P. 1
ALDEHIDA

ALDEHIDA

|Views: 487|Likes:
Published by efrilianti

More info:

Published by: efrilianti on Sep 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

Kata Pengantar Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena hanya atas izinNya jualah makalah ini dapat diselesaikan. Makalah ini dibuat berdasarkan penjelasan – penjelasan yang diambil dai berbagai sumber baik media cetak atau internet. Makalah ini merupakan salah satu penjelasan dari Aldehid Kami menyadari sepenuhnya bahwa pengetahuan yang kami miliki sangat terbatas, dan makalah ini masih jauh dari sempurna. Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi banyak pihak tidak hanya untuk mahasiswa saja, masyarakat atau publik juga bisa memanfaatkannya untuk suatu ilmu pengetahuan yang dapat membantu atau menunjang pengetahuan yang luas sesuai dengan penulis harapkan. Apabila di dalam pembuatan makalah ini terdapat banyak kesalahan, karena itu penulis mohon maaf dan kepada Allah SWT penulis memohon ampun. Semoga makalah ini dapat memberi manfaat besar bagi kita. Sekiranya, saran dan pendapat yang konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Palembang,

September 2010

Penulis

mengeraskan protein (mengawetkan contohcontoh biologik). tak berwarna. ¨ Penggunaan : sebagai desinfektans. TD aldehid > senyawa non polar Sifat fisika formaldehid : suatu gas yang baunya sangat merangsang Akrolein = propanal = CH2=CH-CHO : cairan. sangat reaktif. FORMALDEHID = METANAL = H-CHO ¨Sifat-sifat : satu-satunya aldehid yang berbentuk gas pada suhu kamar. Aldehid berasal dari “ alkohol dehidrogenatum “ (cara sintesisnya). membuat damar buatan. baunya tajam. Aldehid termasuk senyawa yang sederhana jika ditinjau berdasarkan tidak adanya gugus-gugus reaktif yang lain seperti -OH atau -Cl yang terikat langsung pada atom karbon di gugus karbonil . Unsur C kecil larut dalam air (berkurang + C). Merupakan senyawa polar. Sifatsifat kimia aldehid dan keton umumnya serupa. baunya tajam.seperti yang bisa ditemukan misalnya pada asam-asam karboksilat yang mengandung gugus -COOH.ALDEHID Aldehid adalah suatu senyawa yang mengandung gugus karbonil (C=O) yang terikat pada sebuah atau dua buah unsur hidrogen. hanya berbeda dalam derajatnya. Struktur Aldehid : R – CHO Nama Trivial Jumlah Atom 1 2 3 4 5 Tata nama aldehida Asam Karboksilat Asam Format Asam Asetat Asam Propionat Asam Butirat Asam Benzoat Aldehida Formaldehida Asetaldehida Propionaldehida Butiraldehida Benzaldehida . larutanya dalam H2O dari 40 % disebut formalin.

Untuk aldehida yang mempunyai subtituen. penomoran rantai dimulai dari karbon aldehida sebagai mana contoh berikut : Untuk aldehida siklik. Contoh-contohnya adalah sebagai berikut : Karena aldehida telah lama dikenal. anda perlu juga mempelajarinya juga. ada sedikit masalah pada oksidasi ini. Karena nama ini sering digunakan. Untuk menghentikan oksidasi setelah aldehid terbentuk. Untuk menghentikan reaksi ketika aldehid telah terbentuk. digunakan awalan-karbaldehida.Dalam sistem IUPAC. Aldehida aromatik sering mempunyai nama umum. akan tetapi. Pembuatan aldehid Aldehid dibuat dengan cara mengoksidasi alkohol primer. maka reaksi dengan larutan kalium dikromat(VI) harus dicegah terjadi. Nama-nama tersebut dicantumkan dibawah nama IUPAC-nya. Aldehid yang dihasilkan bisa dioksidasi lebih lanjut menjadi sebuah asam karboksilat oleh larutan kalium dikromat(VI) asam yang digunakan sebagai agen pengoksidasi. ikuti petunjuk berikut: . nama-nama umum masih sering digunakan. aldehida diberi akhiran –al (berasal dari suku pertama aldehida).

