika kita bertawassul terhadap kekasih Allah SWT yang paling dicintai. Jadi jikalau ada umat islam yang melakukan tawassul sebaiknya kita hormati mereka karena mereka tentu mempunyai dalil dan landasan yang cukup kuat dari Quran dan hadist. Lagi pula berdasarkan hadis-hadis yang telah dipaparkan diatas menunjukakn bahwa perbuatan tersebut bukan merupakan suatu yang baru dikalangan umat islam dan sudah dilakukan para ulama terdahulu. ada yang menganggapnya sunnah dan ada juga yang menganggapnya makruh. ayat ini dalam konteks menyembah Allah dan meminta sesuatu kepada selain Allah. dan begitu juga dengan orang-orang yang sholeh. karena mereka mempunyai landasan dan dalil yang kuat. Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. bukan bertawassul kepada para para ulama dan kekasih Allah.a. Kita jangan dengan mudah menuduh umat Islam yang bertawassul telah melakukan bid'ah dan sesat. ada yang memperbolehkan dan ada yang melarangnya. seperti menganggap yang dijadikan tawassul mempunyai kekuatan. Selama ini para ulama yang memperbolehkan tawassul dan melakukannya tidak ada yang berkeyakinan sedikitpun bahwa mereka (yang dijadikan sebagai perantara) adalah yang yang mengabulkan permintaan ataupun yang memberi madlorot. hanya saja melalui perantara. Dalam menyikapi masalah tawassul kita juga jangan mudah terjebak oleh isu bid'ah yang telah mencabik-cabik persatuan dan ukhuwah kita. 18. bertawassul dengan orang yang bukan sholeh tapi tokoh-tokoh masyarakat yang telah meninggal dunia dan belum tentu beragama Islam. apalagi sampai menganggap mereka menyekutukan Allah. Kita umat Islam harus saling menghormati dalam masalah khilafiyah dan jangan sampai saling bermusuhan. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.

Wallahu a'lam bissowab Penyusun: Ustadz Agus Zainal Arifin. Islamabad .tantangan dakwah kita semua untuk kita luruskan sesuai dengan konsep tawassul yang dijelaskan dalil-dalil di atas. Islamabad Ustadz Ulin Niam Masruri. Hiroshima Ustadz Muhammad Niam.

8.3-.9.2.1/-3:.1..   ..9.7.7203. -:.. 2/..3/./ -3::./..9./83..3/7.3402...3-3:$:33 .2 2..

./83/9./8 3...3-.3  .7..8./.-..   2.9..2 746/. &:2//3203.22039.

.3-.9..9./8 384  8-.3402.:.  2...2.2-3::./83/7.3.../.2:847203.

%039.39..7.990780-:9 2./.2:/. .88:90.203. .39. 203./../3.709.9   $1.8 .2:/.3 20./.. 8:/.8../.8:7.3/./.3.--.   !.-079.5.41.40503/.3..22..9:. /...3. 5.5.3.1 /.:80./.8::.2.:.-8..7.3:../..92.205. ..7.- .3.8.3202-072:8.7./.347.2.39.5.7. .35.9:../7.2.9:.35.   02..1.88: &39:20309.47. 203..33.:..:-07.5.5.:6-.7...2.:5.:: .88:05./ .. /83/5. 20303..35.7 #..-./.507..3%.380-.2:/.5.3&..2..2.8.2 .502-.2:3:39:0-202507:./.3./03.95.-.2.3503/.3/.32.3..3/.3!.2./.:5:380-09:3.3/..8:..-  !.05...5.:.5.3.7.1.2-./3.7./.5 :-:7.9.90780-:9  !. .7:8203.3.3.3.:-079.9503/.8.9/.79.2. 2.203. 8..3-07902:/03..-0./.&.30./.3.9.3-.0:-:73.2.3:..9.3".:8..38:7/.9.3 2.9./.3507.09.3/.907/.3239./.-./.35:./8079.2$. 9034503/.5.03.:2. 80-.2.3.3.92.8.2.  ..3.3/.