Jika yang digunakan sebagai alkohol primer adalah etanol. mengeraskan protein (mengawetkan contoh-contoh biologik). Ini berarti bahwa tidak ada agen pengoksidasi yang cukup untuk melakukan tahap kedua dan mengoksidasi aldehid yang terbentuk menjadi sebuah asam karboksilat. baunya tajam. f) Penggunaan : sebagai desinfektans. • pisahkan aldehid dengan distilasi segera setelah terbentuk. CH3CHO. Unsur C kecil larut dalam air (berkurang + C). TD aldehid > senyawa non polar c) Sifat fisika formaldehid : suatu gas yang baunya sangat merangsang d) Akrolein = propanal = CH2=CH-CHO : cairan.• gunakan alkohol yang berlebih. membuat damar buatan. 2) Aldehide dapat dioksidasi menjadi asam karboksilatnya 3) Aldehide dapat direduksi dengan gas H2 membentuk alkohol primernya. e) Sifat-sifat : satu-satunya aldehid yang berbentuk gas pada suhu kamar. Pemisahan aldehid segera setelah terbentuk berarti bahwa aldehid tidak tinggal dalam campuran untuk dioksidasi lebih lanjut. Ciri-ciri aldehid : a) Sifat-sifat kimia aldehid dan keton umumnya serupa. sangat reaktif. larutanya dalam H2O dari formalin. Contoh : a) CH3–CHO + H2 -----------> CH3–CH2–OH Etanal Etanol 40 % disebut . b) Merupakan senyawa polar. tak berwarna. hanya berbeda dalam derajatnya. Sifat-sifat Aldehide 1) Senyawa-senyawa aldehide dengan jumlah atom C rendah (1 s/d 5 atom C) sangat mudah larut dalam air. baunya tajam. maka akan dihasilkan aldehid etanal. Sedangkan senyawa aldehide dengan jumlah atom C lebih dari 5 sukar larut dalam air.

Peningkatan gaya tarik ini akan meningkatkan ukuran dipol-dipol temporer yang terbentuk. Gaya tarik dipol-dipol van der Waals Aldehid dan keton adalah molekul polar karena adanya ikatan rangkap C=O.b) CH3–CH2–CHO + H2 -------> CH3–CH2–CH2–OH Proponal Propanol Sifat-sifat fisik • Titik didih Aldehid sederhana seperti metanal memiliki wujud gas (titik didih -21°C). Seperti halnya gaya-gaya dispersi. 2. Ketiga senyawa ini memiliki panjang rantai yang sama. 1. Ini berarti bahwa etanal akan mendidih pada suhu yang mendekati suhu kamar. Ini berarti bahwa titik didih akan menjadi lebih tinggi dibanding titik didih hidrokarbon yang berukuran sama – yang mana hanya memiliki gaya dispersi. dan jumlah elektronnya juga mirip (walaupun tidak identik). Mari kita membandingkan titik didih dari tiga senyawa hidrokarbon yang memiliki besar molekul yang mirip. molekul CH3CH2CH3 CH3CHO CH3CH2OH tipe titik didih (°C) alkana -42 aldehid +21 alkohol +78 . dengan titik didih yang semakin meningkat apabila molekul semakin besar. Inilah sebabnya mengapa titik didih meningkat apabila jumlah atom karbon dalam rantai juga meningkat – baik pada aldehid maupun pada keton. Gaya dispersi van der Waals Gaya tarik ini menjadi lebih kuat apabila molekul menjadi lebih panjang dan memiliki lebih banyak elektron. Besarnya titik didih dikendalikan oleh kekuatan gaya-gaya antar-molekul. Aldehid dan keton lainnya berwujud cair. dan etanal memiliki titik didih +21°C. juga akan ada gaya tarik antara dipol-dipol permanen pada molekul-molekul yang berdekatan.

Pembentukan gaya-gaya tarik ini melepaskan energi yang membantu menyuplai energi yang diperlukan untuk memisahkan molekul air dan aldehid atau keton satu sama lain sebelum bisa bercampur. terdapat ikatan hidrogen ditambah dengan dua jenis gaya-tarik antar molekul lainnya (gaya-tarik dipol-dipol dan gaya-tarik dispersi). Akan tetapi. etanal dan propanon – yang merupakan aldehid dan keton berukuran kecil – dapat bercampur dengan air pada semua perbandingan volume. titik didih aldehid lebih rendah dari titik didih alkohol. namun keduanya bisa berikatan hidrogen dengan molekul air. • Kelarutan dalam air Aldehid dan keton yang kecil dapat larut secara bebas dalam air tetapi kelarutannya berkurang seiring dengan pertambahan panjang rantai. Alasan mengapa aldehid dan keton yang kecil dapat larut dalam air adalah bahwa walaupun aldehid dan keton tidak bisa saling berikatan hidrogen sesamanya. Tentunya juga terdapat gaya dispersi dan gaya tarik dipol-dipol antara aldehid atau keton dengan molekul air. Salah satu dari atom hidrogen yang sedikit bermuatan positif dalam sebuah molekul air bisa tertarik dengan baik ke salah satu pasangan elektron bebas pada atom oksigen dari sebuah aldehid atau keton untuk membentuk sebuah ikatan hidrogen. Pada alkohol. namun keduanya tidak memiliki atom hidrogen yang terikat langsung pada oksigen. Sebagai contoh. Walaupun aldehid dan keton merupakan molekul yang sangat polar. . metanal. sehingga tidak bisa membentuk ikatan hidrogen sesamanya.Pada tabel di atas kita bisa melihat bahwa aldehid (yang memiliki gaya tarik dipol-dipol dan gaya tarik dispersi) memiliki titik didih yang lebih tinggi dari alkana berukuran sebanding yang hanya memiliki gaya dispersi.

ekor-ekor hidrokarbon tersebut memutus ikatan hidrogen yang relatif kuat antara molekul-molekul air tanpa menggantinya dengan ikatan yang serupa. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika kebanyakan sifat-sifat dari senyawa-senyawa ini adalah mirip satu sama lain. yaitu : a) aldehida cukup mudah teroksidasi sedangkan keton sulit. oleh karena perbedaan gugus yang terikat pada gugus karbonil antara aldehid dan keton maka menimbulkan adanya dua sifat kimia yang paling menonjol perbedaannya dari kedua senyawa tersebut. yang mana reaksi ini karakterisitik terhadap gugus karbonil Kegunaan Aldehide Senyawa aldehide yang paling banyak digunakan dalam kehidupan adalah Formal dehide dan Asetaldehide. Ini menjadi proses yang tidak bermanfaat dari segi energi. b) aldehida lebih reaktif daripada keton terhadap adisi nukleofilik. D.W. Semua senyawa yang mengandung gugus ini disebut senyawa karbonil (Oxtoby. maka "ekor-ekor" hidrokarbon dari molekul-molekul (semua hidrokarbon sedikit menjauh dari gugus karbonil) mulai mengalami proses di atas. sehingga kelarutan berkurang. Zat ini banyak digunakan untuk mengawetkan spesimen biologi dalam laboratorium musium. Gugus karbonil adalah gugus yang paling menentukan sifat kimia aldehid dan keton. yaitu gugus karbonil C=O. Aldehid dan keton adalah senyawa-senyawa yang mengandung salah satu dari gugus penting di dalam kimia organik. 2) Formaldehide juga banyak digunakan sebagai : a) Insektisida dan pembasmi kuman b) Bahan baku pembuatan damar buatan c) Bahan pembuatan plastik dan damar sintetik seperti Galalit dan Bakelit 3) Asetaldehide dalam kehidupan sehari-hari antara lain digunakan sebagai : a) Bahan untuk membuat karet dan damar buatan . Dengan menekan diri diantara molekul-molekul air. 1985).Apabila panjang rantai meningkat. antara lain sebagai berikut : 1) Larutan formaldehide dalam air dengan kadar ± 40% dikenal dengan nama formalin. Meskipun demikian.