9.7507-:.7..-..: -07.-.-079.2..32..2.3.:3.3-/ .2: 070.:203.22.3:8.9:..3 /507-40.  5.:20239.  80-..207:5..:8.2./.39../.2033.3..2/4.28.2%../.-/:.7.5 20..:203072./203.1-.39.3./..:8:/.390780-:98.808:../$.22.3:2:2 :2.:-07..-.-.. 03.9:.9.3:..88:8050793.- :.2..9./.202507-40.5.3.9.3/7..:..2.3/02. .32033. 2.3 0-:9:.2033.7.39. 1.3807.22..   !.2:20.32:05.3  0. 0.:5:305.35...3:.3.:.3-07/4.3503:.7.980.3./.3.8 .8./.  203./....3402.././.:2070.1:8840 5.88:.07.7./.7808047.. :..9:8.3-.2.:2..9. 05.22.32.93.22.:8 1.88:05.39/.32.3/...-::5079:3.22.3-.9.1.-3: %.32./../808:3:3. 2.3748: 8.2..3/.1 /.3/.  $1..8 ../.9.3.9.05./..793.3:  !..3-.39.3./8.8./$9.. /.92.90../ .3:.3  47..3.3.507.:-079./.88:/.389 .:05.507.5./.2$.-..202-0/.2....:202507-40.7/2:/.9.88:/03.3:2. .88:05..-07.-:.3/.2.6://388:-: 0.8/:5././.-..642./4.39.   &    &  '  &  &  &&&  0:.3.:/.88:05.3.25.3203.-  .98.2%:72:/  & &    '  & &        &  & '&  &'    #.22..3-079..9. 88.2/./.9   !./$/. 2.3.9.808:.3/57.-$.7.7.2..3840 -. 8079.  & &&  &&   02.3.3-3:%././.  .3.7.8::.9 %...22.9.9.-/.5.3-..3/.88:05.3-073.3405.0.3.9..3.38047.9..84. :.:5:38090.. .3 ./3-/:..2./:53. $0-3:%..73.-:..3203.-::.7..-3.39.3.28.3.2..808:3:3.9-..3.2./.39/03.3-.280-.3.3:/.3   !.7./.

7.2. .2-.8.17 907.379:.3.347.. /..3.547.:5:305./.203/0.39./.3507././0.28:7.340$0-/:.3..80./.32:87 .  .20.3/4.47./../...3 203.3 .9. : /.  .9.20-03.:39:-07/4. 8.203:3:47.80-./03.3..3840 /./..#  "/..205.9 -07/4.88:/.3/.9.3-079..9:./.3.2.2.3/.3 47. 9/...3503/:89..8.39./3$::/#.5..2070.5 :847..7:203:7:9:2:7:./.39.3 8:7.-:..39.9/-03.3 47..88: :.9-.-.2070..-..3.3: 2.305...3. 8:7../0./.95079.3.3.7.32.      & &    & & &&     " " &  &                     '             ..3.7.8:..3.:.3842./..93..5.302.:202-..5.7 :25:.38. /..17-079.38:7.9.9039.9.3.7./.17805079 /80-:9..05..47.2070. .8/.340503/./..3/.3 47.39. 20244305../..5..3/907-9..309. : .9.3.7./03.3..3-07/4 .5../. .9.3.72070..25.31.3.8:.3/...3-...05.:20.  -. :-079./.38.1790.3. .: 9.3..80/.20..39..320..20302-.9.787 . $08:3:3.6.9.2.32070. 05.7.9:.3..9:./.3.3/72.507.88:/03.3.3.9./..88: 80/.2:3/..072. -07.8507../-.3.29/. /./.3.380..7..88:05.9 907/.80-/: .9.47. . .7 .3203::2.9./.2.2-503/:380.88:.33... 2070. 8.3. .547./.22..:.39.:-07.39..-.93./..347. .-07:9  $:7.305..9 /0.3/.: 3.3. /.-.-.2:9039.88:802.05.3. -0.9.3.980-/:..2-..38:5.47.3 8.203::5.3-079.9 8:7.05:3.33/507:.3203.2..-072.../.53.0-443.9.88:05.7.7  7.:4749 .-:.8.8.3808:.380/0.   ./.2./..9 :203.3/.347.17907./.:203::2.-05.9-0.9:3.7.9507-0/.39/.3202-.35072443.-07..2070.3:39:203::.3.../.9.2-07/4.39.9:20203: 80.9.3  . .5. 0..7.    $:7. $08:3:3./. : 2...88:.3 202:9:8..:/.3.-0.20.0789.-0.:9.39.990780-:99.3/..88: ..5.2..20302-.:5:3-/.3-07/4.58.50739.. ./...7.::25:.3.9.9:2.7./0./.2085:3.... /..0.507.3-07.39.39/.7/. .3 03/..-078085.1709.88:  .7.3-078 /.808:.3.340&3.80-:..5.320.8.7../.507:9.3.2.:38:720302-.-.93./0./.:39:-07/4.3 /72..20302-..9  203.7.7       &     &  && & & &    &  &  &  & & " & &                   "                         &  &   & &   &        3.7.2:3../.9.6:82-.03/.20207:.8203::.9/03..3203.88:/./.88:/.3-08.2.3-.8.347.9/. /03..