fehling A adalah larutan CuSO4. ion Cu2+ terdapat sebagai ion kompleks. Oleh karena itu. endapan perak yang terbentuk akan melapisi bejana. Pereaksi Tollens dapat dianggap sebagai larutan perak oksida (Ag2O). b. Reaksi aldehida dengan pereaksi Tollens dapat ditulis sebagai berikut Bila reaksi dilangsungkan pada bejana gelas. Oksidasi dari alkohol primer Oksidasi dari metilbenzen Reduksi dari asam klorida REAKSI-REAKSI ALDEHIDA Aldehida adalah golongan senyawa organik yang memiliki rumus umum R-CHO. Pereaksi Fehling dapat dianggap sebagai larutan CuO. Cuka) c) Bahan untuk membuat alcohol PEMBUATAN ALDEHID : a. Pereksi Fehling dibuat dengan mencampurkan kedua larutan tersebut. sedangkan Fehling B merupakan campuran larutan NaOH dan kalium natrium tartrat. aldehida dapat mereduksi pereaksi Tollens sehingga membebaaskan unsur perak (Ag). Pereaksi Tollens adalah larutan perak nitrat dalam amonia. yaitu Fehling A dan Fehling B. membentuk cermin. reaksi ini disebut reaksi cermin perak. Beberapa reaksi yang terjadi pada aldehida antara lain: Oksidasi Aldehida adalah reduktor kuat sehingga dapat mereduksi oksidatoroksidator lemah. c. . Oksidasi aldehida menghasilkan asam karboksilat.b) Bahan untuk membuat asam aselat (As. Pereaksi ini dibuat dengan cara menetesi larutan perak nitrat dengan larutan amonia sedikit demi sedikit hingga endapan yang mula-mula terbentuk larut kembali. sehingga diperoleh suatu larutan yang berwarna biru tua. Dalam pereaksi Fehling. Pereaksi Fehling terdiri dari dua bagian. Perekasi Tollens dan pereaksi Fehling adalah dua contoh oksidator lemah yang merupakan pereaksi khusus untuk mengenali aldehida.

Formaldehida bisa dihasilkan dari pembakaran bahan yang mengandung karbon. Dalam atmosfer bumi. Terkandung dalam asap pada kebakaran hutan. merupakan aldehida berbentuknya gas dengan rumus kimia H2CO. knalpot mobil. Meskipun formaldehida menampilkan sifat kimiawi seperti pada umumnya aldehida. formaldehida dihasilkan dari aksi cahaya matahari dan oksigen terhadap metana dan hidrokarbon lain yang ada di atmosfer. Formaldehida awalnya disintesis oleh kimiawan Rusia Aleksandr Butleroy tahun 1859.Reaksi Aldehida dengan pereaksi Fehling menghasilkan endapan merah bata dari Cu2O. Formaldehida merupakan elektrolit. Formaldehida dalam kadar kecil sekali juga dihasilkan sebaga metaboliti kebanyakan organisme. tapi diidentifikasi oleh Hoffman tahun 1867. Umumnya. Sifat Meskipun dalam udara bebas formaldehida berada dalam wujud gas. dengan kadar antara 10%-40%. formaldehida mengalami polimerisasi dan sedikit sekali yang ada dalam bentuk monomer H2CO. dan asap tembakau. Dalam air. bisa dipakai dalam reaksi substitusi aromatik elektrolit dan senyawa aromatik serta bisa mengalami reaksi adisi elektrofilik dan . termasuk manusia. Formalin adalah larutan formaldehida dalam air. Formaldehida Senyawa kimia formaldehida (juga disebut metanal). senyawa ini lebih reaktif daripada aldehida lainnya. tetapi bisa larut dalam air (biasanya dijual dalam kadar larutan 37% menggunakan merk dagang 'formalin' atau 'formol' ). larutan ini mengandung beberapa persen metanol untuk membatasi polimerisasinya. Pereaksi Fehling dipakai untuk identifikasi adanya gula reduksi (seperti glukosa) dalam air kemih pada penderita penyakit diabetes (glukosa mengandung gugus aldehida).

Di dalam skala yang lebih kecil. Dalam keberadaan katalis basa. misalnya . terutama pada tekanan tinggi atau udara dingin. formaldehida dibuat dari oksidasi katalitik metanol. formaldehida bisa mengalami reaksi Cannizaro. lantai. larutan formaldehida dipakai untuk mengeringkan kulit. Sebagai disinfektan. Dalam bidang medis. menghasilkan asam format dan metanol.alkena. akan ada dua reaksi kimia sekaligus yang menghasilkan formaldehida: satu seperti yang di atas. sehingga sering digunakan sebagai desinfektan dan juga sebagai bahan pengawet. Formasi zat ini menjadikan sifat-sifat gas formaldehida berbeda dari sifat gas ideal. yang secara komersial tidak menguntungkan. sedangkan satu lagi adalah reaksi dehidrogenasi CH3OH → H2CO +H2 Bila formaldehida ini dioksidasi kembali.5-trioksana atau polimer linier polioksimetilena.3. kira-kira 650 °C. dalam keadaan ini. formalin bisa juga dihasilkan dari konversi etanol.1. Dalam sistem oksida besi yang lebih sering dipakai (proses Formox). gudang dan pakaian. Produksi Secara industri. berdasarkan persamaan 2 CH3OH + O2 → 2 H2CO + 2H2O Katalis yang menggunakan perak biasanya dijalankan dalam temperatur yang lebih tinggi. Formaldehida dikenal juga dengan nama formalin dan dimanfaatkan sebagai pembersih. akan menghasilkan asam format yang sering ada dalam larutan formaldehida dalam kadar ppm. Formaldehida bisa membentuk trimer siklik. reaksi metanol dan oksigen terjadi pada 250°C dan menghasilkan formaldehida. kapal. Formaldehida juga dipakai sebagai pengawet dalam vaksinasi. karena itu larutan formaldehida harus ditutup serta diisolasi supaya tidak kemasukan udara. Kegunaan Formaldehida dapat digunakan untuk membasmi sebagian besar bakteri. Formaldehida bisa dioksidasi oleh oksigen atmosfer menjadi asam format. Katalis yang paling sering dipakai adalah logam perak atau campuran oksida besi dan molibdenum serta vanadium.

Pencegah korosi untuk sumur minyak Dalam konsentrasi yang sangat kecil (kurang dari 1%). Penggunaan Formalin yang salah Melalui sejumlah survei dan pemeriksaan laboratorium. zat pewarna. Formalin digunakan sebagai pengawet untuk berbagai barang konsumen seperti pembersih barang rumah tangga. Bahan pengawet produk kosmetika dan pengeras kuku. cermin. perawatan sepatu. Resin ini dipakai untuk lem permanen. Turunan formaldehida yang lain adalah metilena difenil diisosianat. Dalam industri. ditemukan sejumlah produk pangan yang menggunakan formalin sebagai pengawet. formaldehida dipakai untuk produksi alkohol polifungsional seperti pentaerittitol. yang dipakai untuk membuat cat bahan peledak. Sebagai formalin. urea. pelembut kulit. Bahan untuk pembuatan produk parfum. Juga dalam bentuk busa-nya sebagai insulasi. Bahan pembuatan sutra sintesis. formaldehida kebanyakan dipakai dalam produksi polimer dan rupa-rupa bahan kimia. Untuk mensintesis bahan-bahan kimia. Lebih dari 50% produksi formaldehida dihabiskan untuk produksi resin formaldehida. komponen penting dalam cat dan busa poliuretna. lilin dan pembersih karpet. atau melamin. larutan senyawa kimia ini sering digunakan sebagai insektisida serta bahan baku pabrik-pabrik resin plastik dan bahan peledak. kaca Pengeras lapisan gelatin. Bahan pembuatan pupuk dalam bentuk urea. dan kertas dalam dunia fotografi. cairan pencuci piring.mengangkat kutil. Praktek yang . shampo mobil. formaldehida menghasilkan resin termoset yang keras. Daftar kegunaan formalin • • • • • • • • • Pengawet mayat Pembasmi lalat dan serangga pengganggu lainnya. Jika digabungkan dengan fenol. misalnya yang dipakai untuk kayulapis /tripleks atau karpet. serta heksametilena tetramina. Larutan dari formaldehida sering dipakai dalam membalsem untuk mematikan bakteri serta untuk sementara mengawetkan bangkai. yang dipakai dalam resin fenol-formaldehida untuk membuat RDX (bahan peledak).