 /88.9..9.3. 203..9: .88:/03.52./.:: .9:05.3...39.3.3:.8.3/.1./.39.9./89   %.3-..3.7:/.808047.-079...39. .2.93 .25.:..:-079.3.3/.3202-072.39044 5072:8:.907/.5.3203472.0:.8.3.3207:5.3.$% ..:.. ..3 203/.3.2:2.-07/.5.../03.381.8-./.93.9/./.7.507-:.8.-:./ .8...3..../.3..:2:2   02.347.3203..39.52070.3.7.9.9../8 ..472.98.98.3 203.347.8409.8 .88: 80-0:29.35. 02.30.22.3.  $:7..2070./.7.2:/.3 -070. 5072..2/..:.9070-.3/.3.9/.9039: 2025:3..3-09::.5.253.3.88:/.3-.38:/.95079.05..9.88: 805079203.1..9.320239.9..3840   $0.8.2 .3 :.3202507-40./.8..22.3...2070./507-40.::5:.3507-:.9.8 %/.3 9...90780-:9803.2.32:/.3 4257003812.:.9/.. 80-.3.3-079./. 9. .9.7:88.507.703.3 47./4749 070../.380/...208/ 208/9:.3 20239.8..7./.24390820302-.98.390./.5:. /.3-079.9..5:380.3 ./$2025:3.98....8.3/.3.3808.7203.303.9.:2.92070.$% 2./.98:-/ ./. /./.7.3./.3.3:2.7.3/..3../.3.7":7.0 2.3.253 20302-.3203:7:90805.3/.93/.3/03.7.3::.7..3 -:.3-/ ./5.3.2025:3.2.3/..... .-070. . 9:802:..5.3.98. ..3.8.3./8.380/95:3-.390.3-07/4.:507.380.9.808:. 8.33.3.7.39..2203. .3-.3. 2../.32030980.0/:/:.3.9/.2.50..- .3/..7: 9./.3507239.2.05:3. 203:/::2.9/.39./.9.2030:9:.:.3 :... 239./8 .   0825:.88:.2.39.3/.1...2.38:./4.3/.2033.23.3507.#.88:90....8...88: -079. 80.3-072:8:..3/.7.05.3.33.203.32.20.8.7.25.. .47.3.3.2070.3./.7..35:3//.3.38409.  :.32:/.7.88:2025:3.:. 239.3/.32034. $0/.320../507-40808:../..:./.320.8.9. .:5:3..8.3-0:29039: -07.53.:: 20239.5.20302-.9.2.8203:3:.8.9070-.53.3808:3:3.-.2.9./..3.2.3..39.8:33.3. .88:05.320.8.:./.:./.88:9./.5.347.2.7.220.3.3..9    & &  &  '& & &             ..3.8.8. :2.35. .9 %/./..3.3/./.5.202-07/..:-.88:80-.35.3 ...390.202-...-5078.88:.2/./.2 .2-./.7.:.88:/03././:3.3 47...3-..5.:.4002-:8.08..34047..8.38.9.3.203.3.3:-:7.380-..2: 20302-.3203..3 %./.2-2030:9:.:.38.280.3907/.2.88:907.05.703.390780-:9-:.3/./.5944 9442.20./..88:/03..309...7./7.408: -/ ./.-.. -:.3./.8::..2.  9.3.32:82./.20239.88:05.2.3-07.32:. ../..-:.:.3/.9 .39.9:..:.3202507-40.3 ./.  $05079..7.22.9.

88:./.2.9.8  .3/0..3 /. /.802:.2.:39:9.39./..3808:.3./  .2.22.:7:8.8. .9./:8../ &89.:.2-884.3438059.3/./:.713 7482.-  !03:8:3 &89.9.3./03.87:7 8.-.2 8.-. &89./&3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->