serta kegerahan. kenyal. formaldehida bisa menimbulkan terikatnya DNA oleh protein. sama juga dengan yang dialami oleh para pegawai pemotongan papan artikel. bisa menyebabkan kematian. yang menyebabkan keluarnya air mata. awet sampai beberapa hari dan tidak mudah busuk. hipotemia. Tapi. pusing. 3. formaldehida merupakan salah satu polutan dalam ruangan yang sering ditemukan. Apabila kadar di udara lebih dari 0. Pengaruh terhadap badan Karena resin formaldehida dipakai dalam bahan konstruksi seperti kayu lapis/tripleks. tidak mudah hancur awet beberapa hari dan tidak mudah basi. dan busa semprot dan isolasi. sehingga mengganggu ekspresi genetik yang normal. ada studi yang menunjukkan apabila formaldehida dalam kadar yang lebih sedikit. Ayam potong : Ayam yang sudah dipotong berwarna putih bersih. juga koma. tidak . Di dalam tubuh. 4.1 mg/kg. Mie basah : Mie basah yang awet sampai beberapa hari dan tidak mudah basi dibandingkan dengan yang tidak mengandung formalin. tarikan nafas menjadi pendek dan sering. 2. formaldehida dikonversi menjadi asam foramt yang meningkatkan keasaman darah. teggorokan serasa terbakar. insangnya berwarna merah tua (bukan merah segar). misalnya terminum. karpet. serta karena resin ini melepaskan formaldehida pelan-pelan. kenyal. Tahu : Tahu yang bentuknya sangat bagus. Dalam tubuh manusia. Beberapa contoh prduk yang sering diketahui mengandung formalin misalnya 1. Ikan segar : Ikan basah yang warnanya putih bersih. formaldehida yang terhisap bisa menyebabkan iritasi kepala dan membran mukosa.salah seperti ini dilakukan oleh produsen atau pengelola pangan yang tidak bertanggung jawab. Binatang percobaan yang menghisap formaldehida terus-terusan terserang kenker dalam hidung dan tenggorokan. seperti yang digunakan dalam bangunan. atau sampai kepada kematiannya. awet dan tidak mudah busuk. Jika terpapar formaldehida dalam jumlah banyak.

karena akan menimbulkan resiko trauma korosif pada saluran cerna atas. . Di rumah sakit biasanya tim medis akan melakukan bilas lambung (gastric lavage).menimbulkan pengaruh karsinogenik terhadap makhluk hidup yang terpapar zat tersebut. Endoskopi adalah tindakan untuk mendiagnosis terjadinya trauma esofagus dan saluran cerna. Sebelum ke rumah sakit. berikan arang aktif (norit) bila tersedia. Untuk meningkatkan eliminasi formalin dari tubuh dapat dilakukan hemodialisis(cuci darah). memberikan arang aktif (walaupun pemberian arang aktif akan mengganggu penglihatan pada saat endoskopi). Pertolongan pertama bila terjadi keracunan akut Pertolongan tergantung pada konsentrasi cairan dan gejala yang dialami korban. Tindakan ini diperlukan bila korban menunjukkan tanda-tanda asidosis metabolik berat. Jangan melakukan rangsangan agar korban muntah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->